Baru-Baru ini, Mushollaku (Al Amin), Pak Bambang sering jadi Muazin Adzan terus menerus (Saban hari), kan terutama tugasnya jadi Muazin di Dzuhur, Ashar, Maghrib dan Isya. Yang Waktu Subuhnya, Bukanlah Pak Bambang yang Melakukannya, melainkan Pak Jon atau A. Latif. Semestinya, yang Waktu Jumatnya itu, Subuh Muazinnya Pak Jon, Ashar mesti ada Pak Bambang jadi Muazinnya, Maghribnya masih Pak Bambang dan Isyanya masih Pak Bambang juga. Yang Akhir Pekan, Pak Jon masih Muazin Subuh, Dzuhur mesti Gonta Ganti sang Muazin (kadang Pak Bambang, kadang Pak Sabron), Asharnya tetaplah Pak Bambang, Maghribnya kadang Pak Jon atau Pak Bambang dan Isyanya kadang Pak Bambang atau lainnya. Yang Waktu Hari Minggu, Pak Bambang terus menerus jadi Muazin Adzan di Dzuhur, Ashar, Maghrib dan Isya, tapi Minggu Subuhnya Pak Jon jadi Muazinnya. Wah Wah... Waktu Maghrib/Isya (kemungkinan tergantung Jadwalnya), Pak Bambang memang Jadi Muazinnya Setiap hari... Walaupun gue ke Mushollaku (terutama di Jumat), kan Semestinya Ikut Pujiannya Pak Bambang dan Layak seperti Backing Vocal dan Saya Beriqomah untuk Menggantikan Pak Bambang (terutama di Jumat Juga). Yang Waktu Jumat Subuhnya, Setelah Pak Jon Lantunkan I'tiraf 3x dan Iqomah Subuh, Waktu Sholat Subuh dilakukan, Imam Subuh semestinya Sering Baca Surah Al Ghasyiyah (atau Al Ala) di Rakaat Pertama dan Surah Al Jumuah (atau At Takatsur) di Rakaat Kedua. Yang Sering Baca Al Ala dan At Takatsur di Jumat, kan bisa bisa terus menerus, Ga Pa Pa. Yang Waktu Jumat Sore setelah Asharnya, Kan Bocil-Bocil melakukan Sholawatan. Yang Lantunannya Ya Robbi Sholli Ala Muhammad (nadanya sama seperti Sepohon Kayu) dari Bocil-Bocilnya Musholla Al Amin, Durasinya kan Agak Panjang yakni lebih dari 5-6 menit (kemungkinan Sebagaimana dari Pembahasan Sebelumnya?), Gila kan... Masya Allah... dan Waktu Jumat Malam Sabtunya (atau Jumat Setelah Maghrib), Kemungkinan ada Pengajian Rutin yang Bahas Tafsir Al Baqarah terus menerus (kemungkinan Sebagaimana dari Pembahasan Sebelumnya?). Tapi, Kalau tidak ada Pengajian Rutin di Mushollaku, ga pa pa... Ok Kan... Yang Hari Sabtu-Minggu, Subuhnya Pak Jon Melantunkan Antasalam Sampai 5-6x setelah Adzan Subuh (Saban Sabtu) dan Melantunkan Allahumma Sholli wa Salim ala Sayyidina wa Maulana Muhamaddin (nadanya sama seperti I'tiraf) Sampai 3x setelah Adzan Subuh (Saban Minggu), Dzuhur, Ashar, Maghrib dan Isya, Pak Bambang jadi Muazin Adzan 4x Sehari terus menerus! Masya Allah, tapi harus bergantian dengan Muazin-Muazin lain di Musholla ini, Masya Allah...
Kamis, September 03, 2026
Rabu, September 02, 2026
Gangguan Internet Terjadi (lagi) di Markas Gue
Tadi, Tengah Malam (setelah gue Bangun tidur), di Markasku ada Gangguan Internet yang Wifi (MyRepublic) setelah 9 Bulan Pasang. Masya Allah, yang di Laptopnya masih "No Internet Secured" dan di Smartphone memunculkan teks "Tidak ada Internet". Aduh, Internet di Markas gue Jadi Gangguan yang Lumayan besar... tapi kan Masih Belum Bayar atau Bagaimana? Walaupun ada Gangguan ini, mengingatkan kita pada Desember Tahun lalu dan Februari lalu, Dimana, Markasku sedang terjadi Gangguan Internet membesar. Saya Rasa Kalau ada Terjadi Gangguan ini, Jangan Parah-Parah, bersifat Sementara. Nah, Kita Harus Wait and See dulu. Jika Kelamaan, Kita Ganti yang Alternatif saja, bisa HotSpot, bisa Kuota Internet dengan Cukup (tapi jangan Habis Kuota lho). dan Semoga, Gangguan Internet akan teratasi dan Kembali mengakses Internet seperti dulu, Insya Allah...
Selasa, September 01, 2026
Gus Kikin jadi Ketua PBNU Baru
Kemarin, di Muktamar NU ke 35 yang digelar di Jombang, KH. Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin dinyatakan Resmi jadi Ketua PBNU baru menggantikan Gus Yahya (KH, Yahya Cholil Staquf). Kenapa? Karena Pemimpin NU baru itu Membawa Semangat Kemajuan Islam bagi Kaum Nahdliyin se Indonesia. Sosok asal Jombang ini bukan Semata-Mata membangun Islam yang Berahmatan Lilalamin, tapi Satu Tujuan untuk Membawa Visi Misi NU di Masa depan. Bicara Soal Gus Kikin, Memang asli Orang Jombang dan dikenal sebagau Ulama yang memiliki Garis keturunan kuat dari Para Ulama besar sekaligus Perjalanan Hidup yang Kaya Pengalaman lho... berawal dari Mengemban amanah sebagai Pengasuh Ponpes terkenal dari Jombang (Tebuireng), Sosok ini pasti Melanjutkan Perjuangan Mendiang KH. Salahuddin Wahid (Gus Sholah). Gus Kikin merupakan Putra dari Mendiang KH. Mahfudz Anwar dan Nyai Hj. Abidah Ma'shum. dari Jalur sang Ibu, Nasabnya tersambung langsung kepada Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari melalui sang Nenek, Nyai Hj. Khoiriyah Hasyim (Putri Sulung Kiai Hasyim) yang menikah dengan ahli falak terkemuka asal Gresik, KH. Ma'shum Ali. Sementara yang dari Jalur sang Ayah, nasab Beliau terkoneksi kepada KH. Anwar bin Alwi, Pendiri Pondok Pesantren Tarbiyatun Nasyi'in Paculgowang Jombang. Dari Garis ini, Gus Kikin juga merupakan adik Sepupu dari Pengasuh Ponpes HM Lirboyo, KH. Anwar Manshur.
Gus Kikin dilahirkan di Jombang, Merupakan Putra ke 8 dari 11 Orang Bersaudara. Mengawali Pendidikan dasar di MI Parimono Jombang (1963-1970) sambil mengenyam Pendidikan Pesantren di Pesantren Seblak. Kemudian menamatkan Pendidikan Menengah di SMP 1 Jombang (1971-1973) dan SMA Jombang (1974-1977). Usai Menyelesaikan Pendidikan Menengah, dia Memilih jalur Pendidikan yang Cukup Unik bagi seorang santri, Yakni Menempuh Studi di Jakarta pada 1975 hingga 1979. Sempat jadi Orang dibalik Dunia Bahari dan Meniti Karir di BUMN Pelayaran. Lalu, Meninggalkan BUMN tersebut pada 1992 dan Pada 2013 sempat juga menempuh Pendidikan Jurusan Komunikasi di UT untuk Mendukung Perintisan Usaha Media TV. dan Sekembalinya Gus Kikin ke Kota Kelahirannya (Jombang), Beliau Amanah Mengasuh Tebuireng bermula saat diminta Langsung oleh Gus Sholah pada Januari 2016 silam untuk jadi Wakil Pengasuh dan Bersiap menghadapi Suksesi Kepemimpinan. dan Akhirnya, menjadi Pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang.
Gus Kikin tetap Setia untuk Semua Kaum Nahdliyin se Jawa Timur dan se Indonesia. Selamat Bertugas Gus Kikin sebagai Ketua PBNU sampai 2031!