Senin, Oktober 05, 2026

Manten Kemarin

Kemarin, di Kediri ada Acara Mantennya Giri dan Cadenza. Wah, Meriah semua... Apalagi ada Mamiku, Papiku, Alma dan Reza yang diundang termasuk Mbah Putri (Neneku) dan Nunik (Saudaranya). Manten ini dilangsungkan di Salah Satu Hall (kemungkinan Graha Holiday?) yang letaknya di Jl. Hos Cokroaminoto Pare-Kediri. Gue Tidak datang ke Acara tersebut Akibat Sibuk buat Blog Kemarin, Aduh... 

Minggu, Oktober 04, 2026

Geliat TVRI di Tahun ini Mengulang Memori 1992 (Update, Revisi)

(Versi Update tapi direvisi)

2 Pembahasan Sebelumnya Sudah Pada Hapus (kan yang Pembahasan Pada Akhir Februari lalu sudah dibuat dan waktu Postingan Video ke Tiktok masih Sebut Postingan Baru di Blogku pada Agustus lalu), Sekarang kan Kita Bahas yang Baru nih yang Seputar TVRI. Gara Gara gue jadi Penggemarnya LPP TVRI akibat Efek Fiki Satari jadi Dirut, Kebanyakan Follow Akun IG dan Tiktok Semua Anchor-Anchornya TVRI (Nasional dan Daerah), Sering Buat Prompt Foto/Gambarnya Google Gemini (atau ChatGPT) yang Anchor-Anchornya Perempuan TVRI (Nasional dan Daerah) yang (bukan) berhijab lepas Jas dan terlihat Jersey Timnas Sepakbola Dunia/Kaos lain dan sempat berubah-ubah latarnya (sepanjang Agustus sampai Oktober, Sebagiannya dihapus dan Sebagiannya dipertahankan) sampai Koleksi Foto-Foto Presenter-Presenter TVRI (Nasional dan Daerah) baik dipajang di Kamarku, ditempel di Buku Tulis dan disimpan ke Folder-Folder di Laptop agar dijadikan Koleksi (termasuk yang Stasiun TV lain dan Jadwal TV dulu sampai sekarang, ibaratnya Panini menerbitkan Album Stiker Pas Piala Dunia).

Tahun 2026 adalah Tahunnya Prime LPP TVRI, dimana Tayangan Piala Dunia 2026 dan Asian Games 2026 jadi Heboh karena sudah jadi Official Broadcasternya di Indonesia (termasuklah Piala Dunia u17 2026 yang akan digelar di Qatar pada Bulan depan) hingga 3x berganti dirut (yang awalnya Iman Brotoseno, lalu diganti sama Rika Damayanti yang PLT (merangkap Dirum) dan berakhir dengan Fiki Satari yang jadi Penerus Keduanya). Apakah TVRI di Tahun ini (2026) bakal Dejavu tahun 1992 (34 tahun lalu, zamannya gue belum lahir tapi Mami-Papiku masih belum Kawin)?

Mari Kita Putar Balik ke tahun 1992, dimana TVRI meroket meskipun masih kalah kualitas dari RCTI-SCTV (masih terbatas di Kota-Kota sebelum 1993) dan TPI (kini MNC TV). Stasiun TV milik Publik ini masih jadi Propagandanya Pemerintahan era Presiden Soeharto (saat itu). TVRI pun ada Pola Siaran Terpadu periode April 1992-Maret 1993, dimana Stasiun TV yang kini merupakan bagian dari Mitra Kerja Komisi VII DPR RI ini banyak Program-Program Acara yang terbaru dan bertahan. Semisal ada Asia Typhoo Show (alias Asia Bagus) Edisi Perdana yang diselenggarakan oleh Fuji TV Jepang bersama TV3 Malaysia dan disiarkan di TVRI pada Sabtu Sore setelah Berita Nusantara selesai (merujuk pada Jadwal TVRI Sabtu tahun 1992-93 di Koran-Koran terkemuka saat itu). Tidak Cuma itu, Kuis Berpacu dalam Melodi yang dipandu Mendiang Koes Hendratmo hadir di Jumat Malam Sebulan Sekali yang Menjadi Andalannya TVRI, Adapula Kuis Siapa Dia yang dipandu oleh Mendiang Aom Kusman pun di Waktu yang Sama (tapi sama seperti Kuis BDM), Dash Yonkuro yang merupakan Anime Legendaris dari Jepang pun hadir di Minggu Pagi sebelum Ateng, dkk di Ria Jenaka hadir, Senam Bersama Berty Tilarso sebagai Penyemangat Minggu Pagi, Dunia dalam Berita yang masih jadi Program Berita andalan di Jam 9.00 Malam (tayang juga di RCTI dan SCTV sebagai simultan), Acara Musik yang hadir Setiap Jumat Sore setelah Kuis Cerdas Cermat, dll. ditambah, Menyiarkan Langsung dan Tunda Piala Eropa 1992 Swedia dan Olimpiade 1992 Barcelona, apalagi TVRI jadi Official Broadcaster 2 Panggung Besar Olahraga 1992 (baik Piala Eropa dan Olimpiade) yang berlangsung Sepanjang Juni hingga Agustus 1992. 




yang Paling Ingat, Tim Dinamit Denmark mendominan di Turnamen ini tapi sebagai Kejutan yang Menggantikan Yugoslavia berkat Lucky Loser (Tim yang dicap Kegagalan layak Bisa Ikut, tapi ga pa pa) dan 2 Pebulutangkis Indonesia, Susi Susanti dan Alan Budikusuma berhasil Meraih Emas Pertama dan Kedua di Cabang Bulutangkis (baik mengalahkan Bang Soo Hyun di Tunggal Putri dan Ardy B. Wiranata di Tunggal Putra). Oh Ya, di Perayaan Lebaran 1412H/1992M, ada Acara Spesialnya Yakni Siaran Langsung Konser Malam Lebaran bersama Bimbo, Operet Papiko Lebaran Ronce Ronce bersama Mendiang Titiek Puspa, Rhoma Irama, dll. Adapula, Program Kerjasama TVRI-Majalah Bobo yang diberi titel "Operet Bobo 92" pun ada di TVRI tapi ada di Setiap Minggunya. 


Bukan Cuma itu, Tayangan Video Musik melalui Stasiun TV Publik ini, kan semuanya dibuat sama TVRI, dan diputar di Berbagai Program-Program Musik seperti Selekta Pop, Panggung Hiburan Anak-Anak, Aneka Ria Safari, Irama Masa Kini, Kameria Ria hingga Musik Kita. Ada Beberapa Video Musik yang digarap dan dibuat sama TVRI, seperti Edane dengan Lagu Ikuti, Iwan Fals dengan Lagu Belum ada Judul, Jamal Mirdad dengan Lagu Yang Penting Hepi, dll. Ada Pula Siaran langsungnya Konser Musik kayak Nike Ardilla.




Yang Presenter-Presenter Beritanya Pun pasti ada untuk Tahun 1992, seperti Dian Budiargo, Usi Karundeng, Yan Partawijaya, Bangun Samudra (dari Stasiun Jatim, sekarang sudah Mualaf dan masih jadi Ustadz?), dll. Tak Cuma yang dari Tingkat Pusat (Nasional), tapi yang Regional pun ada, Seperti Acara Kuis Candra Pesona (Stasiun Jogjakarta) yang mengadopsi tiru Berpacu dalam Melodi (kerjasama Koran Bernas dan Hemaviton), Berita Daerah Jogjakarta (Stasiun Jogjakarta), Mbangun Deso (Stasiun Jogjakarta), Berita Daerah Jatim (Stasiun Surabaya (kini Stasiun Jatim)), Berita Ibu Kota dan Agenda Jakarta (Progama 2 Jakarta (kini Stasiun Jakarta (Lokal?)), dll. Semestinya, bisa di Saluran Programa 1 ataupun 2. Selain itu, TVRI memberi Mandat Menyiarkan Pengumuman Daftar Caleg yang Bertarung di Pemilu 1992, Kampanye Monologis Pemilu 1992 (serentak di TV lain kecuali TPI), Pengumuman Hasil Pemilu 1992 dan jadi TV Penyelenggaraan KTT Gerakan Non Blok ke 10 di Jakarta pada 1 hingga 6 September 1992.


TVRI (Programa 1 atau 2) yang waktu Pagi hari pun mesti Kosong Siarannya, Cuma diisi sama TPI (sekarang MNC TV) yang boleh bersiaran Setiap Pagi (kecuali Minggu) sebelum ada Siaran Malam pada November 1992 silam.


Program-Program Acara Unggulannya TV yang dulunya dimiliki Siti Hardijanti Rukmana tersebut sepanjang 1992 ada Sinetron Kedasih, Series India Mahabharata (versi 1988), Berita Pagi (Produksi TVRI tapi masih tayang di TPI), Sajian Pendidikan, dll.

Yang Jadwal Siarannya  TVRI (termasuklah TPI) pun ada di Berbagai Koran-Koran saat itu, ada Koran Bernas (Jogjakarta, paling lengkap), Kedaulatan Rakyat (Jogjakarta, kurang lengkap), Pikiran Rakyat (Bandung), Kompas (Jakarta), Jawa Pos (Surabaya), Suara Merdeka (Semarang), Waspada (Medan), dll. Koran Kedaulatan Rakyat saja semestinya ada Jadwalnya TVRI Programa 1 Jakarta dan Jogjakarta (Siaran Lokal) (Gabungan) termasuk Jadwal Siaran TPI yang saat itu masih nebeng sama TVRI dari Pagi sampai Siang.

Jadwal TVRI, RCTI dan TPI (kini MNC TV) di Koran KR (1992) (dari MPN Komdigi RI)

Pergantian Direktur Utama TVRI pun terjadi dari awalnya diisi Ishadi SK (1987-1992) digantikan oleh Abdul Azis Hussein (1992-1998) ketika Siaran Olimpade 1992 masih berjalan.

Artikel Ishadi SK mundur dari Kursi Dirut TVRI dari Koran Bernas (1992) (dari MPN Komdigi RI)

Waktu Siaran TVRI Programa 1 saat itu dari Jam 3.30 Sore sampai Tengah Malam (yang 1/4/1992 keatas, dimajukan ke Jam 2.30 Siang sampai Tengah Malam) untuk Senin sampai Sabtu dan Setiap Minggu (termasuk Hari Libur Nasional) mengudara dari Jam 8.00 Pagi sampai 1.30 Siang untuk Sesi 1 dan Jam 3.30 Sore sampai Tengah Malam untuk Sesi 2 (yang 1/4/1992 keatas, dimajukan ke Jam 7.00 Pagi sampai 1.30 Siang untuk Sesi 1 dan Jam 2.30 Siang sampai Tengah Malam untuk Sesi 2). Yang TPI pun boleh Mengudara Setiap Senin sampai Sabtu dari Jam 5.30 Pagi sampai 1.30 Siang (saat itu).

Sekarang, Sudah 34 tahun berlalu, TVRI pun masih Istiqomah Sebagai TV Indonesia yang melegenda tapi masih Berstatus Lembaga Penyiaran Publik. Stasiun TV ini pun masih Bagian dari Mitra Kerjanya Komisi VII DPR RI (bidang Pariwisata, Perindustrian, UMKM, Ekonomi Kreatif dan Sarana Publikasi) dan Mendukung Pemerintahan Presiden RI Prabowo yang sudah berjalan nyaris 2 tahun lalu. di Tahun ini, TVRI kembali Meroket (seperti dulu?) karena Efek Official Broadcasternya Piala Dunia 2026 di Kanada, AS dan Meksiko yang berlangsung pada 12 Juni sampai 20 Juli lalu (seperti di awal Pembahasan tadi), Ganti Dirut sampai jadi Official Broadcasternya Asian Games 2026 dan Piala Dunia u17 2026 di Qatar. Tayangan Piala Dunia 2026 di Kanal Nasional dan Sport pasti Heboh meskipun Banyak Pertandingan-Pertandingannya pun sampai 104 dan jadi Gratis (baik disiarkan langsung, tunda dan ulang) apalagi Sesuai dengan Anjurannya Presiden RI Prabowo sebagai Hadiah untuk Rakyat yang Menonton Pertandingan-Pertandingan Seru dan UMKMnya Naik Kelas saat Gelar Nobar gitu... Kata "BOLA GEMBIRA" jadi Andalannya TVRI sebagai Official Broadcaster Piala Dunia 2026.


Tayangan Piala Dunia 2026 di TVRI (Nasional dan Sport) pun Tembus Rating 3 Besar dan Semestinya Bangkit Kembali meskipun bisa Siarkan langsung, tunda dan ulang dari Opening Ceremony + Duel Meksiko vs Afsel sampai Closing Ceremony + Duel Grand Final Spanyol vs Argentina. dan Iklan-Iklannya pun terlalu Banyak karena berasa seperti Manasuka Siaran Niaga di akhir 70an/awal 80an sama 2001-2006 saat itu.


Tak Cuma itu, adapula Acara-Acara turunannya (baik sebelum dan saat turnamen), Seperti Bola +62, Jurnal Piala Dunia FIFA 2026 (dipandu oleh Anita Mae dan Boy Noya), Segmen Bolapedia (Nasional/Daerah), Serial Komedi Awas Sleding Tekel, dll. termasuk Konser/Sajian Spesial lainnya untuk Piala Dunia Tahun ini, ada Konser Semarak Bola Gembira, Festival Rakyat Bola Gembira, Jendela Negeri Spesial Bola Gembira, Launching Piala Dunia 2026 di Sumsel (melalui TVRI Sumsel), dll. Oh Ya, yang Semua Presenter-Presenternya TVRI Nasional (dan Stasiun-Stasiun Daerah), kan semestinya rutin Pakai Baju Kaos Warna Biru Cair-Putih (ala TVRI pas Pildun) sampai Baju Jersey Tim-Tim Sepakbola Dunia baik yang ditutupi Blazer dan tidak bisa ditutupi Blazer.


Tak Cuma Ada Sajian Piala Dunia 2026, tapi ada Asian Games 2026 yang bisa disiarkan langsung dan ulang dari awal sampai akhir. kayaknya Kerjasama dengan RANS Entertainment dan Vidio. Selain yang 2 Event Olahraga Dunia di Tahun ini, ada Banyak Program-Program Acara lainnya yang Semestinya tetap bertahan (baik yang Level Nasional dan Daerah), ada Jendela Negeri, Klik Indonesia (Pagi, Petang dan Malam), Berita Siang (dulunya Klik Indonesia Siang), Dunia dalam Berita, Indonesia Bicara, Berita Regional Hari ini (seperti Jatim Hari ini di TVRI Jatim), Generasi Dangdut, dll. termasuk Program Berita yang Menyoroti Kinerja Presiden RI Prabowo dan Wapres RI Gibran Rakabuming Raka, yakni Jejak Pembangunan dan Teras Istana.

Yang Nama-Nama Anchor News/Reporter/Sportcasternya Pasti Kenal (baik yang Level Nasional dan Daerah), Seperti Akbar Syam, Andini Wijaya, Maya Karim, Anggi DJ, Shiera Theresia, Lorenzo Mukuan, Ardianto Wijaya, Happy Goeritman, Dhoni Kusmanhadji (Senior yang masih bertahan), Herdina Suherdi (Senior yang juga masih bertahan), Audra Andari Olinka (Sumut), M. Azril Nasution (Sumut), Amelia Balqis Siregar (Sumut), M. Oscar Surya Yoga (Sumbar), Khalidah Hasanah (Jambi), Rizkya Amrina (Sumsel), Agnes Sinambela (Jakarta), Fredericko Sinatria (Jabar), Cindy Dilapanga (Jateng), Moch. Hafid (Jogjakarta), Elsa Sabrina (Jogjakarta), Almas Azzahra (Jogjakarta), Briansyah Dewandri (Jatim), Erina Koto (Jatim), Garnis Dera (Jatim), Novita Chandra Wijaya (Kalteng), Sovera Lukas (Kaltara), Septina Miuty (Kaltara), Dian Merdekawati (Sulteng), Selvia Virginia Elma (Sulsel), Inceng Pratiwi (Sulsel), Amran Patang (Sulsel), dll. 2 dari Sekian Banyak Anchor-Anchor TVRI Daerah itu dulunya adalah Presenter dari TV lainnya di Daerah (seperti Amelia Balqis Siregar di Sumut dan Erina Koto di Jatim).

Anggi DJ

Andin Wijaya

Akbar Syam

Happy Goeritman

Dhoni Kusmanhadji

Ardianto Wijaya

Maya Karim

Oki Satrial

Shiera Theresia

Lorenzo Mukuan

Audra Andari Olinka

M. Azril Nasution

Amelia Balqis Siregar

M. Oscar Surya Yoga

Khalidah Hasanah

Rizkya Amrina

Fredericko Sinatria

Cindy Dilapanga

Moch. Hafid

Elsa Sabrina 

Almas Azzahra

Briansyah Dewandri

Garnis Dera

Erina Koto

Sovera Lukas

Dian Merdekawati

Selvia Virginia Elma

Inceng Pratiwi

ditambah ada Kematiannya Mendiang Yanto Idorway (Presenter dari TVRI Papua Barat) yang terjadi pada 27/7 lalu (semestinya harus usut tuntas gitu) dan Gelar Pasar Murah Rakyat di Semua Kantor TVRI di Seluruh Indonesia pada Maret dan Agustus/September lalu. Untuk Jadwalnya Stasiun TV Milik Publik ini, Kan Pasti Bisa cuma ada di Koran Kompas Setiap hari, Tapi Semestinya masih Belum Update alias Kurang Update (alias Kudet) Karena Jadwalnya cuma Antara Juli-Agustus gitu... Masya Allah...

Jadwal TVRI, BTV, Trans TV dan Trans 7 di Koran Kompas (2026) (dari EPaper Kompas.id)

Yang Paling Ingat kejadian pada Edisi 20/6 lalu, Jadwalnya Baru tapi masih dalam Suasana Piala Dunia 2026 dan Akhirnya Pasca Piala Dunia 2026 selesai, malah Update lagi, Masya Allah... 

Adapula Pergantian Dirut sampai 3x sepanjang Tahun ini, yang awalnya diisi Iman Brotoseno (2020-2026), malah diganti sama Rika Damayanti yang berstatus PLT Dirut (merangkap Direktur Umum) setelah Dirut Sebelumnya Mundur akibat alasan Kesehatan pada 23/2 lalu (sebagaimana dari Pembahasan sebelumnya?) dan pada 8/6 lalu (4 hari Menuju Piala Dunia 2026), Rika Damayanti digantikan oleh Fiki Satari yang jadi Dirut Pengganti Antar Waktu 2023-2028. 

Fiki Satari

Jam Siaran TVRI (Nasional, World dan Sport) saat ini Semuanya 24 Jam Tanpa henti (termasuk Siaran dari TVRI Daerah yang hanya bersiaran 6-7 Jam?). 

di Tahun 2026, TVRI bisa mengulang "Dejavu" Memori tahun 1992 apalagi semestinya Menyiarkan Event-Event Olahraga Dunia sampai Ganti Dirut. TVRI 2026 berasa kembali ke 1992! dan Tahun depan (2027), TVRI kelak siarkan Piala Dunia Wanita 2027 dan Bisa Mengulangi tahun 1993 (Kemungkinan?).

Semoga TVRI tetap Eksis jadi TV Publik Indonesia sesuai dengan jargonnya "Media Pemersatu Bangsa".

Update (5/10):
Postingan ini direvisi pada Hari ini (5/10), Soalnya ada Pembaruan pada Teks ini. 

Sabtu, Oktober 03, 2026

Besok Beli Pecel

Besok Pagi (Hari Minggu) Beli Pecel, Soalnya Tadi Gagal Beli meskipun masih ada Makanan Rumahan yang Urap Urap tapi pasti gue dilahap di Waktu Maksi tadi... gue rasa, Apabila Besok Beli Pecel pada Minggu Pagi, Mesti bersabar dan Jangan sampai Gagal Beli terus. Kita Tunggu Belinya Pada Besok Pagi di Minggu sesuai dengan Rencananya (bersamaan dengan Kegiatan ke Luar Kota?). 

Jumat, Oktober 02, 2026

Jumatnya Mushollaku

di Waktu Jumat, Musholla gue di Dekat Kos depan markasku (Al Amin) ada Banyak Kegiatan-Kegiatannya, diawali dengan Subuh yang sehabis Adzan Subuh, Sang Muazin Subuh yang namanya Pak Yon melantunkan I'tiraf sampai 3x (sebagaimana yang dari Pembahasan-Pembahasan sebelumnya) dan Melaksanakan Sholat Subuh 2 Rakaat yang Imamnya Pak Yudi. Setelah Subuh selesai, Suara Toanya di Musholla Sunyi berlama-lama sampai kurang lebih 10 Jam saja sampai Ashar meskipun Adzan Dzuhurnya ditiadakan demi Jumatan. di Waktu Ashar, Adzan Asharnya dilantunkan oleh Pak Bambang lalu Pujian-Pujiannya dilakukan setelahnya tapi malah gue Ikut-ikutan Pujiannya dan gue Iqomah sebelum Sholat Ashar dilakukan. Setelahnya, Jumat Sore semua Bocil-Bocilnya Musholla ini Melantunkan Sholawatan Sepenuhnya, Yang Ya Robbi Sholli ala Muhammad (nadanya setara dengan Lagu Sepohon Kayu, sebagaimana yang dari Pembahasan-Pembahasan sebelumnya) itu Durasinya agak panjang sampai 5-7 Menit (kalau durasi 7 Menit atau lebih yang Ya Robbi sholli ala Muhammad ala Bocil-Bocil dari Musholla Al Amin Setiap Jumat Sore itu kayak Durasinya Kultum di TV/Radio pas Ramadhan Setiap tahun). Yang lain ada Seperti Ya Rasulullah (nadanya setara dengan Zaman Wis Akhir) sampai Ya Badrotim (sebagaimana dari Pembahasan-Pembahasan sebelumnya juga). Yang Waktu Maghrib, Adzannya Pasti Pak Bambang atau Pak Yon dan Isyanya, Adzannya masih Pak Bambang atau Pak Yon atau lainnya juga. dan Saat Setelah Sholat Isya selesai di Hari Jumat, Musholla ini Menggelar Pengajian Rutin (Majlis Ta'lim) Jumat Malam Sabtu tapi Masih Bahas Tafsir Surah Al Baqarah terus menerus dari dulu (sebagaimana dari Pembahasan-Pembahasan sebelumnya juga?). Jangan lupa, Nanti Malam Kemungkinan bisa digelar dan dapat Kuenya! dan Nanti, Gue bakal datang ke Acara ini di Mushollaku pada Malam ini, ya... Insya Allah.

Selain yang Jumat, di Hari Sabtu sampai Kamis pun tetap ada Kegiatannya, Sabtu Subuh setelah Adzan Subuh berakhir Pak Yon lantunkan Antasalam sampai 5-6x, Minggu Subuhnya Muazin yang sama di Musholla ini lantunkan Allahumma Sholli wa Salim ala Sayyidina wa Maulana Muhammadin (nadanya seperti I'tiraf) sampai 3x, Senin sampai Kamisnya di Subuh lantunkan Astaghfirullahalazim sampai Sholawat Badar (sebagaimana yang dari Pembahasan-Pembahasan Sebelumnya juga?) dan Ingat, Jika Pak Yon masih Melantunkan Adzan Subuh, Nada "A" Ditengah Hayya Alasholah (Kedua) itu Makin Lama, Makin Panjang dan Makin Tinggi dengan durasi 7-10 detik (sebagaimana yang dari Pembahasan sebelumnya(?), hingga Tulisan ini dibuat). Yang Waktu Sorenya Setiap Senin sampai Kamis, Semua Bocil-Bocilnya Musholla Al Amin melakukan Pembelajaran Al Quran sekaligus Melantunkan Sholawat Nariyah. 

Kamis, Oktober 01, 2026

Lirik Lagu Hari Moekti - JJS Lintas Melawai

Hai ku lihat remaja berkacamata lenggang di sanaAsik dengan lagak dan gayanya ku terpesona karena diaDi lintas melawai muda-mudi selalu pasang aksiPakaian jam tangan persaingan ala eropa digemarinya
Mereka asyik bercanda ria saling senyum tegur dan sapaGlamourmu para remaja tanpa dibebani problema
Di lintas melawai remaja-remaja dalam dunianyaAsyik ngeceng pakai mobil mewah senyum genit yang dibuatnyaDi lintas melawai muda-mudi selalu pasang aksiAsyik dengan lagak dan gayanya acuh tak peduli siapa
Mereka asyik bercanda ria saling senyum tegur dan sapaGlamourmu para remaja tanpa dibebani problema
Mereka asyik bercanda ria saling senyum tegur dan sapaGlamourmu para remaja tanpa dibebani problema
Glamourmu para remaja tanpa dibebani problema
Di lintas melawai remaja-remaja dalam dunianya
Oh di lintas melawai muda-mudi selalu pasang aksi yeah



Rabu, September 30, 2026

Selamat Tinggal September Ceria

Ini Hari terakhir bulan September alias Bulan ke 9 di Kalender Masehi. Soalnya kan Esok sudah masuk ke fase Akhir Tahun, yakni masuknya Bulan Berikutnya, Oktober. Ada Banyak Rencana untuk Bulan Berikutnya yang dimulai Esok hari, yakni menghadiri Acara Pengajian Rutin sampai ke Acara Manten segala. dan Gue Yakin, Oktober Esok, Optimis ada Rezekinya jangan sampai lupa... 

Selamat Tinggal Bulan yang Ceria... 

Selasa, September 29, 2026

Roti Bakar Selalu Enak

Tadi Malam, Gue melahap Makan Roti Bakar kayaknya, Enak Semua... Apa yang terjadi? Karena Bukan Makan yang Nasi-Nasian... Semestinya, Kalau Setiap bulan saja, selalu rutin Beli Roti Bakar yang Kwo'en sejak 7 tahun terakhir, Masya Allah... Gue Menikmati Makanan ini meskipun tak kalah dari Pecel ataupun Pizza yang rutin dibeli. Gue melahap yang Rasa Tiramisu dan Coklat/Keju, Mantap Semua... dan Setelah Makan Roti Bakar Coklat, wajib Gosok Gigi di Malamnya apabila Gigi gue kena Coklat jika mau Tidur Malam. Semuanya Pasti Nikmat Jika anda Suka...