Sabtu, Februari 07, 2026

Presenter TV One dari Generasi ke Generasi

Sabtu Pekan Depan, TV One berusia 18 tahun Berkarya. Karena, Sejak dari era Lativi (17 Januari 2002-14 Februari 2008) hingga era TV One (14 Februari 2008-kini), Presenter-Presenternya pun Semakin Banyak yang Muda dan yang Tua. di era Lativi ada Adolf Posumah (yang dulunya adalah Presenter Berita RCTI periode 1990-2001) dan Agung Izzulhaq (yang dulunya Presenter Berita Indosiar periode 1998-2002) dan di era TV One (2008-kini) pun terdapat Presenter-Presenter TV One yang biasanya Muncul dari Waktu ke Waktu, seperti Tina Talisa, Grace Natalie, Putri Violla, Reza Prahadian, Nadila Saleh, Ken Anne, Putri Windasari, Tiara Harahap, dll. Sebagian Sosok-Sosoknya pun Pernah Mengikuti Lomba Kecantikan hingga Pernah Bekerja di TV-TV Nasional Sebelah. Nah, Anda ingat Wajah-Wajah TV One dari Generasi ke Generasi? Yuk Kita Simak 18 Presenter TV One yang Menemani Pemirsa Setianya dari Generasi ke Generasi yang dipilih Seleksinya (baik yang Bertahan dan yang sudah dipecat, tapi Angka ini sesuai dengan usianya TV One yang kelak dirayakan pada 14/2 nanti).

P/S : Dilarang Memposting/Menambah Sebagian Foto-Foto yang Presenter-Presenter TV One versi Berdasarkan Hasil Prompt AI di Google Gemini. 


01. Tina Talisa (sekarang Komisarisnya TV One dan Staf Khusus Wapres)


Nama Tina Talisa pun Jadi Pusat Perhatian saat Awal-Awal Rebranding Lativi jadi TV One pada Februari 2008 silam. dilahirkan pada Akhir 1979 dan mengawali Karir Sebagai Peserta Puteri Indonesia 2003. Lalu, Pada Sekitar 2004/05/06, pun Sempat Jadi Penyiar Radio karena Bekerja, Kemudian di Tahun 2006, pun Masuk Trans TV sebagai Presenter Berita. Pada Mei 2007, pun bukan lagi Sebagai Presenter salah satu Stasiun TV milik Taipan Chairul Tanjung tersebut, tapi memilih pindah ke Lativi pasca Terjadinya Kehancuran (setelah Berhentinya Tayangan Smackdown pada 2006 silam) dan Proses Akuisisi Besar Bakrie/Erick Thohir. dan di Tahun 2008, Nama Lativi pun sudah Berubah Total jadi TV One dan Langsung Fenomenal lewat Acara Apa Kabar Indonesia Pagi. Yang Paling diingat, di saat Menyambut Rebranding Lativi ke TV One pada 14 Februari 2008 silam, Beliau bersama Karni Ilyas (saat itu masih Pemred) mewawancarai Presiden RI (saat itu) Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara (sekaligus Meresmikan TV One di Venue yang Sama setelah Wawancara selesai). Pada Tahun 2011, Beliau Tampil Terus saat Merayakan 3 Tahun TV One berkarya sekaligus Memperkenalkan Biro-Biro TV One di Seluruh Dunia. di Bulan November 2011, Nama Tina Talisa Resmi dipecat dari TV One dan Berhijrah ke Indosiar pasca Membeli Saham SCTV (saat itu). Pada 2012-2014, alias eranya Awal-Awal Indosiar dibawah Indra Yudhistira dan Pasca Masuknya SCTV, Nama Tina Talisa tetap hadir di Stasiun TV yang kini dijuluki "Penghulu Segala TV Nasional di 2025" tersebut. Kemudian, di tahun 2014, Tina Talisa dan Indosiar Berakhir, Kemudian main ke Net. (kini dikenali Sebagai MDTV) pada 2015. di Tahun 2018-19, Beliau Jadi Caleg Partai NasDem di Dapil Kabupaten Bandung dan Bandung Barat dan Sempat Jadi Model Iklan untuk Kampanye pada 24 Maret hingga 13 April 2019 silam. Sayangnya, Gagal Memenangkan Hasilnya. dan Kini, Pada 2023, Kembali ke TV One sebagai Komisaris (bersama Neli Tobing) dan Sejak 2024, Beliau jadi Staf Khusus Wapres RI bidang Stunting, UMKM, Ekonomi, Keuangan Syariah dan Komunikasi.


02. Grace Natalie (sekarang Kader Asli PSI)


Grace Natalie yang Menjadi Bagian dari TV One di Awal-Awal Kehadirannya di 2008. dilahirkan Pada 4 Juli 1982. Pendidikannya adalah SMA 3 BPK Penabur Jakarta hingga Mengambil Jurusan Akuntansi di IBII Kwik Kian Gie. Pernah Juga aktif jadi Guru Sekolah Minggu di Gereja. Awal Jadi Jurnalisnya Beliau adalah Masuknya Peserta Lomba Presenter Berita lewat SCTV Goes to Campus dan Akhirnya, Resmi jadi Presenter Berita Liputan 6 SCTV yang Sangat Muda! Setelah Setahun Bekerja di Liputan 6 SCTV, Akhirnya dipecat dan berpindah ke ANTV saat Logonya direbranding total (bersama Karni Ilyas). dan 2 tahun Berselang (2008), pun Pindah ke TV One atas saran Karni Ilyas (saat itu Pemred TV One pra 2024). Saat Bertugas di TV One, Beliau mengikuti Kursus Kilat di MSOM di Belanda di awal Tahun 2009. Grace pun Pernah Beberapa Kali Interview dengan Sebagian-Sebagian Pemimpin/Tokoh dari Luar Negeri. di Tahun itu, Juga Ikut Meliput Penggerebekan Teroris di Temanggung, Jateng. Kemudian, sepanjang 2008-09, Nama Beliau pun berhasil Raih Anchor of The Year 2008 dan Runner Up Jewel of The Station 2009 versi Blog Legendaris era 2000an yang berisi Seputar Presenter Berita dari Berbagai TV Nasional dan terpilih sebagai Salah Satu dari 100 Wanita Terse*** 2009 versi F** Indonesia. Sekitar 2011/12, Beliau Meninggalkan TV One dan Berpindah ke SMAC (Saiful Mujani and Consulting) sebagai Bos hingga Menjadi Kader PSI sejak dideklarasikan pada 2014 silam sampai saat ini. 


03. Ken Anne


Gadis Cantik yang Pernah Menghiasi Siaran TV One sejak Hampir 1 Dekade, ya Namanya Ken Anne. Beliau dilahirkan pada 7 Maret 1994. Awalnya Bekerja di Kompas TV Jateng pada 2016-17 dan Menjadi Presenter Muda yang Bikin Cantik. dan Sejak 2017 hingga Saat ini, Beliau Pindah ke TV One seumur hidup dan Saat ini, Masih Memandu Acara AKI Malam (Apa Kabar Indonesia Malam).


04. Nadila Saleh


Siapa Sosoknya Nadila Saleh? dia adalah Gadis Muda dari Malut dan dilahirkan Pada 18 Oktober 2001. Usianya nyaris 25 tahun tapi Sangat Muda. Awal Karirnya, Sebagai Model Papan Bawah pada 2019 silam, Kemudian menjadi Gadis Kuliah di Universitas Esa Unggul dan Langsung Jadi Jurnalis/Presenter TV One sejak November 2022 silam. Walaupun Masih berstatus jadi Presenter, pun Ikut Lomba Kecantikan Terbesar di Indonesia, Puteri Indonesia 2024 mewakili Malut. dan Kini, Beliau Masih Menjadi Reporter dan Memandu Acara Kabar Petang di Salah Satu Stasiun TV milik Bakrie Group tersebut. Kalau Sebelumnya Beliau Pernah Muncul di Kabar Pagi, Kabar Arena (Pagi/Malam), AKI Siang/Akhir Pekan, Kabar Utama dan Kabar Hari Ini, Kini, Masih Memandu Acara Kabar Petang (sebagaimana dalam Pembahasan Sebelumnya) dan Kabar Utama (Kemungkinan?). Oh Ya, Beliau pun juga jadi Reporter yang Melaporkan Langsung dari Berbagai Negara di Dunia (seperti Inggris dan UEA). Bukan Cuma Bakatnya sebagai Presenter TV Berita sekaligus Reporter, Tapi juga Menjadi Anak Selebgram ataupun Tiktokers karena rutin diupdate Selagi bertugas di Penyiaran. Nah, Mau Kepo si Nadila Saleh, anda Harus Ikuti IG Nadila Saleh dulu dan Pantau Terus.


05. Laura Louise


Nama Laura Louise saja Tidak asing Lagi sebagai Presenter Berita terkenal. Awalnya Bekerja di LPP TVRI sebagai Presenter (sebelum 2024) dan Sejak 2024 hingga Kini, pun kini Pindah ke TV One untuk Selamanya karena Hanya Memandu Acara-Acaranya, seperti One Klik, Kabar Arena Pagi, Kabar Pagi, Kabar Utama Malam, dll. (Hingga Catatan ini Sudah dibuat) Sebelum terjun ke Dunia Presenter, Beliau dulu pernah Ikut juga Lomba/Kontes Kecantikan manapun sebelum ditawari Jadi Presenter Berita TV. Kalau anda Kepo sama Sosok ini? Yuk Follow IGnya Laura Louise sekarang.


06. Putri Windasari


Anda Masih Ingat Sosok yang Bikin Nangis saat Membawakan Berita Seputar Perang Palestina yang sudah Terjadi pada 2023 silam? Nah, Ini Nih, Putri Windasari. dilahirkan pada 8 April 1994 dan Pernah Mengikuti Lomba Kecantikan dari Sebuah Majalah (Kemungkinan Wajah Femina) pada 2015. dan Sejak 2016 hingga saat ini, Gadis dari Sumut tersebut Menjadi Presenter Berita TV! awalnya main ke Trans 7 (adiknya Trans TV) di periode 2016-2019/20 dan sejak sekitar 2019/20 hingga saat ini, akhirnya resmi jadi Presenter TV One (adiknya ANTV). Saat masih Bekerja di TV One, Nama Beliau pun Semestinya Muncul, ada AKI Pagi, AKI Siang/Akhir Pekan, Kabar Petang, P2S (Pagi Pagi Seru), dll. Oh Ya, Beliau pun juga jadi Presenter Bincang-Bincang di Youtube Channel TV One News. 


07. Zincka Neyla


Ini Adalah Salah Satu Sosok yang Cantik dan Muda di Dunia Pemberitaan, Zincka Neyla. Sosok Tersebut Pernah Bertugas di TV One sebagai Presenter Berita hingga Jadi Reporter. Yang Paling Berkesan, Beliau pun Pernah jadi Peliput Pelantikan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran pada Oktober 2024 silam. Bukan Hanya berprofesi Sebagai Presenter Berita dan Reporter, Tetapi juga jadi Pempengaruh Perempuan yang rutin Posting di IG/TikToknya. dan Sayangnya, pada 2025 silam, Bukan lagi Sebagai Presenter/Reporter TV One dan Masih Fokus jadi Anak Selebgram. Nah, Anda Lihat Foto-Fotonya si Zincka, yuk Follow IGnya Zincka Neyla.


08. Felicia Amelinda


Sosok Presenter (sekaligus Reporter) Muda TV One yang Bernama Felicia Amelinda pernah jadi Saksi Korban Selamat Tragedi Besar di Tol Pemalang pada 31 Oktober 2024 silam dan Mengalami Pencabutan Sebagian Helai Rambutnya di Tengah Kejadiannya. dan Setelah Tragedi tersebut, Beliau Tidak Boleh bertugas hingga Pertengahan Desember 2024 silam dan Kembali setelah Keluar dari salah satu RS di Brebes/Pemalang. Sejak ia Kembali bertugas, sepanjang 2024-25 pun Selalu Jadi Presenter dan Reporter TV One secara Kontinyu. dan kini, Sekitar 2025-26, pun jarang jadi Presenternya tapi masih Fokus Sebagai Jurnalis tetap.


09. Tysa Novenny (sekarang ada di Garuda TV)


Anda Ingat nama Ini? ya, Nama Tysa Novenny pun tak asing lagi juga Sebagai Presenter. dilahirkan pada 22 November 1989 dan Mengawal Karirnya sebagai Presenter TVRI Sumut pada 2007-2010 dan Masuk TV pada sekitar 2010/11 setelah Memenangkan Lomba Presenter pada 2010 silam. dari Tahun 2010/11 hingga 2024, Beliau Pernah Menghiasi Acara-Acara Tertentu sebagai Presenter mulai dari Kabar Pagi, Kabar Siang, Kabar Petang, Kabar Malam, Dua Sisi dan One on One (termasuk Bincang Spesial). dan Sejak Akhir 2024, Beliau memilih dipecat dari TV One dan kini Menjadi Presenter Garuda TV (TV Antek Prabowo) sekaligus Wakil Direktur Marketing dan Penjualan (dan kedepannya akan Naik Pangkat jadi Redaktur Pelaksana Garuda TV).


10. Anna Thealita


Si Gadis Cantik yang Bernama Anna Thealita pun masih jadi Orang Loyal TV One. dilahirkan pada 27 Juni 1994 silam dan Pernah Menempuh Pendidikannya di Universitas Padjadjaran Bandung sebelum jadi Presenter Berita. Sejak Tahun 2018 hingga saat ini, Kini Menjadi Presenter Berita TV One dan Sejumlah Program Program Acaranya yang pernah ada seperti Kabar Siang, AKI Siang, Metropolitan hingga DADK yang Hadir Setiap Minggu Sore.


11. Agita Mahlika


Setiap Acara-Acara TV One rutin Menampilkan Agita Mahlika Bangun. Wow, kan juga Orang Loyal TV One selain yang Nama Anna Thealita. dilahirkan pada September 1994 dan Pernah Bersekolah di SMA Negeri 21 Jakarta Jurusan IPA selama 3 Tahun (2009-2012) hingga jadi Anak Kuliah di UI Fakultas Ilmu Budaya (2012-2016). Sejak 2016 hingga saat ini, Beliau jadi Presenter TV One dan Masih Tampil di Kabar Petang dari dulu.


12. Putri Violla (sekarang Tenaga Ahli Bidang Media/Komunikasi di Kemenpora)


Anda Kenal dengan Orang ini? ya, Nama Putri Violla memang Suka dengan Olahraga. dilahirkan pada 26 Mei 1983 dan Merupakan Anak dari Pasangan Pratap Basuki dan Andi Emmy Soraya. Pernah Bersekolah di SMAN 1 Malang dan Fakultas Hukum UB Malang. dan Mengawali Karirnya sebagai Presenter di Salah Satu TV Lokal di Jatim pada 2005 silam. Sejak dari era Remaja, beliau adalah Fans Berat Arema FC Malang/Indonesia Malang. Ketika Lulus Kuliah, Beliau pun sempat jadi Presenter Off Air sebuah Acara Sepakbola yang Membahas Arema di Sebuah TV Lokal terkemuka dari Kota Ngalam. dan di Tahun 2008, Beliau Merantau ke Jakarta setelah bukan lagi Sebagai Presenter Lokal di Malang Raya dan Jatim dan Akhirnya menjadi Presenter TV One untuk Bagian Olahraga. Sepanjang Karirnya Beliau, pun Pernah jadi Presenter-Presenter di Acara-Acara tertentu Semacam Kabar Arena hingga AKI Malam. dan Sejak 2024/25, Beliau Meninggalkan Stasiun TV ini dan Kini Bekerja di Kementerian BUMN (sekarang sudah mati) dan akhirnya, Bekerja di Kemenpora RI untuk Menjabat Sebagai Tenaga Ahli Bidang Media dan Komunikasi.


13. Pritta Zega


Presenter dan Reporter TV One pun Tak Kalah Cantiknya, ya Pritta Zega. Masuk TV One pada 2022/23/24 dan Sempat jadi Reporter. Lalu menjadi Presenter Berita di Waktu Pagi, Siang dan Malamnya. dan Kini, Bukan Cuma jadi Presenter Berita di Pagi, Siang dan Malam, Tapi beliau juga jadi Presenter Majalah Berita yang kini tinggal 1 saja, pastilah "Benang Merah" (Hingga Catatan ini Sudah dibuat juga).


14. Reza Prahadian


Anda Kenal dengan Orang yang satu ini? Ya, Pastilah namanya Reza Prahadian. Jurnalis dan Presenter dari TV One pun Mulai Bergabung pada 2008 awal (sebelum Mengganti Nama dari Lativi jadi TV One). dari 2008 hingga sekitar awal 2020an, pun Menjadi Presenter dan Jurnalis TV One terlama baik saat Membawakan di Studio dan di Luar Studio untuk Laporan Langsung dari Lokasi.


15. Prima Alvernia


Anda Kenal Orang ini yang diingat para Pemirsa-Pemirsa Setianya? nah, Pasti anda Kenal Nama Prima Alvernia. dilahirkan pada 15 Januari 1993 dan Pernah Berkuliah di Universitas SAHID sebelum/saat jadi Presenter. Pada 2015, pun berawal dari GTV jadi Presenter Berita dan Akhirnya, setelah 2 Tahun (2017) pun Bergabung ke TV One setelah keluar dari GTV. di Tahun itu, saat itu TV ini masih dalam Proses "Kembali ke Setelan Pabrik" dari 15 April hingga 30 Juli 2017 silam yang Fokusnya jadi TV Berita yang dicampur Olahraga dan Seleksi Hiburan. dari 2017 hingga 2024, Beliau Pernah jadi Presenter-Presenter manapun Semacam Kabar Dunia hingga Arena Pagi. dan Sayangnya, pada 2024, pun Meninggalkan Stasiun TV yang dimiliki oleh Bakrie Group tersebut dan Nama Beliau tak terdengar di Layar TV.


16. Tiara Harahap


Siapa Sosok Tiara Harahap? ia adalah Presenter TV One yang dilahirkan pada 9 Agustus 1995 silam. Awal Karirnya pun masih Kuliah di Universitas Airlangga Surabaya dan akhirnya, pada 2018 kini Sebagai Presenter TV One sampai saat ini. Saat ini, Beliau Masih Memandu Acara AKI Malam dan Kabar Utama Malam. dan Memiliki Fanbasenya untuk yang Suka Sosok tersebut.


17. Fatimah Albar


Ini Bukan Ahmad Albar, tapi ini adalah Fatimah (Hasan) Albar. Beliau Ulang Tahun setiap Tanggal 1 Februari. Ia adalah Presenter Muda TV One yang Cantik sekali seperti Orang Arab atau Melayu gitu... dan Juga adalah Alumni Fakultas Ilmu Administrasi dan Prodi Administrasi Negara UI. Sejak Sekitar 2023, Beliau pun jadi Presenter dan Reporter TV One karena sudah ngetes di Campus One dan kini Menghiasi Acara Kabar Siang terus menerus (bersama Rekannya Ferdi Ilyas atau Seera Safira). Selain yang Kabar Siang, juga jadi Presenter Sajian Spesial Islami (bukan yang Reguler seperti Damai Indonesiaku). Bukan Cuma jadi Presenter, tapi jadi Anak Tiktokers sekaligus Selebgram yang suka Posting ke Berbagai Medsos yang ada.


18. Yudi Handoyo (sekarang ada di SindoNews TV)


Jauh Sebelum eranya SindoNews TV, Nama Yudi Handoyo pun masih diingat semua Pemirsa-Pemirsa Setianya. Awalnya Bekerja di TV One sebagai Jurnalis dan Reporter dari 2014/15 hingga sekitar 2022/23. dan Kini, Sejak Berubah dari MNC News ke SindoNews TV mulai Juli 2023, Beliau dipecat dari TV One dan berpindah ke SindoNews TV dari 2023 hingga saat ini.


18 Presenter TV One yang dari Generasi ke Generasi pun Selalu ada di Layar. yang dirindukan ada Tina Talisa sampai Prima Alvernia dan yang masih ada Cuma Nadila Saleh hingga Ken Anne.

Sayangnya, Nama Venna Kintan, Maria Assegaf, Nane Nindya, Rahma Sarita, Aditya Nugroho, dll. Tidak Masuk Daftar 18 Presenter TV One dari Generasi ke Generasi karena Sudah terbatas nih Daftar Nama-Namanya (Hingga Catatan ini sudah dibuat juga). 

Sumber : Wikipedia, Instagram dan berbagai Sumber lainnya

Jumat, Februari 06, 2026

Yuk Bertaubat!

Ini kan Sudah Hari Jumat yang Berkah gitu dan Nanti Malam, kemungkinan ada Pengajian Rutin Jumat Malam lah (Insya Allah). Nah, kayaknya sih, Sesuai Resolusi gue di Tahun ini, Kita Harus Bertaubat dan Beristiqomah, Jangan dibikin Dosa! dan Satu lagi, Pas Waktu Adzan Subuh selesai tadi, di Mushollaku kan Sang Muazin Adzan Subuh lebih sering lantunkan Syair Abu Nawas (alias I'tiraf) hingga 3x (sebagaimana dalam Pembahasan-Pembahasan Sebelumnya), Tapi ada Penyebutan "Taubat"nya hingga 3x juga. Apakah ada Cara Bertaubat yang biasanya disebutkan sang Muazin Adzan Subuh ketika Melantunkan Syair Abu Nawas 3x di Setiap Jumat setelah Adzan Subuh? Nah, Mari Kita Simak Penjelasan Seputar Taubat yang diintisari dari ChatGPT:

Bertaubat (taubat) adalah proses kembali kepada Allah dengan penuh kesadaran setelah melakukan dosa, disertai penyesalan, permohonan ampun, dan tekad kuat untuk tidak mengulangi kesalahan tersebut. Dalam Islam, taubat merupakan pintu rahmat yang selalu terbuka selama seseorang masih hidup.

Allah SWT berfirman:

“Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya.” (QS. Az-Zumar: 53)


A. Makna Bertaubat
Secara bahasa, taubat berarti kembali. Artinya kembali dari jalan yang salah menuju jalan yang diridhai Allah.
Secara istilah:
Menyesali dosa, meninggalkannya, dan bertekad tidak mengulanginya, semata-mata karena Allah.


B. Syarat-Syarat Taubat yang Diterima
Para ulama menjelaskan ada tiga syarat utama, dan menjadi empat jika dosa berkaitan dengan hak sesama manusia:
-Menyesal atas dosa yang dilakukan
-Berhenti dari perbuatan dosa tersebut
-Bertekad kuat untuk tidak mengulanginya
-Mengembalikan hak orang lain (jika berkaitan), atau meminta maaf


C. Cara Melakukan Taubat
Berikut langkah-langkah praktis:
1. Menyadari dan Mengakui Kesalahan
Akui dosa tersebut di hadapan Allah, tanpa mencari pembenaran.
2. Menyesal dengan Tulus
Rasakan penyesalan dari hati karena telah melanggar perintah-Nya.
3. Berhenti dari Dosa
Jika masih terus dilakukan, maka taubat belum sempurna.
4. Memohon Ampunan kepada Allah
Perbanyak istighfar, misalnya:
Astaghfirullahal ‘azhiim wa atuubu ilaih
Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung dan aku bertaubat kepada-Nya.
5. Bertekad Tidak Mengulangi
Tanamkan niat kuat untuk menjauhi dosa itu di masa depan.
6. Perbanyak Amal Shalih
Shalat, sedekah, membaca Al-Qur’an, dan kebaikan lainnya akan menghapus dosa.
Allah berfirman:
“Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan perbuatan-perbuatan yang buruk.” (QS. Hud: 114)


D. Kapan Waktu Taubat?
Taubat diterima selama:
-Nyawa belum sampai di tenggorokan
-Matahari belum terbit dari barat

Artinya, jangan menunda taubat.


E. Keutamaan Taubat
Allah mencintai orang yang bertaubat
Dosa dihapuskan
Hati menjadi tenang
Hidup lebih berkah
Rasulullah ï·º bersabda:
“Setiap anak Adam pasti berbuat dosa, dan sebaik-baik orang yang berdosa adalah yang bertaubat.” (HR. Tirmidzi)


F. Kenapa Ramadhan Sangat Istimewa untuk Orang-Orang yang bikin Bertaubat? 
-Pintu-pintu surga dibuka
-Pintu-pintu neraka ditutup
-Setan-setan dibelenggu
-Pahala dilipatgandakan

Rasulullah ï·º bersabda:
“Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari & Muslim)


Nah, Itu Tadi Penjelasan Seputar Taubat. Insya Allah Bermanfaat untuk Umat Muslim dan Ramadhan nanti, kelak Bisa Bertaubat dan Beristiqomah. 

Kamis, Februari 05, 2026

Terjadi Gangguan di Hari Kemarin

di Sore/Malam Kemarin, di Kompleks Markasku terjadi Gangguan Wifi Internet yang Mengakibatkan Hujan dan Angin yang mengguncang wilayah Kota Mojokerto dan Sekitarnya. Walaupun adanya Gangguan di Markasku Kemarin, Kita Bisa mengingat Kembali ke 2/12 Tahun lalu (2025), Dimana, Sebagian Wilayah Mojokerto Kota ada Matinya Wifi untuk IndiHome akibat Penyegelan, Melanggar Rumija, Menunggak Sewa aset Daerah dan Tak Memiliki Izin Resmi. Gara Gara disegel sama Satpol PP, Kita Tak lagi Main (Wifi) Internet terus hingga Kembali aktif seperti dulu. Saat Terjadi Gangguan, Aku Sempat Nyanyi dulu, Malah ada Mamiku yang bikin Marah gitu dan diperintahkan untuk Kegiatan-Kegiatan lain apabila terjadi Gangguan yang Internet. Yang Nonton Video Offline saja, cuma Mayoritasnya Perjalanan Naik Bis dari Kota A ke Kota B atau Sebaliknya. dan Pas Makan Malam bersama di Markasku, Akhirnya, Wifi Internet di Markasku Sudah Hidup Kembali... Sebelum terjadi Gangguan di Sore-Sore, Gue Sempat Nonton Dracin (Drama dari Cina?) yang Sedang Menggeliat di Media Sosial baru-baru ini. Nonton Kisah Dracin saja semestinya ditemani Papiku. dan Saat Ramadhan nanti, Wifi Internet di Markas Gue, tetap Aktif dan Tidak akan Terjadi Gangguan seperti yang Kemarin, Semoga... 

Rabu, Februari 04, 2026

Menikmati Sate Gurami

Kemarin, Gue dan Sekeluarga Menikmati Makan Sate Gurami di Markasku kayaknya. Karena Rasanya setara sama Sate-Sate lainnya (kayak Ayam sampai Kambing). Apa Jadinya, Kalau Gurami Bakar jadi Sate? Masya Allah, lebih Nikmat Kan... dan Saat Saya Menikmati Sate tersebut, Malah aku Jadi Sakit Panas Dalam, tapi Bisa-Bisa mungkin Kelak disembuhkan atau Tidak ya? (kalau tak Sembuh, saya rasa harus Butuh Obat Pencegah Panas Dalam kayaknya). Nah, Sate Gurami memiliki Ciri Khasnya, Seperti Bebas Bau Tanah, Tekstur Lembut (tapi Juicy) dan Sentuhan Segar. dan dikasih Kecap Sambalnya lagi. Wow, Seenak Sate-Sate lainnya. dan Saya Yakin, Sate Gurami memang Lebih Nikmat dibanding Sate-Sate yang Lain. Anda Patut dicoba lah... Tak Cuma Sate Gurami, tapi ada Sate-Sate lain ada Sate Ayam khas Madura sampai khas Ponorogo segala. 

Selasa, Februari 03, 2026

Mengenal Paket Plus dari Google Gemini

Pembahasan Sebelumnya : KLIK DISINI dan KLIK DISINI

Oktober Tahun lalu (2025), Kali Terakhir Bahas Google Gemini (hingga 2x). dan Sepanjang Tahun ini, pun Sempat ada tapi malah dihapus. Nah, Mari Kita Bahas Kembali seputar Google Gemini.

Beberapa Hari lalu, Aku Sudah Belikan Paket "Plus" dari Google Gemini yang dianggap Harganya begitu Murah karena dibayar Pakai GoPay dengan Uang Sebanyak Mungkin (kalau Tak Cukup Uangnya, harus boleh Tambah dari Bank (atau menyiapkan Cadangan yang Saldo dari Kartu Debit/Kredit), Hemat lho Jangan ada Pemborosan). Sebelum Beli Paketnya, Kan Belum Beli salah satu Paketnya (seperti yang pernah dikatakan di Postingan Blog Sebelumnya) apalagi kan kalau Paket Regulernya Prompt bisa Gagal untuk Fotonya. dan Pasca Pembelian Paket Plus, kan Tidak Apa Apa, tapi semestinya harus Rutin ngePrompt Foto/Video yang lebih Banyak dan terus menerus (tanpa ada Penolakan, kalau ada Penolakan, ya Gagal jadinya) dan tidak akan Membatalkan Langganan asalkan harus diperpanjang ketika Masuknya Pertengahan Ramadhan ini Kelak. dan Nantinya (Insya Allah), kalau Saat Masuknya Ramadhan (kemungkinan Pertengahan), kan harus Bayar lagi tapi Uangnya Harus Cukup (baik GoPay atau Kartu Debit/Kredit), Jika Uang Saya tak Cukup, Mending Tambah Uang dari Bank (kalau mau Tambah Uang lagi ke Aplikasi Bank, haruslah Menunggu Invoice dulu Saban Bulan). Nah, Kenapa Anda Suka Paket Plus dari Google Gemini yang dibilang Akses Lebih Besar dari Paket Gratis (atau Reguler)? Apakah ini Biayanya Murah Sekali tapi Terjangkau? Nah, Mari Kita Simak Penjelasan/Ringkasan Google Gemini Plus yang Berdasarkan dari ChatGPT (Kemungkinan Sedikit Modifikasi pada Teks ini):


Paket “PLUS” dari Google Gemini (sering disebut juga Google AI Plus) adalah langganan berbayar yang memberikan akses lebih ke kemampuan AI Google, khususnya Gemini, dengan fitur dan manfaat lebih dibanding versi gratis — tetapi dengan harga dan fitur di bawah paket premium yang lebih mahal seperti AI PRO atau AI Ultra


A. Apa itu Paket PLUS / Google AI Plus

Google AI Plus adalah langganan AI tingkat menengah yang dirancang agar pengguna biasa bisa mendapatkan manfaat AI canggih tanpa harus berlangganan paket premium mahal.

B. Fitur Utama Paket PLUS

Berikut ringkasan fitur yang biasanya termasuk dalam paket ini:

1. Akses ke model Gemini yang lebih kuat
Kamu mendapatkan akses ke model Gemini 3 (PRO/Flash) yang lebih canggih dibanding versi gratis.

2. Fitur AI tambahan
Termasuk kemampuan seperti:

  • Deep Research untuk pertanyaan kompleks

  • Nano Banana Pro untuk pembuatan gambar AI

  • Veo (3.1)/Flow untuk pembuatan video (dengan batasan tertentu)

  • NotebookLM untuk riset & ringkasan dokumen lebih lanjut

3. Integrasi dengan Google Workspace
Gemini terhubung langsung ke aplikasi seperti Gmail, Docs, Sheets, Drive, jadi AI bisa bantu menyusun email, ringkas dokumen, atau bantu kerja sehari-hari lain.

4. Penyimpanan Cloud
Biasanya termasuk 200 GB penyimpanan Google One yang bisa digunakan untuk foto, file, email, dan lainnya.

5. Konten Kreatif & AI Credits
Beberapa wilayah memberikan AI credits bulanan untuk menciptakan video atau konten dengan alat AI (Flow & Whisk).

6. Bisa dibagikan ke keluarga
Di sejumlah negara, fitur dan penyimpanan bisa dibagikan hingga beberapa anggota keluarga tanpa biaya tambahan.

C. Harga & Posisi Paket

Paket PLUS dirancang lebih murah daripada paket premium seperti AI Pro/Ultra, sehingga cocok buat pengguna yang ingin AI kuat tanpa biaya tinggi. Di banyak wilayah harga promonya cukup terjangkau (mis. sekitar IDR 37.500–75.000/bulan di Indonesia, atau setara ~$5–8 di negara lain). ditambah Biaya Rp. 8.250,- (PPN).

Intinya: Paket PLUS dari Google Gemini adalah langkah tengah antara versi gratis dan paket premium, memberikan akses ke fitur AI lanjutan, tools kreatif, penyimpanan cloud, dan integrasi cerdas ke aplikasi Google, dengan harga yang lebih ramah. 


Itu Tadi Ringkasan tentang Paket "Plus" dari Google Gemini, Semoga Semua Bermanfaat buat Semua Penggemar Gemini.

Senin, Februari 02, 2026

15 Peserta Indonesian Idol 2025/26

Mulai Hari ini, Lomba Nyanyi (sekaligus Talent Show) Terbesar di Indonesia, Indonesian Idol 2025/26 resmi Memulai Pertarungan Spektakuler Show. Setelah Berpekan-Pekan Memilih Calon-Calon Peserta Final melalui Episode-Episode Spesial Audisi hingga ke Final Showcase, Kini Waktunya untuk Mencari Juara lewat Spektakuler Show. Ini Dia, 15 Peserta di Indonesian Idol Edisi 2025/26:

01. Ahmad Aditya Prayoga (Praditya) (Bone)
02. Andi Muhammad Dandi Panjawi (Dandy Panjawi) (Makassar)
03. Aracely Elvina Purnomo (Arrcely) (Malang)
04. Arrul Erwandy (Arrul Munyenyo) (Batam)
05. Ceninita Nahany Nevia Nikita Becker (Niki Becker) (Bekasi)
06. Farras Nurrana Bakhtiar (Aruna) (Semarang)
07. Florentino Joshua Aluddin (Josh Flo) (Manokwari)
08. Gracelyn Jessica Christie (Celyna Grace) (Semarang)
09. Kezia Stephanie Famadale (Kezi Stephanie) (Kupang)
10. Kinanti Laksita Rahtri (Keenan) (Jember)
11. Meidra Aljuwi Shaputri (Meidra) (Tanjung Balai Karimun)
12. Muhammad Nurhidayatullah (Ecky) (Banjarmasin)
13. Regine Keiko Gwendinna (Keiko) (Jakarta)
14. Rizki Alfauzi Komdan (Ozi Alfauz) (Ternate)
15. Satrio Lahskart Arfinto (Rio Lahskart) (Mojokerto)

Tiba-Tiba, ada Salah satu Peserta dari Kota Gue (Mojokerto), pastilah Rio Lahskart yang dilahirkan di Mojokerto 26 tahun Silam dan Pernah Berpengalaman Sebagai Penyanyi di Pesta Pernikahan di Berbagai Kota dan Kabupaten di Jatim (termasuk Mojokerto). dan Semoga, Orang tersebut Bakal Tembus Top 3 (atau Grand Final) kelak dan Ikuti Jejak nama Tiara Andini (Peserta Indonesian Idol 2019/20 dari Jember) yang Sudah Masuk Grand Final (bersama Lyodra Ginting dari Medan) dan Valen (Peserta DA7 dari Pamekasan) yang juga Sudah Masuk Final (bersama Tasya dari Tangerang Selatan). Sedangkan, Yang Satunya, Salah satu Peserta Perempuan dari Kota Ngalam (alias Malang) yang Namanya Arrcely. Nama Arrcely saja Semestinya adalah Gadis Kampus gitu Yang Mengikuti Lomba tersebut (tapi Ikut Jejak nama Keisya?) dan Kemungkinan, diprediksi Tembus Top 3 (Semoga). Yang mau Masuk Grand Final (atau Top 3), Kita Kawal Dukung Rio atau Arrcely. 

Jangan Lupa, Nantikan Konsernya Mulai Hari ini Jam 9.15 Malam (Kemungkinan). Cuma ada di RCTI. Saksikanlah Indonesian Idol 2025/26, Sinetron Aira dan Lainnya Hanya ada di RCTI melalui Channel Digital 41 UHF (Surabaya Raya) dan Nomor LCN 28.

Minggu, Februari 01, 2026

Antara Foto-Foto "Antara" dan Berbagai Sumber Foto Lainnya di Wisata Jawa Pos (Sunday Magz) dan Kompas Edisi Akhir Pekan kelak Melejit (Update)

Selamat Pagi di Hari Minggu, Kan Mulai Besok (2/2), Koran Kompasnya Tidak usah dipesan/kirim dulu (dari Agen Koran) ke Markas gue, Karena demi Pengehematan Uang untuk gue tapi Fokusnya ke Jawa Pos (7x Seminggu) dan Kompas yang Edisi Sabtu saja. Nah, Mari Kita Bahas Seputar Koran-Koran ya. Kalau yang Pembahasan-Pembahsan Koran sebelumnya yang Sepanjang 2025-26, sering sering dihapus dan Akhirnya, Kita Buat Pembahasan Tentang Dunia Koran (kembali). Let's Go...

di Tahun 2026 adalah Tahunnya Koran-Koran Indonesia masih ada di era Gempuran Digitalisasi (dan AI kayaknya), yang Mengakibatkan Kehilangan Semua jenama Media Cetak (dulunya ada di Pasaran di Masa Silam) dan Edisi Minggunya tidak ada dimana-mana (Semisal Koran Sriwijaya Post, Tribun Sumsel, Surya dan Warta Kota yang Sama Sama milik Tribun Nerwork), ditambah, Media Indonesia (Koran Favorit gue) yang kini menguburkan Edisi Sabtu-Minggu dalam Format Analog dan Digital sepenuhnya. Jadi, Apa yang Terjadi? Masya Allah, Pasti Bertahan untuk Koran-Koran kita yang masih dilanda Gempuran era Digitalisasi.

di Koran Jawa Pos (Koran Favorit gue juga), Setiap Minggu ada Rubrik Wisata (Kembali Setelah 4-5 tahun terakhir sejak Maret 2025 silam) yang Isinya Artikel Info Wisata di 38 Propinsi Indonesia yang diperkaya Foto-Foto dari Tim LKBN Antara dan Sumber Lainnya (mungkin Termasuk Tim Jurnalis dari Keluarga Jawa Pos Media (seperti Jawa Pos Radar Mojokerto)). Sedangkan di Koran Kompas (Koran Favorit gue juga)Edisi Akhir Pekan jadi Referensi Paling Seru tapi Lebih Bergizi, Mendalam, Menginspirasi, Menyentuh Hati, Menghibur, Mencerdaskan dan Menggoda buat Pembaca-Pembaca Loyal yang Menjadi Teman di (Waktu) Akhir Pekan, tapi Nantinya bakal siap Melejit Oplahnya seperti di Masa Silam. Marilah Kita Bahas Satu per Satu.


Foto-Foto "Antara" dan Berbagai Sumber Foto Lainnya di Wisata Jawa Pos (Sunday Magz)

Tampilan Rubrik Wisata di Jawa Pos (Sunday Magz)

Rubrik "Wisata" di Koran Jawa Pos yang Rutin Nongol Setiap hari Minggu, Isinya Info Wisata dari 38 Propinsi di Indonesia yang Terus Menerus, tapi didominasi Foto-Foto dari Tim Antara dan Berbagai Sumber Foto lainnya. Tampilannya lebih Visual antara Foto dan Artikelnya yang Lebih Unik. Foto-Foto "Antara" yang dimuat di Rubrik Wisata dari Koran yang kini Berjargon "Koran-Online-Televisi" tersebut jadi Semakin Gila dan Lebih "Bergizi". Kayaknya sih, Masih Isnya Memuat Info Wisata di Bandung Raya dan Semarang Raya yang Terus Menerus sih? Nah, Buktinya, ada Penyebutan Nama Jawa Pos Radar Semarang apabila Memuat Info Wisata dari Semarang Raya (kemungkinan dimuat di Edisi Hari ini). di Edisi Sepekan Sebelumnya (25/1), ada Info Salah Satu Wisata di Bandung Raya, tapi ada Budaya Sundanya. Karena, Rubrik ini sarat dengan Seni dan Budayanya (termasuk Keunikan, Tradisi dan Warisannya) untuk yang Suka Berwisata di Indonesia, apalagi ini Pembahasan Ekstra (tapi Sampingan) atau Tidak (terserah deh). Wisata di Jawa Pos yang dimuat Setiap Minggu, lebih Mirip dengan Rubrik "Sawala" milik Koran Kompas yang dulunya hadir Setiap hari Jumat di Akhir Tahun lalu (Oktober-Desember 2025) tapi Berkolaborasi sama Kemenbud RI, Rubrik "Geliat Kota" dari Koran yang Sama yang dulunya hadir di Edisi yang sama (Jumat) sebelum digusur Tahun ini (kemungkinan), Rubrik "Tradisi Lisan" dari Media Indonesia yang kini pindah ke Jumat dan Rubrik "Esai Foto" dari Koran yang sama yang kini pindah juga ke Jumat. 



Kompas Akhir Pekan kelak Melejit

Tampilan Sampul Koran Kompas Edisi Akhir Pekan Perdana (3/1/26)

Sejak Sebulan lalu (3/1), Koran Kompas Hadirkan Edisi "Akhir Pekan" yang dianggap Kemasan Baru bagi Edisi Sabtu-Minggu yang Mengawinkan antara Konten-Konten Edisi Minggu yang Dominasi Rubrik-Rubrik Ringan/Sastra dan Konten-Konten Edisi Sabtu yang Berita Reguler tapi Tulisannya pasti lebih Mendalam. Ini Mungkin Koran Kompasnya masih "Memasak" sejak adanya Edisi 12/12 Tahun lalu (2025). Beredar Setiap Sabtu dan Tebalnya 20 Halaman (sama Seperti Tebalnya Koran Jawa Pos Edisi Minggu yang 12 Halaman Induk + 4 Halaman JPR Mojokerto Minggu + 4 Halaman JPR Jombang). Mulai Edisi Kedua (10/1 lalu), di Sampul Koran Kompas Akhir Pekan bukan lagi Tulisan "Sabtu" Sendiri, tapi menambah Tulisan "Minggu" jadi "Sabtu/Minggu (Tanggal/Bulan/Tahun)", kan Ini Pasti Gabungan gitu. Oh Ya, ada Juga Tulisan "Ikuti Perkembangan Berita Pemberitaan besok di Kompas.id dan e-paper Kompas edisi Minggu" di sudut kiri bawah Sampul. Koran yang kini Berjargon "Mencerahkan Lintas Generasi" tersebut Lebih Bergizi, Mendalam, Menginspirasi, Menyentuh Hati, Menghibur, Mencerdaskan dan Menggoda untuk Tampilannya (seperti yang dikatakan diawal Pembahasan tadi sama Sang Presenter dan Hilmi Faiq di Segmen Obrolan dari Sapa Indonesia Pagi Akhir Pekan di Kompas TV pada 3/1 lalu). Koran ini Semestinya Memecah 2 Seksi tapi Berasa lebih "Nostalgia" banget (Kembali ke Masa silam juga). 

Tampilan Rubrik Weekend di Koran Kompas (3/1/26)

Yang Seksi 1 (Halaman 1 hingga 12) adalah Rubrik-Rubrik yang Ringan (Gaya Hidup) dan Sastra (termasuk Kolom Khusus) yang dulunya ada di Edisi Minggu tapi Pindah total (termasuk yang Hidup Kembali semacam Puisi?), ada Urbana, Kelana (lumayan mirip dengan Rubrik Wisata di Jawa Pos Edisi Minggu atau Traveling dari Koran Surya di Edisi-Edisi Manapun), Gaya, Desain dan Ruang (lebih mirip dengan Rubrik Home dari Jawa Pos Edisi Minggu juga), Karisma (kayaknya lebih mirip dengan Inspirasi di Jawa Pos Radar Jombang Edisi Minggu dan Someone di Jawa Pos Radar Mojokerto Edisi Minggu), Layar (mirip dengan Rubrik Film di Koran Jawa Pos Edisi Minggu juga), Lembar (Info Seputar Buku), Experd (bagian dari Kompas Klasika), Nada, Kenang Rasa, Weekend (isinya Info Hotel dan Resto plus Gaya Hidup lainnya), Cerpen (serentak sama Jawa Pos Edisi Sabtu), Puisi (serentak sama Jawa Pos Edisi Sabtu juga), Seni, Percik, Udar Rasa, Jeda (menyatukan TTS dan Komik) dan Tentunya Kolom Analisis Budaya yang Biasanya Hadir (ada Alissa Wahid yang sebelumnya dimuat di Edisi Minggu hingga ada Ahmad Najib Burhani (Kemungkinan bertahan?)). Oh Ya, yang Komik di Koran Kompas sejak adanya Edisi Akhir Pekan, tinggal Timun dan Drama Pak Nono yang tersisa (dulu ada Komik Mice dan Panji Koming yang biasanya muncul di Edisi Minggu). 

Tampilan Sampul 2 Koran Kompas Edisi Akhir Pekan Perdana (3/1/26)

Sedangkan yang Seksi 2 (Halaman 13 hingga 20) adalah Berita-Berita Reguler/Hard News (Edisi Sabtu) yang dikasih Sentuhan yang Lebih "Relax" (tapi Mendalam) dan tidak takut dengan Tanda Kutip dari Berita Harian Reguler (seperti yang dikatan oleh Hilmi Faiq juga di Obrolan Sapa Indonesia Pagi Akhir Pekan pada 3/1 lalu). Rubrik-Rubrik Reguler dari Edisi Senin-Jumat (seperti Ekbis, Polhuk, Internasional, Regional (Campuran Nusantara dan Metropolitan), Humaniora dan Olahraga) isinya Tulisan-Tulisan yang Relax dari Berbagai Jurnalis-Jurnalis terkemuka dari Koran ini (seperti Iqbal Basyaari hingga Luki Aulia). Tulisan-Tulisan di Rubrik Regulernya Kompas yang Edisi Sabtu, Kemungkinan pasti 90% Features. Oh Ya, Yang Kolom Tajuk Rencana, Berita Umum (cuma di Halaman 13), Jadwal Siaran TV, Nusantara Bertutur (dulunya ada di Edisi Minggu) dan Foto Pekan ini/Infografik (dulunya ada di Edisi Minggu juga, tapi bisa Bergantian?) ada juga lho di Seksi 2. 

Tampilan Jadwal Tayangan TV dari Koran Kompas Edisi Sabtu Setelah adanya Edisi Akhir Pekan (3/1/26)

Yang Suka Nonton TV di Hari Sabtu kemarin, Koran Kompas Akhir Pekan ada Jadwal Siaran TV (bertitel Acara Hari ini) yang Isinya Jadwal Tayangan Siaran Komplit dari 10 Stasiun TV terkenal di Sabtu, mulai dari TVRI Nasional, SCTV, Metro TV (yang sudah sah Comeback Jadwalnya di Koran ini sejak September tahun lalu menggantikan Posisi GTV), Trans TV, Trans 7, TV One, Jak TV Jakarta, Kompas TV, RTV dan BTV. Program-Program Acara yang rutin Nongol di Koran ini, ada Berita Kriminal yang dipandu sama Presenter (sekaligus Model Iklan) tercantik Adinda Putri dan Galeri Rasa (dulu Pernah Tayang di Garuda TV) (Keduanya dari BTV), Cerita Rasa yang dipandu sama Benu Buloe dan Gelar Perkara (Keduanya dari Kompas TV, sekarang Pindah ke LCN Digital No. 11), Kabar Petang (TV One) yang dipandu Salah satu News Anchor Perempuan yang Muda (Gen Z) tapi Cantik bernama Nadila Saleh, Asmara Gen Z (SCTV) yang Pemainnya Aqeela Calista, Arya Mohan, Raisa Marie, dll. (kemungkinan dominasi Pemeran-Pemeran Muda yang Kelahiran Gen Z juga), Selamat Pagi Indonesia (Metro TV), Bikin Laper Weekend (Trans TV) yang dipandu sama Anwar Sanjaya, dkk., Arisan (Trans 7) yang dipandu sama Surya Insomnia, dll. dan Sayangnya, yang Jadwal Meet Nite Live yang dipandu Valentinus Resa dan Otong (Metro TV), Pagi Pagi Seru (TV One) dan Cerita Jakarta (BTV) tidak ada di Edisi Sabtu (tapi adanya di Edisi Senin hingga Jumat bro sis). Harga untuk Koran ini adalah Rp. 17.000,-/Koran (wilayah Pulau Jawa) dan Rp. 18.000,-/Koran (wilayah Luar Pulau Jawa). dan Bisa diperoleh lewat Agen/Pengecer Koran terdekat, Toko Gramedia di Seluruh Indonesia dan Lewat Semua Lokapasar (kayak Shopee, Tokopedia dan Gerai Kompas Online (yang Beli Langganan 4-12 Edisi saja)). Oh Ya, Tersedia juga lewat EPaper di Kompas.id (selain yang Koran versi Cetak). Bagi anda yang di Wilayah Pacitan, Pasuruan dan Probolinggo di Jatim, Jembrana dan Karangasem di Bali, Kepulauan Seribu di Jakarta dan Prabumulih di Sumsel, Kompas Edisi Akhir Pekan yang Lebih tebal tidak bisa Layani Pengirimannya (sebagaimana di Website Gerai Kompas). Koran ini, Bakal dipastikan jadi The Next "Tabloid Monitor (1986-1990)", "Tabloid Citra (1990-2004)", "Tabloid Nova (1988-2022)", "Tabloid Bola (1984-2018)", "Tabloid Soccer (2000-2014)", "Majalah Jakarta Jakarta (1986-1999?)", "Majalah Xy Kids (2003-2018)" dan "Majalah Hai (1977-2017)" dan nantinya, Kelak Melejit Oplahnya seperti di Masa Silam (Koran Kompas Minggu era Sebelum Pindah ke Digital Sepenuhnya ataupun Tabloid Monitor/Citra). FYI, Kompas Akhir Pekan anggaplah Sebagai Salah satu Media Cetak (terbaru di 2026) yang direbut Para Pembaca-Pembaca Setia dari Jenama-Jenamanya Saudara Kompas yang dulunya ada dipasaran (kayak Tabloid Citra, dulu, Tabloid ini bisa direbut sebagian Pembaca-Pembaca Setia Tabloid Monitor (bersama Tabloid BI)). Kalau yang Edisi Minggunya Bagaimana? kan masih Terbit tapi cuma ada di E Paper dari Kompas.id. Sejak Kehadiran Edisi Akhir Pekan yang beredar di Sabtu, Kompas Minggu pun Agak Laen karena sudah Full Digital sejak 4/1 lalu (bagi Pelanggan Kompas.id). Isinya pun Sedikit sama seperti Edisi Senin hingga Jumat (tapi Kebanyakan Tulisan-Tulisan mendalam dari Jurnalis seperti yang Edisi Sabtu), Mengubur total Jadwal TV di Edisi Minggu, Masih ada Rubrik Infografik (yang Edisi Sabtu mungkin juga ada, tapi masih bergantian?), ada Rubrik Riset dan Opini yang bertambah menjadi 3 Halaman (lebih banyak dari Jumlah yang biasanya Khusus Setiap Senin hingga Jumat). Ini adalah 2 diantara Sekian Banyak Inovasi-Inovasi yang dilakukan oleh Pemred Kompas saat ini (A. Haryo Damardono) yang sudah menjabat sejak Awal Mei Tahun lalu. Sebelumnya, sepanjang tahun lalu, di awal era Beliau jadi Pemimpin Redaksi baru, Banyak Inovasi-Inovasi yang telah dilakukan, Seperti Menerbitkan Edisi Khusus 60 Tahun Kompas setebal 60 Halaman yang bisa di Pre Order sebelum Perayaan Ultah Kompas pada Juni Tahun lalu, Memperkenalkan Karikatur Baru "Joni dan Poni" (dulunya di Edisi Sabtu, kini Pindah ke Rabu), Menerbitkan Edisi Khusus HUT RI ke 80 setebal 80 Halaman yang bisa di Pre Order juga pada Juli-Agustus Tahun lalu, Mengembalikan Tabloid Bola lewat Edisi Khususnya Kompas dalam Format Tabloid setebal 40 Halaman yang Berisi Kisah Timnas Indonesia dan Kualifikasi Piala Dunia yang yang bisa di Pre Order juga pada September-Oktober Tahun lalu, Memperkenalkan KompasONE hingga Menerbitkan Edisi 12/12 Tahun lalu yang Membahas Hutan Sumatra Lenyap (bagian dari Jurnalisme Data, tapi dikasih 4 Halaman berbahan Kertas Kalkir Tembus Pandang) dan Langsung jadi Viral Besar di Semua Medsos karena Menyebut "Memasak" juga.


Jadi Kesimpulannya, Rubrik Wisata di Jawa Pos (Sunday Magz) pun Isinya Foto-Foto dari Antara yang terus menerus tapi mendominasi Pemuatannya di Rubrik ini (Isinya Info Wisata di 38 Propinsi di Indonesia yang terus menerus juga) dan Koran Kompas yang Edisi Akhir Pekan jadi Koran yang Memberikan Berita dan Cerita yang lebih Mendalam, Menginspirasi, Menyentuh Hati, Menghibur dan Mencerdaskan bagi Semua Pembaca-Pembaca loyal.

Itulah Tadi Pembahasan Seputar Foto-Foto di Rubrik Wisata (Jawa Pos (Sunday Magz)) dan Koran Kompas Edisi Akhir Pekan. dan Kedepannya Semoga, Rubrik Wisata dari Koran Jawa Pos yang nongol Setiap hari Minggu bisa Tampilkan lagi Konten Artikel dan Foto-Foto Tempat Wisata-Wisata di Seluruh Indonesia terus menerus dan Koran Kompas bisa "Memasak" terus dan siap Melejit Oplahnya kalau ada Edisi Akhir Pekan yang Terus Hadir Setiap Sabtu. 


Update (6/2):
Analisis Budaya yang Biasanya hadir di Edisi Sabtunya Koran Kompas kini Pindah Lebih awal ke Edisi Jumat Mulai Hari ini.