Sabtu, Januari 10, 2026

Antara Koran Kompas Akhir Pekan dan Perubahan di Tahun ini dan Jawa Pos dengan Paket Magz di Akhir Pekan (Update)

Tadi, Aku Sudah Loakin Koran-Koran antara Terbitan Tahun 2024 dan 2025 silam, Wow, Banyak Banget kan! dan Sekarang, Kita Kembali Bahas Koran. Yang Postingan Blog Kemarin, sudah dihapus Kayaknya dan Yang Barusan tadi juga dihapus, Masya Allah, Kenapa Tahun ini Sering Hapus-Hapus Blog ya? Hehehe... Oh Ya, Satu lagi, Yang Sebagian Besar Pembahasan Dunia Koran yang Sepanjang 2024-2026 semestinya sudah dihapus Total, terutama Sebagian besar yang Tahun lalu (2025). 


Tahun 2026 itu adalah Tahunnya Geliat Koran Indonesia tanpa Menerbitkan Edisi Minggu (via Cetak). Akibatnya adalah sebagian Koran-Koran Cetak dari Indonesia tidak mau Beredar Setiap Minggu dalam Format Cetak sejak dari Akhir Tahun lalu (2025), kayak Warta Kota dan Surya (Sama Sama milik Tribun Network) yang jadi Dampaknya. dan Jawa Pos (Koran Favorit gue) dan Suara Merdeka pun masih ada di Pasaran Koran Cetak pada Hari Minggu dan Aman dari Kematian (termasuk Koran Kompas yang Masih ada tapi cuman ada di versi Digital sepenuhnya). Yang Media Indonesia (Koran Favorit gue juga) di Tahun Kuda Api tersebut pun tidak boleh Beredar juga yang Edisi Sabtu-Minggu dalam Format Digital (EPaper) tapi hanya Beredar Setiap Senin hingga Jumat secara mutlak baik Analog (Cetak) dan Digital (EPaper) dan Keinginannya untuk Bertransformasi Digital. Sementara itu, Koran Kompas (Koran Favorit gue Juga) pun ada yang Terobosan baru di Tahun ini tapi sedang "Memasak" (Seperti Edisi 12/12 Tahun lalu) dan jadi "Agak Laen", yakni Edisi Akhir Pekan yang Beredar Setiap Sabtu baik Cetak dan EPaper, Edisi Minggu yang Tidak ada versi Cetak di Pasaran dan Fokus ke EPaper sepenuhnya (via Kompas.id) dan Terjadi Perombakan atau Perubahan. Yuk Kita Simak Pembahasannya! 


Akhir Pekan, Harus ada Referensi paling Luar Biasa untuk dibaca, Kompas dengan Edisi Akhir Pekan dan Jawa Pos dengan Paket Edisi Akhir Pekan yang Terpecah 2 Edisi Berbeda baik Edisi Sabtu dan Edisi Minggu. Yang Kompas di 2026 ini semestinya Terjadi Perombakan/Perubahan untuk Tahun ini (termasuk Rencana Gebrakan berikutnya) dan Jawa Pos memiliki Rubrik-Rubriknya di Luar Akhir Pekan. 


Koran Kompas Edisi Akhir Pekan, Perubahan/Perombakan di 2026 dan Gebrakan Berikutnya

Tampilan Sampul Koran Kompas Edisi Perdana Akhir Pekan (3/1)

Sejak Seminggu lalu (3/1), Koran Kompas menghadirkan "Edisi Akhir Pekan" alias Wajah Baru untuk Edisi Sabtu-Minggu, ini adalah Terobosan paling baru untuk Pembaca Setia yang mewarnai Akhir Pekan. Edisi Sabtunya Koran Kompas di Tahun Kuda Api 2026 jadi Agak Laen meskipun Kontennya mengawinkan antara Konten Edisi Sabtu yang Features/Mendalam dan Konten Edisi Minggu yang dulunya ada. Beredar Setiap Sabtu, Bisa Lewat Cetak dan EPaper dan Tebalnya pasti 20 Halaman (setara dengan Ketebalannya Jawa Pos Edisi Minggu) serta Makin Berisi lah! Ada Banyak Rubrik-Rubrik yang ada Seperti Kelana (pesaingnya Rubrik Wisata di Koran Jawa Pos Edisi Minggu), Kenang Rasa (pesaingnya Rubrik Food di Koran Jawa Pos Edisi Minggu), Kendara (serentak sama Rubrik Otomotif di Koran Jawa Pos Edisi Sabtu), Cerpen (serentak sama Rubrik Cerpen juga di Koran Jawa Pos Edisi Sabtu), Jeda (campuran TTS dan Komik), Lembar (serentak sama Rubrik Buku di Koran Jawa Pos Edisi Sabtu), Catatan Analisis Budaya, Internasional (yang Isinya Features tapi ditulis Sejumlah Jurnalis-Jurnalis Desk Internasional), Ekbis (yang Isinya Features tapi ditulis Sejumlah Jurnalis-Jurnalis Desk Ekbis), Olahraga (yang Isinya Features tapi ditulis Sejumlah Jurnalis-Jurnalis Desk Olahraga), Foto Pekan ini (serentak sama Rubrik Lensa di Koran Jawa Pos Edisi Sabtu), dll. Oh Ya, yang Rubrik Weekend yang Isinya Info Hotel, Restoran dan Gaya Hidup lain, Experd (bagian dari Klasika) dan Jadwal Siaran TV pun masih ada. Koran ini memang Berasa "Nostalgia" (balik ke Masa Silam) karena Terbelah 2 Seksi Koran, baik Seksi 1 yang Tebalnya 12 Halaman (didominasi mantan Rubrik-Rubriknya Minggu kecuali Foto Pekan ini) dan Seksi 2 yang Tebalnya 8 Halaman (isinya Berita Reguler jadi Features dan ada Foto Pekan ini). Harganya Cuma Rp. 17.000,-/Koran untuk Wilayah Pulau Jawa dan Rp. 18.000,-/Koran untuk Wilayah Luar Pulau Jawa. Pada Edisi Kedua yang Beredar Hari ini (10/1) pun Menambahkan Kata "Minggu" Jadi "Sabtu/Minggu" Beserta Tanggalnya (antara Hari Sabtu dan Minggu). dan ditakdirkan akan jadi The Next "Tabloid Citra (1990-2004)", "Tabloid Nova (1988-2022)", "Tabloid Bola (1984-2018)", "Tabloid Soccer (2000-2014)", "Majalah Jakarta-Jakarta (1985-1999)" dan "Majalah Xy Kids (2003-2018)". Koran ini bisa diperoleh di Agen/Kios Koran terdekat, Toko Gramedia di Seluruh Indonesia dan Melalui Lokapasar untuk Beli 1 Koran atau Berlangganan Semua Edisi (seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop dan Gerai Kompas Online). Kalau yang Kompas Edisi Minggu Bagaimana? Jangan Sedih semua Pembaca-Pembaca Setia, Kan Semestinya fokus ke Digital (EPaper) via Kompas.id bukan di versi Cetak. 

Tampilan Sampul Koran Kompas Edisi Perdana Minggu versi EPaper sepenuhnya (4/1)

Sejak 4/1 lalu, Edisi Minggunya Koran yang kini Berjargon "Mencerahkan lintas Generasi" tersebut Agak Laen juga! Full Digital tapi Isinya Sedikit Beda dari yang Edisi Senin hingga Jumat yang biasanya (tapi Sama) dan Tidak ada Jadwal Siaran TVnya. Yang Rubrik Weekend dari Edisi Sabtu, masih ada mungkin! Jangan lupa, Setiap Minggu harus ada Koran Kompas yang versi Digital sepenuhnya! Sejak adanya Edisi Akhir Pekannya Kompas di awal Tahun ini, Koran ini mengalami Perubahan, Penggusuran dan Perombakan apalagi kan Geliat Baru tapi Serasa Kembali ke Masa silam, seperti Karikatur "Joni dan Poni" yang awalnya Setiap hari Sabtu berpindah ke Hari Rabu (Menggantikan posisi Karikatur Utama Rabu), Rubrik Sudut Pandang (bagian dari Rubrik Internasional) yang biasanya Setiap Minggu kini berpindah ke Hari Jumat, QR Codenya dihapus Total setelah 8 Tahun tampil di Sampul Depan, Rubrik "Geliat Kota" (Lumayan Mirip dengan Peluang Usaha milik Jawa Pos Edisi Minggu dan Desa Kita di Jawa Pos Radar Mojokerto/Jombang Setiap hari) dan "Sawala" yang Biasanya hadir di Edisi Jumat sudah dihapus total, Masuknya Firman Noor di Catatan Analisis Politik dan Rubrik Teropong berubah sedikit. Untuk Jadwal Siaran TV saja di Tahun ini, masih Bertahan cuma hanya 10 Stasiun TV tapi takkan terganti (TVRI Nasional, SCTV, Metro TV, Trans TV, Trans 7, TV One, Jak TV Jakarta, Kompas TV, RTV dan BTV), Jurnalisme Data Masih ada dan Diplomasi (bagian dari Internasional juga) pun Masih ada di Edisi Rabu. Ini adalah Gebrakan barunya A. Haryo Damardono yang kini jadi Editor in Chief Koran Kompas sejak mendudukinya pada 1 Mei Tahun lalu. Selain yang Gebrakan baru (kayak Edisi Akhir Pekan), Sejumlah Gebrakan dan Terobosan sebelumnya yang Pernah dilakukan Beliau jadi Pemred Koran ini, seperti Menghadirkan Sisipan Tabloid Khusus Pendidikan Turki (kolaborasi bersama Salah satu Media Cetak paling Terkenal di Turki) yang Terbit pada 5/6 Tahun lalu (2025), Menerbitkan Edisi Khusus 6 Dekade Kompas setebal 60 Halaman yang bisa di Pre Order pada Juni Tahun lalu, Memperkenalkan Karikatur Joni dan Poni, Menerbitkan Edisi Khusus HUT RI ke 80 setebal 80 Halaman yang bisa di Pre Order juga pada Agustus Tahun lalu, Mengembalikan Pemuatan Jadwal Siaran Metro TV di Kompas (menggantikan posisi Jadwal GTV) sejak 9/9 Tahun lalu, Memperkenalkan KompasONE yang menyatukan Kompas.id, Kompas.com, Kontan, Bobo, SajianSedap dan Otomotif, Mengembalikan Tabloid Bola lewat Edisi Khusus 40 Halaman yang Isinya Geliat Timnas Indonesia dan Kualifikasi Piala Dunia dari Waktu ke Waktu yang di Pre Order juga pada September-Oktober Tahun lalu, Rubrik Khusus Budaya "Sawala" yang Berkolaborasi bersama Kemenbud RI, Menghadirkan Lipsus Masyarakat Adat pada November Tahun lalu, Memberitakan Pemerintahan Prabowo-Gibran/Kabinet Merah Putih sejak dari era Editor in Chief sebelumnya (Sutta Dharmasaputra), Memberitakan Bencana Alam besar di Aceh, Sumut dan Sumbar yang terjadi pada Akhir Tahun lalu dan Langsung Mendongkrak, Menghadirkan Liputan Khusus Jurnalisme Data Edisi 12/12 Tahun lalu yang Membahas "Hutan Sumatra Lenyap" lengkap dengan Sampul berbahan Kertas Kalkir untuk Melindungi Sampul Depan dan Belakang dan Langsung jadi Perbincangan Hangat di Medsos dan Menerbitkan Edisi Minggu yang Terakhir untuk versi Cetak sebelum berhijrah ke Edisi Sabtu per Awal Tahun ini pada 28/12 Tahun lalu. 

Tampilan Sampul Koran Kompas Edisi Khusus 6 Dekade setebal 60 Halaman (2025)

Tampilan Sampul Koran Kompas Edisi Khusus HUT RI ke 80 setebal 80 Halaman (2025)

Iklan KompasONE (2025)

Iklan Tabloid Bola by Kompas (2025)

Tampilan Sampul Koran Kompas Edisi Jurnalisme Data seri Hutan Sumatra Lenyap yang dibilang "Memasak" (2025)

2 Sampul Koran Kompas di Akhir Tahun lalu

dan Rencana-Rencana Gebrakan yang Akan datang di 2026, Bakal kelak hadir, Ada Kompas Profesional yang siap hadir di Januari ini (untuk Sektor Mining), Menerbitkan Edisi Khusus Ramadhan/Lebaran 1447H yang vibenya Seperti Tabloid Citra yang terkenal di era 90an-2000an dengan Ukuran Tabloid (sama seperti Tabloid Bola by Kompas) yang akan hadir di Maret nanti (bisa lewat Pre Order), Menerbitkan Edisi Khusus Piala Dunia 2026 yang Isinya Profil Tim-Tim Peserta Piala Dunia 2026 hingga Kilas Balik (tapi Format Koran) yang akan hadir di Mei/Juni nanti (bisa lewat Pre Order juga) dan Liputan Khusus Piala Dunia 2026 yang Kelak hadir di Mei hingga Juli nanti. Semoga Saja, Koran Kompas bisa Dongkrak terus dan Memasak terus di 2026.


Jawa Pos dengan Paket "Magz" di Akhir Pekan

Tampilan Sampul Koran Jawa Pos Edisi 3/1 lalu

Tampilan Sampul Koran Jawa Pos Edisi 14/12 Tahun lalu (2025)

Bukan Cuma Kompas yang Edisi Akhir Pekan, Tapi, Koran dari Surabaya, Jawa Pos pun Tak Ketinggalan dengan Edisi Akhir Pekan yang Terpecah jadi 2, Baik Edisi Sabtu dan Edisi Minggu. Keduanya diberi Titel "Magz" alias Setara dengan Majalah. Ini Cuman 1 Paket di Akhir Pekan... Rubrik-Rubriknya bervariasi tapi Menginspirasi, Menghibur, Memberi Positif, Mengedukasi, Menyentuh Hati dan Mencerdaskan. di Edisi Sabtu, diberi Nama "Weekend Magz", ada Rubrik Nasional/Internasional, Cerpen, Halte, Sajak (Puisi), Ekbis, Finansial, Sportainment, Show-Selebritis, dll. Sedangkan yang Edisi Minggu, diberi Nama "Sunday Magz", ada Rubrik Wisata yang Isinya Info Wisata dan Budaya (termasuk Keunikannya) di 38 Propinsi di Indonesia yang Diperkaya Foto-Foto dari Tim Antara, Tim Jurnalis dari Keluarga Jawa Pos Media, dll. Rubrik ini kan Lebih "Berbudaya" Karena ada Info Budaya di 38 Propinsi Indonesia di Rubrik Wisata (kemungkinan setara dengan Rubrik Sawala milik Koran Kompas yang dulunya ada di Edisi Jumat pada Akhir 2025 lalu). Kalau yang Memuat Tempat-Tempat Wisata di Belahan Dunia, Tetap ada lho... yang Rubrik lain pasti ada, Seperti Nasional/Internasional, Film, Drama, Musik, Home (lengkap dengan Solusi Griya), Peluang Usaha, Weekly Plan, Sportainment, Golf, What's On Social Media, dll. Yang Rubrik Peluang Usaha dan Weekly Plan kan lebih ke Referensi Ekbis, Yang Rubrik Film lebih Fokus Memuat Resensi Film Baru, Yang Rubrik Musik lebih Fokus Memuat Informasi Seputar Musik baik Nasional dan Indonesia (kemungkinan kedepannya ada Kolom Top Music Chart di Rubrik Musik dan dijamin kembali Nostalgia seperti Masa silam juga) dan Yang Rubrik What's On Social Media kan isinya Berita Berita Hiburan dan Ringan-Ringan yang diintisari atau Sumber dari Website Berita dan Medsos. Jawa Pos yang Sunday Magz (Edisi Minggu) memang Seperti Koran-Koran dari Tribun Network yang isinya Berita Berita dari Website dan Medsos! Terutama di Halaman What's On Social Media. Yang Paling dirindukan (dulunya ada sebelum digusur), ya Rubrik "Televisi". Isinya kan Membahas Program-Program Acara Televisi tapi Lengkap dengan Kolom "Acara TV". RCTI (dan Indosiar (yang Kayaknya Besok Ultah)) kan Sering Nongol di Rubrik Televisi/Kolom Acara TV, tapi kedua Nama Stasiun TV tersebut di Koran yang kini Berjargon "Koran Online Televisi" tersebut bisa seperti Metro TV di Koran Media Indonesia (karena Info Program Acaranya) dan Kompas TV (sekalian SCTV dan GTV (sebelum 9/9/25)) di Koran Kompas. Yang SCTV pun juga kadang Sering Nongol juga di Rubrik ini dari Jawa Pos Edisi Minggu tapi di Koran Sebelah (Kompas) pasti ada Jadwal Komplitnya gitu (ditemani 9 Stasiun TV lainnya). Sekarang, Rubriknya Sudah digusur sekitar April Tahun lalu, dan Semoga, Rubrik ini segera dikembalikan. Untuk yang Jawa Pos Radar Mojokerto dan Jawa Pos Radar Jombang yang Edisi Minggu, Semestinya ada Rubrik Lifestyle di Halaman 1 dan 2, Kolom Renungan Minggu di Halaman 3 dan 5 (atau 6?), Inspirasi (Profil Tokoh) di Halaman 4 (atau 6?), Desa Bisa (atau Desa Kita) di Halaman 7 dan Someone (Profil Tokoh juga) di Halaman 8. Semestinya, Sampul Depan Koran Jawa Pos Radar Mojokerto yang Edisi Minggu tidak ada Tulisan jargon "The Spirit of Mojopahit" dan Lebih Unik Desainnya dari Desain Sampul Edisi Senin hingga Sabtu. di Luar Akhir Pekan (Tanpa diberi Titel Magz), Rubrik-Rubrik Jawa Pos selalu Variatif juga! Ada Show-Selebritis, Nasional/Internasional, Jatim, Kementerian (Kabinet Merah Putih), Sportainment, Ekbis, Finansial, Opini/JatiDiri, dll. Termasuk Tulisan "Weekend Magz Baca Besok" yang biasanya muncul (Khusus) di Sampul Depan Edisi Jumat. 


Itu Tadi Pembahasan Tentang 2 (dari 3) Koran Favorit gue yang Menghadirkan Edisi Akhir Pekan dan Gebrakannya. Semoga 3 Koran Favorit gue di 2026 terus Langgeng di Tengah era Disrupsi Digitalisasi dan era Ai. 


Update (11/1/26):
Koran Media Indonesia yang Edisi Sabtu Masih Beredar kemarin (10/1) tapi masih lewat Digital Sepenuhnya dan Edisi Minggunya (Hari ini) sudah Hapus nih (dulu ada sebelum awal 2026). Akan tetapi, Koran ini masih Beredar Setiap 5x Seminggu dari Senin hingga Jumat untuk Format Koran Analog dan Digital. Sementara, Koran Jawa Pos yang Edisi Hari ini pun ada Rubrik Wisata yang Membahas Lawang Sewu di Kota Semarang dan Masih diambil dari Foto-Foto yang dipotret Tim Fotografi Antara (termasuk yang lain?). Kayaknya Foto-Foto Antara di Rubrik Wisata di Koran Jawa Pos yang Isinya Info Wisata di 38 Propinsi di Indonesia terus menerus Setiap Minggu itu lebih bergizi lho... dan Satu lagi, Koran dari Bandung yang terkenal sebagai Saingannya PR, Tribun Jabar ikut Menyusul Sriwijaya Post, Tribun Sumsel, Warta Kota dan Surya yang Tidak bisa Beredar di Edisi Minggu mulai Hari ini. Oh Ya, ditambah lagi Koran Tribun Timur dari Makassar dan Tribun Medan dari Medan tak lagi dijual dipasaran bebas untuk Setiap Sabtu dan Minggu. Eh Tunggu, Koran Kompas Edisi Minggu yang kini Jadi Full EPaper sejak Awal Tahun ini hanya Menyisakan 1 Rubrik Khas, yakni Infografik. 

Update (lagi) (12/1/26):
Kemarin (11/1), Koran Tribun Jabar dari Bandung masih beredar lho, bukan Gagal Susul Koran-Koran lain dari Keluarga Tribun Network, Harap Maklum! Yang Tribun Jateng (dari Semarang) hingga Tribun-Tribun lain di Daerah pun Sama Saja beredarnya di Edisi Minggu kemarin (kecuali WK, Surya, TS dan SP). Eh Tunggu, ada Tambahan, Tribun Medan dari Medan semestinya Hapus Edisi Akhir Pekannya dari Akhir Tahun lalu (2025). Salah satu Koran terkemuka dari Bumi Batak tersebut menyusul Koran-Koran dari Tribun Network lainnya juga yang Menguburkan Edisi Sabtu/Minggunya.

Tidak ada komentar: