Senin, September 21, 2026

Mengenal Komisi VII DPR RI

Pembahasan Sebelumnya : KLIK DISINI

Gara-Gara Jadi Penggemarnya TVRI karena efek Tubagus Fiki Chikara Satari jadi Dirut Baru sejak 8/6 lalu, jadi Official Broadcaster Piala Dunia 2026 yang kemarin digelar pada Juni-Juli lalu, Masuk Tembus Top 3 Rating dan Share pas Piala Dunia 2026 kemarin juga, Sering Lihat Video Musiknya ala TVRI yang melegenda yang diputar lewat YT, Sering-Sering Buat Prompt (Edit) Foto/Gambar yang Sebagian besar Presenter-Presenter Perempuannya LPP TVRI (Nasional dan Daerah) yang melepaskan Blazer dan terlihat sepenuhnya Jersey Tim Sepakbola Dunia/Kaos Olahraga yang pernah dilakukan gue sepanjang Agustus-September (semacam Happy Goeritman (Nasional), Garnis Dera (Jatim), Rizkya Amrina (Sumsel), Audra Andari Olinka (Sumut), Sovera Lukas (TVRI Kaltara), Septina Miuty (TVRI Kaltara), Elsa Sabrina (Jogjakarta), Delima Hutabarat (Sumbar), Winda Melantika (Jogjakarta), Amelia Putri (Jabar), Erina Koto (Jatim), Amelia Sitorus (Jatim), Khalidah Hasanah (Jambi), Lunggy (Sulteng), Ayu Purnama (Sultra), Selvia Virginia Elma (Sulsel), Agustina Hasti (Jabar), Lenny Hadiawati (Nasional), Anastasya Laga (Jambi) dan Norma Novicka (Jogjakarta)) hingga sempat Berubah latar (seperti jadi Iklan Parodi) baik di Google Gemini/ChatGPT (yang Sebagiannya dihapus dan Sebagiannya masih ada kok di Foldernya dari HDD/Laptop gue), Memajang Foto/Gambar Semua Presenter-Presenter dari LPP TVRI (Nasional dan Daerah) kayak Almas Azzahra (Jogjakarta), Briansyah Dewandri (Jatim), Maya Karim (Nasional), dll. (termasuk Presenter dari Stasiun-Stasiun TV lain) dan Gambar lama Beberapa Penyanyi legendaris Indonesia yang pernah tampil di TVRI saat itu semacam Iwan Fals ataupun Hetty Koes Endang) di Kamar gue, Mengoleksi Buku Kliping/Album yang Berisi Gambar Semua Presenter dari LPP TVRI (Nasional dan Daerah, termasuk Jadwal TV dulu dan sekarang dan Presenter-Presenter dari Stasiun TV lain), Mengoleksi Foto-Foto Semua Anchor (Presenter)nya LPP TVRI (baik Nasional, World, Sport dan Stasiun Daerah) yang diambil dari Online/Medsos (termasuk dari Stasiun TV lain), Mengoleksi Arsip Jadwal TVRI (plus Stasiun TV lain) di berbagai Koran dari waktu ke waktu (yang rutin didownload via Website MPN atau via EPaper Kompas.id kayaknya), Banyak Akun IG Semua Stasiun/Anchor-Anchor dari LPP TVRI yang sudah difollowing di akun IGku (termasuk akun Tiktokku), Jadi Official Broadcaster Asian Games 2026 (bersama RANS Entertainment dan Vidio) yang sekarang digelar dan Piala Dunia u17 2026 (Qatar) dan Piala Dunia Wanita 2027 kelak tayang (sesuai dengan Official Broadcasternya). Nah, Jika bulan lalu kita Bahas Seputar Pemakaian Jersey Sepakbola/Olahraga bagi Semua Anchor-Anchor dari LPP TVRI, Maka Hari ini kita akan Bahas Tentang Komisi VII DPR RI yang sejak 22 Oktober 2024 silam. 

A. Tanya Jawab Seputar Komisi VII DPR RI sejak Oktober 2024

T: Apa itu Komisi VII DPR RI (sejak Oktober 2024)?

J: Komisi VII DPR RI sejak Oktober 2024 adalah salah satu dari 13 komisi DPR RI periode 2024–2029. Perubahan besar pada periode ini adalah bidang Komisi VII tidak lagi berfokus pada energi/ESDM seperti pada periode sebelumnya. Setelah penataan alat kelengkapan DPR pada 22 Oktober 2024, Komisi VII menangani perindustrian, UMKM, ekonomi kreatif, pariwisata, dan sarana publikasi.

T: Apa saja bidang yang ditangani?

J: Secara sederhana, Komisi VII mengawasi kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan:

  • Perindustrian — kebijakan dan perkembangan sektor industri nasional.
  • UMKM — kebijakan pemberdayaan dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah.
  • Ekonomi kreatif — pengembangan subsektor seperti industri kreatif dan karya berbasis kreativitas.
  • Pariwisata — kebijakan dan pengembangan sektor pariwisata.
  • Sarana publikasi — terutama lembaga penyiaran dan kantor berita publik.

T: Siapa mitra kerjanya?

J: Sejak penetapan Oktober 2024, mitra kerja Komisi VII meliputi:

  1. Kementerian Perindustrian
  2. Kementerian Pariwisata
  3. Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf)/Badan Ekonomi Kreatif
  4. Kementerian UMKM
  5. Badan Standardisasi Nasional (BSN)
  6. LPP Radio Republik Indonesia (RRI)
  7. LPP Televisi Republik Indonesia (TVRI)
  8. LKBN Antara

Artinya, kalau ada isu mengenai kebijakan industri, UMKM, pariwisata, ekonomi kreatif, standardisasi produk, atau tata kelola RRI/TVRI/Antara, Komisi VII merupakan salah satu komisi DPR yang relevan untuk melakukan fungsi pengawasan, legislasi, dan anggaran.

T: Mengapa bidangnya berubah?

J: Perubahan ini berkaitan dengan perubahan struktur kementerian pemerintahan setelah 2024. DPR menata ulang pembagian bidang komisi agar selaras dengan nomenklatur kementerian/lembaga pemerintahan baru. Pada saat yang sama, DPR periode 2024–2029 menambah dua komisi sehingga total menjadi 13 komisi.

Sementara itu, ESDM, lingkungan hidup, dan investasi sejak pembagian Oktober 2024 masuk ke Komisi XII, bukan Komisi VII.

Catatan: daftar mitra kerja DPR dapat berubah. Misalnya, DPR melakukan penyesuaian beberapa mitra kerja pada November 2025, meskipun perubahan tersebut tidak menyasar Komisi VII.


B. Tugas dan Wewenang Komisi VII DPR RI sejak Oktober 2024


Sebagai alat kelengkapan DPR, Komisi VII menjalankan tiga fungsi utama DPR:

1. Fungsi legislasi

Komisi VII membahas dan menyusun undang-undang yang berada dalam ruang lingkup tugasnya, termasuk membahas RUU yang berkaitan dengan industri, UMKM, ekonomi kreatif, pariwisata, dan bidang terkait. Contohnya, Komisi VII terlibat dalam pembahasan perubahan UU Kepariwisataan.

2. Fungsi anggaran

Komisi VII membahas dan memberikan persetujuan dalam proses anggaran negara yang berkaitan dengan kementerian/lembaga mitra kerjanya. Salah satu bentuknya adalah pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-K/L). 

3. Fungsi pengawasan

Komisi VII mengawasi pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah di bidang yang menjadi kewenangannya. Pengawasan dilakukan antara lain melalui rapat kerja, rapat dengar pendapat, dan rapat dengar pendapat umum dengan kementerian/lembaga serta pihak terkait.


C. Daftar dan Susunan Anggota Komisi VII DPR RI (2024-2029)


Pimpinan Komisi VII

​Ketua: Saleh Partaonan Daulay (Partai Amanat Nasional / PAN)  

​Wakil Ketua: Lamhot Sinaga (Partai Golongan Karya / Golkar)  

​Wakil Ketua: Evita Nursanty (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan / PDI-P)  

​Wakil Ketua: Chusnunia Chalim (Partai Kebangkitan Bangsa / PKB)  

​Wakil Ketua: Rahayu Saraswati Dhirakanya Djojohadikusumo (Partai Gerakan Indonesia Raya / Gerindra)  


Anggota Berdasarkan Fraksi

​1. Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P)  

​Putra Nababan  

​Maria Lestari  

​Novita Hardini  

​Bane Raja Manalu  

​Nila Yani Hardiyanti  

​Banyu Biru Djarot  

​Samuel J.D. Wattimena  


​2. Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar)

​Mujakkir Zuhri  

​Ilham Permana  

​Rui Yohanes 

​Rycko Menoza Sachroedin  

​Beniyanto  

​Teuku Zulkarnaini Ampon Bang  

​Andhika Satya Wasistho  


​3. Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)  

​Azikin Solthan  

​Kardaya Warnika  

​Bambang Haryo Soekartono  

​Ma'ruf Mubarok  

​Rahmawati  


​4. Fraksi Partai NasDem  

​Erna Sari Dewi  

​Achmad Daeng Sere  

​Arjuna Sakir  

​Rico Sia  

​Tonny Tesar  


​5. Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)  

​Kaisar Abu Hanifah  

​Siti Mukaromah  

​Eva Monalisa


6. Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS)  

​Hendry Munief  

​Tifatul Sembiring  

​Rofik Hananto  

​Izzuddin Alqassam Kasuba    


​7. Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN)  

​Muhammad Hatta  

​Arizal Tom Liwafa  


​8. Fraksi Partai Demokrat  

​Dina Lorenza Audria  

​Iman Adinugraha  

​Muhammad Zulfikar Suhardi  


Sumber : diolah dari Berbagai Sumber

Sabtu, September 19, 2026

Uang pasca Invoice

Baru Setelah Melakukan Invoice dan Transfer Uang bagi Gue (di Bulan ini), Uang kita mau tak mau Boros meskipun rutin Membeli apa-apa. Misalnya Beli Kuota Data sekali bayar tapi Biayanya belum 30 ribu yang terjadi 2 hari sebelumnya (pas Tragedi Internet bermasalah gitu). Nah, Jadi, Kalau Uang yang jadi Hemat pasca Invoice, It's Ok... Jangan Membazir gitu... 

Selasa, September 15, 2026

Garasi Print Kosong Kembali

Sejak Beberapa Hari Kemarin, Garasi Print Shop yang letaknya sekompleks dengan Markasku (Jl. Kedungsari 333 Mojokerto) jadi Sepi lagi seperti sebelum Mei 2025 silam (sebagaimana dari Pembahasan sebelumnya?). Padahal Bryan sudah dipecat akibat Pindah Kerja ke Luar Jawa-Bali-Nusra. Semestinya, Toko Cetak ini harus bertahan walaupun di Cap Kesepian Kayaknya. Kali Terakhir terjadi sekitar April/Mei 2025 silam, dimana Mas Edo pasti dipecat total dan Sempat Comeback pada Mei 2025 silam juga. dan dipastikan, Garasi Print Shop milik Grup Warung Marung Heritage jadi Full Sepi setelah sejak kurang lebih 3 tahun beroperasi (2023). Apakah ini Kemungkinan Bangkrut atau Tidak ya? Semoga tidak akan Bangkrut di Tempat ini dan Doakan, Agar Orang Barunya bakal siap Bekerja sebagai Penerus-Penerus yang lama, Amin Yra...

Senin, September 07, 2026

Soto Daging yang Semakin Enak

Kemarin, Hari Minggu Makannya Soto Daging (belum Tahu Nama Belakangnya, Lupa). Kan bisa Nikmati Bagi Semua Keluarga. Gue Melahapnya tapi ada Nasinya gitu, Lengkap dengan Sambal, Kecap dan dikasih Jeruk Nipis segala. Setelah Lahap, Jadi Enak Sotonya. Bukan Hanya di Pagi hari, Tapi di Waktu Siang, Juga Makan yang Sama... dan Semestinya Tidak dikasih Kecap gitu... Hehehe...

Jumat, September 04, 2026

Lirik Lagu Jamal Mirdad - Jamilah

Du-duh, aduh, JamilahGadis ayu anak Pak LurahAduh, manisnya
Dia pandai berdandanDia cantik sekaliDia juga pandai mengaji
Du-duh, aduh, JamilahTiap pagi pergi ke kaliRajin sekali
Lewat depan rumahkuKutegur dia maluSambil menunduk dia tersipu
Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Kau gadis ayu (Jamilah gadis ayu)Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Engkau kutunggu
Ah, aku mau MelamarmuBulan depan kita ke penghulu
Du-duh, aduh, JamilahAbang sungguh tak sabar menungguHatiku rindu
Senyum manis bibirmuYang menggoda hatikuHatiku rindu, rindu padamu
Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Kau gadis ayu (Jamilah gadis ayu)Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Engkau kutunggu
Ah, aku mau MelamarmuBulan depan kita ke penghulu
Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Kau gadis ayu (Jamilah gadis ayu)Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Engkau kutunggu
Ah, aku mau MelamarmuBulan depan kita ke penghulu
Bulan depan kita ke penghuluJamilah




Kamis, September 03, 2026

Pak Bambang oh Pak Bambang

Baru-Baru ini, Mushollaku (Al Amin), Pak Bambang sering jadi Muazin Adzan terus menerus (Saban hari), kan terutama tugasnya jadi Muazin di Dzuhur, Ashar, Maghrib dan Isya. Yang Waktu Subuhnya, Bukanlah Pak Bambang yang Melakukannya, melainkan Pak Jon atau A. Latif. Semestinya, yang Waktu Jumatnya itu, Subuh Muazinnya Pak Jon, Ashar mesti ada Pak Bambang jadi Muazinnya, Maghribnya masih Pak Bambang dan Isyanya masih Pak Bambang juga. Yang Akhir Pekan, Pak Jon masih Muazin Subuh, Dzuhur mesti Gonta Ganti sang Muazin (kadang Pak Bambang, kadang Pak Sabron), Asharnya tetaplah Pak Bambang, Maghribnya kadang Pak Jon atau Pak Bambang dan Isyanya kadang Pak Bambang atau lainnya. Yang Waktu Hari Minggu, Pak Bambang terus menerus jadi Muazin Adzan di Dzuhur, Ashar, Maghrib dan Isya, tapi Minggu Subuhnya Pak Jon jadi Muazinnya. Wah Wah... Waktu Maghrib/Isya (kemungkinan tergantung Jadwalnya), Pak Bambang memang Jadi Muazinnya Setiap hari... Walaupun gue ke Mushollaku (terutama di Jumat), kan Semestinya Ikut Pujiannya Pak Bambang dan Layak seperti Backing Vocal dan Saya Beriqomah untuk Menggantikan Pak Bambang (terutama di Jumat Juga). Yang Waktu Jumat Subuhnya, Setelah Pak Jon Lantunkan I'tiraf 3x dan Iqomah Subuh, Waktu Sholat Subuh dilakukan, Imam Subuh semestinya Sering Baca Surah Al Ghasyiyah (atau Al Ala) di Rakaat Pertama dan Surah Al Jumuah (atau At Takatsur) di Rakaat Kedua. Yang Sering Baca Al Ala dan At Takatsur di Jumat, kan bisa bisa terus menerus, Ga Pa Pa. Yang Waktu Jumat Sore setelah Asharnya, Kan Bocil-Bocil melakukan Sholawatan. Yang Lantunannya Ya Robbi Sholli Ala Muhammad (nadanya sama seperti Sepohon Kayu) dari Bocil-Bocilnya Musholla Al Amin, Durasinya kan Agak Panjang yakni lebih dari 5-6 menit (kemungkinan Sebagaimana dari Pembahasan Sebelumnya?), Gila kan... Masya Allah... dan Waktu Jumat Malam Sabtunya (atau Jumat Setelah Maghrib), Kemungkinan ada Pengajian Rutin yang Bahas Tafsir Al Baqarah terus menerus (kemungkinan Sebagaimana dari Pembahasan Sebelumnya?). Tapi, Kalau tidak ada Pengajian Rutin di Mushollaku, ga pa pa... Ok Kan... Yang Hari Sabtu-Minggu, Subuhnya Pak Jon Melantunkan Antasalam Sampai 5-6x setelah Adzan Subuh (Saban Sabtu) dan Melantunkan Allahumma Sholli wa Salim ala Sayyidina wa Maulana Muhamaddin (nadanya sama seperti I'tiraf) Sampai 3x setelah Adzan Subuh (Saban Minggu), Dzuhur, Ashar, Maghrib dan Isya, Pak Bambang jadi Muazin Adzan 4x Sehari terus menerus! Masya Allah, tapi harus bergantian dengan Muazin-Muazin lain di Musholla ini, Masya Allah... 


Rabu, September 02, 2026

Gangguan Internet Terjadi (lagi) di Markas Gue

Tadi, Tengah Malam (setelah gue Bangun tidur), di Markasku ada Gangguan Internet yang Wifi (MyRepublic) setelah 9 Bulan Pasang. Masya Allah, yang di Laptopnya masih "No Internet Secured" dan di Smartphone memunculkan teks "Tidak ada Internet". Aduh, Internet di Markas gue Jadi Gangguan yang Lumayan besar... tapi kan Masih Belum Bayar atau Bagaimana? Walaupun ada Gangguan ini, mengingatkan kita pada Desember Tahun lalu dan Februari lalu, Dimana, Markasku sedang terjadi Gangguan Internet membesar. Saya Rasa Kalau ada Terjadi Gangguan ini, Jangan Parah-Parah, bersifat Sementara. Nah, Kita Harus Wait and See dulu. Jika Kelamaan, Kita Ganti yang Alternatif saja, bisa HotSpot, bisa Kuota Internet dengan Cukup (tapi jangan Habis Kuota lho). dan Semoga, Gangguan Internet akan teratasi dan Kembali mengakses Internet seperti dulu, Insya Allah...