Jumat, Januari 09, 2026

Antara Weekend Magz Baca Besok di Jawa Pos, Edisi Akhir Pekan dan Perubahan di 2026 di Kompas dan Hilangnya EPaper Sabtu-Minggu di Media Indonesia

Salam Jumat Berkah! Tadi, 2 Postingan Yang Kemarin-Kemarin Sudah Hapus! Yang Sebagian Besar Pembahasan-Pembahasan Koran Sepanjang Tahun lalu (2025) pun mesti dihapus! Nah, Sekarang, Kita Bahas Postingan Blog tentang Koran yang Baru nih di Tahun 2026.

di Tahun Kuda Api ini, 3 Koran Favorit gue (Jawa Pos, Kompas dan Media Indonesia) semestinya Masih ada di Tengah era Disrupsi Digital dan Kehilangan Koran-Koran yang Edisi Minggu. di Koran Jawa Pos, ada Tulisan "Weekend Magz Baca Besok" di Halaman 1 Edisi Hari ini (Jumat) yang Menampilkan Teaser Materi Utama untuk Edisi Sabtu Besok (termasuk Sejumlah Rubrik-Rubrik yang bertahan), Sedangkan, Koran Kompas ada Edisi Akhir Pekan yang dibilang Kemasan Baru khusus Setiap Sabtu dan adanya Perubahan untuk Sajian di Tahun ini dan Satu lagi, Koran Media Indonesia pun kini Menghilangkan Edisi Sabtu-Minggu versi EPaper. 


Jawa Pos dengan "Weekend Magz Baca Besok" dan Sajian-Sajian lain


Setiap Jumat di Sampul Depan (Headline) Koran Jawa Pos, ada Tulisan "Weekend Magz Baca Besok!". Kayaknya ini adalah Teaser Materinya untuk diterbitkan Besok alias Sabtu (Kalau Edisi Sabtu kemungkinan pakai Kata Sunday Magz Baca Besok gitu). Bukan Cuma Tulisan untuk Teaser Edisi Sabtu di Koran ini, Tapi ada Rubrik-Rubrik yang Variatif sekali, ada Opini/Jati diri, Nasional/Internasional, Ekbis/Finansial, Kementerian (Kabinet Merah Putih), Iklan Jitu, Sportainment, Show-Selebritis, Jatim, Metropolis, dll. Sedangkan untuk Paket Edisi Akhir Pekan (antara Edisi Sabtu dan Edisi Minggu), Rubrik-Rubriknya tak kalah menarik tapi Menginspirasi, Menghibur, Memberi Positif, Menyentuh Hati dan Mencerdaskan, Seperti Cerpen (Setiap Sabtu), Lensa yang menampilkan 3 Foto terpilih (Setiap Sabtu), Wisata (Setiap Minggu) yang Isinya Info Wisata dan Budaya di 38 Propinsi di Indonesia (atau Belahan Dunia sekalipun) yang diperkaya Foto-Foto yang dijepret tim Fotografi Antara, tim Jurnalis Jawa Pos Media Group (seperti Jawa Pos Radar Mojokerto), dll., Film (Setiap Minggu) yang Memuat Resensi 1 Film, What's On Social Media (Setiap Minggu) yang Memuat Berita Hiburan dan Ringan-Ringan lainnya (lebih Viral) yang diintisari dari Website Berita dan Medsos, Golf (Setiap Minggu, bagian dari Sportainment) yang Memuat Informasi Seputar Golf, dll. Jawa Pos yang Edisi Minggu saja serasa seperti Koran-Korannya dari Keluarga Tribun Network kan, terutama di What's On Social Media. di Tahun ini, Salah satu Koran terkenal dan terbesar di Surabaya/Jatim tersebut pun Pertahankan Semua Rubrik-Rubriknya Setiap hari, tapi ada 1 lagi, menggandeng Pengadilan Tinggi Agama Surabaya yang telah diteken Kerjasama. 

Artikel Kolaborasi PTA Surabaya dan Koran Jawa Pos

Kemarin, Jawa Pos sudah resmi berkolaborasi dengan PTA Surabaya! Tujuannya Guna Mewujudkan kepastian Hukum bagi Ketahanan Keluarga. Kolaborasi ini Sudah ditandatangani MoU, Mantap! 


Kompas Edisi Akhir Pekan dan Perubahan di Tahun ini

Tampilan Sampul Koran Kompas Akhir Pekan Edisi Perdana (3/1)

Sejak Hampir Seminggu lalu (3/1), Koran Kompas Edisi Sabtu pasti "Agak Laen", tapi dibilang Kemasan Baru. Ya, diberi Nama "Edisi Akhir Pekan". Semestinya Koran yang terkenal sejak 28 Juni 1965 tersebut pun Jadi Memasak seperti Edisi 12/12 Tahun lalu (2025). Jika di Jawa Pos ada "Weekend/Sunday Magz", maka di Koran Kompas ada Edisi Akhir Pekan khusus Setiap Sabtu. Isinya adalah Rubrik-Rubrik yang menginspirasi juga dan mendalam untuk Konten-Kontennya, pasti Makin Leisure, Makin Berisi dan Makin Bergizi untuk Koran ini. Mengawinkan antara Konten Berita Reguler Edisi Sabtu yang Tulisan-Tulisan dari Berbagai Jurnalis yang paling Mendalam dan Konten asli Edisi Minggu (baik yang bertahan dan dikembalikan). Seperti Kelana (pesaingnya Rubrik Wisata dari Koran Jawa Pos Edisi Minggu), Kenang Rasa (pesaingnya Rubrik Food dari Koran Jawa Pos Edisi Minggu), Nada (pesaingnya Rubrik Musik dari Koran Jawa Pos Edisi Minggu), Cerpen (serentak sama Jawa Pos Edisi Sabtu), TTS (serentak sama Jawa Pos Edisi Sabtu), Catatan Analisis Budaya (Contohnya kayak Ahmad Najib Burhani dari unsur Muhammadiyah), Jadwal Siaran TV, Rubrik Weekend (isinya Info Restoran, Hotel dan Gaya Hidup lain), dll. Oh Ya, ada Iklan-Iklannya pun bisa dimuat! Tebalnya pasti 20 Halaman (setara dengan Ketebalan Koran Jawa Pos Edisi Minggu) dan Memecah 2 Seksi Koran, Seksi 1 adalah Rubrik-Rubrik yang Serasa Edisi Minggunya dan Seksi 2 adalah Sisa-Sisa dari Edisi Sabtu yang isinya Berita Mendalam (termasuk Foto Pekan ini). Koran ini Berasa Nostalgia kembali ke Masa silam lah. Kan hanya beredar Setiap Sabtu dengan Harga Rp. 17.000,-/Koran untuk Wilayah Pulau Jawa dan Rp. 18.000,-/Koran untuk Wilayah Luar Pulau Jawa. Koran ini semestinya tersedia baik Cetak dan EPaper (via Website/Aplikasi Kompas.id). Bisa diperoleh lewat Agen/Loper Koran terdekat dan di Toko Gramedia di Seluruh Indonesia. Tidak Cuma di Agen/Loper/Toko Gramedia, tapi bisa diperoleh di Shopee, Tokopedia, Tik Tok Shop dan Website Gerai Kompas. Untuk yang di Gerai Kompas, harus Bayar dulu dengan Biaya Rp. 68.000,- untuk Langganan 4 Edisi Sekaligus atau cuma Kisaran Rp. 160.000,- (8 Edisi) hingga Rp. 400.000,- (24 Edisi). dan Ingat, Koran ini Tak Melayani Pengiriman di Prabumulih, Kepulauan Seribu (Jakarta), Pacitan, Pasuruan, Probolinggo, Jembrana (Bali) dan Karangasem (Bali) (menurut Info di Website Gerai Kompas). dan Kemungkinan akan Menjadi The Next "Tabloid Citra (1990-2004)", "Majalah Xy Kids (2003-2018)", "Tabloid Bola (1984-2018)", "Tabloid Nova (1988-2022)", "Tabloid Soccer (2000-2014)" dan "Majalah Jakarta-Jakarta (1985-1999)". Keenam Nama Jenama Media Cetak milik KG dulunya ada di pasaran, Sekarang tak ada lagi. Saya Pilih yang lewat Pesanan via Agen Koran Diva-Tamin Mojokerto daripada lewat Lokapasar, mantap juga kan. Selain yang Edisi Akhir Pekan yang Biasanya hadir Setiap Sabtu, Edisi Minggu pun "Agak Laen" juga! Jangan Sedih Pembaca-Pembaca Setia Kompas, Setiap Minggu, Koran ini tetap Terbit tapi dalam Format Digital sepenuhnya (alias EPaper) via Kompas.id bukan lagi dalam Format Analog alias Cetak (setara dengan Media Indonesia Edisi Sabtu-Minggu jadi versi EPaper sepenuhnya juga pada era 2024-25). 

Tampilan Sampul Koran Kompas Minggu Edisi Perdana jadi EPaper Sepenuhnya (4/1)

Isinya kan Sedikit Beda (tapi Sama) seperti Edisi Senin hingga Jumat (tapi diselipkan Rubrik Weekend dari Edisi Sabtu dan tidak ada Jadwal Siaran TV maupun Iklan). Sejak Kehadiran Edisi Sabtu Kemasan Baru yang Isinya "Para Mantan" Minggu dan Edisi Minggu jadi Full EPaper, Koran Kompas pun ada Perubahan, Perombakan dan Teranyar di 2026, kayaknya sih Rasanya seperti Kembali ke Masa silam! Mulai dari Rubrik Sudut Pandang yang awalnya ada di Edisi Minggu berpindah ke Edisi Jumat, Karikatur "Joni dan Poni" yang Biasanya Setiap Sabtu kini pindah ke Edisi Rabu, Menghapus "QR Code" di Sampulnya, Nama "Firman Noor" mulai muncul di Catatan Analisis Politik di Edisi Kemarin (8/1), Mempertahankan Jadwal 10 Stasiun TV Nasional/Lokal (ada TVRI Nasional, SCTV, Metro TV, Trans TV, Trans 7, TV One, Jak TV Jakarta, Kompas TV, RTV dan BTV) dan Kehilangan 2 Rubrik di Penghulu Hari (alias Jumat) baik Geliat Kota dan Sawala. Yang Sampulnya di Tahun ini (setelah Sewindu Berganti Tampilan total), Serasa bak Nostalgia kembali ke era 90an-2000an, Masya Allah... 

Tampilan Sampul Koran Kompas Edisi Perdana di 2026

Ini Mungkin adalah Gebrakan dan Inovasinya Koran Kompas di 2026 dibawah Pemimpin Redaksi yang Bernama A. Haryo Damardono (sejak 1 Mei tahun lalu). Selain Yang Edisi Akhir Pekan untuk 2026, Gebrakan dan Inovasi lainnya yang pernah dilakukan oleh Beliau sejak jadi Pemred baru Koran tersebut, Seperti Menghadirkan Sisipan Tabloid Khusus Pendidikan Turki (berkolaborasi dengan Salah satu Koran terkenal dari Turki) pada Edisi 5/6 Tahun lalu, Menerbitkan Edisi Khusus 6 Dekade Kompas setebal 60 Halaman yang bisa di Pre Order pada Juni Tahun lalu, Memperkenalkan Karikatur si Joni dan si Poni, Menerbitkan Edisi Khusus HUT RI ke 80 setebal 80 Halaman yang bisa di Pre Order juga pada Agustus Tahun lalu, Mengembalikan Jadwal Siaran Metro TV di Koran Kompas setelah bertahun-tahun vakum pada 9/9 Tahun lalu, Memperkenalkan KompasONE, Mengembalikan Tabloid Bola (setelah bertahun-tahun tak beredar) lewat Edisi Khusus setebal 40 Halaman yang Isinya Geliat Timnas Indonesia dan Kualifikasi Piala Dunia yang bisa di Pre Order juga pada September-Oktober Tahun lalu, Menghadirkan Rubrik spesial Khusus Budaya "Sawala" yang hadir Setiap Jumat tapi berkolaborasi dengan Kemenbud RI, Menghadirkan Rubrik spesial Iklan Pendidikan "Akademi", Memberitakan Pemerintahan era Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Rakabuming Raka serta Kabinet Merah Putih yang mendominasi sejak dari era Pemred terdahulu (Sutta Dharmasaputra), Menghadirkan Liputan Masyarakat Adat sejak 20/11 Tahun lalu, Memberitakan Seputar Bencana Alam besar di 3 Propinsi di Sumatra (Aceh, Sumut dan Sumbar) yang terjadi pada Akhir Tahun lalu tapi Langsung Mendongkrak dan Menghadirkan Edisi Jurnalisme Data yang Hutan Sumatra Lenyap pada 12/12 Tahun lalu yang lengkap dengan Sampul Khusus berbahan Kertas Tembus Pandang (alias Kalkir) untuk Melindungi Sampul berbahan Kertas Koran dan Langsung jadi Perbincangan Hangat di Semua Medsos. 

Tampilan Sampul Koran Kompas Edisi Khusus 6 Dekade (2025)

Tampilan Sampul Koran Kompas Edisi Jurnalisme Data Hutan Sumatra Lenyap (2025)

dan Rencana Kedepannya ada Gebrakan baru yang kemungkinan kelak siap di Tahun Kuda Api 2026, mulai dari Kehadiran Kompas Profesional khusus Sektor Mining yang siap hadir di Januari ini, Menerbitkan Edisi Khusus Ramadhan/Lebaran 1447H/2026M yang Ukurannya Tabloid tapi vibenya seperti Tabloid Citra yang dulunya ada di era 90an-2000an (kemungkinan Terbit pas Bulan Puasa tapi bisa di pre order lewat Online dan Offline), Menerbitkan Edisi Khusus Panduan Piala Dunia 2026 yang Format 100% Koran tapi isinya Profil 48 Tim hingga Kilas Balik Piala Dunia sebelumnya (kemungkinan Terbit sekitar Mei/Juni tapi bisa di pre order lewat Online dan Offline juga) dan Liputan Khusus Piala Dunia 2026 yang akan hadir mulai akhir Mei hingga sekitar Pertengahan/Akhir Juli nanti. Insya Allah, Koran Kompas di 2026 bisa Memasak lagi kayak yang Edisi 12/12/25 lalu dan Edisi Akhir Pekan yang hadir sejak 3/1 lalu. 


Kehilangan Edisi Sabtu-Minggu di Media Indonesia

Tampilan Sampul Koran Media Indonesia Edisi Perdana di 2026

Media Indonesia di 2026, Benar-Benar menyisakan 5 Edisi 5 Hari (dari Senin hingga Jumat), Akibatnya adalah Menguburkan atau Menghilangkan Edisi Sabtu-Minggu dalam Format Digital (EPaper). Kayaknya sih, dibilang yang Terakhir malah Bukan Berakhir, Meskipun Semua Konten-Konten Sabtu dan Minggu ala Media Indonesia dipastikan "Hijrah" ke Edisi-Edisi selain Akhir Pekan, misalnya Tradisi Lisan dan Foto yang bisa dimuat Setiap Jumat, Catatan Tendangan Bebas dari Suryopratomo (Mantan Pemred Koran Kompas era 2000-2008 dan Mantan Dirut Metro TV era 2017-2020) yang kini hadir Setiap Jumat (bukan lagi Setiap Sabtu) dan Opini yang Bertambah Frekuensi sampai 2 Halaman. Yang Info Program Acara Metro TV di Koran ini (mirip dengan Info Program Acara RCTI/Jawa Pos TV di Halaman Televisi/Kolom Acara TV di Koran Jawa Pos Edisi Minggu era 2024-25) tetap ada Meskipun terjadi Perubahan untuk Koran MI di Tahun ini. Oh Ya, untuk Konten Catatan Khasnya Edisi Sabtu-Minggu dari Koran Media Indonesia kemungkinan bisa pindah ke Website Resminya atau Platform Medsosnya, kan Semestinya Koran yang Terkenal sejak 19 Januari 1970 tersebut siap Bertransformasi Digital! Kini, Tak ada lagi Koran Digital Edisi Sabtu-Minggu untuk Media Indonesia di Tahun ini, Kemungkinan pasti diterbitkan Setiap Senin hingga Jumat dalam Format Cetak dan EPaper. 


Koran Lainnya (selain JP, Kompas dan MI)

Lain 3 Koran Favorit gue, Lain Pula dengan Koran-Koran lainnya untuk Tahun ini. Kayaknya sih, 5 dari 20 Jenama Koran Daerah dari Keluarga Tribun Network (Anak Perusahaan KG) tak ada lagi Edisi Minggunya dari sejak Akhir tahun lalu, Seperti Warta Kota, Surya, Sriwijaya Post, Tribun Sumsel dan Tribun Bali. Masya Allah, Hari Minggu kok Ga ada Warta Kota sama Surya ya? Mungkin tak ada lah... Yang 15 dari 20nya kan Masih Terbit di Edisi Minggu (seperti Tribun Jateng, Tribun Jogja, dll.). Sementara itu, Koran Pikiran Rakyat dari Bandung bakal siap-siap Menyongsong 6 Dekade Kelahirannya pada 24/3 nanti, Koran Suara Merdeka dari Semarang yang Masih Beredar Setiap hari untuk Korannya, Koran The Jakarta Post yang Terkenal sebagai Koran dengan Harga termahal karena Isinya Bahasa Inggris terus (sekelas Koran-Koran dari luar negeri kayak Arab Saudi dan Malaysia yang pakai Bahasa Inggris sepenuhnya) dan Satu lagi, Koran dari Kota gue, Jawa Pos Radar Mojokerto bakal juga siap-siap menyongsong Usia Perak pada 1/3 nanti, Insya Allah! 


Tahun 2026 memang Tahunnya sebagian kecil Jenama-Jenama Koran yang Edisi Minggu sudah terkubur (hanya menyisakan nama Jawa Pos, Suara Merdeka, Tribun Jabar, Tribun Jateng, dll. yang Masih Beredar di Hari Minggu). Ini Usaha kita untuk Koran-Korannya masih ada lho. dan Semoga saja, terus Langgeng untuk Semua Jenama-Jenama Korannya di era Disrupsi Digital dan Ai. 

Jumat, Januari 02, 2026

Top 5 Presenter TV Berita Terbaik Sepanjang 2025 (Update, Revisi)

Ini Jumat Perdana di 2026 (Sekaligus Postingan Blog Perdana di 2026), Nah, Kalau Senin Lalu (29/12/25), Sempat dibuat Postingannya yang Awal dan Kini sudah dihapus dan Hari ini, dibuat yang Baru dengan Sebagian Perubahan. 

Nah, Mari Kita Simak Deretan 5 Presenter TV Berita TV terbaik Sepanjang Tahun 2025 lalu.

Kalau Anda Dulu, di Zaman Majapahit (alias Masa silam), kita Kenal nama-nama lamanya yang dirindukan Para Pemirsa-Pemirsa Setianya, Mulai dari Anita Rahman, Yan Partawijaya, Dian Budiargo, Tengku Malinda, Adolf Posumah, Zsa Zsa Yusrayahya, Helmi Johannes, Desi Anwar, Ida Parwati, Jeremy Teti, Ira Koesno, Sofia Ranti, Anita Firdaus, Arief Widoseno, Dwi Anggia, Alfina Damayanti, Agung Izzulhaq, Najwa Shihab, Virgie Baker, Prita Laura, Fessy Alwi, Daisy Weku, Mendiang Andi Djarot, Grace Natalie, Prima Alverina, dll. Generasi Sekarang Sudah Berubah, Apalagi Mayoritasnya Sebagian Kecil Gen X (alias Senior, kelahiran 1965-1980), Sebagian Kecil Anak Millenial (kelahiran 1981-1996) dan Sebagian Besar Gen Z (alias Junior, kelahiran 1997-2012). Sepanjang Tahun lalu (2025), Presenter-Presenter TV Berita saja didominasi Millenial-Gen Z yang dipadukan. Ada yang Auuuhhh, Ada yang Sering nongol nyaris Setiap hari di Sore, Ada yang Kadang-Kadang Olahraga dan Bukan Olahraga, Ada yang Setia sejak dulu dan Ada yang Pernah jadi Influencer dan Model Iklan. Kelima Namanya adalah Valentinus Resa yang sering Muncul di MNL Setiap Senin hingga Jumat Malam di Metro TV, Nadilla Saleh yang rutin Nongol di Kabar Petang Setiap Senin-Selasa(?), Jumat hingga Minggu (kemungkinan Setiap hari terus, Gila), Renie Arumsari yang biasanya rutin di Sebagian Program-Program Berita dari iNews, Adisty Larasati yang bikin Seru jadi Presenter Kompas TV sejak dulu dan Akhir Sekali, Adinda Putri yang Biasanya Nongol di 2 Stasiun TV milik Enggartiasto Lukita (B Universe). Kelima Presenter ini Mampu Menyaingi Nama-Nama lainnya seperti Rina Nose di D'Academy 7, Jirayut di Program Acara yang Sama, Surya Insomnia di Program Acara Arisan, dll. Ini Dia Deretan 5 Presenter TV Berita TV terbaik di Tahun 2025.

P/S : Dilarang Memposting/Menambah Sebagian Foto-Foto yang Presenter TV Berita (Indonesia) versi Berdasarkan Hasil Prompt AI di Google Gemini. 


01. Valentinus Resa (Metro TV)

"Auuuhhh..." Itulah Kalimat yang diucapkan Sang Presenter Berita Terganteng se Indonesia, Valentinus Resa lewat Acara Meet Nite Live (MNL) di Metro TV. Nama Valentinus Resa masih jadi Ok sejak masuknya Beliau ke Metro TV pada 2011 silam. Valentinus Resa merupakan Alumni IISIP Jakarta angkatan 2004 dari Konsentrasi Ilmu Jurnalistik. Saat Menjadi Jurnalis dan Presenter Metro TV, beliau pun Banyak Tugasnya, Meliput Sean Gelael di Tahun 2014-2018, Kemudian jadi Presenter Program Berita Olahraga di Tahun 2011-2024 hingga Jadi Presenter Berita Utama (Prime Time News/Breaking News/MHI) di Tahun 2020-2025. dan Kini, Menjadi Presenter Meet Nite Live sejak 20/2 Tahun lalu. Gara Gara MNL Fenomenal, Tidak Mampu Kalah dari Saingannya (Semisal D'Academy 7 yang jadi Penghulu Segala Acara TV Sepanjang Tahun 2025). Buat "Auuuhhh" Mania (fansnya Metro TV/MNL), Jangan Lupa, Saksikanlah Valentinus Resa lewat MNL pada Senin hingga Jumat Malam. 


02. Nadilla Saleh (TV One)

Setiap Jumat hingga Minggu (atau Senin-Selasa dan Jumat hingga Minggu) Sore di Layar TV One ada Nadilla Saleh yang rutin Nongol di Program Kabar Petang? Wah... Semakin Cantik nih Presenter TV Berita Muda yang kini berumur hampir 25 tahun, Kan ini adalah News Anchor yang "Junior" Banget! Dia Adalah Ratnadila Muhammad Saleh Tuanan Al Faroeq alias Nadilla Saleh. dilahirkan Pada 18 Oktober 2001. Mengawal Karirnya Sebagai Model Perempuan Papan Bawah (tapi Muda) dan Jadi Duta Bahari Malut dan Pernah Mengikuti Program Kapal Pemuda Nusantara 2019 Menggunakan KRI Tanjung Rambani 971. Lalu, Sudah Menyelesaikan Pendidikannya di Jurusan Komunikasi dan Media di Universitas Esa Unggul Pada 2022 silam dan Menjadi Jurnalis/Presenter TV One sejak awal 2023 silam setelah Gelar Sarjana/Meninggalkan Kampus. Bukan Cuma jadi Jurnalis/Presenternya, tapi Sebagai Wakil Maluku Utara di Ajang Puteri Indonesia 2024. di Tahun 2024, Beliau pun Ikut Prihatin atas Kematian 2 Jurnalis TV One akibat Kecelakaan Besar di Tol Pemalang KM 315 pada 31 Oktober 2024 silam. di Tahun 2025, Nama Nadilla Saleh mendominan di Program Berita TV One sebagai Presenter Berita yang difavoritkan Semua Anak Millenial dan Gen Z, mulai dari Presenter Kabar Hari Ini, Apa Kabar Indonesia Siang/Akhir Pekan, Kabar Petang dan Kabar Utama. Oh Ya, Juga Memandu Program Spesial dari TV One saat Akhir Tahun lalu, yakni Catatan Akhir Tahun 2025 yang Episode Terakhir (Bencana Alam). di Program Kabar Petang, Nama Beliau pun rutin Nongol Setiap Jumat, Sabtu dan Minggu, tapi ditingkatkan hingga Senin/Selasa/Rabu/Kamis. Punya Jam Terbang Tinggi sebagai Presenter dan Reporter dari Stasiun TV yang dibilang "Adiknya ANTV" tersebut, tak Heran jika Kemampuan Public Speakingnya Banyak menuai Pujian dari Pageant Lovers. Oh Ya, Namanya Beliau kan sejajar dengan Nama-Nama Presenter/Jurnalis Muda lain yang ada (di TV One), ada Zincka Neyla, Fatimah Albar, Laura Louise sampai Felicia Amelinda. Nama Nadilla Saleh yang rutin Nongol di Kabar Petang nyaris Setiap Hari (Senin-Selasa dan Jumat-Minggu?) dan Kabar Utama (kadang), Kemungkinan bisa disandingkan Dengan Nama-Nama Bintang lain yang Lahir di 2001, ada Yazmin Azis (Penyanyi Malaysia), Tracie Sinidol (Pemeran Malaysia), Alya Iman (Pemeran Malaysia), Meerqeen (Pemeran Malaysia) dan Lee Kang In (Pesepakbola Korea). Ya, Kalau Anda Suka Nadilla Saleh, Saksikan Kabar Petang di Sore Harinya (atau Kabar Utama di Malam hari) dan Kepo di IG atau TikTok Nadilla Saleh.


03. Renie Arumsari (iNews)

Siapa Renie Arumsari? Ia adalah Presenter Berita GTV dan iNews yang berasal dari Jogjakarta. Sebelum Jadi Presenter 2 TV dari Geng Kebon, Beliau pernah Menari dan Masuk Kuliah dari Masa Kecil hingga Saat Kuliah, Kemudian Muncul jadi Pemeran di FTV pada 2018-19, kemudian menjadi Peserta Miss Tourism World Indonesia 2019 dan Meraih Gelarnya. dan Kini, Menjadi Presenter TV Berita untuk GTV dan iNews sejak Beberapa Tahun terakhir (sekitar 2022?). GTV yang duluan (2022-2025), dan kini Menjadi Presenter iNews secara Permanen per 2025 setelah Meninggalkan Stasiun "Kakaknya" iNews tersebut setelah 3-4 tahun. Saat Beliau jadi Presenter iNews (sejak 2025), rutin Membawakan Program-Program Acaranya, Yakni iNews Sport (sejak Mei 2025), iNews Sore, iNews Malam, iNews Terkini dan iNews Prime. Cantiknya si Renie Arumsari di Program-Program Berita iNews yang rutin Nongol... Oh Ya, Lupa, si Cantik Renie pun Sudah Berkawin dengan Salah Satu Pria yang belum tahu Namanya. Kalau Mau Kepo si Renie, Yuk Ikuti Akun Medsosnya Renie Arumsari dan Tonton si Renie di iNews Channel Digital LCN 31 di Kota-Kota anda.


04. Adisty Larasati (Kompas TV)

Nama Adisty Larasati sudah Setia sama Kompas TV sejak 1 Dekade terakhir saat Menyongsong Ganti Frekuensi Khusus di Jakarta (saat itu masih TV Analog belum ada Digital). Ya, Namanya ini berawal dari Jurnalis Pemula sebagai Reporter, Kemudian jadi Presenter untuk Program-Program Acaranya. Nah, Kini di Pagi Harinya, rutin Nongol dalam Sapa Indonesia Pagi yang Hadir 5x Seminggu (Senin hingga Jumat). Selain yang Sapa Indonesia Pagi, Pun juga Nongol di On Point di Youtube Kompas TV.


05. Adinda Putri (BTV/BeritaSatu News Channel)

Yang Terakhir Adalah, Adinda Putri. Sosok ini Bukan cuma jadi Influencer atau Model Iklan, Tapi menjadi Presenter Berita yang Biasanya ada di Berita Kriminal (dulunya Catatan Kriminal sama Saksi Mata pas Awal-Awal Kehadiran BTV). Program ini Sudah Tayang sejak 1/12 lalu lewat Layar BTV dan BeritaSatu News Channel (versi Baru). Kecantikannya Salah Satu Perempuan yang Lahir di Surabaya pada 19 November 1996 tersebut bikin Penasaran kalau saat Membawakan Berita-Berita Kriminal dan Investigasi Aktual dari Indonesia. Oh Ya, Sekedar Informasi, Nama Adinda Putri mengawal Karirnya Sebagai Peserta Kontes Kecantikan, Kemudian Jadi Model Iklan hingga Menjadi Pemeran! ia Adalah Pengagum Najwa Shihab. di Tahun 2017, Beliau Jadi Presenter Program Berita Jatim di TVRI Jatim. Oh Ya, Sempat Juga jadi Pemeran Series Berbahasa Jawa Timuran yang Pernah Tayang di SCTV pada saat itu. dan Pada 2025, kini Beliau Pindah ke BTV (sekaligus BeritaSatu News Channel (versi Baru)) dan kini, Memandu Acara Berita Kriminal di 2 Saluran tersebut. Sebelum Jadi Presenter Berita Kriminal, Beliau Juga Jadi Presenter Program Acara BeritaSatu Malam pada Tahun lalu juga (2025). 


Untuk Tahun ini (2026), Kelima Presenter TV Berita ini akan Terus Langgeng, Valentinus Resa yang Ingin meng"Auuuhhh"kan di Malam hari lewat MNL, Nadilla Saleh yang nongol terus di Kabar Petang (selagi Agita Mahlika tidak ada dan diteruskan bersama Syahda Youstiza atau Jasmine Rachmadi?), Renie Arumsari yang Konsisten di iNews lewat iNews Sport/Prime/Sore/Terkini/Malam, Adisty yang akan Menggebrak di Kompas TV saat merayakan 15 Tahun Kelahirannya kelak (2011-2026?) dan Adinda Putri yang Terus Bersinar di Layar TV lewat Beberapa Program Acara dari BTV/BeritaSatu News Channel. Semoga Saja di Tahun ini, terus Bersinar kelak! 


Update (9/1/26):

Baru Seminggu sudah Buat Postingan Perdana di 2026, dan Akhirnya direvisi Postingan Blognya Hari ini karena ada Perbaikan/Koreksi pada Tulisan. 

Selasa, Desember 30, 2025

Asyik, Piala Dunia 2026 ada di TVRI

2 Hari lagi, Kita Sambut 2026 nih... Sudah dekat... 

Tak Terasa, Kita Mau Akhir Tahun ini (2025), Nah, kalau di 2026 nanti, Kayaknya ada Sesuatu yang Spesial, ya TVRI jadi TVnya Piala Dunia 2026!

Hasil Undian 48 Tim di Piala Dunia 2026 (source : IG TVRI Jatim)

Pada Akhir Septemeber/Awal Oktober lalu, DPR RI mengusulkan LPP TVRI menyiarkan Piala Dunia 2026 secara Gratis. dan Akhirnya, Setelah Berbulan-Bulan Lamanya, pada Awal Desember ini, TVRI sudah Menyiarkan Langsung Pengundian Piala Dunia 2026 di Tanggal 5/12 lalu. Dengan Keberhasilannya Tayangan ini, Bisa Membuat TVRI semakin Kuat. dan Setelah Selesainya Siaran Langsung Pengundian Piala Dunia 2026, akhirnya, pada Kemarin (29/12), LPP TVRI Secara Resmi jadi Official Broadcaster Piala Dunia 2026 di AS, Meksiko dan Kanada. Setelah Penantian 28 tahun Terakhir (kali terakhir 1998 bersama 5 TV Nasional lainnya), Kini Piala Dunia Kembali ke TVRI untuk Tahun depan!

TVRI kini Jadi Official Broadcaster Piala Dunia 2026

Dirut LPP TVRI Iman Brotoseno dibilang, Hak Siar Piala Dunia ini merupakan wujud Komitmen TVRI atas Arahan Dari Presiden RI Prabowo Subianto bersama Pemerintah dalam Menghadirkan Tayangan olahraga berstandar Internasional yang Inklusif, mudah diakses, serta Menjangkau seluruh Lapisan masyarakat. TVRI juga Menunjuk Usman Kansong sebagai Editor in Chief untuk Penayangan PD 2026 yang akan Memimpin Arah Editorial dan Kualitas Pemberitaan serta Siaran dalam Hajatan ini. Keberhasilan TVRI mengamankan Hak Siar tak lepas dari Dukungan Penuh Pemerintah. Ia Menegaskan Penyiaran Piala Dunia 2026 ditujukan untuk Menjangkau Seluruh Lapisan Masyarakat. Itu Benar-Benar ditonton Seluruh Rakyat Indonesia dari Papua hingga Aceh. Sekedar Mengingatkan Kembali, TVRI pernah Menyiarkan Arena-Arena dari Olahraga di Dunia, ada EFL Championship (2018-19 era Helmy Yahya dan 2022-23 era Iman Brotoseno), Premier League (2019-20 era Helmy Yahya tapi ditemani Mola Djarum dan Jak TV Jakarta), Coppa Italia (2019 hingga 2025, dari era Helmy Yahya hingga era Iman Brotoseno sebelum Pulang Kembali ke ANTV di Tahun ini), Piala Thomas dan Uber (2018 era Helmy Yahya dan 2021 era Iman Brotoseno), Serie A (2012-13 era Farhat Syukri), Tinju Dunia di Minggu Pagi (1990-1994? era Ishadi SK atau Abdul Azis Hussein), Olimpiade (1980-2012 dan 2021) dan Bundesliga (1994-1997? era Abdul Azis Hussein). dan Sekedar Informasi, TVRI pernah Menyiarkan Piala Dunia bertahun-tahun sebelum Edisi Berikutnya yang ditakeover sama TV lainnya, seperti Edisi 1978, 1982, 1986, 1990 (bersama RCTI), 1994 (bersama RCTI, SCTV dan TPI (kini MNC TV)) dan 1998 (bersama RCTI, SCTV, TPI, ANTV dan Indosiar). Yang Paling Ingat, Edisi Tahun 1998 di Prancis itu TVRI (saat itu Programa 1) yang Menyiarkannya tapi disponsori Sama Gudang Garam (ditemani RCTI, ANTV dan Indosiar, tapi yang SCTV dan TPI disponsori PT. Djarum) dan Komentatornya pasti Mendiang John Halmahera. Tak Cuma TVRI yang menyiarkannya, tapi 5 TV Nasional lain seperti RCTI, SCTV, TPI, ANTV dan Indosiar ikut Siarkan Langsung ini Masing-Masing 15 Pertandingan seperti TVRI (kecuali hanya 14 Pertandingan di TPI). 

Kini, LPP TVRI yang Menyiarkan Piala Dunia 2026 bisa sampai 104 Pertandingan (awalnya 80 doang) melalui TVRI Nasional (80 Pertandingan bersama TVRI Sport) dan TVRI Sport (mesti ada 24 Pertandingan?). Pertandingannya dimulai dari Penyisihan Grup Hingga Grand Final kelak. dan dipastikan, TV Legendaris dari Indonesia ini akan Menyaksikan Wajah-Wajah Bintang Sepakbola Dunia yang Main di AS, Meksiko dan Kanada, ada Lee Kang In (Korea Selatan), Erling Haaland (Norwegia), Mbappe (Prancis), Messi (Argentina), Cristiano Ronaldo (Portugal), Hakimi (Maroko), Mohamed Salah (Mesir), dll. Oh Ya, ada Juga Pertandingan-Pertandingan Play Off Piala Dunia 2026 yang Bukan UEFA yang Bisa disiarkan Langsung di TVRI Sport di Akhir Maret Tahun depan. Untuk Sebelum Memulai Pertarungan Dunia, LPP TVRI akan Menyiarkan Program-Program Spesial yang Kemungkinan hadir di Tahun depan, Ada Profil 48 Tim lewat Road To 2026 FIFA World Cup yang ditayangkan Setiap Sabtu dan Minggu Pagi di TVRI Nasional dan Setiap Kamis dan Jumat Malam di TVRI Sport dan ada Pertandingan-Pertandingan Jadul Piala Dunia-Piala Dunia sebelumnya untuk Tayangan Setiap Sabtu Tengah Malam dan Minggu Tengah Malam (setelah Klik Indonesia Malam) di TVRI Nasional dan Setiap Sabtu dan Minggu Sore di TVRI Sport. Oh Ya, Bukan Cuma itu, Sponsornya pun Kemungkinan dibiayai Swasta/APBN ya? Hehehe... Kalau Shopee Indonesia, Mie Sedaap dan Telkomsel jadi Sponsor Pendukungnya Bagaiamana? Ga Pa Pa... yang Jenama-Jenama Danantara Indonesia (kayak Bank Mandiri, Bank BRI, dll.) Bagaimana? Ga Pa Pa juga... asalkan Biayanya tetap ditanggung Swasta/APBN lho... 

Tahun 2026 di TVRI (Nasional dan Sport), Bukan Cuma Siarkan Piala Dunia 2026, tapi ada Sejumlah Sajian-Sajian lainnya yang Kelak ditayangkan di 2026, ada Siaran Langsung Piala Thomas-Uber 2026 di Denmark (25 April - 3 Mei 2026), WTA Tours 2026, Tayang Ulang Sinetron Lawas Sengsara Membawa Nikmat (kemungkinan sekitar Februari/Maret Tahun depan dengan Kualitas Remastered), dll. dan Kemungkinan besar, di 2026, TVRI siap Kembali Bangkit seperti dulu kalau Naik Rating dan Share besar terus menerus di Acara TV dan Stasiun TV, Agar Bisa Memuaskan Pemirsa Setianya, Insya Allah...

LPP TVRI seakan-akan tiru LPP (Lembaga Penyiaran Publik/Pemerintah) lain di Negara-Negara lainnya (kayak RTM dari Malaysia ataupun BBC dari Inggris) yang Bisa Membiayai Penyiarannya karena Menyiarkan Pesta Olahraga Kelas Dunia maupun Tayangan-Tayangan yang Lain. 

Jangan Lupa, Saksikan Piala Dunia 2026, Juni-Juli Tahun depan Eksklusif di TVRI Nasional dan Sport.

Sabtu, Desember 27, 2025

Lirik Lagu Fourtwnty - Mangu

Suatu malam adam berceritaHawanya tak lagi di jalur yang samaBacaan dan doa yang mulai berbedaEgo dan air mata kita bicara
Gila tak masuk logikaTermangu hatikuKau menggenggam kumenadahnya
Berdamai dengan apa yang terjadiKunci dari semua masalah iniJujur tak mudah untuk melangkah pergiIni soal hati bukan yang diyakini
Ow gila tak masuk logikaTermangu hatikuKau menggenggam kumenadahnya
Ow gila ini tak biasaTertegun hatikuKau menggenggam kumenadahnya
Ho oh
Jangan salahkan faham ku kini tertuju ohSiapa yang tauSiapa yang mauKau di sanaAku diseberangmu
Cerita kita sulit dicernaTak lagi samaCara berdoa
Cerita kita sulit diterkaTak lagi samaArah kiblatnya oh
Cerita kita sulit dicernaTak lagi samaCara berdoa
Oh cerita kita sulit diterkaTak lagi samaArah kiblatnya




Jumat, Desember 26, 2025

Surah Al Ala dan At Takatsur di Jumat Subuh dan Kegiatan lain di Mushollalku

Tadi, Waktu Subuh saya datang ke Mushollaku (Al Amin Mojokerto), Imam Subuhnya Membacakan Surah Al Ala di Rakaat Pertama Subuh Setelah Baca Al Fatihah dan Surah At Takatsur di Rakaat Kedua Subuh Setelah Baca Al Fatihah. Kenapa Baca 2 Surah Tersebut yang rutin di Hari Jumat yang Berkah ini? Kan Tak ada Larangan sesuai Hukum Fiqih. Sebenarnya sih, Membacakan Surah As Sajdah dan Al Insan gitu! Ini Takdir Jadi Benar, Kalau Imam Subuh Baca Surah Al Ala dan At Takatsur di Hari Jumat Subuh di Mushollalku, kan Selalu Sering baca. Kalau Hari lain (selain Jumat) ada, kayak Baca Ad Dhuha yang Sering-Sering. Oh Ya, di Musholla Al Amin pada Akhir tahun ini, Mas Yon pun Lantunkan Doa Rajab di Subuh Saban hari selama Bulan Rajab berlangsung setelah Adzan Subuh berakhir. Sementara, Waktu Adzan lainnya, Pak Bambang atau Sabrun lah yang Bergantian (Jumat Ashar nanti, Pak Bambang atau Sabrun yang Kemungkinan jadi Muazinnya). Nah, Kalau Nanti Jumat Ashar, Pak Bambang yang Melantunkan Adzan, Pujian dan Iqomahnya, Tapi Nantinya saya akan Ikut Nyanyi seperti Backing Vocal (sebagaimana dalam Catatan sebelumnya yang pernah kita Buat) dan Nantinya, Saya akan Beriqomah gitu... Oh Ya, Sejak 20/12 lalu, Tidak ada Lagi Suara Baca Al Quran dan Lantunan Sholawat dari Bocil-Bocil di Mushollaku, kan Sedang Rehat Sejenak untuk Sambut Nataru.

Selasa, Desember 23, 2025

Smartphone Yang Samsung Segera diperbaiki

Kemarin, Smartphoneku yang Samsung Galaxy ZFold 3, mengalami Masalah kecil. Tiada Suara tapi Masih ada yang Bergetar dan Tiada Internet (Baik Kuota dan Wifi. Gara Gara Masalah ini, Pun Aku mau Ambil Alih (Kembali ke) Smartphone Sebelumnya yang Pernah dipakai di (Vivo v25e). Saat Sedang Smartphone Samsungnya yang siap perbaiki kelak, Kartu Sim Card Telkomsel yang 7 tahun dipindahkan Kembali ke Vivo setelah Penantian kurang dari setahun. Kayaknya sih mesti Kangen! Walaupun, Bisa Laksana Nostalgia tahun 2023-24. Yang Whatsappnya di Vivo Bagaimana? Sulit Sekali! ya Elah, Kalau Sulit, Mendingan di Laptopku lah... dan Semoga, Nantinya siap Perbaiki Smartphone Samsung Galaxy ZFold 3 yang Terlalu Rusak kelak. 

Senin, Desember 22, 2025

1 Dekade lalu : Kelana ke Bandung, Banten dan Jakarta

Tepat 1 Dekade berlalu (22/12/15), Aku dan Sekeluarga pergi Liburan ke Bandung, Banten dan Jakarta. diawali dengan Menaiki Kereta Api Turangga pada Waktu Malam Tiba. Jelang Berangkat (sebelum 22/12), Waktu Saya masih di Sekolah TKS, Sebagian Teman-Temannya pun berdiskusi besar tentang Rencana Liburan Akhir tahun. dan Akhirnya, direalisasikan berangkatnya. Pada Keesokan harinya (23/12/15), sudah tiba di Stasiun Bandung! Saat Pagi yang Hangat dan Sejuk di Bandung, Kita Berkeliling Kawasan Bandung Raya. Tujuan Perdana adalah Restoran Tahu Tauhid di Lembang. Setelahnya, Mampir ke Wisata Pasar Terapung(?) di Kawasan yang Sama. Saat Serunya Berkelana, Kan Sempat Dengar Radio Raka Bandung yang ada Lagu Yang Terlupakan dari Iwan Fals dan Ariel Noah/Peterpan. Baru Puas Jalan-Jalannya, Kita Akan Mampir ke Tempat-Tempat lainnya di Bandung (Lupa Namanya). dan Berakhir dengan Tiba di Hotel Grand Serela Bandung. di Hari Kamis (24/12/15), saya Rasa bisa Kembali berkeliling Bandung, Yakni Cari Buku Lawas di Cikapundung tapi Tak mau Beli! dan Akhirnya, Mampir ke TSB. di Hari Jumat (25/12/15), pun mau ke Banten, Tapi Sarapan dulu di Bandung dan Bersiap untuk Jalan ke Banten dari Bandung. Saat Sudah Siang, aku Sempat Berhenti di Rest Area dan Makan Siang kayaknya. dan Siang Setelah Jumatan, kita Lanjutkan Perjalanan hingga ke Banten. Aku Sudah datang ke Banten untuk Kali Pertama. dan Pada Sore, Kita Sudah Sampai Jakarta! di Sabtu (26/12/15), kayaknya Berkeliling Jakarta dan Sekitarnya, Mantap deh... dan Berakhir di Stasiun Gambir Pada Minggu Sore (27/12/25). dan Sempat Berpisah dengan Keluarga Bude Isil dan Akhirnya, Aku dan Keluargaku kembali Naik Kereta Api tapi Beda lho, Kereta Api Bima dari Jakarta ke Surabaya/Malang. di Tanggal 28/12/15 menjelang Pagi, Akhirnya Pulang ke Mojokerto (Kota gue) dengan Berhentinya Kereta Api tersebut di Stasiun Mojokerto. 

Ini Kenangan kita yang Tetap diingat!