Minggu, September 20, 2026

Membedah Pemuatan Foto dari AntaraFoto di Rubrik Wisata dari Koran Jawa Pos (Sunday Magz) dan Jadwal TVRI Nasional (terbaru 2026) di Acara Hari ini dari Koran Kompas

Pembahasan Sebelumnya : KLIK DISINI

Gara-Gara Jadi Penggemarnya TVRI karena efek Tubagus Fiki Chikara Satari jadi Dirut Baru sejak 8/6 lalu, jadi Official Broadcaster Piala Dunia 2026 yang kemarin digelar pada Juni-Juli lalu, Masuk Tembus Top 3 Rating dan Share pas Piala Dunia 2026 kemarin juga, Sering Lihat Video Musiknya ala TVRI yang melegenda yang diputar lewat YT, Sering-Sering Buat Prompt (Edit) Foto/Gambar yang Sebagian besar Presenter-Presenter Perempuannya LPP TVRI (Nasional dan Daerah) yang melepaskan Blazer dan terlihat sepenuhnya Jersey Tim Sepakbola Dunia/Kaos Olahraga sepanjang Agustus-September (semacam Happy Goeritman (Nasional), Garnis Dera (Jatim), Rizkya Amrina (Sumsel), Audra Andari Olinka (Sumut), Sovera Lukas (TVRI Kaltara), Septina Miuty (TVRI Kaltara), Elsa Sabrina (Jogjakarta), Delima Hutabarat (Sumbar), Winda Melantika (Jogjakarta), Amelia Putri (Jabar), Erina Koto (Jatim), Amelia Sitorus (Jatim), Lunggy (Sulteng), Ayu Purnama (Sultra), Selvia Virginia Elma (Sulsel), Agustina Hasti (Jabar), Lenny Hadiawati (Nasional) dan Norma Novicka (Jogjakarta)) hingga sempat Berubah latar (seperti jadi Iklan Parodi) baik di Google Gemini/ChatGPT, Memajang Foto/Gambar Semua Presenter-Presenter dari LPP TVRI (Nasional dan Daerah) kayak Almas Azzahra (Jogjakarta), Briansyah Dewandri (Jatim), Maya Karim (Nasional), dll. (termasuk Presenter dari TV lain kayak Celia Alexandra, Nadila Saleh dan Laura Louise (ketiganya dari tvOne) dan Gambar lama Beberapa Penyanyi legendaris Indonesia yang pernah tampil di TVRI saat itu) di Kamar gue, Mengoleksi Buku Kliping/Album yang Berisi Gambar Semua Presenter dari LPP TVRI (Nasional dan Daerah, termasuk Jadwal TV dulu dan sekarang dan Presenter-Presenter dari Stasiun TV lain), Mengoleksi Foto-Foto Semua Anchor (Presenter)nya LPP TVRI (baik Nasional, World, Sport dan Stasiun Daerah) yang diambil dari Online/Medsos (termasuk dari Stasiun TV lain), Mengoleksi Arsip Jadwal TVRI (plus Stasiun TV lain) di berbagai Koran dari waktu ke waktu (yang rutin didownload via Website MPN atau via EPaper Kompas.id kayaknya), Banyak Akun IG Semua Stasiun/Anchor-Anchor dari LPP TVRI yang sudah difollowing di akun IGku (termasuk akun Tiktokku), Jadi Official Broadcaster Asian Games 2026 (bersama RANS Entertainment dan Vidio) yang sekarang digelar dan Piala Dunia u17 2026 (Qatar) dan Piala Dunia Wanita 2027 kelak tayang (sesuai dengan Official Broadcasternya). Nah, Jika bulan lalu kita Bahas Seputar Pemakaian Jersey Sepakbola/Olahraga bagi Semua Anchor-Anchor dari LPP TVRI, Maka Hari ini kita akan Bahas Bedah Rubrik Wisata (Jawa Pos) yang AntaraFoto dan Acara Hari ini (Kompas) yang Jadwal TV.

2 dari 8 Mitra Kerjanya Komisi VII di DPR RI sejak Oktober 2024 (antara LKBN Antara dan LPP TVRI) pun ikut Menghadirkan Sajian-Sajiannya. di Koran Jawa Pos (dari Surabaya/Jakarta) yang Edisi Minggu (dipanggil Sunday Magz) itu ada Rubrik Wisata yang Isinya Artikel Wisata-Wisata Indonesia yang terus menerus tapi diperkaya Infografis dan Foto-Fotonya tapi ada Kental Budayanya dan diperkaya Foto-Foto dari AntaraFoto. Sedangkan yang Koran Kompas itu ada Pemuatan Jadwal TVRI (Nasional) yang terbaru di 2026 tapi ada di Kolom Acara Hari ini yang hadir Nyaris Setiap hari (dari Senin hingga Sabtu). Jadwal di Koran ini, masih dibawah era Tubagus Fiki Chikara Satari yang jadi Dirut saat ini (seperti yang tadi di awal Pembahasan). Mari Kita Simak Rinciannya:

AntaraFoto di Rubrik Wisata dari Koran Jawa Pos (Sunday Magz) edisi 13/9

Jadwal TVRI Nasional di Koran Kompas edisi 20/6

Jadwal TVRI Nasional di Koran Kompas edisi 18/8

Jadwal TVRI Nasional di Koran Kompas edisi 5/9

Berdasarkan gambar-gambar yang ada diatas tadi, terdapat perbedaan yang sangat mendasar antara foto-foto dari AntaraFoto di Rubrik Wisata dari koran Jawa Pos (Sunday Magz) edisi 13/9 lalu dan kolom Jadwal Siaran TVRI Nasional di Kolom Acara Hari ini dari koran Kompas edisi 20/6, 18/8 dan 5/9 lalu. Perbedaan utamanya terletak pada format, isi visual, dan fungsinya:

1. Format dan Bentuk Konten

  • Koran Jawa Pos Sunday Magz (Mayoritas AntaraFoto di Rubrik Wisata Edisi 13/9 lalu): Kontennya berupa karya fotografi jurnalistik (gambar visual). Foto-foto tersebut secara langsung mendokumentasikan pemandangan alam dan situasi di lapangan dalam bentuk gambar nyata.

  • Koran Kompas (Jadwal TVRI Nasional (era Fiki Satari) Edisi 20/6, 18/8 dan 5/9 lalu): Kontennya berupa teks informatif yang disusun menjadi daftar (berisi jam dan judul acara). Konten ini tidak memuat foto pemandangan atau peristiwa, melainkan hanya elemen tipografi dan logo stasiun TV milik Publik tersebut.

2. Isi dan Topik Informasi

  • Koran Jawa Pos Sunday Magz (Mayoritas AntaraFoto di Rubrik Wisata Edisi 13/9 lalu): Foto-foto jurnalistik tersebut menampilkan kondisi kawasan wisata Kawah Putih, Kaldera Gunung Patuha, Bandung. Visualnya memperlihatkan keindahan lanskap kawah, pepohonan, aktivitas pengunjung/wisatawan, serta mendokumentasikan kondisi air danau yang sebagian mengering akibat kemarau panjang. didominasi oleh Tim Fotografi dari AntaraFoto.

  • Koran Kompas (Jadwal TVRI Nasional (era Fiki Satari) Edisi 20/6, 18/8 dan 5/9 lalu): Jadwal tersebut berisi informasi penayangan televisi nasional (TVRI Nasional) pada tanggal 20 Juni, 18 Agustus, dan 5 September 2026. Fokus isi jadwalnya sangat menonjolkan tayangan olahraga FIFA World Cup 2026 (seperti siaran pertandingan Brasil vs Haiti, Belanda vs Swedia, hingga Jurnal Piala Dunia FIFA 2026) yang disiarkan oleh stasiun TV legendaris Indonesia tersebut, berdampingan dengan program reguler harian seperti Klik Indonesia dan Dunia Dalam Berita.

3. Fungsi dan Tujuan

  • Koran Jawa Pos Sunday Magz (Mayoritas AntaraFoto di Rubrik Wisata Edisi 13/9 lalu): Berfungsi untuk mengilustrasikan artikel pariwisata, memberikan gambaran visual dan bukti pandangan mata kepada pembaca mengenai daya tarik dan kondisi terkini dari destinasi wisata tersebut.

  • Koran Kompas (Jadwal TVRI Nasional (era Fiki Satari) Edisi 20/6, 18/8 dan 5/9 lalu): Berfungsi sebagai panduan waktu bagi penonton (TV guide) untuk membantu pembaca mengetahui kapan acara televisi, khususnya pertandingan Piala Dunia 2026 dan berita nasional, akan ditayangkan.

Singkatnya, rubrik di Jawa Pos menyuguhkan visualisasi alam dari sebuah tempat wisata melalui karya fotografi, sedangkan kolom di Kompas menyuguhkan teks daftar waktu untuk panduan menonton televisi.

Secara konsep jurnalistik, membandingkan Rubrik Wisata (yang Foto-Foto dari AntaraFoto) di Jawa Pos (Sunday Magz) dengan Jadwal Acara TVRI di Kompas (Senin hingga Sabtu) ibarat membandingkan "Jeruk dan Apel". Keduanya memang sama-sama konten yang disajikan untuk pembaca-pembaca setianya Sepanjang hari, tetapi perbandingannya lebih menonjolkan perbedaan fungsi, format, dan masa berlaku yang sangat kontras.

Berikut adalah titik perbandingan antara keduanya:

  • Tujuan dan Fungsi Utama

    • Rubrik Wisata (Koran Jawa Pos Sunday Magz): Berfungsi sebagai jurnalisme gaya hidup (feature/lifestyle). Tujuannya adalah menginspirasi, menghibur, dan memberikan wawasan mendalam kepada pembaca mengenai destinasi liburan.

    • Kolom Acara Hari ini (Koran Kompas): Berfungsi sebagai informasi utilitas (layanan praktis). Tujuannya murni sebagai panduan referensi cepat agar pembaca tidak tertinggal acara spesifik, seperti Program Berita hingga Drama Series.

  • Format dan Pendekatan Visual

    • Rubrik Wisata (Koran Jawa Pos Sunday Magz): Sangat mengandalkan kekuatan visual dan narasi. Foto-foto jurnalistik (seperti dari AntaraFoto maupun Sumber lain yang mayoritasnya dari Online?) menjadi elemen utama untuk membuktikan keindahan atau realitas suatu tempat, didampingi dengan teks deskriptif yang kaya akan detail suasana.

    • Kolom Acara Hari ini (Koran Kompas): Sangat kaku, terstruktur, dan berbasis teks murni (text-heavy). Formatnya hanya berupa daftar kronologis (angka jam dan judul acara) dengan elemen visual yang biasanya terbatas pada logo stasiun televisi.

  • Masa Berlaku Informasi (Shelf-life)

    • Rubrik Wisata (Koran Jawa Pos Sunday Magz): Memiliki umur informasi yang panjang (evergreen). Sebuah ulasan tentang Semua Tempat-Tempat Wisata dari Papua hingga Aceh masih relevan untuk dibaca atau dijadikan referensi liburan beberapa bulan ke depan.

    • Kolom Acara Hari ini (Koran Kompas): Sangat dibatasi oleh waktu (time-sensitive). Daftar jadwal tersebut akan langsung usang dan tidak berguna begitu hari berganti atau acara tersebut selesai tayang. dari dulu sampai sekarang, Jadwal TV ini tetap bertahan di Koran Kompas.

  • Perilaku Pembaca (Reader Experience)

    • Rubrik Wisata (Koran Jawa Pos Sunday Magz): Mendorong pembacaan yang santai dan mendalam (immersive reading). Pembaca biasanya menghabiskan waktu lebih lama di halaman ini untuk menikmati foto dan cerita.

    • Kolom Acara Hari ini (Koran Kompas): Mendorong pembacaan pindai (scanning). Pembaca hanya melihat halaman tersebut selama beberapa detik untuk mencari jam tayang acara yang mereka incar, lalu segera membalik halaman.

Jadi, meskipun keduanya tidak bisa dibandingkan secara sejajar layaknya membandingkan dua artikel berita, keduanya bisa dianalisis sebagai dua bentuk sajian cetak yang memenuhi kebutuhan waktu-waktu yang berbeda: Jawa Pos (Sunday Magz) yang Rubrik Wisata menawarkan pelarian visual dan inspirasi rekreasi dan kebudayaan untuk Indonesia, sementara Kompas yang Acara Hari ini (Jadwal TVRI dan TV lain?) menyediakan informasi praktis untuk manajemen waktu hiburan di rumah.

Itulah Tadi Ringkasan bedah antara Pemuatan Foto dari AntaraFoto di Rubrik Wisata dari Koran Jawa Pos (Sunday Magz) dan Jadwal TVRI Nasional (terbaru di 2026) di Acara Hari ini dari Koran Kompas, Semoga Makin Bermanfaat bagi Pembaca-Pembaca Setianya. 

Sumber : Koran Jawa Pos, Koran Kompas dan Google Gemini

Sabtu, September 19, 2026

Uang pasca Invoice

Baru Setelah Melakukan Invoice dan Transfer Uang bagi Gue (di Bulan ini), Uang kita mau tak mau Boros meskipun rutin Membeli apa-apa. Misalnya Beli Kuota Data sekali bayar tapi Biayanya belum 30 ribu yang terjadi 2 hari sebelumnya (pas Tragedi Internet bermasalah gitu). Nah, Jadi, Kalau Uang yang jadi Hemat pasca Invoice, It's Ok... Jangan Membazir gitu... 

Selasa, September 15, 2026

Garasi Print Kosong Kembali

Sejak Beberapa Hari Kemarin, Garasi Print Shop yang letaknya sekompleks dengan Markasku (Jl. Kedungsari 333 Mojokerto) jadi Sepi lagi seperti sebelum Mei 2025 silam (sebagaimana dari Pembahasan sebelumnya?). Padahal Bryan sudah dipecat akibat Pindah Kerja ke Luar Jawa-Bali-Nusra. Semestinya, Toko Cetak ini harus bertahan walaupun di Cap Kesepian Kayaknya. Kali Terakhir terjadi sekitar April/Mei 2025 silam, dimana Mas Edo pasti dipecat total dan Sempat Comeback pada Mei 2025 silam juga. dan dipastikan, Garasi Print Shop milik Grup Warung Marung Heritage jadi Full Sepi setelah sejak kurang lebih 3 tahun beroperasi (2023). Apakah ini Kemungkinan Bangkrut atau Tidak ya? Semoga tidak akan Bangkrut di Tempat ini dan Doakan, Agar Orang Barunya bakal siap Bekerja sebagai Penerus-Penerus yang lama, Amin Yra...

Senin, September 07, 2026

Soto Daging yang Semakin Enak

Kemarin, Hari Minggu Makannya Soto Daging (belum Tahu Nama Belakangnya, Lupa). Kan bisa Nikmati Bagi Semua Keluarga. Gue Melahapnya tapi ada Nasinya gitu, Lengkap dengan Sambal, Kecap dan dikasih Jeruk Nipis segala. Setelah Lahap, Jadi Enak Sotonya. Bukan Hanya di Pagi hari, Tapi di Waktu Siang, Juga Makan yang Sama... dan Semestinya Tidak dikasih Kecap gitu... Hehehe...

Jumat, September 04, 2026

Lirik Lagu Jamal Mirdad - Jamilah

Du-duh, aduh, JamilahGadis ayu anak Pak LurahAduh, manisnya
Dia pandai berdandanDia cantik sekaliDia juga pandai mengaji
Du-duh, aduh, JamilahTiap pagi pergi ke kaliRajin sekali
Lewat depan rumahkuKutegur dia maluSambil menunduk dia tersipu
Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Kau gadis ayu (Jamilah gadis ayu)Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Engkau kutunggu
Ah, aku mau MelamarmuBulan depan kita ke penghulu
Du-duh, aduh, JamilahAbang sungguh tak sabar menungguHatiku rindu
Senyum manis bibirmuYang menggoda hatikuHatiku rindu, rindu padamu
Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Kau gadis ayu (Jamilah gadis ayu)Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Engkau kutunggu
Ah, aku mau MelamarmuBulan depan kita ke penghulu
Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Kau gadis ayu (Jamilah gadis ayu)Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Engkau kutunggu
Ah, aku mau MelamarmuBulan depan kita ke penghulu
Bulan depan kita ke penghuluJamilah




Kamis, September 03, 2026

Pak Bambang oh Pak Bambang

Baru-Baru ini, Mushollaku (Al Amin), Pak Bambang sering jadi Muazin Adzan terus menerus (Saban hari), kan terutama tugasnya jadi Muazin di Dzuhur, Ashar, Maghrib dan Isya. Yang Waktu Subuhnya, Bukanlah Pak Bambang yang Melakukannya, melainkan Pak Jon atau A. Latif. Semestinya, yang Waktu Jumatnya itu, Subuh Muazinnya Pak Jon, Ashar mesti ada Pak Bambang jadi Muazinnya, Maghribnya masih Pak Bambang dan Isyanya masih Pak Bambang juga. Yang Akhir Pekan, Pak Jon masih Muazin Subuh, Dzuhur mesti Gonta Ganti sang Muazin (kadang Pak Bambang, kadang Pak Sabron), Asharnya tetaplah Pak Bambang, Maghribnya kadang Pak Jon atau Pak Bambang dan Isyanya kadang Pak Bambang atau lainnya. Yang Waktu Hari Minggu, Pak Bambang terus menerus jadi Muazin Adzan di Dzuhur, Ashar, Maghrib dan Isya, tapi Minggu Subuhnya Pak Jon jadi Muazinnya. Wah Wah... Waktu Maghrib/Isya (kemungkinan tergantung Jadwalnya), Pak Bambang memang Jadi Muazinnya Setiap hari... Walaupun gue ke Mushollaku (terutama di Jumat), kan Semestinya Ikut Pujiannya Pak Bambang dan Layak seperti Backing Vocal dan Saya Beriqomah untuk Menggantikan Pak Bambang (terutama di Jumat Juga). Yang Waktu Jumat Subuhnya, Setelah Pak Jon Lantunkan I'tiraf 3x dan Iqomah Subuh, Waktu Sholat Subuh dilakukan, Imam Subuh semestinya Sering Baca Surah Al Ghasyiyah (atau Al Ala) di Rakaat Pertama dan Surah Al Jumuah (atau At Takatsur) di Rakaat Kedua. Yang Sering Baca Al Ala dan At Takatsur di Jumat, kan bisa bisa terus menerus, Ga Pa Pa. Yang Waktu Jumat Sore setelah Asharnya, Kan Bocil-Bocil melakukan Sholawatan. Yang Lantunannya Ya Robbi Sholli Ala Muhammad (nadanya sama seperti Sepohon Kayu) dari Bocil-Bocilnya Musholla Al Amin, Durasinya kan Agak Panjang yakni lebih dari 5-6 menit (kemungkinan Sebagaimana dari Pembahasan Sebelumnya?), Gila kan... Masya Allah... dan Waktu Jumat Malam Sabtunya (atau Jumat Setelah Maghrib), Kemungkinan ada Pengajian Rutin yang Bahas Tafsir Al Baqarah terus menerus (kemungkinan Sebagaimana dari Pembahasan Sebelumnya?). Tapi, Kalau tidak ada Pengajian Rutin di Mushollaku, ga pa pa... Ok Kan... Yang Hari Sabtu-Minggu, Subuhnya Pak Jon Melantunkan Antasalam Sampai 5-6x setelah Adzan Subuh (Saban Sabtu) dan Melantunkan Allahumma Sholli wa Salim ala Sayyidina wa Maulana Muhamaddin (nadanya sama seperti I'tiraf) Sampai 3x setelah Adzan Subuh (Saban Minggu), Dzuhur, Ashar, Maghrib dan Isya, Pak Bambang jadi Muazin Adzan 4x Sehari terus menerus! Masya Allah, tapi harus bergantian dengan Muazin-Muazin lain di Musholla ini, Masya Allah... 


Rabu, September 02, 2026

Gangguan Internet Terjadi (lagi) di Markas Gue

Tadi, Tengah Malam (setelah gue Bangun tidur), di Markasku ada Gangguan Internet yang Wifi (MyRepublic) setelah 9 Bulan Pasang. Masya Allah, yang di Laptopnya masih "No Internet Secured" dan di Smartphone memunculkan teks "Tidak ada Internet". Aduh, Internet di Markas gue Jadi Gangguan yang Lumayan besar... tapi kan Masih Belum Bayar atau Bagaimana? Walaupun ada Gangguan ini, mengingatkan kita pada Desember Tahun lalu dan Februari lalu, Dimana, Markasku sedang terjadi Gangguan Internet membesar. Saya Rasa Kalau ada Terjadi Gangguan ini, Jangan Parah-Parah, bersifat Sementara. Nah, Kita Harus Wait and See dulu. Jika Kelamaan, Kita Ganti yang Alternatif saja, bisa HotSpot, bisa Kuota Internet dengan Cukup (tapi jangan Habis Kuota lho). dan Semoga, Gangguan Internet akan teratasi dan Kembali mengakses Internet seperti dulu, Insya Allah...