Minggu, September 06, 2026

Jadwalnya TVRI di Koran Kompas (Akhir Pekan)

Pembahasan Sebelumnya : KLIK DISINI

Jika Bulan lalu Kita Bahas Seputar Pemakaian Jersey bagi Presenter-Presenternya LPP TVRI (tapi Updatenya sering sering terus), Maka Kali ini kita Bahas Seputar Jadwal Tayangan TVRI di Koran Kompas Akhir Pekan yang Terbaru. Gara-Gara rutin Buat Prompt Foto/Gambar di Google Gemini yang Sebagian Presenter-Presenter Perempuan dari TV milik Publik ini (semacam Erina Koto (Jatim), Garnis Dera (Jatim), Happy Goeritman (Nasional), Rizkya Amrina (Sumsel), Audra Andari Olinka (Sumut), dll.) lepas Blazer dan terlihat Jersey-Jersey Sepakbola Dunia menyeluruh Sepanjang Agustus-September, Ngoleksi Foto-Fotonya Semua Presenter LPP TVRI (baik Nasional dan Daerah) yang Pakaiannya Jersey (ditutupi Blazer atau tidak ditutupi Blazer) hingga Formal, Following Sebagian besar Presenter-Presenternya TVRI Semua Stasiun di Akun IGku, TVRI Sport (bersama RANS) siap Siarkan langsung Asian Games 2026 di Aichi/Nagoya mulai 19/9 hingga 4/10 nanti dan Suka sama TVRI (sejak adanya Piala Dunia 2026 Kemarin).

Sejak Dulu, Stasiun TV Legendaris yang menjadi Bagian dari Mitra Kerja Komisi VII DPR RI (bersama Kemenekraf, Antara dan LPP RRI) yang Namanya TVRI rutin dimuat di Koran Kompas. Apalagi dari Zaman Lahirnya Koran yang sekarang berjargon "Merawat Masa Depan" tersebut sampai Saat ini. Tak Cuma Kompasnya yang masih bertahan, tapi Sejumlah Media Cetak-Media Cetak lainnya pun pernah Memasang Jadwal dari Stasiun TV milik Publik ini pada masanya (dari 80an hingga 2010an), seperti Jawa Pos (Surabaya), Media Indonesia (Jakarta), Suara Merdeka (Semarang), Pikiran Rakyat (Bandung), Kedaulatan Rakyat (Jogjakarta), Bali Post (Bali), dll. Komplit, tapi kini, Sudah Jarang. Nah, Benarkah Jadwal TVRI (Nasional) yang Baru yang sering dimuat di Koran Kompas di Edisi Sabtu? Mari Kita Simak Pembahasannya:

Jadwal TVRI Nasional di Koran Kompas Edisi 20/6 lalu

Jadwal TVRI Nasional di Koran Kompas Edisi 5/9 lalu

Sejak Eranya Tubagus Fiki Chikara Satari jadi Orang Nomor 1 di Kursi LPP TVRI pada 8/6 lalu, Kompas selalu Memasang Jadwal TVRI Nasional yang Baru untuk Edisi Sabtu saja. Kok Bisa? Karena kan Jadwalnya Semakin Update daripada yang sebelum eranya Fiki Satari (Sejak 8/6 lalu). Jika di Koran Jawa Pos ada Pemuatan Foto-Foto dari AntaraFoto di Rubrik Wisata yang hadir di Edisi Minggu ataupun yang Lainnya di Edisi-Edisi Manapun, Maka di Koran Kompas ada Pemuatan Jadwal TVRI Nasional yang Baru di Edisi Sabtu (Edisi Akhir Pekan). Yang 20/6 lalu, Jadwal TVRI Nasional pun Semuanya Baru, apalagi Nuansa Piala Dunia 2026 yang saat itu disiarkan langsung lewat Kanal Nasional dan Sport dari 11 Juni hingga 20 Juli 2026, Mantap... Semestinya, Jadwal yang dimuat di Koran ini adalah Siaran langsung Pertandingan Piala Dunia 2026 antara Tim Brasil vs Haiti di Philadelphia Stadium pada 19/6 lalu waktu AS (20/6 WIB), Bola +62 (Acara Spesial Sambut Piala Dunia 2026, tapi kini direrun di TVRI Sport), Klik Indonesia Siang, Rerun Piala Dunia 2026 (2 Pertandingan yang diputar ulang), Semarak Bola Gembira (Konser Spesial Piala Dunia 2026), Jurnal Piala Dunia 2026, Dunia dalam Berita, Generasi Dangdut dan Siaran langsung Pertandingan Piala Dunia 2026 antara Tim Belanda vs Swedia di NRG Stadium pada 20/6 lalu. Yang versi Jabar, diisi sama Jabar Hari ini yang dipandu Marisa Nurba (yang Pakai Jersey Kandang Timnas Portugal tahun 2026 yang ditutupi Blazer), yang versi Jatim, diisi sama Lagu Rindu yang dipandu sama Duo Virgin pukul 3.00 Sore dan Jatim Hari ini yang dipandu sama Tika Azis (yang Pakai Jersey Kandang Timnas Skotlandia tahun 2026 tapi ditutupi Blazer) dan Amelia Sitorus (yang Pakai Jersey Tandang Timnas Jerman tahun 2026 tapi ditutupi Blazer) pada Pukul 4.00 Sore dan Yang versi Sumut, diisi sama Sumut Hari ini yang dipandu sama Audra Andari Olinka (yang Pakai Jersey Kandang Timnas Argentina tahun 2026 tapi ditutupi Blazer) pada Jam yang sama (4.00 Sore).

Brasil vs Haiti (2026)

Bola +62

Belanda vs Swedia (2026)

Jurnal Piala Dunia FIFA 2026 (Anita Mae dan Boy Noya)

Jabar Hari ini (Marisa Nurba)

Jatim Hari ini (Tika Azis dan Amelia Sitorus)

Sumut Hari ini (Audra Andari Olinka)

Semestinya, TVRI itu adalah "Bola Gembira" yang menjadi Bagian dari Sajian Spesial sepanjang Piala Dunia 2026 yang dilangsungkan Juni hingga Juli kemarin (tapi sekarang, fokusnya ke 2026 U17 FIFA World Cup pada November-Desember nanti dan 2027 FIFA Womens World Cup pada Tahun depan). Kurang Lebih 2 Bulan setelahnya, Tepatnya sekitar September 2026, Kompas (Akhir Pekan) lagi-lagi Memasang Jadwal TVRI Nasional yang baru juga. Nama "Klik Indonesia Siang" masih dicantumkan (tapi sudah terlanjur berganti nama (kembali) jadi Berita Siang seperti dulu). Adapula Acara-Acara lain yang dimuat untuk Jadwalnya Stasiun TV ini di Koran tersebut, ada Belajar Bersama, Jendela Negeri, Skor Akhir (seharusnya Soccer Spotlight), VAR (Visual, Aksi dan Reaksi) (seharusnya (kemungkinan) Bincang Olahraga?), TVRI Klasik, dll. Yang di Berbagai Propinsi-Propinsi (Slot Lokal), diganti sama Lagu Rindu (Jatim), Jatim Hari ini (Jatim), Berita Baso Palembang (Sumsel), Yogyawarta (Jogjakarta), dll.

Jendela Negeri

Jatim Hari ini (Briansyah Dewandri dan Erina Koto)

Jadwal TVRI (Nasional) di Koran Kompas (Edisi Akhir Pekan), Semestinya Baru, bukan yang Lama, Kenapa Tidak?

Sabtu, September 05, 2026

Invoiceku yang Masih dirindukan

Bulan ini, Invoice gue Kemungkinan direncanakan, Tapi belum ada Kabarnya. Ini Buktinya, di Bulan sebelumnya (Agustus), gue Jarang Invoice seperti Bulan Juni lalu, Astaga... Sedih sekali deh... Tapi akhirnya, Invoice mungkin akan direncanakan di Bulan ini. Walaupun Invoicenya belum ada terus menerus, kan jadi Rindu... Kita Doakan Saja, Invoice di Bulan ini segera Terealisasikan... Amin YRA... 

Jumat, September 04, 2026

Lirik Lagu Jamal Mirdad - Jamilah

Du-duh, aduh, JamilahGadis ayu anak Pak LurahAduh, manisnya
Dia pandai berdandanDia cantik sekaliDia juga pandai mengaji
Du-duh, aduh, JamilahTiap pagi pergi ke kaliRajin sekali
Lewat depan rumahkuKutegur dia maluSambil menunduk dia tersipu
Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Kau gadis ayu (Jamilah gadis ayu)Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Engkau kutunggu
Ah, aku mau MelamarmuBulan depan kita ke penghulu
Du-duh, aduh, JamilahAbang sungguh tak sabar menungguHatiku rindu
Senyum manis bibirmuYang menggoda hatikuHatiku rindu, rindu padamu
Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Kau gadis ayu (Jamilah gadis ayu)Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Engkau kutunggu
Ah, aku mau MelamarmuBulan depan kita ke penghulu
Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Kau gadis ayu (Jamilah gadis ayu)Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Engkau kutunggu
Ah, aku mau MelamarmuBulan depan kita ke penghulu
Bulan depan kita ke penghuluJamilah




Kamis, September 03, 2026

Pak Bambang oh Pak Bambang

Baru-Baru ini, Mushollaku (Al Amin), Pak Bambang sering jadi Muazin Adzan terus menerus (Saban hari), kan terutama tugasnya jadi Muazin di Dzuhur, Ashar, Maghrib dan Isya. Yang Waktu Subuhnya, Bukanlah Pak Bambang yang Melakukannya, melainkan Pak Jon atau A. Latif. Semestinya, yang Waktu Jumatnya itu, Subuh Muazinnya Pak Jon, Ashar mesti ada Pak Bambang jadi Muazinnya, Maghribnya masih Pak Bambang dan Isyanya masih Pak Bambang juga. Yang Akhir Pekan, Pak Jon masih Muazin Subuh, Dzuhur mesti Gonta Ganti sang Muazin (kadang Pak Bambang, kadang Pak Sabron), Asharnya tetaplah Pak Bambang, Maghribnya kadang Pak Jon atau Pak Bambang dan Isyanya kadang Pak Bambang atau lainnya. Yang Waktu Hari Minggu, Pak Bambang terus menerus jadi Muazin Adzan di Dzuhur, Ashar, Maghrib dan Isya, tapi Minggu Subuhnya Pak Jon jadi Muazinnya. Wah Wah... Waktu Maghrib/Isya (kemungkinan tergantung Jadwalnya), Pak Bambang memang Jadi Muazinnya Setiap hari... Walaupun gue ke Mushollaku (terutama di Jumat), kan Semestinya Ikut Pujiannya Pak Bambang dan Layak seperti Backing Vocal dan Saya Beriqomah untuk Menggantikan Pak Bambang (terutama di Jumat Juga). Yang Waktu Jumat Subuhnya, Setelah Pak Jon Lantunkan I'tiraf 3x dan Iqomah Subuh, Waktu Sholat Subuh dilakukan, Imam Subuh semestinya Sering Baca Surah Al Ghasyiyah (atau Al Ala) di Rakaat Pertama dan Surah Al Jumuah (atau At Takatsur) di Rakaat Kedua. Yang Sering Baca Al Ala dan At Takatsur di Jumat, kan bisa bisa terus menerus, Ga Pa Pa. Yang Waktu Jumat Sore setelah Asharnya, Kan Bocil-Bocil melakukan Sholawatan. Yang Lantunannya Ya Robbi Sholli Ala Muhammad (nadanya sama seperti Sepohon Kayu) dari Bocil-Bocilnya Musholla Al Amin, Durasinya kan Agak Panjang yakni lebih dari 5-6 menit (kemungkinan Sebagaimana dari Pembahasan Sebelumnya?), Gila kan... Masya Allah... dan Waktu Jumat Malam Sabtunya (atau Jumat Setelah Maghrib), Kemungkinan ada Pengajian Rutin yang Bahas Tafsir Al Baqarah terus menerus (kemungkinan Sebagaimana dari Pembahasan Sebelumnya?). Tapi, Kalau tidak ada Pengajian Rutin di Mushollaku, ga pa pa... Ok Kan... Yang Hari Sabtu-Minggu, Subuhnya Pak Jon Melantunkan Antasalam Sampai 5-6x setelah Adzan Subuh (Saban Sabtu) dan Melantunkan Allahumma Sholli wa Salim ala Sayyidina wa Maulana Muhamaddin (nadanya sama seperti I'tiraf) Sampai 3x setelah Adzan Subuh (Saban Minggu), Dzuhur, Ashar, Maghrib dan Isya, Pak Bambang jadi Muazin Adzan 4x Sehari terus menerus! Masya Allah, tapi harus bergantian dengan Muazin-Muazin lain di Musholla ini, Masya Allah... 


Rabu, September 02, 2026

Gangguan Internet Terjadi (lagi) di Markas Gue

Tadi, Tengah Malam (setelah gue Bangun tidur), di Markasku ada Gangguan Internet yang Wifi (MyRepublic) setelah 9 Bulan Pasang. Masya Allah, yang di Laptopnya masih "No Internet Secured" dan di Smartphone memunculkan teks "Tidak ada Internet". Aduh, Internet di Markas gue Jadi Gangguan yang Lumayan besar... tapi kan Masih Belum Bayar atau Bagaimana? Walaupun ada Gangguan ini, mengingatkan kita pada Desember Tahun lalu dan Februari lalu, Dimana, Markasku sedang terjadi Gangguan Internet membesar. Saya Rasa Kalau ada Terjadi Gangguan ini, Jangan Parah-Parah, bersifat Sementara. Nah, Kita Harus Wait and See dulu. Jika Kelamaan, Kita Ganti yang Alternatif saja, bisa HotSpot, bisa Kuota Internet dengan Cukup (tapi jangan Habis Kuota lho). dan Semoga, Gangguan Internet akan teratasi dan Kembali mengakses Internet seperti dulu, Insya Allah...

Selasa, September 01, 2026

Gus Kikin jadi Ketua PBNU Baru

Kemarin, di Muktamar NU ke 35 yang digelar di Jombang, KH. Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin dinyatakan Resmi jadi Ketua PBNU baru menggantikan Gus Yahya (KH, Yahya Cholil Staquf). Kenapa? Karena Pemimpin NU baru itu Membawa Semangat Kemajuan Islam bagi Kaum Nahdliyin se Indonesia. Sosok asal Jombang ini bukan Semata-Mata membangun Islam yang Berahmatan Lilalamin, tapi Satu Tujuan untuk Membawa Visi Misi NU di Masa depan. Bicara Soal Gus Kikin, Memang asli Orang Jombang dan dikenal sebagau Ulama yang memiliki Garis keturunan kuat dari Para Ulama besar sekaligus Perjalanan Hidup yang Kaya Pengalaman lho... berawal dari Mengemban amanah sebagai Pengasuh Ponpes terkenal dari Jombang (Tebuireng), Sosok ini pasti Melanjutkan Perjuangan Mendiang KH. Salahuddin Wahid (Gus Sholah). Gus Kikin merupakan Putra dari Mendiang KH. Mahfudz Anwar dan Nyai Hj. Abidah Ma'shum. dari Jalur sang Ibu, Nasabnya tersambung langsung kepada Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari melalui sang Nenek, Nyai Hj. Khoiriyah Hasyim (Putri Sulung Kiai Hasyim) yang menikah dengan ahli falak terkemuka asal Gresik, KH. Ma'shum Ali. Sementara yang dari Jalur sang Ayah, nasab Beliau terkoneksi kepada KH. Anwar bin Alwi, Pendiri Pondok Pesantren Tarbiyatun Nasyi'in Paculgowang Jombang. Dari Garis ini, Gus Kikin juga merupakan adik Sepupu dari Pengasuh Ponpes HM Lirboyo, KH. Anwar Manshur.

Gus Kikin dilahirkan di Jombang, Merupakan Putra ke 8 dari 11 Orang Bersaudara. Mengawali Pendidikan dasar di MI Parimono Jombang (1963-1970) sambil mengenyam Pendidikan Pesantren di Pesantren Seblak. Kemudian menamatkan Pendidikan Menengah di SMP 1 Jombang (1971-1973) dan SMA Jombang (1974-1977). Usai Menyelesaikan Pendidikan Menengah, dia Memilih jalur Pendidikan yang Cukup Unik bagi seorang santri, Yakni Menempuh Studi di Jakarta pada 1975 hingga 1979. Sempat jadi Orang dibalik Dunia Bahari dan Meniti Karir di BUMN Pelayaran. Lalu, Meninggalkan BUMN tersebut pada 1992 dan Pada 2013 sempat juga menempuh Pendidikan Jurusan Komunikasi di UT untuk Mendukung Perintisan Usaha Media TV. dan Sekembalinya Gus Kikin ke Kota Kelahirannya (Jombang), Beliau Amanah Mengasuh Tebuireng bermula saat diminta Langsung oleh Gus Sholah pada Januari 2016 silam untuk jadi Wakil Pengasuh dan Bersiap menghadapi Suksesi Kepemimpinan. dan Akhirnya, menjadi Pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang.

Gus Kikin tetap Setia untuk Semua Kaum Nahdliyin se Jawa Timur dan se Indonesia. Selamat Bertugas Gus Kikin sebagai Ketua PBNU sampai 2031!

Sabtu, Agustus 29, 2026

Lirik Lagu Ecko Show/Verry Klau - Lu Kenal Veronica Ko

Lu kenal Veronica ko?
Veronica yang om Strom pu ana nona ni ko?
Om Strom yang biasa tambal jalan lobang tu ko?
Bukan yang itu, tapi mama Maria pu suami
Na kasi kenal saya deng Veronica dulu
Dia pu mama suka laki-laki bisa bahasa Inggris
Bahasa Inggris kecil
Coba satu kalimat
Bluetooth device has connected successfully
Pi ko mama Maria kasi kursus lu pake strom