Rabu, Januari 07, 2026

Koran Kompas Edisi Akhir Pekan dan Rencana Gebrakan di 2026 (Termasuk Koran lainnya)

Mari Kita Bahas Tentang Koran. Sepanjang 2025-26, Sebagian Besar menghapus Postingan Postingan Blog Sebelumnya yang Membahas Koran. Sekarang kita Buat yang Baru untuk awal Tahun ini.

Beberapa hari Kemarin (3/1), Koran Favorit gue (Kompas) ada Edisi Akhir Pekan. Kok Aneh sekali ya? Karena ini adalah Rebranding besar Koran Kompas di Tahun Kuda Api 2026. Ya, Koran ini Masih "Memasak" Seperti Edisi 12/12 Tahun lalu (2025). 

Tampilan Sampul Koran Kompas Edisi Akhir Pekan Edisi Perdana (3/1/26)

di Awal Tahun ini, Koran Kompas ada Gebrakan baru, Yakni "Edisi Akhir Pekan" dengan Konten-Konten Menginspirasi dan Mendalam yang Lebih Bergizi tapi Benar Benar Worth it. Koran ini Terbit Setiap Sabtu baik Cetak dan EPaper (via Kompas.id). Rubrik-Rubrik yang ada di Kompas Akhir Pekan, Seperti Kelana (bersaing dengan Rubrik Wisata di Koran Jawa Pos Edisi Minggu), Cerpen/Puisi (kayaknya bertabrakan dengan Jawa Pos Edisi Sabtu), TTS/Kartun (dengan nama Rubrik Jeda), Internasional (yang Ada Tulisan-Tulisan dari Luki Aulia dan Jurnalis-Jurnalis lain), Catatan Analisis Budaya yang masih ada, Jadwal Siaran TV, Weekend yang isinya Info Hotel, Resto dan Gaya Hidup lain, dll. Mayoritasnya adalah Kebanyakan Rubrik-Rubrik Edisi Minggu yang dulunya ada (tapi Comeback) atau Bertahan. Mantap sekali Koran ini, Karena Tebalnya cuma 20 Halaman Saja (seperti Ketebalan Jawa Pos Setiap hari khusus berada di Wilayah Surabaya Raya dan kawasan lain di Jatim (khusus Setiap Minggu di Wilayah Jombang-Mojokerto)). Koran ini memecah Seksinya jadi 2 dan pasti Berasa Nostalgia! Ingat, Harus dibaca Tanpa Tergesa-gesa. Harganya Cuma Rp. 17.000,-/Koran untuk Wilayah Pulau Jawa dan Rp. 18.000,-/Koran untuk Wilayah Luar Pulau Jawa. Koran ini bisa diperoleh di Agen-Agen Koran dan Toko Gramedia di Seluruh Indonesia. Bukan Cuma didapatkan di Agen/Toko Gramedia, tapi Bisa Secara Online lewat Gerai Kompas Website (Langganan) sama Shopee/Tokopedia (Eceran tapi Pre Order). Sayangnya, yang Kota-Kota kecil kayak Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, Pacitan, Jembrana (Bali), Karangasem (Bali), Kepulauan Seribu (Jakarta) dan Prabumulih tak bisa Layani Pengiriman Koran yang Spesial ini (menurut Website Gerai Kompas). dan dipastikan Bakal jadi The Next "Tabloid Citra (1990-2004)" atau "Majalah Xy Kids (2003-2018)". Kalau anda Ingat kembali ke era 90an-2000an, Tabloid Citra dan Majalah Xy Kids adalah 2 Media Cetak (bagian dari KG Group) yang Melegenda dan dikangenin Bagi yang Suka Nonton TV, Perkembangan Musik terkini maupun Hobi-Hobi. Konten-Kontennya pun Mendominasi antara Info/Jadwal Siaran TV, Macam Macam Hobi, Gosip Bintang-Bintang hingga Info Musik. Untuk Edisi Minggunya, tidak ada di Pasaran untuk Koran Cetak sejak 4/1 lalu. Jangan Sedih Pembaca-Pembaca Setia, Koran ini pasti Terbit Sepenuhnya dalam format 100% Digital alias EPaper melalui Website/Aplikasi Kompas.id. Kayaknya sih, Isinya Sedikit Beda seperti Edisi Senin hingga Jumat dalam Format Cetak dan EPaper termasuk Rubrik Weekend yang masih ada dari Edisi Sabtu dan Hapus Jadwal Siaran TVnya. Berarti Setiap Minggu, Koran Kompas tetap Terbit dalam format EPaper saja. Ini adalah Gebrakan barunya Kompas di Bawah A. Haryo Damardono yang kini Menjadi Pemimpin Redaksi Koran Kompas/Kompas.id Sejak 1 Mei Tahun lalu (2025). Selain Gebrakan yang Edisi Akhir Pekan dan Edisi Minggu versi Digital baru-baru ini, Gebrakan-Gebrakan (atau Inovasi) Sebelumnya yang Pernah dilakukan Beliau disaat jadi Pemred Koran yang kini berjargon "Mencerahkan lintas Generasi" tersebut, Mulai dari Menerbitkan Edisi Khusus 6 Dekade setebal 60 Halaman yang diterbitkan di Akhir Juni tahun lalu dengan Cara di Pre Order, Menghadirkan Karikatur "Joni dan Poni", Menerbitkan Edisi Khusus HUT RI ke 80 setebal 80 Halaman yang diterbitkan di Pertengahan Agustus tahun lalu dengan Cara di Pre Order juga, Mengembalikan Jadwal Siaran Metro TV di Koran Kompas setelah 5 tahun terakhir tapi Menggantikan Posisi Jadwal Siaran GTV, Mendominasi Pemberitaan Kabinet Merah Putih/Pemerintahan era Prabowo-Gibran sejak dari era Pemred sebelumnya (Sutta Dharmasaputra (2020-2025)), Memperkenalkan KompasONE yang Menyatukan antara Kompas.id, Kontan, Kompas.com, Otomotif Media, Bobo dan Sajian Sedap pada Akhir September tahun lalu, Mengembalikan Tabloid Bola berkat Edisi Khusus khas Kompas yang Membahas Timnas Indonesia dan Kualifikasi Piala Dunia dari Waktu ke Waktu dengan Cara di Pre Order juga pada Oktober tahun lalu, Rubrik Sawala yang hadir Sejak 24/10 tahun lalu yang Berisi Cerita Warisan Budaya Indonesia yang berdasarkan hasil Diskusi dan ditulis Oleh Penulis Internal Redaksi Koran Kompas maupun Non Redaksi (kemungkinan bersaing Dengan Rubrik Wisata di Koran Jawa Pos Edisi Minggu juga yang Isinya Info Wisata di 38 Propinsi di Indonesia, Apakah Rubrik ini masih ada di Tahun ini (2026) atau tidak? Kita Tunggu lah), Lipsus (Liputan Khusus) Masyarakat Adat yang Sudah Hadir pada 20/11 tahun lalu, Lipsus Sea Games 2025 di Thailand pada 9-21 Desember tahun lalu, Meliput Gempa dan Banjir Besar di Aceh, Sumut dan Sumbar yang Terjadi pada Akhir Tahun lalu tapi Langsung Mendongkrak Koran yang Terbit sejak 1965 tersebut dan Menghadirkan Jurnalisme Data Edisi Hutan Sumatera Lenyap yang hadir pada 12/12 tahun lalu dan Langsung jadi Perhatian semua Netizen. 

Tampilan Sampul Koran Kompas Edisi 12/12 Tahun lalu (2025)

Inovasi-Inovasi Koran Kompas di era A. Haryo Damardono jadi Pemred itu Makin Berani dan Makin Juara, Terutama Menerbitkan Edisi Khusus 6 Dekade maupun Edisi Jurnalisme Data yang Membahas Hutan Sumatera pada Tahun lalu. Oh Ya, di 2026 ini, Koran Kompas masih Agak lain selain yang Edisi Akhir Pekan, Mulai dari Hapus Banner berisi QR Code di Sampul Koran sejak 2/1 lalu dan Karikatur "Joni dan Poni" yang Biasanya hadir Saban Sabtu kini Pindah ke Edisi Rabu sebagai Penerus Karikatur Utama Rabu yang dulunya dimuat. Rencana Gebrakan Berikutnya untuk Koran ini di Tahun 2026 (selain yang Edisi Akhir Pekan, Minggu jadi EPaper), Semestinya ada dan Bisa "Memasak" lagi, Seperti Kompas Profesional yang Sudah siap Hadir di Januari ini untuk Profesional Sektor Mining, Rubrik "Geliat Kota" yang Biasanya hadir Saban Jumat sepanjang Tahun ini bakal tiru Isi Konten dari Rubrik "Peluang Usaha" dari Koran Jawa Pos Edisi Minggu atau "Desa Kita" dari Koran Jawa Pos Radar Mojokerto/Jombang Edisi Senin hingga Minggu, Menerbitkan Edisi Khusus Ramadhan/Lebaran 1447H/2026M (berasa Tabloid Citra) yang kelak Terbit di Maret nanti dengan Cara di Pre Order, Edisi Khusus Panduan Piala Dunia 2026 yang kelak Terbit juga di Mei-Juni nanti dengan Cara di Pre Order juga dan Tentunya, Lipsus Piala Dunia 2026 yang kelak hadir di Juni-Juli nanti. Semoga, Koran Kompas di Tahun Kuda Api (2026) bisa Memasak lagi kayak yang Tahun lalu dan Pasti jadi Nomor 1! 

Untuk Koran lainnya (Kayak Jawa Pos dan Media Indonesia) pun Tetap ada di Tahun ini (2026). di Koran Jawa Pos misalnya ada Kolom/Catatan Spesial "Outlook 2026" Oleh Para Tokoh Tokoh besar (seperti Purbaya, Ryan Adriandhy, dll.) yang Baru dimuat 2 Hari Sebelumnya (5/1) dan ada Rubrik-Rubriknya mesti Bervariasi Saban hari, ada Rubrik Ekbis/Finansial (Setiap Senin hingga Sabtu), Jatim (Setiap Senin hingga Jumat), Nasional/Internasional, Sportainment, Show-Selebritis (Setiap Senin hingga Sabtu), Opini/Jati diri (Setiap Senin hingga Jumat), Wisata (Setiap Minggu), What's On Social Media (Setiap Minggu), Lensa (Setiap Sabtu), Cerpen (Setiap Sabtu), dll. 

Tampilan Sampul Koran Media Indonesia (3/1/26) 

Sedangkan, Koran Media Indonesia di Tahun ini bakal Siap Bertransformasi ke Digital karena Semestinya Koran MI yang Edisi Sabtu-Minggu dalam Wujud Koran EPaper sudah Kiamat di Tahun ini setelah nyaris 2 tahun hadir (sejak Maret 2024) dan Memindahkan ke Luar Sabtu-Minggu (Senin hingga Jumat) untuk Penerbitan Koran Cetak dan EPaper. Ini Pasti Tiada kata Berakhir! Sebagian Rubrik khas Akhir Pekan dari Koran yang dimiliki oleh MGN tersebut kini Hadir lebih awal dan Terjadi Perubahan Sedikit Frekuensi Salah satu Rubrik Andalannya di Tahun ini, ada Rubrik Tradisi Lisan yang awalnya di Edisi Minggu, Pindah Total ke Edisi Jumat Setiap 2 Pekan Sekali, Foto yang jadi Rubrik Andalan di Edisi Minggu kini Pindah lebih awal ke Edisi Jumat Setiap 2 Pekan Sekali juga (bergantian?) dan Satu lagi, Opini di Koran yang hadir sejak 1970 tersebut kini Jadi 2 Halaman. Yang Catatan-Catatan Akhir Pekan untuk Tahun ini kemungkinan Semua Pindah ke Digital lewat Website Resmi dan Medsos Media Indonesia. 

Tahun 2026 memang Tahunnya Koran-Koran yang Bertahan di era Disrupsi Digital yang Mengakibatkan Turunnya Oplah di Pasaran, Masih ada Website Berita (atau Medsos dan Ai?) dan Edisi Minggunya kadang ada dan kadang tak ada di Pasaran juga (Kayak Warta Kota dan Surya dari Tribun Network yang tak bisa Terbitkan Edisi Minggu sama Kompas yang Masih Terbit tapi dalam Format EPaper). dan Semoga, di 2026 ini terus Langgeng untuk Semua Jenama Media Cetak! 

Selasa, Januari 06, 2026

Kenapa Video Google Gemini ada Pembatasan?

Pembahasan Sebelumnya : KLIK DISINI dan KLIK DISINI

Walaupun di Google Gemini Sudah Mencapai Batasan Video (hanya 2-5 Video saja jika Membeli Salah Satu Paket yang dibayar), kan Semestinya Harus Menunggu hingga Batas Waktu yang sudah ditentukan. Apa Alasan Kenapa Tidak Bisa memprompt 1 (atau Lebih) Foto jadi Video di Google Gemini (kualitas Veo 3.1)? Nah, Ingin Tahu Penyebab dan Solusinya, Mari Kita Simak Pembahasannya yang diintisari dari Google Gemini:

Pesan peringatan "Anda telah mencapai batas pembuatan video..." yang muncul (setelah Buat 1-5 Video) adalah mekanisme standar untuk mengatur penggunaan server.

Berikut adalah alasan utama mengapa batasan ini ada:

1. Konsumsi Sumber Daya Komputasi yang Tinggi

Membuat video menggunakan AI (seperti Imagen 3 atau model video lainnya di Gemini) membutuhkan daya komputasi (GPU/TPU) yang jauh lebih besar dibandingkan hanya membuat teks atau gambar biasa. Untuk mencegah server Google menjadi lambat atau down, mereka membatasi berapa banyak video yang bisa dibuat oleh satu akun dalam periode waktu tertentu.

2. Kebijakan Penggunaan Wajar (Fair Usage Policy)

Google menerapkan sistem "kuota" atau rate limiting untuk memastikan semua pengguna mendapatkan kesempatan yang adil untuk menggunakan fitur ini. Tanpa batasan ini, beberapa pengguna bisa memonopoli server dengan membuat ribuan video, yang akan menghambat akses bagi pengguna lain.

3. Mencegah Spam dan Penyalahgunaan

Batasan ini juga berfungsi sebagai pengaman untuk mencegah bot atau pihak yang tidak bertanggung jawab membanjiri sistem dengan permintaan pembuatan video massal secara otomatis.

4. Fitur Masih dalam Tahap Pengembangan/Beta

Seringkali, fitur pembuatan video di AI masih dalam tahap penyempurnaan. Selama fase ini, batasan biasanya lebih ketat dibandingkan fitur yang sudah matang (seperti pembuatan teks) untuk memantau performa dan kualitas.

Apa yang Harus Anda Lakukan?

Berdasarkan gambar yang Anda kirimkan:

  • Tunggu Sebentar: Pesan tersebut sangat spesifik. Anda hanya perlu menunggu hingga Batas Waktu yang sudah ditentukan (contohnya Jam 5.30 Pagi untuk 2 Video di Paket Plus (termurah) dan Jam 4.03 Pagi untuk 3 Video di Paket PRO (termahal?))

Ini bukan pemblokiran permanen, melainkan hanya cooldown (waktu pendinginan) sementara.


Berarti, Kalau mau Menunggu Kembali untuk Buat Prompt Video di Google Gemini (jika setelah dibayar Salah Satu Paketnya), Bersabarlah...

Jumat, Januari 02, 2026

Top 5 Presenter TV Berita Terbaik Sepanjang 2025

Ini Jumat Perdana di 2026 (Sekaligus Postingan Blog Perdana di 2026), Nah, Kalau Senin Lalu (29/12/25), Sempat dibuat Postingannya yang Awal dan Kini sudah dihapus dan Hari ini, dibuat yang Baru dengan Sebagian Perubahan. 

Nah, Mari Kita Simak Deretan 5 Presenter TV Berita TV terbaik Sepanjang Tahun 2025 lalu.

Kalau Anda Dulu, di Zaman Majapahit (alias Masa silam), kita Kenal nama-nama lamanya yang dirindukan Para Pemirsa-Pemirsa Setianya, Mulai dari Anita Rahman, Yan Partawijaya, Dian Budiargo, Tengku Malinda, Adolf Posumah, Zsa Zsa Yusrayahya, Helmi Johannes, Desi Anwar, Ida Parwati, Jeremy Teti, Ira Koesno, Sofia Ranti, Anita Firdaus, Arief Widoseno, Dwi Anggia, Alfina Damayanti, Agung Izzulhaq, Najwa Shihab, Virgie Baker, Prita Laura, Fessy Alwi, Daisy Weku, Mendiang Andi Djarot, Grace Natalie, Prima Alverina, dll. Generasi Sekarang Sudah Berubah, Apalagi Mayoritasnya Sebagian Kecil Gen X (alias Senior, kelahiran 1965-1980), Sebagian Kecil Anak Millenial (kelahiran 1981-1996) dan Sebagian Besar Gen Z (alias Junior, kelahiran 1997-2012). Sepanjang Tahun lalu (2025), Presenter-Presenter TV Berita saja didominasi Millenial-Gen Z yang dipadukan. Ada yang Auuuhhh, Ada yang Sering nongol nyaris Setiap hari di Sore, Ada yang Kadang-Kadang Olahraga dan Bukan Olahraga, Ada yang Setia sejak dulu dan Ada yang Pernah jadi Influencer dan Model Iklan. Kelima Namanya adalah Valentinus Resa yang sering Muncul di MNL Setiap Senin hingga Jumat Malam di Metro TV, Nadilla Saleh yang rutin Nongol di Kabar Petang Setiap Senin-Selasa(?), Jumat hingga Minggu (kemungkinan Setiap hari terus, Gila), Renie Arumsari yang biasanya rutin di Sebagian Program-Program Berita dari iNews, Adisty Larasati yang bikin Seru jadi Presenter Kompas TV sejak dulu dan Akhir Sekali, Adinda Putri yang Biasanya Nongol di 2 Stasiun TV milik Enggartiasto Lukita (B Universe). Kelima Presenter ini Mampu Menyaingi Nama-Nama lainnya seperti Rina Nose di D'Academy 7, Jirayut di Program Acara yang Sama, Surya Insomnia di Program Acara Arisan, dll. Ini Dia Deretan 5 Presenter TV Berita TV terbaik di Tahun 2025.

P/S : Dilarang Memposting/Menambah Sebagian Foto-Foto yang Presenter TV Berita (Indonesia) versi Berdasarkan Hasil Prompt AI di Google Gemini. 


01. Valentinus Resa (Metro TV)

"Auuuhhh..." Itulah Kalimat yang diucapkan Sang Presenter Berita Terganteng se Indonesia, Valentinus Resa lewat Acara Meet Nite Live (MNL) di Metro TV. Nama Valentinus Resa masih jadi Ok sejak masuknya Beliau ke Metro TV pada 2011 silam. Valentinus Resa merupakan Alumni IISIP Jakarta angkatan 2004 dari Kosentrasi Ilmu Jurnalistik. Saat Menjadu Jurnalis dan Presenter Metro TV, beliau pun Banyak Tugasnya, Meliput Sean Gelael di Tahun 2014-2018, Kemudian jadi Presenter Program Berita Olahraga di Tahun 2016-2024 hingga Jadi Presenter Berita Utama (Prime Time News/Breaking News/MHI) di Tahun 2020-2025. dan Kini, Menjadi Presenter Meet Nite Live sejak 20/2 Tahun lalu. Gara Gara MNL Fenomenal, Tidak Mampu Kalah dari Saingannya (Semisal D'Academy 7 yang jadi Penghulu Segala Acara TV Sepanjang Tahun 2025). Buat "Auuuhhh" Mania (fansnya Metro TV/MNL), Jangan Lupa, Saksikanlah Valentinus Resa lewat MNL pada Senin hingga Jumat Malam. 


02. Nadilla Saleh (TV One)

Setiap Jumat hingga Minggu (atau Senin-Selasa dan Jumat hingga Minggu) Sore di Layar TV One ada Nadilla Saleh yang rutin Nongol di Program Kabar Petang? Wah... Semakin Cantik nih Presenter TV Berita Muda yang kini berumur hampir 25 tahun, Kan ini adalah News Anchor yang "Junior" Banget! Dia Adalah Ratnadila Muhammad Saleh Tuanan Al Faroeq alias Nadilla Saleh. dilahirkan Pada 18 Oktober 2001. Mengawal Karirnya Sebagai Model Perempuan Papan Bawah (tapi Muda) dan Jadi Duta Bahari Malut dan Pernah Mengikuti Program Kapal Pemuda Nusantara 2019 Menggunakan KRI Tanjung Rambani 971. Lalu, Sudah Menyelesaikan Pendidikannya di Jurusan Komunikasi dan Media di Universitas Esa Unggul Pada 2022 silam dan Menjadi Jurnalis/Presenter TV One sejak awal 2023 silam setelah Gelar Sarjana/Meninggalkan Kampus. Bukan Cuma jadi Jurnalis/Presenternya, tapi Sebagai Wakil Maluku Utara di Ajang Puteri Indonesia 2024. di Tahun 2024, Beliau pun Ikut Prihatin atas Kematian 2 Jurnalis TV One akibat Kecelakaan Besar di Tol Pemalang KM 315 pada 31 Oktober 2024 silam. di Tahun 2025, Nama Nadilla Saleh mendominan di Program Berita TV One sebagai Presenter Berita yang difavoritkan Semua Anak Millenial dan Gen Z, mulai dari Presenter Kabar Hari Ini, Apa Kabar Indonesia Siang/Akhir Pekan, Kabar Petang dan Kabar Utama. Oh Ya, Juga Memandu Program Spesial dari TV One saat Akhir Tahun lalu, yakni Catatan Akhir Tahun 2025 yang Episode Terakhir (Bencana Alam). di Program Kabar Petang, Nama Beliau pun rutin Nongol Setiap Jumat, Sabtu dan Minggu, tapi ditingkatkan hingga Senin/Selasa/Rabu/Kamis. Punya Jam Terbang Tinggi sebagai Presenter dan Reporter dari Stasiun TV yang dibilang "Adiknya ANTV" tersebut, tak Heran jika Kemampuan Public Speakingnya Banyak menuai Pujian dari Pageant Lovers. Oh Ya, Namanya Beliau kan sejajar dengan Nama-Nama Presenter/Jurnalis Muda lain yang ada (di TV One), ada Zincka Neyla, Fatimah Albar, Laura Louise sampai Felicia Amelinda. Nama Nadilla Saleh yang rutin Nongol di Kabar Petang nyaris Setiap Hari (Senin-Selasa dan Jumat-Minggu?) dan Kabar Utama (kadang), Kemungkinan bisa disandingkan Dengan Nama-Nama Bintang lain yang Lahir di 2001, ada Yazmin Azis (Penyanyi Malaysia), Tracie Sinidol (Pemeran Malaysia), Alya Iman (Pemeran Malaysia), Meerqeen (Pemeran Malaysia) dan Lee Kang In (Pesepakbola Korea). Ya, Kalau Anda Suka Nadilla Saleh, Saksikan Kabar Petang di Sore Harinya (atau Kabar Utama di Malam hari) dan Kepo di IG atau TikTok Nadilla Saleh.


03. Renie Arumsari (iNews)

Siapa Renie Arumsari? Ia adalah Presenter Berita GTV dan iNews yang berasal dari Jogjakarta. Sebelum Jadi Presenter 2 TV dari Geng Kebon, Beliau pernah Menari dan Masuk Kuliah dari Masa Kecil hingga Saat Kuliah, Kemudian Muncul jadi Pemeran di FTV pada 2018-19, kemudian menjadi Peserta Miss Tourism World Indonesia 2019 dan Meraih Gelarnya. dan Kini, Menjadi Presenter TV Berita untuk GTV dan iNews sejak Beberapa Tahun terakhir (sekitar 2022?). GTV yang duluan (2022-2025), dan kini Menjadi Presenter iNews secara Permanen per 2025 setelah Meninggalkan Stasiun "Kakaknya" iNews tersebut setelah 3-4 tahun. Saat Beliau jadi Presenter iNews (sejak 2025), rutin Membawakan Program-Program Acaranya, Yakni iNews Sport (sejak Mei 2025), iNews Sore, iNews Malam, iNews Terkini dan iNews Prime. Cantiknya si Renie Arumsari di Program-Program Berita iNews yang rutin Nongol... Oh Ya, Lupa, si Cantik Renie pun Sudah Berkawin dengan Salah Satu Pria yang belum tahu Namanya. Kalau Mau Kepo si Renie, Yuk Ikuti Akun Medsosnya Renie Arumsari dan Tonton si Renie di iNews Channel Digital LCN 31 di Kota-Kota anda.


04. Adisty Larasati (Kompas TV)

Nama Adisty Larasati sudah Setia sama Kompas TV sejak 1 Dekade terakhir saat Menyongsong Ganti Frekuensi Khusus di Jakarta (saat itu masih TV Analog belum ada Digital). Ya, Namanya ini berawal dari Jurnalis Pemula sebagai Reporter, Kemudian jadi Presenter untuk Program-Program Acaranya. Nah, Kini di Pagi Harinya, rutin Nongol dalam Sapa Indonesia Pagi yang Hadir 5x Seminggu (Senin hingga Jumat). Selain yang Sapa Indonesia Pagi, Pun juga Nongol di On Point di Youtube Kompas TV.


05. Adinda Putri (BTV/BeritaSatu News Channel)

Yang Terakhir Adalah, Adinda Putri. Sosok ini Bukan cuma jadi Influencer atau Model Iklan, Tapi menjadi Presenter Berita yang Biasanya ada di Berita Kriminal (dulunya Catatan Kriminal sama Saksi Mata pas Awal-Awal Kehadiran BTV). Program ini Sudah Tayang sejak 1/12 lalu lewat Layar BTV dan BeritaSatu News Channel (versi Baru). Kecantikannya Salah Satu Perempuan yang Lahir di Surabaya pada 19 November 1996 tersebut bikin Penasaran kalau saat Membawakan Berita-Berita Kriminal dan Investigasi Aktual dari Indonesia. Oh Ya, Sekedar Informasi, Nama Adinda Putri mengawal Karirnya Sebagai Peserta Kontes Kecantikan, Kemudian Jadi Model Iklan hingga Menjadi Pemeran! ia Adalah Pengagum Najwa Shihab. di Tahun 2017, Beliau Jadi Presenter Program Berita Jatim di TVRI Jatim. Oh Ya, Sempat Juga jadi Pemeran Series Berbahasa Jawa Timuran yang Pernah Tayang di SCTV pada saat itu. dan Pada 2025, kini Beliau Pindah ke BTV (sekaligus BeritaSatu News Channel (versi Baru)) dan kini, Memandu Acara Berita Kriminal di 2 Saluran tersebut. Sebelum Jadi Presenter Berita Kriminal, Beliau Juga Jadi Presenter Program Acara BeritaSatu Malam pada Tahun lalu juga (2025). 


Untuk Tahun ini (2026), Kelima Presenter TV Berita ini akan Terus Langgeng, Valentinus Resa yang Ingin meng"Auuuhhh"kan di Malam hari lewat MNL, Nadilla Saleh yang nongol terus di Kabar Petang (selagi Agita Mahlika tidak ada dan diteruskan bersama Syahda Youstiza?), Renie Arumsari yang Konsisten di iNews lewat iNews Sport/Prime/Sore/Terkini/Malam, Adisty yang akan Menggebrak di Kompas TV saat merayakan 15 Tahun Kelahirannya kelak (2011-2026?) dan Adinda Putri yang Terus Bersinar di Layar TV lewat Beberapa Program Acara dari BTV/BeritaSatu News Channel. Semoga Saja di Tahun ini, terus Bersinar kelak! 

Selasa, Desember 30, 2025

Asyik, Piala Dunia 2026 ada di TVRI

2 Hari lagi, Kita Sambut 2026 nih... Sudah dekat... 

Tak Terasa, Kita Mau Akhir Tahun ini (2025), Nah, kalau di 2026 nanti, Kayaknya ada Sesuatu yang Spesial, ya TVRI jadi TVnya Piala Dunia 2026!

Hasil Undian 48 Tim di Piala Dunia 2026 (source : IG TVRI Jatim)

Pada Akhir Septemeber/Awal Oktober lalu, DPR RI mengusulkan LPP TVRI menyiarkan Piala Dunia 2026 secara Gratis. dan Akhirnya, Setelah Berbulan-Bulan Lamanya, pada Awal Desember ini, TVRI sudah Menyiarkan Langsung Pengundian Piala Dunia 2026 di Tanggal 5/12 lalu. Dengan Keberhasilannya Tayangan ini, Bisa Membuat TVRI semakin Kuat. dan Setelah Selesainya Siaran Langsung Pengundian Piala Dunia 2026, akhirnya, pada Kemarin (29/12), LPP TVRI Secara Resmi jadi Official Broadcaster Piala Dunia 2026 di AS, Meksiko dan Kanada. Setelah Penantian 28 tahun Terakhir (kali terakhir 1998 bersama 5 TV Nasional lainnya), Kini Piala Dunia Kembali ke TVRI untuk Tahun depan!

TVRI kini Jadi Official Broadcaster Piala Dunia 2026

Dirut LPP TVRI Iman Brotoseno dibilang, Hak Siar Piala Dunia ini merupakan wujud Komitmen TVRI atas Arahan Dari Presiden RI Prabowo Subianto bersama Pemerintah dalam Menghadirkan Tayangan olahraga berstandar Internasional yang Inklusif, mudah diakses, serta Menjangkau seluruh Lapisan masyarakat. TVRI juga Menunjuk Usman Kansong sebagai Editor in Chief untuk Penayangan PD 2026 yang akan Memimpin Arah Editorial dan Kualitas Pemberitaan serta Siaran dalam Hajatan ini. Keberhasilan TVRI mengamankan Hak Siar tak lepas dari Dukungan Penuh Pemerintah. Ia Menegaskan Penyiaran Piala Dunia 2026 ditujukan untuk Menjangkau Seluruh Lapisan Masyarakat. Itu Benar-Benar ditonton Seluruh Rakyat Indonesia dari Papua hingga Aceh. Sekedar Mengingatkan Kembali, TVRI pernah Menyiarkan Arena-Arena dari Olahraga di Dunia, ada EFL Championship (2018-19 era Helmy Yahya dan 2022-23 era Iman Brotoseno), Premier League (2019-20 era Helmy Yahya tapi ditemani Mola Djarum dan Jak TV Jakarta), Coppa Italia (2019 hingga 2025, dari era Helmy Yahya hingga era Iman Brotoseno sebelum Pulang Kembali ke ANTV di Tahun ini), Piala Thomas dan Uber (2018 era Helmy Yahya dan 2021 era Iman Brotoseno), Serie A (2012-13 era Farhat Syukri), Tinju Dunia di Minggu Pagi (1990-1994? era Ishadi SK atau Abdul Azis Hussein), Olimpiade (1980-2012 dan 2021) dan Bundesliga (1994-1997? era Abdul Azis Hussein). dan Sekedar Informasi, TVRI pernah Menyiarkan Piala Dunia bertahun-tahun sebelum Edisi Berikutnya yang ditakeover sama TV lainnya, seperti Edisi 1978, 1982, 1986, 1990 (bersama RCTI), 1994 (bersama RCTI, SCTV dan TPI (kini MNC TV)) dan 1998 (bersama RCTI, SCTV, TPI, ANTV dan Indosiar). Yang Paling Ingat, Edisi Tahun 1998 di Prancis itu TVRI (saat itu Programa 1) yang Menyiarkannya tapi disponsori Sama Gudang Garam (ditemani RCTI, ANTV dan Indosiar, tapi yang SCTV dan TPI disponsori PT. Djarum) dan Komentatornya pasti Mendiang John Halmahera. Tak Cuma TVRI yang menyiarkannya, tapi 5 TV Nasional lain seperti RCTI, SCTV, TPI, ANTV dan Indosiar ikut Siarkan Langsung ini Masing-Masing 15 Pertandingan seperti TVRI (kecuali hanya 14 Pertandingan di TPI). 

Kini, LPP TVRI yang Menyiarkan Piala Dunia 2026 bisa sampai 104 Pertandingan (awalnya 80 doang) melalui TVRI Nasional (80 Pertandingan bersama TVRI Sport) dan TVRI Sport (mesti ada 24 Pertandingan?). Pertandingannya dimulai dari Penyisihan Grup Hingga Grand Final kelak. dan dipastikan, TV Legendaris dari Indonesia ini akan Menyaksikan Wajah-Wajah Bintang Sepakbola Dunia yang Main di AS, Meksiko dan Kanada, ada Lee Kang In (Korea Selatan), Erling Haaland (Norwegia), Mbappe (Prancis), Messi (Argentina), Cristiano Ronaldo (Portugal), Hakimi (Maroko), Mohamed Salah (Mesir), dll. Oh Ya, ada Juga Pertandingan-Pertandingan Play Off Piala Dunia 2026 yang Bukan UEFA yang Bisa disiarkan Langsung di TVRI Sport di Akhir Maret Tahun depan. Untuk Sebelum Memulai Pertarungan Dunia, LPP TVRI akan Menyiarkan Program-Program Spesial yang Kemungkinan hadir di Tahun depan, Ada Profil 48 Tim lewat Road To 2026 FIFA World Cup yang ditayangkan Setiap Sabtu dan Minggu Pagi di TVRI Nasional dan Setiap Kamis dan Jumat Malam di TVRI Sport dan ada Pertandingan-Pertandingan Jadul Piala Dunia-Piala Dunia sebelumnya untuk Tayangan Setiap Sabtu Tengah Malam dan Minggu Tengah Malam (setelah Klik Indonesia Malam) di TVRI Nasional dan Setiap Sabtu dan Minggu Sore di TVRI Sport. Oh Ya, Bukan Cuma itu, Sponsornya pun Kemungkinan dibiayai Swasta/APBN ya? Hehehe... Kalau Shopee Indonesia, Mie Sedaap dan Telkomsel jadi Sponsor Pendukungnya Bagaiamana? Ga Pa Pa... yang Jenama-Jenama Danantara Indonesia (kayak Bank Mandiri, Bank BRI, dll.) Bagaimana? Ga Pa Pa juga... asalkan Biayanya tetap ditanggung Swasta/APBN lho... 

Tahun 2026 di TVRI (Nasional dan Sport), Bukan Cuma Siarkan Piala Dunia 2026, tapi ada Sejumlah Sajian-Sajian lainnya yang Kelak ditayangkan di 2026, ada Siaran Langsung Piala Thomas-Uber 2026 di Denmark (25 April - 3 Mei 2026), WTA Tours 2026, Tayang Ulang Sinetron Lawas Sengsara Membawa Nikmat (kemungkinan sekitar Februari/Maret Tahun depan dengan Kualitas Remastered), dll. dan Kemungkinan besar, di 2026, TVRI siap Kembali Bangkit seperti dulu kalau Naik Rating dan Share besar terus menerus di Acara TV dan Stasiun TV, Agar Bisa Memuaskan Pemirsa Setianya, Insya Allah...

LPP TVRI seakan-akan tiru LPP (Lembaga Penyiaran Publik/Pemerintah) lain di Negara-Negara lainnya (kayak RTM dari Malaysia ataupun BBC dari Inggris) yang Bisa Membiayai Penyiarannya karena Menyiarkan Pesta Olahraga Kelas Dunia maupun Tayangan-Tayangan yang Lain. 

Jangan Lupa, Saksikan Piala Dunia 2026, Juni-Juli Tahun depan Eksklusif di TVRI Nasional dan Sport.

Sabtu, Desember 27, 2025

Lirik Lagu Fourtwnty - Mangu

Suatu malam adam berceritaHawanya tak lagi di jalur yang samaBacaan dan doa yang mulai berbedaEgo dan air mata kita bicara
Gila tak masuk logikaTermangu hatikuKau menggenggam kumenadahnya
Berdamai dengan apa yang terjadiKunci dari semua masalah iniJujur tak mudah untuk melangkah pergiIni soal hati bukan yang diyakini
Ow gila tak masuk logikaTermangu hatikuKau menggenggam kumenadahnya
Ow gila ini tak biasaTertegun hatikuKau menggenggam kumenadahnya
Ho oh
Jangan salahkan faham ku kini tertuju ohSiapa yang tauSiapa yang mauKau di sanaAku diseberangmu
Cerita kita sulit dicernaTak lagi samaCara berdoa
Cerita kita sulit diterkaTak lagi samaArah kiblatnya oh
Cerita kita sulit dicernaTak lagi samaCara berdoa
Oh cerita kita sulit diterkaTak lagi samaArah kiblatnya




Jumat, Desember 26, 2025

Surah Al Ala dan At Takatsur di Jumat Subuh dan Kegiatan lain di Mushollalku

Tadi, Waktu Subuh saya datang ke Mushollaku (Al Amin Mojokerto), Imam Subuhnya Membacakan Surah Al Ala di Rakaat Pertama Subuh Setelah Baca Al Fatihah dan Surah At Takatsur di Rakaat Kedua Subuh Setelah Baca Al Fatihah. Kenapa Baca 2 Surah Tersebut yang rutin di Hari Jumat yang Berkah ini? Kan Tak ada Larangan sesuai Hukum Fiqih. Sebenarnya sih, Membacakan Surah As Sajdah dan Al Insan gitu! Ini Takdir Jadi Benar, Kalau Imam Subuh Baca Surah Al Ala dan At Takatsur di Hari Jumat Subuh di Mushollalku, kan Selalu Sering baca. Kalau Hari lain (selain Jumat) ada, kayak Baca Ad Dhuha yang Sering-Sering. Oh Ya, di Musholla Al Amin pada Akhir tahun ini, Mas Yon pun Lantunkan Doa Rajab di Subuh Saban hari selama Bulan Rajab berlangsung setelah Adzan Subuh berakhir. Sementara, Waktu Adzan lainnya, Pak Bambang atau Sabrun lah yang Bergantian (Jumat Ashar nanti, Pak Bambang atau Sabrun yang Kemungkinan jadi Muazinnya). Nah, Kalau Nanti Jumat Ashar, Pak Bambang yang Melantunkan Adzan, Pujian dan Iqomahnya, Tapi Nantinya saya akan Ikut Nyanyi seperti Backing Vocal (sebagaimana dalam Catatan sebelumnya yang pernah kita Buat) dan Nantinya, Saya akan Beriqomah gitu... Oh Ya, Sejak 20/12 lalu, Tidak ada Lagi Suara Baca Al Quran dan Lantunan Sholawat dari Bocil-Bocil di Mushollaku, kan Sedang Rehat Sejenak untuk Sambut Nataru.

Selasa, Desember 23, 2025

Smartphone Yang Samsung Segera diperbaiki

Kemarin, Smartphoneku yang Samsung Galaxy ZFold 3, mengalami Masalah kecil. Tiada Suara tapi Masih ada yang Bergetar dan Tiada Internet (Baik Kuota dan Wifi. Gara Gara Masalah ini, Pun Aku mau Ambil Alih (Kembali ke) Smartphone Sebelumnya yang Pernah dipakai di (Vivo v25e). Saat Sedang Smartphone Samsungnya yang siap perbaiki kelak, Kartu Sim Card Telkomsel yang 7 tahun dipindahkan Kembali ke Vivo setelah Penantian kurang dari setahun. Kayaknya sih mesti Kangen! Walaupun, Bisa Laksana Nostalgia tahun 2023-24. Yang Whatsappnya di Vivo Bagaimana? Sulit Sekali! ya Elah, Kalau Sulit, Mendingan di Laptopku lah... dan Semoga, Nantinya siap Perbaiki Smartphone Samsung Galaxy ZFold 3 yang Terlalu Rusak kelak.