Sabtu, April 18, 2026

Google Gemini dan ChatGPT, Ada apa Denganmu?

Sabtu Pekan Sebelumnya, Kita Bahas yang Daftar Prompt Foto bermacam-macam, Sekarang, Sabtu ini kita Kembali Bahas yang Google Gemini dongs, Kali ini kemungkinan tambahkan yang Saingannya, ChatGPT. Gue Kan Penggemarnya Main 2 Jenama Akal Imitasi (AI) baik ChatGPT dan Google Gemini sejak pakai pada Akhir November 2024 silam. 

Tadi, Aku Buka Akses Google Gemini (kan masih Aktif Paket Plus), Saya Buat Analisis yang Gambar sama Prompt Foto/Gambar yang Asli (kemungkinan dari Internet), Tiba-tiba malah jadi tanpa Menampilkan Teks "Memuat Nano Banana 2" atau "Loading Nano Banana 2" sehingga Foto/Gambarnya Jelek dan jadi Fiktif, Masya Allah! kan Sempat ngeprompt malah jadi Jelek (atau Jadi Fiktif bukan Nyata?) yang terus menerus. Walaupun ada yang Mengalami Permasalahan tersebut, semestinya Harus buka Kirim dan Masukan di Google Gemini dan Sudah 2x melakukannya. Lalu, Kita Alihkan ke ChatGPT yang bisa buat Prompt Foto/Gambar yang setara dengan Google Gemini. Kan di Akun ChatGPT gue masih Paket Reguler (alias Tanpa Bayar) meskipun Paket ini mesti Buat Prompt Foto/Gambar masih terbatas (kalau Mau yang Unlimited, Mending beli Salah satu Paketnya, Kayak Google Gemini). Nah, Kita Coba ngePrompt Foto di ChatGPT, Tapi Hasilnya pasti Bagus seperti yang versi Google Gemini. Kan, Apabila terjadi Permasalahan di Google Gemini (yang Menampilkan Kalimat Pesan Pencapaian Batas untuk Prompt Foto/Gambar), beralihlah ke ChatGPT. Nah, Jadinya, Jika Ada Pembatasan dengan Model kurang canggih hingga Batas waktu yang sudah bisa ditentukan di ChatGPT, Berarti jangan sampai Upload Foto/Gambar, Kan Terlalu baik. 

Nah, Jangan Khawatir! Lebih Baik harus Buat Prompt-Prompt Foto/Gambar yang Menggunakan Teks-Teksnya (sebagaimana yang sudah pernah ditulis di Pembahasan Sebelumnya) yang berbahasa Inggris atau Indonesia (kalau boleh diterjemahkan dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia, buka Google Translate), Contohnya, Presenter (Fiktif) yang Pria dan Wanita didalam Studio Berita TV hingga Sang Penyiar Radio. Kalau yang Prompt Edit Foto/Gambar yang biasanya Bagaimana? kan Sedikit beda lho! Oh Ya, Jika anda Tidak melakukan di Kedua Jenama yang disebutkan tadi, Lebih baik ada yang lainnya, ada Dreamina, CapCut, Kling, Flow, ImagineArt dan Meta AI. Kan Harus Patut dicoba, nantinya Sama seperti yang Google Gemini dan ChatGPT. Nah, Semoga Saja, Google Gemini yang Prompt Foto/Gambarnya bisa Kembali Normal (seperti yang sebelumnya), Tapi yang ChatGPT, masih Normal dan Tidak apa-apa. 

Jumat, April 17, 2026

Syafiqah Ishak Terus di Program Acara SPM di Jumat

Nah, Jika Hari Kemarin kita Bahas Seputar 20 Presenter T* O**, Maka Kita Akan Bahas si Cantik Syafiqah Ishak di Program Acara ini SPM Edisi Jumat si Penghulu Hari (termasuk Presenter lain dari TV lain). 

Sepanjang Bulan 4 (alias April), Program Acara Pagi Paling Jos Gandos di Malaysia, Selamat Pagi Malaysia (SPM) kini dengan Kemasan Baru saat RTM merayakan 8 Dekade Berkarya pada 1/4 lalu. Program ini tayang Setiap hari di Pagi hari dari Pukul 8.00 hingga 10.00 Pagi Waktu Malaysia (7.00-9.00 Pagi WIB) melalui RTM Klik Live Streaming dan FB SPM RTM. Tujuannya untuk Menghadirkan Berita Baru dari Online hingga Obrolan yang Menginspirasi dan Menghibur serta mampu Menggulingkan Program-Program Acara Pagi Saingannya yang tak serentak/bisa serentak (kayak MHI sama Awani Pagi). Jadinya, di Hari Jumat (alias Penghulu Hari), Nama Syafiqah Ishak terus menerus muncul di Program ini Sepanjang April ini (kalau diteruskan ke Bulan depan sampai Selamanya, tidak apa apa). Yang 3/4 lalu, mungkin bersama si Botak Berdarah India yang bernama Terrence Dass, Kemudian, Jumat Pekan Sebelumnya (10/4) dan Pekan ini (17/4), akhirnya ditemani Irfan Syahmi Nasution. Nah, Ini pasti Kerjaannya Sang Bos RTM yang sudah dikuasai Ashwad Ismail (mantannya Astro Awani) sejak akhir Februari lalu (sebagaimana yang ditulis di Blogku pada 25/2 lalu). Nah, Kayaknya sih, Syafiqah Ishak yang terus menerus tampil di SPM RTM di Hari Jumat, mungkin Mesti pakai Baju Kurung yang makin Elegan (apalagi kalo saat Ramadhan/Hari Raya, semuanya Pakai kayaknya). dan, Kedepannya, Kemungkinan masih Pakai Baju Kurung atau Kebaya (Kayaknya). 

Syafiqah Ishak di Program SPM RTM pada Hari ini (17/4)

dan dipastikan, Nama tersebut di Program Pagi dari Negeri Jiran ini akan Muncul terus menerus dan jadi Langganan di Jumat si Penghulu Hari pada Pekan-Pekan berikutnya (kemungkinan?). Bukan Cuma si Cantik Syafiqah Ishak sama si Ganteng Irfan Syahmi Nasution, tapi Presenter-Presenter SPM RTM lainnya ada, seperti Syuhaida Ariffin (Rambutnya Cantik kayak Orang Korea?), Munawar Azmi, Raja Sufia Ariff, Terrence Dass (Rambutnya Tak ada lho), Ismail Adnan dan Ridwan Mustafa. Kalau di Masa Silam, dulunya ada Zamzarina Zambri (Maminya Adriana Adnan?) pernah jadi Host SPM RTM di era 90an-2000an, Sekarang, Tak ada Lagi... Oh Ya, untuk Setiap hari Kamis, Semua Presenter-Presenter SPM RTM pakai Batik khas Indonesia/Malaysia, kan Makin Ok kalau Pakai. Oh Ya, Pas sekitar Januari lalu pas Awal-awal Kembali Masuk Sekolah di Seluruh Malaysia, Paling Ingat Duo Munawar dan Syuhaida semestinya Pakai Baju Sekolah Orang Malaysia (bukan Indonesia yang Macam-Macam Variasi). Oh Ya, Sosok yang Syafiqah Ishak, kan disukai Ahmad Kasyidi yang merupakan Orang dari Malaysia yang ngefans sama Semua Idola-Idola Malaysia lintas generasi yang rutin Posting di Medsos-Medsos. Bukan Hanya Nama Syafiqah, tapi ada banyak Nama-nama lain yang Rutin bertemu sejak dulu, ada Ceddy Ang, Tracie Sinidol, Erysha Emyra, Tabby (Dolla), Dafi Ismail, Puteri Aishah, Daiyan Trisha, Izzue Islam, Radin, Elizabeth Tan, Siti Khadijah Halim, dll. 

Bagaimana dengan Presenter-Presenter Berita/Obrolan Malaysia lain? Kan Pasti ada bukan cuma dari RTM, ada Siti Khadijah Jaafar yang rutin Muncul di Buletin Utama dari TV3 (kalau Jumat yang Siti Khadijah Jaafar muncul terus atau tidak, tidak apa-apa), Zati Nizam di Program Berita yang sama dari TV yang sama, Muhammad Ahmed Hamdan di Program Berita Bahasa Inggris Nightline (sekaligus Acara Obrolan Investasi Money Matters) dari TV yang sama juga, Azaria Tagaya yang Presenter Gaek dari TV yang sama juga, Liyana Hasannel di Program Berita yang sama dari TV yang sama juga, Nurin Razmyn di Program Berita yang sama dari TV yang sama juga, Amirul Hakim Lokman di Program Berita Siang (Buletin 1.30) dari TV yang sama juga, dll. 

Liyana Hasannel di Nightline TV3 (Gambar diambil dari Tahun 2025)

Nurin Razmyn di Nightline TV3 (Muda dan Cantik)

Nah, Kalau Jumat-Sabtu nampilin Siti Khadijah Jaafar di Buletin Utama sama Liyana Hasannel/Nurin Razmyn di Nightline terus menerus, ga akan Bosan... Bisa Seperti si Syafiqah Ishak yang tampil di Selamat Pagi Malaysia di RTM pas Hari Jumat terus. 

Nah Demikian Pembahasan total Seputar Syafiqah Ishak di Acara SPM yang muncul terus di Jumat. 

Kamis, April 16, 2026

Presenter TV One dari Generasi ke Generasi

Nah, Kalau di TV Nasional sebelah ada Valentinus Resa (Metro TV), Adisty Larasati (Kompas TV), Renie Arumsari (GTV/iNews), Adinda Putri (BeritaSatu), Adam Suryanagara (MDTV) dan Donny de Keizer (NTV), Maka di TV One ada Andromeda Mercury hingga Putri Windasari. Sejak dari era Lativi (17 Januari 2002-14 Februari 2008) hingga era TV One (14 Februari 2008-kini), Presenter-Presenternya pun Semakin Banyak yang Muda dan yang Tua. di era Lativi ada Adolf Posumah (yang dulunya adalah Presenter Berita RCTI periode 1989-2001) dan Agung Izzulhaq (yang dulunya Presenter Berita Indosiar periode 1998-2002) dan di era TV One (2008-kini) pun terdapat Presenter-Presenter TV One yang biasanya Muncul dari Waktu ke Waktu, seperti Tina Talisa, Grace Natalie, Ken Anne, Agita Mahlika, dll. Sebagian Sosok-Sosoknya pun Pernah Mengikuti Lomba Kecantikan hingga Pernah Bekerja di TV-TV Nasional Sebelah. Nah, Anda ingat Wajah-Wajah TV One dari Generasi ke Generasi? Yuk Kita Simak 20 Presenter TV One yang Menemani Pemirsa Setianya dari Generasi ke Generasi yang dipilih Seleksinya (baik yang Bertahan dan yang sudah dipecat).

P/S : Dilarang Memposting/Menambah Sebagian Foto-Foto yang Presenter-Presenter TV One versi Berdasarkan Hasil Prompt AI di Go**** Ge****. 


01. Tina Talisa (sekarang Komisarisnya TV One dan Staf Khusus Wapres)


Nama Tina Talisa pun Jadi Pusat Perhatian saat Awal-Awal Rebranding Lativi jadi TV One pada Februari 2008 silam. dilahirkan pada Akhir 1979 dan mengawali Karir Sebagai Peserta Puteri Indonesia 2003. Lalu, Pada Sekitar 2004/05/06, pun Sempat Jadi Penyiar Radio karena Bekerja, Kemudian di Tahun 2006, pun Masuk Trans TV sebagai Presenter Berita. Pada Mei 2007, pun bukan lagi Sebagai Presenter salah satu Stasiun TV milik Taipan Chairul Tanjung tersebut, tapi memilih pindah ke Lativi pasca Terjadinya Kehancuran (setelah Berhentinya Tayangan Smackdown pada 2006 silam) dan Proses Akuisisi Besar Bakrie/Erick Thohir. dan di Tahun 2008, Nama Lativi pun sudah Berubah Total jadi TV One dan Langsung Fenomenal lewat Acara Apa Kabar Indonesia Pagi. Yang Paling diingat, di saat Menyambut Rebranding Lativi ke TV One pada 14 Februari 2008 silam, Beliau bersama Karni Ilyas (saat itu masih Pemred) mewawancarai Presiden RI (saat itu) Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara (sekaligus Meresmikan TV One di Venue yang Sama setelah Wawancara selesai). Pada Tahun 2011, Beliau Tampil Terus saat Merayakan 3 Tahun TV One berkarya sekaligus Memperkenalkan Biro-Biro TV One di Seluruh Dunia. di Bulan November 2011, Nama Tina Talisa Resmi dipecat dari TV One dan Berhijrah ke Indosiar pasca Membeli Saham SCTV (saat itu). Pada 2012-2014, alias eranya Awal-Awal Indosiar dibawah Indra Yudhistira dan Pasca Masuknya SCTV, Nama Tina Talisa tetap hadir di Stasiun TV yang kini dijuluki "Penghulu Segala TV Nasional di 2025" tersebut. Kemudian, di tahun 2014, Tina Talisa dan Indosiar Berakhir, Kemudian main ke Net. (kini dikenali Sebagai MDTV) pada 2015. di Tahun 2018-19, Beliau Jadi Caleg Partai NasDem di Dapil Kabupaten Bandung dan Bandung Barat dan Sempat Jadi Model Iklan untuk Kampanye pada 24 Maret hingga 13 April 2019 silam. Sayangnya, Gagal Memenangkan Hasilnya. dan Kini, Pada 2023, Kembali ke TV One sebagai Komisaris (bersama Neli Tobing) dan Sejak 2024, Beliau jadi Staf Khusus Wapres RI bidang Stunting, UMKM, Ekonomi, Keuangan Syariah dan Komunikasi.


02. Grace Natalie (sekarang Kader Asli PSI)


Grace Natalie yang Menjadi Bagian dari TV One di Awal-Awal Kehadirannya di 2008. dilahirkan Pada 4 Juli 1982. Pendidikannya adalah SMA 3 BPK Penabur Jakarta hingga Mengambil Jurusan Akuntansi di IBII Kwik Kian Gie. Pernah Juga aktif jadi Guru Sekolah Minggu di Gereja. Awal Jadi Jurnalisnya Beliau adalah Masuknya Peserta Lomba Presenter Berita lewat SCTV Goes to Campus dan Akhirnya, Resmi jadi Presenter Berita Liputan 6 SCTV yang Sangat Muda! Setelah Setahun Bekerja di Liputan 6 SCTV, Akhirnya dipecat dan berpindah ke ANTV saat Logonya direbranding total (bersama Karni Ilyas). dan 2 tahun Berselang (2008), pun Pindah ke TV One atas saran Karni Ilyas (saat itu Pemred TV One pra 2024). Saat Bertugas di TV One, Beliau mengikuti Kursus Kilat di MSOM di Belanda di awal Tahun 2009. Grace pun Pernah Beberapa Kali Interview dengan Sebagian-Sebagian Pemimpin/Tokoh dari Luar Negeri. di Tahun itu, Juga Ikut Meliput Penggerebekan Teroris di Temanggung, Jateng. Kemudian, sepanjang 2008-09, Nama Beliau pun berhasil Raih Anchor of The Year 2008 dan Runner Up Jewel of The Station 2009 versi Blog Legendaris era 2000an yang berisi Seputar Presenter Berita dari Berbagai TV Nasional dan terpilih sebagai Salah Satu dari 100 Wanita Terse*** 2009 versi F** Indonesia. Sekitar 2011/12, Beliau Meninggalkan TV One dan Berpindah ke SMAC (Saiful Mujani and Consulting) sebagai Bos hingga Menjadi Kader PSI sejak dideklarasikan pada 2014 silam sampai saat ini. 


03. Ken Anne


Gadis Cantik yang Pernah Menghiasi Siaran TV One sejak Hampir 1 Dekade, ya Namanya Ken Anne. Beliau dilahirkan pada 7 Maret 1994. Awalnya Bekerja di Kompas TV Jateng pada 2016-17 dan Menjadi Presenter Muda yang Bikin Cantik. dan Sejak 2017 hingga Saat ini, Beliau Pindah ke TV One seumur hidup dan Saat ini, Masih Memandu Acara AKI Malam (Apa Kabar Indonesia Malam).


04. Nadila Saleh


Siapa Sosoknya Nadila Saleh? dia adalah Gadis Muda dari Malut dan dilahirkan Pada 18 Oktober 2001. Usianya nyaris 25 tahun tapi Sangat Muda. Awal Karirnya, Sebagai Model Papan Bawah pada 2019 silam, Kemudian menjadi Gadis Kuliah di Universitas Esa Unggul dan Langsung Jadi Jurnalis/Presenter TV One sejak November 2022 silam. Walaupun Masih berstatus jadi Presenter, pun Ikut Lomba Kecantikan Terbesar di Indonesia, Puteri Indonesia 2024 mewakili Malut. dan Kini, Beliau Masih Menjadi Reporter dan Memandu Acara Kabar Petang di Salah Satu Stasiun TV milik Bakrie Group tersebut. Kalau Sebelumnya Beliau Pernah Muncul di Kabar Pagi, Kabar Arena (Pagi/Malam), AKI Siang/Akhir Pekan dan Kabar Hari Ini, Kini, Masih Memandu Acara Kabar Petang dan Kabar Utama (Kemungkinan?). Oh Ya, Beliau pun juga jadi Reporter yang Melaporkan Langsung dari Berbagai Negara di Dunia (seperti Inggris dan UEA) atau di Penjuru Indonesia sekalipun. Bukan Cuma Bakatnya sebagai Presenter TV Berita sekaligus Reporter, Tapi juga Menjadi Anak Selebgram ataupun Tiktokers karena rutin diupdate Selagi bertugas di Penyiaran. Nah, Mau Kepo si Nadila Saleh, anda Harus Ikuti IG (dan Tik Tok) Nadila Saleh dulu dan Pantau Terus.


05. Laura Louise


Nama Laura Louise saja Tidak asing Lagi sebagai Presenter Berita terkenal. Beliau dilahirkan pada 9 Juli 2002 (kayaknya Seumuran sama Zincka Neyla) tapi masih muda (seperti yang dari Go**** Ge****). Awalnya Bekerja di LPP TVRI sebagai Presenter (sebelum 2024) dan Sejak 2024 hingga Kini, pun kini Pindah ke TV One untuk Selamanya karena Hanya Memandu Acara-Acaranya, seperti One Klik, Kabar Arena Pagi, Kabar Pagi, Kabar Utama Malam, dll. (Hingga Catatan ini Sudah dibuat) Sebelum terjun ke Dunia Presenter, Beliau dulu pernah Ikut juga Lomba/Kontes Kecantikan manapun sebelum ditawari Jadi Presenter Berita TV. Kalau anda Kepo sama Sosok ini? Yuk Follow IGnya Laura Louise sekarang.


06. Putri Windasari


Anda Masih Ingat Sosok yang Bikin Nangis saat Membawakan Berita Seputar Perang Palestina yang sudah Terjadi pada 2023 silam? Nah, Ini Nih, Putri Windasari. dilahirkan pada 8 April 1994 dan Pernah Mengikuti Lomba Kecantikan dari Sebuah Majalah (Kemungkinan Wajah Femina) pada 2015. dan Sejak 2016 hingga saat ini, Gadis dari Sumut tersebut Menjadi Presenter Berita TV! awalnya main ke Trans 7 (adiknya Trans TV) di periode 2016-2019/20 dan sejak sekitar 2019/20 hingga saat ini, akhirnya resmi jadi Presenter TV One (adiknya ANTV). Saat masih Bekerja di TV One, Nama Beliau pun Semestinya Muncul, ada AKI Pagi, AKI Siang/Akhir Pekan, Kabar Petang, P2S (Pagi Pagi Seru), dll. Oh Ya, Beliau pun juga jadi Presenter Bincang-Bincang di Youtube Channel TV One News. 


07. Zincka Neyla


Ini Adalah Salah Satu Sosok yang Cantik dan Muda di Dunia Pemberitaan, Zincka Neyla. Sosok Tersebut Pernah Bertugas di TV One sebagai Presenter Berita hingga Jadi Reporter. Beliau Dilahirkan pada 6 Juli 2002 silam (seperti yang dari Go**** Ge****), tapi masih muda juga Seperti yang Nadila Saleh. Yang Paling Berkesan, Beliau pun Pernah jadi Peliput Pelantikan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran pada Oktober 2024 silam maupun sempat jadi Presenter Hidup Sehat (dan Kabar Arena/Dunia/Utama Pagi/Utama Malam) pada 2024/25 silam. Bukan Hanya berprofesi Sebagai Presenter Berita dan Reporter, Tetapi juga jadi Pempengaruh Perempuan yang rutin Posting di IG/TikToknya. dan Sayangnya, pada 2025 silam, Bukan lagi Sebagai Presenter/Reporter TV One dan Masih Fokus jadi Anak Selebgram. Nah, Anda Lihat Foto-Fotonya si Zincka, yuk Follow IGnya Zincka Neyla.


08. Felicia Amelinda


Sosok Presenter (sekaligus Reporter) Muda TV One yang Bernama Felicia Amelinda pernah jadi Saksi Korban Selamat Tragedi Besar di Tol Pemalang pada 31 Oktober 2024 silam dan Mengalami Pencabutan Sebagian Helai Rambutnya di Tengah Kejadiannya. dan Setelah Tragedi tersebut, Beliau Tidak Boleh bertugas hingga Pertengahan Desember 2024 silam dan Kembali setelah Keluar dari salah satu RS di Brebes/Pemalang. Sejak ia Kembali bertugas, sepanjang 2024-25 pun Selalu Jadi Presenter dan Reporter TV One secara Kontinyu. dan kini, Sekitar 2025-26, pun jarang jadi Presenternya tapi masih Fokus Sebagai Jurnalis tetap. Felicia Dilahirkan pada 24 April 2000 (seperti yang dari Go**** Ge**** juga) dan masih muda Juga seperti Nadila dan Zincka. Sepanjang Tahun lalu, Beliau Sering jadi Presenter Kabar Utama Malam yang Meneruskan Zincka Neyla yang dipecat pada Mei Tahun lalu hingga sekitar Jelang Tahun Baru 2026.


09. Tysa Novenny (sekarang ada di Garuda TV)


Anda Ingat nama Ini? ya, Nama Tysa Novenny pun tak asing lagi juga Sebagai Presenter. dilahirkan pada 22 November 1989 dan Mengawal Karirnya sebagai Presenter TVRI Sumut pada 2007-2010 dan Masuk TV pada sekitar 2010/11 setelah Memenangkan Lomba Presenter pada 2010 silam. dari Tahun 2010/11 hingga 2024, Beliau Pernah Menghiasi Acara-Acara Tertentu sebagai Presenter mulai dari Kabar Pagi, Kabar Siang, Kabar Petang, Kabar Malam, Dua Sisi dan One on One (termasuk Bincang Spesial). dan Sejak Akhir 2024, Beliau memilih dipecat dari TV One dan kini Menjadi Presenter Garuda TV (TV Antek Prabowo) sekaligus Wakil Direktur Marketing dan Penjualan.


10. Anna Thealita


Si Gadis Cantik yang Bernama Anna Thealita pun masih jadi Orang Loyal TV One. dilahirkan pada 27 Juni 1994 silam dan Pernah Menempuh Pendidikannya di Universitas Padjadjaran Bandung sebelum jadi Presenter Berita. Sejak Tahun 2018 hingga saat ini, Kini Menjadi Presenter Berita TV One dan Sejumlah Program Program Acaranya yang pernah ada seperti Kabar Siang, AKI Siang, Metropolitan hingga DADK yang Hadir Setiap Minggu Sore.


11. Agita Mahlika


Setiap Acara-Acara TV One rutin Menampilkan Agita Mahlika Bangun. Wow, kan juga Orang Loyal TV One selain yang Nama Anna Thealita. dilahirkan pada September 1994 dan Pernah Bersekolah di SMA Negeri 21 Jakarta Jurusan IPA selama 3 Tahun (2009-2012) hingga jadi Anak Kuliah di UI Fakultas Ilmu Budaya (2012-2016). Sejak 2016 hingga saat ini, Beliau jadi Presenter TV One dan Masih Tampil di Kabar Petang dari dulu.


12. Putri Violla (sekarang Tenaga Ahli Bidang Media/Komunikasi di Kemenpora)


Anda Kenal dengan Orang ini? ya, Nama Putri Violla memang Suka dengan Olahraga. dilahirkan pada 26 Mei 1983 dan Merupakan Anak dari Pasangan Pratap Basuki dan Andi Emmy Soraya. Pernah Bersekolah di SMAN 1 Malang dan Fakultas Hukum UB Malang. dan Mengawali Karirnya sebagai Presenter di Salah Satu TV Lokal di Jatim pada 2005 silam. Sejak dari era Remaja, beliau adalah Fans Berat Arema FC Malang/Indonesia Malang. Ketika Lulus Kuliah, Beliau pun sempat jadi Presenter Off Air sebuah Acara Sepakbola yang Membahas Arema di Sebuah TV Lokal terkemuka dari Kota Ngalam. dan di Tahun 2008, Beliau Merantau ke Jakarta setelah bukan lagi Sebagai Presenter Lokal di Malang Raya dan Jatim dan Akhirnya menjadi Presenter TV One untuk Bagian Olahraga. Sepanjang Karirnya Beliau, pun Pernah jadi Presenter-Presenter di Acara-Acara tertentu Semacam Kabar Arena hingga AKI Malam. dan Sejak 2024/25, Beliau Meninggalkan Stasiun TV ini dan Kini Bekerja di Kementerian BUMN (sekarang sudah mati) dan akhirnya, Bekerja di Kemenpora RI untuk Menjabat Sebagai Tenaga Ahli Bidang Media dan Komunikasi.


13. Pritta Zega


Presenter dan Reporter TV One pun Tak Kalah Cantiknya, ya Pritta Zega. Masuk TV One pada 2022/23/24 dan Sempat jadi Reporter. Lalu menjadi Presenter Berita di Waktu Pagi, Siang dan Malamnya. dan Kini, Bukan Cuma jadi Presenter Berita di Pagi, Siang dan Malam, Tapi beliau juga jadi Presenter Majalah Berita yang kini tinggal 1 saja, pastilah "Benang Merah".


14. Reza Prahadian


Anda Kenal dengan Orang yang satu ini? Ya, Pastilah namanya Reza Prahadian. Jurnalis dan Presenter dari TV One pun Mulai Bergabung pada 2008 awal (sebelum Mengganti Nama dari Lativi jadi TV One). dari 2008 hingga sekitar awal 2020an, pun Menjadi Presenter dan Jurnalis TV One terlama baik saat Membawakan di Studio dan di Luar Studio untuk Laporan Langsung dari Lokasi.


15. Prima Alvernia


Anda Kenal Orang ini yang diingat para Pemirsa-Pemirsa Setianya? nah, Pasti anda Kenal Nama Prima Alvernia. dilahirkan pada 15 Januari 1993 dan Pernah Berkuliah di Universitas SAHID sebelum/saat jadi Presenter. Pada 2015, pun berawal dari GTV jadi Presenter Berita dan Akhirnya, setelah 2 Tahun (2017) pun Bergabung ke TV One setelah keluar dari GTV. di Tahun itu, saat itu TV ini masih dalam Proses "Kembali ke Setelan Pabrik" dari 15 April hingga 30 Juli 2017 silam yang Fokusnya jadi TV Berita yang dicampur Olahraga dan Seleksi Hiburan. dari 2017 hingga 2024, Beliau Pernah jadi Presenter-Presenter manapun Semacam Kabar Dunia hingga Arena Pagi. dan Sayangnya, pada 2024, pun Meninggalkan Stasiun TV yang dimiliki oleh Bakrie Group tersebut dan Nama Beliau tak terdengar di Layar TV.


16. Tiara Harahap


Siapa Sosok Tiara Harahap? ia adalah Presenter TV One yang dilahirkan pada 9 Agustus 1995 silam. Awal Karirnya pun masih Kuliah di Universitas Airlangga Surabaya dan akhirnya, pada 2018 kini Sebagai Presenter TV One sampai saat ini. Saat ini, Beliau Masih Memandu Acara AKI Malam dan Kabar Utama Malam. dan Memiliki Fanbasenya untuk yang Suka Sosok tersebut.


17. Fatimah Albar


Ini Bukan Ahmad Albar, tapi ini adalah Fatimah (Hasan) Albar. Beliau Ulang Tahun setiap Tanggal 1 Februari. Ia adalah Presenter Muda TV One yang Cantik sekali seperti Orang Arab atau Melayu gitu... dan Juga adalah Alumni Fakultas Ilmu Administrasi dan Prodi Administrasi Negara UI. Sejak Sekitar 2023, Beliau pun jadi Presenter dan Reporter TV One karena sudah ngetes di Campus One dan kini Menghiasi Acara Kabar Siang terus menerus (bersama Rekannya Ferdi Ilyas atau Seera Safira). Selain yang Kabar Siang, juga jadi Presenter Sajian Spesial Islami (bukan yang Reguler seperti Damai Indonesiaku). Bukan Cuma jadi Presenter, tapi jadi Anak Tiktokers sekaligus Selebgram yang suka Posting ke Berbagai Medsos yang ada.


18. Yudi Handoyo (sekarang ada di SindoNews TV)


Jauh Sebelum eranya SindoNews TV, Nama Yudi Handoyo pun masih diingat semua Pemirsa-Pemirsa Setianya. Awalnya Bekerja di TV One sebagai Jurnalis dan Reporter dari 2014/15 hingga sekitar 2022/23. dan Kini, Sejak Berubah dari MNC News ke SindoNews TV mulai Juli 2023, Beliau dipecat dari TV One dan berpindah ke SindoNews TV dari 2023 hingga saat ini.


19. Andromeda Mercury


Ini Nih, Sosok Terganteng Memandu Acara Kabar Petang dan Catatan Demokrasi, ya Namanya Andromeda Mercury. Dilahirkan pada 18 Mei 1988 di Salatiga. Berkarier Sejak 2007 ketika Masih jadi Host Berita/Non Berita dari TVRI Jabar. dan Kini, Sejak 2010 hingga Kini, Beliau sudah Jadi Presenter TV One dan Tetap Loyal dari Dulu (kayak Agita kan). Pernah jadi Moderatornya Debat Capres dan Cawapres Pemilu 2024 pada Awal Februari 2024 silam. 


20. Venna Kintan


dan Terakhir, adalah Venna Kintan. Gadis yang Lahir pada 27 Desember 1997 ini mulai Karirnya sejak 2019 silam (saat itu usianya 21-22 tahun?). dan Merupakan Alumni Kwik Kian Gie School Jurusan Manajemen Bisnis. Kini, Beliau Memandu Apa Kabar Indonesia Malam dan One on One yang Hadir Setiap Jumat Malam. 


20 Presenter TV One yang dari Generasi ke Generasi pun Selalu ada di Layar. yang dirindukan ada Tina Talisa sampai Prima Alvernia dan yang masih ada Cuma Nadila Saleh hingga Ken Anne.

Sayangnya, Nama Seera Safira, Maria Assegaf, Nane Nindya, Rahma Sarita, Shinta Syamsul Arief, dll. Tidak Masuk Daftar 20 Presenter TV One dari Generasi ke Generasi karena Sudah terbatas nih Daftar Nama-Namanya (Hingga Catatan ini sudah dibuat juga). 

P/S:
Ini Adalah Postingan lama tapi Baru (direvisi Total Sedikit). Awalnya kan dibuat pas Jelang HUT TV One ke 18 pada 7/2 lalu, dan Akhirnya, dihapus dan Sempat Buatkan Ulang dengan Versi Edit/Revisi. Nah, Kali ini, yang baru, Semestinya dilengkapi dengan Waktu Kelahiran sebagian Besar Presenter-Presenter TV One. 

Sumber : Wikipedia, Instagram dan berbagai Sumber lainnya

Rabu, April 15, 2026

Pembagian Grup dan Prediksi Piala Thomas dan Uber 2026 (Update, Revisi)

Sebentar lagi, Pertarungan Piala Thomas dan Uber 2026 bakal dibuka di Horsens. Nah, Kayaknya sih, Mungkin akan Mau Dominasi Cina yang Menggila sejak 2 tahun sebelumnya (2024) atau akan Putus apabila ada Kejutan. Nah, Ini dia Pembagian Grup Piala Thomas dan Uber 2026:

Piala Thomas 2026

Grup A
Cina, India, Kanada dan Australia

Grup B
Jepang, Malaysia, Inggris dan Finlandia

Grup C
Cina Taipei, Denmark (Tuan Rumah), Korsel dan Swedia

Grup D
Indonesia, Prancis, Thailand dan Aljazair


Piala Uber 2026

Grup A
Cina, India, Denmark (Tuan Rumah) dan Ukraina

Grup B
Jepang, Malaysia, Turki dan Afsel

Grup C
Cina Taipei, Indonesia, Kanada dan Australia

Grup D
Korsel, Thailand, Bulgaria dan Spanyol


Prediksi Skor untuk Indonesia di Penyisihan Grup Piala Thomas dan Uber 2026:

Piala Thomas 2026 Grup D
Indonesia 5-0 Aljazair
Indonesia 5-0 Thailand
Indonesia 4-1 Prancis

Prediksi Indonesia di Grup D : Juara Grup

Piala Uber 2026 Grup C
Indonesia 4-1 Kanada
Indonesia 4-1 Australia
Indonesia 3-2 Cina Taipei

Prediksi Indonesia di Grup C : Juara Grup

Prediksi Lolos dan Duel 8 Besar Piala Thomas dan Uber 2026 (berdasarkan Chatnya dari CG/GG):

Lolos ke 8 Besar

Piala Thomas 2026
Grup A : Cina dan India
Grup B : Jepang dan Malaysia
Grup C : Korsel dan Denmark (Tuan Rumah)
Grup D : Indonesia dan Prancis


Piala Uber 2026
Grup A : Cina dan Denmark (Tuan Rumah)
Grup B : Malaysia dan Jepang
Grup C : Indonesia dan Cina Taipei
Grup D : Korsel dan Spanyol


Prediksi Duel 8 Besar

Piala Thomas 2026
Cina vs Prancis
Jepang vs Denmark
India vs Korsel
Malaysia vs Indonesia

Piala Uber 2026
Cina vs Jepang
Indonesia vs Spanyol
Denmark vs Malaysia
Cina Taipei vs Korsel

Prediksi Lolos ke Semi-final

Piala Thomas 2026
Cina
Jepang
India
Indonesia

Piala Uber 2026
Cina
Indonesia
Denmark
Korsel

Prediksi Duel Semi-final

Piala Thomas 2026
Cina vs Jepang
India vs Indonesia

Piala Uber 2026
Cina vs Indonesia
Denmark vs Korsel

Prediksi Lolos ke Grand Final

Piala Thomas 2026
Jepang
Indonesia

Piala Uber 2026
Cina
Korsel

Prediksi Duel Grand Final

Piala Thomas 2026
Jepang vs Indonesia

Piala Uber 2026
Cina vs Korsel

Nah, Kayaknya Final Piala Thomas 2026 di Horsens nanti, akan Mencontoh 1 dari 6 Pertandingan Playoff Piala Dunia 2026 yang digelar pada akhir Maret/awal April lalu. Duel Grand Final Piala Thomas Tahun ini akan mencontohkan Duel Final Playoff Path A Eropa Piala Dunia 2026 antara Tim Bosnia-Herzegovina menantang Tim Italia yang akhirnya Italia Berujung Gagal lolos sampai 3x beruntun Sejak Edisi 2018 di Rusia.

Prediksi Skor di Grand Final dan Juara/Runner-up 

Piala Thomas 2026
Jepang 3-1 Indonesia

Juara : Jepang (12 tahun Penantian)
Runner-up : Indonesia (Hat-trick Runner-up)

Catatan : Indonesia Masuk Final kali keempat Beruntun Sejak Edisi 2021 di Aarhus, Tapi akhirnya, Menjadi Tragis untuk Tim Thomas Indonesia yang jadi Kalah Terus menerus di Grand Final sampai 3x Beruntun sejak Edisi 2022 di Bangkok, Mirip dengan Timnas Italia di Playoff Piala Dunia (zona Eropa) yang Edisi 2026 menjadi Tragis juga karena Gagal Lolos ke Piala Dunia sampai 3x Beruntun sejak Edisi 2018 (sebagaimana dalam Pembahasan-Pembahasan yang sebelumnya). Indonesia di Final Piala Thomas Tahun ini kayak Italia di Playoff (zona Eropa) Path A Piala Dunia Tahun ini juga dan Jepang di Final yang sama Tahun ini setara dengan Bosnia-Herzegovina di Playoff yang sama Tahun ini juga.

Piala Uber 2026
Cina 2-3 Korsel

Juara : Korsel (Gelar ketiga)
Runner-up : Cina

Catatan : Final Piala Uber Tahun ini, Tiru Final 4 Tahun sebelumnya (2022 di Bangkok) 

Demikian Prediksi Piala Thomas dan Uber 2026 ala Gue, Semoga, Indonesia yang Piala Thomas Tahun ini bisa Runner-up Hat-trick seperti Italia Hat-trick gagal ikut Piala Dunia lah. 


Update (16/4):
Postingan ini direvisi pada 16/4, ada Perubahan atau Perbaikan kayaknya. 

Update (17/4):
Postingan ini direvisi pada 16/4, ada Perubahan atau Perbaikan kayaknya. Ingat, Jangan dihapus! Kan sudah 2x Update/Revisi di Postingan Blog ini. 

Selasa, April 14, 2026

Takkan Bersekolah buat si Elfan

Kemarin, si Elfan (adik Gue) sudah selesai Melaksanakan Tugas Ulangan/Ujian di SMAN 2 Mojokerto, kan Hasilnya Bagus semua. Pada Pekan Sebelumnya (dari 6 hingga 10 April lalu), pun Juga Tugas Ulangan/Ujiannya. Setelah Selesainya Ulangan/Ujian buat beliau di Sekolah tersebut, dari Hari ini sampai batas waktu yang (Maunya) ditentukan, Kemungkinan Tak datang ke Sekolah seimbas dengan Pasca Ulangan/Ujian hanya 5+1 Hari. Nah, Kayaknya, kemungkinan, kalau si Elfan akan Berada di Ngalam kelak, kan semestinya ada yang mungkin Menggelar Tes UTBK-SNBT 2026. Kita Tunggu ya... 

Senin, April 13, 2026

Akhir Kisah Dandy di Indonesian Idol 2026

Sepekan lalu di Senin, Dandy Panjawi dinyatakan Tersenggol dan Mengakhiri Perjalanan di Ajang Indonesian Idol 2026. Selain Dandy, Josh Flo jadi Korbannya tapi Gagal Tersenggol. Ya, di Spekta Top 8, kali akan Bawakan Lagu-Lagu dari Semua Grup Musik (seimbas dengan adanya Program Baru di Indosiar yang Bernama Band Academy yang Merupakan Lomba Grup Musik baru yang meneruskan Legasi-Legasi lama), yang Pertama, Rio dari Mojokerto membawakan salah satu lagu dimasa Kecilnya beliau saat itu, Empat Mata milik D'Bagindas, Kemudian, yang Kedua, Kezi bawakan lagu dari Ungu berjudul Hampa Hatiku, yang ketiga, Sang Peserta yang Tersenggol (Dandy) bawakan lagu dari Nidji berjudul Biarlah, yang Keempat, Meidra bawakan lagu Ketahuan milik Matta Band, yang Kelima, Josh Flo bawakan lagu Sahabat jadi Cinta milik Zigaz, yang Keenam, Niki bawakan lagu populer milik Slank berjudul I Miss You but I Hate You, yang Ketujuh, Ecky bawakan lagu dari ST12 berjudul Aku Masih Sayang dan terakhir, Celyna Grace bawakan lagu Mau Dibawa Kemana milik Armada Band tapi dengan Aksi Velocity. Yang Celina Grace ketika Tampil di Spekta 8, ia Kemungkinan Mengenakan Rok Str**le** Pink yang Begitu Elegan dan Memakai Sepatu Bots Metalik Perak. Mantap Kan... dan Pastinya akan menghadirkan Eka Gustiwana untuk Meramu Musik pada Spekta 8. Tidak Hanya Penampilan Solo, tapi ada Duetnya. Yang Pertama, Josh dan Niki bawakan lagu Kau, Kemudian yang Kedua, Meidra dan Dandy bawakan lagu Saat Bahagia, yang Ketiga, Ecky dan Kezi bawakan lagu Hikayat Cinta dan terakhir, Celyna dan Rio bawakan lagu Rindu Dalam Hati. Yang Penampilan Celyna dan Rio baik Penampilan Solo dan Duet, Makin Keren sih... dan Kemungkinan, saat Grand Final nanti, diprediksi Rio dari Tanah Majapahit menantang Ecky dari Bumi Banua dan Bakalan mengulang Memori 2 Dekade silam, dimana Dirly dan Ihsan berjuang Rebut Kemenangan di Indonesian Idol 2006. Ini Cuman Prediksi ala Gue, Kita Tunggu saja Nanti. Jangan lupa! Saksikan Spekta 7 Indonesian Idol 2026 Malam ini Jam 8.30 Malam Siaran langsung di RCTI Channel LCN Digital Nomor 28. Mau Nonton Aksi-Aksi Celyna, Ecky, Rio, dkk. di Indonesian Idol 2026, Aksi Bintang-Bintang Futsal Indonesia, Kisah Hebat SpongeBob dan Naruto atau Kepo si Cantik Renie Arumsari di Program-Program Berita? Yuk Tonton dan Scan Ulang 4 Saluran dari MNC Media/iNews Media Group (RCTI, MNC TV, GTV dan iNews) di Surabaya 41 UHF dan Malang Raya 43 UHF. 

Minggu, April 12, 2026

Jargon Baru Koran Kompas di Tahun Ini dan Rencana Menanti (Update)

Kalau di Pembahasan Sebelumnya yang Koran Kompas di Bulan Ramadhan 1447H lalu (awal Maret lalu), Maka Kita akan Bahas Seputar Koran Kompas (koran Favorit gue selain Jawa Pos dan Media Indonesia) dengan Jargon barunya dan menantikan Rencana. Yang 2 hari lalu, Sempat dibuat Malah dihapus dan Pas 15/3 lalu sempat dibuat juga tapi sudah dihapus! 

Sampul Koran Kompas Edisi 10/4 dengan Iklan Banner yang ada Jargon Barunya

di Tahun ini (sejak April ini), Jargon Koran Kompas diganti Permanen dari zaman Bulan Ramadhan lalu, yakni "#Mulaidaridiri" Menggantikan Jargon "Mencerahkan Lintas Generasi" Yang biasanya dipakai Pas Perayaan 60 tahun Koran Kompas pada Tahun lalu. Karena, Jargon baru dari Koran ini dibilang Unik tapi mengingatkan kita pada 2 Jargon pendahulunya yang cukup Populer di era di masa itu (tapi sama-sama unik?), yakni "Buka Mata dengan Kompas" (2002-2005) di Era Suryopratomo jadi Pemred saat itu (2000-2008) dan "#Menjadilebih" (2013-2015? dan 2022-23) di Era Rikard Bagun jadi Pemred saat itu juga (2009-2014), Budiman Tanurejo jadi Pemred saat itu juga (2014-2018) dan Sutta Dharmasaputra jadi Pemred saat itu juga (2020-2025). Ini Kemungkinan "Memasak" (lagi, seperti 12/12 tahun lalu) atau Bagaimana? Masya Allah... ya Pasti Memasak lagi gitu. Nah, Pada 15/4 nanti, Koran Kompas kemungkinan ada Soal UTBK-SNBT yang akan dimuat tapi Mengingatkan kita pada Halaman Khusus Tryout di Koran Jawa Pos Radar Mojokerto dan Jawa Pos Radar Jombang. dan Sajian Spesial ini berkolaborasi bersama Ganesha Operation. 

Sudut Pandang di Koran Kompas Edisi Jumat (bagian dari Rubrik Internasional)

di Tahun ini (2026), Koran Kompas banyak Sekali ada Gebrakan baru, Jurus baru, Inovasi baru dan Perombakan Besar apalagi masih dibawah Pemred yang Bernama A. Haryo Damardono yang sudah menjabat sejak Hampir setahun lalu (selain UTBK-SNBT, tapi Sebagaimana yang Pernah dibuat Pembahasan-Pembahasan sebelumnya), Seperti Tampilan Sampul Depan Koran Kompas yang Menghilangkan Banner "QR Code" tapi bak Zaman Majapahit (masa Silam), Halaman Khusus "Sudut Pandang" (Bagian dari Rubrik Internasional) yang Biasanya ada di Edisi Minggu Pindah ke Edisi Jumat dengan Tulisan-Tulisan dari Jurnalis Desk Internasional (seperti Luki Aulia hingga Kris Mada) lengkap dengan Inset 3 Foto Tokoh-Tokoh yang Menganalisis Isu Internasional, Karikatur "Joni dan Poni" (Bagian dari Rubrik Opini) yang Biasanya dimuat Setiap Sabtu, kini Berpindah Pemuatannya ke Setiap Rabu, Sajian-Sajian Ramadhan/Lebaran 1447H lalu seperti Jurnal Kebaikan yang Dimuat Setiap Jumat dan Sabtu hingga Pemuatan Jadwal Imsakiyah 1447H versi Singkat khusus Wilayah Jakarta dan Sekitarnya tanpa dilengkapi dengan Sponsor, Figura Baru dari Duo Analisis (antara Politik dan Budaya) seperti Lynda Ibrahim, Alissa Wahid (dulunya Setiap Minggu), Arya Fernandes (bukan Arya Saloka), dll. (Sebagaimana yang pernah tulis di Pembahasan sebelumnya pada 15/2 lalu), Analisis Budaya pindah ke Edisi Jumat secara Permanen (karena Efek Koran Kompas Edisi Akhir Pekan, Sebagaimana yang pernah tulis di Pembahasan sebelumnya pada 15/2 lalu juga), Hadirnya Kompas Akhir Pekan yang Beredar Setiap Sabtu yang Mengawinkan Konten Berita Kedalaman Akhir Pekan dan Konten Ringan Khas Minggu dengan Tebal 20 Halaman dan Pecahan 2 Seksi Koran seperti di Masa Silam tapi mirip dengan Ketebalan Koran Jawa Pos Edisi Minggu versi Wilayah Jombang-Mojokerto (sebagaimana yang pernah ditulis di Pembahasan sebelumnya pada 8/2 lalu), Memperkenalkan Kompas Minggu versi Baru dengan Rasa Edisi Senin-Jumat tapi isinya Tulisan-Tulisan Features, Opini 3 Halaman hingga Riset (dari Litbang Kompas) tapi diterbitkan dalam Format EPaper sepenuhnya (setara dengan Media Indonesia Edisi Sabtu dan Minggu jadi EPaper sepenuhnya sebelum 2026, sebagaimana yang pernah ditulis di Pembahasan sebelumnya juga pada 8/2 lalu), Tabloid Nostalgia Bobo by Kompas yang sudah dilakukan dengan Pre-order (sebagaimana yang pernah ditulis di Pembahasan sebelumnya juga pada 1/3 lalu) dan Pre-order Majalah Bobo Edisi Khusus 53 tahun berkarya lewat Gerai Kompas Online secara Eksklusif. Oh Ya, yang Tahun lalu (2025), Koran ini pernah ada Banyak Gebrakan dan Inovasi yang sudah dilakukan tapi dianggap sebagai Tahun Emasnya Koran Kompas sebagai Kado Terindah 60 tahun berkarya, Semisal TTS ada di Kompas.id, Edisi Khusus 60 tahun Kompas yang Tebalnya 60 Halaman dengan Cara Pre-order (di Online/Offline) tapi Biayanya terlalu Mahal (aku ingat Pernah di Pre-order cuma 2x sepanjang Juni tahun lalu dan dapat 2 Eksemplar Koran gitu), Memperkenalkan Karikatur baru si Joni dan si Poni, Edisi Khusus HUT RI ke 80 yang isinya Dokumentasi Sejarah Indonesia yang "Rare" alias langka tapi tebalnya cuma 80 Halaman dengan Cara Pre-order tapi biayanya Berbeda-beda, Mengembalikan Jadwal Metro TV setelah bertahun-tahun hilang dan Menggantikan Posisi Jadwal GTV pada 9/9/25, Memperkenalkan KompasOne, Menghidupkan kembali Tabloid Bola lewat Edisi Khusus (berukuran Tabloid) yang Membahas Geliat Timnas Indonesia dan Kualifikasi Piala Dunia dari Waktu ke Waktu dengan Cara Pre-order (di Online/Offline) tapi Biayanya juga Berbeda-beda (aku ingat Pernah di Pre-order cuma 2x sepanjang Oktober tahun lalu dan dapat 2 Eksemplar Tabloid gitu), Edisi Tematis Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Rubrik Spesial "Sawala" yang Berkolaborasi bersama Kemembud RI, Menghadirkan Liputan Khusus Masyarakat Adat (Konsisten hingga Pertengahan Tahun ini), Lipsus Sea Games 2025 di Thailand yang diliput 4 Jurnalis Desk Olahraga, Jelajah Kelapa dan Edisi Liputan Jurnalisme Data Spesial pas ada Bencana Besar di Wilayah Utara Sumatera pada 12/12/25 yang Menjadi Pusat Perhatian di Medsos karena "Koran Kompas Memasak" dan Langsung menaikkan Kepopulerannya (kembali). Oh Ya, yang Konsisten, cuma Acara Hari ini, Rubrik Weekend dan Sosok. Yang Acara Hari ini isinya Jadwal TVRI Nasional, SCTV, Metro TV, Trans TV, Trans 7, TV One, Jak TV Jakarta, Kompas TV, BTV dan RTV. Cuma ada di Edisi Senin hingga Sabtu di Koran Cetak dan EPaper secara Serentak! Sedangkan, Rubrik Weekend isinya Informasi Gaya Hidup. Yang Edisi Sabtu (Cetak dan EPaper) isinya Info Hotel dan Restoran yang menggila dan ada di Halaman 6 dan 7 (mirip dengan Halaman Food dari Koran Jawa Pos Edisi Minggu?) dan Yang Edisi Minggu (EPaper saja) mungkin Seperti Sabtu atau Tidak (cuma Isinya Fashion sama Jam Tangan?). dan Terakhir, Sosok! Menampilkan Profil Orang-orang Hebat nan Inspiratif (mirip dengan Rubrik Inspirasi di Koran Jawa Pos Radar Jombang Edisi Minggu dan Rubrik Someone di Koran Jawa Pos Radar Mojokerto Edisi Minggu juga). Yang Pemuatan Iklan-Iklan, kan masih ada, cuma Minim Pemuatannya, tapi yang Edisi Jumat, semestinya ada Iklannya terus. Kalau anda ingat kembali ke era 90an-2010an, Koran Kompas rutin Memasang Iklan-Iklan yang Isinya Stasiun/Acara TV terus menerus yang dulunya Dominan untuk Pemuatannya (sama seperti Jawa Pos dan Media Indonesia yang sama melakukannya di Masa Silam), seperti Iklan RCTI, SCTV, Indosiar, dll. Kan Berasa Nostalgia! 

Untuk Rencana Berikutnya, kemungkinan besar Bakal makin Jos Gandos dan Jadi Eksklusif di Tahun ini (selain yang UTBK-SNBT), mulai dari Logo HUT ke 61 Koran Kompas yang Segera Muncul di Sampul Koran kelak, Menghadirkan Liputan Khusus Piala Dunia 2026 yang akan hadir mulai Pertengahan Bulan depan hingga Setelah Piala Dunia 2026 berakhir (kemungkinan) tapi menjadi Media Partnernya Siaran Piala Dunia 2026 di RRI/TVRI, Java Jazz 2026 yang siap digelar di Akhir Mei nanti tapi bisa Meliputnya Penuh selama gelaran Konser Jazz besar tersebut dan Menerbitkan Edisi Khusus Panduan dan Prediksi Piala Dunia 2026 (berformat Tabloid?) yang isinya Profil 48 Negara Peserta, Skuad 48 Negara, Pemain Terkenal dari 48 Negara Peserta, Kilas Balik dari 1930 hingga 2022 (lengkap dengan Statistik), Kilas Balik Peliputan Piala Dunia dari Keluarga Kompas Gramedia dari 1982 hingga 2022 (terdapat Sampul-Sampul lama Semua Jenama dari KG yang Lipsus Piala Dunia dari Waktu ke Waktu), Sang Legenda, Maskot/Logo, Stadion/Kota, Tulisan-Tulisan Features, Prediksi Pertandingan dari Awal hingga Akhir dan Foto-Foto super lengkap. Edisi Khusus ini diberi Gaya Khas antara Majalah Hai (1977-2017), Tabloid Soccer (2000-2014) dan Koran Kompas, mungkin Titelnya "Tabloid Hai-Soccer by Kompas" dan Tebalnya cuma 56 Halaman Berwarna. dan dipastikan akan Beredar pada Awal Juni nanti Sebelum Piala Dunia mau dibuka tapi harus Pre-order dulu yang dilakukan mulai Awal Bulan depan nanti melalui Gerai Kompas Online, Shopee, Tokopedia, Gramedia Online, Toko Gramedia dan Kemungkinan bisa lewat Radio-Radio di Berbagai Kota besar se Indonesia. Harganya diperkirakan cuma Rp. 48.000,-/Tabloid dan Bisa Dapat Bonus Poster Besar Jadwal Piala Dunia 2026 dan Poster 4 Halaman atau Rp. 88.000,-/Tabloid dan Bisa Dapat Bonus Poster Jadwal Piala Dunia 2026, Poster 4 Halaman dan Paket Langganan Kompas.id sampai 2 Bulan lamanya. dan Ingat, dijual Terpisah dari Edisi Reguler karena ini Penerbitannya Istimewa kayak Kompas Edsus 60 tahun 60 Halaman (2025) dan Tabloid Nostalgia Bobo by Kompas gitu. Oh Ya, ditambah ada PRJ (Pekan Raya Jakarta) 2026 yang akan digelar Pada Juni-Juli nanti dan bakal jadi Koran Resmi Event tersebut dan Edisi Khusus Kompas 61 tahun berkarya yang Koran Cetak bisa diterbitkan pas Merayakan Ultah Koran tersebut pada 28/6 nanti dengan Cara Pre-order dulu di Online dan Offline mulai sekitar awal Juni nanti. 

Bagaimana dengan Koran-Koran selain Kompas? Kan Semestinya, Pasti ada Meskipun Koran Indonesia di 2026 masih dilanda Disrupsi Digitalisasi dan hilangnya Sebagian Jenama Koran yang Edisi Minggu (seperti Warta Kota dan Surya yang sama-sama milik Tribun Network). 

Sampul Koran Jawa Pos Edisi Hari ini (12/4)

Yang Koran Jawa Pos dari Surabaya, kan Lebih banyak Rubrik-Rubrik yang ada, Seperti Nasional, Internasional, Sportainment, Show-Selebritis (Senin hingga Sabtu), Ekbis/Finansial (Senin hingga Sabtu), Kementerian Kabinet Merah Putih (Senin hingga Jumat), Jatim (Senin hingga Jumat), Metropolis (khusus Wilayah Surabaya Raya) dan Opini/Jatidiri (Senin hingga Jumat). 

Rubrik Kementerian Kabinet Merah Putih di Koran Jawa Pos Edisi Senin hingga Jumat

Yang Rubrik Kementerian Kabinet Merah Putih, kan isinya Berita-berita semua Anggota Kabinet Merah Putih, tapi adanya di Edisi Senin hingga Jumat. Untuk Akhir Pekan pula, Rubrik-Rubriknya pun tak kalah Menarik tapi bergaya Majalah, ada Cerpen (Sabtu), Apa Kabar (Sabtu), Wisata (Minggu), Film/Drama (Minggu), Musik (Minggu), What's on Social Media (Minggu), Peluang Usaha (Minggu), Golf (Minggu), dll. Yang di Edisi Sabtu, Rubrik-Rubrik yang bervariasi kan didominasi antara Sastra dan Non Sastra, seperti Cerpen, Apa Kabar yang Isinya Tokoh-tokoh yang dulu Berjaya, TTS untuk Asah Otak, dll. 

Rubrik Nasional dan Internasional di Jawa Pos Edisi Minggu yang diberi Sentuhan (/ai) yang mendominasi untuk Artikel Berita

Yang di Edisi Minggu, Berita di Halaman Nasional, Internasional dan What's on Social Media menggunakan kode "(/ai)" berlebihan dan mungkin Beritanya yang diadopsi dari Akal Imitasi/Digital (seperti Koran-Koran dari Tribun Network yang menerapkannya tapi diintisari dari Portal Digital milik KG Group). Yang diluar Hari Minggu, pun kadang juga ada, kadang tidak. 

Rubrik Wisata di Jawa Pos Edisi Minggu

Sedangkan yang Rubrik Wisata (yang Hadir di Edisi Minggu), biasanya Memuat Liputan Artikel Tempat Tempat Wisata di Seluruh Indonesia yang menjadi Mayoritas Kontennya tapi ada Artikel Budaya dan Masyarakat Adat di Berbagai Tempat Wisata di Berbagai Wilayah dari Papua hingga Aceh (sebagaimana yang pernah ditulis di Pembahasan Sebelumnya). Rubrik ini diperkaya Gaya Visual dan lengkap dengan Foto-Foto yang dijepret Tim Fotografi LKBN Antara (ataupun dari Tim Fotografernya Keluarga besar Jawa Pos Media seperti Jawa Pos Radar Malang, Jawa Pos Radar Bromo, dll.) yang jadi Dominan (sebagaimana juga yang pernah ditulis di Pembahasan sebelumnya juga). Wisata yang Isinya Artikel Wisata/Masyarakat Adat/Budaya/Wajah Baru Kota di Seluruh Indonesia plus diperkaya Foto-Foto dari Antara/Keluarga Jawa Pos Media pasti mirip dengan Rubrik Geliat Kota di Koran Kompas (2020-2025) yang dulunya dimuat di Edisi Jumat/Sabtu, Rubrik Kelana (atau Foto Pekan ini?) di Koran yang sama (sejak 2026) karena adanya Edisi Akhir Pekan yang biasanya ada di Hari Sabtu, Rubrik Klik di Koran yang sama yang biasanya nongol Setiap Selasa, Rubrik Travelling di Koran Surya (Tribun Network), Rubrik Essay Foto di Koran Media Indonesia yang kini dimuat di Edisi Jumat dan Tradisi Lisan di Koran yang sama tapi kini dimuat di Edisi Jumat juga. Rubrik ini memang Cocok yang Suka Travelling. 

Rubrik Sportainment di Jawa Pos Edisi Minggu

Sportainment di Edisi Minggu juga tak Ketinggalan, Mayoritasnya adalah Preview Duel Besar Liga-Liga Sepakbola Besar di belahan Dunia (seperti Duel Inter vs Juventus hingga Duel-Duel lainnya). Preview Duel Klub-klub Liga Italia yang Mainnya Minggu Malam/Senin Dinihari nanti (WIB) semestinya adalah Mayoritas atau Minoritas? Hehehehe... 

Rubrik Golf di Koran Jawa Pos Edisi Minggu (bagian dari Sportainment)

Selain itu, ada Rubrik Golf yang sering Nongol di Edisi Minggu berisi Artikel Seputar Golf Indonesia yang khusus Penggemar Golf di Penjuru Indonesia. Yang Halaman What's on Social Media, kan Isinya Berita Hiburan Indonesia yang berdasarkan Intisari dari Website Berita bervariasi (kecuali KG Group?) dan Semua Medsos yang ada lho. Ketebalan untuk Koran Jawa Pos rata-rata kisaran 20-28 Halaman (yang Edisi Minggu untuk Wilayah Jombang dan Mojokerto pasti 20 Halaman karena menggabungkan 12 Halaman Koran Jawa Pos Induk, 4 Halaman Koran JP Radar Mojokerto dan 4 Halaman Koran JP Radar Jombang). 


Sampul Koran Media Indonesia Edisi 10/4

Tidak kalah dari Jawa Pos, Koran Media Indonesia terasa Aneh karena Tampilannya Baru sejak 23/3 lalu. di Tahun ini, Koran dari MGN tersebut, mulai Tanda-Tanda menuju "Digital First" Karena, Koran yang Edisi Sabtu dan Minggu tidak ada yang diterbitkan baik Cetak dan EPaper (Edisi 3/1, 10/1 dan 7/3 lalu dikecualikan tapi adanya di EPaper saja), Penambahan Halaman di Opini dan Rubrik-Rubrik Sabtu-Minggu hijrah ke Jumat. Ketiga (Mantan) Rubrik-Rubrik Sabtu-Minggunya adalah Kolom Tendangan bebas, Essay Foto dan Tradisi Lisan. Yang Pertama adalah Tendangan bebas, Isinya Catatan Sepakbola yang ditulis oleh Suryopratomo (Seperti yang disebutkan diatas tadi), Tradisi Lisan dan Essay Foto yang Keduanya Bergantian di Edisi Jumat. dan Sayangnya, Sejak adanya Kehilangan Edisi Sabtu-Minggu, Kita Tidak Menjumpai Catatan Ono Sarwono dan Info Program Acara Metro TV (mirip dengan Info Program Acara RCTI yang terus menerus di Rubrik Televisi/Kolom Acara TV milik Jawa Pos Edisi Minggu era 2024/25 silam) yang dulunya dimuat di Edisi Minggu. 

Oh Ya, yang Koran Pikiran Rakyat dari Bandung pun 24/3 lalu, Kita Rayakan 60 tahun berkarya dengan Menghadirkan Edisi Khusus Perayaan Ultah ke 60 yang tebalnya 12 Halaman tapi Desain Sampulnya mirip dengan PR yang zaman 60an hingga awal 2000an tapi setara dengan Sampul Jawa Pos Radar Mojokerto Edisi Minggu yang Edisi Khusus bersampul yang tak terlalu unik tapi dengan Embel-Embel Rubrik "Lifestyle" dan Tanpa menggunakan Teks Jargon "Spirit of Mojopahit" dibawah Logo Jenama Koran dari Kota Tanah Majapahit tersebut. Koran dari Kotanya Persib ini ibarat Nostalgia, Why Not?

Nantikan Kejutannya di Koran Kompas untuk Pertengahan Tahun ini dan Semoga Meroket, Insya Allah... 


Update (14/4):
Besok, Koran Kompas kemungkinan ada 2 Spesial! Antara Lipsus Palestina dan Lembaran UTBK-SNBT 2026. Insya Allah...