Minggu, Oktober 18, 2026

Perbandingan AntaraFoto di Rubrik Wisata dari Koran Jawa Pos (Sunday Magz) dan Jadwal TVRI Nasional (terbaru) di Acara Hari ini dari Koran Kompas (lengkap dengan Bonus)

Tadi, Gue Hapus beberapa Postingan Blog di Bulan ini, tapi Sekarang Kita Bahas (Kembali) yang Seputar Pertelevisian sama Media Cetak, Gue kan fansnya LPP TVRI (akibat siarkan Piala Dunia dan Asian Games yang sama-sama digelar tahun ini (sudah termasuk Liga Sepakbola Putri Indonesia) Sampai Sering Nonton YT yang Video Klip lawas buatan TVRI (semacam Hetty Koes Endang dan Mendiang Hari Moekti) dan Live Streaming/non Live Streaming TVRI di Berbagai Stasiun Daerah/Nasional).

2 dari 9 Mitra Kerjanya di Komisi VII DPR RI (LKBN Antara dan LPP TVRI) semestinya dimuat di 2 Media Cetak yang tetap bertahan (Istiqomah) ditengah Era Digitalisasi, baik Jawa Pos dan Kompas. Koran Jawa Pos yang Edisi Minggu ada Pemuatan Foto-Foto dari AntaraFoto yang sangat menggila di Rubrik Wisata dan Kompas pun ada Pemuatan Jadwal TVRI Nasional yang dari dulu sampai sekarang masih setia. Nah, Mari Kita Simak Perbandingannya yang diambil dari Google Gemini (tadi sudah beli Paket Plus dan ada sedikit Modifikasi)/Google Search (Mode AI).

Berikut perbedaan utama antara kedua pemuatan tersebut dari segi konten, fungsi, dan gaya penyajiannya:

A. Rubrik Wisata Koran Jawa Pos (Foto AntaraFoto)

Rubrik Wisata di Jawa Pos (Sunday Magz) yang Memuat Foto-Foto dari AntaraFoto yang Mendominan

  • Fokus Utama: Penyajian konten jurnalistik visual dan cerita naratif seputar destinasi wisata alam lokal (seperti Gua Air Kontamale di Wakatobi dan Sungai Jeneberang di Gowa).

  • Karakteristik Visual: Menggunakan pemuatan foto-foto dokumenter lanskap yang kaya detail. Setiap foto dilengkapi dengan caption (keterangan gambar), kredit fotografer (AntaraFoto), serta kotak teks fakta/infografis berisi detail lokasi, daya tarik, dan fasilitas.

  • Fungsi: Sebagai konten edukasi, referensi gaya hidup, dan hiburan bacaan di akhir pekan (Sunday Magz).


B. Kolom "Acara Hari Ini" Koran Kompas Cetak (Jadwal TVRI Nasional di era Fiki Satari jadi Dirut)

Jadwal TVRI Nasional (era Fiki Satari) di Koran Kompas (2026) (1)

Jadwal TVRI Nasional (era Fiki Satari) di Koran Kompas (2026) (2)

Jadwal TVRI Nasional (era Fiki Satari) di Koran Kompas (2026) (3)

  • Fokus Utama: Penyajian informasi struktural berupa daftar susunan siaran televisi harian.

  • Karakteristik Teks: Didominasi oleh format teks berurutan berdasarkan jam tayang. Terdapat variasi nama program seperti Klik Indonesia Siang (sekarang kembali jadi Berita Siang sejak 24/8 lalu) pada pukul 12.00 WIB, Dunia Dalam Berita pukul 21.00 WIB, serta tayangan spesial seperti FIFA World Cup 2026 dan acara pendukungnya (sesuai dengan bertitel "BOLA GEMBIRA" ada Konser Spesial Semarak Bola Gembira, Jurnal Piala Dunia 2026 dan Rerun semua Pertandingan-Pertandingan Piala Dunia 2026).

  • Fungsi: Sebagai panduan navigasi informasi praktis bagi pemirsa televisi untuk mengetahui waktu tayang program favorit mereka.


Pemuatan keduanya bisa dibandingkan, terutama dari sudut pandang fungsi media cetak, jenis konten, serta gaya penyajian visual dan tata letak (layout).

Berikut adalah perbandingan mendalam antara kedua elemen tersebut:

Dominasi Pemuatan Foto-Foto dari AntaraFoto di Rubrik Wisata (Jawa Pos - Sunday Magz)

Kategori Konten: Feature / Gaya Hidup (Liputan Pariwisata)
Frekuensi Terbit: Minggu (Halaman 3 atau 5?)
Elemen Visual Utama: Foto dokumenter berkualitas tinggi karya LKBN ANTARA (AntaraFoto) dengan caption detail
Format Penyajian: 
Narasi deskriptif, foto lanskap, dan kotak infografis (highlight lokasi/fasilitas)
Tujuan Pembaca: 
Eksploratif dan Hiburan (Membaca santai di akhir pekan untuk mencari inspirasi destinasi)

Pemuatan Jadwal TVRI Nasional (era Fiki Satari jadi Dirut) di Kolom Acara Hari ini (Kompas Cetak)

Kategori Konten: Informasi Layanan Publik (Utility / Service Journalism)
Frekuensi Terbit: Senin, Selasa, Kamis dan Minggu 
Elemen Visual Utama: Logo stasiun TV (LPP TVRI) dan susunan teks yang padat
Format Penyajian: 
Daftar kronologis berbasis waktu (jam tayang)
Tujuan Pembaca: 
Praktis dan Navigatif (Mencari jadwal tayang acara spesifik secara cepat)

Persamaan Utama

  • Elemen Dokumentatif: Keduanya merekam fenomena pada masanya. Rubrik Wisata merekam potensi keindahan alam Indonesia, sedangkan kolom acara TVRI merekam dinamika penyiaran nasional (seperti hak siar Piala Dunia FIFA 2026, Asian Games 2026, Piala Dunia u17 FIFA 2026 (segera digelar pada 19 November sampai 13 Desember 2026) dan perubahan nama program berita).

  • Keterikatan dengan Rutinitas Pembaca: Keduanya dirancang sesuai dengan momentum pembaca koran cetak—konten rekreasi ditempatkan di edisi Minggu, sementara jadwal acara TV ditempatkan pada hari-hari kerja dan akhir pekan untuk panduan harian.

Kesimpulan utama dari Perbandingan Foto-Foto Wisata Indonesia dari AntaraFoto di Koran Jawa Pos (Sunday Magz) dengan Jadwal Penyiaran TVRI Nasional (era Fiki Satari jadi Dirut) di Koran Kompas menunjukkan Perubahan Strategi Konten Media Konvensional dalam beradaptasi di era Digital, dimana Visual Cetak beralih ke Narasi Humanis, Sementara TV Publik mengandalkan Hak Siar Olahraga berskala masih untuk mempertahankan relevansi Pemirsa setia.

Itulah Tadi Ringkasan Analisis Seputar Pemuatan dari AntaraFoto di Rubrik Wisata dari Koran Jawa Pos (Sunday Magz) dan Jadwal TVRI Nasional di Koran Kompas, Semoga Bermanfaat ya.

Bonus:

Daftar Presenter-Presenter dan Reporter-Reporter dari LPP TVRI (2026)

Nasional/World/Sport
Sammy Bastian
Sophia Fanumbi
Happy Goeritman
Maya Karim
Ardianto Wijaya
Brigita Kwee
Akbar Syam
Andin Wijaya
Dhoni Kusmanhadji
Herdina Suherdi
Shiera Theresia
Oki Satrial
Lenny Hadiawati
Teungku Fajri
Anggi DJ
Yunita Monim
Lorenzo Mukuan
Natasya Paruntu
Louisa Kusnandar
Valerina Daniel
Fahmi Andrian
Tesya Ikrima
Azzachra Masith
Aisya Fabien
Stephanie Silitonga
Ikra Negara
Audrey Utoyo
Erza Nabila
Zahra Maria
Ferry Prihadi
Adi Priyatmoko
Farhan Rahman
Uli Herdinansyah
Anita Mae
Boy Noya
Vannico Soekarno

Stasiun Aceh
Nur Safriah
Doni Wijaya
Dara Ismadana
M. Rais Syahizinda

Stasiun Sumut
Amelia Balqis Siregar
Audra Andari Olinka
Azril Nasution
Nasywa Sabitah
Ridho Alfiansyah

Stasiun Sumbar
Nola Ernafia
A. Mahdiyah Jalil
Delima Febria Hutabarat
M. Oscar Surya Yoga
Sherly Zulkarnaen
Tri Kamala Sari
Robbie Ady Primula
Zuna Pratama Putra

Stasiun Riau
Hananii
M. Rizal
Diana Putri Chandra
Ridwan (Rone Mendoza)
Berlian Novendri
Salim Andeslan
M. Maizul Hardinas

Stasiun Kepulauan Riau
Agung Kurniawan

Stasiun Jambi
Anastasya Laga
Khalidah Hasanah
Ahmad Solihin
Miki Widyawati Sardjono
Amanda Azzahra Putri
Khaiirani Liana
Chandrika Difani
Yogi Aprilyanto

Stasiun Bengkulu
Julia Hartanti
Ruru Navia
Maharani Muralie

Stasiun Sumsel
Afiva Sari
Andy M. Said
Dwi Sapto Widodo
Jihan Rafifah
Rizkya Amrina

Stasiun Babel
Mia Rahmadani

Stasiun Lampung
Joy Keren
Kenanga Aprilaski
Niko Anggayu
Salwa Sakinah
Yoga Guntur
Anggie Rachmat
Hayyu Sophana

Stasiun Banten
Risma Mutia
Khairul Iman
Citra Sandy

Stasiun Jakarta
Maulidya Ramli
Agnes Sinambela
Salu Rahmadania
Swarahma Diena
Okta Riyaddin
Haekal Malik
Subki Abdul

Stasiun Jabar
Fredericko Sinatria
Amelia Putri
Septiani Haryono
Agustina Hasti
Marisa Nurba
Ayu Wulandari
Gumelar Wijaya
Gilang Hafidzi
Hanifa Paramitha Siswanti
Malik Ibrahim
Encep Suryana
Riska Lafia

Stasiun Jateng
Avian Sanes
Meggy Lidya
Ninna Izwan
Cindy Dilapanga
Ulil Abrar
Irin Riany
Dian Anggun

Stasiun Jogjakarta
Frisca Muthia
Ari Asyhari
Meta Docang
Almas Azzahra
Elsa Sabrina
Endang Nawangsari
Moch. Hafid
Abiyyi Erawan
Norma Novicka (Mantannya TVRI Nasional)
Hendry Saputra
Winda Melantika
Ferry Anggara
Sonny Cahyo
Dhimas Tedjo
Siwi Lungit

Stasiun Jatim
Briansyah Dewandri
Amelia Sitorus
Garnis Dera
Erina Koto (dulunya adalah Mantan Anchor JTV Jatim)
Tika Aziz
Chansa Aqilla
Ario Wibowo
Eka Adrian
Badrus Bangkit
Habib Ramadhan
Rina Pahlevi (Mantannya TVRI Nasional)
Chandra Jamil
Nola Hariadi
Duo Virgin (Shara/Shevi)
Cak Pendik Ding tak tong
Ning Rahayu
Fikri Alvino
Rony
Lia

Stasiun Bali
Ade Yulia
Ika Mahayani
Chandra Karada
Edmund Daniel
Diestha Nandira
Rahma Karisma

Stasiun NTB
Sisca Olivia
Jeki Zulkarnaen
Made Putri
Jennika Virani
Khania Ayu
Fachrurrozi
Dende Dila
Nadya Alfi Syahrina

Stasiun NTT
Debbty Suek
Aldy Sooai
Desy Natalia

Stasiun Kalbar
Chantika Nur Permatasari
Graciella Unadea
Indah Alinda

Stasiun Kalteng
Novita Chandra Wijaya
Ekaristi Hartani
Jessica Maria
Steffan Aji

Stasiun Kalsel
Lani Wardhana
Mela Azani
Aisya Irya

Stasiun Kaltim
Elma Pratiwi
Said Husen
Sari Oktaviani
Kiki Fitrah
Afifah Asma
Khalif Sardi
Erwinsyah

Stasiun Kaltara
Herlinda Ingkong
Sovera Lukas
Septina Miuty
Salsya Febriani
Nandira Latisha
Diva Putri Handini
Jefhorison
Hussein Joyonegoro
Niji Singal
Ripka Ginting

Stasiun Sulut
Acha Pananginan
Tabita Simorangkir
Natalya Verity Dapu
Grace Wengsi Pangalila
Mineshia Lesawengen
Vincent Mandey
Arif Madina
Debora Manoa
Chiquita Sr
Gabriel Tambuwun
Louis Karamoy
Ricky Gerungan

Stasiun Gorontalo
Elma Wijaya
Ajeng Mawaddah

Stasiun Sulteng
Arya Tandju
Dian Merdekawati
Farin Firda
Lunggy Gyarinsah
Riski Budiman

Stasiun Sultra
Ayu Purnama
Edi Asis
Ibnu Siam
Yuni Kasir

Stasiun Sulsel
Sarah Saora
Hans Arifin
Erlangga Rokadi
Arsyil Asmar
Inceng Pratiwi
Amran Patang
Indra Suhendar
Selvia Virginia Elma
Inggrid Herman
Ridha Mardiyah
Riona
Pelangi
Eddyman W. Ferial
Andi Yuli 

Stasiun Sulbar
Raisha Alimuddin
Yusni Catur

Stasiun Maluku
Absalom Teftutul
Monica Seipalla
Christine Sipalehut
Firlly Maail
Novita Bonara
Dewinta Kailola (Mantannya TVRI Nasional)
Devi Alfiani

Stasiun Maluku Utara
Belum Tahu Namanya

Stasiun Papua Barat
Apriliani Kmur
Yanes Wihyawari
Maria Talimbekas
Maryani Iha

Stasiun Papua
Irya Yoku
Alberth Pieche Giuni

Mantan-Mantan
Tegar Bestari (TVRI Jabar)
Adinda Putri (TVRI Jatim)
Ustadz Bangun Samudra (TVRI Jatim)
Laura Louise (TVRI Nasional, sekarang di TV One)
Silka Swarizona (TVRI Nasional, sekarang di JTV Jatim)
Gatot Aris Munandar (TVRI Nasional)
Novrizal Bahar (TVRI Nasional)
Munyati Sullam (TVRI Nasional)
Yan Partawijaya (TVRI Nasional)
Theo Daniel (TVRI Nasional)
Dian Budiargo (TVRI Nasional)
Gina Sonia (TVRI Nasional)
Nurul Jamilah (TVRI Nasional)
Nirma Rahmadhania (TVRI Nasional)
Yasir den Has (TVRI Nasional)
Tengku Malinda (TVRI Nasional)

Senin, Oktober 12, 2026

Lirik Lagu Kaka Azraff/Yonnyboii - Lepaskan

Ku lepaskan segala Semua rasa pedih Walaupun sakit hati, walaupun ku letih Segala yang ku simpan Semua ku pendamkan Yeah Bayang-bayang mengejari Tak cukup tanah ku berlari Aku cuma mahu bertenang Ku cuma mahu dihargai Segalanya aku dah bagi Sekarang semuanya dah hilang Ku berpatah sendi, ku berteriak Tiada siapa nak tolong Dan ku dah penat aku merasa kalah Ku hanya mampu membisu Tersungkur ku masih berdiri teguh Walaupun terjatuh aku takkan pernah terduduk Lepaskan segala yang ku pendam Semua yang ku membisu Lepaskan segala yang ku dendam Semua yang ku membahu, hu
Lepaskan, lepaskan, lepaskanlah Lepaskan segala yang ku pendam Semua yang ku membisu, hu Hatiku kalah Luka yang mendalam bernanah Aku tanya takdir berapa lama lagi Sampai bila harus ku berlari? Sampai bila rasa macam nak mati? Sampai bila aku, sampai bila, bila Aku cari jalan tapi sesat berkali Cari jawapan tuk puaskan hati Kalau aku hilang arah takda hala tuju I need you to pray, yeah Aku tahu takleh putarkan masa yang berlalu Sumpah, ku tak sengaja, aku dah tak mampu Sumpah aku dah serik Sulam kata tanda tanya Susah, susah ku merasa Kau menghilang tapi luka Kan tinggalkan parut Lepaskan segala yang ku pendam Semua yang ku membisu Lepaskan segala yang ku dendam Semua yang ku membahu, yeah Lepaskan, lepaskan, lepaskanlah Lepaskan segala yang ku pendam Semua yang ku membisu, hu



Senin, September 28, 2026

Mencukur Pakai Shaver

Kumis atau Jenggot gue semestinya Tumbuh terus setelah kena Cukur pakai Shaver yang Sungguhan. Yang Shaver Besar (tapi Panjang) itu Milik gue dan Yang Shaver Kecil (tapi Ukurannya Pendek) kan Milik Papiku (atau Kadang Milik gue apabila Pinjam). Pencukurannya kan Gue ada di Senin/Selasa dan Jumat (termasuk hari lain?). Proses Pencukurannya memakan waktu sebentar dan setelah mencukur Cukur, langsung hilang Jenggotnya (atau Kumisnya), Jika Sudah Potong Jenggot/Kumis, kan biar Kelihatan Ganteng Maksimal... Yuk, Manfaatkanlah Mencukur Jenggot/Kumis. 

Sabtu, September 26, 2026

Selamat Jalan GSP

Hari ini, Guruh Sukarno Putra (GSP) Tutup Usia di Usia 73 tahun Pada pukul 4.16 Dinihari tadi di RS MRCCC Siloam Jakarta. Sebelum Beliau Tutup usia, Sempat masuk RS yang sama untuk Menjalani Perawatan Intensif dan ditargetkan Sembuh. dan gue Ingat betul, Sosok Anaknya Bung Karno ini pernah muncul di Video Klip lagu Cintaku milik Mendiang Chrisye pada sekitar akhir 1999. Ada Beberapa Lagu-lagu karyanya yang layak menjadi Masterpiece semacam Galih dan Ratna sampai Kala Cinta Menggoda. Selamat Jalan Om GSP, Semoga Sosok ini diberikan Ketabahan dan ditempatkan di Sisi Allah SWT.

Selasa, September 15, 2026

Garasi Print Kosong Kembali

Sejak Beberapa Hari Kemarin, Garasi Print Shop yang letaknya sekompleks dengan Markasku (Jl. Kedungsari 333 Mojokerto) jadi Sepi lagi seperti sebelum Mei 2025 silam (sebagaimana dari Pembahasan sebelumnya?). Padahal Bryan sudah dipecat akibat Pindah Kerja ke Luar Jawa-Bali-Nusra. Semestinya, Toko Cetak ini harus bertahan walaupun di Cap Kesepian Kayaknya. Kali Terakhir terjadi sekitar April/Mei 2025 silam, dimana Mas Edo pasti dipecat total dan Sempat Comeback pada Mei 2025 silam juga. dan dipastikan, Garasi Print Shop milik Grup Warung Marung Heritage jadi Full Sepi setelah sejak kurang lebih 3 tahun beroperasi (2023). Apakah ini Kemungkinan Bangkrut atau Tidak ya? Semoga tidak akan Bangkrut di Tempat ini dan Doakan, Agar Orang Barunya bakal siap Bekerja sebagai Penerus-Penerus yang lama, Amin Yra...

Senin, September 07, 2026

Soto Daging yang Semakin Enak

Kemarin, Hari Minggu Makannya Soto Daging (belum Tahu Nama Belakangnya, Lupa). Kan bisa Nikmati Bagi Semua Keluarga. Gue Melahapnya tapi ada Nasinya gitu, Lengkap dengan Sambal, Kecap dan dikasih Jeruk Nipis segala. Setelah Lahap, Jadi Enak Sotonya. Bukan Hanya di Pagi hari, Tapi di Waktu Siang, Juga Makan yang Sama... dan Semestinya Tidak dikasih Kecap gitu... Hehehe...

Jumat, September 04, 2026

Lirik Lagu Jamal Mirdad - Jamilah

Du-duh, aduh, JamilahGadis ayu anak Pak LurahAduh, manisnya
Dia pandai berdandanDia cantik sekaliDia juga pandai mengaji
Du-duh, aduh, JamilahTiap pagi pergi ke kaliRajin sekali
Lewat depan rumahkuKutegur dia maluSambil menunduk dia tersipu
Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Kau gadis ayu (Jamilah gadis ayu)Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Engkau kutunggu
Ah, aku mau MelamarmuBulan depan kita ke penghulu
Du-duh, aduh, JamilahAbang sungguh tak sabar menungguHatiku rindu
Senyum manis bibirmuYang menggoda hatikuHatiku rindu, rindu padamu
Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Kau gadis ayu (Jamilah gadis ayu)Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Engkau kutunggu
Ah, aku mau MelamarmuBulan depan kita ke penghulu
Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Kau gadis ayu (Jamilah gadis ayu)Ya, Jamilah (Jamilah, Jamilah)Engkau kutunggu
Ah, aku mau MelamarmuBulan depan kita ke penghulu
Bulan depan kita ke penghuluJamilah




Rabu, September 02, 2026

Gangguan Internet Terjadi (lagi) di Markas Gue

Tadi, Tengah Malam (setelah gue Bangun tidur), di Markasku ada Gangguan Internet yang Wifi (MyRepublic) setelah 9 Bulan Pasang. Masya Allah, yang di Laptopnya masih "No Internet Secured" dan di Smartphone memunculkan teks "Tidak ada Internet". Aduh, Internet di Markas gue Jadi Gangguan yang Lumayan besar... tapi kan Masih Belum Bayar atau Bagaimana? Walaupun ada Gangguan ini, mengingatkan kita pada Desember Tahun lalu dan Februari lalu, Dimana, Markasku sedang terjadi Gangguan Internet membesar. Saya Rasa Kalau ada Terjadi Gangguan ini, Jangan Parah-Parah, bersifat Sementara. Nah, Kita Harus Wait and See dulu. Jika Kelamaan, Kita Ganti yang Alternatif saja, bisa HotSpot, bisa Kuota Internet dengan Cukup (tapi jangan Habis Kuota lho). dan Semoga, Gangguan Internet akan teratasi dan Kembali mengakses Internet seperti dulu, Insya Allah...

Selasa, September 01, 2026

Gus Kikin jadi Ketua PBNU Baru

Kemarin, di Muktamar NU ke 35 yang digelar di Jombang, KH. Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin dinyatakan Resmi jadi Ketua PBNU baru menggantikan Gus Yahya (KH, Yahya Cholil Staquf). Kenapa? Karena Pemimpin NU baru itu Membawa Semangat Kemajuan Islam bagi Kaum Nahdliyin se Indonesia. Sosok asal Jombang ini bukan Semata-Mata membangun Islam yang Berahmatan Lilalamin, tapi Satu Tujuan untuk Membawa Visi Misi NU di Masa depan. Bicara Soal Gus Kikin, Memang asli Orang Jombang dan dikenal sebagau Ulama yang memiliki Garis keturunan kuat dari Para Ulama besar sekaligus Perjalanan Hidup yang Kaya Pengalaman lho... berawal dari Mengemban amanah sebagai Pengasuh Ponpes terkenal dari Jombang (Tebuireng), Sosok ini pasti Melanjutkan Perjuangan Mendiang KH. Salahuddin Wahid (Gus Sholah). Gus Kikin merupakan Putra dari Mendiang KH. Mahfudz Anwar dan Nyai Hj. Abidah Ma'shum. dari Jalur sang Ibu, Nasabnya tersambung langsung kepada Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari melalui sang Nenek, Nyai Hj. Khoiriyah Hasyim (Putri Sulung Kiai Hasyim) yang menikah dengan ahli falak terkemuka asal Gresik, KH. Ma'shum Ali. Sementara yang dari Jalur sang Ayah, nasab Beliau terkoneksi kepada KH. Anwar bin Alwi, Pendiri Pondok Pesantren Tarbiyatun Nasyi'in Paculgowang Jombang. Dari Garis ini, Gus Kikin juga merupakan adik Sepupu dari Pengasuh Ponpes HM Lirboyo, KH. Anwar Manshur.

Gus Kikin dilahirkan di Jombang, Merupakan Putra ke 8 dari 11 Orang Bersaudara. Mengawali Pendidikan dasar di MI Parimono Jombang (1963-1970) sambil mengenyam Pendidikan Pesantren di Pesantren Seblak. Kemudian menamatkan Pendidikan Menengah di SMP 1 Jombang (1971-1973) dan SMA Jombang (1974-1977). Usai Menyelesaikan Pendidikan Menengah, dia Memilih jalur Pendidikan yang Cukup Unik bagi seorang santri, Yakni Menempuh Studi di Jakarta pada 1975 hingga 1979. Sempat jadi Orang dibalik Dunia Bahari dan Meniti Karir di BUMN Pelayaran. Lalu, Meninggalkan BUMN tersebut pada 1992 dan Pada 2013 sempat juga menempuh Pendidikan Jurusan Komunikasi di UT untuk Mendukung Perintisan Usaha Media TV. dan Sekembalinya Gus Kikin ke Kota Kelahirannya (Jombang), Beliau Amanah Mengasuh Tebuireng bermula saat diminta Langsung oleh Gus Sholah pada Januari 2016 silam untuk jadi Wakil Pengasuh dan Bersiap menghadapi Suksesi Kepemimpinan. dan Akhirnya, menjadi Pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang.

Gus Kikin tetap Setia untuk Semua Kaum Nahdliyin se Jawa Timur dan se Indonesia. Selamat Bertugas Gus Kikin sebagai Ketua PBNU sampai 2031!

Sabtu, Agustus 29, 2026

Lirik Lagu Ecko Show/Verry Klau - Lu Kenal Veronica Ko

Lu kenal Veronica ko?
Veronica yang om Strom pu ana nona ni ko?
Om Strom yang biasa tambal jalan lobang tu ko?
Bukan yang itu, tapi mama Maria pu suami
Na kasi kenal saya deng Veronica dulu
Dia pu mama suka laki-laki bisa bahasa Inggris
Bahasa Inggris kecil
Coba satu kalimat
Bluetooth device has connected successfully
Pi ko mama Maria kasi kursus lu pake strom




Jumat, Agustus 28, 2026

Topan-Leysus

Kemarin, Topan Sugianto (Pelawak Senior) sudah Tutup Usia setelah 2 Dekade sebelumnya yang Leysus ikut Tutup usia pada awal 2026 silam. Keduanya adalah Pelawak Terbaik Sepanjang masa yang disandingkan dengan Nama-Nama Pelawak lainnya. Keduanya dulu, Kompak tampil di Acara Ketoprak Humor yang sedang berada di Puncak Kejayaannya tapi mesti Tayang Saban Sabtu Malam Minggu di RCTI, kemudian tampil berdua di Acara Spesial Ramadhan awal 2000an berjudul "Ronda" dan Satu lagi, Tampil di Acara Sendirinya "TopLes" di periode 2001-02. Kini, Duo Pelawak terbaik zaman gue masih di TK-SD tersebut sudah Tiada. Pada 3 Januari 2006 silam, Leysus Tutup usia dan 2 Dekade sekarang, Topan menyusul Sahabat baiknya, Leysus yang sudah Tutup usia juga. 

Selamat Jalan Abah Topan... Al Fatihah buat Duo Topan dan Leysus.

Kamis, Agustus 27, 2026

Radio itu (dijamin) Berani Beda

Pembahasan Sebelumnya : KLIK DISINI

Jika Akhir Juli lalu Bahas Catatan Geliat Radio Masa kini, Maka kita Bahas Radio lagi di Bulan ini. 

di Malaysia, Semua Radio-Radio mesti putarkan Semua Lagu-lagu Berbau Nasionalisme khas Malaysia, baik yang Klasik dan Saat ini. di Astro Audio yang menaungi ERA, Sinar, Zayan, Hitz, My FM, dll. Menghadirkan Lagu Nasionalisme Zaman Now dengan Nuansa Reggae-Dangdut agak-agak Rock auto Lagu-Lagu Beat Timur Indonesia yang sedang Viral dimasanya, diberi Judul "Kita" Ciptaan Amybong dan Jajiq. Lagu ini turut didukung oleh Beberapa Sponsor seperti Uphamol, BH Petrol, dll. dan Rutin diputar di Semua Stasiun-stasiun Radio milik Astro Audio dari Pertengahan Agustus ini sampai Pertengahan Bulan depan (kemungkinan). Oh Ya, Juga anda bisa Lihat Video Musik Resminya di YT Semua Stasiun-stasiun Radio milik Astro Audio yang sudah diunggah pada 17/8 lalu. dan pada 31/8 nanti, Semua Radio milik Astro Audio bakal adakan "KITA FM" yang akan digelar di Dataran Putrajaya saat Parade Perayaan Kemerdekaan Malaysia 2026. Oh Ya, Zayan selalu sering Putarkan Iklan Radio Chicken Rice Shop edisi 26 tahun, Jalen edisi Didi and Friends sampai ada Waqaf An Nur segala (hingga tulisan ini sudah dibuat, seperti dari Pembahasan sebelumnya?). Lain Astro Audio, lain pula dengan Best FM Johor dan Cats FM Sarawak. Yang Best FM Johor, semestinya ada Lagu-lagu Nasionalisme Malaysia, Hip-hop, Pop Rock Melayu dan Lagu-lagu dari Luar Negeri. di Best Havoc saja, Setiap Jumat, Helmi Siarannya Sendirian terus menerus karena Daenee Cuti terus menerus juga (seperti dari Pembahasan sebelumnya?) atau mungkin Kembali Berdua, Sedangkan yang Geng Sirah Best Pagi (Saban Jumat), itu bisa Jadi Ruqyah bagi Pendengar Pendengar setia Radio asal Johor ini yang membawa Kesejukan Hati. Yang Cats FM Sarawak, Iklan Milo yang Terbaru dengan Jingle Bahasa Melayu pasti sering diputar! Adapula Iklan Maxis, CelcomDigi, UMobile, dll. Pun juga sering diputar. di Acara Geng Petang Cats yang Edisi Jumat saja, tersisa 2 dari 3 Penyiar Sore, tapi didominasi Perempuan (seperti dari Pembahasan sebelumnya). Lain Best FM Johor dan Cats FM Sarawak, lain pula dengan Radio-Radio milik Media Prima, yang Kool FM semestinya ada "Menuju 31 Ogos" Yang berisi Sejarah dan Prestasi Malaysia dari Generasi ke Generasi, Lagu-lagu yang Bikin Baper dan Seru hingga Memutarkan Iklan Berita Harian berjargon "Satu Untuk Semua", Shopee Malaysia, dll. Yang sering-sering diputar. Yang Hot FM, Iklan-Iklan yang rutin diputar di Radio yang mengudara Sejak Februari 2 dekade silam tersebut sama seperti Kool FM dan Cats FM Sarawak yang sering-sering diputar Iklannya terus menerus (seperti yang dari Pembahasan sebelumnya). 

Bagaimana dengan Indonesia? Kan Semestinya pasti! Yang Radio Suara Surabaya (frekuensi 100 FM), selalu Hadirkan Lagu-lagu Indonesia dari Generasi ke Generasi yang jadi Mayoritasnya (tapi Lagu-lagu Baratnya tetap bergantian?), Informasi Ringkas alias Flash News yang hadir 3x beruntun selama 60 Menit Saban hari, Kumpulan Berita Singkat lewat Lintasan Informasi yang hadir 6x Seminggu, Jaring Radio yang kini tidak ada Radio Maja Mojokerto, dll. (seperti yang dari Pembahasan sebelumnya). Selain Suara Surabaya Radio, di Malang, Radio KDS 8 yang Frekuensi 97,8 FM, masih Bertahan ditengah Kematian sebagian Radio-Radio ternama dan munculnya Radio Jamu, Iklan-Iklan yang sering diputar adalah Iklan Jahe Keraton, Minyak Gosok Cap Tunggal yang di Akhir Iklan ada Apotik-Apotik di Batu yang Menyediakannya dan Pusat Pengobatan Mata Tanpa Operasi India Ayurveda Malang (seperti dari Pembahasan sebelumnya?). Yang Radio RFM Mojokerto (frekuensi 94 FM), Sudah merayakan Usia 2 Dekade di Bulan ini (menggantikan Radio Raci FM Mojokerto), karena Radio asal Kota gue (Mojokerto) ini, tetap Konsisten sebagai Radio Anak Muda dan Keluarga Kelas Bawah di Mojokerto. Sementara itu, Radio Prosalina dari Jember/Bondowoso pun masih Memutarkan Lagu-lagu Nasionalisme Indonesia yang diputar setelah Acaranya berakhir atau sebelum Acaranya dimulai sepanjang Bulan ini. 

Radio kita dijamin Berani Beda! 

Rabu, Agustus 26, 2026

Dapat Koran Kompas Dobel Edisi Khusus Sepanjang Agustus ini

Yang Pembahasan Tanggal 21/8 lalu, sudah dihapus dan Akhirnya, Memutuskan untuk Buat Bahas Media Cetak yang Baru.

Sepanjang Bulan ini, Koran Kompas (Koran Favoritku selain Jawa Pos dan MI) pun ada 2 Sajian Spesial (berkat Edisi Khusus) yang tadi gue Sudah melakukan Pre Order di Gerai Kompas Online (antara Koran Edisi Khusus Bukan Tamu di Negeri ini dan Tabloid seri Edisi Khusus Muktamar NU 35). Pada Tanggal 4 dan 13/8 lalu, gue Melakukan Pre Order untuk Koran Kompas Edisi 18/8 lalu yang Edsus Opini Eksklusif "Bukan Tamu di Negeri ini" dengan Harga yang Berbeda (baik Rp. 50.000,- dengan Bonus Notebook dan Rp. 25.000,- tanpa Bonus Notebook). Bayarnya Pakai QRIS untuk Biaya Rp. 50.000,- (termasuk Ongkir Rp. 23.000,- dari JNE) dan Pakai GoPay untuk Biaya Rp. 25.000,- (termasuk Ongkir Rp. 23.000,- dari JNE), Sama-Sama Murah banget. dan Alhasil, Setelah Penantian Berhari-hari, Akhirnya dapat 2 Eksemplar Koran Kompas yang Edisi Khusus HUT RI "Bukan Tamu di Negeri ini" dengan setebal 20 halaman pada 21/8 lalu (kalau tahun lalu itu Menerbitkan Edsus HUT RI ke 80 dari Kompas setebal 80 halaman).

Koran Kompas Edisi 18/8 lalu + Notebook (difoto Pada 21/8 lalu)

Isinya ada 17 Catatan dan Gagasan Indonesia dari Berbagai Tokoh-Tokoh terkemuka, ada A. Haryo Damardono (Pemred Koran Kompas), AHY (Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan), Alissa Wahid (Peraih Cendekiawan Berdedikasi 2026), M. Chatib Basri (Peraih Cendekiawan Berdedikasi 2026), dll. Lengkap Semua, dan ada Rubrik Spesial "Sawala" yang sempat Comeback di Bulan ini (setelah 8 bulan menghilang), Banyak Advetorial/Iklan sampai ada Galeri Foto Perayaan HUT RI ke 81 ditengah Keprihatinan di NTT yang sedang Gempa yang sudah terjadi pada 15/8 lalu. Komplit kan...

Tabloid Kompas seri Edisi Khusus Muktamar NU 35 di Jombang dan Koran Kompas Edisi 24/8 lalu (difoto Hari ini)

Hampir Seminggu berselang, Akhirnya dapat Tabloid Kompas seri Edisi Khusus Muktamar NU ke 35. Alhamdulillah, kan Sudah dapat 1 Tabloid termasuk 1 Koran Kompas yang Edisi 2 hari Kemarin. Sebelumnya (pada 18/8 lalu), gue sempat melakukan Pre Order juga lewat Gerai Kompas Online dengan Biaya termurah hanya Rp. 50.000,-/Tabloid termasuk Bonus 1 Eksemplar Koran Kompas Reguler (setebal 16 halaman) dan Bayarnya Pakai GoPay juga (termasuk Biaya Ongkir hanya Rp. 23.000,- di JNE). dan Setelah Dapat 1 Tabloid Spesial ini (termasuk 1 Bonus Koran Kompas Reguler), kan Bisa Lihat Konten-Kontennya yang Semuanya Berbau NU, mulai dari Sirah (Cerita/Sejarah) hingga Agenda Muktamar NU ke 35 di Jombang yang akan dimulai Esok hari (27/8), Masya Allah... Semuanya Dominasi NU kan Bisa Membawa Semangat Dakwah NU untuk Indonesia.

Wah, Kompas makin Mantap Inovasinya di Tahun ini karena beberapa Inovasi-Inovasi sebelumnya yang pernah dilakukan untuk Tahun ini juga (masih dibawah era A. Haryo Damardono jadi Pemred sejak Mei tahun lalu), seperti Launching Koran Kompas Edisi Akhir Pekan yang mengawinkan Konten Edisi Sabtu dan Minggu (bersaing sama Koran Jawa Pos Edisi Sabtu-Minggu yang terbelah Konten-Kontennya (seperti Cerpen/Puisi di Edisi Sabtu dan Wisata di Edisi Minggu)), Tabloid Bobo Nostalgia by Kompas pada Maret lalu, Tabloid Bola by Kompas 2 seri beruntun (Pesta Bola Amerika dan Indonesia Open 2026), Kompas Edisi Khusus HUT ke 61 dengan 3 Sampul versi Berbeda pada 29/6 lalu, Tabloid Kompas seri Mengenang Mendiang Paus Fransiskus pada Juli lalu dan Koran Kompas Edisi 27/7 dan 7/8 lalu yang jadi Memasak untuk Sampulnya (hampir setara dengan Sampulnya Koran Jawa Pos Radar Mojokerto edisi Minggu sejak akhir 2024 silam). dan Rencana kedepannya, bakal ada Inovasi-Inovasi yang akan datang bagi Koran yang kini berjargon "Merawat Masa depan" tersebut, ada Tabloid Bola by Kompas seri Panduan ISL/Championship 2026/27, Tabloid Kompas seri Edisi Khusus Album terlaris Indonesia dari Generasi ke Generasi, dll. (Insya Allah).

Senin, Agustus 24, 2026

1 Dekade lalu Kena Cacar air

1 Dekade berlalu, tepatnya pada sekitar Pertengahan/Akhir Agustus 2016, gue mengalami Cacar air, Akibatnya kan Badan Lemas, Badan Panas sampai Sulit Tidur... Kulitnya Berbintik-bintik tapi ada Gelembungan seperti Jerawat kayaknya... Aduh... dan Sempatkan diri Makan-Makanan yang bukan Berasa Pedas-Pedasan untuk Menghindari Penyakit ini. dan Paling ingat, pada 22/8/16 silam, gue sama Papiku pergi ke Dokter Kulit Dr. Ifnudin di Jl. Rambutan Mojokerto dan Langsung bisa diperiksa. dan Beberapa Hari setelahnya, Tanda-Tanda Kesembuhan gue mulai terasa dan Akhirnya, Resmi Sembuh...

dan 1 Dekade sekarang, kan Masih tak Ragu-Ragu kalau Ingin Invoice (kembali) di Bulan ini. Jika Gagal di Bulan ini, Bulan depan pasti ada (kemungkinan kayaknya?).

Senin, Agustus 10, 2026

Si Elfan Ospek

Hari ini, Adik gue (si Elfan), Mulai Ospek di Salah satu Universitas terkemuka di Ngalam (Malang), ya Universitas Brawijaya kalau ga salah. Kan Adik beliau Berkuliah di Jurusan Fakultas Hukum kalau ga salah. Karena, si Elfan memulai Kuliahnya lewat Ospek dulu. Good Luck si Elfan ku tersayang... 

Saat Sebelum atau Setelah Ospeknya si Elfan, Tiada lagi Makan Bareng di Restoran-Restoran se Malang Raya, tapi bisa Masak-Masak dan Makan Seadanya di Markas Gue (versi Ngalam). Kan semua dibilang Hemat. 

dan Nanti, Gue, Papi dan Mamiku segera Pulang setelah Ospeknya si Elfan di UB Malang selesai. 

Sabtu, Agustus 08, 2026

Tinta Printer Setelah dibeli

Kemarin (Sebelum gelar Pengajian Rutin bada Maghrib), Gue sudah dapat 2 dari 4 Botol Tinta Printer yang Warna Berbeda (Cyan dan Magenta). Kayak sih, Botol tersebut semestinya Isi ulang dulu untuk Epson L120, Agar bisa Tambah Warna-Warnanya yang makin Cetar Membahana! Gue Rasa, Kalau Pakai Printerku Harus Hati-hati, Jangan Bocor dan Rusak kayak Tahun lalu atau pas bulan Ramadhan lalu. Cetaklah dengan Cara yang Paling tepat tanpa Bertele-tele gitu... Proses isi ulangnya Tinta Warna bagi Epson L120 ibaratnya Isi Ulang Chakra didalam Game Naruto Ultimate Ninja 1 hingga 5 (sebagaimana yang dari Pembahasan sebelumnya?). dan Satu lagi, Apabila ada Kehabisan Warna-Warna manapun di Printerku, Harus hentikan Proses Cetak sampai Kembali terisi seperti dulu atau Jika ada Bocor dari Isi Tinta Warna-Warna di Benda yang Sama, berarti dibawa ke Servis Laptop/Komputer terdekat sebelum Kembali Normal seperti sedia kala. 

Oh Ya, Nanti gue dan sekeluarga, Rencananya Bakal berangkat ke Kota Ngalam (lagi) seperti Seminggu lalu. Soalnya, Kalau ke Kota Ngalam, Jangan Pergi Makan di Restoran, mendingan Makan Bersama Keluarga gue di 1 Markas gue (versi Ngalam). 

Selasa, Agustus 04, 2026

Lirik Lagu no na - Honk

Look at me
Look at her
Pics in the rearview mirror
Put 'em up
Post it
Buckle up out of here

Yeah, we in the backseat
Hit the gas
We turn it up, uh, yeah
Get in the taxi
Never pass me
Ready, set, go

Get on the angkot
Beep-beep
Get on the angkot
Beep-beep
Get on the angkot

Wheels on the bus go round and round
Got that junk in the truck, and we make it bounce

Tropical taste with my itty bitty waist
Put my [*honk*] in your face
And I always get my way

Bumpin' that bass
And I make a speaker break
Gonna take you to your place
But I won't drive straight

N-O-N-A
On the license plate
Kakak-adek
Centil like me

If you're wondering, baby
How I got it on my own
I been workin' all day, all night, all day, all night, all day long

Get on the angkot
Beep-beep
Get on the angkot
Beep-beep
Get on the angkot

Sabang sampai Merauke
New York, Tokyo, to LA
My girls, they love to party
Aye-ah, aye-ah, aye-ah

Sabang sampai Merauke
New York, Tokyo, to LA
My girls, they love to party
Aye-ah, aye-ah, aye-ah

Sabtu, Agustus 01, 2026

Nasgor Mawut

Awal Suasana Malam Mingguan di Markas gue versi Ngalam, Gue mesti Makan Nasi Goreng Mawut yang Full Pedas nih... Apa Jadinya apabila Keluarga gue yang baru datang ke Markas ini di Ngalam rutin makan Nasgor? Ya, ini cuma Makan Malam di Markas (Rumah) yang tidak boleh ke Restoran-Restoran! Saya Pilih Nasi Goreng versi Mawut, kan Pasti Sudah gue dimakan, apalagi mengawinkan antara Nasi dan Mi. Sekali lahap, Langsung Pedas semmuanya. Nasgor Mawut, bukan Nasgor biasa!