Selasa, November 08, 2022

Agenda 16 Besar Liga Champions 2022/23

Ini Dia Agenda 16 Besar Liga Champions 2022/23 (waktunya Berdasarkan WIB/TA/T)


AC Milan vs Tottenham Hotspur (15/2/2023)

PSG vs Bayern Munich (15/2/2023)

Borussia Dortmund vs Chelsea (16/2/2023)

Club Brugge vs Benfica (16/2/2023)

Frankfurt vs Napoli (22/2/2023)

Liverpool vs Real Madrid (22/2/2023)

Leipzig vs Manchester City (23/2/2023)

Inter Milan vs Porto (23/2/2023)

Benfica vs Club Brugge (8/3/2023)

Chelsea vs Borussia Dortmund (8/3/2023)

Bayern Munich vs PSG (9/3/2023)

Tottenham Hotspur vs AC Milan (9/3/2023)

Manchester City vs Leipzig (15/3/2023)

Porto vs Inter Milan (15/3/2023)

Napoli vs Frankfurt (16/3/2023)

Real Madrid vs Liverpool (16/3/2023)


Sebagian Kecil Laga-Laganya adalah Laga Mirip dengan Finalnya...

Selasa, November 01, 2022

Musik (Tiruan) : Lagu Bertema Piala Dunia dan Olimpiade dari Masa ke Masa (update)

Masuk Bulan November dan Seperti Biasa, Kita Akan Posting Perdana Bulan 11. Karena Bulan Ini adalah Bulannya Piala Dunia 2022, Pemilu Malaysia dan G20 Indonesia yang akan Digelar di Pertengahan Bulan Ini! Nah, Anda Bagi Tahu, Kita Mesti Mendengar Lagu-Lagu Olaharaga Khusus untuk Menyelenggarakan Pesta Olahraga Semacam Piala Dunia, Eropa, Amerika dan Olimpiade yang Pasti Digelar Setiap 4 Tahun Saja... Nah, Kita Akan Simak Berbagai Lagu Untuk Event Piala Dunia dan Olimpiade dari Masa ke Masa...


1988 - One Moment In Time


Sebuah Lagu Olimpiade Paling Luar Biasa ketika Digelar di Seoul pada 1988. Whitney Houston Selaku Diva Terbesar di Dunia Menyanyikan Lagu yang Spesial Berentak Slow. dan Lagu Ini dijadikan Sebagai Tongkat Estafet Merayakan Para Atlet Berlaga lewat Olimpiade 1988. di Tahun Tersebut, 3 Atlet Indonesia Pertama Kali Merebut Medali di Cabang Panahan.


1990 - Unestate Italiana dan To Be Number One


Antara Lagu Unestate Italiana dan To Be Number One adalah Sama Aransemennya, Beda Liriknya. Itulah 2 Lagu Resmi Piala Dunia yang Memiliki 2 Bahasa Berbeda, baik Italia dan Inggris. Lagu Ini menjadi Penyemangat Para Bintang-Bintang yang Bisa Berlaga lewat Piala Dunia 1990 di Italia yang berlangsung dari 8 Juni hingga 8 Juli 1990. yang Versi Italia dinyanyikan Kolaborasi antara Edoardo Bennato dan Gianna Nannini.


1992 - Amigos Para Siempre


Semangat Olimpiade diteruskan Lewat Lagu Resminya yang dirilis saat Olimpiade 1992 digelar di Batcelona, judulnya Amigos Para Siempre (Friends of Life). Lagunya Lirik menggunakan 100 Persen Bahasa Spanyol dan Kalah dari Lagunya Whitney Houston Berjudul One Moment in Time saat Seoul 1988 digelar. di Tahun yang Sama, Paling Diingat, Indonesia pertama Kalinya Merebut Emas di Cabang Bulutangkis, diantaranya adalah Alan Budikusuma dan Susi Susanti. 


1994 - Gloryland


Lagu Gloryland adalah Judul Lagu untuk Merayakan Pesta Bola Dunia yang Berlangsung di Amerika Serikat dibawah Naungan Presiden AS kala itu, Bill Clinton. Lagu Ini Kerap Didengar lewat Radio dan TV di Indonesia ketika Piala Dunia dimulai pada 18 Juni hingga 18 Juli 1994. Daryl Hall dan Sounds of Blackness Sebagai Pelantun lewat Tembang Ini.


1996 - Reach


Berikutnya adalah Lagu Reach dari Gloria Estefan. Lagu yang Dirilis pada pertengahan 1996 ini Bertujuan untuk Menyemangati Para Atlet-Atlet yang Berjuang di Olimpiade 1996 di Atlanta. dan Paling Diinget, Ketika lagu Ini Digaungkan, Nama Ricky Soebagdja dan Rexy Mainaky dari Indonesia berhasil Merebut Emas lewat Ganda Putra Bulutangkis Olimpiade 1996 serta Timnas Nigeria menjadi Juara Sepakbola Olimpiade 1996.


1998 - La Copa De La Vida (The Cup of Life)


Bisa Dibayangkan, Adalah Lagu yang Menjadi Viral pada Masa Reformasi ketika itu. La Copa De La Vida (The Cup of Life) menjadi Penendang Popularitas Ricky Martin di Penghujung 90an kala Dewa 19 lagi Bangkrut setelah setahun Pandawa 5 Dirilis. Lagu Ini Dibuat oleh Desmond Child dan Robi Rosa dan Berhasil Merajai Chart-Chart di Berbagai Negara di Belahan Dunia sepanjang 1998. Setahun Berselang, Beliau Merilis Single Livin La Vida Loca yang menjadi Viral juga dan Mendulang Sukses Lagu Sebelumnya. di Periode 1998-99, adalah Masa Jayanya Ricky Martin yang Mampu Menggusur Dewa 19 dari Belantika Musik akibat Bangkrut. Beberapa Lagunya Sebagai Penghibur untuk Mengatasi Krisis Moneter dan Reformasi yang Masih Bergejolak. di Indonesia, beberapa Lagunya yang Mirip dengan Lagu Resmi Turnamen Piala Dunia di Prancis, seperti Halnya Tari Samba Ale Ale dari Trio Kwek Kwek yang Dicipta (alm) Papa T. Bob dan Lagunya Lagu Bola milik P Project.




2000 - Campione dan The Flame


Ini Adalah Lagu Untuk Penyemangat Piala Eropa dan Olimpiade yang Digelar 22 Tahun Lalu, Salah Satunya adalah Campione yang Dinyanyikan oleh E Type. Lagu Tersebut Menggunakan Musik Dance dan Remix yang Bernuansa Millenium dan Menjadikannya Sebagai Lagu Untuk Penyemangat Para Bintang-Bintang Piala Eropa ataupun Olimpiade. di Tahun Tersebut saat Olimpiade digelar, Beberapa Atlet Indonesia berhasil Meraih Medali, seperti Lisa Rumbewas Meraih Perak di Ajang Angkat Besi, Tri Kusharyanto dan Hendrawan Meraih Perak di Ajang Bulutangkis dan Candra Wijaya dan Tony Gunawan Meraih Emas di Ajang Bulutangkis. Selain Lagu Campione, ada Juga Lagu The Flame yang Dinyanyikan oleh Tina Arena.





2002 - Boom dan Work of Heaven


Piala Dunia pertama Kalinya di Asia Timur antara Jepang dan Korea Selatan yang Digelar 2 dekade lalu. Anastacia sebagai Pengawal Lagu Resmi Pesta Bola Dunia di 2 Negara Asia Timur yang Berlangsung pada Mei-Juni 2002. Lagunya Begitu Enerjik dan Tak Segemerlap dari Lagu Piala Dunia Sebelumnya. Selain Itu, di Indonesia, Nama Padi Reborn dan Dewa 19 Ikut Meramaikan Lagu Untuk Piala Dunia 2002, seperti Halnya Work of Heaven dan Sang Juara.



2004 - Olympic Dream


Pesta Olahraga Dunia 2004 dimeriahkan lewat Lagu Olympic Dream dari Maksim Mrvica. Lagu Tersebut Kurang Heboh dari Lagu-Lagu Penyemangat Olimpiade maupun Piala Dunia lainnya. di Tahun Itu, TV Indonesia masih Menyiarkan Olimpiade 2004 lewat TV Berlangganan saingannya Indovision (kini MNC Vision) dan TelkomVision (kini Trans Vision). dan Paling Diingat, Taufik Hidayat dan Sony Dwi Kuncoro berhasil Merebut Emas dan Perunggu di Ajang Bulutangkis.


2006 - The Time of Our Lives, Pemenang, Hip's Don't Lie dan Celebrate The Day


Ini Dikira Lagu Romantis! Walaupun Ini Berbeda dari Lagu Resmi Piala Dunia lainnya, The Time of Our Lives jadi Andalan Untuk Para Penikmat Musik dan Pecinta Olahraga! Kolaborasi Besar Toni Braxton dan Il Divo mempersembahkan Sebuah Mahakarya Terbaik sepanjang 2006 dan Musik yang Menghentak Slow... Berkelas dari Lagu-Lagu Lainnya. di Indonesia, Ada Lagu Pemenang dari Band No. 1 di Jogjakarta, Sheila On 7 yang Dimuat di 2 Album berbeda, Baik Voice From The FIFA World Cup dan 507. Sama-Sama dibawah label Sony Music (dulu Sony BMG). Celebrate The Day dan Hip's Don't Lie juga dijadikan Sebagai Lagu Soundtrack Piala Dunia 2006 selain kedua judul yang Sama.





2008 - You and Me


Panggung Olimpiade di Beijing 2008, Tak Lengkap kalau rasanya Tak ada Lagu Resminya. Lagu Resmi berjudul You and Me ini Dinyanyikan Oleh Kolaborasi Sarah Brightman dan Liu Huan. di Tahun itu, Indonesia masih Ikut karena Beberapanya yang Pendatang Baru atau Tampil Terakhir, seperti Halnya Lisa Rumbewas, Eko Yuli Irawan, (alm) Markis Kido dan Hendra Setiawan. Sebagiannya Meraih Emas dan Sebagiannya Tidak.


2010 - Waka Waka (This Time for Africa)


Boleh Dibilang, Lagunya Lebih Laku dari Gangnam Style yang Beredar 2 Tahun Setelahnya. Waka Waka (This Time for Africa) sebagai Penyemangat Sepakbola dan Olahraga di Dunia yang Dinyanyikan oleh Shakira dan Berentak Rancak. Ini Adalah Lagu Viral pertama di 2010an sebelum hadirnya Beberapa Lagu Viral lainnya seperti Gangnam Style hingga Kill This Love. Terdapat Juga versi Bahasa Spanyolnya.


2012 - Survival


Tak Sehebat Lagu Waka Waka ataupun Gangnam Style, Lagu Survival menjadi Penyemangat Para Atlet yang Berjuang lewat Olimpiade 2012 di London. Bergenre Rock itu Bisa Dipadukan dengan Orkestranya. Grup Musik terbesar dari Inggris, Muse Ikut Mengawal Kehebohan London 2012. di Tahun Tersebut, Para Atlet Indonesia jarang Meraih Emas, tapi Fokus pada Meraih Perak dan Perunggu lewat Cabang Angkat Besi Seperti Triyatno dan Eko Yuli Irawan.


2014 - We Are One (Ole Ola) dan La La La


Ini Lagu Paling Heboh saat Momen Piala Dunia 2014 di Brasil! Kolaborasi Besar Pitbull, Claudia Leitte dan Jennifer Lopez bersatu lewat Lagu We Are One (Ole Ola). Lagu Ini Sangat Keren karena dijadikan Sebagai Backsound Iklan Salah Satu Operator No. 1 di Indonesia ketika Piala Dunia masih berjalan. Sementara Itu, Lagu La La La hadir dengan 2 Versi Berbeda, Baik versi Asli dan versi Piala Dunia 2014.



2016 - Rise dan This One's For You





Tak Sekeren Lagu We Are One atau Lainnya. Lagu This One's For You dan Rise jadi Lagu buat Penyemangat Para Atlet-Atlet Terbaik lewat Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro. Katy Perry menawarkannya untuk Membuat Lagu Resmi Pesta Olahraga Dunia untuk Pemirsa NBC Sport, Sedangkan Zara Larsson bersama David Guetta menawarkan Lagu Khusus Piala Eropa di Prancis. dan Momen yang Berkesan bagi Atlet Indonesia, bisa Kembali ke Emas saat Bertarung di Bulutangkis setelah 8 Tahun Puasa Gelar.


2018 - Live It Up 


Seandainya Saja bakal Head to Head dengan Lagu Meraih Bintang milik Via Vallen, Lagu Live it Up jadi Pembicaraan Hangat di Dunia Musik saat Piala Dunia bisa Dimulai! Era Istefi, Will Smith dan Nicky Jam bertiga menghadirkan Single Lagu paling Luar Biasa dari Lagu Dudududu dari BlackPink atau Keke dari Drake yang jadi Viral sepanjang 2018.


2021 - We Are The People


Panggung Piala Eropa dan Olimpiade di Tahun 2021, Belum Lengkap tanpa Ada Soundtracknya, We Are The People yang Merupakan Lagu Kolaborasi antara Bono U2, Martin Garrix dan The Edge. Sebenarnya, Lagu Tersebut jadi Backsound untuk Opening TV Piala Eropa 2021 (sebelumnya Sempat Ditunda dari tahun 2020). Lagu Ini menjadi Lagu buat Penyemangat Para Bintang-Bintang Piala Eropa 2021, Piala Amerika 2021 dan Olimpiade 2021. di Tahun 2021, Banyak Atlet Indonesia bisa Meraih Medali Tiga-Tiganya, seperti Halnya Windy Cantika Aisyah merebut Perunggu, Eko Yuli merebut Perak dan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu merebut Emas. 


2022 - Hayya Hayya, Light The Sky, Tukoh Taka, Arhbo dan Dreamers


Piala Dunia 2022 siap Digelar di Qatar! Ada Lagu Khusus Piala Dunia di Qatar, mulai dari Hayya Hayya yang Dirilis April lalu dan Light The Sky yang Dirilis bulan Oktober lalu. Sebagai Lagu Penyemangat Piala Dunia di Qatar yang Akan Dimulai pada 20 November 2022. Termasuk Juga Lagu Dreamers, Arhbo dan Tukoh Taka.






Itu Tadi, Sekilas Lagu-Lagu Bertemakan Piala Dunia atau Olimpiade dari Masa ke Masa. dan Insya Allah, Lagu Ini Bakal siap Menyemangati Para Bintang-Bintang Piala Dunia di Qatar Nanti termasuk Para Pemimpin Dunia G20 di G20 Indonesia pada 15-16 November dan Calon Anggota Parlemen Malaysia di PRU (Pemilu) Malaysia pada 19 November nanti.



Jangan Lupa, Baca Info Seputar Musik Indonesia dan Internasional, Hanya di Halaman Musik dari Koran Jawa Pos Setiap hari Minggu! Halaman Ini akan Menjadi Legacynya Majalah NewsMusik yang Dulu Populer di Pasaran awal 2000an, Halaman Chart Clear Top 10 atau Chart NewsMusik di Majalah yang Sama dan Chart Ampuh di Majalah Gadis atau Aneka.


Sumber : Diolah dari Berbagai Sumber

Senin, Oktober 24, 2022

10 Lagu Terbaik di RIM x ERA Charts Edisi 22-23 Oktober 2022

10. Noh Salleh - Angin Kencang



09. Hujan - Kotak Hati



08. Aizat Amdan - Hanya Yang Kau Mampu



07. 6ixth Sense - Yang Sempurnakanku



06. Insomniacks - Reminisensi



05. Hujan - Aku Skandal



04. Insomniacks - Pulang



03. Nuha/Naufal - Casablanca



02. Insomniacks - Sempurna



01. Joe Flizzow/SonaOne - Satu Malam di Temasek



Keterangan : 
-Lagu Casablanca Milik Nuha Bahrin dan Naufal Azrin Tak Lagi jadi Nomor 1 di Chart RIM bersama ERA karena Dikuasai Lagu Lainnya, Sempat jadi Nomor 1 sepanjang Juli hingga Agustus/September 2022
-Pertama Kali Masuk Chart RIM pada awal Juli 2022 kala itu Lagunya Baru Rilis Videonya di Youtube pada Awal Juni 2022 dan Bersaing Dengan Lagu Cinta Sejati milik Aiman Sidek dan Alin Sidek
-Mengulang Spirit Album Bintang 5 dan Cintailah Cinta dari Band Dewa 19 yang Rekornya Mencapai Lebih dari 1 Juta Kopi dan Mendapatkan Berkali-kali Platinum Awards dari Pihak Label (Aquarius)


Kamis, Oktober 20, 2022

Banyak Agenda di November Nanti

Bulan Depan, Kita Akan Merayakan G20 Indonesia di Bali, Piala Dunia 2022 di Qatar dan Satu Lagi, ada yang Spesial, Pemilu Malaysia 2022 digelar pada November nanti... Sudah Saatnya Kita Merayakan Pesta Demokrasi 4-5 Tahunan di Malaysia yang Bikin Juara... Apalagi Saat Pemilu Malaysia kan Belum ada Musim Hujan Super Parah alias Musim Tengkujuh! Jangan Biarkan Hujan saat ada Pemilu Malaysia, jadi Lebih Baik tetap di pertengahan November ini agar Bisa Menghindari dari Banjir yang Begitu Parah Banget... ga cuma itu, di Bulan Yang Sama, ada Agenda Besar di 2 Negara Serumpun, semisal Tanggal 2 November 2022, ASO TV Digital akan Mati (kalau Ditunda Terus, kan Pasti Ismail Sabri Yaakob Menang setelah PRU nanti), lalu ada juga Borobudur Marathon 2022 pada 12 hingga 13 November, Konser Dewa 19 di Jakarta, Sidoarjo dan Mojokerto (nanti digelar), Konser Gigi Band di KL, Konser Ungu di KL, G20 Indonesia dan Piala Dunia 2022. Mendekati Pagelaran Olahraga Terbesar tahun ini, Ada Event paling Luar Biasa di Bali, yakni G20 Indonesia! selama Pelaksanaan, Semua Siswa dan Pekerja di Kantoran Direhatkan di Rumah karena adanya Belajar Daring dan Bekerja dari Rumah mirip dengan awal-awal Pandemik Covid 19 di Indonesia. setelahnya ada Konser Ungu di KL, Pemilu Malaysia dan Piala Dunia 2022. dan Dimungkinkan Saja, Koran Kompas bisa jadi Tersibuk Liputan Khusus Apa Saja di Bulan Depan, mulai dari Liputan Konser Dewa 19 di JIS, Lomba Lari Terbesar Borobudur Marathon 2022, KTT G20 Indonesia 2022, Konser Ungu di KL, Pemilu Malaysia 2022 dan Piala Dunia 2022. Buktinya, Banyak Event-Event yang Diliput, agar bisa #Menjadilebih Unggul karena Bisa Meraih Nomor 1 di Indonesia berkat Memboyong Beberapa Penghargaan Besar, Seperti 7 Emas di IPMA 2022 dan MH Thamrin Awards 2022. Terbukti, sejak awal tahun ini (2022), Kompas bisa jadi Koran yang Membesarkan Penjualannya mengalahkan nama Jawa Pos yang dikenal sebagai Koran Terbesar dari Jawa Timur dengan Segudang Prestasi yang Diraihnya sepanjang awal dekade 2010an. Jika Dulu, Kala Konser Musik yang Digelar di Dalam ataupun Luar Negeri, Nama Majalah Hai tak asing lagi jadi Majalah yang Meliput Konser di Negara-Negara di Dunia bukan Indonesia walaupun Identik sama Musik dan Olahraga sebagai Menu Utamanya. Adapula Tabloid Bola yang sudah hampir 4 Tahun tak diterbitkan lagi meskipun dulunya, Tabloid ini Menyajikan Liputan Khusus dari Luar Negeri dengan Para Jurnalis Unggulannya, mulai dari Weshley Hutagalung, Lilianto Apriadi, Dwi Ari Setyadi, Rayana Jakasurya, Dede Isharuddin, dll. Namun Sekarang, Keduanya sudah tak lagi Terbit! Kan Menjadi 100% Nostalgia. Ini Pembuktian Besar Koran Kompas dalam Rangka Event G20 Indonesia, Borobudur Marathon dan Piala Dunia akan Bisa Membuktikannya dan Bisa jadi Koran Nomor 1 Pilihan Hati Pembaca (Menunggu Keputusan dari Survey). Semoga Saja November jadi Tersibuk Besty...

Rabu, Oktober 19, 2022

Musik (Tiruan) : Frekuensi, Kolaborasi Coba Coba Untuk Mendengar Lagu Lamanya

Yuk Kita Posting Membahas Tentang Frekuensi, Daripada Kesedihan Gara Gara si Papi ato Mami, Lebih Baik Kita Buat Postingannya...


Frekuensi Kolaborasi Sony dan Aquarius


Sony Music Indonesia bersama Aquarius Musikindo Bersatu untuk Membuat Project Kolaborasi untuk Memutar Lagu-Lagu Legendaris, yakni "Frekuensi". Sebuah Program Andalan 2 Label Terbaik di Indonesia yang Menyajikan Lagu-Lagu yang Sudah Tua atau Masih Muda alias Baru, tapi Coba Coba lahhh... Boleh Dibilang, Sebagai Sarana Untuk Anda yang Lagi Sedih, Bos Marah-Marah, Tugas di Kantor, Tugas di Kuliah atau Sejenisnya. Banyak Lagu-Lagu yang Diputar pun Sering anda Dengar agar Tak Bosan jika Sudah Mendengar Lagu-Lagu Lawas nan Melegenda dari zaman TK! ada Banyak Artis-Artis Besar yang Ikut berkolaborasi ini seperti Padi Reborn, Dewa 19, /Rif, (alm) Glenn Fredly, Audy, Judika, Isyana Sarasvati, GAC, Agnez Mo, Once Mekel, Ari Lasso, Reza ArtameviaYovie n Nuno, Gita Gutawa, Melly Goeslaw, Pas Band, Nugie, Potret, Singiku, Warna, Oppie Andresta, Rio Febrian, Romeo, Sheila On 7, The Changcuters, Astrid, Gigi, Ahmad Band dan BCL. Palingan ada Banyak Lagu-Lagu Dewa 19 atau Glenn yang Dimasukkan ke Live Frekuensi seperti lagu Januari (2003), Roman Picisan (2000), Arjuna Mencari Cinta (2002), Akhir Cerita Cinta (2004), Tak Kan Ada Cinta yang Lain (1994), Cukup Siti Nurbaya (1995), Kangen (1992), Kirana (1997), Satu (2004), Sedih Tak Berujung (2004), dll. Tak Ketinggalan ada Padi Reborn dan Agnez Mo yang akan jadi Playlist yang Membawa Kesedihan atau Kegalauan seperti Halnya lagu Seperti Kekasihku (1999), Matahariku (2008) dan Kasih Tak Sampai (2001), sementara ada /Rif dan Judika yang Bikin Heboh dihati Sebagai Pembuka Hari atau Menghantam Kesedihan, ada Lagu Aku Yang Tersakiti (2010), Loe Toe Ye (2000), Radja (1997), dll. adapula BCL dan The Changcuters yang Bikin Haru Tapi bebas Stress, ada Lagu Cinta Sejati (2012), I Love You Bibeh (2008), Racun Dunia (2008), dll. saya Suka banyak Lagu-Lagu lama dr Dewa 19 atau Padi Reborn karena Banyak Lagu-Lagunya sangat Populer berkat Album-Album yang Terjual di kisaran 1/2 Juta hingga 1 Juta lebih. Karena Ini adalah Band Papan Atas dari Tanah Jatim yang Menuai Sukses seperti Band dari Luar Jatim seperti Peterpan (kini Noah), Gigi, Jikustik, Slank, Sheila On 7, Jamrud dan Ungu. Lagu-Lagu dari Dewa 19 di Album Bintang 5 atau Cintailah Cinta dan Lagu Jika Milik Ari Lasso dan Melly Goeslaw sekarang Sudah ada Penerusnya, Lagu Casablanca dan Jika (versi 2022) milik 2 Penyanyi Muda Malaysia, Naufal Azrin dan Nuha Bahrin yang Bikin Viral di Malaysia dan Indonesia karena Sering Jadi Penguasa Tangga Lagu di Radio-Radio se Malaysia dan Sering Direquest di Berbagai Radio di 2 Negara yang Sama baru baru ini. Program Ini Sudah ada sejak Awal Oktober ini dan Bisa Mendengar Banyak Lagu-Lagu Melegenda dari 2 Label Besar di Negeri Ini dan Dianggaplah Kolaborasi Coba Coba! Semoga Saja jadi Pengobat Rindu Masa Lalu buat Kamu... I Love my Old Song, So Legend...




Jangan Lupa, Baca Info Seputar Musik Indonesia dan Internasional, Hanya di Halaman Musik dari Koran Jawa Pos Setiap hari Minggu! Halaman Ini akan Menjadi Legacynya Majalah NewsMusik yang Dulu Populer di Pasaran awal 2000an, Halaman Chart Clear Top 10 atau Chart NewsMusik di Majalah yang Sama dan Chart Ampuh di Majalah Gadis atau Aneka.


Selasa, Oktober 18, 2022

10 Lagu Terbaik di RIM x ERA Charts Edisi 15-16 Oktober 2022

10. Noh Salleh - Angin Kencang


09. Hujan - Kotak Hati


08. 6ixth Sense - Yang Sempurnakanku



07. Aizat Amdan - Hanya Yang Kau Mampu



06. Insomniacks - Reminisensi


05. Hujan - Aku Skandal



04. Insomniacks - Pulang



03. Nuha dan Naufal - Casablanca



02. Insomniacks - Sempurna



01. Joe Flizzow/Sona One - Satu Malam di Temasek






Keterangan : 
-Lagu Casablanca Milik Nuha Bahrin dan Naufal Azrin Tak Lagi jadi Nomor 1 di Chart RIM bersama ERA karena Dikuasai Lagu Lainnya, Sempat jadi Nomor 1 sepanjang Juli hingga Agustus/September 2022
-Pertama Kali Masuk Chart RIM pada awal Juli 2022 kala itu Lagunya Baru Rilis Videonya di Youtube pada Awal Juni 2022 dan Bersaing Dengan Lagu Cinta Sejati milik Aiman Sidek dan Alin Sidek
-Mengulang Spirit Album Bintang 5 dan Cintailah Cinta dari Band Dewa 19 yang Rekornya Mencapai Lebih dari 1 Juta Kopi dan Mendapatkan Berkali-kali Platinum Awards dari Pihak Label (Aquarius)


Senin, Oktober 17, 2022

Televisi (Tiruan) : Aiman Witjaksono, Selamat tinggal Kompas TV!

Bulan Ini jadi Bulan Tragedi bukan Bahasa, Sama Seperti Tabloid Bola yang Sudah Pamit dari Jagat Media Cetak hampir 4 Tahun Lalu dan Malaysia Kembali ke PKPB karena Kasus Naik Terus. Mari Kita Bahas Aiman Witjaksono yang Sudah Pamit dari Kompas TV.




Akhirnya, pada Oktober 2022, Aiman Witjaksono Sudah Pamit dari Kompas TV! dan Tak Lagi Menyajikan yang Baru lewat Acaranya, AIMAN! dan di Bulan Inilah, Aiman Pindah kembali ke MNC Media! Mengingat pada Periode 2001 hingga 2011, Nama Aiman Muncul di Layar RCTI karena Masih jadi Reporter Muda dan Presenter Program Berita, berawal dari Nuansa Pagi (sekarang Seputar iNews Pagi) yang Segmen Olahraga, Ketika Itu jadi Hostnya Karena Meliput Asian Games 2 Dekade Lalu.


Selanjutnya, Jadi Host Program RCTI di Pagi Harinya dari Era Pra Seputar Indonesia disatukan (2003-2009) hingga Pasca Seputar Indonesia disatukan (2009-2011). Kemudian di Tahun 2011, Aiman Keluar dari RCTI dan Berpindah ke TVRI hingga setahun. dan Terakhir, Aiman berada di Kompas TV sejak keluar dari TVRI pada 2012 dan bertahan Hingga 1 Dekade. Selama Masa Tugas di Kompas TV, Aiman menjadi Host Program News Kompas Petang, Sapa Indonesia Malam dan Terakhir, Aiman. Namun, Sayangnya, Aiman Sudah 1 Dekade menemani Pemirsa Kompas TV dan Memutuskan untuk Meninggalkan Kompas TV.


Kini, Aiman Bakal Hadir di MNC Media dalam Acara AIMAN yang Akan Tayang November nanti di GTV atau iNews. jika GTV tayang Setiap Sabtu jam 5 Sore, berarti iNews Tidak. dan jika iNews tayang Setiap Senin jam 11 Malam, berarti GTV Tidak. Kita Tunggu Saja Nanti.


Jangan Lupa, Baca Halaman Televisi atau Acara TV di Koran Jawa Pos Setiap Hari Minggu.