Senin, Juni 29, 2026

Koleksi Terbitan Spesial Koran Kompas di era A. Haryo Damardono jadi Pemred

Semua Postingan Blog yang Media Cetak (dalam kurun Waktu 2018 hingga 2026) pasti Hapus terus (kecuali Sisa-Sisanya), Tapi, Ini Cuma Krisis Doang? Masya Allah... Nah, Dalam Rangka Merayakan 61 Tahun Koran Kompas Berkarya yang hari Kemarin (28/6), Mari Kita Simak Bahas Tuntas Koleksi-Koleksi Terbitan Spesialnya Kompas di era A. Haryo Damardono jadi Pemred sejak Mei Tahun lalu (2025). Kayaknya sih, Semua Terbitan Spesial (dari Kompas) itu kadang dipaketkan di Reguler atau tidak dipaketkan di Reguler tapi Tak ada di Fitur EPaper dari Kompas.id (gara-gara Inovasinya Pemred Kompas saat ini), Walaupun Bisa dapat dengan Cara PreOrder (baik yang dari Online dan Offline). Sama Halnya dengan Tabloid Bola, Soccer maupun Majalah Hai di Masa silam (kalau ga salah), Seperti Berupa Edisi Khusus Poster Tabloid hingga Berformat Majalah (kayak Majalah HaiSoccer seri Piala Dunia 1998 yang Beredar 2x baik Panduan dan Kilas Balik). Sudah 10x dilakukan Sepanjang 2025-26. Hari Kemarin (pas Sebelum gue pergi ke Kota Lamongan) bertepatan dengan Ultahnya salah satu Koran yang sekarang berjargon "Mencerahkan Lintas Generasi" tersebut, kan Sudah Bongkar-Bongkar Koleksi Koran Kompas yang Terbitan-Terbitan Spesial (Edisi Khusus?) sepanjang 2025-26 (baik berukuran Koran dan Tabloid) yang Merupakan Salah satu Inovasinya Beliau jadi Pemrednya Kompas sejak 2025 silam. Yang gue Sudah Punya pasti 7 dari 10 lewat PreOrder di Online dan Offline. yang Ketiganya belum mungkin di PreOrder. Gue kan Penggemarnya Koran Kompas dari dulu (termasuk Koran JP dan MI yang masih ada dari dulu juga). 


Koran Edisi Khusus 60 tahun Kompas (2025)

Yang Pertama, adalah Edisi Khusus 60 tahun Kompas pada 28 Juni tahun lalu. Ada yang versi 60 halaman dengan cara di PreOrder (tapi sayangnya, tidak dapat tersedia di EPapernya Kompas) dan 16 halaman yang Bahas Brain Rot hingga Sejarah Koran Kompas (tersedia juga di EPaper).

Sampul Koran Kompas Edisi Khusus 60 tahun 60 halaman (2025)

Yang versi 60 halaman, Berisi Cerita 8 Presiden RI bersama Kompas (dari Bung Karno hingga Prabowo), Cerita Politik Indonesia, Cerita Hukum/Kriminal Indonesia, Cerita Ekbis (Ekonomi/Bisnis), Cerita Bencana Alam yang Terjadi, Cerita Olahraga, Cerita Hiburan (Film/Musik), Catatan dari Tokoh-Tokoh, Cerpen-Cerpen yang Kembali dimuat, Cendekiawan Berdedikasi dari 2008 hingga 2024 dan Bahasan-Bahasan Menarik lainnya.

Cerita 8 Presiden

Cendekiawan Berdedikasi (2008-2024)

Catatan Sindhunata

Halaman Belakang

Edisi Khusus ini tak ada Iklan sama sekali, kan Menggabungkan Kekayaan Arsip, Infografis dan Fotografi yang Khas Kompas banget. Yang Foto-Fotonya itu kan sudah dimuat dari Tahun 1965 hingga 2025 silam (semestinya Full Nostalgia, baik dari Kompas dan dari IPPHOS). Desain Setiap Halamannya (kecuali Cerpen dan Catatan?) 99% Mirip dengan Desain Halaman Wisata dari Koran Jawa Pos (Edisi Minggu) yang saat ini Masih Memuat Foto-Foto dari AntaraFoto yang terus menerus. dan bisa dianggap Sebagai Ibarat Album Musik yang Kompilasi (pakai Embel-Embelnya The Best of atau The Greatest Hits kayak Peterpan album Sebuah Nama Sebuah Cerita tahun 2008 silam kalau ga salah). Harganya Cuma Rp. 149.000,-/Koran dan Menjadi Harga Koran termahal untuk yang suka PreOrder Media Cetak. Kalau Mau Lihat Videonya Koran Kompas Edisi Khusus 60 tahun yang direkam gue pada 20/7 lalu, Anda Bisa Saksikan di YT Channel gue. 

Selain itu, ada Juga yang versi 16 halaman, tapi Sampulnya jadi Sampul Edisi Perdana Koran Kompas pada 28/6/1965 silam.

Sampul Koran Kompas Edisi Khusus 60 tahun 16 halaman (2025)

Isinya adalah Jurnalisme Data yang Bahas Brain Rot yang masih Menggeliat (saat itu) pada Tahun lalu, Edisi Perdana Karikatur Baru "Joni dan Poni" (Sekarang adanya di Edisi Rabu), Cerita/Peristiwa Indonesia yang didokumentasikan Oleh Kompas, Wajah-Wajah Sampul Headline Koran Kompas dari Waktu ke Waktu, Sejarah Koran Kompas, TTS, dll. Oh Ya, Iklan-Iklannya pun juga dimuat di Koran ini.

Halaman 2-3

Halaman 12 (TTS dan Jadwal TV)

di Halaman 8-9, kan isinya Wajah-Wajah Sampul Headline Koran ini dari 1965 sampai 2025 (yang sebagian-sebagiannya, 99% Mirip dengan Sampul Headline Koran Bali Post era 1988-1998, Cek di Sidak MPN Solo). yang di Halaman 12, Kemungkinan ada TTS sama Jadwal TV. Jadwal TV saat itu, ada Banyak Acara-Acara yang tayang pada 28/6 Tahun lalu, ada SCTV lewat Drama Seri Asmara Gen Z, Kompas TV dengan Cerita Rasa dan Kompas Petang, GTV yang Istiqomah Tayangkan 2 Kartun berbeda (antara Spongebob dan Naruto), dll. Tapi Sayangnya, Jadwal Metro TV di Koran ini belum ada (yang ada, mungkin setelah kurang lebih 2 bulan terbit (sekitar 9/9/25 silam), Jadwalnya Kembali dimuat menggantikan GTV gitu). 


Koran Edisi Khusus HUT RI ke 80 (2025)

Sampul Koran Kompas Edisi Khusus HUT RI ke 80 (2025)

di Perayaan HUT RI ke 80 pada 17/8 Tahun lalu, Koran Kompas ada Edisi Khusus lagi, Yakni HUT RI ke 80 dengan tema "Inspirasi untuk Indonesia" dan tebalnya 80 halaman (2x lipat dari Edsus Sebelumnya). Sampulnya Bergambar Bung Karno Sedang Membacakan Proklamasi bersama Bung Hatta pada 17 Agustus 1945. Isinya adalah Dokumentasi "RARE" (alias Langka) sejarah Indonesia dari Waktu ke Waktu hingga Kehidupan Indonesia di Masa kini termasuk Catatan Beberapa Presiden RI, Geliat Daerah se Indonesia, Infografis, Foto-Foto, Para Pelaku Usaha, dll. Oh Ya, ada Iklan-Iklan yang dimuat. Koran Edsus ini Semestinya dipecah 5 Seksi masing-masing 16 halaman (kemungkinan?).

Sambungan dari Halaman 1

Sampul Halaman Belakang Edisi Khusus HUT RI ke 80

Semestinya ini Sarat dengan Sejarah dan Kisah Indonesia untuk Semua. Harganya Rp. 80.808,-/Koran, Murah banget.


Tabloid Bola by Kompas: seri Timnas Indonesia (2025)

Sampul Tabloid Bola by Kompas seri Timnas Indonesia (2025)

Setelah Bertahun-tahun Diet Beredar, Akhirnya, Tabloid Bola yang dulunya Merajai Pasaran Media Cetak bergenre Olahraga di era 90an-2000an, Resmi Kembali hidup Berkat Bantuan dari Koran Kompas, diberi titel "Tabloid Bola by Kompas". Edisi Khususnya Kompas yang Pertama bukan lagi Format Koran Besar, melainkan Tabloid! Seri Pertamanya adalah Timnas Indonesia. Tebalnya 40 halaman Berwarna dan Berisi Geliat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia dari Tahun ke Tahun (yang ga bisa Lolos terus) termasuk Komik si Gundul yang Melegenda (tapi Kembali hadir) dan Catatan-Catatan dari Wartawan Senior (seperti Weshley Hutagalung sampai Suryopratomo).

Halaman 2 (Catatan Ringan dari A. Haryo Damardono?) 

Halaman 4-5

Halaman 20-21 (Pin Up)

Advetorial dari Sponsor

Halaman 40 (Mirip dengan Rekaman Lensa dari Tabloid Bola di Masa Silam)

Semua isinya Berasa Bak Nostalgia Kembali ke Masa silam (ketika Tabloid Bola masih Merajai Pasaran Saat itu). Untuk Sponsornya cuma Djarum Foundation yang Tabloid Bola by Kompas (sama seperti Super Soccer di era Tabloid Bola pada era 90an-2000an saat itu). Terbit Terbatas pada 26/10 tahun lalu. Harganya bervariasi, baik Rp. 60.000,- dan Rp. 120.000,- (termasuk Bonus Langganan Digital dari Kompas.id). dan ada Bonus Poster (cuma 1 atau 2 Poster?).


Koran Edisi Tematis Hutan Sumatera Lenyap (2025)

Sampul Koran Kompas Edisi Hutan Sumatera Lenyap (2025)

Menjelang Tutup Tahun 2025, Kompas ada Gebrakan yang Sangat Spektakuler dan Langsung Viral di Media Sosial, ya ini adalah Edisi Tematis "Jurnalisme Data" yang Bahas Hutan Sumatera Lenyap yang Beredar pada 12/12/25 silam (pas Tracie Sinidol, Wani Kayrie, Shazabae, dll. datang ke ABPBH 2025 saat itu (sebagaimana dari Pembahasan sebelumnya?)) tapi Sampulnya dikasih Kalkir (Tembus Pandang) untuk Menutupi Koran ini yang Tebalnya 16 halaman. Koran Edisi Tematis ini pun jadi Langsung Viral di Media Sosial (seperti yang tadi disebutkan diatas), tapi ada yang bilang "Koran Kompas Memasak".


Tabloid Bobo Nostalgia by Kompas (2026)

Sampul Tabloid Bobo Nostalgia by Kompas (2026)

di Ramadhan 1447H/2026M lalu, Kompas pernah Menggebrak untuk Menerbitkan Edisi Khusus Tabloid bagi Pembaca-Pembaca Setia Majalah Bobo. diberi titel "Bobo Nostalgia by Kompas". Tebalnya 40 halaman Berwarna tapi Isinya Sejarah Majalah Bobo hingga Komik-Komik Bobo yang Pernah dimuat di Koran Kompas pada era 70an (sebelum Mulai Terbit pada 1973) dimunculkan Kembali dalam Format Berwarna (mungkin Remaster?). Terbit Terbatas pada 8/3 lalu. Harganya Cuma Rp. 53.000,-/Tabloid dan Rp. 99.000,- (ada banyak Bonusnya). dan Sayangnya, Saya Tak Kebagian Tabloid ini lewat PreOrder pas Ramadhan lalu, Mumpung nantinya kan dapat 1 Tiket salah satu Rekreasi di wilayah Bodetabek (Aviary Park) kalau Ratusan Pembeli Pertama, hehehe...


Koran Edisi Tematis Palestina (2026)

Sampul Koran Kompas Edisi Hutan Sumatera Lenyap (2025)

disaat Keprihatinan dan Penderitaannya Palestina, Koran Kompas langsung All Out Menghadirkan Cerita dari Palestina yang Lagi Berperang sejak Kurang lebih 3 tahun sebelumnya. Sampulnya kan Cuma 1 Foto saja dan Artikelnya Mendominan. Oh Ya, ada Juga Lembaran UTBK/SNBP lho... Beredar pada 15/4 lalu.


Tabloid Bola by Kompas: seri Pesta Bola Amerika 2026 (2026)

Sampul Tabloid Bola by Kompas seri Pesta Bola Amerika 2026 (2026)

Koran Kompas Lagi-Lagi ada Tabloid Bola by Kompas di Tahun ini, Yakni seri Pesta Bola Amerika 2026. Tebalnya Cuma 40 halaman dan Isinya adalah Cerita Mendalam Piala Dunia Tahun ini khas Kompas, Mengenal Pemain-Pemain, Mengenal lebih dekat 10 dari 48 Tim Peserta, Infografis Markas 48 Tim, Infografis Stadion, Infografis Daftar Skuad Resmi, Infografis Jadwal lengkap, Ulasan 12 Grup, Komik si Gundul dan Tebak Pemain. 2 dari 10nya Pasti Mirip dengan yang Koran Jawa Pos Edisi 8-10/6 lalu yang Memuat Serupa (baik Jadwal dan Daftar Skuad). 

Mengenal Pemain-Pemain

Semuanya bernuansa Tabloid Bola seperti di Masa silam juga (sama halnya dengan Seri Sebelumnya?). Cocok jadi Teman Menonton Piala Dunia 2026 (selain Kue dan Minuman). Terbit Terbatas pada 7/6 lalu. Harganya Pasti Rp. 50.000,-/Tabloid. dan Dapat Bonusnya, yakni 1 Pak berisi 3 Kartu Bergambar Legenda Piala Dunia dan 1 Poster Karya Azka Alfi. Kalau yang Rp. 99.000,-, dapat 3 Bonusnya (termasuk Paket Langganan Kompas.id). Seri (Edisi Khusus) ini lebih Wah dari seri-seri Sebelumnya di Tabloid Spesial ini.


Tabloid Bola by Kompas: seri Indonesia Open 2026 (2026)

Tabloid Bola by Kompas seri Indonesia Open 2026

Selain yang Pesta Bola Amerika 2026, ada seri yang lain untuk Tahun ini juga, yakni seri Indonesia Open 2026 (sudah selesai digelar). Isinya Prediksi, Insight hingga Cerita Kenangan Indonesia Open dari tahun ke tahun yang didokumentasikan Oleh Kompas. Kan sama seperti 2 seri Lainnya (tapi tetap bernuansa Tabloid Bola). Harganya Cuma Rp. 25.000,-/Tabloid atau Rp. 50.000,- (termasuk Paket Langganan Kompas.id). Kalau sudah bisa di PreOrder bagi Tabloid Spesial ini, kan dapat 1 Tiket Nonton Indonesia Open 2026. dan Sayangnya, gue tak Kebagian juga seperti yang Bobo Nostalgia by Kompas. 


Tabloid Edisi Khusus Mengenang Paus Fransiskus (2026)

Edisi Khusus Mengenang Paus Fransiskus

dan yang Terakhir, adalah Edisi Khusus Mengenang Paus Fransiskus dalam Format Full Tabloid setebal 48 halaman. Berisi Kisah Peninggalan mendiang Paus Fransiskus yang sudah Meninggal pada 21/4 tahun lalu. dan siap Terbit terbatas pada 21/7 nanti. PreOrdernya masih dilakukan lewat Toko Online dengan Biaya yang sama seperti TBBK seri Pesta Bola Amerika 2026, yakni Rp. 50.000,-/Tabloid. PreOrdernya sampai 2/7 nanti. 


Koran Edisi Khusus 61 Tahun Berkarya (2026)

Koran Kompas di Edisi Hari ini, Agak Laen! apalagi kan Merayakan Ultah ke 61 yang Kemarin. Kali ini ada 3 Sampul versi Berbeda secara Acak (semua dibuat sama 3 Ilustrator ternama) dan Tebalnya 20 halaman. Semuanya Bahas Tentang Aspek-Aspeknya, Galeri Foto dari Kompas di Masa silam hingga ada Cendekiawan Berdedikasi 2026 yang diberikan Kepada Alissa Wahid dan Chatib Basri (yang Tahun lalu milik Sindhunata dan Melani PB).

Sampul Edisi Khusus Ultah ke 61 Kompas (29/6) (1)

Sampul Edisi Khusus Ultah ke 61 Kompas (29/6) (2)

Sampul Edisi Khusus Ultah ke 61 Kompas (29/6) (3)

Sampulnya Semakin Unik, Semakin Worth it! Kayaknya sih, Ketiga Sampul versi Berbeda di Koran ini untuk Terbit Hari ini, Mengingatkan Kita pada Sampulnya Kompas 4 tahun Sebelumnya (pas Ultah ke 57 pada 2022 kalau ga salah) yang dibuat sama Desainer Grafis asal Bali, Rakajana (paling ingat si Perempuan Pakai Baju Orang Dayak tapi Matanya ditutupi oleh Kacamata VR?) sama Sampulnya Koran Jawa Pos Radar Mojokerto Edisi Minggu (sejak akhir 2024 silam) yang Tidak ada Teks Jargonnya tapi Foto/Artikelnya Membesar karena Fokus ke Liputan Rubrik "Lifestyle" yang Sepenuhnya (Hingga Tulisan ini sudah dibuat). Kalau Ingin Beli 1 Koran Kompas Edisi Hari ini tapi 3 Sampul Berbeda tapi layak dijadikan Koleksi, Anda Harus Beli dulu Lewat Website Gerai Kompas dengan Biaya Rp. 75.000,-/Paket dan Dapat Bonus Paket Langganan dari Kompas.id hingga 3 Bulan.


Nah Itulah Tadi Koleksi-Koleksi Terbitan Spesial dari Koran Kompas pada masa A. Haryo Damardono jadi Pemred Kompas saat ini. dan Semoga, Bisa Terbitkan yang Spesial lagi seperti yang kesepuluh tadi.

HBD Koran Kompas, Semoga Tetap jadi Koran Nasional Nomor 1! 

Sabtu, Juni 27, 2026

Invoice Masih ada

Kemarin, di WAku, Kan Rencana Invoice bakal dilakukan di Jumat Kemarin, tapi Sayangnya, Belum Bisa, kan Mungkin Bilangnya Minggu Depan. Kalau Rencana (Invoice) Minggu Depan terus menerus tapi Belum terus di Bulan ini, Bisa-Bisa Terpuruk jadinya (tapi pindah ke Bulan depan). dan Jika Gagal Terpuruk di Bulan ini, maka Tetap ada di Akhir Bulan ini sebelum Masuk Bulan depan (sesuai Rencana). Yang Penting, Kita Doakan Invoice gue tetap ada di Akhir Bulan ini, Insya Allah. dan Target Uangnya Tetap Rp. 500.000,- (ada Bonus Rp. 250.000,-?) kalau Invoice kembali dilakukan di Akhir Bulan ini. 

Jumat, Juni 26, 2026

Kembali Adakan Pengajian Malam ini?

Nanti Malam, Kemungkinan Rencananya, Musholla Al Amin Kembali Gelar Pengajian Rutin Jumat Malam Sabtu setelah Waktu Sholat Isya. Yang Seminggu lalu (seperti yang dari Pembahasan sebelumnya), ditiadakan dan Langsung Sholat Isya. dan Jumat ini, Apakah Kemungkinan Bisa digelar atau Tidak nih, Jika Mungkin digelar, Tetaplah. Nah, Nanti Gue akan datang ke Mushollaku (Al Amin Mojokerto) Dekat Markasku, Insya Allah, dan nantinya gue akan dapat 1 Kotak isi Kue (bukan yang dibeli di Indomaret tadi Siang sehabis Sholat Jumat). Kita Tunggu Nanti Malam ya... 

Kamis, Juni 25, 2026

Selamat Pagi Malaysia bersama Syafiqah Ishak

Pagi Hari di Seluruh Malaysia, Tiada Lengkap kalau tidak ada Selamat Pagi Malaysia di RTM. Salah Satu Presenter yang Selalu rutin Tampil Terus Menerus pastilah Syafiqah Ishak!

Syafiqah Ishak (Selamat Pagi Malaysia) (1)

Syafiqah Ishak (Selamat Pagi Malaysia) (2)

Sosok ini Selalu Tampil Cantik dan Percaya diri di Salah Satu Program Pagi Pilihan dari Negeri Jiran tersebut dan Beda dari Sosok-Sosok lainnya apalagi disukai Sebagian Besar Orang-Orang. Sosok ini Lahir Pada Agustus 1987 (seumuran sama Mimifly?) tapi Terlalu Senior (kayaknya) dan Tetap Setia sama Program Pagi yang Paling Jos di Malaysia ini. Setiap Senin hingga Rabu, Beliau Memakai Pakaian Formal, yang Kamis-Jumat pakai Baju Batik/Kurung/Kebaya dan yang Sabtu dan Minggu, pakai Pakaian yang Tidak biasa (alias Bukan Formal). Bukan Cuma Memandu SPM, Tapi Banyak Kegiatan-Kegiatan Beliau jadi Presenter Off Air. Oh Ya, juga Menjadi Pembaca Nominasi AIM 2025 pada September tahun lalu. Selain Syafiqah Ishak, ada Juga Presenter-Presenter lainnya yang tak kalah Menarik di Program Pagi ini, ada Munawar Azmi, Irfan Syahmi Nasution, dll. Sosok ini disukai Ahmad Kasyidi yang Merupakan Fans Berat antara Syafiqah Ishak dan Selebritis-Selebritis Malaysia lainnya (seperti Adriana Adnan, Siti Khadijah Halim, Dolla, De Fam, Ceddy Ang, Izzue Islam, Radin, CP Sarimah Ibrahim, dll.) dan rutin Posting Foto-Fotonya yang Beliau Ketemuan dengan Sejumlah Nama-Nama Selebritis yang disebutkan tadi diatas.

Sejak 1/4 lalu (pas Ultah ke 80 RTM), Program Selamat Pagi Malaysia Kemasan Baru di eranya Ashwad Ismail (Mantan Presenter dan Jurnalis Astro Awani) jadi Bosnya RTM sejak Akhir Februari lalu (sebagaimana yang dari Pembahasan Sebelumnya?). dengan Mengusung Jargon "1 Hari 1 Inspirasi" (menggantikan Nadi Seri Pagi). Ada Berita-Berita dari Website Berita RTM hingga Obrolan-Obrolan Bintang Tamu. Dapat Anda Saksikan Setiap hari Jam 8.00 hingga 10.00 Pagi Waktu Setempat (7.00-9.00 Pagi WIB). Program Acara ini mampu Menyaingi Awani Pagi di Kubu Astro Awani. Oh Ya, Mulai 1/7 nanti, RTM yang 3 Saluran TV (TV1, TV2 dan TV Okey) Tidak bisa disaksikan lewat Astro dan Nantinya, Apabila sudah Memasuki 1/7 nanti, berarti Fans Syafiqah Ishak dan SPM tidak bisa disaksikan di Astro dan Pindah ke Live Streaming RTM Klik, Live Streaming Berita RTM di YT dan di FB Selamat Pagi Malaysia serta di MyTV yang masih ada semua Stasiun TV milik RTM. Oh Ya, Pas Pildun Tahun ini yang masih digelar, RTM Klik yang Fitur Live streaming TV gagal Muncul, Karena ada Pembatasan Hak Siar dan pasti Blokir (Sekatan) total di Seluruh Dunia (kecuali Malaysia tidak Boleh di Blokir kayaknya). Yang di Indonesia saja, Live streaming ini harus Pakai VPN biar tidak terjadi Pemblokiran. 

Bagaimana dengan Presenter-Presenter Top lainnya (yang mungkin dari Malaysia?)? kan Pasti Bisa. di Buletin TV3, Presenter-Presenter Perempuan selalu Muncul, ada Farah Nabilah Wazer (FN Wazer), Siti Khadijah Jaafar, Zati Nizam, Afrina Romzi (cuma ada di Buletin Pagi sama 1.30), Liyana Hasannel (cuma ada di Nightline), dll. (dulunya ada Hawa Rizwana dan Marsila Hassan). 

FN Wazer (Buletin Utama)

Liyana Hasannel (Nightline)

Jika (Kemungkinan) Syafiqah Ishak muncul terus menerus di Program Selamat Pagi Malaysia (di Hari Jumat dan Hari-Hari lainnya?), maka bisa disandingkan (atau Menyaingi) dengan Nama Siti Khadijah Jaafar di Ringkasan Petang/Buletin Utama di TV3 di Hari Jumat (atau Hari-Hari Lainnya?), FN Wazer di Ringkasan Petang/Buletin Utama di TV3 di Hari Jumat (atau Hari-Hari Lainnya?) juga, Liyana Hasannel di Nightline di TV3 di Hari Sabtu Tengah Malam (alias Jumat Malam WIB atau Hari-Hari Lainnya?), Nadia Azmi di Acara yang sama di Waktu yang Sama, Afrina Romzi di Buletin Pagi/1.30 di TV3 di Hari Senin-Kamis atau Sabtu Minggu, Nadila Saleh di Kabar Petang di TV One di Hari Jumat (atau Hari-Hari Lainnya?) (sebagaimana yang dari Pembahasan Sebelumnya), Ken Anne di AKI Malam/Kabar Utama di TV One di Hari Jumat (atau Hari-Hari Lainnya?) juga, Felicia Amelinda di Kabar Pagi di TV One di Hari Jumat (atau Hari-Hari Lainnya) sama Kabar Hari ini di TV One di Hari Minggu (Kemungkinan?), Tiara Harahap di AKI Malam/Kabar Utama di TV One di Hari Jumat (atau Hari-Hari Lainnya terutama Minggu?) juga, Windy W. di AKI Malam di TV One Saban hari (Kemungkinan juga) dan Renie Arumsari di iNews Sore/Buletin iNews Pagi (Kemungkinan juga).

Semoga, Syafiqah Ishak bakal tetap Eksis di Program Pagi dari Negeri Jiran Malaysia yang di RTM. 

P/S: Ini adalah Postingan Spesial dalam rangka merayakan Ultah Saluran Berita RTM yang jatuh pada Hari ini. Yang Postingan Sebelumnya (bahas Presenter TV One), Jangan dihapus, kan Sudah ada Revisi berkali-kali. 

Selasa, Juni 23, 2026

Lirik Lagu Trio Libels - Aku Suka Kamu

Mulanya biasa sajaDi antara kita berduaTak pernah ada rasa cintaHanya teman biasa saja
Tiada kusangka hati tergodaTerpanah asmara (hu-yeah)Ada cintamu (o-o-oh) dalam hatikuYang tumbuh bersemi
Entah bagaimanaKu harus memulai ternyataJadi satu problema cinta'Tuk mengucap kata mesra
Tiada kusangka (hati tergoda)Terpanah asmara (hu-yeah)Ada cintamu (o-o-oh) dalam hatikuYang tumbuh bersemi
Aku suka kamu, kurasakan kucinta padamuAku suka kamu, kaulah segalanya dambaankuDidalam hidup ini
Entah bagaimanaKu harus memulaiTernyata jadi satu problema'Tuk mengucap kata mesra
Tiada kusangka (hati tergoda)Terpanah asmara (o-oh)Ada cintamu (uuh) dalam hatikuYang tumbuh bersemi
Aku suka kamu, kurasakan kucinta padamuAku suka kamu, kaulah segalanya dambaankuDi dalam hidup iniAku suka kamu, kurasakan kucinta padamuAku suka kamu, kaulah segalanya dambaankuDi dalam hidup ini, oh
Aku suka kamu (suka padamu, kaulah segalanya), kurasakan kucinta padamuAku suka kamu (suka padamu, kaulah segalanya), kaulah segalanya dambaankuDi dalam hidup iniAku suka kamu (suka padamu, kaulah segalanya), kurasakan kucinta padamu (aku sungguh suka padamu)Aku suka kamu (suka padamu, kaulah segalanya), kaulah segalanya dambaankuDi dalam hidup ini
Aku suka kamu (suka padamu, kaulah segalanya), kurasakan kucinta padamu (oh-oh-oh-ho)Aku suka kamu (suka padamu, kaulah segalanya), kaulah segalanya dambaankuDi dalam hidup iniAku suka kamu (suka padamu, kaulah segalanya), kurasakan kucinta padamu



Senin, Juni 22, 2026

2 Pebalap Moto3 Serumpun Berjaya di Ceko

Kemarin, Balapan Moto3 di Sirkuit Brno Ceko digelar. 2 Pebalap dari Asia Tenggara (antara Veda Ega yang dari Indonesia dan Hakim Danish dari Malaysia) yang Sempat Kena Hukuman Penalti dan Mulai Start di Posisi Bawah (14 bagi Danish dan 20 bagi Veda Ega). Selama 16 lap, Veda Ega dan Danish Sering salip sampai Akhirnya, Finish di Peringkat 5 bagi Veda Ega dan Danish Jadi Juara 1. Bagi Veda Ega, Kehebatan bukan Berarti Keruntuhan Mental saat Tampil Percaya diri di Sirkuit-Sirkuit manapun. Sedangkan, yang Hakim Danish, Kemenangan ini Mewujudkan Mimpi menjadi Kenyataan. Kali kedua Danish masuk Podium Moto3 setelah 31/5 lalu di Sirkuit Mugello, Italia (puas raih Juara 3). Lagu Kebangsaan Malaysia Negaraku sudah dikumandangkan Pertama kalinya saat Hakim Danish layak Rebut Juara 1 Balapan Moto3 (kali Pertama) di Sirkuit Brno. 

Kapan Veda Ega dan Danish masuk Podium lagi di Seri-Seri lainnya di Moto3 kelak? Apakah Juara 1 atau 2 terus menerus di Sirkuit-Sirkuitnya dari Asia (seperti Motegi di Jepang)? Kita Tunggu saja Nanti apabila Kedua Pebalap Serumpun tersebut bisa Bangga karena Masuk Podium lagi di Moto3 kelak. Insya Allah... 

Sabtu, Juni 20, 2026

Kotask Kaffe Co Malang

Sudah Seminggu lalu, Saya dan Semua Saudaranya (kemungkinan Mayoritasnya Mami-Mami?) pergi ke Kafenya yang Cozy Banget se Malang Raya, Pastilah Kotask Kaffe Co Malang. Ini kan Malam Minggu paling Asyik kalau Nikmati Enaknya Kegiatan tersebut.

Kotask Kaffe Co Malang (1)

Kayaknya sih, Kafe ini mungkin Mewah atau Cozy? Wow... Buktinya, Saya Mau Pilih Sebagian Menu-Menunya (setelah Makan NKMI kayaknya).

Kotask Kaffe Co Malang (2)

Kotask Kaffe Co Malang (3)

Walaupun gue Ngantuk, Sempatkan Minum Kopi Susu yang Enak sekali... sekalian Kentangnya... Enak Juga... Ini Pasti Ketagihan Gue... Hehehe...

dan Setelah Puas Makan, Kita Pulang karena Gue bawa Minuman dari Kafe ini dan Saat Mau Sampai Markasku (versi Ngalam), Masya Allah, Tumpah Minumannya di Mobilnya Keluarga Pak Toni... Kasihan deh... (Maafin ya).