Minggu, November 01, 2026

Foto-Foto dari AntaraFoto di Rubrik Wisata Jawa Pos (Sunday Magz) vs Jadwal Siaran TVRI (Nasional) di Koran Kompas (with Bonus)

Kemarin, Sempat Buat Postingan Baru perbedaan tahun 1992 dan 2026, tapi akhirnya sudah dihapus Tadi (termasuk yang lainnya ikut-ikutan dihapus Sepanjang Oktober lalu) dan Sekarang, Kita Buatkan Postingan Baru nih... Gara-Gara jadi ngeFans sama LPP TVRI akibat Ganti Dirut Baru sampai siarkan Piala Dunia dan Asian Games Tahun ini yang kemarin sudah berlangsung. Oh Ya, 2 Hari sebelumnya, Gue Dapet Koran Kompas Edisi 28/10 lalu yang isinya Catatan Sumpah Pemuda ala Erick Thohir sampai Reza Rahadian segala berkat PO di Website, Mantap...

2 dari 9 Mitra Kerjanya Komisi VII DPR RI bidang Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Perindustrian, UMKM dan Media Publik (LKBN Antara dan LPP TVRI) pun selalu dimuat di 2 Koran Berbeda. Yakni Jawa Pos dan Kompas. Yang Koran Jawa Pos Setiap Minggu ada Pemuatan Foto-Foto dari AntaraFoto yang sering Nongol di Rubrik Wisata (di Halaman 3) yang isinya masih terkait dengan Artikel Wisata-Wisata di Indonesia. Sedangkan yang Koran Kompas Setiap Senin, Selasa, Kamis dan Minggu ada Pemuatan Jadwal Siaran TVRI Nasional yang sudah Update untuk Tahun ini (dibawah Fiki Satari jadi Dirut PAW sejak 8/6 lalu). Kayaknya sih Semestinya Bak Duel Chelsea vs Manchester United yang sudah berlangsung tadi malam. Nah, Mari Kita Simak Membedah untuk Keduanya:

AntaraFoto di Wisata Koran Jawa Pos Sunday Magz (1)

AntaraFoto di Wisata Koran Jawa Pos Sunday Magz (2)

Jadwal TVRI Nasional di Acara Hari ini Kompas (1)

Jadwal TVRI Nasional di Acara Hari ini Kompas (2)

Jadwal TVRI Nasional di Acara Hari ini Kompas (3)

Perbedaan mendasar antara pemuatan foto dari AntaraFoto di rubrik Wisata surat kabar Jawa Pos (Sunday Magz, edisi Minggu) dengan pemuatan jadwal siaran TVRI Nasional dalam kolom "Acara Hari Ini" di surat kabar Kompas (baik edisi cetak maupun e-paper yang terbit setiap Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu) dapat diuraikan melalui beberapa dimensi utama berikut:

  • Dimensi Bentuk dan Jenis Konten Media (Visual Jurnalistik vs. Direktori Teks Penyiaran)

    • Rubrik "Wisata" di Jawa Pos edisi Minggu menyajikan karya jurnalistik visual berupa foto fotografi reportase atau feature berskala besar yang bersumber dari kantor berita nasional AntaraFoto (seperti dokumentasi pemandangan agrowisata Bukit Edelweiss di Tondok Bakaru, Mamasa, hasil bidikan fotografer Akbar Tado). Foto ini berfungsi sebagai elemen estetis utama yang mendominasi tata letak halaman untuk memperkuat narasi laporan perjalanan.

    • Sebaliknya, kolom "Acara Hari Ini" di Kompas menampilkan informasi berbasis teks dan tabel waktu (schedule listing) yang memuat rincian jam tayang dan judul program siaran dari stasiun televisi publik TVRI Nasional—yang beroperasi dalam dinamika penyiaran era kepemimpinan Direktur Utama Tubagus Fiki Chikara Satari pada tahun 2026.

  • Dimensi Fungsi Utama bagi Pembaca (Inspirasi Pariwisata vs. Panduan Publik/Layanan Penyiaran)

    • Pemuatan foto AntaraFoto pada rubrik wisata dirancang untuk menarik minat pembaca (reader engagement), memberikan imaji visual yang kuat, serta berfungsi sebagai sarana promosi destinasi wisata nusantara secara informatif dan mendalam di akhir pekan (Sunday Magz).

    • Sementara itu, jadwal siaran TVRI Nasional di Kompas berfungsi murni sebagai layanan informasi publik (public service information) yang membantu audiens atau pemirsa televisi untuk merencanakan waktu menonton program-program harian seperti berita (Klik Indonesia, Dunia Dalam Berita), program anak, edukasi, hingga siaran olahraga.

  • Dimensi Pola Publikasi dan Frekuensi Terbit (Tematik Akhir Pekan vs. Rutinitas Berkala)

    • Penggunaan foto jurnalistik AntaraFoto dalam rubrik wisata terikat pada karakteristik edisi khusus akhir pekan (Sunday Magz) yang terbit setiap hari Minggu dengan topik-topik tematik gaya hidup, perjalanan, dan pelesir.

    • Di sisi lain, kolom acara televisi termasuk TVRI Nasional di Kompas diterbitkan mengikuti siklus harian surat kabar pada hari-hari tertentu (khususnya setiap Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu) sebagai bagian dari rubrik utilitas harian pembaca.

  • Dimensi Atribusi Kepengarangan dan Penggunaan Sumber (Agensi Berita Eksternal vs. Data Jadwal Penyiaran Resmi)

    • Pemuatan foto di Jawa Pos secara transparan mencantumkan kredit kepemilikan hak cipta secara spesifik, baik nama fotografer maupun agensi beritanya (contoh: "Akbar Tado/Antara Foto") guna menghargai karya jurnalistik profesional.

    • Kolom jadwal acara TVRI di Kompas merupakan kompilasi data siaran televisi yang diperoleh langsung dari stasiun penyiaran bersangkutan untuk disajikan dalam bentuk struktur informasi direktori tanpa memerlukan atribusi foto artistik.



Pemuatan artikel wisata dari berbagai daerah di Indonesia serta penggunaan foto secara kontinu dari AntaraFoto pada rubrik Wisata Jawa Pos edisi Minggu (seperti ulasan Sunday Magz mengenai Destinasi Wisata Tondok Bakaru di Mamasa, Sulawesi Barat) didasarkan pada beberapa pertimbangan jurnalistik, operasional, dan strategis media:

1. Alasan Pemilihan Destinasi Wisata di Berbagai Provinsi Nusantara

  • Cakupan Pembaca Nasional dan Keragaman Nusantara: Sebagai media massa yang menjangkau pembaca luas, Jawa Pos menyajikan rubrik wisata untuk memperkenalkan potensi pariwisata dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk destinasi tersembunyi di luar Pulau Jawa.

  • Mendukung Promosi Pariwisata Domestik: Rubrik tematik akhir pekan ini berfungsi untuk menginspirasi pembaca agar mengeksplorasi keindahan alam lokal sekaligus membantu mengangkat ekonomi kreatif dan pariwisata daerah-daerah tersebut.

2. Alasan Penggunaan Foto dari AntaraFoto Secara Berkelanjutan

  • Jaringan Fotografer yang Luas di Seluruh Pelosok: Sebagai kantor berita nasional (Perum LKBN Antara), AntaraFoto memiliki jaringan pewarta foto profesional yang tersebar di berbagai daerah hingga ke pelosok, sehingga mampu menyuplai visual peristiwa dan lanskap yang akurat dari setiap sudut Indonesia.

  • Efisiensi dan Standar Kualitas Jurnalistik: Mengirimkan fotografer internal secara mandiri ke berbagai provinsi setiap pekannya tentu memakan biaya operasional yang sangat tinggi. Dengan memanfaatkan foto dari agensi berita resmi, media dapat menjamin legalitas hak cipta (copyright) serta menjaga standar kualitas visual jurnalistik yang tinggi secara konsisten.



Pemuatan jadwal siaran TVRI Nasional secara rutin di kolom "Acara Hari Ini" surat kabar Kompas—bersama stasiun televisi swasta nasional, televisi berita, dan televisi lokal—didasarkan pada beberapa pertimbangan fungsi media dan layanan publik:

  • Fungsi Layanan Publik (Public Service Broadcasting): TVRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik (LPP) memiliki mandat untuk menyiarkan informasi yang mendidik, kebudayaan, dan berita kenegaraan yang penting bagi masyarakat luas. Menampilkan jadwal TVRI memastikan bahwa informasi siaran dari stasiun milik negara tetap dapat diakses oleh pembaca lintas generasi.

  • Kelengkapan dan Representasi Lanskap Media: Kolom "Acara Hari Ini" di Kompas dirancang untuk memberikan spektrum informasi penyiaran yang komprehensif di Indonesia. Ini mencakup stasiun televisi publik (TVRI), jaringan televisi swasta nasional (seperti SCTV, Metro TV, Trans TV, Trans 7, TV One), televisi berita (BTV, KompasTV), hingga televisi lokal (JakTV).

  • Utilitas dan Panduan Pembaca Harian: Jadwal berkala ini disajikan sebagai sarana utilitas atau panduan praktis bagi pembaca setia Kompas (baik edisi cetak maupun e-paper) yang ingin merencanakan waktu menonton berbagai program harian, mulai dari buletin berita, program anak, acara kebudayaan, hingga siaran olahraga.


Kesimpulan utama dari pemuatan foto-foto AntaraFoto di rubrik Wisata Jawa Pos (Sunday Magz) serta penyajian jadwal siaran TVRI Nasional dalam kolom "Acara Hari Ini" di Kompas adalah cerminan dari strategi redaksional media cetak nasional dalam menjaga kualitas informasi, fungsi edukasi, serta layanan publik di tengah dinamika era digital.

Berikut adalah rincian kesimpulan dari kedua praktik media tersebut:

1. Penguatan Konten Visual dan Pariwisata Nusantara (Jawa Pos)

  • Standar Jurnalistik dan Efisiensi: Pemanfaatan foto secara kontinu dari agensi berita nasional seperti AntaraFoto memungkinkan surat kabar menghadirkan dokumentasi visual berkualitas tinggi dari berbagai pelosok di 38 provinsi secara legal dan profesional.

  • Rubrik Tematik Akhir Pekan: Edisi Sunday Magz difokuskan untuk memberikan inspirasi perjalanan (travel feature) yang mendalam, memperkuat apresiasi terhadap keindahan alam lokal, serta mendukung promosi pariwisata domestik secara konsisten.

2. Komitmen Layanan Publik dan Panduan Penyiaran Komprehensif (Kompas)

  • Dukungan pada Lembaga Penyiaran Publik (LPP): Kehadiran rutin jadwal TVRI Nasional—seiring dinamika penyiaran di bawah kepemimpinan Dirut Tubagus Fiki Chikara Satari—menunjukkan peran media dalam memastikan informasi siaran publik milik negara tetap mudah diakses oleh masyarakat luas.

  • Utilitas Direktori Harian: Kolom "Acara Hari Ini" yang terbit secara berkala (Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu) berfungsi sebagai panduan praktis yang terkurasi, merangkum spektrum penyiaran lengkap mulai dari televisi publik, stasiun swasta nasional, hingga televisi lokal.

Penutup: Kedua rubrik ini membuktikan bahwa surat kabar besar tetap mempertahankan konten kurasi khusus yang bernilai arsip, informatif, dan terpercaya untuk memenuhi kebutuhan spesifik pembaca setianya di tahun 2026.


Itulah Tadi Ringkasan Seputar Pemuatan AntaraFoto dari Wisata di Jawa Pos (Sunday Magz) dan TVRI Nasional dari Acara Hari ini di Kompas, Semoga Bermanfaat buat Pembaca-Pembaca dan Penonton Setianya...

Sumber: Koran Jawa Pos, Kompas dan Google Gemini (dengan Banyak/Sedikit Perubahan?)


Bonus:

Daftar Presenter-Presenter LPP TVRI (2026)

Nasional/Sport/World
Sammy Bastian
Sophia Fanumbi
Happy Goeritman
Maya Karim
Ardianto Wijaya
Brigita Kwee
Akbar Syam
Andin Wijaya
Dhoni Kusmanhadji
Herdina Suherdi
Shiera Theresia
Oki Satrial
Anggi DJ
Yunita Monim
Lorenzo Mukuan
Natasya Paruntu
Louisa Kusnandar
Valerina Daniel
Lenny Hadiawati
Teungku Fajri
Fahmi Andrian
Tesya Ikrima
Azzachra Masith
Aisya Fabien
Stephanie Silitonga
Ikra Negara
Audrey Utoyo
Erza Nabila
Zahra Maria
Ferry Prihardi
Adi Priyatmoko
Farhan Rahman
Uli Herdinansyah
Anita Mae
Boy Noya
Vannico Soekarno
Noella Sisterina
Evelina Tan
Jaswin Kaur Dhillon

Aceh
Irhamni Malika

Sumut
Amelia Balqis Siregar
Audra Andari Olinka
Lukman Hakim Sitorus
M. Azril Nasution
Nasywa Sabitah
Ridho Alfiansyah

Sumbar
A. Mahdiyah Jalil
Anggela Anggun
Delima Febria
M. Oskar Surya Yoga
Irwan Santoso
Tri Kamala Sari
Nola Ernafia
Taufiqqurahman

Riau
Hannani

Jambi
Miki Widyawati Sardjono
Anastasya Laga
Khalidah Hasanah
Ramadhani Putri
Ahmad Solihin
Amanda Azzahra Putri
Yogi Aprilyanto
Muwafik Azizah
HZ Akbar
Cyintia Permana
Malika HD
Septinta

Bengkulu
Julia Hartanti
Maharani Muralie
Ruru Navia

Sumsel
Afiva Sari
Rizkya Amrina
Jihan Rafifah
Christina Titi
Andy M. Said
Dwi Sapto Widodo

Babel
Mia Ramadhani

Lampung
Joy Keren
M. Kholik
Hayyu Putri Sophana
Kenanga Aprilaski

Jakarta
Agnes Sinambela
Salu Rahmadania
Maulidya Ramli
Subki Abdul
Swarahma Diena
Okta Riyaddin
Haekal Malik

Jabar
Fredericko Sinatria
Amelia Putri
Agustina Hasti
Ayu Wulandari
Gilang Hafidzi
Marisa Nurba
Hanifah P.S.
Encep Suryana
Gumelar Wijaya
Riska Lavia
Malik Ibrahim
Septiani Haryono

Jateng
Irin Riany
Ulil Abrar
Dian Anggun
Ninna Izwan
Avian Sanes
Meggy Lidya
Cindy Dilapanga

Jogjakarta
Sonny Cahyo
Endah Nawangsari
Ari Asyhari
Ferry Anggara
Norma Novicka
Winda Melantika
Frisca Muthia
Hendry Saputra
Moch. Hafid Arofat
Abiyyi Erawan
Meta Docang
Elsa Sabrina
Almas Azzahra
Siwi Lungit
Cindy
Zhafira

Jatim
Briansyah Dewandri
Garnis Dera
Amelia Sitorus
Erina Koto
Fikri Alvino
Tika Aziz
Chansa Aqilla
Eka Adrian
Badrus Bangkit
Ario Wibowo
Habib R.
Rina Pahlevi
Candra Jamil
Cak Pendik Ding Tak Tong
Ning Rahayu
Duo Virgin (Shara/Shevi)

Bali
Candra Karada
Gustaf Navi
Diestha Nandira
Kadek Aditya
Ade Yulia
Trya Wahyuda
Rahma Karisma
P. Sanjiwani
Ika Mahayani
Kris Ditya

NTB
Jeki Zulkarnaen
Fakhrurrozi
Sisca Olivia
Khania P.
Jenika Virani
Made Putri

NTT
Diki Ballo
Aldy Sooai
Debby Suek

Kalbar
Chantika Nur Permatasari
Graciella Unadea
Indah Alinda
Mushtafa Kamal

Kalteng
Novita Chandra Wijaya
Rabeka Putri

Kalsel
Lani Wardana
Mela Azani
Aisya Irya

Kaltim
Elma Pratiwi
Said Husen
Dimpos Sinaga
Kiki Fitrah
Afifah Asmayulia
Rohman Hidayat
Clara Claudya Umboh
Dea Natasya Mnur

Kaltara
Herlinda Ingkong
Septina Miuty
Sovera Lukas
Salsya Febriani
Nandira Latisha
Diva Putri Handini
Jefhorison
Husen Joyonegoro
Niji Singal
Ripka Ginting
Tudesstivan

Sulut
Tabita Simorangkir
Vincent Mandey
Mineshia Lesawengen
Arif Madina
Grace Wengsi Pangalila
G. Tambuwun
Chiquitita Runtukahu
Ilan Law Azhari

Gorontalo
Elma Wijaya

Sulteng
Arya Tanju
Dian Merdekawati
Farin Firda
Lunggy Gyarinsah
M. Riski Budiman

Sultra
Ayu Purnama
Edi Asis
Ibnu Siam
Yuni Kasir

Sulsel
Akmal Idrus
Arman Patang
Farawansah
Erlangga Rokadi
Inggrid Herman
Eddyman W. Ferial
Sarah Saora
Ridha Mardiyah
Arsyil Asmar
Inceng Pratiwi
Selvia Virginia Elma

Sulbar
Raisha Alimuddin
Yusni Catur

Maluku
Christine Sipalehut
Monica Seipala
Firly Maail
Dewinta Kailola
Al Sidik Ode Arwa
Francy A. P.
A. Soplantila

Papua Barat
Maryani Iha
Yanes Wihyawari
Maria Talimbekas
Apriliani Kmur
Susan Mampioper

Mantan/Legenda
Yasir Den Has
Anita Rahman
Dian Budiargo
Tengku Malinda
Yan Partawijaya
Laura Louise (kini di TV One)
Imam Priyono
Silka Swarizona (kini di JTV Jatim)
Linda Poernomo
Theo Daniel
Bangun Samudra (Jatim)
Adinda Putri (Jatim)
Mendiang Max Sopacua
Mendiang Koes Hendratmo
Mendiang Aom Kusman
Kepra
Tantowi Yahya
Olan Sitompul
Mendiang Toeti Adhitama
Adam Kaunang
Herman Zuhdi
Pungky Rungkat
Sazli Rais
Munyati Sullam
Gatot Aris Munandar
Nirma Ramadhania
Abraham Isnan
Sri Maryati
Gina Sonia
Usi Karundeng
Rahma Sarita
Sandrina Malakiano
Keenan Judge
Harismen
Irwan Chandra Lamisi
Eflianty Analisa (Sumsel, Kini Menjabat sebagai Kepsta TVRI Jambi)
Mendiang Idang Rasjidi
Riza Pahlawan
Mendiang Yanto Idorway (Papua Barat)
dll.

Keterangan: Untuk yang Stasiun Kep. Riau, Malut dan Papua tidak dapat tercantum Daftarnya, Harap Maklum.

Jumat, Oktober 30, 2026

Durasi Ya Robbi Sholli ala Muhammad

Sadarkah Kalian? Bocil-Bocil dari Mushollaku (Al Amin yang dekat Kos dan Depan Markasku), di Hari Jumat (waktu Sore), melantunkan Ya Robbi Sholli ala Muhammad (Nadanya setara dengan Sepohon Kayu, seperti dari Pembahasan-Pembahasan sebelumnya) dengan durasi Agak lama cuma kisaran 5-7 Menit atau lebih (kalau yang pembahasan sebelumnya cuma 5-6 menit). Apa yang terjadi? Bahwa Lantunan tersebut yang dilakukan oleh Bocil-Bocil di Musholla tersebut  sebenarnya berdurasi 5 menit lebih, Jika Durasi menjadi lebih dari 7 menit untuk Lantunan Ya Robbi Sholli ala Muhammad ala Bocil-Bocil Musholla Al Amin di Setiap Jumat Sore, Maka bisa sama seperti Durasinya Kultum pas Ramadhan lalu (Tiap tahun kan terus deh). Walaupun, Setiap hari pas Ramadhan, Kultum (alias Kuliah Tujuh Menit) menjadi Teman menanti Waktu Berbuka Puasa di Rumah. Nah, Selain yang Durasinya Ya Robbi Sholli ala Muhammad, di Bulan ini, Pak Bambang jadi Muazin Adzan 4 dari 5 Waktu terus menerus di Musholla ini (Dzuhur, Ashar, Maghrib dan Isya), Tapi yang Subuh mesti dilantunkan Adzannya oleh Pak Yon. Kalau Pak Bambang jadi Muazin Adzan Ashar, Maghrib dan Isya setiap Jumat dan Muazin Adzan Dzuhur, Ashar, Maghrib dan Isya (Hampir) setiap hari di Musholla ini, bakal tidak mau bosan. Tapi, Apabila gue jadi Iqomah gantikan Pak Bambang, maka harus ikut bernyanyi sambil berdzikir bak jadi Backing Vocal gitu (seperti di Pembahasan sebelumnya juga?). dan jika tak ada Pak Bambang di Saat Adzan Dzuhur, Gantilah dengan Pak Sabron biasanya, Masya Allah... 


Jangan lupa, Nanti Malam bakal ada Pengajian Rutin Jumat Malam Sabtu (Ba'da Isya) di Mushollaku, Insya Allah... 

Kamis, Oktober 29, 2026

Lirik Lagu Silet Open Up/Jacson Zeran/Diva Aurel/Juan Reza - Tabola Bale

Lia Ade Nona makin gaga, bikin kaka jadi suka
Dulu Ade rambu kepang dua, sekarang rambu merah-merah
Kaka lia Ade tambah manis, pulang rantau dari mana?
Aduh, Ade Nona, jang talalu pasang gaya depan kaka
Kaka jadi jatoh e
Kaka tabola-bale lia Ade Nona e
Su makin manyala e, kaka hati susah e
Ade bikin kaka mete, tidur malam bola-bale
Sejak kaka lia Ade, aduh, Tuhan, ampun e
Ade lewat lorong depan rumah
Kaka jadi salting sampe mood berubah
Semangat tiba-tiba gara-gara Ade Nona
Ini bidadari Timur siapa yang punya?
Kaka lacak ko pu nama
Barang itu tra pake lama
Langsung tanya di ko pu Mama
Ternyata Ade Nona, ko pu nama Maimuna
Eh, Maimuna, eh, lucunya
Kaka harap bisa satu rumah
Kalau terima sa pu cinta
Kaka janji kita langsung nikah
Ondeh, Uda, janlah baitu bana
Denai ko indaklah nan sarupo itu
Dek hanyo takuik mancaliak Uda
Acok mabuak-mabuakan
Dulu denai lah suko mancaliak Uda bakawan
Raso-raso ko ado, tapi denai diamkan
Ah, wadaw-wadaw, ini anak gaga lai
Su bale Jawa, tambah bening aja lai
Gaya semakin beda, bibir merah-merah
Aduh, Mama, Mama, ini siapa punya anak?
Dulu masih kici, kici, kici (Nona)
Sekarang bale Jawa makin cantik (Nona)
Ko perfect sekali, asli bidadari jatuh dari langit
Kalau jadi deng Ade, kaka stop bamabo to
Su pasti kaka ni Ade pu jodoh
Sumpah ni ja'o sodho, iwa mbodho
Lia Ade Nona makin gaga, bikin kaka jadi suka
Dulu Ade rambu kepang dua, sekarang rambu merah-merah
Kaka lia Ade tambah manis, pulang rantau dari mana?
Aduh, Ade Nona, jang talalu pasang gaya depan kaka
Kaka jadi jatoh e
Kaka tabola-bale lia Ade Nona e
Su makin manyala e, kaka hati susah e
Ade bikin kaka mete, tidur malam bola-bale
Sejak kaka lia Ade, aduh, Tuhan, ampun e
Ade bikin kaka mete, tidur malam bola-bale
Sejak kaka lia Ade, aduh, Tuhan, ampun e



Senin, September 28, 2026

Mencukur Pakai Shaver

Kumis atau Jenggot gue semestinya Tumbuh terus setelah kena Cukur pakai Shaver yang Sungguhan. Yang Shaver Besar (tapi Panjang) itu Milik gue dan Yang Shaver Kecil (tapi Ukurannya Pendek) kan Milik Papiku (atau Kadang Milik gue apabila Pinjam). Pencukurannya kan Gue ada di Senin/Selasa dan Jumat (termasuk hari lain?). Proses Pencukurannya memakan waktu sebentar dan setelah mencukur Cukur, langsung hilang Jenggotnya (atau Kumisnya), Jika Sudah Potong Jenggot/Kumis, kan biar Kelihatan Ganteng Maksimal... Yuk, Manfaatkanlah Mencukur Jenggot/Kumis. 

Sabtu, September 26, 2026

Selamat Jalan GSP

Hari ini, Guruh Sukarno Putra (GSP) Tutup Usia di Usia 73 tahun Pada pukul 4.16 Dinihari tadi di RS MRCCC Siloam Jakarta. Sebelum Beliau Tutup usia, Sempat masuk RS yang sama untuk Menjalani Perawatan Intensif dan ditargetkan Sembuh. dan gue Ingat betul, Sosok Anaknya Bung Karno ini pernah muncul di Video Klip lagu Cintaku milik Mendiang Chrisye pada sekitar akhir 1999. Ada Beberapa Lagu-lagu karyanya yang layak menjadi Masterpiece semacam Galih dan Ratna sampai Kala Cinta Menggoda. Selamat Jalan Om GSP, Semoga Sosok ini diberikan Ketabahan dan ditempatkan di Sisi Allah SWT.

Selasa, September 15, 2026

Garasi Print Kosong Kembali

Sejak Beberapa Hari Kemarin, Garasi Print Shop yang letaknya sekompleks dengan Markasku (Jl. Kedungsari 333 Mojokerto) jadi Sepi lagi seperti sebelum Mei 2025 silam (sebagaimana dari Pembahasan sebelumnya?). Padahal Bryan sudah dipecat akibat Pindah Kerja ke Luar Jawa-Bali-Nusra. Semestinya, Toko Cetak ini harus bertahan walaupun di Cap Kesepian Kayaknya. Kali Terakhir terjadi sekitar April/Mei 2025 silam, dimana Mas Edo pasti dipecat total dan Sempat Comeback pada Mei 2025 silam juga. dan dipastikan, Garasi Print Shop milik Grup Warung Marung Heritage jadi Full Sepi setelah sejak kurang lebih 3 tahun beroperasi (2023). Apakah ini Kemungkinan Bangkrut atau Tidak ya? Semoga tidak akan Bangkrut di Tempat ini dan Doakan, Agar Orang Barunya bakal siap Bekerja sebagai Penerus-Penerus yang lama, Amin Yra...

Senin, September 07, 2026

Soto Daging yang Semakin Enak

Kemarin, Hari Minggu Makannya Soto Daging (belum Tahu Nama Belakangnya, Lupa). Kan bisa Nikmati Bagi Semua Keluarga. Gue Melahapnya tapi ada Nasinya gitu, Lengkap dengan Sambal, Kecap dan dikasih Jeruk Nipis segala. Setelah Lahap, Jadi Enak Sotonya. Bukan Hanya di Pagi hari, Tapi di Waktu Siang, Juga Makan yang Sama... dan Semestinya Tidak dikasih Kecap gitu... Hehehe...