Minggu, September 27, 2026

Membandingkan Foto dari AntaraFoto di Koran Jawa Pos (Sunday Magz, Wisata) dan Jadwal TVRI Nasional di Koran Kompas (Akhir Pekan)

Pembahasan Sebelumnya : KLIK DISINI

Nah, Jika Pembahasan Sebelumnya Kita Bahas Seputar Pemakaian Jersey Sepakbola Dunia di LPP TVRI, Maka, Sekarang Kita Bahas Perbandingan antara Koran Jawa Pos (Sunday Magz) yang Foto-Foto dari AntaraFoto (Wisata atau di Halaman 1(?)) dan Koran Kompas (Akhir Pekan) yang Jadwal TVRI Nasional. Gue adalah Fansnya LPP TVRI gara-gara efek Fiki Satari jadi Dirut Baru sejak 8/6 lalu, tayangkan semua Pertandingan-Pertandingan Piala Dunia 2026 (Kanada/AS/Meksiko) yang sudah jadi Official Broadcaster pada Juni-Juli lalu, Sering-Sering buat Prompt Foto/Gambar yang Presenter-Presenter Perempuan (non Hijab) dari LPP TVRI (kayak Happy Goeritman (Nasional), Audra Andari Olinka (Sumut), Anastasya Laga (Jambi), Rizkya Amrina (Sumsel), Amelia Putri (Jabar), Elsa Sabrina (Jogjakarta), Garnis Dera (Jatim), Sovera Lukas (Kaltara), dll.) yang lepas Blazer dan terlihat Pakaian Jersey Olahraga/Sepakbola sepenuhnya dan sempat Berubah-ubah kayak Tempat sampai jadi Iklan Cetak (baik di Google Gemini/ChatGPT sepanjang Agustus-September 2026, Sebagian besarnya sudah dihapus total dan sebagiannya masih ada kok di Laptop/HDD yang sudah disimpan tapi layak jadi koleksi), Follow Akun IG yang LPP TVRI Nasional dan Sebagian Stasiun-Stasiun Daerah (termasuklah Presenter-Presenternya) di IGku, Koleksi Foto-Foto Semua Presenter-Presenternya TVRI Nasional/Stasiun-Stasiun Daerah (dan Stasiun TV Nasional lainnya) baik yang didownload/screenshot yang sudah disimpan ke Folder di Laptopku (termasuk Harddiskku), dipajang di Tembok Kamar Tidur gue dan ditempel di Buku Tulisku (semacam Maya Karim (Nasional), Fredericko Sinatria (Jabar), Almas Azzahra (Jogjakarta), Briansyah Dewandri (Jatim), dll. termasuk Foto-Foto dari Screenshotnya Video Musik Indonesia era 80an-90an dan Jadwal TVRI, dkk. Lawas dari Koran-Koran terkemuka dari Website MPN Solo), Kembali Putarkan Ident lama sekitar 2013-2016, Sering Nonton Video Klip lawas era 80an-90an versi LPP TVRI (semacam Doel Sumbang, Hetty Koes Endang, Fariz RM, dll.), Jadi Official Broadcaster Asian Games 2026, Jadi Official Broadcaster Piala Dunia u17 2026 di Qatar yang kelak digelar November-Desember nanti dan Jadi Official Broadcaster Turnamen Sepakbola Piala Dunia Wanita di Brasil pada Tahun depan (2027). dan 2026 adalah Tahunnya LPP TVRI berada di Puncaknya (akibat efek Pildun dan AG tapi mau Kembali Bangkit seperti dulu).

2 dari 9 Mitra Kerjanya Komisi VII DPR RI sejak 2024 (baik LKBN Antara dan LPP TVRI) memang ada Konten-Kontennya untuk 2 Koran Nasional terkemuka (juga adalah Koran Favorit gue selain MI), antara Jawa Pos (Koran terbesar di Surabaya/Jatim) dan Kompas (Koran Nasional terkemuka). Yang Koran Jawa Pos, semestinya ada Pemuatan Foto-Foto dari AntaraFoto untuk Liputan di Rubrik Wisata yang rutin hadir Saban Minggu (ataupun Berita-Berita Manapun Saban hari, Koran Kompas juga memuatnya?) dan yang Koran Kompas, pastilah ada Jadwal TVRI Nasional yang terbaru (2026) untuk dimuat di Edisi Akhir Pekan (alias Edisi Sabtu) maupun yang luar Akhir Pekan (alias Senin, Selasa dan Kamis(?)). Nah, Mari Kita Simak Perbandingannya dengan seksama (dari Google Gemini yang masih Aktif Paket Plusnya tapi sedikit modifikasi):

Perbedaan pemuatan antara Foto AntaraFoto pada Rubrik Wisata Koran Jawa Pos (Minggu/Sunday Magz) dan Pemuatan Jadwal TVRI Nasional pada Koran Kompas (Sabtu/Edisi Akhir Pekan) dapat ditinjau dari beberapa aspek elemen penerbitan media cetak:

Pemuatan Foto dari Antara Foto di Rubrik Wisata dari Koran Jawa Pos (Sunday Magz)

Pemuatan Jadwal TVRI Nasional (2026) di Acara Hari ini dari Koran Kompas (Akhir Pekan) (1)

Pemuatan Jadwal TVRI Nasional (2026) di Acara Hari ini dari Koran Kompas (Akhir Pekan) (2)


1. Jenis Konten dan Fungsi Visual

  • Foto AntaraFoto di Jawa Pos (Wisata (Pemuatan Setiap Minggu)): Berfungsi sebagai elemen jurnalistik visual/editorial. Foto ini menampilkan aktivitas kebudayaan/pariwisata (Penari Gandrung di Desa Wisata Kemiren, Banyuwangi) untuk memperkuat narasi artikel, memberikan ilustrasi suasana, serta menarik minat pembaca secara estetis.

  • Jadwal TVRI di Kompas (Acara Hari ini (Pemuatan Setiap hari?)): Berfungsi sebagai informasi layanan publik / panduan acara (utility listing). Berisi susunan daftar jam dan judul program siaran TVRI (seperti Serambi Islami, Klik Indonesia, hingga tayangan FIFA World Cup 2026) yang ditujukan sebagai referensi praktis jadwal menonton bagi pembaca.

2. Atribusi dan Hak Cipta / Sumber Informasi

  • Foto AntaraFoto (Jawa Pos (Sunday Magz)): Menggunakan karya dari pihak ketiga/kantor berita (syndicated content). Oleh karena itu, dicantumkan atribusi fotografer/kantor berita secara jelas di bagian bawah foto (tercatat kredit foto: BUDI CANDRA SETYA/ANTARA FOTO).

  • Jadwal TVRI (Kompas (Akhir Pekan)): Merupakan data jadwal siaran publik. Pemuatannya menggunakan logo resmi stasiun TV (TVRI, dipakai sejak 2019) di bagian atas daftar tanpa mencantumkan kridit fotografer/penulis individu, karena materi berupa tabel/daftar informasi program siaran.

3. Layout dan Format Penyajian

  • Rubrik Wisata di Koran Jawa Pos (Sunday Magz): Menggunakan format rubrik editorial feature. Foto dimuat dalam ukuran dominan (besar) di bagian atas halaman dengan dilengkapkan caption (keterangan foto) berbunyi "LAMBANG SYUKUR: Wisatawan ikut menari bersama penari Gandrung...".

  • Jadwal TVRI dari Kolom Acara Hari ini di Koran Kompas (Akhir Pekan): Menggunakan format kolom vertikal terstruktur (list/tabel). Elemen terdiri dari urutan waktu (HH.MM) diikuti judul acara secara teknis dan simetris.

Ringkasan Perbedaan

Foto dari AntaraFoto (Rubrik Wisata di Jawa Pos (Sunday Magz))
Kategori Konten : Jurnalistik Fotografi / Editorial Feature
Sumber Data : Kantor Berita Antara (Antara Foto)
Atribusi/Kredit : Tercantum nama fotografer & kantor berita (BUDI CANDRA SETYA/ANTARA FOTO)
Format Tampilan : Gambar visual disertai caption penjelasan

Jadwal TVRI Nasional (Kolom Acara Hari ini di Kompas (Akhir Pekan))
Kategori Konten : Informasi Layanan Publik / Jadwal Siaran
Sumber Data : Tim Programming dan Jadwal LPP TVRI (Jadwal Siaran Stasiun TV)
Atribusi/Kredit : Tampilan logo resmi TVRI (dipakai sejak 2019)
Format Tampilan : Daftar linier waktu (jam) dan nama program acara

Meskipun bentuk materinya berbeda (yang satu berupa foto berita/fotografi jurnalistik, sedangkan yang lain berupa tabel listing jadwal acara/layanan informasi), keduanya memiliki pola paralel yang sangat kuat dalam lanskap media cetak dan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) di Indonesia:

1. Ekosistem Kantor Berita Publik vs Lembaga Penyiaran Publik

  • AntaraFoto (LKBN ANTARA): Merupakan bagian dari LKBN ANTARA sebagai kantor berita negara (BUMN/Lembaga Penyiaran Berita Publik). Sinergi penggunaan foto ANTARA oleh Koran Jawa Pos (terutama untuk rubrik pariwisata daerah di Jawa Timur maupun 37 provinsi lain di Indonesia) menunjukkan tingginya ketergantungan media cetak daerah/nasional pada pasokan visual profesional dari jaringan wartawan foto ANTARA yang tersebar di 38 provinsi.

  • TVRI Nasional (LPP TVRI): Merupakan stasiun televisi milik publik (LPP). Pemuatan jadwal siarannya di Koran Kompas (khususnya edisi Akhir Pekan/Sabtu) berfungsi sebagai kanal diseminasi publik agar masyarakat pengguna koran tetap mendapatkan panduan acara televisi nasional.

2. Sinergi Kemitraan Antar-Lembaga Media

  • Jawa Pos & AntaraFoto: Jawa Pos memanfaatkan keunggulan sumber daya fotografi LKBN Antara untuk mengisi ruang rubrik edisi Minggu (Sunday Magz) secara konsisten dengan foto-foto budaya dan pariwisata yang kaya warna dan bercerita (seperti budaya Osing Banyuwangi).

  • Kompas & TVRI Nasional: Kompas sebagai koran nasional mempertahankan tradisi memuat jadwal layanan informasi publik dari TVRI. Pemuatan jadwal ini tetap dipertahankan sebagai bentuk dukungan keterbukaan informasi program-program penyiaran publik LPP TVRI di bawah kepemimpinan Direktur Utama Tubagus Fiki Chikara Satari (sejak dilantik 8 Juni 2026).

3. Jangkauan Wilayah dan Identitas Lokal vs Nasional

  • Sifat Rubrik Wisata Jawa Pos (Regional & Nusantara): Berakar kuat di Jawa Timur sebagai basis utamanya, Jawa Pos memanfaatkan suplai visual AntaraFoto untuk mencakup liputan pariwisata tidak hanya di wilayah Jatim tetapi juga menjangkau destinasi daerah di provinsi lain di Indonesia.

  • Sifat Jadwal TVRI Kompas (Nasional): Jadwal TVRI Nasional yang ditayangkan di edisi akhir pekan Koran Kompas mencakup program-program siaran berskala nasional (seperti Klik Indonesia, Dunia Dalam Berita, Pesona Indonesia, hingga event olahraga dunia semacam FIFA World Cup dan Asian Games (untuk Tahun ini)) yang dikonsumsi oleh pembaca-pembaca loyal Kompas di seluruh Indonesia.


Itulah Tadi Ringkasan Seputar Foto dari AntaraFoto yang dimuat di Rubrik Wisata dari Koran Jawa Pos (Sunday Magz) dan Jadwal TVRI Nasional di Koran Kompas (Akhir Pekan). Semoga Bermanfaat untuk Pembaca-Pembaca Setianya.

Sumber : Google Gemini, Jawa Pos dan Kompas

Sabtu, September 26, 2026

Selamat Jalan GSP

Hari ini, Guruh Sukarno Putra (GSP) Tutup Usia di Usia 73 tahun Pada pukul 4.16 Dinihari tadi di RS MRCCC Siloam Jakarta. Sebelum Beliau Tutup usia, Sempat masuk RS yang sama untuk Menjalani Perawatan Intensif dan ditargetkan Sembuh. dan gue Ingat betul, Sosok Anaknya Bung Karno ini pernah muncul di Video Klip lagu Cintaku milik Mendiang Chrisye pada sekitar akhir 1999. Ada Beberapa Lagu-lagu karyanya yang layak menjadi Masterpiece semacam Galih dan Ratna sampai Kala Cinta Menggoda. Selamat Jalan Om GSP, Semoga Sosok ini diberikan Ketabahan dan ditempatkan di Sisi Allah SWT.

Selasa, September 15, 2026

Garasi Print Kosong Kembali

Sejak Beberapa Hari Kemarin, Garasi Print Shop yang letaknya sekompleks dengan Markasku (Jl. Kedungsari 333 Mojokerto) jadi Sepi lagi seperti sebelum Mei 2025 silam (sebagaimana dari Pembahasan sebelumnya?). Padahal Bryan sudah dipecat akibat Pindah Kerja ke Luar Jawa-Bali-Nusra. Semestinya, Toko Cetak ini harus bertahan walaupun di Cap Kesepian Kayaknya. Kali Terakhir terjadi sekitar April/Mei 2025 silam, dimana Mas Edo pasti dipecat total dan Sempat Comeback pada Mei 2025 silam juga. dan dipastikan, Garasi Print Shop milik Grup Warung Marung Heritage jadi Full Sepi setelah sejak kurang lebih 3 tahun beroperasi (2023). Apakah ini Kemungkinan Bangkrut atau Tidak ya? Semoga tidak akan Bangkrut di Tempat ini dan Doakan, Agar Orang Barunya bakal siap Bekerja sebagai Penerus-Penerus yang lama, Amin Yra...

Senin, September 07, 2026

Soto Daging yang Semakin Enak

Kemarin, Hari Minggu Makannya Soto Daging (belum Tahu Nama Belakangnya, Lupa). Kan bisa Nikmati Bagi Semua Keluarga. Gue Melahapnya tapi ada Nasinya gitu, Lengkap dengan Sambal, Kecap dan dikasih Jeruk Nipis segala. Setelah Lahap, Jadi Enak Sotonya. Bukan Hanya di Pagi hari, Tapi di Waktu Siang, Juga Makan yang Sama... dan Semestinya Tidak dikasih Kecap gitu... Hehehe...

Jumat, September 04, 2026

Lirik Lagu Jamal Mirdad - Jamilah

Du-duh, aduh, JamilahGadis ayu anak Pak LurahAduh, manisnya
Dia pandai berdandanDia cantik sekaliDia juga pandai mengaji
Du-duh, aduh, JamilahTiap pagi pergi ke kaliRajin sekali
Lewat depan rumahkuKutegur dia maluSambil menunduk dia tersipu
Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Kau gadis ayu (Jamilah gadis ayu)Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Engkau kutunggu
Ah, aku mau MelamarmuBulan depan kita ke penghulu
Du-duh, aduh, JamilahAbang sungguh tak sabar menungguHatiku rindu
Senyum manis bibirmuYang menggoda hatikuHatiku rindu, rindu padamu
Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Kau gadis ayu (Jamilah gadis ayu)Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Engkau kutunggu
Ah, aku mau MelamarmuBulan depan kita ke penghulu
Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Kau gadis ayu (Jamilah gadis ayu)Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Engkau kutunggu
Ah, aku mau MelamarmuBulan depan kita ke penghulu
Bulan depan kita ke penghuluJamilah




Kamis, September 03, 2026

Pak Bambang oh Pak Bambang

Baru-Baru ini, Mushollaku (Al Amin), Pak Bambang sering jadi Muazin Adzan terus menerus (Saban hari), kan terutama tugasnya jadi Muazin di Dzuhur, Ashar, Maghrib dan Isya. Yang Waktu Subuhnya, Bukanlah Pak Bambang yang Melakukannya, melainkan Pak Jon atau A. Latif. Semestinya, yang Waktu Jumatnya itu, Subuh Muazinnya Pak Jon, Ashar mesti ada Pak Bambang jadi Muazinnya, Maghribnya masih Pak Bambang dan Isyanya masih Pak Bambang juga. Yang Akhir Pekan, Pak Jon masih Muazin Subuh, Dzuhur mesti Gonta Ganti sang Muazin (kadang Pak Bambang, kadang Pak Sabron), Asharnya tetaplah Pak Bambang, Maghribnya kadang Pak Jon atau Pak Bambang dan Isyanya kadang Pak Bambang atau lainnya. Yang Waktu Hari Minggu, Pak Bambang terus menerus jadi Muazin Adzan di Dzuhur, Ashar, Maghrib dan Isya, tapi Minggu Subuhnya Pak Jon jadi Muazinnya. Wah Wah... Waktu Maghrib/Isya (kemungkinan tergantung Jadwalnya), Pak Bambang memang Jadi Muazinnya Setiap hari... Walaupun gue ke Mushollaku (terutama di Jumat), kan Semestinya Ikut Pujiannya Pak Bambang dan Layak seperti Backing Vocal dan Saya Beriqomah untuk Menggantikan Pak Bambang (terutama di Jumat Juga). Yang Waktu Jumat Subuhnya, Setelah Pak Jon Lantunkan I'tiraf 3x dan Iqomah Subuh, Waktu Sholat Subuh dilakukan, Imam Subuh semestinya Sering Baca Surah Al Ghasyiyah (atau Al Ala) di Rakaat Pertama dan Surah Al Jumuah (atau At Takatsur) di Rakaat Kedua. Yang Sering Baca Al Ala dan At Takatsur di Jumat, kan bisa bisa terus menerus, Ga Pa Pa. Yang Waktu Jumat Sore setelah Asharnya, Kan Bocil-Bocil melakukan Sholawatan. Yang Lantunannya Ya Robbi Sholli Ala Muhammad (nadanya sama seperti Sepohon Kayu) dari Bocil-Bocilnya Musholla Al Amin, Durasinya kan Agak Panjang yakni lebih dari 5-6 menit (kemungkinan Sebagaimana dari Pembahasan Sebelumnya?), Gila kan... Masya Allah... dan Waktu Jumat Malam Sabtunya (atau Jumat Setelah Maghrib), Kemungkinan ada Pengajian Rutin yang Bahas Tafsir Al Baqarah terus menerus (kemungkinan Sebagaimana dari Pembahasan Sebelumnya?). Tapi, Kalau tidak ada Pengajian Rutin di Mushollaku, ga pa pa... Ok Kan... Yang Hari Sabtu-Minggu, Subuhnya Pak Jon Melantunkan Antasalam Sampai 5-6x setelah Adzan Subuh (Saban Sabtu) dan Melantunkan Allahumma Sholli wa Salim ala Sayyidina wa Maulana Muhamaddin (nadanya sama seperti I'tiraf) Sampai 3x setelah Adzan Subuh (Saban Minggu), Dzuhur, Ashar, Maghrib dan Isya, Pak Bambang jadi Muazin Adzan 4x Sehari terus menerus! Masya Allah, tapi harus bergantian dengan Muazin-Muazin lain di Musholla ini, Masya Allah... 


Rabu, September 02, 2026

Gangguan Internet Terjadi (lagi) di Markas Gue

Tadi, Tengah Malam (setelah gue Bangun tidur), di Markasku ada Gangguan Internet yang Wifi (MyRepublic) setelah 9 Bulan Pasang. Masya Allah, yang di Laptopnya masih "No Internet Secured" dan di Smartphone memunculkan teks "Tidak ada Internet". Aduh, Internet di Markas gue Jadi Gangguan yang Lumayan besar... tapi kan Masih Belum Bayar atau Bagaimana? Walaupun ada Gangguan ini, mengingatkan kita pada Desember Tahun lalu dan Februari lalu, Dimana, Markasku sedang terjadi Gangguan Internet membesar. Saya Rasa Kalau ada Terjadi Gangguan ini, Jangan Parah-Parah, bersifat Sementara. Nah, Kita Harus Wait and See dulu. Jika Kelamaan, Kita Ganti yang Alternatif saja, bisa HotSpot, bisa Kuota Internet dengan Cukup (tapi jangan Habis Kuota lho). dan Semoga, Gangguan Internet akan teratasi dan Kembali mengakses Internet seperti dulu, Insya Allah...

Selasa, September 01, 2026

Gus Kikin jadi Ketua PBNU Baru

Kemarin, di Muktamar NU ke 35 yang digelar di Jombang, KH. Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin dinyatakan Resmi jadi Ketua PBNU baru menggantikan Gus Yahya (KH, Yahya Cholil Staquf). Kenapa? Karena Pemimpin NU baru itu Membawa Semangat Kemajuan Islam bagi Kaum Nahdliyin se Indonesia. Sosok asal Jombang ini bukan Semata-Mata membangun Islam yang Berahmatan Lilalamin, tapi Satu Tujuan untuk Membawa Visi Misi NU di Masa depan. Bicara Soal Gus Kikin, Memang asli Orang Jombang dan dikenal sebagau Ulama yang memiliki Garis keturunan kuat dari Para Ulama besar sekaligus Perjalanan Hidup yang Kaya Pengalaman lho... berawal dari Mengemban amanah sebagai Pengasuh Ponpes terkenal dari Jombang (Tebuireng), Sosok ini pasti Melanjutkan Perjuangan Mendiang KH. Salahuddin Wahid (Gus Sholah). Gus Kikin merupakan Putra dari Mendiang KH. Mahfudz Anwar dan Nyai Hj. Abidah Ma'shum. dari Jalur sang Ibu, Nasabnya tersambung langsung kepada Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari melalui sang Nenek, Nyai Hj. Khoiriyah Hasyim (Putri Sulung Kiai Hasyim) yang menikah dengan ahli falak terkemuka asal Gresik, KH. Ma'shum Ali. Sementara yang dari Jalur sang Ayah, nasab Beliau terkoneksi kepada KH. Anwar bin Alwi, Pendiri Pondok Pesantren Tarbiyatun Nasyi'in Paculgowang Jombang. Dari Garis ini, Gus Kikin juga merupakan adik Sepupu dari Pengasuh Ponpes HM Lirboyo, KH. Anwar Manshur.

Gus Kikin dilahirkan di Jombang, Merupakan Putra ke 8 dari 11 Orang Bersaudara. Mengawali Pendidikan dasar di MI Parimono Jombang (1963-1970) sambil mengenyam Pendidikan Pesantren di Pesantren Seblak. Kemudian menamatkan Pendidikan Menengah di SMP 1 Jombang (1971-1973) dan SMA Jombang (1974-1977). Usai Menyelesaikan Pendidikan Menengah, dia Memilih jalur Pendidikan yang Cukup Unik bagi seorang santri, Yakni Menempuh Studi di Jakarta pada 1975 hingga 1979. Sempat jadi Orang dibalik Dunia Bahari dan Meniti Karir di BUMN Pelayaran. Lalu, Meninggalkan BUMN tersebut pada 1992 dan Pada 2013 sempat juga menempuh Pendidikan Jurusan Komunikasi di UT untuk Mendukung Perintisan Usaha Media TV. dan Sekembalinya Gus Kikin ke Kota Kelahirannya (Jombang), Beliau Amanah Mengasuh Tebuireng bermula saat diminta Langsung oleh Gus Sholah pada Januari 2016 silam untuk jadi Wakil Pengasuh dan Bersiap menghadapi Suksesi Kepemimpinan. dan Akhirnya, menjadi Pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang.

Gus Kikin tetap Setia untuk Semua Kaum Nahdliyin se Jawa Timur dan se Indonesia. Selamat Bertugas Gus Kikin sebagai Ketua PBNU sampai 2031!

Sabtu, Agustus 29, 2026

Lirik Lagu Ecko Show/Verry Klau - Lu Kenal Veronica Ko

Lu kenal Veronica ko?
Veronica yang om Strom pu ana nona ni ko?
Om Strom yang biasa tambal jalan lobang tu ko?
Bukan yang itu, tapi mama Maria pu suami
Na kasi kenal saya deng Veronica dulu
Dia pu mama suka laki-laki bisa bahasa Inggris
Bahasa Inggris kecil
Coba satu kalimat
Bluetooth device has connected successfully
Pi ko mama Maria kasi kursus lu pake strom




Jumat, Agustus 28, 2026

Topan-Leysus

Kemarin, Topan Sugianto (Pelawak Senior) sudah Tutup Usia setelah 2 Dekade sebelumnya yang Leysus ikut Tutup usia pada awal 2026 silam. Keduanya adalah Pelawak Terbaik Sepanjang masa yang disandingkan dengan Nama-Nama Pelawak lainnya. Keduanya dulu, Kompak tampil di Acara Ketoprak Humor yang sedang berada di Puncak Kejayaannya tapi mesti Tayang Saban Sabtu Malam Minggu di RCTI, kemudian tampil berdua di Acara Spesial Ramadhan awal 2000an berjudul "Ronda" dan Satu lagi, Tampil di Acara Sendirinya "TopLes" di periode 2001-02. Kini, Duo Pelawak terbaik zaman gue masih di TK-SD tersebut sudah Tiada. Pada 3 Januari 2006 silam, Leysus Tutup usia dan 2 Dekade sekarang, Topan menyusul Sahabat baiknya, Leysus yang sudah Tutup usia juga. 

Selamat Jalan Abah Topan... Al Fatihah buat Duo Topan dan Leysus.

Kamis, Agustus 27, 2026

Radio itu (dijamin) Berani Beda

Pembahasan Sebelumnya : KLIK DISINI

Jika Akhir Juli lalu Bahas Catatan Geliat Radio Masa kini, Maka kita Bahas Radio lagi di Bulan ini. 

di Malaysia, Semua Radio-Radio mesti putarkan Semua Lagu-lagu Berbau Nasionalisme khas Malaysia, baik yang Klasik dan Saat ini. di Astro Audio yang menaungi ERA, Sinar, Zayan, Hitz, My FM, dll. Menghadirkan Lagu Nasionalisme Zaman Now dengan Nuansa Reggae-Dangdut agak-agak Rock auto Lagu-Lagu Beat Timur Indonesia yang sedang Viral dimasanya, diberi Judul "Kita" Ciptaan Amybong dan Jajiq. Lagu ini turut didukung oleh Beberapa Sponsor seperti Uphamol, BH Petrol, dll. dan Rutin diputar di Semua Stasiun-stasiun Radio milik Astro Audio dari Pertengahan Agustus ini sampai Pertengahan Bulan depan (kemungkinan). Oh Ya, Juga anda bisa Lihat Video Musik Resminya di YT Semua Stasiun-stasiun Radio milik Astro Audio yang sudah diunggah pada 17/8 lalu. dan pada 31/8 nanti, Semua Radio milik Astro Audio bakal adakan "KITA FM" yang akan digelar di Dataran Putrajaya saat Parade Perayaan Kemerdekaan Malaysia 2026. Oh Ya, Zayan selalu sering Putarkan Iklan Radio Chicken Rice Shop edisi 26 tahun, Jalen edisi Didi and Friends sampai ada Waqaf An Nur segala (hingga tulisan ini sudah dibuat, seperti dari Pembahasan sebelumnya?). Lain Astro Audio, lain pula dengan Best FM Johor dan Cats FM Sarawak. Yang Best FM Johor, semestinya ada Lagu-lagu Nasionalisme Malaysia, Hip-hop, Pop Rock Melayu dan Lagu-lagu dari Luar Negeri. di Best Havoc saja, Setiap Jumat, Helmi Siarannya Sendirian terus menerus karena Daenee Cuti terus menerus juga (seperti dari Pembahasan sebelumnya?) atau mungkin Kembali Berdua, Sedangkan yang Geng Sirah Best Pagi (Saban Jumat), itu bisa Jadi Ruqyah bagi Pendengar Pendengar setia Radio asal Johor ini yang membawa Kesejukan Hati. Yang Cats FM Sarawak, Iklan Milo yang Terbaru dengan Jingle Bahasa Melayu pasti sering diputar! Adapula Iklan Maxis, CelcomDigi, UMobile, dll. Pun juga sering diputar. di Acara Geng Petang Cats yang Edisi Jumat saja, tersisa 2 dari 3 Penyiar Sore, tapi didominasi Perempuan (seperti dari Pembahasan sebelumnya). Lain Best FM Johor dan Cats FM Sarawak, lain pula dengan Radio-Radio milik Media Prima, yang Kool FM semestinya ada "Menuju 31 Ogos" Yang berisi Sejarah dan Prestasi Malaysia dari Generasi ke Generasi, Lagu-lagu yang Bikin Baper dan Seru hingga Memutarkan Iklan Berita Harian berjargon "Satu Untuk Semua", Shopee Malaysia, dll. Yang sering-sering diputar. Yang Hot FM, Iklan-Iklan yang rutin diputar di Radio yang mengudara Sejak Februari 2 dekade silam tersebut sama seperti Kool FM dan Cats FM Sarawak yang sering-sering diputar Iklannya terus menerus (seperti yang dari Pembahasan sebelumnya). 

Bagaimana dengan Indonesia? Kan Semestinya pasti! Yang Radio Suara Surabaya (frekuensi 100 FM), selalu Hadirkan Lagu-lagu Indonesia dari Generasi ke Generasi yang jadi Mayoritasnya (tapi Lagu-lagu Baratnya tetap bergantian?), Informasi Ringkas alias Flash News yang hadir 3x beruntun selama 60 Menit Saban hari, Kumpulan Berita Singkat lewat Lintasan Informasi yang hadir 6x Seminggu, Jaring Radio yang kini tidak ada Radio Maja Mojokerto, dll. (seperti yang dari Pembahasan sebelumnya). Selain Suara Surabaya Radio, di Malang, Radio KDS 8 yang Frekuensi 97,8 FM, masih Bertahan ditengah Kematian sebagian Radio-Radio ternama dan munculnya Radio Jamu, Iklan-Iklan yang sering diputar adalah Iklan Jahe Keraton, Minyak Gosok Cap Tunggal yang di Akhir Iklan ada Apotik-Apotik di Batu yang Menyediakannya dan Pusat Pengobatan Mata Tanpa Operasi India Ayurveda Malang (seperti dari Pembahasan sebelumnya?). Yang Radio RFM Mojokerto (frekuensi 94 FM), Sudah merayakan Usia 2 Dekade di Bulan ini (menggantikan Radio Raci FM Mojokerto), karena Radio asal Kota gue (Mojokerto) ini, tetap Konsisten sebagai Radio Anak Muda dan Keluarga Kelas Bawah di Mojokerto. Sementara itu, Radio Prosalina dari Jember/Bondowoso pun masih Memutarkan Lagu-lagu Nasionalisme Indonesia yang diputar setelah Acaranya berakhir atau sebelum Acaranya dimulai sepanjang Bulan ini. 

Radio kita dijamin Berani Beda! 

Rabu, Agustus 26, 2026

Dapat Koran Kompas Dobel Edisi Khusus Sepanjang Agustus ini

Yang Pembahasan Tanggal 21/8 lalu, sudah dihapus dan Akhirnya, Memutuskan untuk Buat Bahas Media Cetak yang Baru.

Sepanjang Bulan ini, Koran Kompas (Koran Favoritku selain Jawa Pos dan MI) pun ada 2 Sajian Spesial (berkat Edisi Khusus) yang tadi gue Sudah melakukan Pre Order di Gerai Kompas Online (antara Koran Edisi Khusus Bukan Tamu di Negeri ini dan Tabloid seri Edisi Khusus Muktamar NU 35). Pada Tanggal 4 dan 13/8 lalu, gue Melakukan Pre Order untuk Koran Kompas Edisi 18/8 lalu yang Edsus Opini Eksklusif "Bukan Tamu di Negeri ini" dengan Harga yang Berbeda (baik Rp. 50.000,- dengan Bonus Notebook dan Rp. 25.000,- tanpa Bonus Notebook). Bayarnya Pakai QRIS untuk Biaya Rp. 50.000,- (termasuk Ongkir Rp. 23.000,- dari JNE) dan Pakai GoPay untuk Biaya Rp. 25.000,- (termasuk Ongkir Rp. 23.000,- dari JNE), Sama-Sama Murah banget. dan Alhasil, Setelah Penantian Berhari-hari, Akhirnya dapat 2 Eksemplar Koran Kompas yang Edisi Khusus HUT RI "Bukan Tamu di Negeri ini" dengan setebal 20 halaman pada 21/8 lalu (kalau tahun lalu itu Menerbitkan Edsus HUT RI ke 80 dari Kompas setebal 80 halaman).

Koran Kompas Edisi 18/8 lalu + Notebook (difoto Pada 21/8 lalu)

Isinya ada 17 Catatan dan Gagasan Indonesia dari Berbagai Tokoh-Tokoh terkemuka, ada A. Haryo Damardono (Pemred Koran Kompas), AHY (Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan), Alissa Wahid (Peraih Cendekiawan Berdedikasi 2026), M. Chatib Basri (Peraih Cendekiawan Berdedikasi 2026), dll. Lengkap Semua, dan ada Rubrik Spesial "Sawala" yang sempat Comeback di Bulan ini (setelah 8 bulan menghilang), Banyak Advetorial/Iklan sampai ada Galeri Foto Perayaan HUT RI ke 81 ditengah Keprihatinan di NTT yang sedang Gempa yang sudah terjadi pada 15/8 lalu. Komplit kan...

Tabloid Kompas seri Edisi Khusus Muktamar NU 35 di Jombang dan Koran Kompas Edisi 24/8 lalu (difoto Hari ini)

Hampir Seminggu berselang, Akhirnya dapat Tabloid Kompas seri Edisi Khusus Muktamar NU ke 35. Alhamdulillah, kan Sudah dapat 1 Tabloid termasuk 1 Koran Kompas yang Edisi 2 hari Kemarin. Sebelumnya (pada 18/8 lalu), gue sempat melakukan Pre Order juga lewat Gerai Kompas Online dengan Biaya termurah hanya Rp. 50.000,-/Tabloid termasuk Bonus 1 Eksemplar Koran Kompas Reguler (setebal 16 halaman) dan Bayarnya Pakai GoPay juga (termasuk Biaya Ongkir hanya Rp. 23.000,- di JNE). dan Setelah Dapat 1 Tabloid Spesial ini (termasuk 1 Bonus Koran Kompas Reguler), kan Bisa Lihat Konten-Kontennya yang Semuanya Berbau NU, mulai dari Sirah (Cerita/Sejarah) hingga Agenda Muktamar NU ke 35 di Jombang yang akan dimulai Esok hari (27/8), Masya Allah... Semuanya Dominasi NU kan Bisa Membawa Semangat Dakwah NU untuk Indonesia.

Wah, Kompas makin Mantap Inovasinya di Tahun ini karena beberapa Inovasi-Inovasi sebelumnya yang pernah dilakukan untuk Tahun ini juga (masih dibawah era A. Haryo Damardono jadi Pemred sejak Mei tahun lalu), seperti Launching Koran Kompas Edisi Akhir Pekan yang mengawinkan Konten Edisi Sabtu dan Minggu (bersaing sama Koran Jawa Pos Edisi Sabtu-Minggu yang terbelah Konten-Kontennya (seperti Cerpen/Puisi di Edisi Sabtu dan Wisata di Edisi Minggu)), Tabloid Bobo Nostalgia by Kompas pada Maret lalu, Tabloid Bola by Kompas 2 seri beruntun (Pesta Bola Amerika dan Indonesia Open 2026), Kompas Edisi Khusus HUT ke 61 dengan 3 Sampul versi Berbeda pada 29/6 lalu, Tabloid Kompas seri Mengenang Mendiang Paus Fransiskus pada Juli lalu dan Koran Kompas Edisi 27/7 dan 7/8 lalu yang jadi Memasak untuk Sampulnya (hampir setara dengan Sampulnya Koran Jawa Pos Radar Mojokerto edisi Minggu sejak akhir 2024 silam). dan Rencana kedepannya, bakal ada Inovasi-Inovasi yang akan datang bagi Koran yang kini berjargon "Merawat Masa depan" tersebut, ada Tabloid Bola by Kompas seri Panduan ISL/Championship 2026/27, Tabloid Kompas seri Edisi Khusus Album terlaris Indonesia dari Generasi ke Generasi, dll. (Insya Allah).

Senin, Agustus 24, 2026

1 Dekade lalu Kena Cacar air

1 Dekade berlalu, tepatnya pada sekitar Pertengahan/Akhir Agustus 2016, gue mengalami Cacar air, Akibatnya kan Badan Lemas, Badan Panas sampai Sulit Tidur... Kulitnya Berbintik-bintik tapi ada Gelembungan seperti Jerawat kayaknya... Aduh... dan Sempatkan diri Makan-Makanan yang bukan Berasa Pedas-Pedasan untuk Menghindari Penyakit ini. dan Paling ingat, pada 22/8/16 silam, gue sama Papiku pergi ke Dokter Kulit Dr. Ifnudin di Jl. Rambutan Mojokerto dan Langsung bisa diperiksa. dan Beberapa Hari setelahnya, Tanda-Tanda Kesembuhan gue mulai terasa dan Akhirnya, Resmi Sembuh...

dan 1 Dekade sekarang, kan Masih tak Ragu-Ragu kalau Ingin Invoice (kembali) di Bulan ini. Jika Gagal di Bulan ini, Bulan depan pasti ada (kemungkinan kayaknya?).

Senin, Agustus 10, 2026

Si Elfan Ospek

Hari ini, Adik gue (si Elfan), Mulai Ospek di Salah satu Universitas terkemuka di Ngalam (Malang), ya Universitas Brawijaya kalau ga salah. Kan Adik beliau Berkuliah di Jurusan Fakultas Hukum kalau ga salah. Karena, si Elfan memulai Kuliahnya lewat Ospek dulu. Good Luck si Elfan ku tersayang... 

Saat Sebelum atau Setelah Ospeknya si Elfan, Tiada lagi Makan Bareng di Restoran-Restoran se Malang Raya, tapi bisa Masak-Masak dan Makan Seadanya di Markas Gue (versi Ngalam). Kan semua dibilang Hemat. 

dan Nanti, Gue, Papi dan Mamiku segera Pulang setelah Ospeknya si Elfan di UB Malang selesai. 

Minggu, Agustus 09, 2026

Hebatnya Memakai Jersey Sepakbola Dunia di TVRI (Update, Revisi)

(Versi Update dan Revisi)

Piala Dunia 2026 sudah berlalu dan sudah selesai digelar dari 11 Juni hingga 20 Juli lalu, Tapi Kerinduannya tetap ada... Nah, Walaupun pas Piala Dunia 2026 digelar selama 39-40 hari (sekitar Juni-Juli), Semua Presenter-Presenternya TVRI Stasiun-Stasiun Daerah Setempat, Nasional dan World (baik Pria dan Wanita), wajib Pakai Jersey Sepakbola Dunia dari Negara-Negara ternama yang biasanya Pernah Ikut Piala Dunia/Eropa/Amerika/Asia/Afrika (seperti Meksiko, AS, Italia, Jerman, Brasil, Inggris, Spanyol, Argentina, Skotlandia, Prancis, dll.) ketika Sedang Bersiaran. Yang di TVRI World pas Siaran langsung Starting Point Setiap hari di Pagi-Pagi, semestinya Semuanya Pakai Jersey Sepakbola Dunia tanpa ditutupi Blazer, Yang di Sebagian Besar Stasiun Daerahnya TVRI (ataupun kemungkinan yang TVRI Nasional), Semuanya masih Pakai yang Sama (Jersey Sepakbola Dunia) tapi Malah ditutupi Blazer (atau kadang tak dapat ditutupi Blazer). Apa yang Terjadi? Nah Mari Kita Simak Penjelasannya:

2 Presenter Berita dari TVRI Nasional Memakai Jersey Sepakbola Dunia Masing-Masing (diambil dari YT TVRI Pemberitaan Nasional)

Anchor Laki-Laki memakai Jersey Jerman 2026 ditutupi Blazer di TVRI Nasional (diambil dari YT TVRI Pemberitaan Nasional)

Anchor Perempuan memakai Jersey Inggris 2026 ditutupi Blazer di TVRI Nasional (diambil dari YT TVRI Pemberitaan Nasional)

Anchor Perempuan memakai Jersey Spanyol 2026 ditutupi Blazer di TVRI Nasional (diambil dari YT TVRI Pemberitaan Nasional)

Sumbar Hari ini (diambil dari Screenshotnya Tiktok)

Topik Sepekan Sumbar (diambil dari FB M. Oscar Surya)

Jabar Hari ini 1 (diambil dari YT News TVRI Jawa Barat)

Jabar Hari ini 2 (diambil dari YT News TVRI Jawa Barat)

Jabar Hari ini 3 (diambil dari YT News TVRI Jawa Barat)

Jabar Hari ini 4 (diambil dari YT News TVRI Jawa Barat)

Jabar Hari ini 5 (diambil dari YT News TVRI Jawa Barat)

Jabar Hari ini 6 (diambil dari YT News TVRI Jawa Barat)

Sultra Hari ini 1 (diambil dari TikTok TVRI Sulawesi Tenggara)

Sultra Hari ini 2 (diambil dari TikTok TVRI Sulawesi Tenggara)

Sultra Hari ini 3 (diambil dari YT TVRI Sulawesi Tenggara)

Sultra Hari ini 4 (diambil dari YT TVRI Sulawesi Tenggara)

Sulteng Hari ini 1 (diambil dari TikTok TVRI Sulawesi Tengah)

Sulteng Hari ini 2 (diambil dari TikTok TVRI Sulawesi Tengah)

Sulteng Hari ini 3 (diambil dari TikTok TVRI Sulawesi Tengah)

Kaltara Hari ini 1 (diambil dari YT TVRI Kaltara)

Kaltara Hari ini 2 (diambil dari YT TVRI Kaltara)

Kaltara Hari ini 3 (diambil dari YT TVRI Kaltara)

Kaltara Hari ini 4 (diambil dari YT TVRI Kaltara)

Sumut Hari ini 1 (diambil dari YT TVRI Sumatera Utara)

Sumut Hari ini 2 (diambil dari YT TVRI Sumatera Utara)

Sumut Hari ini 3 (diambil dari YT TVRI Sumatera Utara)

Sumut Hari ini 4 (diambil dari YT TVRI Sumatera Utara)

Sumut Hari ini 5 (diambil dari YT TVRI Sumatera Utara)

Sumut Hari ini 6 (diambil dari YT TVRI Sumatera Utara)

Sumut Hari ini 7 (diambil dari IG TVRI Sumatera Utara)

Sumsel Hari ini 1 (diambil dari YT TVRI Sumatera Selatan)

Sumsel Hari ini 2 (diambil dari YT TVRI Sumatera Selatan)

Salah Satu Acara Talkshow di TVRI Sumatera Selatan (diambil dari YT TVRI Sumatera Selatan)

Sumsel Hari ini 3 (diambil dari TikTok TVRI Sumatera Selatan)

Sumsel Hari ini 4 (diambil dari TikTok TVRI Sumatera Selatan)

Sulsel Hari ini (diambil dari YT TVRI Sulsel)

Sulsel Hari ini 2 (diambil dari YT TVRI Sulsel Live Streaming)

Sulsel Hari ini 3 (diambil dari YT TVRI Sulsel Live Streaming)

Sulsel Hari ini 4 (diambil dari YT TVRI Sulsel Live Streaming)

Sulsel Hari ini 5 (diambil dari YT TVRI Sulsel Live Streaming)

Sulsel Hari ini 6 (diambil dari YT TVRI Sulsel Live Streaming)

Presenter Paraikatte (diambil dari YT TVRI Sulsel Live Streaming)

Jambi Hari ini (diambil dari YT TVRI Jambi)

Jambi Hari ini 2 (diambil dari YT TVRI Jambi)

Jogja Hari ini (diambil dari YT Berita TVRI Jogjakarta)

Jogja Hari ini 2 (diambil dari YT Berita TVRI Jogjakarta)

Jogja Hari ini 3 (diambil dari YT Streaming TVRI Jogjakarta)

Jogja Hari ini 4 (diambil dari YT Berita TVRI Jogjakarta)

Jogja Hari ini 5 (diambil dari YT Berita TVRI Jogjakarta)

Jogja Hari ini 6 (diambil dari YT Berita TVRI Jogjakarta)

Jogja Hari ini 7 (diambil dari YT Berita TVRI Jogjakarta)

Jogja Hari ini 8 (diambil dari YT Berita TVRI Jogjakarta)

Jogja Hari ini 9 (diambil dari YT Berita TVRI Jogjakarta)

Jogja Hari ini 10 (diambil dari YT Berita TVRI Jogjakarta)

2 Presenter dari TVRI Jatim Berjalan Bersama sebelum On Air (diambil dari IGnya Fikri Alvino)

Jatim Hari ini 1 (diambil dari YT TVRI Jatim Live Streaming)

Jatim Hari ini 2 (diambil dari YT TVRI Jatim Live Streaming)

Jatim Hari ini 3 (diambil dari YT TVRI Jatim Live Streaming)

Jatim Hari ini 4 (diambil dari YT TVRI Jatim Live Streaming)

Jatim Hari ini 5 (diambil dari YT TVRI Jatim Live Streaming)

Jatim Hari ini 6 (diambil dari YT TVRI Jatim Live Streaming)

Jatim Hari ini 7 (diambil dari YT TVRI Jatim Live Streaming)

Jatim Hari ini 8 (diambil dari YT TVRI Jatim Live Streaming)

Jatim Hari ini 9 (diambil dari YT TVRI Jatim Live Streaming)

Jatim Hari ini 10 (diambil dari YT TVRI Jatim Live Streaming)

Jatim Hari ini 11 (diambil dari YT TVRI Jatim Live Streaming)

Jatim Hari ini 12 (diambil dari YT TVRI Jatim Live Streaming)

Jatim Hari ini 13 (diambil dari YT TVRI Jatim Live Streaming)

Garnis Dera (versi Blazer Menutupi Jersey Jerman pas Piala Dunia u17 2023 Indonesia, diambil dari TikTok Garnis Dera)

Penggunaan blazer di luar jersey oleh para presenter berita TVRI (baik di TVRI Nasional maupun stasiun daerah) saat membawakan program berita aktual atau obrolan isu terkini selama momen Piala Dunia merupakan standar penyiaran televisi yang memadukan beberapa alasan penting:

1. Menjaga Kode Etik dan Standard Format Berita (News Standard) Program berita serius (hard news) seperti Indonesia Hari Ini, Klik Indonesia, atau obrolan isu terkini memiliki pakem busana yang wajib memenuhi prinsip journalistic decorum (kesopanan dan profesionalisme jurnalistik). Jersey sepak bola murni dianggap terlalu kasual untuk membawakan berita formal/isu nasional. Blazer berfungsi sebagai elemen formal agar tampilan visual presenter tetap rapi dan berwibawa di layar TV publik.

2. Strategi Cerdas "Semarak Piala Dunia" Tanpa Melanggar Etika Dress Code Sebagai Official Broadcaster Piala Dunia, TVRI ingin membawa atmosfer kejuaraan ke seluruh lini programnya. Menggabungkan jersey tim peserta (seperti Brasil, Jerman, atau Indonesia) di bagian dalam dengan blazer di bagian luar merupakan bentuk kompromi kreatif:

  • Bagian Dalam (Jersey): Menunjukkan antusiasme, keceriaan, dan tema ajang Piala Dunia yang sedang berlangsung.

  • Bagian Luar (Blazer): Tetap mempertahankan kerapian dan nilai formalitas studio berita.

3. Regulasi Hak Cipta dan Branding Sponsor FIFA (Brand Compatibility) Jersey tim nasional memuat logo apparel olahraga (seperti Nike, Adidas, Puma) serta emblem federasi. Ketika dibawakan dalam format obrolan berita umum atau program non-olahraga, penampakan logo merek yang terlalu dominan (over-exposing) dapat membenturkan aturan sponsor penyiaran atau hak komersial FIFA. Pemakaian blazer yang dikancingkan separuh atau dibiarkan terbuka berfungsi membatasi sorotan langsung pada logo sponsor komersial secara berlebihan di layar program berita.

4. Keselarasan Visual dan Estetika Studio Penyiaran Jersey sepak bola umumnya memiliki warna-warna yang sangat mencolok, motif yang ramai, atau kombinasi neon. Jika ditampilkan tanpa pembatas dalam studio berita dengan pencahayaan tinggi (studio lighting), warnanya bisa mendistorsi visual tayangan. Warna blazer yang netral (seperti hitam, biru dongker, atau abu-abu) membantu menyeimbangkan komposisi warna di layar (frame balance) agar mata penonton tidak terganggu saat menyimak berita penting.

Jika Semua Presenternya TVRI Nasional/Sebagian Stasiun-stasiun Daerah pas Pildun 2026 pas Bawakan Berita-Berita Aktual/Obrolan tidak bisa ditutupi Blazer malah terlihat Pakaian Jersey Sepakbola Timnas Dunia, Apakah ada Pelanggaran atau Bagaimana? Ga Pa Pa, Nah, Mari Kita Simak Penjelasannya:

Garnis Dera (versi tak bisa ditutupi Blazer tapi terlihat sepenuhnya Jersey Jerman pas Piala Dunia u17 2023 Indonesia, diambil dari TikTok Garnis Dera)

Penyanyi Dangdut Wanita Pakai Jersey di Goyango Rek Edisi Khusus Piala Dunia 2026 (diambil dari YT TVRI Jatim Live Streaming) (1) 

Penyanyi Dangdut Wanita Pakai Jersey di Goyango Rek Edisi Khusus Piala Dunia 2026(diambil dari YT TVRI Jatim Live Streaming) (2)

Penyanyi Dangdut Wanita Pakai Jersey di Goyango Rek Edisi Khusus Piala Dunia 2026 (diambil dari YT TVRI Jatim Live Streaming) (3)

2 Presenter Wanita Pakai Jersey di Lagu Rindu Edisi Khusus Final 3 Piala Dunia 2026 (diambil dari YT TVRI Jatim Live Streaming)

Salah Satu Penyanyi Wanita Pakai Jersey di Lagu Rindu Edisi Khusus Final 3 Piala Dunia 2026 (diambil dari YT TVRI Jatim Live Streaming)

Penyanyi Dangdut Wanita Pakai Jersey di Goyango Rek Edisi Khusus Final Piala Dunia 2026 (diambil dari YT TVRI Jatim Live Streaming) (1)

Penyanyi Dangdut Wanita Pakai Jersey di Goyango Rek Edisi Khusus Final Piala Dunia 2026 (diambil dari YT TVRI Jatim Live Streaming) (2)

Presenter (Pria dan Wanita) Pakai Jersey di Goyango Rek Edisi Khusus Final Piala Dunia 2026 (diambil dari YT TVRI Jatim Live Streaming)

Salah Satu Podcast Berbahasa Daerah dari YT TVRI Sumatera Selatan (diambil dari YT TVRI Sumatera Selatan)

Diambil dari Acara Nobar di Markas TVRI Sumsel (diambil dari TikTok TVRI Sumatera Selatan)

Diambil dari Acara Nobar di Salah Satu Taman di Kota Medan (diambil dari TikTok TVRI Sumatera Utara)

Sang Anchor Wanita Tanpa Blazer dan terlihat Jerseynya (diambil dari TikTok TVRI Sumatera Utara)

Sang Anchor Wanita Tanpa Blazer dan terlihat Jerseynya 2 (diambil dari TikTok TVRI Sumatera Utara)

Reporter yang Melaporkan dari Jogjakarta (diambil dari YT Berita TVRI Jogjakarta)

Podcast Cuko (diambil dari YT TVRI Sumatera Selatan)

Berita PD 2026 1 (diambil dari TikTok TVRI NTT)

Berita PD 2026 2 (diambil dari TikTok TVRI NTT)

Berita PD 2026 3 (diambil dari TikTok TVRI NTT

Bengkulu Sepekan Edisi Khusus Bola Gembira PD 2026 (diambil dari TikTok TVRI Bengkulu)

Bengkulu Hari ini Edisi Khusus Bola Gembira PD 2026 (diambil dari TikTok TVRI Bengkulu)

Bengkulu Hari ini Edisi Khusus Bola Gembira PD 2026 2 (diambil dari YT TVRI Bengkulu)

Bengkulu Hari ini Edisi Khusus Bola Gembira PD 2026 3 (diambil dari YT TVRI Bengkulu)

Salah Satu Anchor/Pekerja Wanita dari TVRI Sulawesi Tenggara mengenakan Jersey Meksiko (diambil dari Instagram Humas TVRI Sultra)

Sang Presenter Pria dari TVRI Kaltara terlihat Mengenakan Jersey (diambil dari YT TVRI Kaltara)

Sang Presenter Wanita dari TVRI Kaltara terlihat Mengenakan Jersey 1 (diambil dari YT TVRI Kaltara)

Sang Presenter Wanita dari TVRI Kaltara terlihat Mengenakan Jersey 2 (diambil dari YT TVRI Kaltara)

Sang Presenter Wanita dari TVRI Kaltara terlihat Mengenakan Jersey 3 (diambil dari YT TVRI Kaltara)

Sang Presenter Wanita dari TVRI Jakarta Mengenakan Jersey 1 (diambil dari YT TVRI Jakarta)

Sang Presenter Wanita dari TVRI Jakarta Mengenakan Jersey 2 (diambil dari YT TVRI Jakarta)

Sang Presenter Pria dari TVRI Jakarta Mengenakan Jersey (diambil dari YT TVRI Jakarta)

Briansyah Dewandri di Nobar (diambil dari Screenshot Tiktoknya Briansyah Dewandri)

Briansyah Dewandri di Nobar (lagi, bersama Amelia S.) (diambil dari Screenshot Tiktoknya Briansyah Dewandri)

Salah Satu Presenter Perempuan dari TVRI Nasional memakai Jersey Spanyol 2026 tanpa ditutupi Blazer saat Bawakan Acara Obrolan (diambil dari YT TVRI Pemberitaan Nasional)

Presenter/Reporter Perempuan TVRI Maluku Pakai Jersey Spanyol 2026 tanpa ditutupi Blazer (diambil dari YT TVRI Pemberitaan Nasional)

Presenter TVRI Nasional Perempuan Pakai Jersey Argentina 2026 tanpa ditutupi Blazer (diambil dari YT TVRI Pemberitaan Nasional)

Presenter TVRI Nasional Perempuan Pakai Jersey Brasil 2026 tanpa ditutupi Blazer (diambil dari YT TVRI Pemberitaan Nasional)

Presenter TVRI Nasional Perempuan Pakai Jersey Jerman 2026 tanpa ditutupi Blazer (diambil dari YT TVRI Pemberitaan Nasional)

2 Presenter dari TVRI Jatim Kompak Jadi MC Nobar Piala Dunia 2026 (diambil dari TikTok Garnis Dera)

Sang Presenter Pria dari TVRI World (diambil dari IG Starting Point dan TVRI World)

Presenter Pria dan Wanita dari TVRI World (diambil dari YT dan TVRI World)

2 Presenter dari TVRI Sulsel (diambil dari YT TVRI Sulsel Live Streaming)

2 Presenter Cilik dari Ballaku di TVRI Sulsel (diambil dari YT TVRI Sulsel Live Streaming)

2 Penyanyi Sulsel di Acara Deng Mampo di TVRI Sulsel (diambil dari YT TVRI Sulsel Live Streaming)

Highlights Bola Gembira versi TVRI Sulsel (diambil dari YT TVRI Sulsel Live Streaming)

Presenter Sampurasun (diambil dari YT News TVRI Jawa Barat)

2 Presenter Acara Jendela Negeri di TVRI Nasional (diambil dari YT Berita TVRI Jogjakarta)

Kondisi ketika presenter berita TVRI melepas blazer atau tampil menggunakan jersey sepak bola secara penuh (full jersey) di layar TV dibedakan berdasarkan segmen penyiaran dan momen siaran:

1. Selama Program Berita Aktual (Hard News) Berlangsung Jika presenter membawakan berita serius/aktual (seperti isu politik, bencana, atau berita duka) tanpa blazer:

  • Pelanggaran Dress Code & Etika: Hal ini dianggap tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) redaksi berita Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI. Tampilan full jersey dinilai terlalu kasual dan kurang empati untuk membaca berita berat.

  • Teguran Internal Redaksi: Produser pengarah acara (executive producer) atau pengawas kualitas siaran biasanya akan memberikan arahan melalui earpiece agar presenter kembali merapikan tampilan atau menyesuaikan sudut kamera (shot angle) agar tidak terlalu kontras dengan bobot berita.

2. Pada Segmen Khusus (Soft News, Sport Flash, atau OOTD/Closing) Presenter diperbolehkan atau sengaja melepaskan blazer dalam kondisi berikut:

  • Transisi ke Segmen Olahraga: Saat segmen berita berganti khusus membahas ulasan Piala Dunia 2026 atau obrolan santai, pembawa acara diizinkan melepas blazer untuk menghidupkan suasana semarak khas official broadcaster.

  • Variasi Visual Closing: Di bagian akhir acara (outro/closing segment), presenter dapat melepas blazer sebagai penutup siaran yang lebih santai dan interaktif sebelum berpisah dengan pemirsa.

3. Setelah Siaran Berakhir (Off Air atau Konten Media Sosial) Ketika program berita sudah selesai (off-air):

  • Kebebasan Berbusana di Studio: Presenter bebas melepas blazer di area studio untuk beristirahat, memandu siaran langsung di media sosial (Instagram/TikTok TVRI), atau mengambil foto dan video behind the scenes.

  • Promosi Program & Engagement: Tampilan full jersey tanpa blazer justru dimanfaatkan untuk konten digital resmi TVRI guna menarik minat penonton muda dan menyemarakkan demam Piala Dunia 2026 di media sosial.

Yang di Sebagian Propinsi-Propinsi lainnya, Semua Presenter-Presenternya (yang Berita) Kadang Masih Pakai Jersey Sepakbola Dunia yang gagal ditutupi Blazer, Kadang Gagal Memakai Jersey Sepakbola Dunia saat Momen Piala Dunia 2026 kemarin, tapi masih Formal seperti Biasa. Mari kita simak Penjelasannya secara rinci:

Pada dasarnya, aturan penyiaran di TVRI Stasiun Daerah (seperti TVRI Bengkulu untuk Bengkulu Hari Ini maupun TVRI Jakarta untuk Jakarta Hari Ini) tetap mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) Pedoman Penyiaran dan Redaksi Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Pusat.

1. Aturan Tampilan Saat Membawakan Berita Utama (Hard News) Presenter di stasiun daerah tidak diperbolehkan membawakan program berita aktual utama (seperti isu pemerintahan, kriminalitas, bencana alam, atau politik lokal) hanya dengan pakaian jersey full tanpa penutup blazer.

  • Prinsip Netralitas dan Formalitas: Berita daerah mencakup isu-isu penting masyarakat yang membutuhkan kesan netral, kredibel, dan berwibawa. Tampil hanya dengan jersey sepak bola tanpa blazer saat membaca berita berat dianggap melanggar etika busana jurnalistik (journalistic dress code).

  • Penyesuaian Studio Daerah: Baik di TVRI Bengkulu maupun TVRI Jakarta, produser berita tetap mewajibkan penggunaan blazer di bagian luar untuk menjaga formalitas tampilan layar.

2. Pengecualian Penggunaan Jersey Tanpa Blazer di TVRI Daerah Presenter di TVRI Bengkulu dan Jakarta baru dapat atau diizinkan terlihat mengenakan jersey sepak bola secara penuh (tanpa blazer) dalam situasi berikut:

  • Segmen Olahraga / Ulasan Khusus Piala Dunia: Ketika siaran berita masuk ke segmen Sport atau ulasan khusus prediksi pertandingan Piala Dunia 2026.

  • Program Non-Berita / Obrolan Santai (Talkshow/Magazine): Pada acara obrolan santai, program dialog suporter lokal, atau kuis Piala Dunia yang diproduksi oleh stasiun daerah.

  • Sapaan Penutup (Closing) & Konten Media Sosial: Di akhir tayangan atau saat pembuatan konten promosi/kreatif untuk akun Instagram, TikTok, dan YouTube resmi TVRI Bengkulu atau TVRI Jakarta.

Aturan busana presenter di TVRI stasiun daerah (seperti TVRI Banten, Papua Barat, Papua, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Lampung, Maluku, Maluku Utara, Bali, NTB, dan NTT) yang tetap mengenakan pakaian formal penuh (seperti jas, blazer formal, kemeja batik, atau pakaian adat daerah) tanpa jersey sepak bola saat membawakan berita aktual adalah hal yang sangat wajar dan sepenuhnya sesuai standar penyiaran.

Berikut adalah alasan utama mengapa stasiun-stasiun daerah tersebut tetap memilih pakaian formal penuh selama Piala Dunia 2026:

1. Kebijakan Redaksi Daerah dan Konsistensi Kebudayaan Setiap stasiun TVRI daerah memiliki otonomi dalam menentukan kebijakan busana layar (on-air dress code) yang disesuaikan dengan kearifan lokal. Stasiun daerah di wilayah seperti Banten, Papua, Bali, NTT, atau Lampung sering kali memiliki SOP khusus untuk menonjolkan identitas daerah melalui busana formal atau batik/tenun khas daerah saat membawakan berita utama, dibanding mengikuti tren busana olahraga.

2. Menjaga Bobot dan Sensitivitas Berita Lokal (Journalistic Decorum) Program berita aktual daerah memuat isu-isu krusial masyarakat setempat, seperti dinamika politik daerah, bencana alam, hukum, hingga ekonomi warga. Menggunakan pakaian formal penuh menjaga nilai empati, ketegasan, dan profesionalisme jurnalistik agar penonton tetap fokus pada isi berita, bukan pada atribut olahraga yang dikenakan presenter.

3. Pembagian Tugas Promosi Piala Dunia 2026 Meskipun TVRI merupakan Official Broadcaster Piala Dunia 2026, nuansa kemeriahan dengan atribut jersey biasanya dipusatkan pada:

  • Program berita olahraga khusus (Sport Flash / Ulasan Piala Dunia).

  • Program talkshow, kuis, dan nonton bareng (Nobar) di stasiun daerah.

  • Siaran utama dari studio TVRI Nasional/Sport di Jakarta.

Oleh karena itu, presenter berita aktual di 13 provinsi tersebut tetap menjalankan peran utamanya dengan busana formal resmi untuk menjaga wibawa siaran berita LPP TVRI di daerah masing-masing.

Jangankan Yang Bawakan Berita, Tapi yang Nobar Juga Bisa kalau tidak mau ditimpa Blazer, Mari Kita Simak Penjelasannya:

Ketika menghadiri acara Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia 2026 yang difasilitasi oleh LPP TVRI di berbagai daerah (seperti Sumsel dan Jatim), para presenter berita TVRI di Daerah-Daerah manapun (seperti Rizkya Amrina di Creative Hub TVRI Sumsel dan Amelia Sitorus/Briansyah Dewandri di Halaman Kantor TVRI Jatim) sangat wajar dan diperbolehkan mengenakan jersey sepak bola secara penuh (full jersey) tanpa ditutupi blazer.

Berikut adalah alasan mengapa tampilan full jersey tanpa blazer menjadi hal yang lazim dan tepat saat acara Nonton Bareng:

1. Perubahan Konteks dari Off-Air ke Event Community Acara Nonton Bareng adalah kegiatan off-air atau panggung terbuka yang bersifat hiburan, kebersamaan, dan interaksi langsung dengan masyarakat/suporter. Aturan ketat busana jurnalistik (newsroom dress code) yang berlaku di studio berita tidak lagi diterapkan di lokasi acara Nonton Bareng.

2. Menyesuaikan Suasana (Ambience) dan Kenyamanan Kegiatan Nonton Bareng umumnya berlangsung meriah di area terbuka, lapangan, atau aula bersama warga. Mengenakan jersey secara penuh tanpa blazer membuat presenter tampil lebih santai, leluasa bergerak, mendekatkan diri dengan penonton, serta menyatu dengan kemeriahan ajang Piala Dunia.

3. Fungsi Presenter sebagai Ambassador/Host Acara Hiburan Saat hadir di acara Nobar, peran presenter bergeser dari pemandu berita formal menjadi pembawa acara (host/MC) pesta olahraga. Memakai jersey tim favorit (seperti Indonesia, Brasil, Jerman, atau Jepang) secara utuh justru memperkuat peran mereka sebagai pembawa keceriaan dan pemandu keseruan acara.

4. Promosi Identitas TVRI sebagai Official Broadcaster Di panggung Nobar, tampilan presenter yang mengenakan jersey sepak bola orisinal secara terbuka menjadi bagian dari strategi visual untuk menegaskan peran TVRI sebagai pemegang hak siar resmi yang menyatu dengan kebahagiaan para pecinta bola di seluruh Indonesia.

Itu Tadi Ringkasan Seputar Jersey Sepakbola Dunia yang ditutupi Blazer saat On Air di Sebagian Besar Stasiun-Stasiun Daerah dari TVRI pas Piala Dunia 2026 lalu, Semoga Bermanfaat Bagi Pecinta Sepakbola Dunia dan Pemirsa Setia TVRI di Berbagai Daerah se Indonesia.


Update (24/8):
Postingan ini sudah direvisi/diperbarui pada Hari ini (24/8), soalnya ada Penambahan Gambar sampai Perubahan pada Teks Blog ini. Oh Ya, gue Mengucapkan Selamat Hari Jadi TVRI ke 64, RCTI ke 37, SCTV ke 36 dan Hari Pertelevisian Nasional. 

Update (26/8):
Postingan ini sudah direvisi/diperbarui pada Hari ini (26/8), soalnya ada Perubahan pada Teks Blog ini. Oh ya, Beberapa hari Sebelumnya, 2 Presenter JN di TVRI Nasional yang Edisi 22/8 lalu kembali pakai Jersey Sepakbola Dunia, kan bahas Rencana Siaran langsung 2026 u17 FIFA World Cup yang kelak digelar pada Akhir Tahun ini nanti dan satu lagi, TVRI ada D.O.G.S. Edisi 2026 u17 FIFA World Cup Qatar. 

Update (3/9):
Postingan ini sudah direvisi/diperbarui pada Hari ini (3/9), soalnya ada Penambahan Gambar baru dan Teks. 

Update (5/9):
Postingan ini sudah direvisi/diperbarui pada Hari ini (5/9), soalnya ada Penambahan Gambar baru.

Update (6/9):
Postingan ini sudah direvisi/diperbarui pada Hari ini (6/9), soalnya ada Penambahan Gambar baru (lagi) dan Pembaruan pada Teksnya serta pengurangan Teks (Daftar Prompt Foto/Gambar yang Jilid 3?). Untuk Lanjutan Pembahasannya : KLIK DISINI.

Update (7/9):
Postingan ini sudah direvisi/diperbarui pada Hari ini (7/9), soalnya ada Penambahan Gambar baru (lagi) dan Perbaikan pada Teksnya. dan Kemarin, Hapus Daftar Prompt Foto/Gambar di Google Gemini yang Bagian 3 (sebagaimana dari Videonya Tik tok yang diupload di Akun Tiktokku pas di Ngalam pada Bulan lalu, kan gue masih sebutin daftar Prompt Foto/Gambar gitu), apalagi kan sudah selesai Musim Perayaan Kemerdekaan. 

Update (9/9):
Postingan ini sudah direvisi/diperbarui pada Hari ini (9/9), soalnya ada Penambahan Gambar baru (lagi) dan Perbaikan pada Teks (lagi) di Blog ini.

Update (11/9):
Postingan ini sudah direvisi/diperbarui pada Hari ini (11/9), soalnya ada Penambahan Gambar baru (lagi) dan Perbaikan pada Teks (lagi) di Blog ini. dan Tadi, Sudah Hapus Pembahasan Seputar Jadwal TVRI di Koran Kompas di Blog ini.

Update (13/9):
Postingan ini sudah direvisi/diperbarui pada Hari ini (13/9), soalnya ada Penambahan Gambar baru (lagi) dan Perbaikan pada Teks (lagi) di Blog ini. 

Update (20/9):
Postingan ini sudah direvisi/diperbarui pada Hari ini (20/9), soalnya ada Penambahan Gambar baru (lagi) dan Perbaikan pada Teks (lagi) di Blog ini. dan satu lagi, Tadi, Buka Pixnoy yang IG Akbar Syam (Salah Satu Anchor dari TVRI Nasional) berubah jadi Akun Private (setara dengan yang IG Sovera Lukas (Kaltara), Ayu Purnama (Sultra) sampai Dhoni Kusmanhadji (Nasional) yang melakukan serupa).

Update (27/9):
Postingan ini sudah direvisi/diperbarui pada Hari ini (27/9), soalnya ada Penambahan Gambar baru (lagi).