Tampilkan postingan dengan label Kompas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kompas. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Februari 08, 2025

Iklan Penetapan Khofifah dan Emil di 3 Koran dan Acara Arisan di Rumahku

Hari ini, 3 Koran Favorit gue, Jawa Pos, Jawa Pos Radar Mojokerto dan Kompas Memuat Iklan Penetapan Calon Gubernur dan Wagub Jatim terpilih dalam Pertarungan Pilkada Jatim 2024, Yakni Khofifah dan Emil. Buktinya, Kemenangan ini Menjadi Membesar untuk Semua Warga Jatim. Jawa Pos kan Dimuat Iklannya di Halaman 3 (Halaman Finansial), Lalu di Jawa Pos Radar Mojokerto pun Dimuat di Halaman 24 (sebenarnya Halaman 12) dan Kompas pun Dimuat di Halaman 16 yang Versi Analog (kalau yang Versi Digital sih, Mungkin Tak ada atau ada sih, Coba cek di Kompas.id E Paper). 

Jawa Pos

Jawa Pos Radar Mojokerto

Kompas

Oh Ya, Saya Mau Mengucapkan Selamat untuk Khofifah dan Emil yang terpilih jadi Gubernur dan Wagub Jatim periode 2025-2030, Insya Allah, Bisa Membuat Jawa Timur Berkolaborasi untuk Kemajuan. Sekarang, Ga ada lagi Pilih  1, 2 dan 3, Kan terus Bersatu Padu untuk Warga Jatim!


Oh Ya, Juga kan Pagi ini ada Acara Arisan di Markas Saya yang Letaknya di Jl. Kedungsari No. 333 Mojokerto yang Berlangsung Lancar tanpa Ruwet terus... Insya Allah... Kayaknya, Acara Arisan bukan buat Teman-Teman Sekolah, Tapi bagi Para Ibu-Ibunya untuk Datang ke Sini lah... 

Rabu, Januari 29, 2025

Harta Karun Koran Lama 13 tahun silam di Ngalam

Kemarin Aku Masih di Kota Ngalam Sebelum siap Dipulangkan dari Bumi Arema ke Kampung Halamannya (Mojokerto). Nah, Mari Kita Buat Blog kita disini (Kembali). Oh Ya, Kita Mau Ucapkan Gong xi Fa Cai buat Saudara-Saudara yang Berdarah Cina... kan Sekarang ini Tahunnya Ular. dan Satu lagi, Hari ini, Koran Favorit gue Kompas, Surya dan Media Indonesia Tak bisa beredar (Tapi, yang Satu Koran Favorit lainnya Jawa Pos Masih beredar dan Besok Kembali).

Saat aku Masih di Wilayah Ngalam, kan di Rumah Saya di Wilayah Karangwidoro-Dau Banyak Koran-Koran Lama yang Biasanya disimpan dari Dekade 2010an hingga Tahun lalu. Yang Paling Keren sih, 2 Koran yang Edisi Januari 13 tahun silam semestinya Nyimpen di Rumahku. Kan kala itu Sebelum adanya Tipis Jumlah Halaman Koran menyerang saat ini, Antara Koran Sindo dan Kompas. Kan di tahun 2012, Kedua Koran tersebut Bersaing sama Koran Jawa Pos dari Surabaya yang saat itu Masih jadi Rajanya Koran di Negeri 62. Kompas kan dibawah Jawa Pos untuk Level Koran Nasional dan Koran Sindo lah jadi Koran Nomor 2 untuk Wilayah Jakarta dan Sekitarnya (yang No 1 masih diisi Warta Kota gitu).

Koran Sindo 13 tahun silam

Koran Sindo itu kan sekarang tak ada lagi dipasaran, Karena Isinya Berita-Berita Politik Indonesia, Berita dari Luar Negeri, Opini, Berita Bisnis/Ekonomi, Berita dari Berbagai Kota/Kabupaten se Indonesia, Olahraga, Hiburan dan Gaya Hidup. Harganya kala itu Cuman Rp. 3.000,-/Koran khusus Wilayah Jakarta dan Banten kalo ga salah. Yang Seksi Rubrik Olahraga (kala itu) ya Namanya "Hattrick" yang dikenal Sebagai Korannya Terlengkap untuk Berita Olahraga terutama Sepakbola. Tak Cuma itu, Ada "Acara TV" dari Halaman Rundown yang Isinya Info Acara-Acara dari Berbagai TV Nasional milik Hary Tanoesoedibjo dan Jadwal Tayangan dari 11 Stasiun TV di Indonesia (yang Periode 2005-2007/08 kan TVRI pernah Memuat Jadwalnya). Stasiun-Stasiun TV yang Pernah memuat Jadwalnya di Koran tersebut Seperti RCTI, SCTV, MNC TV (dulu TPI), ANTV, Indosiar, Metro TV, Trans TV, Trans 7 (dulu TV7), TV One (dulu Lativi), GTV, SindoNews TV (dulu MNC News), Sindo TV (sekarang iNews), dll. Yang Jadwal Sindo TV/iNews kan dibawah Jadwal TV yang 10 TV Nasional tapi Isinya Jadwal TV yang Versi Beda-Beda tapi Sama meskipun Relay yang Terlalu Full. Eh Tunggu, Yang Iklan Katalog Belanja yang Full 1 Halaman dan Iklan-Iklan lainnya ditaburi di Koran ini, Mantap!

Salah Satu Cewe berpakaian Tank Top Merah, Celana Jeans Pendek dan Topi Merah di Iklan Motor Yamaha awal 2012 silam (Seperti Pakaiannya Agnez Mo pas Photoshoot Album Whaddup A yang Mengenakan Tank Top Putih, Dasi Hitam dan Celana Jeans Pendek pada 2005 silam)

Rubrik Hattrick

Iklan Katalog Belanja 1 Halaman

Lain Koran Sindo, Lainpula dengan Kompas. Kan Koran ini dulunya Melekat dengan Iklan 1 Halaman Katalog Belanja Setiap Jumat (kalau Jawa Pos kan Melekat dengan Iklan Astra-Daihatsu yang Sering Muncul di Hari Jumat). Ritel-Ritel yang Memuat Iklannya di Koran yang Siap berusia 6 Dekade di tahun ini tersebut Seperti Giant Indonesia, Indomaret, Alfamart/Alfa Supermarket, Super Indo, Hero Supermarket, HyperMart, Electronic City (Khusus Setiap Sabtu), Carrefour Indonesia (aka TransMart) dan Lotte Mart. Koran Kompas Edisi Jumat di Awal 2012 kan Dominasi Iklan Katalog Belanja yang Jadi Tradisinya (termasuk Iklan Bank-Bank dan Lainnya), Ditambah ada Rubrik Muda (sekarang kan Ada di Hari Minggu), Opini, Kolom Bahasa, dll. Untuk Acara Hari Ini di Koran ini, Semestinya ditaruh di Seksi Kompas Klasika (Saingannya Iklan Jitu milik Jawa Pos, Sekarang kan Kembali ditaruh di Koran Kompas seperti dulu). Karena, Acara Hari Ini isinya Jadwal 12-13 TV Nasional secara Full kayak Kompas TV, RCTI, SCTV, Trans TV, Trans 7, dll. Keren sih! Harga di Koran yang Kini berjargon "#MultimediaMencerahkanLintasGenerasi" tersebut kala itu Harganya Rp. 3.500,-/Koran (sekarang kan Harganya Rp. 12.000,-/Koran, pasti 100% terjangkau).

Koran Kompas 13 tahun silam (ada Headline Foto Katy Perry)

Iklan Electronic Solution bareng Bank BCA

Iklan Ekspedisi Cincin Api (Ekspedisi Kompas paling Jos di Zaman 2011/12, Bahkan Tayang di TV)

Iklan HyperMart

Iklan Carrefour Indonesia (aka TransMart)

Pevita Pearce yang Sekarang jadi Istrinya Anak Bos Habib Jewels Malaysia

Iklan Giant

Siwon Choi di Iklan LG (Zamannya SuJu berjaya)

13 tahun sekarang ini, Kan sudah Zamannya Halaman Geliat Kota di Koran Kompas Edisi Jumat yang ada di Halaman 1 dan 15 baik Analog dan Digital, Acara Hari Ini yang Isinya Jadwal TVRI Nasional dan 9 Stasiun TV lainnya terus menerus di Koran yang Sama Setiap hari, Halaman Kementerian Kabinet Merah Putih di Koran Jawa Pos Edisi Senin-Jumat dan Halaman Televisi (plus Acara TV), Musik dan What's On Socmed di Koran yang Sama Edisi Minggu. 

Kalau dulu, Koran Sindo sama Kompas sangat Tebal Sekali di Hari Jumat pada tahun 2012, Sekarang, kan Tinggal 20 Halaman Untuk Jawa Pos Setiap Minggu dan 16 Halaman Untuk Kompas Setiap Hari di tahun 2025. Kan Sudah Zamannya Media Cetak lagi Disrupsi Digital gitu... Insya Allah, Koran-Koran Favorit seperti Jawa Pos, Media Indonesia, Kompas dan Surya tetap terus Bertahan di era Digitalisasi...

Minggu, Desember 01, 2024

Daftar Rubrik Koran Edisi Desember 2024 (Update)

Ini Sudah Masuk Akhir Tahun nih, Bentar lagi ke 2025 (Tahun Depan). Yuk Kita Simak Daftar Rubrik-Rubrik Koran di Bulan ini.


Jawa Pos


Sambungan

Hoaks atau Bukan

Nasional (Sebelumnya Berita Utama (Bukan) Akhir Pekan (Senin-Jumat) dan Berita Utama Akhir Pekan (Sabtu-Minggu))

Global Move

Internasional

Ekonomi-Bisnis

Finansial

Opini

Proposisi

Show-Selebriti

Sportainment

Total Football / Sports

Liga Indonesia

Sosok dan Sisi Lain

Tali Jiwo (Hanya 5 Hari Saja, dari Senin hingga Jumat)

Sports Community (Golf) 

Halte

Cerpen

Buku

Sajak

Lensa 

Fashion

TTS / Kartun

Apa Kabar

After Sixty

Ikan 

Miaw

Kicau 

Parenting

Utama Minggu

Film

Televisi

Acara TV (dari Halaman Televisi)

Musik

Wawancara Selebritis Pria/Wanita

Zodiak

Wisata

Drama

Running

Me and My Dog

Health

What's On Social Media

Investasi

Peluang Usaha

Iklan Jitu

Kasuistika

Panggung

Info Lifestyle (Spesial) 

MBG (Spesial) 

Pariwisata (Spesial) 

Jatim (Hanya di Jawa Timur Saja)

Jateng-Jogjakarta (Untuk yang di Luar Jawa Timur)

Nusantara (Untuk yang di Luar Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jogjakarta)

Metropolis (Khusus di Surabaya Raya)

MetroSunday (Khusus di Surabaya Raya)

The Jakarta (Khusus di DKI Jakarta)

The Jakarta Weekend/Sunday (Khusus di DKI Jakarta)

Kasuistika Kota (Khusus di Surabaya Raya)

Politik/Pemerintahan (Khusus di Surabaya Raya)

South Metro Sidoarjo (Khusus di Surabaya Raya)

Modern West Gresik (Khusus di Surabaya Raya)

South Metro (Khusus di Surabaya Raya)

Modern West (Khusus di Surabaya Raya)

North Heritages (Khusus di Surabaya Raya)

East Beach (Khusus di Surabaya Raya)

Art, Party & Lifes (Khusus di Surabaya Raya)

Pelabuhan (Khusus di Surabaya Raya)

City Night (Khusus di Surabaya Raya)

Home

Urban Mystery

Gardening

Food

Otomotif

Exotica

Gaming

Rabbits

Herbal

Etiket

Pameran

Fengshui 

Akuaria

Kementerian Kabinet Merah Putih (Spesial) 

Iklan Mojok Baris dan Bergambar (Radar Mojokerto) 

Rona Mojokerto/Kota (Radar Mojokerto)

Mojokerto Edu City (Radar Mojokerto) 

Kembang Desa / Kota (Radar Mojokerto)

Mojo Sains (Radar Mojokerto) 

Kesehatan / Pendidikan / Infrakstruktur / Pemerintahan (Radar Mojokerto)

Inforial (Radar Mojokerto) 

Desa Bisa (Radar Mojokerto) 

Lifestyle (Radar Mojokerto)

Mojokerto Raya (Radar Mojokerto)

Journey (Radar Mojokerto)

Someone (Radar Mojokerto) 

Opini (Radar Mojokerto/Jombang)

Puisi (Radar Jombang)

Inspirasi (Radar Jombang) 

Figur (Radar Jombang)

Kalam Jumat (Radar Jombang)

Kolom Gus Zuem (Radar Jombang)

Jombang Raya (Radar Jombang)

Pendidikan (Radar Jombang)

Tempat Ibadah di Jombang (Radar Jombang)

Wanita (Radar Jombang)

Jombang Banget (Radar Jombang)

Wonderland Wonosalam (Radar Jombang)

Renungan Minggu (Radar Jombang) 

Bhinrohtal / Toriqoh (Radar Jombang)

Desa Kita (Radar Jombang) 

Sportainment Malang (Radar Malang)

Kasuistika (Radar Malang/Mojokerto)

Around Malang City (Radar Malang)

Radar Kanjuruhan (Radar Malang)

Radar Batu (Radar Malang)

Malang Vibes (Radar Malang) 

Lingua Franca Kamus Malangan (Radar Malang) 

Perspektif (Radar Malang) 



Harian Kompas


Politik-Hukum

Analisis / Jajak Pendapat Litbang Kompas 

Internasional

Humaniora

Teropong

Opini

Ekonomi-Bisnis

Karier Xperd (Klasika)

Wisata (Klasika) 

Rumah Pengetahuan (Klasika) 

Film (Klasika, Khusus versi Digital E Paper) 

Weekend (Khusus Sabtu-Minggu) 

Nusantara

Metropolitan

Olahraga

Kendara

Umum

Sosok

Nama & Peristiwa

Geliat Kota

Catatan Iptek

Analisis (Ekonomi, Politik dan Budaya)

Infografik

Akhir Pekan (Konsultasi)

Hiburan / Gaya Hidup 

Figur

Avontour Kuliner

Foto Pekan Ini

Acara Hari Ini

TTS / Kartun

Sudoku (Klasika)

Teropong

Jurnalisme Data/Liputan Investigasi (Spesial, Kemungkinan Hadir)

Liputan Nataru 2024/25 (Spesial, Kemungkinan Hadir) 

Catatan 2024 (Spesial) 

Karikatur Peristiwa 2024 (Spesial, Kemungkinan Hadir) 



Media Indonesia


Selekta

Editorial

Kolom Podium / Sketsa

Politik / Hukum-Keamanan

Megapolitan

Opini

Prominen

Otomotif

Jeda

Nusantara

Tanah Air

Ekonomi

Bisnis dan Keuangan

Humaniora

Internasional

Kesehatan

Olahraga

Selebritas

Online Hari Ini

ESG Indonesia

Kolom Tendangan Bebas Suryopratomo

Kolom Pigura Ono Sarwono

Info / Agenda Metro TV

Kuliner

Media Anak

Tifa

Info / Agenda Hotel

Tradisi Lisan

Hiburan

Bursa dan Keuangan

Ekonomi Digital

Jurnal Kopi

Teknopolis

Jendela Buku

Ikon

Muda

Pesona

Properti

Lensa Bisnis

Setara Berdaya

Fokus (Contohnya Humaniora Setiap hari Kamis, Olahraga Setiap hari Jumat, dll.) 

Kick Andy


Keterangan : Semua Rubriknya Pun Lengkap ada yang dari Jawa Pos, Kompas dan Media Indonesia. Semua Rubrik-Rubrik yang dari Jawa Pos atau Kompas Setiap Hari, Kan Menjadi Penerusnya Media Cetak-Media Cetak yang Sudah Almarhum. 


Update :

Tulisan di Postingan ini Diperbarui pada 2/12/24 pukul 16.30 WIB


Update :

Tulisan di Postingan ini Diperbarui pada 6/12/24 pukul 09.14 WIB


Update :

Tulisan di Postingan ini Diperbarui pada 8/12/24 pukul 16.14 WIB


Update :

Tulisan di Postingan ini Diperbarui pada 11/12/24 pukul 07.28 WIB


Update :

Tulisan di Postingan ini Diperbarui pada 15/12/24 pukul 09.02 WIB


Update :

Tulisan di Postingan ini Diperbarui pada 19/12/24 pukul 17.27 WIB

Jumat, Agustus 30, 2024

Koran-Koran Indonesia Meliput Paus Fransiskus ke Indonesia dan Koran-Koran Malaysia Meliput Perayaan Kemerdekaan Malaysia 2024

2 Negara Serumpun Antara Indonesia dan Malaysia memiliki Agenda Besar-Besaran di Akhir Bulan Ini (Agustus) dan Awal Bulan Depan (September), Yakni Perayaan Kemerdekaan Malaysia 2024 dengan Tema "Malaysia Madani Jiwa Merdeka" dan Kedatangan Sri Paus Fransiskus ke Indonesia. Yuk Kita Simak Kedua Sajiannya dari Koran-Koran Cetak Terkemuka.


Koran-Koran Indonesia Meliput Paus Fransiskus ke Indonesia

Awal September nanti, Sri Paus Fransiskus Kelak Datang ke Indonesia! Nah, 2 Koran Terkemuka Ikut Meramaikan Kedatangan Sri Paus Tersebut, Yakni Kompas dan Rakyat Merdeka. Kompas yang Duluan mulai 28 Agustus lalu melalui Reportase Langsung via Kompas.id. dan Kemarin (29/8), Koran Kompas Mulai Menampilkan Lipsus Besar Paus Fransiskus ke Indonesia. 2x Kompas Ikut Meramaikan Kedatangan Sri Paus, Baik di Awal 70an dan Akhir 80an. Koran ini Bakal All Out Liputan Khusus Sri Paus Fransiskus ke Indonesia Selama 10-18 Hari Saja. Selain Kompas, Rakyat Merdeka juga Sama. Untuk Koran lain Semacam Pikiran Rakyat (dari Bandung), Jawa Pos (dari Surabaya), Suara Merdeka (dari Semarang), Tribun Bali (dari Bali), Warta Kota (dari Jakarta), Sriwijaya Post (dari Palembang), Banjarmasin Post (dari Banjarmasin), Fajar (dari Makassar) dan Media Indonesia, Kemungkinan ada Halaman Khusus Sri Paus Fransiskus ke Indonesia yang Akan Hadir di Edisi 1 hingga 8 September 2024. Mari Kita Throwback Sejenak ke Tahun 2000 (24 Tahun lalu), Dimana, Koran Kompas mengawal Piala Eropa 2000 berupa Tabloid Khusus yang Terbit dengan Harga Rp. 1.000,-/Tabloid dan Terdapat Catatan Sindhunata yang Hadir di Korannya (Sebagaimana dalam Pembahasan Sebelumnya). Lain Kompas, Lain pula dengan Jawa Pos dengan Koran Khusus Sportivo saat Menyambut Piala Eropa 2000. Bukan Hanya Kompas dan Jawa Pos, Tapi Media Cetak-Media Cetak lain yang Bisa Meramaikan Pertarungan Piala Eropa 2000 seperti Tabloid Bola, Go, (Hai) Soccer, Majalah Sportif, dll.


Koran-Koran Malaysia Meliput Perayaan Kemerdekaan Malaysia 2024

Malaysia Menyambut Hari Kemerdekaan Malaysia ke 67 Pada Besok (31/8). Jadi, Banyaknya Koran-Koran Malaysia yang Kini dalam Format Tabloid akan Meramaikan Liputan Khusus Perayaan Kemerdekaan Malaysia 2024. Seperti Berita Harian, Harian Metro, Utusan Malaysia, Kosmo, New Straits Times, Sinar Harian dan The Star. Nama-Nama Koran yang Tadi Diatas Dipastikan akan All Out Meliput Pesta Perayaan Kemerdekaan Malaysia 2024 yang Dipusatkan di KL dan Putrajaya. Penerbitannya Dalam Rentang Waktu dari 29 Agustus hingga 2 September 2024. Untuk Edisi 1 September 2024, Kemungkinan Akan Memuat Foto-Foto Pesta Malam Ambang Merdeka 2024 dan Juga Pesta Perayaan Kemerdekaan Malaysia 2024 di Putrajaya yang Kelak Hadir. 



Semoga, Kedua Sajian-Sajian tersebut Bakal Meriah dan Lengkap untuk Referensinya...
Salam Sermpun!

Minggu, Januari 28, 2024

Nostalgia (Harta Karun) Tabloid Soccer Lipsus Piala Dunia 1 Dekade lalu (Update, Revisi)

Selamat Berakhir pekan, Yuk Kita Nostalgia sejenak Kembali ke Tahun 2014 (1 Dekade lalu), Soalnya 2014 adalah Tahunnya Saya Masih Bersekolah di SMESTA 10 yang Dibilang "Unyil" Dari Teman-Temannya (Pasti Ingat kan) dan TKS, Saya Buat CD Sendiri Seperti Rekaman VCD atau CD, Mahabharata Tayang di ANTV, Kasus Jakarta International School, Peristiwa Erupsi Kelud, ILK yang Dibintangi Oleh Komeng, Jarwo Kuat dan Ronal Surapraja, Cari MH370, Jatuhnya Kapal Sewol di Korsel, Virus E Bola vs MERS, Pemilu 2014 yang diikuti 15 Parpol (Nasional dan Lokal dari Aceh) dan 2 Capres/Wapres, Film Comic 8 dan Marmut Merah Jambu yang Sarat dengan Komedinya, Hani Fadzil jadi Host Bas Pintar sebelum Jadi Penyiar Radio ERA (Berkat ikut Lomba), Awal Kehadiran HLive yang Kala Itu ada Banyak Presenter dan Reporter seperti Alif Farhan, Dahlia Shazwan, Elly Arifin, Hazeman Huzir, Nabil Mahir dan Shalma Ainaa (Sekarang kan Ada Keanu Azman), Pernikahan Nagita dan Raffi Ahmad dan Running Man Tontonan Sejuta umat. Nah, ini nih, Harta Karunku yang Aku Simpan 1 Dekade lalu, Apalagi pas Piala Dunia 2014 sama Pemilu 2014, ya Tabloid Soccer Lipsus Piala Dunia 2014... Tadi Pagi Gue Posting lewat IG dan Tik tok (Sekarang dihapus Gara gara Lagunya Kena Hak cipta). 

Sampul Sampul Tabloid Soccer Lipsus Piala Dunia 2014

Bicara Soal Tabloid Soccer Lipsus Piala Dunia 2014, Kan Mesti Lebih Mendalam dan Lebih Lengkap Apalagi Saat Saat Momen Piala Dunia 2014 yang Bertabrakan dengan Ramadan 2014 yang Awal-Pertengahan maupun Pemilu 2014 Presiden. Sebagai Tabloid yang Dulunya Pernah Jadi Tabloid Nomor 3 di Indonesia (Menurut Nielsen), Soccer Memang bisa Jadi Media Olahraga terunggul Selain Tabloid Bola dan Koran TopSkor! Sebelum Lipsus dimulai pada Juni 2014, Didahulukan Dengan Rubrik Spesial World Cup Fever yang Isinya Berita Pengundian 32 Tim, Profil 32 Tim hingga Kilas Balik Piala Dunia dari 1930 hingga 2010. Lipsus ini Dimulai dari Edisi 48/XIV yang Terbit 5 Juni 2014 atau Bertepatan Dengan Hari Kedua Kampanye Pemilu 2014 Presiden (Dapatnya pada Keesokan harinya, Tepatnya pada 6 Juni 2014). Edisi Khusus Piala Dunia 2014 adalah Edisi yang Perdana dalam Liputan Khusus Piala Dunia 2014 dari Soccer, Isi dari Edisi Khusus Ini ada Bedah Kekuatan 32 Tim dalam 8 Grup, Markas-Markas, Sejarah Piala Dunia 1930-2010, Bola Resmi, dll. Termasuk Bonus Poster Fuleco (Maskotnya Piala Dunia 2014). Tak Hanya Itu, ada Kuis Prediksi Pesta Sepakbola 2014 yang Berhadiah Motor. Kuis Ini Digencarkan Sejak Edisi 47/XIV alias Edisi Juara UCL 2013/14 (Terbit 28 Mei 2014). Sampul pada Edisi Khusus Ini adalah Neymar, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Sama Seperti Edisi Khusus yang Piala Dunia 2010 karena Sampulnya Hijau (Pasti Ingat Kayaknya).

Sampul Tabloid Soccer Edisi 48/XIV (Edisi Khusus Piala Dunia 2014)

Setelahnya, Muncul Edisi 49/XIV (Terbit Pada Hari Pertama Pertarungan Piala Dunia 2014) yang Menampilkan Sampul Iniesta Berkostum Timnas Spanyol. dan Terdapat Preview Match di Awal Penyisihan Seperti Duel Brasil menantang Kroasia. dan Sehabis Pertandingan Perdana Neymar vs Modric di Sao Paulo, Kan Bisa Dapat Tabloid Ini yang Sampulnya Iniesta. Lalu di Edisi 50/XIV hingga 52/XIV Ada Berita-Berita Terupdate Piala Dunia 2014 dari Brasil, Mulai dari Prediksi sampai Hasil Pertandingan, Ditambah ada Bonus Poster 4 Pilihan (Kalau yang 1 Poster Semestinya Dipilih) Contohnya Timnas Argentina atau Jerman. Sayangnya, di Edisi 52/XIV yang Terbit 3 Juli 2014 (Bertepatan dengan Hari ke 5 Ramadan 1435H dan Hari ke 30 Kampanye Pemilu 2014 Presiden) Tidak Menampilkan Preview Semifinal. Kemudian, Edisi 1/XV (12 Edisi Menuju Terakhir pada Oktober 2014) Ada Edisi Khusus Final Piala Dunia 2014 yang Mempertemukan Jerman vs Argentina, Kala itu Tim Jerman Keluar Sebagai Pemenang di Grand Final Piala Dunia 2014 yang Berlangsung di Rio de Janeiro pada 13 Juli silam (4 Hari Setelah Pemilu 2014 Presiden). Eh, Tunggu, dari Edisi 50/XIV hingga 1/XV ada Man of The Matchnya lagi.

Sampul Tabloid Soccer Edisi 1/XV (Edisi Khusus Final Piala Dunia 2014)

Edisi Khusus Ini Terbit Sehari Setelah Pemilu 2014 Presiden yang Dimenangkan Oleh Jokowi (kalau versi RCTI sama ANTV kan Prabowo Menang Mengalahkan Jokowi) Ditambah ada Hasil Perempatfinal dan Semifinal serta Bonus Poster Besar Lionel Messi. Lalu, Setelahnya Edisi 2/XV yang Terbit 17 Juli 2014 (dapatnya 18 Juli 2014 pas Pesawat MH17 Hancur). Isinya Adalah Hasil Pertandingan Final. Setelahnya, Edisi 3/XV yang Beredar 4 Hari Menjelang Lebaran 1435H (Tepatnya 24 Juli 2014) kan Fokusnya Tentang Manchester United yang Ganti Pelatih Baru Pengganti Ryan Giggs yang Biasanya jadi Caretaker Setelah Moyes Ditinggal dari Pelatihnya (Kala itu Louis Van Gaal). Saat Itu, Tim Manchester United Pemainnya Bermacam-Macam di Era Moyes, Giggs dan Louis Van Gaal (Sepanjang Musim 2013/14 dan 2014/15) Seperti Wayne Rooney, Juan Mata, Rio Ferdinand, De Gea, Van Persie, Adnan Januzaj, Smalling, Falcao, Kagawa, dll. Sekedar Info, Tayangan Piala Dunia 2014 di Indonesia Disiarkan Langsung/Tunda Melalui ANTV, TV One dan K-Vision (Kala itu Milik Kompas Gramedia, Sekarang pindah Haluan ke MNC Media sebagai Pengganti TopTV yang Mati sejak 12 Desember 2017 silam). Selain Tabloid Soccer, Produk lain pun Ada, Tapi yang dari Kompas Gramedia Group, Seperti Tabloid Bola yang Beredar 2 Versi (Tabloid Setiap Kamis dan Koran Setiap Hari) karena Meliput Piala Dunia 2014, Koran-Koran dari TribunNetwork yang Meliput Pesta Sepakbola Dunia 2014 di Brasil dan Koran Kompas yang Menyajikan Lipsusnya dengan Titel "Brasil 2014" plus Suplemen Panduan Komplitnya yang Dimuat di Edisi 10 Juni 2014 Silam. 

Zaman Sekarang (1 Dekade berlalu), Kini Pun Ada Halaman Investasi dan What's On Socmed di Koran Jawa Pos Edisi Minggu dan Lipsus/Iklan Pemilu 2024 dan Lipsus Piala Asia 2023 di Koran Kompas. di Koran Jawa Pos (Edisi Minggu) ada Halaman Investasi dan What's On Socmed. di Halaman Investasi, Anda Bisa Mendapatkan Investasi dengan Cara Belajar dan Agar Mendapat Hasil Cuannya. Sedangkan, Halaman What's On Socmed Ada di Halaman 12 Koran Jawa Pos Edisi Minggu Berisi Berita-Berita Artis Korea yang Datang ke Indonesia maupun Malaysia, Contohnya Berita Penghargaan Golden Disc Awards 2024 yang Berlangsung di Jakarta. Coba Ajah Berita Persahabatan Daiyan Trisha dan Hun Haqeem dan Press Conference AJL 38 yang Ada Aisha Retno sama Khai Bahar di What's On Socmed Jawa Pos Minggu, Kan Pasti Seru! Kalau Tak Ada, Lebih baik Berita Artis Korea Tetap ada Lurd... Ga Papa... Tak Cuma Investasi dan What's On Socmed di Jawa Pos Minggu, Tapi di Koran Kompas ada Liputan Khusus Antara Pemilu 2024 dan Piala Asia 2023. Lipsus Pemilu 2024 ada Survey Elektabilitas (Desember 2023), Jajak Pendapat/Analisis, Jajak Pendapat Menuju Debat (3 dari 5 Debat Saja), Catatan Budiman Tanurejo di Edisi Sabtu, Pojok Pemilih, Pemikiran 3 Capres/Wapres (Sempat Dimuat di Akhir Tahun lalu), Renungan Pemilu 2024 (Dimuat Seminggu dari 22 sampai 28 Januari), Infografis Jadwal Rapat Umum (Dimuat Sehari Sebelum Kampanye Rapat Umum), Foto Pekan Ini (Dimuat di Edisi 14 Januari dan 11 Februari), Iklan Kampanye Pemilu 2024 dari KPU (Merujuk pada Keputusan KPU Nomor 1621 Tahun 2023 dan Nomor 1676 Tahun 2023), Berita Kampanye Rapat Umum, Berita Masa Tenang, Hari Pemilihan dan Hasil Perhitungan Suara ditambah Ada Coutntdown Pemilu 2024 plus Maskot (Fontnya Sedikit Mirip dengan Font "Acara TV" milik Halaman Televisi di Koran Jawa Pos Minggu). Menurut Keputusan KPU Nomor 1621 Tahun 2023 dan Nomor 1676 Tahun 2023 (Perubahan atas Nomor 1621 Tahun 2023) Bahwa, KPU Memfasilitasi Iklan Kampanye Pemilu pada Media Massa Cetak (Koran Harian) dengan Ketentuan Paling banyak 2 Halaman, Paling banyak 3 Media dan Paling lama 21 Hari. Sedangkan Merujuk pada Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2023 Pasal 39 Bahwa Batas Maksimum Pemasangan Iklan Kampanye Pemilu di Media Massa Cetak sebanyak 810 Milimeter kolom atau 1 Halaman untuk Setiap Media Massa Cetak Setiap Hari untuk Iklan di Media Massa Cetak. Nah, Perlu Diketahui, Kompas adalah Salah satu dari 3 Nama Media Cetak Lainnya Boleh Memasang Iklan Kampanye dari KPU, Kan Isinya Cuma Maskot "Sura dan Sulu", 3 Capres/Wapres dan Lambang 18 Parpol, kan Ibaratnya Poster Bintang Olahraga dan Musik yang Dulunya Dimuat di Media Cetak-Media Cetak Masa Silam. Sebelumnya ada Sajian-Sajian lainnya Sebagai Pemanasan, Mulai dari DCS Pemilu 2024 (19 - 23 Agustus 2023), Survey Elektabilitas (Mei dan Agustus 2023), Tokoh Potensial 2024 (Juni - Agustus 2023), Geopolitik (September - Oktober 2023), Profil Parpol dan Capres 2024 (Oktober - Desember 2023) dan Terakhir, DCT Pemilu 2024 (4 November 2023). Kedua dari 6nya, Merujuk Pada PKPU Nomor 10 Tahun 2023 Tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Propinsi dan DPRD Kabupaten/Kota Pasal 70 Ayat 2-4 dan 85 Ayat 2-4. Nah, Berarti Koran Kompas Tetap Jadi Pemberitaan Yang Berimbang demi Memeriahkan Pesta Pemilu 2024. Lain Pemilu 2024, Lain pula dengan Lipsus Piala Asia 2023 yang Menyajikan Berita Terupdate Piala Asia 2023 yang Diliput 2 Jurnalis Ternama dari Harian Kompas. Hadir mulai H-1 Piala Asia 2023 hingga Setelah Piala Asia 2023 berakhir. Adakah Lipsus Pemilu 2024 dan Piala Asia 2023 di Koran Kompas (Termasuk Kompas.id) Bakal Mengulang Memori Lipsus Piala Dunia 2014 dari Tabloid Soccer? Kita Tunggu Ajah... Insya Allah... 

Update : Tulisan di Blog Ini Sudah Direvisi Sejak Seminggu lalu Dibuat.

Update (lagi) : Revisi Tulisan (lagi) di Hari Ini.

Update (lagi) : Kembali Diperbarui Tulisan ini. 


Selasa, Desember 19, 2023

Setahun Yang Lalu...

Hari Ini, Setahun Yang Lalu, Setelah Berakhirnya Piala Dunia 2022 dengan Argentina Keluar Sebagai Juara. Saya Tidak Kebagian Koran Kompas Edisi Hasil Final Piala Dunia 2022 dari Agen Koran, Kok Bisa? Soalnya, Koran Ini Belum Didapatkan Alias Zong, Sama Seperti Pembahasan yang Sudah Kita Tulis pada Desember tahun lalu. dan Akhirnya, Mendapatkan Jawa Pos Saja. dan Esok Harinya, Kompas dapat 2 Edisi Berbeda (baik tanggal 19 dan 20 Desember 2022) dan Jawa Pos Edisi 20 Desember 2022. Kalau yang Jawa Pos Edisi 19 Desember 2022 itu Belum Ada Berita Hasil Final Antara tim Argentina vs Prancis, Sementara Edisi Esok Harinya (20 Desember 2022) kan Isinya Hasil Final. Wah, Saya Tidak Mengecewakan Kalau Koran Kompas Tidak ada Terus pas Akhir Tahun 2022. Kan Berkali-Kali, Seperti Tanggal 12 Oktober 2022, Sekitar tanggal 29 atau 30 November 2022, 3 Desember 2022 dan terakhir, 19 Desember 2022. dan Hari Esoknya, Koran Ini Comeback bersama Jawa Pos. Ini Sebuah Keberhasilannya Karena Koran Kompas Bisa Kembali Dapat Setelah Sehari Terjadi Zong. dan Semoga Saja Tidak Akan Terulang di Akhir 2023/Awal 2024.

Selasa, November 28, 2023

Dapat Penghargaan (Lagi) untuk Koran Kompas, Kemungkinan Nomor 1 atau Tidak? (Update)

Kemarin, OJK Mengadakan Penghargaan. dan Akhirnya, Salah Satu Koran Favoritku, Koran Kompas Dapat Penghargaan dari OJK untuk Kategori Media Cetak Terproduktif. Pertama Kalinya, Penghargaan ini digelar dalam rangka 12 Tahun OJK (Otoritas Jasa Keuangan) yang Diberikan Kepada Sejumlah Media Cetak, Online dan TV baik Level Lokal dan Nasional. Selain Koran Kompas dapat Penghargaan, Koran Favorit Lain pun Juga Dapat, Yakni Media Indonesia menggondol 2 Penghargaan, Yakni Media Cetak Terproduktif dan Media Pemberitaan Terproduktif Literasi Keuangan dan Perlindungan Konsumen untuk Kategori Media Cetak Nasional. Tak Cuma Itu, Kompas.com (saudaranya Koran Kompas) maupun CNN Indonesia dapat Penghargaan Juga. Gara-Gara Dapat Penghargaan Ini, Koran Kompas bisa Menghadirkan Pemberitaan Paling Positif Jadinya. dan Pada Mendekati Akhir 2023 dan Menjelang Awal 2024, Koran Kompas Dimungkinkan Bakal jadi Nomor 1 di Indonesia, Kenapa? Karena Koran Ini Banyak Inovasi dan Penghargaan yang Sudah Tercapai dari Periode 2021 sampai 2023 dari Masa Pandemi sampai Tragedi Kemanusiaan Pales****. Semoga, Bisa Jadi Koran Nomor 1 bukan Lagi Jawa Pos...


Oh, Ya, Satu Lagi, Koran Kompas ada Rubrik Baru "Pemilu 2024" yang Hadir mulai Hari Ini dan Terdapat 2 dari 18 Parpol Tersisa yang Dijadikan Profil untuk Edisi Hari Ini (28/11) dan Lusa (30/11). 2 Parpol Terakhir yang Memuatnya adalah PPP dan Partai Ummat. Sekedar Info, dari Tanggal 23 Oktober sampai 27 November 2023, Koran Kompas Sudah Mencantumkan Profil Parpol dari PKB sampai Partai Perindo. Profil Ini Meningatkan Kita Pada Tabloid Bola atau Soccer yang Menampilkan Profil Tim-Tim Sepakbola Dunia Seperti Juventus, Inter Milan, Arsenal, Manchester United, Real Madrid, Barcelona, Borussia Dortmund, Ajax, dll.


Update:

Hari ini, Koran Kompas Memuat Profil Parpol Terakhir di 2024, Yakni Partai Ummat. Seharusnya Dimuat Esok Hari, Tapi Akhirnya Dimuat di Edisi Hari ini. Mohon maaf ya atas Kesalahannya. 

Senin, Juli 10, 2023

Selamat Datang Akun Threads dan Rubrik Baru Kompas

Selamat Pagi dan Salam Sejahtera... Hari Ini Kita Tulis Blog Saya...

Tadi, Saya Buat Akun Threads yang Baru dari Instagram. Kenapa Buat Akun Threads? Karena Akun Ini Menggunakan Log In dari Instagram. di Instagram, Aku Sudah Buat Password Baru yang Bukan Lagi Disusupi (alias Compromised). Password Barunya adalah "ilham148". Kenapa Password Baru? Karena Disesuaikan dengan Tanggal dan Bulan kelahiranku (14 Agustus kalau ga salah, Bareng sama Anna Jobling). Selain itu, Log Innya Menggunakan Nomor HPku yang Masih Aktif, Waw, Pasti Bisa. Selain Itu, Saya Memilih Akun "Private" Saja Asalkan Seperti 2019 lalu menggunakan IG (zamannya Saya Pake 2 Akun berbeda). Lalu, Aku Buat Postingan Perdananya, Yakni Foto Warung Cak Pece Kemarin dipotret Saya di HPku (Kegiatan Makan Malam di Minggu). 

Threads Pertamaku

Nah, Setelahnya, Langsung Log Out. Ini Pasti Debut Postingan Tadi. Selain Itu, Foto Profilnya Diimpor dari IG. Sama dong Seperti Instagram. Threads dibilang Versi Tiruan/Klonnya "Twitter" karena Dibilang Adik Kembar. Ini Dimungkinkan, Produk Medsos Baru Ini Mungkin Bisa Terancam Gugatan Meta. "Kompetisinya Boleh Saja, Tidak Boleh Curang" Ujar Musk. 

Selain Threads, Ada Yang Baru lagi, Yakni Rubrik Spesial Koran Kompas Dalam Rangka Gong Awal Musim Liga 1 Musim Ini, Yakni "Riwayat Klub Perintis". Mulai Hari Ini, Kompas akan Menghadirkan Jejak Klub-Klub Tua yang Pernah Bertarung lewat Kompetisi Perserikatan, Liga Indonesia, Indonesian Super League (ISL), Liga Primer Indonesia (LPI), Indonesian Premier League (IPL), Indonesian Soccer Championship (ISC) A dan Liga 1 yang Sekarang Ini. Dari Cikal Bakal Liga Indonesia (1933-1994), Liga Indonesia (1994-2008), ISL/LPI/IPL (2008-2015), ISC A (2016) hingga Liga 1 Indonesia (2017-kini) Semuanya Lengkap ada disini Lurd... Jangan Lupa Baca Setiap Senin mulai Sekarang hingga Akhir Agustus Nanti.

Ayo Follow Threads Saya Sekarang! 

Sabtu, Juni 17, 2023

Perbandingan Jawa Pos vs Kompas (Update)

Mari Kita Membandingkan Antara Jawa Pos dengan Kompas yang Biasanya adalah Langganan Gue. Kalau Saudaranya (Pak Rofiq dari Partai Gerindra) adalah Langganan/Pembaca Koran Jawa Pos dan Surya.


(Edisi Update 2026 (Update 2/5/2026)) 


Jawa Pos vs Kompas


Lahir:

1 Juli 1949 (Jawa Pos)

28 Juni 1965 (Kompas)


Pendiri/Bos:

(Mendiang) The Chung Sen, Dahlan Iskan, Azrul Ananda dan Leak Kustiyo (Jawa Pos)

(Mendiang) PK Ojong, (Mendiang) Jakob Oetama dan Lilik Oetama (Kompas)


Jenis Koran:

Nasional (Jawa Pos / Kompas)


Area Edar dan Sirkulasi:

Jatim (Utama), Bali, Jakarta, Sebagian Jabar-Banten, Jateng dan DI Jogjakarta (Jawa Pos)

DKI Jakarta dan Sebagian Jabar (Sebelum 1997), Seluruh Indonesia (sejak 1997) (Kompas)


Markas Koran:

Graha Pena Lantai 4 dan 5 Surabaya / Lantai 10 Jakarta (Jawa Pos)

Menara Kompas Jakarta (Kompas)


Tempat Percetakan:

Temprina di Gresik, Nganjuk, Klaten dan Bekasi (Jawa Pos)

Semua Percetakan Jaringan Gramedia se-Indonesia (Sejak 1997 ada CJJ) (Sejak 2025, CJJ di Deli Serdang dan Rungkut, Surabaya Dikecualikan, tapi pindah ke Percetakan lain) (Kompas)


Jumlah Oplah:

Kisaran 400-800 Ribu (Jawa Pos)

Sama Saja Jumlahnya (Kompas)


Ketebalan:

16 Halaman (Jakarta, Jabar dan Banten), 20-24 Halaman (Surabaya Raya) dan 12 + 8/12/16/20 Halaman (Radar-Radar se Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Jogjakarta dan Bali) (Jawa Pos)

16 dan 20 Halaman (Analog dan Digital) (Kompas)


Harga:

Jawa Pos : Rp. 6.000,- (Mojokerto, Jombang, Kediri, Madiun, Bojonegoro dan Tulungagung), Rp. 7.000,- (Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, Jogjakarta, Pasuruan, Probolinggo, Jember, Banyuwangi dan Bali) dan Rp. 8.000,- (Jateng, Jogjakarta, Surabaya, Malang dan Pulau Madura) 

Kompas : Rp. 12.000,- (Pulau Jawa)/Rp. 12.500,- (Luar Pulau Jawa) (Setiap Senin hingga Jumat) dan Rp. 17.000,- (Pulau Jawa)/Rp. 18.000,- (Luar Pulau Jawa) (Setiap Sabtu)


Para Pemimpin Redaksi Dulu dan Sekarang:


Jawa Pos:

-Dahlan Iskan (1984-1993 dan 1996-1998?)

-Mendiang Margiono (1993-1995)

-Mendiang Sholihin Hidajat (aka Ko Hin) (1995-96? dan 1998?-2000)

-Dhimam Abror Djuraid (2000-01)

-Arif Afandi (2001-2005)

-Azrul Ananda (2005-06?)

-Zainal Muttaqin (2006-07?)

-Rohman Budijanto (2007?-2009)

-Leak Kustiyo (2009-2014)

-Marsudi Nurwahid P. (2014-2018)

-Abdul Rokhim (2018-19)

-Ibnu Yunianto (2019-2024)

-Eko Priyono (2024-sekarang)


Kompas:

-Mendiang Jakob Oetama (1965-2000)

-Suryopratomo (2000-2008)

-Bambang SK (2008-09)

-Rikard Bagun (2009-2014)

-Budiman Tanurejo (2014-2018)

-Ninuk M. Pambudy (2018-2020)

-Sutta Dharmasaputra (2020-2025)

-A. Haryo Damardono (2025-sekarang)


Pemuatan Cerpen:

Setiap Sabtu (Jawa Pos)

Sama Seperti Jawa Pos (Kompas)


Kolom Kata Kata:

Cak JP Setiap Senin hingga Jumat (Jawa Pos)

Mang Usil Setiap Senin hingga Jumat (Kompas)


Penulis Opini:

Khofifah Indar Parawansa, Agoes Ali Mahsyuri, dll. (Jawa Pos)

H.M. Jusuf Kalla (Mantan Wakil Presiden RI 2004-2009 (era SBY) dan 2014-2019 (era Jokowi)), Boediono (Mantan Wakil Presiden RI 2009-2014), dll. (Kompas)


Jadwal/Info Tayangan TV/Seni-Budaya:

Agenda Seni/Budaya (Jawa Pos)

Acara Hari Ini : TVRI Nasional, RTV, TV One, Kompas TV, BTV, Trans TV, Trans 7, SCTV, Metro TV dan Jak TV (Kompas)


Koran Daerah yang Jadi Adiknya:

Radar Surabaya, Riau Pos dan Radar Banjarmasin (Jawa Pos)

Warta Kota, Tribun Jabar, Tribun Jateng, Tribun Jogja, Banjarmasin Post, dll. (Kompas)


Kolom Editorial (Semacam Editorial MI):

Jati Diri (Jawa Pos)

Tajuk Rencana (Kompas)


Jurnalis yang Meliput dan Bertugas:

Bobby Arifin, Nora Sampurna, dll. (Jawa Pos)

Kris Mada, Kelvin Hianussa, Luki Aulia, Yuniadhi Agung, I Gusti Agung Bagus Angga Putra, dll. (Kompas)


Jurnalis Jurnalis Lama:

Mendiang Kholil Indro, Nany Wijaya, Sururi Al Farouq, Sugeng Irianto, Riza Primadi, Fuad Ariyanto, Arief Budiman, Wing Wiryo Sumarsono, dll. (Jawa Pos) 

Trias Kuncahyono, Arbain Rambey, Johny TG, Daniel Dhakidae, Mendiang Azkarmin Zaini, Sugiantoro, Mendiang Sumohadi Marsis, C. M. S. Indiarti, C. Pujiastuti, Chrys Kelana, Mustafa Abdul Rahman, dll. (Kompas) 


Media Cetak yang Jadi Saingannya:

Pikiran Rakyat dan Suara Merdeka (Jawa Pos)

Media Indonesia dan Bisnis Indonesia (Kompas)


Media Cetak yang Mati/Pindah Haluan Karena Dulu Seinduk Dengan Perusahaannya:

Majalah Mentari, Majalah Game Master, Majalah Main Basket, Tabloid Nyata, Tabloid Nurani, Tabloid OtoPlus dan Tabloid Posmo (Jawa Pos)

Tabloid Bola, Tabloid Soccer, Majalah Hai, Tabloid Nova, Majalah JIP, Majalah Fun, Majalah Ayo, Majalah XY Kids, Majalah Jakarta Jakarta, Majalah Intisari, Tabloid Citra dan Majalah Kawanku (Kompas)


Stasiun TV dan Radio yang Dimiliki Oleh Induk Perusahaannya:

Jawa Pos TV dan JTV Jatim (Jawa Pos)

Radio Sonora Network, Kompas TV dan KTV (Kompas)


Kolom dan Catatan Mingguan:

Halte Setiap hari Sabtu (Jawa Pos)

Analisis Setiap hari Kamis (Politik) dan Sabtu (Kebudayaan) (Kompas)


Peristiwa Besar yang Paling Berkesan:

Persebaya Juara Liga Indonesia Musim 1996/97 (Jawa Pos)

Peristiwa Mei 1998 (Kompas)


Informasi Para Tokoh-Tokoh:

Wawancara Bintang Minggu (Jawa Pos)

Nama dan Peristiwa (Kompas)


Jargon:

Berdasarkan Pancasila Mencerdaskan Bangsa (1983-2001), Padat Hangat Akurat (1986-1996), NonStop! (1996-97), Selalu Ada yang Baru! (2002-kini), Koran-Online-Televisi (2022-kini, Sub Slogan), Maju Bersama! (2024, Khusus HUT ke 75) dan Selalu Jernih (2025, Khusus HUT ke 76) (Jawa Pos) 

Amanat Hati Nurani Rakyat (1965-2002 (mulai 2002-sekarang jadi Sub Slogan)), Buka Mata dengan Kompas (2002-2005), Lintas Generasi (2005-2013), Inspirasi Lintas Generasi (2015-2016), Berubah Bersama/Beri Makna (2016-17), Bergerak Bersama (2017-2020), Kawan Dalam Perubahan (2020-21), Memberi Lebih (2021 (November-Desember)), Menjadi Lebih (2013-14 dan 2021 (Desember)-2023 (Desember)), Inspirasi Mencerahkan (Desember 2023-Januari 2024),  Multimedia Mencerahkan (Februari-Desember 2024), Multimedia Mencerahkan Lintas Generasi (Desember 2024-Februari 2025), Mencerahkan Lintas Generasi (Februari 2025-kini), Mencerahkan Indonesia (2025, Khusus HUT ke 60) dan #Mulaidaridiri (sebagai Jargon Spesial selama Ramadhan/Lebaran 1447H, tapi dijadikan Sub Slogan per April 2026) (Kompas)


Galeri Foto:

Lensa (Jawa Pos)

Foto Pekan Ini (Kompas) 


Acara Event yang Pernah Digelar:

Surabaya Green and Clean (Sudah Tak Lagi), Safety Riding (Sudah Tak Lagi), Keplek Ilat, MoKiBy, Health and Lifestyle Expo, Beauty Fest, Property Week, Ladies Market, Glowtopia, Edu Fun Fest, Health Care Expo dan Culinary Awards (Jawa Pos)

CEO Forum, IIMS, Bursa Taktis Ngalam (bersama Surya, Sudah Tak Lagi), Cycling de Jabar, Collaboration Forum, Kompas Talks, Festival Kata, KTF, Monas Half Marathon, Bandoeng 10K, Semarang 10K dan Borobudur Marathon (Kompas) 


Menjadi Media Resmi:

Tim Persebaya (1985-2008 dan 2017) dan Event DBL (2004-2017) (Jawa Pos)

Sea Games (1979, 1987, 1997 dan 2011), Pemilu (bersama KPU, 2019-2024), Jakarta Fair Kemayoran, LPS Monas Half Marathon dan Java Jazz (Kompas)


Produk Turunan:

JP Books (Sudah Tak Lagi) (Jawa Pos) 

Penerbit Buku Kompas dan Seri Buku Digital Kompas (Kompas)


Update:

Idul Adha Tahun Ini jatuh pada 29 Juni 2023 oleh Kemenag RI. Jadi Kalau Menunggu Kemungkinan, Koran Kompas yang Edisi HUT ke 58 Tetap Beredar pada 28 Juni nanti. dan Jika Ada Usul Muhammadiyah dan Pemerintah RI Libur Idul Adha 2023 jadi 2, Kemungkinan Akan Menggesernya, Mau Dimajukan atau Diundur. Mudah-Mudahan, Akan Menunggu Keputusan Libur Idul Adha 2023 dari Pihak Pemerintah RI. Jika Gagal Usulan Milik Pemerintah, Maka Libur Idul Adha Tetap 29 Juni. Mungkin Ada Teaser/Bocoran Untuk Koran Kompas dan Jawa Pos Dalam Rangka Menyambut Ultah yang Dekat Ini, Ada Edisi Khusus Kompas yang Ultah maupun Jawa Pos yang Ultah. Nantikan Saja Ya...


Update (lagi):

Tadi Aku Lihat Iklan HUT Koran Kompas di Edisi 20 Juni 2023 (bertepatan dengan HUT Kota Mojokerto Hari Ini), Tapi ada Temanya "Menyatukan Teknologi dengan Hati". Untuk Edisi Khusus HUTnya Tetap Beredar Sebelum Hari Raya Idul Adha Tahun ini yang Jatuh pada 29 Juni. Sebenarnya, Edisi Khusus HUT tahun ini masih ada Karena Menyambut Idul Adha yang Usul Cuti Bersama Seperti Perayaan Lain Seperti Waisak dan Idul Fitri. 


Update (lagi):

Hari Ini, Koran Kompas ada Kartun dan TTS Spesial HUT ke 58 dan Kemarin, Logo HUT ke 74 Jawa Pos muncul di Sampul Depan. Nantikan Edisi HUT kedua Koran ini Pada 28 Juni dan 1 Juli nanti. 


Update (lagi):

Tadi di Twitter Spaces, Koran Kompas Edisi HUT ke 58 Besok Beredar dengan Tebal 20+8 Halaman. Hanya Waktu Sehari Sebelum Merayakan Idul Kurban Tahun ini. 


Update (lagi):

Hari ini, Jawa Pos Berulang Tahun dan Masih Mengandalkan Edisi Tematis HUT ke 74.


Update (lagi):

Mulai Hari ini, Koran Jawa Pos dan Kompas ada Lipsus Piala Eropa 2024.


Update (lagi):

Di Koran Kompas Edisi Hari ini tadi ada Promo Spesial HUT ke 59 Harian Kompas, mulai dari Promo Langganan Cetak dan Non Cetak (EPaper), Serbu Gerai Kompas Edisi HUT ke 59 di 3 Kota besar (Jakarta, Jogjakarta dan Surabaya), Kompetisi Gempita dapat Rp. 30 Juta, Kupon Reward dari Mitra-Mitranya Koran Kompas dan Kompas.id, Learning Festival dan Terakhir TTS Challenge. Kalau HUT Jawa Pos ke 75 ada Undian Berhadiah Mobil, Motor, dll. Dalam Gebyar Pembaca Setia sejak Akhir Tahun lalu, Maka di HUT ke 59 Koran Kompas ada Banyak Promonya! 


Update (lagi) :

Hari ini ada Koran Kompas Edisi Spesial HUT ke 59, Dengan tema "ESG". Nantikan 3 Hari lagi ada Jawa Pos Edisi Spesial HUT ke 75 yang akan Beredar pada 1 Juli ini. 


Update (lagi) :

Hari ini ada Koran Jawa Pos Edisi Spesial HUT ke 75. Tebalnya 76 Halaman Khusus untuk Wilayah Surabaya, Gresik dan Sidoarjo. Sedangkan, di Luar Wilayah Surabaya, Gresik dan Sidoarjo, Berkurang jadi 32-40 Halaman karena ada Rubrik The Jakarta Khusus untuk Wilayah DKI Jakarta dan Bandung serta Bonus Jawa Pos Radar yang Tersebar di 35 Kota/Kabupaten di Jatim, 14 Kota/Kabupaten di Jawa Tengah/Jogjakarta dan 9 Kota/Kabupaten di Bali. 


Update (lagi) :

Direvisi Blog ini Sudah Dibuat dan Berkali-kali Update atau Revisi sejak Dibuat Postingannya pada Juni Tahun lalu. 


Update (lagi) :

Lagi-lagi Direvisi Tulisannya, Kan Kemungkinan Pemred Jawa Pos Siap Diganti Baru. 


Update (lagi) :

Kembali Direvisi lagi... Kan Tadi lihat Koran Kompas Edisi Hari ini (22/12/24) ada Jargon baru yang dianggap Kelanjutan dari Jargon Sebelumnya yang Biasanya dipakai Sepanjang 2024.


Update (lagi) :

Direvisi lagi yang Pertama di 2025, Sepertinya ada Perubahan Harga untuk Koran Kompas. Yang Jawa Pos Kemungkinan Harganya berubah, Kita Tunggu lah! 


Update (lagi) :

Postingan ini Direvisi pada 9/2/25. Karena adanya Jargon Baru Koran Kompas dalam rangka Menyongsong 6 Dekade pada Juni ini.


Update (lagi):

Postingan ini direvisi pada 16/2/25


Update (lagi):

Postingan ini direvisi pada 30/3/25


Update (lagi):

Postingan ini direvisi pada 19/5/25


Update (lagi):

Postingan ini direvisi pada 1/7/25


Update (lagi):

Postingan ini direvisi pada 2/7/25


Update (lagi):

Postingan ini direvisi pada 6/7/25


Update (lagi):

Postingan ini direvisi pada 11/7/25


Update (lagi):

Postingan ini direvisi pada 27/12/25


Update (lagi):

Postingan ini direvisi pada 18/1/26


Update (lagi):

Postingan ini direvisi pada 25/1/26


Update (lagi):

Postingan ini direvisi pada 19/2/26


Update (lagi):

Postingan ini direvisi pada 10/4/26


Update (lagi):

Postingan ini direvisi pada 2/5/26

Rabu, Mei 03, 2023

Koran Kompas Meliput Sea Games 2023, Bakal Mendulang Sukses?

Akhirnya, Hari Ini, Koran Kompas Bisa Meliput Sea Games 2023 yang Direncanakan Dihelat 2 Hari Lagi. Sama Seperti tahun lalu yang Sempat dibuat Postingan Blog tahun lalu. Nah, Salah Satu Koran yang Sempat Meraih Banyak Penghargaan di Masa Kegemilangannya, Bisa Membawa Semangat Sea Games tahun ini Buat Tim Indonesia. Kepercayaan Kompas yang Bisa Mengikuti Perkembangan Terkini Sea Games tahun ini (bersama Kompas.id).


Sampul Koran Kompas Edisi 3 Mei 2023


Menjelang HUT ke 58 yang Jatuh pada 28 Juni ini (Jika Sebelum Idul Kurban 1444H, Kemungkinan Menunggu Ditetapkan Kemenag RI untuk Bulan Zulhijjah), Koran ini Dipersiapkan ada Logo HUT tahun ini di Sampul Koran mulai 30 April 2023 (bertepatan dengan 9 Syawal 1444H atau Hari ke-9 Lebaran 2023). Seminggu Sebelum Sea Games digelar, Kompas menghadirkan Rubrik Spesial selama Seminggu (kecuali 1 Mei 2023 Tidak Bisa beredar), Yakni "Jelang Sea Games Kamboja 2023". Pembahasannya Dimulai dari Sepakbola Hingga Cabang Lainnya yang Menjadi Bagian dari Pesta Sea Games 2023. 


Sampul Koran Kompas Edisi 28 April 2023


Mulai Hari Ini, Kompas Mencantumkan 2 Nama Jurnalis yang Siap Meliput Pesta Olahraga Sea Games 2023, D Reynaldo Triwibowo dan I Gusti Agung Bagus Angga Putra. Jika Piala Dunia Tahun lalu ada Ihsan Mahar dan Yuniadhi di Qatar, Berarti Tahun Ini, Giliran Sea Games dengan 2 Nama Jurnalis yang Disebutkan Tadi. dan Mungkin Akan Mendulang Sukses Lipsus Piala Dunia Tahun Lalu maupun Final Liga Champions periode 90an-2000an yang ada di Tabloid Bola (Adiknya Koran Kompas sebelum Distop pada 2018). Kalau Anda Ingat, ketika Final Sepakbola Liga Champions Eropa digelar di Berbagai Negara Eropa Bergantian Setiap Tahunnya, Tabloid Bola jadi Penyajinya berkat Para Peliputnya di Berbagai Negara Eropa yang Jadi Tuan Rumah Final, Seperti Dian Savitri di Edisi 1999 dan 2000, Rayana Djakasuria di Edisi 1994, 1995 dan 2001, Dwi Widiyatmiko pada Tahun 2003, Weshley Hutagalung pada 2004 dan 2009, Bobby Arifin (kini di Jawa Pos) pada Edisi 2008, dll. Paling Sering, Pasti Bung Rayana yang Meliput Final Liga Champions Sebanyak 3x. Selain Final Liga Champions Eropa, ada Juga Sea Games dari edisi 1987 hingga 2017 yang Rutin Diliput di Tabloid Bola ketika Indonesia ikut Bertarung bersama Beberapa Negara Asia Tenggara lainnya. Paling Ingat, ada Sea Games 1999 yang Diliput Tjandra M. Amin di Brunei.

Semoga Saja, Pas Sea Games 2023 Nanti, Kompas Akan Mendulang Sukses, Okay!

Jangan Lupa Baca Setiap Hari sampai Sea Games Berakhir...

Sabtu, Januari 21, 2023

Catatanku Catatanmu (Edisi Weekend) : Besok Tidak Ada Koran Kompas, dkk. di Tahun Baru Cina, Jawa Pos Masih Ada! (Update)

Hari Ini, Sebanyak Merek Koran-Koran Indonesia semacam Kompas, Jawa Pos, Media Indonesia, Gu Ji Ri Bao (Bahasa Cina), The Jakarta Post (Bahasa Inggris), Pikiran Rakyat, Suara Merdeka, Bisnis Indonesia, Kontan, Super Ball, dll. Masih Beredar Selagi Menunggu Perayaan Tahun Baru Cina Esok Harinya. dan Keesokan Harinya, Semua Koran-Koran Tidak Bisa Beredar, kecuali Jawa Pos! Menurut Info yang Disampaikan dari Grup Penggemar TTS Kompas, Sejak Beberapa Hari Kemarin, Bahwa Kompas Edisi 22 Januari itu Masih Beredar atau Tidak? Jawabannya Tidak! Karena Semua Koran-Koran itu Tidak Beredar karena Libur Tanggal Merah dalam Rangka Perayaan Terbesarnya. Jawa Pos Saja sejak beredar pada 1949 itu Tak Berhenti-Henti membuat Berita Tanpa Cuti Saja meskipun dalam Perayaan Hari Raya semacam Lebaran dan Natal, Jawa Pos Masih Diandalkan untuk Menghadirkan Berita-Berita yang Luar Biasa! Sedangkan, Kompas yang Jadi Kompetitornya Koran Jawa Pos itu, Mesti Tak Bisa Beredar kala Merayakan Apa Saja semacam HUT RI, Idul Kurban (bukan Wa Idza Idil Qurba yang ada di Akhir Khutbah Jumat Kedua sebelum Sholat Jumat), Nyepi, Waisak dan Semacamnya. Sebagai Koran yang Meraih Prestasi Tinggi sepanjang 2022 (terutama Meraih Penghargaan di IPMA 2022) ini, Bisa Membuatnya #Menjadilebih Berani dan Berkelanjutan bukan dengan cara Hoaks. Percaya Deh, Koran Ini Mampu Bisa Memberitakan Apa Saja daripada Berita yang Masih Hoaks baru-baru ini. Bukan Hanya Kompas, tapi ada lagi, Media Indonesia, yang 2 Hari Kemarin, Serasa balik Nostalgia ke era 90an akhir ke 2000an awal, kala itu tulisan Media Indonesia bukan Atas dan Bawah, melainkan Kiri dan Kanan kalau tidak salah. Koran Ini masih sama Seperti Kompas yang Biasanya Tidak Beredar walaupun Mau Sambut Perayaannya. Ini Buktinya, Koran yang Berdiri sejak 53 tahun terakhir ini Membawa Perubahan tanpa adanya Ketakutan yang Biasanya. dan Buktiin, Koran-Koran di Hari Minggu Esok, Mesti Semua Tidak Ada! Kecuali Jawa Pos yang Masih Bertahan... dan Lusa (Senin), Semua Koran-Koran bisa Beredar Kembali... Insya Allah...


Update : Hari Ini, Sebagian Besar Koran-Koran di RI Tidak Dapat Beredar Karena Hari Ini Menyambut Imlek. Jadi Besok, Sebagian Besar Koran-Koran akan Kembali (Kecuali Kontan).

Sabtu, Oktober 08, 2022

Hani Fadzil di ERA dan Ahmad Dhani dari Dewa19/Ahmad Band mesti Ibaratnya Koran Kompas?

Seperti Tulisan Postingan di Wordpress Hampir 4 Tahun Lalu dimana Tabloid Bola Sudah Tamat Penerbitannya pada Oktober 2018 lalu, Walaupun Tabloid Ini Sudah Dikenang Sebagai Tabloid Andalan dunia Olahraga Khususnya. Jika Black Sabbath adalah Metalicanya yang Penyempurna, Tapi Jika Tabloid Bola adalah Penyempurna Untuk Memuat Berita Olahraga dan TV Nasional atau Internasional yang Menyiarkan Sepakbola dan Non-Sepakbola Ibarat 2 Musisi Rock Melegenda, Metalica dan Black Sabbath! Jadinya Tabloid Bola yang Sudah Mati (bersama Majalah Hai, Tabloid Soccer dan Lainnya) Mestinya Diibaratkan Koran Kompas dan Tabloid Kontan yang Sekarang Ini. Yuk Kita Bahas Cerita Ini. Selagi Koran Kompas, cs. Ga Beredar Hari Ini Karena Libur Maulidur Rasul.


Walaupun Koran Ini Sudah Comeback jadi Koran Terbesar dan Tertinggi diatas Jawa Pos, dkk. Berarti Koran Kompas bisa Ketiban Rezeki dengan Mengusung Jargon (Kembali) Baru "#Menjadilebih" tapi sudah Lama Menggunakan Tagline tersebut pada 2013 lalu. Koran Kompas bersama Websitenya, Kompas.id Ikut Meramaikan Sejarah Media Cetak Indonesia sepanjang 2022, dimana Nama Kompas jadi Populer dengan Berita-Berita yang Sangat Menarik dan Mendukung Jurnalisme Berkualitas sejak 57 tahun Terakhir. Sejak Tampilan Berubah per Januari 2018, Koran Kompas Langsung Tancap Gas menjadi Koran yang Begitu Luar Biasa Untuk Anak Muda hingga Lansia yang Ketinggalan Masa Digitalnya. Ketika Itu periode 2015-2020 adalah Masa Disrupsi Digitalisasi Setelah Banyak Merek Media Cetak Mati Suri Setelah Tabloid Soccer dan Gaul Memutuskan Untuk Mengakhiri Penerbitannya pada 2014 lalu. di awal Tahun ini, Kompas meningkatkan Jumlah Pembacanya yang awalnya 2,2 Juta menjadi lebih dari 3 Juta Saja dan Ditargetkan Mencapai 4-6 Juta Pembaca (Menunggu Hasilnya Lewat Iklan di Koran Ini). Tak Cuma Jumlah Pembaca di Awal Tahun 2022, tapi berbagai Penghargaan sudah diterima, pada Tahun lalu mengoleksi Berbagai Penghargaan mulai Dari IPMA 2021 (1 Perak dan 3 Emas), IYRA 2021 (1 Perunggu), Asia Media Awards 2021 (Emas dan Perunggu) dan Anugerah Dewan Pers 2021 Kategori Media Siber. tapi Tahun Ini, Kompas Menggondol Banyak Penghargaan Bergengsi seperti IPMA 2022 (7 Emas), Indonesia Wow Brand Awards 2022 (Gold Champions Kategori Koran), Anugerah Jurnalisme Adinegoro 2021, Asia Media Awards 2022 (Emas dan Perak), HUT SPS ke 76, InMA Awards, MAW Talk Awards Kategori Media Berpengaruh dan MH Thamrin Awards 2022 Kategori Tajuk. Hebatnya Koran Kompas Mampu bisa Menjadi Lebih Besar dan Nomor 1 di Indonesia (seperti Dituangkan dalam PDF Media Corporate 2021/22). Sepanjang 2022, Kompas Meramaikan Banyak Liputan Khusus yang Sangat Luar Biasa dan Peristiwa Besar dari Waktu ke Waktu menjadi pusat perhatian Rakyat, mulai dari Ekspedisi Tanah Papua yang Dimuat Setiap Sabtu selama 10 Edisi (Diibaratkan Gegar Vaganza 9 Tayang 10 Konser), Mudik Lebaran 2022 (April-Mei), Sea Games 2021 (Mei), Perang Rusia-Ukraina (Juni-Juli), NFT Kompas Diluncurkan (Juni), Berita Ferdy Sambo, Cycling De Jabar 2022, Berita Kematian Ratu Elizabeth II, dll. Kita Tentu Masih Ingat Peristiwa Reformasi 1998 yang Menjadi Tanda era Orde Baru Selesai, Bagaimana Y2K Bug yang Dianggap Error saat Menyambut awal 2000, Bagaimana 11 September bisa jadi Tragedi membesar di Dunia, Bagaimana Tragedi Tsunami Aceh yang Menjadi Bencana Begitu Besar menjelang Pembuka Tahun 2005, Bagaimana Gempa Jogjakarta yang Menjadi Peristiwa Paling Prihatin dalam Sejarah menyambut Pesta Bola Dunia di Jerman, Bagaimana Jokowi jadi Presiden yang Bisa Mencuri Pusat Perhatian Rakyat setelah SBY Pamit dari Jabatannya di RI1, Bagaimana Tragedi Brexit tahun 2016 karena Bisa Macet Begitu Parah, Bagaimana Pernikahan Kahiyang-Bobby Nasution yang Menjadi Perkawinan yang Dihadiri Banyak Tokoh Nasional (termasuk Jokowi dam Prabowo), Bagaimana Asian Games 2018 di Indonesia menjadi Tuan Rumah yang Makin Menggelegar dan Menemukan Energi Asia, Bagaimana Tsunami 2018 di Tanjung Lesung akibat Kematian Semua Personil Seventeen Band Tutup Usia kena Tsunami di Konser Malam Minggu (kecuali Ifan), Bagaimana Pelantikan Jokowi-KH Maruf Amin 2019 yang Dianggap Pelantikan yang Luar Biasa karena Dihadiri Paslon yang Kalah di Pemilu, Bagaimana PSBB di Berbagai Kota sepanjang 2020 mampu Mengatasi Pandemik Covid19 di Indonesia, Bagaimana Joe Biden Menang Besar di Pemilu Amerika Serikat 2020 mengalahkan Petahananya, Donald Trump, Bagaimana KRI Nanggala 402 yang Menjadi Tragedi Paling Luar Biasa saat Momen Ramadan 2021 di Masa Pandemik, Bagaimana Ismail Sabri Yaakob jadi Perdana Menteri Malaysia Baru Menggantikan Muhyiddin Yassin karena Terlalu Banyak Dukungannya dan Memperparah Pelaksanaan Pembatasan Sosial Pergerakan (Perintah Kawalan Pergerakan) sampai jadi Rencana Pemulihan (Pelan Pemulihan Negara), Bagaimana Tim Thomas Indonesia di 2021 Bisa Bangga karena Kembali Rebut Pialanya setelah hampir 2 Dekade lalu Berkat Kemenangan Jojo Christie menghancurkan Li Shifeng, tapi Benderanya Bukan Merah-Putih, melainkan Logo PBSI akibat Doping (jika Jadi Juara Piala AFF 2021/22 milik Thailand, berarti Tak Menggunakan Bendera Aslinya, melainkan Logo Timnas Thailand karena Doping Juga), Bagaimana Perang Ukraina dan Rusia bisa Membawa Kembali Spirit Perang Dunia Pertama dan Ke 2 dan Dipanggil Perang Dunia Ke 3, Bagaimana Konser Tur Dewa 19 di Prambanan yang Membuat Sejarah Besar antara Personil Sekarang (Dhani-Andra-Yuke-Agung-Ello-Virzha) dengan Personil Lama (Ari Lasso-Once-Tyo Nugros), Bagaimana Kasus Ferdy Sambo bisa Diakhiri atau Tidak bisa Diakhiri meskipun ada Wajah Putri Chandrawati yang Tak Disesali, atau Bagaimana Ratu Elizabeth II Meninggal pada Jumat Dini Hari karena Sakit. Ya, Saat itu Banyak Stasiun TV Nasional, Radio Lokal dan Website Berita terbesar Menyajikan dan Memberitakan Banyak Peristiwa-Peristiwa yang Diatas Tadi dan Menjadi Besar meskipun Banyak Tragedi atau Prestasi yang Membawa Perubahan di Negeri Ini dan Koran Kompas menyempurnakannya menjadi Suguhan Cerita dan Peristiwa di dalam Hati para Pemerhati dan Penggemarnya. Di Penyiaran Radio, Hani Fadzil disebut-sebut Sebagai Pengurus Kandungan sekaligus Mantan Penyiar Radio Terbesar di Malaysia, ERA sejak Pertengahan 2022 kembali ke Rumah Lamanya sejak setelah Akhir 2019 Dipecat karena Fokus ke Host Acara M-Pop di TV3 Malaysia, Melahirkan Anak Pertamanya, Bernama Faris Salazar hasil Pernikahannya dengan Obi Wan Faiz pada pertengahan 2017 (kalah Saingannya sama Siti Saleha dan Lutfi) dan Bertugas di Warung Pribadinya, Sila Rasa, Tapi ERA-lah menyempurnakannya berkat Program Baru sejak Juli lalu, Road Show 4 Kota Setiap Sabtu selama Bulan Agustus lalu dan Mengadakan Hari Olahraga Malaysia baru-baru ini. Saat Masih jadi Bos di ERA, Hani sering Merekam IGS dihadapan Penyiar-Penyiarnya seperti Radin, Danial, Zahier, Isha Norsham dan Munaabella. Di Dunia Musik, Ahmad Dhani disebut-sebut Sebagai Penemu Band dari Kota Pahlawan Surabaya dan Musisi Terbesar di Indonesia, Tapi Dewa 19, Ahmad Band dan Triad (bukan Geng GTA) adalah Penyempurnanya Karena Melahirkan Album-Albumnya yang Laris Manis dan Membuat Lagu-Lagu yang Jenius Sekali. Tak Cuma Dewa 19, Dhani ikut Menyumbang Lagu-Lagunya di Band Lain dan Artis-Artis yang Koleganya RCR atau Bukan. dan Jika TV, Radio dan Website yang Menyajikan Berita dan Peristiwa Besar seperti Reformasi 98, Y2K, Ferdy Sambo, dll. diibaratkan Antara Hani Fadzil dan Ahmad Dhani, maka Koran Kompas adalah Era Radio dan Dewa 19nya. Semakin Kuat Dalam Pemberitaan, Koran Kompas bisa Membuat Banyak Peristiwa yang Sangat Besar Sekali Tanpa Ada Hoaxnya dan Bisa jadi Koran Terbaik di Indonesia dengan Banyak Pencapaiannya.




Ahmad Dhani bersama Personil Lainnya dari Dewa 19



Hani bersama Penyiar-Penyiar Radio ERA






Walaupun Disamakan Antara Mantan Penyiar Radio Era (2014-2019) dan Salah Satu Personil Dewa 19/Ahmad Band, Bahwa Koran Kompas Semestinya Bisa Menjadi Lebih Bagus untuk Memberitakan Apa Saja yang Kamu Dibuat Secara Komprehensif. Sekedar Informasi, Hani memiliki Teman Dekatnya Seperti Yaya Zahir, Azira Shafinaz, Daiyan Trisha, Arisha, Adriana Adnan, dll. Sementara Dhani Memiliki 4 Anak yang Notabenenya adalah Hasil Pernikahannya dengan Maia Estianty dan Mulan Jameela, seperti Al, El Rummy, Dul Jaelani dan Shafiyah. Kejayaan Nama Radio Era berkat Kembalinya Hani Fadzil bergabung dan Dewa 19 berkat Ahmad Dhani bisa Menuai Kesuksesan seperti Koran Kompas yang Sudah Dapat Banyak Penghargaan Besar maupun Laris Manis Karena Memberitakan Banyak Cerita sepanjang 2022, seperti Perang Ukraina-Rusia yang Diliput Kris Mada (bukan Kris Tiara, itukan Lagu lama tahun 1991) bersama Harry Susilo, Kasus Ferdy Sambo hingga Tragedi Kanjuruhan yang Baru Seminggu Terjadi. Ini Buktinya Banyak Peristiwa jadi Disempurnakan lewat Koran Ini karena Adalah Perubahan untuk Semua dari Bung Karno hingga Jokowi. dan Satupun yang Bisa jadi Tukang Pemberitaan adalah, Sutta Dharmasaputra yang Merupakan Pemimpin Redaksi Koran Kompas yang Sekarang ini (sejak sekitar April/Mei 2020). Sutta adalah Kakak Kandungnya Metta Dharmasaputra yang Merupakan Orang Besar di Majalah Tempo (Majalah Terbesar di Indonesia dan Sempat Diet Terbit kisaran tahun 1994-1998). Sebelum ada Sutta, Nama-Nama Lama pun Pernah jadi Pemimpin Redaksi dari Awal Penerbitan Hingga Kini, mulai dari (alm) Jakob Oetama dari Tahun 1965 hingga 2000 (sejak 1980 hingga 2000, Pemred Merangkap Pemimpin Umum karena PK Ojong Meninggal), Suryopratomo (kini Dubes Indonesia di Singapura) (2000-2008), Bambang SP (2008-09), Rikard Bangun (kini Bos Kompas TV) (2009-2014), Budiman Tanurejo (kini Wakil Pemimpin Umum Kompas) (2014-2018) dan Ninuk Mardiana Pambudy (2018-2020). sejak awal tahun 2000, Sutta Sudah Bergabung ke Koran Ini berkat Direstui (alm) Jakob Oetama di Palmerah Selatan, kala itu Menerbitkan Edisi Khusus HUT Ke 35 dan HUT RI. dan Setelah 2 Dekade bergabung, Akhirnya Sutta sudah Jadi Pemred. di Masa Kepemimpinannya, Sutta Bisa Membawa Keajaiban mulai dari Menerbitkan Edisi HUT ke 55 pada Juni 2020, Edisi Khusus HUT RI 2020 bertemakan "Wajah Solidaritas" yang Beredar 16 Agustus 2020 lalu, Edisi Khusus 6 Bulan Pandemik yang Beredar 2 September 2020 lalu, Edisi Tematis Hari Ibu yang Beredar 22 Desember 2020 lalu, Edisi Khusus KRI Nanggala 402 dan Ekonomi Kreatif yang Beredar pada Hari Ke 14 Ramadan 1442H (26 April 2021) lalu dan Langsung jadi Sampul Terbaik 2022 versi IPMA, Edisi Khusus HUT ke 56 bertemakan "Fenomena Banjir Informasi" yang Beredar pada HUT Kompas 2021, Edisi Tematis HUT RI 2021 bertemakan "Indonesia Pantang Menyerah" beredar pada 16 Agustus 2021 lalu, Edisi Khusus HUT ke 57 dengan 2 Sampul Berbeda antara NFT Karya Rakajana dan Edisi Hari Jadi dengan Kartun Gedung-Gedung dari Langit dan Edisi Khusus HUT RI 2022 menampilkan Foto-Foto Keindahan Indonesia yang Beredar pada 16 Agustus Lalu. Tak Hanya Itu, Inovasi pun Masih Berbeda saat Beliau jadi Pemred, mulai dari Ekspedisi Tanah Papua, Borobudur Marathon, Cycling De Jabar, dll. Tak Hanya Itu, Sejumlah Prestasi yang Diterima ketika Sutta jadi Tukang Pemberitaannya, mulai dari Wow Brand Awards Kategori Koran, IPMA, Anugerah Jurnalisme Adinegoro, dll. Sutta Memang Bekerja Keras demi Sebuah Koran yang Bisa Dibaca untuk Seluruh Rakyat Indonesia dan Bisa Mengalahkan Nama-Nama Koran Sejenis lainnya, seperti Jawa Pos, Media Indonesia, Republika, Bisnis Indonesia, dll. Langsung Laku Keras!

Itulah Tulisan Saya yang Membuat Saya Makin Nostalgia dan Makin Inspiratif...

Salam Maulid Nabi (aka Maulidur Rasul) 1444H...


Sumbernya: Wordpress, Blogspot, Google dan Wikipedia


Senin, Mei 09, 2022

Sambut Sea Games 2022, Koran Kompas siap siap Jadi Pilihan Nomor 1 Seperti Tabloid Bola zaman dulu?

Sea Games 2022 sudah dekat, tapi Masih Berlangsungnya Piala Thomas & Uber 2022 di Bangkok. Entah Kenapa, Koran Kompas masih jadi Andalan Pembaca untuk Memberi Referensi Sea Games yang #MenjadiLebih (jargon yang digunakan sekarang)? Karena Koran tersebut bisa Mendapatkan Berita Berita Sea Games terbaru sepanjang Pesta Olahraga terbesar ini. Mungkin bisa Sedahsyat Liputan Nataru akhir tahun lalu dan Lebaran baru baru ini menjadi Signaturenya Kompas sejak dulu hingga sekarang (mulai Terbit 1965). Tidak kalah dengan Nama Koran Sejenisnya, seperti Pikiran Rakyat, Jawa Pos, Rakyat Merdeka, Suara Merdeka, Media Indonesia, Republika, dll. yang Memberitakan Mudik, Lebaran, Arus Balik dan Penyakit Hepatitis yang Baru Baru ini jadi Heboh, Kompas langsung membawa Perubahan, demi Teman yang Dipercaya untuk Menyajikan Laporan tanpa Batas, Bukan Biasa Biasa Besty... Sebagai Koran terunggul yang Meraih Penghargaan 10x sepanjang 2021-22 ini, Kompas maupun Kompas.id Tetap Sajikan Laporan Khasnya, apalagi Sea Games 2022 bakal siap didepan mata mulai 12 hingga 23 Mei nanti. Berkaca Pada Sea Games 2019 (hampir 3 tahun lalu), Kompas ikut Meramaikan Lipsus Sea Games 2019 dan Lengkap dengan Kuis Berhadiah serta, tak ketinggalan, KFC menjadi Sponsor di Koran tersebut. ada Banyak Berita yang Sudah dimuat seperti Emas di Ajang Bulutangkis Beregu (Putra/Putri), Kekalahan Indonesia di Final Sepakbola U23 dan Kerusakan Sedikit Sebagian Venue Sea Games 2019. sedangkan Sea Games-Sea Games sebelumnya, Ikut meramaikan Lipususnya juga, seperti 2017 (Agustus, berbarengan sama KLFW 2017), 2015 (Juni, jelang Ramadan 1436H), 2013 (Desember, 4 Bulan jelang Pemilu Legislatif 2014), 2011 (November, Tuan Rumah Indonesia), dll. Ini Dianggap, Kompas lebih sering Meliput Pesta Olahraga Asia Tenggara sebanyak 22-23 Kali sejak Penerbitannya pada Juni 1965! dimulai sejak Sea Games 1977 di Malaysia yang Pertama Kalinya, Indonesia jadi Debutan sekaligus Juara Umum! itu hebatnya Koran terbesar di Indonesia yang Memiliki Jurnalisme yang Berkualitas... dan Mudah Mudahan, Kompas akan jadi Koran Nomor 1 di Indonesia karena berkat Liputan Ramadan 2022, Mudik 2022 dan Sea Games 2022 seperti Tabloid Bola dulu (sekitar 1999/2000)! Kita Tunggu Saja...

Rabu, April 06, 2022

(Menuju) Kompas #MenjadiLebih Dominan seperti era 90-2000an dan Tabloid Bola di Era 90-2000an

Beberapa Postingan Sebelumnya Sudah Dihapus, Tapi Jangan Banyak Tulisan dan Bahasannya... Seminggu Kemarin, IPMA 2022 Berlangsung di Jogjakarta, Walaupun Nama Kompas dan Koran Lainnya (yang dari KG Media Group) banyak yang dominan semisal Tribun Jogja, Bangka Pos, Pos Belitung, Tribun Lampung, Surya, Warta Kota, Banjarmasin Post, dll. Ini Pasti Mengalahkan Nama Koran Lain dari Daerahnya seperti Radar Banjarmasin (Grup JP), Sumatera Xpress (Grup JP), Pikiran Rakyat, dll. Bicara Kompas, Memang Selalu Seperti zaman 90-2000an maupun Tabloid Bola zaman 90-2000an apalagi di Era Puncaknya yang Selalu banyak Peristiwa Penting semacam Aceh Tsunami, 11 September 2001, Krisis Moneter, Kerusuhan 1998, dll. Keren Sekali... Kembali ke periode akhir 90an-2000an, adalah era Emasnya Tabloid Bola setelah Edisi Selasa mulai terbit yang Melengkapi Edisi Jumat. Puncak Terbitnya Tabloid Bola itu Selalu ada Banyak Peristiwa yang Menjadi Trending di Masa Lalu, semisal Sea Games 1997, Piala Dunia 1998, Final Liga Champions, Piala Eropa 2000, dll. apalagi sudah jadi Nomor 1 di Indonesia. Coba Dikutip dari Tulisan Ignatius Sunito di Bola Edisi Terakhir yang Terbit akhir Oktober 2018 silam: "dalam perjalanannya, BOLA tidak saja memberi warna di dinamikanya olahraga nasional maupun internasional, khususnya dunia sepakbola, sehingga merebut predikat terbitan tabloid nomor 1 di Indonesia. Hal itu didapat berdasarkan hasil survei lembaga ICSA Indonesian Customer Satisfacation Award bersama Majalah Bisnis SWA tahun 2000. Kategorinya adalah Content (Isi), mudah diperoleh di mana saja, dan harga terjangkau. BOLA benar-benar ikut menikmati zaman literasi, berhasil membangkitkan pasar anak anak muda yang saat itu masih belum terkontaminasi digital." Kutipan Tersebut Mengatakan Bahwa, Tabloid Ini sudah jadi Nomor 1 di Indonesia dengan Penjualan besar terutama yang Genre Macam Macam (termasuk Olahraga). walaupun ada Penghalangnya Beberapa Tabloid andalan Lainnya (seperti Go, Bintang Indonesia, Citra, Otomotif, dll.), berarti Tabloid Bola layak jadi Pilihan banyak Orang yang Mesti Membacanya, terutama ada Berita Serie A Italia, Premier League Inggris, Champions League, Thomas & Uber, NBA, F1, dll. Contohnya, Sepanjang 2000 (Januari hingga Desember), Tabloid Bola Selalu Dominan dan Mampu Memuat Berita dan Foto yang Mempunyai Peristiwa yang Begitu Besar, seperti Piala Eropa di Belanda-Belgia yang Menyaksikan Prancis Juara, Thomas Cup di Malaysia yang Menyaksikan Indonesia Juara, Olimpiade 2000 yang Menghadirkan sang Atlet dari Timur Lisa Rumbewas yang Curi Perhatian karena mendapat Medali Perak, F1 dengan Kemenangan Besar Michael Schumacher jadi Juara Dunia dan Serie A memasuki era Emasnya. sementara di 2001-2004 ada banyak peristiwa yang Lumayan karena Masih di era Puncak, seperti Anugerah Olahraga Indonesia 2000-2001 yang Disiarkan Live di RCTI, Sea Games 2001 di Malaysia, F1 di Masa Jayanya lagi, Tim Ibukota, Persija Juara Liga Indonesia VII, Piala Dunia 2002 yang pertama kali di Asia sebagai Tuan Rumah sekaligus Brasil juara, Dahsyatnya Fulham dan Chievo jadi Pendatang Baru di beberapa Liga Kasta Atas, Hijrahnya Zidane, Ronaldo dan Beckham ke Madrid, AS Roma juara musim 2000-01, Real Madrid juara musim 2002-03, Persik Kediri juara Liga Indonesia IX, Yunani Juara Piala Eropa 2004, Rooney si Pendatang baru yang Main di Everton dan MU dan Porto Juara Liga Champions 2004 mengalahkan Monaco. lalu, di periode 2005-2008, adalah berakhirnya masa emasnya, malah ada nama Tabloid Soccer sebagai Alternatifnya untuk Memberi Referensi dunia Sepakbola. Tapi sudah ada Lawannya, meskipun bisa Beli 2 Tabloidnya (tapi dari KG Media Group juga), kalau Tabloid Bola tanpa diberi posternya, tapi Tabloid Soccer bisa dapat Posternya secara Cuma Cuma. Sekarang Sudah Tak Lagi namanya, dan Memilih ke Koran Kompas yang Bisa #MenjadiLebih dengan Berita yang Sangat Update untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas sejak dulu. di Tahun Macan ini, Koran Kompas bakal kembali ke Puncaknya seperti di era 90-2000an maupun Tabloid Bola di era 90-2000an saat itu Serie A ada di Masa Jayanya. banyak yang dibilang, Koran Kompas meraih banyak Penghargaan yang Lumayan sekali di tahun ini, seperti IPMA 2022 Surat Kabar Nasional Terbaik (Emas), IPMA 2022 Fotografi Travelling Terbaik (Emas), IPMA 2022 Fotografi Olahraga Terbaik (Emas), IPMA 2022 Infografis Terbaik (Emas), IPMA 2022 Laporan Investigasi Surat Kabar Terbaik (Emas), IPMA 2022 Editorial Surat Kabar Terbaik (Emas), IPMA 2022 General News Online Terbaik (Emas) dan Indonesia Wow Brand Award 2022 Gold Champion Kategori Surat Kabar. 8 Emas Sudah Tercapai, ditambah 1 Lagi, yakni, Peraih Kategori Media Cetak Liputan Mendalam di Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2022. Tahun Lalu, Kompas meraih Penghargaan terbanyak, seperti Gold Award di WAN IFRA Awards, IYRA 2021 Bronze Awards, IPMA 2021 Silver Awards Kategori Surat Kabar Nasional Terbaik, IPMA 2021 Gold Awards Kategori Editorial, Infografis dan Fotografi Olahraga Terbaik dan IPMA 2021 Silver Awards Kategori Laporan Investigasi Terbaik. Buktinya, Koran Ini Mampu menyajikan Berita yang Lebih Memahami di Indonesia dan Dunia, contohnya Liputan Mendalam yang ada di Edisi Senin ataupun Kamis-Sabtu dan satu lagi, Edisi Minggu. tambahan, ada Edisi Khusus di Saat yang Spesial sekali. untuk Lihat Potret kehidupan negeri ini, ada di Foto Pekan Ini setiap Minggu dan banyak seputar permasalahan Kesehatan maupun Investasi, semua ada di Akhir Pekan (Konsultasi) setiap Sabtu. Seandainya Saja, Koran ini Layak Kembali ke Nomor 1 seperti dulu! Sepanjang Ramadan dan Lebaran ini, Kompas Memuat Jadwal Singkat Imsakiyah Ramadan yang Lengkap dengan Sponsornya, Bank BRI dan Ada Liputan Khusus Mudik Lebaran 2022 yang akan hadir di Pertengahan/Akhir April nanti dan Mungkin akan Menirunya Tabloid Bola di Era 90an-2000an yang ada Liputan Khusus di Event Eventnya maupun Sponsor di Sampul Halaman 1. Jika saat Ramadan-Lebaran berlangsung di Tahun Ini, Mungkin Kompas bakal dominan dan jadi Nomor 1 seperti zaman 90an-2000an maupun Tabloid Bola di periode 90-2000an? Kita tunggu saja Lurd, Insya Allah bakal #MenjadiLebih Dominan...


Catatan Kecil:
-Koran Kompas di 2022 Bakal jadi Dominan (kembali) dan Nomor 1 di Indonesia, karena Meraih Penghargaan Sebanyak 9x (AJA 2022, IPMA 2022 dan Indonesia Wow Brand 2022) meniru era 2000-2005 kala itu Suryopratomo jadi Pemred, ada Tabloid Euro 2000 dan Jargon Khas di Iklannya "Buka Mata dengan KOMPAS" dan Tabloid Bola era 90-2000an kala itu era emasnya Liga Italia, Liga Champions Eropa, NBA dan F1.
-Tagline #MenjadiLebih sudah digunakan mulai Edisi Spesial Laporan 2021 yang beredar 31 Desember tahun lalu, menggantikan "Kawan dalam Perubahan" dan "Memberi Lebih".