Selasa, Maret 28, 2023

Tabloid Bola Menyebutnya di Kompas, Dulu Masih Terbit tapi Jadi Adiknya?

Tadi Aku Baca Koran Kompas Hari Ini, ada yang Menyebutnya "Tabloid Olahraga Bola". Kok Bisa Ya? Kan Jadi Sisternya dari tahun 1984 hingga 2018. Pembahasan Sebelumnya Ada di : Klik Disini.


Tabloid Bola Lahir dari Koran Kompas pada 3 Maret 1984, Sebagaimana Salah Satu Artikel yang Tertulis di Edisi Ulang Tahun pada 3 Maret 2017. Awalnya, Tabloid Ini Menjadi Sisipan Kompas Setiap Jumat hingga Maret 1988. di saat Itulah, Pecinta Olahraga Membutuhkan Berita yang Lengkap selain Korannya. (alm) Sumohadi Marsis adalah Pengendali Pemberitaannya sebagai Pemimpin Redaksi Pertamanya. Kemudian Ada yang Merekrut Jurnalis-Jurnalis Bola seperti Ian Situmorang, Stefan "Ucok", dll. Dua Diantaranya adalah Mantan Jurnalis Majalah Sportif versi 80an (sebelum era 90an-2000an ditangani oleh Muhammad Koesnaeni, Sang Komentator Olahraga Terbesar). Ketika Menjadi Sisipan Kompas Jumat, Tabloid Ini Laris Manis bersama Saudara Tuanya, Apalagi Meliput Piala Dunia 1986 di Meksiko ataupun Sea Games 1987 di Indonesia. Lalu, Pada April 1988, Kabar yang Menyedihkan, Bahwa Tabloid Ini berpisah dengan Koran Kompas, Sehingga Tabloid Bola jadi Terbit Sendiri hingga Berakhir Masa Penerbitannya pada Oktober 2018. Saat-Saat di Masa Keemasan, Tabloid Bola Menjadi Laris Manis di Pasaran, Baik dari Era Beredar Setiap Jumat hingga Era Beredar 2x Seminggu. Saat Munculnya Kompetitor (Baik TO atau GO), Tabloid Bola mesti membendung Sebagian besar Media Olahraga sejenis. di Tengah Lahirnya Tabloid Go yang awalnya Bentuk Koran pada Pertengahan 1994, Tabloid Bola masih jatidirinya yang Membawa Popularitasnya Asalkan Ingin Seperti Kompetitornya yang Baru Terbit. 3 Tahun berselang, tepatnya pada 1997, Bola menerbitkan Edisi Selasa, sama halnya dengan Go yang Beredar 2 Hari baik Selasa dan Jumat, Edisi Selasa menyajikan Hasil Pertandingan Sepakbola dan Olahraga lainnya yang Sudah Digelar tempo hari. Edisi Selasa melengkapi Edisi Jumat sejak 1997 hingga 2010. Bola atau Go Punya Saingannya yang Baru selain Sportif, semisal Majalah Liga Italia yang Beredar sejak Desember 1998 (lalu distop pada Mei 2005), Liga Inggris yang Beredar sejak Agustus 1999 (lalu distop pada Juni 2001), Tabloid (Hai) Soccer yang Beredar sejak Juni 2000 (lalu distop pada Oktober 2014), Planet Football yang Beredar sejak September 2001 (lalu distop setelah Piala Dunia 2002), F1 Racing yang Beredar sejak Juni 2000 (lalu distop pada sekitar 2017/18) dan Top Skor yang Beredar sejak Januari 2005 (lalu distop pada Maret 2020 gegara Parahnya Covid 19). Banyak Sekali Jurnalis yang Pernah Menulisnya, Misalnya Weshley Hutagalung, Sigit Nugroho, Bobby Arifin (kini Berlabuh di Jawa Pos), Hasani Abdulgani, Rayana Djakasuria, Rob Hughes, dll. Sebagaimana Pembahasan yang Dibuat pada 23 Januari lalu, Rayana Djakasuria Sering Menulis di Tabloid Bola ketika Serie A Italia masih jaya-jayanya berkat Banyak Pemain dan Tim Heboh lewat Kompetisi Ini. dan Paling Diingat, Beliau adalah Orang yang Jadi Live Report dari Italia saat Pertandingan Serie A Berlangsung (kala itu tayang di RCTI). Coba Cek Videonya:




Bukan Cuma Rayana, tapi ada Sosok lainnya Seperti Bobby Arifin atau Arief Kurniawan yang Melaporkan Langsung dari Berbagai Sirkuit di F1 pada periode 2001-2006. Kini, Salah Satunya Beliau masih jadi Peliput di Jawa Pos. di Periode 2010-2013, Tabloid Bola berubah Stagnan, dari 2 Edisi menjadi 3 Edisi, baik Senin, Kamis dan Sabtu. Kemudian, pada 2013 (1 Dekade lalu), Tabloid Bola hanya Terbit Setiap Kamis dan Kembali ke Awal sebelum 1997 atau Harian Bola mulai Terbit (distop Sejak Oktober 2015). Gara Gara Persaingan Koran Olahraga Baru (Super Ball) dan Koran Olahraga lain, Maka Koran Harian Bola tak lagi Beredar dan Memilih ke Bola Sabtu dalam Format Koran Seperti Era Harian Bola 2013-2015. dan Pada Juni 2016, Tabloid Bola kembali Hadir 2 Edisi seperti sebelum 2010. Diantaranya Edisi Kamis dan Sabtu. Kemudian pada Oktober 2016 hingga 2018, Bola kembali ke Hari Selasa dan Jumat sebagai Waktu Terbaik Beredarnya Bola. Dan Akhirnya, pada 26 Oktober 2018, Tabloid Bola resmi Berhenti Terbit. Sebagai Tanda Perpisahan, Tabloid Ini Menerbitkan Edisi Terakhirnya setebal 60 Halaman Berisi Perjalanan Tabloid Bola dari tahun 1984 hingga 2018. Saya Ingat, Waktu Jalan Jalan ke Kota Malang bareng Keluargaku, ada Tabloid Bola Edisi Terakhir yang Tebalnya 60 Halaman dan Harganya Hampir Rp. 10.000,-, Lengkap Semua Tentang Kisah Lahirnya Tabloid Bola hingga Masa Akhir Penerbitannya. Saat Itu, Stoknya Tinggal 1 di Salah Satu Penjual Koran yang letaknya dekat sama Perbatasan Malang-Batu di Kabupaten Malang. Wah Wah, Jadi Ketagihan Ya Karena Merindukan Masa Tabloid Bola...

Dan Kini, Rohnya kepada Koran Kompas atau Koran Koran Milik Tribun Group atau Tabloid Kontan sebagai Media Alternatif selain Bola yang Sudah Tak Lagi Beredar sejak hampir 5 tahun lamanya. dan Nama Tabloid Bola pun Masih Dimunculkan di Koran Kompas Sekarang ini. Contohnya, di akhir 2022 pas Ada Piala Dunia, Bola masih disebutkan di Halaman Khusus Pesta Piala Dunia 2022.

Minggu, Maret 26, 2023

Biodata Artis/Selebritis Malaysia : Eyka Farhana (Bintang Drama MUF II) (Update)

 


Nama Lengkap : Wan Atiqa Farhana binti Wan Sharmizi
Nama Lain : Eyka Farhana
Lahir : 3 Februari 1995 di Ampang, Selangor
Usia : 28 Tahun (2023)
Drama : Juvana, Bunga Bunga Syurga, Bila Hati Memilih Dia, Checklist Mr. Right, Melur Untuk Firdaus II, dll.
Film : Jengka dan Polis Evo III 
Lagu Single : Laki Laki

Trivia :
Pernah Masuk dalam Managementnya Tok Ti
Meniru Nur Fazura hingga Elfira Loy
Mengalami Penyakit Pada Mei 2019 bertepatan dengan Ramadan 1440H
Masuk Nominasi Anugerah Drama Sangat 2023
Berperan Sebagai Mawar dalam MUF II Sebagai Pengganti Dee
Pernah Berpacaran Dengan Pesepakbola Ternama, Akhyar Rashid

Kamis, Maret 23, 2023

Sampul Koran Kompas Spesial Ramadan 2023 Bertabur Sponsor, Seperti Kembali ke Zaman Lama yang Tabloid Bola/Soccer dan Sajian Koran Jawa Pos di Ramadan 2023 (Update)

Akhirnya, Hari Ini, Kita Sudah Memasuki Ramadan 2023. 30 Hari Boleh Berpuasa (klo Tahun Lalu dipangkas jadi 29, Belum sampe 30) yang Penting Pahalanya Jadi Juara! Di Al Baqarah Ayat 183 berkata : "Hai Orang-orang yang Beriman, diwajibkan atas Kamu berpuasa Sebagaimana diwajibkan atas Orang-orang sebelum kalian agar Kamu Bertaqwa". Ayat Ini menjadikannya Untuk bisa Berpuasa di Momen Bulan Suci dan Paling Agung! 


Dibulan Suci Ini, Koran Kesayangan Kita, Kompas Bakal ada Sampul Yang Memeriahkan Bulan Suci Ramadan Tahun Ini. Sampulnya ada Sponsor salah satu Bank Nasional yang Menjadi Sponsor Utama Kompetisi Liga 1 Musim Ini, pasti Bank BRI! Terulang Seperti Tahun Lalu (2022) dengan Banner Iklan yang sama. Untuk Koran yang Lain, Seperti Jawa Pos juga sama saja. Akhirnya, Tadi Pagi dapatnya 2 Koran yang Ada Jadwal Imsakiyah Singkat. Kalau di Kompas, ada Jadwal di Jakarta, tapi di Jawa Pos, ada Jadwal di Surabaya. Untuk yang di Mojokerto dan Sekitarnya, Jawa Pos Radar Mojokerto Mesti Memuat Jadwal Ini dan Sponsornya Seperti Biasa tapi Sering-Sering karena Tradisi Setiap Tahun, Ajinomoto Indonesia!


Sampul Koran Kompas Edisi Hari Pertama Ramadan 2023 dengan Sponsornya, Mirip dengan Tahun Lalu atau Zaman Lama

Koran yang Meraih Penghargaan 6 Trofi di IPMA 2023 Ini, Bisa Dijadikan Spesial Buat Pembaca Selama Ramadan. Ada Kolom Tulisan Analisis Ulil Abshar Abdalla di Hari Ini, Avontour Masakan Ramadan (Sahur dan Berbuka) di Edisi Minggu, Konsultasi Ramadan di Halaman Akhir Pekan di Edisi Sabtu (Bukan di Jawa Pos di Edisi Minggu), dll. Sejak 5 Tahun Terakhir Berubah Tampilan dengan Mengusung "Clean and Strong" Sebagaimana Pembahasan Tentang Tampilan Baru Jawa Pos dan Kompas di Blog Saya 5 Tahun Lalu (2018), Bahwa, Kompas Menjadikannya Dengan Tampilan yang Elegan tapi jadi Klasik! Kenapa Tidak? Gara Gara Tampilan Baru Ini, Bisa Membuatnya Makin Pandang di Mata dengan Sampul dan Foto Terbesarnya Saat Ada Peristiwa-Peristiwa Besar, Ini Pasti 100 Persen Unik Seperti Wafatnya Bos KG Group (alm) Jakob Oetama (September 2020), Hari Pertama Asian Games 2018 (Agustus 2018), Kemenangan Polii-Apriyani Merebut Emas di Olimpiade 2021 (Agustus 2021), Kematian (alm) Syafi'i Ma'arif (Mei 2022), NFT Kompas Soft Launching dari Desainer Top Rakajana (Juni 2022), dll. Kalau Saingannya, Media Indonesia cuman ada Sampul Besar dan Fotonya Besar tapi Headlinenya Besar Sekali seperti pas Piala Dunia 2022. Sampul Kompas saat Momen Ramadan/Hari Raya Lebaran Ini, Mungkin Bisa Ditakdirkan Ibarat Sampul Zaman Lama yang Biasanya Produk-Produk dari KG Media yang Jadi Gagal Karena Berhenti Produksi atau Tidak Gagal Karena Bertahan di Masa Digitalisasi. Coba Kembali ke Zaman 90an-2000an, Dimana Kompas Memuat Banner Iklan Bertaburan Banyak Sekali, kayak Iklan Evervon C, Biogesic, Tabloid Bola, dll. Bukan Cuma Kompasnya Sendiri, Tapi Tabloid Bola atau Soccer (Kedua Produk Gagal dari KG Media) di Era 90an hingga 2000an pun Memuat Banner Iklan di Sampul Depannya Saat Beredar di Hari Selasa dan Jumat kalau tidak salah. Brand-Brand yang Sering Memuat Bannernya seperti Brisk, Extra Joss, Gudang Garam, Djarum Super, Nellco, Irex, Rheumason, Natur Pencuci Rambut, Kratingdaeng, Bengay, Konica, Pakalolo, Bentoel, Nestle Milo, Hemaviton, Pertamina, Brylcreem, Geliga, Eagle Shoes, Spotec, Salonpas, Ardath, dll. 

Ini Contohnya Besty:

Contoh Sampul Tabloid Bola Spesial Piala Eropa 2000 Edisi Selasa (Iklan Milo dan Yuasa)

Contoh Sampul Tabloid Bola Spesial Piala Eropa 2000 Edisi Jumat (Iklan Milo dan Yuasa)

Contoh Sampul Tabloid Bola Tahun 2007 Edisi Selasa atau Jumat (Iklan Pertamina, Extra Joss, dll.)

Contoh Sampul Tabloid Bola Spesial Piala Eropa 2008 Edisi Selasa atau Jumat (Iklan Clear Men, Specs, dll.)

Contoh Sampul Tabloid Bola Tahun 2001 Edisi Selasa atau Jumat (1) (Iklan Brisk dan Eagle)

Contoh Sampul Tabloid Bola Spesial Piala Dunia 1998 Edisi Selasa (Iklan GG dan Konica)

Contoh Sampul Tabloid Bola Spesial Piala Dunia 1998 Edisi Jumat (Iklan Bengay, Nokia, Ardath dan Pizza Hut)

Contoh Sampul Tabloid Bola Tahun 2001 Edisi Selasa atau Jumat (2) (Iklan Extra Joss dan Eagle)

Contoh Sampul Tabloid Bola Spesial Piala Eropa 1996 (Iklan Konica dan Brylcreem)

Contoh Sampul Tabloid Bola Spesial Piala Dunia 2002 Edisi Selasa (Iklan Extra Joss dan GG)

Contoh Sampul Tabloid Bola Spesial Piala Dunia 2002 Edisi Jumat (Iklan Eagle dan GG)

Contoh Sampul Tabloid Bola Tahun 2002 Edisi Selasa atau Jumat (1) (Iklan Extra Joss, dkk.)

Contoh Sampul Tabloid Bola Spesial Piala Dunia 2006 Edisi Selasa dan Jumat (Iklan McDonalds, Djarum Super, Puma, Sports Station dan Kratingdaeng)

Contoh Sampul Tabloid Bola Tahun 2003 Edisi Selasa atau Jumat (1) (Iklan Extra Joss, dkk.)

Contoh Sampul Tabloid Bola Tahun 2003 Edisi Selasa atau Jumat (2) (Iklan Pertamina, dkk.)

Contoh Sampul Tabloid Bola Tahun 2002 Edisi Selasa atau Jumat (2) (Iklan Extra Joss, dkk.)

Contoh Sampul Tabloid Bola Tahun 1997 Edisi Selasa atau Jumat (Iklan Spotec, Visine, dll.)

Contoh Sampul Tabloid Bola Spesial Copa America 1999 Edisi Selasa atau Jumat (Iklan Salonpas, Bentoel, Brisk, Marlboro dan Shell)

Contoh Sampul Tabloid Bola Tahun 2000 Edisi Selasa atau Jumat (1) (Iklan Brisk, Milo, dll.)

Contoh Sampul Tabloid Bola Spesial Piala Eropa 2004 Edisi Selasa atau Jumat (Iklan Eagle, Panasonic, Geliga dan Nestle Milo)

Contoh Sampul Tabloid Bola Tahun 2005 Edisi Selasa atau Jumat (Iklan Neuralgin dan Extra Joss)

Contoh Sampul Tabloid Bola Tahun 2000 Edisi Selasa atau Jumat (2) (Iklan Brisk, Pertamina, dll.)

Contoh Sampul Tabloid Bola Tahun 1998 Edisi Selasa atau Jumat (1) (Iklan GG Merah, Brisk, dll.)

Contoh Sampul Tabloid Bola Tahun 1998 Edisi Selasa atau Jumat (2) (Iklan Bengay, Ardath, Pertamina, dll.)

Contoh Sampul Tabloid Bola Tahun 1999 Edisi Selasa atau Jumat (1) (Iklan Bentoel, dkk.)

Contoh Sampul Tabloid Bola Tahun 1999 Edisi Selasa atau Jumat (2) (Iklan Pertamina, dkk.)

Contoh Sampul Tabloid Soccer Tahun 2001 (Iklan Extra Joss)

Contoh Sampul Tabloid Soccer Tahun 2002 (Iklan Nugies)

Contoh Sampul Tabloid Soccer Tahun 2003 (Iklan Extra Joss dan Spotec)

Contoh Sampul Tabloid Soccer Spesial Piala Eropa 2004 (Iklan Specs, JVC dan Good Day)

Contoh Sampul Tabloid Soccer Tahun 2004 (Iklan Extra Joss)


Itu Tadi Parade Sampul Lawas Tabloid Bola dengan Sponsornya di Sampul. Kalau Tabloid Soccer, kan Beda, ada Extra Joss sampai Good Day. Serasa Bernostalgia!


Tak Ketinggalan, Dalam Rangka Memeriahkan Ramadan, Jawa Pos ada Rubrik Baru dan Rubrik Tematik yang ada di Koran Jawa Pos Selama Ramadan Ini. Mulai dari Jadwal Imsakiyah di Sampulnya dengan Sponsornya yang Sama Seperti Kompas.

Sampul Koran Jawa Pos Edisi Hari Pertama Ramadan 2023 dengan Sponsornya

Kemeriahan Bulan Ramadan, Dimulai Dari Destinasi Religi yang Berisi Mengenal Wisata Religi yang Kekinian di Berbagai Kota di Indonesia. Ini Rubrik Spesial yang Berseri di Sampul Halaman 1 dan Halaman Sambungannya. Sedangkan, Seperti Biasa selama Bulan suci, Setiap Senin hinnga Jumat ada Tali Jiwo yang ditulis Sujiwo Tejo (Mantan Genbi Extra Joss 2001), Sedangkan ada Halaman Halte, Cerpen dan Sajak Setiap Sabtu, Halaman Akhir Pekan yang Menampilkan Catatan dari Mantan Jurnalis atau Senior Editor Jawa Pos Seperti Rohman Budiyanto (Senior Editor), Marsudi Nurwahid (Mantan Pemred Jawa Pos 2014-2018), Abdul Rokhim (Mantan Pemred Jawa Pos 2018-19), Fuad Ariyanto (Mantan Wapemred Jawa Pos 2007-08), Arif Afandi (Mantan Redaktur Pelaksana Jawa Pos 1997-2001/02 dan Mantan Pemred Jawa Pos 2001/02-2005), Dhimam Abror (Mantan Pemred Jawa Pos 2000-2001/02) dan Sejumlah Para Direktur Direktur Jawa Pos Radar Group yang Hadir Setiap Minggu, Info Tayangan Televisi Setiap Minggu Juga dan Halaman Food Setiap Minggu Juga yang Sangat Spesial, Ada Menu Bulan Ramadan. Buktinya Selama Ramadan, Rubrik-Rubrik di Jawa Pos Setiap Harinya Jadi lebih Istimewa! Selain Jawa Pos Asli, ada Juga Jawa Pos Radar yang Mojokerto/Jombang Menghadirkan Rubrik Spesial Bulan suci seperti Kalam Ramadan, Mutiara, Tausiah, Lentera Ramadan, Kolom Gus Zuem (Khusus Hari Senin), Dapur Kita (Khusus Hari Jumat) dan Jadwal Imsakiah.

Selamat Menunaikan Ibadah di Ramadan 1444 H. Insya Allah, Ramadan Tahun Ini Bisa Menjadi Bangkit Bersama Sehabis Pandemik...

Nb : Sebagian Postingan Postingan di Blog Pasti Dihapus, Meskipun Sering Membahas Jadwal Imsakiyah di Koran Kompas.

Selasa, Maret 21, 2023

Lagi Lagi Koran Kompas Raih Prestasi di SPS Awards 2023, Kejar Target Koran Nomor 1

Kemarin, SPS Awards 2023 Digelar. Buktinya, Ajang Ini adalah Bukan Coba Coba! Penghargaan Terbesar yang Dipanggil AMI Awardsnya Media Cetak dan Digitalisasi Berita. Ini Bukan Penghargaan Biasa... Sama Seperti Pembahasan Sebelumnya yang Dibuat Tahun Lalu, Penghargaan Koran Kompas yang Tahun Sebelumnya dapat 7 Emas di IPMA Tahun lalu (2022) dan 1 Emas di Wow Brand Awards Edisi 2022 lalu. Kedigdayaan Kompas dapat Hadiah Emas Terbanyak (9x) sepanjang tahun lalu Bisa Meniru Kejayaan Tabloid Bola yang dilakukan pada periode 90an-2000an, Dimana, Tabloid Ini berada di Era Keemasan Karena mendapatkan Hadiah ICSA 2000 dan Menjadikannya Sebagai Produk Nomor 1 untuk Media Cetak berbentuk Tabloid alias Koran Kecil pada Sekitar tahun 2000/01. Kalau Diingat, Nama Tabloid Bola adalah Tabloid yang Dulunya Ada di Pasaran sebelum Berakhir Karena Digitalisasi pada Oktober 2018 lalu. Isi Tabloid Bola Cuma Menghadirkan Ulasan dan Prediksi Olahraga Terbaik dan Ada Tulisan dari Para Jurnalis dan Kolumnis, Seperti Rayana Djakasuria yang Melaporkannya dari Negeri Pizza, Rob Hughes dari Inggris, Bobby Ariffin yang Kini berlabuh di Jawa Pos, dll. Terdapat Juga Komik Si Gundul yang Menjumpai Para Pembacanya Setiap Selasa dan Jumat. Nama Tabloid Bola Sering Muncul di Layar TV melalui Segmen Lintas Media di Program Nuansa Pagi (kini Seputar iNews Pagi) Setiap Selasa dan Jumat (bareng Sama Tabloid Go, dkk.). Kembali ke Pembahasannya Kompas, Koran yang Terbit sejak lebih dari 57 tahun terakhir, Mendapatkan 6 Penghargaan, baik Emas dapat 3 dan Perak dapat 3. Double Hattrick di Penghargaan yang Digelar oleh SPS tersebut, Prestasi pasti Begitu Besar dari Tahun Lalu. Awalnya, Targetnya jadi 5+2, tapi akhirnya menjadi 3+3 atau 3+4. di Tahun Ini, Koran Kompas Berani menargetkan Koran Nomor 1 di Indonesia dan Menjadi Jegalan Koran Lain seperti Jawa Pos, Koran Sindo, Media Indonesia, dll. Sementara Itu, Saudaranya, Tribun Network dapat Banyak Penghargaan di Ajang yang Sama! Selain SPS Awards 2023, Kompas dapat Penghargaan-Penghargaan Lain, Seperti Adam Malik Awards 2023, Junalistik Adinegoro 2022 dan Badan POM 2023. Nama Kompas Juga Pernah Muncul Tulisannya di Koran Lain (Saingannya) Semacam Jawa Pos Edisi-Edisi Tertentu (Setiap Hari) maupun Jawa Pos Radar Mojokerto Edisi Minggu di Halaman 7 (Cerpen dan Sajak). dan Insya Allah, Kompas bisa Raih Emas (lagi) di Wow Brand Awards 2023 pada Mei nanti dan Jadi Koran Nomor 1 di Indonesia. Bisa Mengulang Kejayaan Tabloid Bola atau Soccer yang Populer di Periode 90an-2000an. Ramadan Nanti, Koran Kompas ada Banner Iklan di Bawah Jadwal Imsakiyah di Jakarta, bisa seperti Kompas zaman 90an-2000an atau Tabloid Bola dan Soccer di zaman 90an-2000an juga. 

Senin, Maret 20, 2023

Musik x Televisi (Tiruan) : Drama Melur Untuk Firdaus II Meniru Spirit Sheila On 7 Album Kisah Klasik Untuk Masa Depan

Tadi Pagi, Aku Buat Posting di IG yang Membahas Album SO7 Kedua dan Drama MUF II. Nah, Mari Kita Bahas Keduanya Hari Ini, Sama Seperti Pembahasan-Pembahasan Sebelumnya Bisa Klik Disini dan Klik Disini. Ini Diadaptasi dari Postingan Instagram baru baru ini. 


Album Sheila On 7 Kisah Klasik Untuk Masa Depan (2000)





Album Kisah Klasik Untuk Masa Depan milik Band Asal Kota Sleman-Jogjakarta, Sheila On 7. Dirilis pada Akhir September 2000. Mendulang Sukses Album Perdana yang Dirilis pada Maret 1999. Dengan Menelurkan Hits Single Andalannya, Seperti Bila Kau Tak Disampingku, Sephia, Sahabat Sejati, Tunggu aku di Jakarta, Tunjuk Satu Bintang, dll. Hebatnya, Album Ini Meledak di Pasaran dengan Penjualan Lebih Banyak dari Album Pendahulunya, Terjual Hingga 1.700.000 Kopi pada Hampir Setahun Setelah Beredarnya Album Ini. Sedangkan di Malaysia, Albumnya Terjual Hingga 150.000 Kopi dan Laku Karena Mendapatkan Penghargaan dari Billboard Malaysia di Tahun 2001. Beberapa Lagu Hitsnya Pun Sering Mangkal di Berbagai Chart di TV dan Radio, Seperti Lagu Bila Kau Tak Disampingku, Sephia, Sahabat Sejati, dll. yang Mampu Mendongkrak Penjualan Hingga Jutaan kopi. Hebat Bukan? Diganjar Berbagai Penghargaan Seperti Platinum Awards dari Sony Music Indonesia, AMI Awards 2001, Clear Top 10 Awards 2001, dll. Setelah Album Kedua, Berlanjut dengan Perilisan Album 07 Des yang Dirilis hampir 2 tahun Setelah Album Kedua. Saking Meledaknya Album Kedua dari SO7, dibuatkan Lagu untuk Artis Cilik yang lagi Naik daun, Tasya Kamila lewat lagu "Jangan Takut Gelap". Lagu ini Dimuat di Album Kedua Tasya. 

Drama Seri Malaysia Melur Untuk Firdaus II (2023)



Setelah Sukses Dengan Jilid Pertamanya, Kini Melur Untuk Firdaus Hadir di Jilid Kedua. Drama Seri Ini Alur Ceritanya Sama Seperti Jilid Pendahulunya yang Sempat Viral di Tahun lalu (2022). Drama Seri yang Dibintangi Oleh Bintang-Bintang Muda Malaysia seperti Eyka Farhana, Anna Jobling, Meerqeen dan Fimie Don. Ditayangkan Setiap Hari (Mulai 16 Maret 2023) jam 19.00 Waktu Setempat (18.00 WIB). Mengisahkan Rumah Tangga antara Melur dan Firdaus. di Jilid Pendahulunya (I), Rumah Tangga Firdaus dan Melur Diuji Terus Menerus, Terlebih karena Kehadiran Dee. Begitu Banyak Masalah yang Telah Dibuat Dee untuk Memisahkan Melur dan Firdaus. Kenapa Tidak? Itu Cuma Merebutnya. Drama Seri Ini Sempat jadi Trending Nomor 1 di Berbagai Sosmed, baik di Malaysia dan Indonesia. Sebenarnya, Drama Seri yang Dibintangi Pemuda-Pemuda Malaysia ini Memang Tenar dan Viral sampai ke Indonesia, Lumayan... Meskipun, Bisa Disaksikan lewat Internetan dengan Speed yang Tidak Lemot atau Lemot-Lemotan. Pada Season Sebelumnya di Tahun 2022 lalu, Drama Ini Rating Besar dan Paling Viral di Malaysia dan Indonesia. Duo Meerqeen-Anna Sempat Hadir ke Indonesia pada 14 hingga 18 Agustus 2022 dan di Akhir Agustus 2022, Duo Meerqeen-Anna Datang ke Acara Awarding yang Digelar oleh EH Malaysia dengan Kerjasama Dadi Cinema Malaysia.


Walaupun Bagaimana, Drama Melur Untuk Firdaus 2 yang Jadi Trending Terbesar di Malaysia dan Indonesia, Bisa Meniru Memori Kesuksesan Sheila On 7 di Album Pertama hingga Ketiga dengan Penjualan Besar hingga Lebih dari 1 Juta Kopi dan Dipanggil "One Million Copies Band".


Jangan Lupa, Setiap Minggu Harus Baca Halaman Musik dan Televisi di Koran Jawa Pos.


Kamis, Maret 16, 2023

Catatanku Catatanmu (Spesial) : Puncak Kejayaan Meerqeen, Anna, Nuha dan Naufal Seperti Sheila On 7 dan Dewa 19?

Hari Ini, Kita Kembali Membuat Posting Lagi Setelah Kemarin Tentang Catatan ke Makam yang Berada di Sekitar Kediri. Nah Kita Akan Bahas Tentang Kejayaan Duo Meerqeen-Anna dan juga Duo Nuha-Naufal yang Lagi Viral sepanjang tahun lalu (2022). Pembahasannya Sama Seperti Postingan-Postingan Blog Sebelumnya yang Aku Tulis. Ini Merupakan Postingan Spesial Dalam Rangka Hari Pertama Penayangan Drama Melur Untuk Firdaus Season 2 yang Akan Tayang di TV3 Malaysia.


Meerqeen dan Anna Jobling


Sepanjang 2022, Nama Meerqeen dan Anna Jobling Tak Asing Lagi Sebagai Duo terviral Lewat 2 Drama Terbesarnya, Melur Untuk Firdaus hingga Ash dan Aish. Kepopulerannya Bisa Sampai ke Indonesia dan Singapura Karena Adalah Fansnya Banyak bukan Hanya di Malaysia. Bahkan, Menjadi Sorotan Melalui Memuat Berita dan Informasi di Website Berita di Berbagai Negara Asia Tenggara, baik Malaysia dan Indonesia. Sementara Itu, Juga Ditonton lewat Video yang diupload lewat Sosmed Terbaik seperti FB, Twitter, IG, TikTok dan Youtube dengan Viewsnya Mencapai Kisaran Ribuan hingga Jutaan Pemirsa. Bahkan, Didatangkan Ke Indonesia untuk Tampil di 2 dari 4 TV Nasional milik Taipan Terbesar, Chairul Tanjung pada Pertengahan Agustus tahun lalu, mulai dari Brownis (Trans TV) yang Dipandu Igun hingga Lapor Pak (Trans 7) yang dimainkan oleh Kiky. Selain Itu, Duo Meerqeen-Anna juga Sering Datang ke Acara-Acara Besar atau Pesta Besar yang Dihadiri Selebritis-Selebritis Lainnya sepanjang Periode 2022-23 termasuk Datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk Menyuarakan Hak Pilih dalam Pemilu Malaysia Tahun lalu. Bukan Cuma Duo Meerqeen-Anna yang Populer, tapi ada Selebritis Malaysia yang Lain jadi Populer juga, Seperti Eyka Farhanna, Hun Haqeem, Amir Ahnaf, Shazabae dan Siti Khadijah Halim. Ketiganya Pernah Membantu Duo Meerqeen-Anna di Dramanya. Meerqeen-Anna Bisa Memisahkan Diri untuk Drama Serinya, Meerqeen lewat Modus Operandi yang disaksikan di Youtube Bank BRI (Sponsor Utama Liga 1 Indonesia) dan Anna Jobling lewat Dia yang Kujadikan Suami bersama Malek di Astro Ria. Prestasinya Pun Banyak, Mulai dari Gempak Most Wanted Awards 2022 dan Tonton Anugerah Drama Sangat 2023. Pembuktian Besar Antara Meerqeen dan Anna Jobling (termasuk Lainnya) Tak Lepas dari Bayang Bayang yang Lama, Seperti Halnya Sheila On 7 yang merupakan Band Terbesar dari Jogjakarta yang Dianggap Band Sejuta Kopi berkat 3 Album Berbeda, baik Sheila On 7 (1999), Kisah Klasik Untuk Masa Depan (2000) dan 07 Des (2002). Band Ini Berawal dari Memanggil Sheila, Nama Temannya Semua Personil (Duta, Adam, Eross, Anton dan Sakti), Lalu Menjadi Band yang Tampil di 17an dan Akhirnya, Menjadi Band yang Diteken Kontrak Oleh Sony Music yang Mengorbitkan Nama /RIF atau Padi Reborn


Sheila On 7 Formasi Lama Sebelum Pemecatan antara Anton dan Sakti


Kehebatan Sheila On 7 Menjadi Band Terbesar pun Harus Memberi Rezeki. di Awal Kehadirannya, ia Dikontrak Sama Sony Music Indonesia untuk 8 Album, Karena Nama Jan Djuhana adalah Orang yang Mengorbitkan Nama Band/Penyanyi Ngetop seperti /RIF, Padi Reborn, Dewa 19, Rio Febrian, dll. dan Langsung Dikontrak oleh Labelnya yang Mendunia, Sony. Cerita Kehadiran Sheila On 7 Tak Lepas dari Tragedi Menyasar ke Toko Elektronik Sony di Tangerang, Sehingga, Bisa Mewujudkan Impiannya untuk Merilis Album. Album Perdana Mereka Laris Manis di Pasaran lewat Single Kita, Dan, Anugerah Terindah yang Pernah Kumiliki, JAP dan Perhatikan Rani. Salah Satunya, Menjadi Penguasa di Chart Ampuh Selama Berminggu-Minggu. di Puncak Karir, Album Perdana Laku hingga 1,3 Juta Kopi dan Kali Pertama dalam Sejarah, Band Baru lewat Album Perdana Penjualannya Membesar! Lalu, Lebih Hebatnya lagi, Merilis Album Kedua bertitel "Kisah Klasik Untuk Masa Depan". Beredar pada Akhir September 2000, Melejitkan Hitsnya "Bila Kau Tak Disampingku" yang Menjadi Lagu Request di Radio. Gara Gara Kesuksesan Album keduanya, Penjualannya Mendulang Sukses album Perdananya, yakni Sekitar lebih dari 1 Juta Kopi setelah lebih dari 2 Bulan dirilis. Kemudian, ada Lagu "Sephia" yang Membawa Kesuksesan ke Puncak Kejayaan. Selain Itu, ada lagu Lainnya Seperti Sahabat Sejati, Sebuah Kisah Klasik, dll. yang Mengantarkannya ke Chart Ampuh selama Berminggu-Minggu. Selain Itu, Penjualan Album Kedua naik lagi Menjadi 1,7 Juta Kopi pada Agustus 2001 dan Mendapatkan Banyak Platinum. Kemudian, Merilislah Album Ketiga, 07 Des pada April 2002 dan Mendulang Sukses Kedua Album Pendahulunya. Hits Andalannya Seperti Seberapa Pantas, Buat Aku Tersenyum dan Waktu yang Tepat Untuk Berpisah. Penjualan Albumnya, Hanya Mencapai 1,3 Juta Kopi saja. Bukan Cuma 3 Albumnya yang Laku hingga Sejuta lebih, tapi Juga Membintangi Iklan Seperti Starburst dan Coca Cola. Banyak Prestasi yang Didapat Sheila On 7 Saat 3 Album Perdananya Menuai Sukses di Pasaran, Misalnya dapat Penghargaan AMI Awards, Panasonic Awards, Kawanku Awards, dll. Pengalaman Berat bagi Sheila On 7, melepaskan Anton karena Mengalami Penyakit Ringan dan Tetap Melanjutkan Rilisan Album Berikutnya, Misalnya Album 30 Hari Mencari Cinta dan Pejantan Tangguh yang Sama Sama Dirilis pada 2004 silam. Setelah Album Pejantan Tangguh Beredar dengan Hits Andalannya Pejantan Tangguh dan Pemuja Rahasia, Anton Resmi Mundur. Sama Seperti Pembahasan Tentang Sejarah Sheila On 7, Anton Dipecat dari Bandnya Karena Kurang Disiplin dan Digantikan sama Brian. Setelahnya, Merilis Album Kompilasi "The Very Best of" yang Berisi 11 Lagu Terbaik dari 5 Album Sebelumnya termasuk 3 Lagu Baru. di Versi CD, Bisa ketemu VCD sebagai Bonus, VCD ini Berisi Perjalanan Panjang Sheila On 7 dari Awal Karir hingga Puncak Kejayaan. Berlanjut Setelah Sakti Meninggalkan Sheila On 7 karena Pergi Belajar di Pakistan, Kini, SO7 tinggal Berempat dan Mulai merilis Album 507 pada 2006 dan Dari tahun 2008 hingga 2014, Merilis 3 Album sisanya, Seperti Menentukan Arah, Berlayar dan Musim yang Baik. 



Bukan Cuma Meerqeen-Anna yang Tenar dan Viral seperti Sheila On 7, tapi Kesuksesan Duo Nuha-Naufal ada dihati Penikmat Musik. Sebagai Kebangkitan Kejayaan Bintang-Bintang Jiran di Indonesia, Nama Nuha Bahrin dan Naufal Azrin tak asing lagi di Dunia Musik. Ditambah, ada De Fam yang Bangkit Kembali dengan Karya Barunya di Tahun Lalu. 


Duo Nuha Bahrin dan Naufal Azrin


Kehebohan Nuha dan Naufal di Jagad Musik Malaysia, semakin Viral berkat hadirnya lagu "Casablanca". Lagu Ini sempat Sering Mangkal di RIM Chart yang disiarkan di Era Radio Sepanjang 2022. Pembuktian Lagu Ini bisa diekspansi sampai ke Indonesia dan Sempat Datang ke TransMedia Group untuk Mengundang Duo paling Juara di Malaysia. Acara-Acara yang Mengundang Nama Nuha dan Naufal Seperti Brownis dan Islam Itu Indah. Selain Itu, Sebelum Lagu Ini Beredar, Kedua Bintang Muda ini Sempat Hadir ke Acara Bukberan pada Ramadan Tahun lalu. Selain Itu, Ada Lagu lain Seperti Jika yang Merupakan Lagu yang Remake dari Lagu Lama yang Dirilis lebih dari 22 tahun lalu (2000) yang Dinyanyikan antara Ari Lasso dan Melly Goeslaw saat itu dan Lagu Takkan Mengalah yang Merupakan Soundtracknya Lagenda Puteri Qaseh. Selain Duo Nuha-Naufal, Terdapat Pula De Fam yang Kembali Bangkit lewat Single Baru "Berubah" pada 1 Oktober tahun lalu (Berbarengan sama Tragedi Kanjuruhan). Nama Trio De Fam Sudah Bangkit Kembali meskipun Setelah 3 Tahun Lamanya Merilis lagu Terakhirnya. Sebelum Mereka Bangkit, Salah Satu Personilnya, Cik Manggis mulai Berhijab pada 26 Juni 2020 dan tak lagi berambut Fringe, sedangkan, Azira Shafinaz menjadi Presenter program Vocal Mania pada Akhir 2020 Lalu di TV3 Malaysia, lalu jadi Juri All Together Now Malaysia Season 1 pada 2021 lalu di Astro Ria hingga Sophia Liana pernah ikut Berkolaborasi dengan Dayang Nurfaizah di Lagu Lebaran tahun lalu dan Wany Hasrita lewat lagu Pedas pada 2021 lalu (sempat jadi Juri ATN Malaysia 2 pada 2022 lalu). Ketiganya, Kembali dipersatukan lagi Lewat Acara AME (Anugerah MeleTop Era) pada 29 Mei tahun lalu Sebagai Obat Kerinduan yang Sudah Dibayar! Bukan Reuni, Tapi Bisa kembali Konsisten... Dengan Menularnya De Fam bangkit Kembali, Nama Hany Fadzil kembali Bertugas di Radio Terbesar di Malaysia, Era. Kali Ini bukan Kembali jadi Penyiar Radio (lagi) Setelah lebih dari 2 tahun Pamit, tapi Menjadi Road Manager atau Penasihat atau Pengurus Kandungan sebagai Pengganti Nazri Noran yang Pindah Haluan ke MPB mengikuti Jejak Temannya, Khai Salleh. Beliau Mengendalikan Kembali Era bukan jadi Radio Announcer, melainkan Jabatan dalam Tugas di dalam Radio. Bukan Cuma di Era Radio Sebagai Penasihat, tapi Sebagai Host Off-Air dan On-Air, Orang yang Sering datang Ke Pesta Hiburan atau Gaya Hidup atau Tempat Makan bersama Teman-Teman Artis dan Mengurusi Anak Pertamanya yang Lahir pada Oktober 2020 lalu. Hany akan jadi Mentor buat Para Penyiar-Penyiar Radio Era yang Sekarang ini Seperti Raden, Azad, Nabil, Zahier, Mona, Isha Norsham, Ray, Haniff, Fazziq, Namy dan Hawa Rizwana yang Baru Pindah dari Buletin FM, termasuk Danial yang Mengundurkan diri Karena Menjadi Tukang Warung. Ada lagi, Nama Adriana Adnan, Kaka Azraff dan Shalma Ainaa merupakan 3 Perempuan yang Jadi Anak Medsos, Penyanyi dan TV. 2 Diantaranya Pernah Menjadi Host Acara Infotainment Malaysia, H Live yang disiarkan di Astro Ria kala itu. Ditambah ada Azfar Heri yang Merupakan Influencer dan Sahabatnya Banyak Artis Artis Top maupun Influencer Top. Nama Nuha dan Naufal yang Terkenal (sudah Termasuk De Fam, Azfar, Adriana, Shalma, Kaka dan Hany+Penyiar Penyiar Era), Seakan-Akan Meniru Dewa 19 era Formasi Once-Tyo yang Sukses lewat Beberapa Albumnya.


Formasi Dewa 19 Era Once Mekel dan Tyo


Formasi Once Mekel-Tyo dimulai Sejak Perpecahan Dewa 19 yang Mengakibatkan Batalnya Peluncuran Album Kelima. Berawal dari Pergantian Personil untuk Drum, yang Awalnya Wong Aksan mundur Akibat Tidak Ngejazz pada Drumnya dan Digantikan oleh Bimo yang Merupakan Personil Netral (kini NTRL). Setelahnya, Bimo Meninggalkan Band ini. Terjadi Perpecahan, Ari Lasso dan (alm) Erwin Prasetya Kena Narkoba dan Tidak Bisa Merilis Album Berikutnya. Hingga Akhirnya, Once Mekel masuk Formasi Dewa 19 sebagai Pengganti Ari Lasso yang Tak Dapat Dihubungi dan Tak Dapat Keluar dari Narkoba, sedangkan, Tyo Nugros yang Merupakan Mantan Personil Getah Band ikut Masuk untuk Menggantikan Bimo. Seperti Pembahasan Sebelumnya, Dewa 19 jadi Perpecahan dan Kembali Bangkit semula. Sempat Merilis Album The Best of sebagai Album Pertama dan Terakhir Dewa 19 di Masa Transisi. Merilis Album Bintang 5 yang Dikenal sebagai Album Super Besar di Masa Karirnya Setelah Band ini Bangkit dari Ketepurukkan. Album Ini Kembali Mulai Menggunakan Nama "Dewa" dan Erwin Masih Kembali jadi Bassist. Dengan Mengandalkan Hits Andalannya Seperti Roman Picisan, Dua Sejoli, Risalah Hati, Separuh Nafas, dll. Album Ini semestinya Meledak di Pasaran dan Penjualannya sangat Besar, Mencapai 1,7 Juta Kopi dan Mendapatkan Banyak Platinum. Kejayaan Besar Dewa 19 setelah Vakum dan Bangkit Ini, begitu Mengundang Banyak Fansnya Untuk Mengembalikan Kejayaan Dewa 19 Seperti zaman Ari Lasso. Buktinya, Kekuatan Dhani, dkk. Untuk bisa Membawa Kembali Kejayaan Dewa 19 itu Tak Terduga. Band Nasional asal Surabaya Ini, Mendulang Prestasinya Saat Album Bintang 5 Beredar, Misalnya AMI Awards 2000, Clear Top 10 Awards 2001, NewsMusik Awards 2001 dan Generasi Biang Extra Joss 2001 bahkan, Sempat Sering Tampil di TV melalui Konser Musik. Band Ini Mengadakan Tour 36 Kota untuk Mempromosikan Album Bintang 5 dari bulan April hingga November 2000. di Video Klip Separuh Nafas, Ada Banyak Artis-Artis yang Jadi Model Video Klip semacam Suty Karno, Titi Kamal, Ade Rai, Rosianna Silalahi, dll. Video Klip ini Diputar di TV mulai sekitar Juli atau Agustus 2001 dan Sempat Mangkal di Ampuh Chart. Sempat juga Membintangi Iklan Extra Joss edisi Narkoba. Berlanjut, Merilis Album Cintailah Cinta pada Tahun 2002 dan Mendulang Sukses Album Bintang 5. Dengan Penjualan yang Terlalu Besar, mencapai 1,04 Juta Kopi, Album Ini Melejitkan Banyak Hitsnya, Seperti Arjuna, Pupus, Angin, dll. Salah Satu lagu yang Terkontroversial adalah Lagu Arjuna yang Mengambil dari Judul Bukunya "Arjuna Mencari Cinta" yang Ditulis Oleh Yudhistira ANM Massardi. Gara Gara Kehadiran Album Ini, Dewa 19 tampil lewat Lagu Juara Sejati yang Merupakan Lagu Piala Dunia 2002. Saat Saat di Puncak Karirnya di Formasi Once-Tyo, (alm) Erwin Prasetya Meninggalkan Band Ini akibat Drama pada Juli 2002. 

2 CD Dewa 19 yang Albumnya Tersukses (Bintang 5 dan Cintailah Cinta)


Kemudian, Disibukkan dengan Iklan Bank BRI maupun Konser Atas Nama Cinta. Yuke Sampurna Hadir sebagai Pengganti Erwin di Bass. Menjelang Album Laskar Cinta, Band Ini juga Membintangi Iklan Produk seperti Top 1 dan Tolak Angin, termasuk Rilis Single "Selalu Terdepan" untuk Iklan Motor Yamaha. Album Laskar Cinta Hadir untuk Melanjutkan Puncak Karir Dewa 19 dengan Hits Andalannya Pangeran Cinta. Namun Sayangnya, Album Ini Jadi Kontroversial karena Sampulnya jadi Seperti Kaligrafi hingga Akhirnya Melawan FPI dan Damai dengan Merilis Ulang Album Ini dengan logo yang sedikit baru. Penjualannya pun Melampaui Album Terbaik Terbaik yang Dirilis 1995, yakni lebih dari 500.000 Kopi saja. Setelah Terjadinya Perseteruan Dewa 19 dan FPI di 2005, kini Bisa Bernafas Lega, Karena pindah haluan ke Label Lain, yakni EMI Indonesia (kini GP Records). Album Republik Cinta sebagai Album Terakhirnya Duo Once-Tyo di Formasi Dewa 19. Ada Hits Single yang jadi Jagoan semacam Laskar Cinta, Sedang Ingin Bercinta, dll. Album Ini bisa Menembus Asia Tenggara dan Seluruh Dunia. Namun Sayangnya, Album Ini, hanya Menembus Asia Tenggara saja. Formasi Era Once-Tyo berakhir Manis karena Nama Tyo Pamit dari Band Ini Akibat Sakit Kaki. Kasihan Sekali...


Kesimpulan dalam Tulisan Ini, Bahwa, Nama Meerqeen dan Anna Yang Paling Viral dan Terkenal lewat Melur Untuk Firdaus dan Drama Drama Lainnya, bisa Seperti Sheila On 7 Zaman 2 Formasi Berbeda (Era Sakti-Anton atau Era Brian) yang Menuai Sukses berkat 3-4 Album Utamanya yang Laris Manis. adapula Duo Nuha-Naufal yang Booming lewat Casablanca pada Tahun lalu, Bisa Meniru Spirit Dewa 19 Era Once-Tyo lewat Album Bintang 5 dan Cintailah Cinta yang Terjual lebih Besar hingga Sejuta Kopi. Buktinya, Prestasinya Makin Banyak, Makin Juara Meskipun Bisa Viral Dimana-Mana, Ga Kalah dengan Farel yang Perform di Pesta Kemerdekaan RI Tahun Lalu ataupun Lagu Swipe! Nantinya, Kalau Saat Ramadan-Hari Raya, Meerqeen dan Anna plus Nuha-Naufal Bakal Bisa Laku Lagi seperti Jauh-Jauh sebelum Periode Ramadan-Hari Raya? Kita Tunggu Ya... Sabar!


Demikian Catatan Kita yang Spesial Ini. Semoga Bisa Bermanfaat.


Rabu, Maret 15, 2023

Catatanku Catatanmu : Ziarah Ke Makam di Jelang Ramadan Tadi

Tadi Pagi, Akhirnya, Aku dan Keluargaku Mau ke Kediri dan Jombang Untuk Melakukan Ziarah ke Makam Kakekku yang Telah Meninggal Hampir 25 tahun dan Sekaligus ke Rumah Saudaranya, Pak Tony di Pare dan Makan di Warung Rosobo di Mojoagung. Paginya, Aku Bersiap Siap dengan Membawa Buku Yassin bergambar (alm) Ahmad Rizal Zakaria (MantanWawali Mojokerto saat itu) dan Membawa Juga Flashdisk 8GB yang Isinya Lagu-Lagu Dewa 19 dan Lainnya. Flashdiskku Kok Sekarang Banyaknya Lagu-Lagu dari Dewa 19 dan Campuran Sih? Kan Cuma di Campur, Misalnya, Kompilasi Lagu-Lagu Noah (dulu Peterpan) sampai Padi Reborn, Mantap. Saat Berada di Perjalanan Menaiki Xpander, Saya Bisa Mendengar Lagu-Lagu Dewa 19 versi Konser Jadul sampai Ngantuk Sedikit! Walaupun Saya adalah Fans Dewa 19, Nuha, Naufal, Anna dan Meerqeen itu Kan Kadang Malas Menonton, Kadang Rajin Menonton, Kadang Mendengar dan Kadang Tak Mendengar. Band Dewa 19 Memang Jago Meracik Musik yang Dibuat Om Dhani, dkk. Melalui Lagu-Lagunya yang Bikin Juara di Hati Penikmat Musik. Walaupun Aku Penat Sedikit, Akhirnya Memutuskan Untuk Makan Snack Malkist dan Akhirnya, Ketika Sampai di Jombang atau Kediri, saya Pindah ke Lagu-Lagunya Reza Artamevia yang Merupakan Penyanyi Legendaris yang Dulunya Diproduseri Om Dhani. Sebenarnya Sih, Awal Karir ditandai dengan Backing Vocal untuk Lagu-Lagu Dewa 19, lalu Akhirnya menjadi Penyanyi Solo tersukses Berkat Album Perdana dan Kedua yang Diproduseri Dhani. Tiba di Makam, Saya Mau Turun dan Membawa Koran yang Terbitan 2021 lalu. Saat Berada di Makam, Saya Ikut Membaca Al Fatihah sampai An Naas hingga 3-4 kali dan Membaca Yaasin. Kalau Mau Ziarah ke Makam, lebih baik Bawa Buku Yaasin. Setelah Puas di Makam lewat Baca Yaasin, Saya akan Lepas ke Rumahnya Pak Tony dan Sambil Mendengarkan Radio Jayakatwang Kediri yang Isinya Lagu-Lagu Daerah. Tiba Di Rumahnya, Gue Mau Foto Foto pake HP Gue yang Baru Beli lebih dari Sebulan lalu, V25e dari Vivo dan Mamiku Mengambil Tahu Takwa Kuning khas Kediri. Ini Patut Diuji Coba untuk Menyambut Hari Raya Lebaran Nanti, Mirip Dengan Uji Coba Persiapan Piala Dunia U20 2023 yang akan Berlangsung di Indonesia pada Mei Nanti juga. Setelah Puas di Rumahnya Pak Tony, Aku Akan Bergegas ke Tempat Tujuan Berikutnya, Yakni ke Warung Rosobo di Bilangan Mojoagung, Jombang. Sebelum sampai di Tujuannya, Aku Mendengar Lagu-Lagu Campursari dan Pop-Rock Melayu di Radio, ada Radio Jayakatwang Kediri (96,5 FM) dan Radio Kartika Jombang (90,7 FM). Kedua Radio itu (aku Ingat), Sering Mengiklankan Produk Obat-Obatan Lokal semacam M King, King Pandanus, dll. Tapi, Akhirnya, Papiku Menekan Tombol 100 FM karena Isinya Suara Radio Suara Surabaya yang Bersiaran dari Surabaya. Saat Sampai di Mojoagung, Akhirnya Sudah Terbayarkan, Makan Rawon di Warung Rosobo, Pasti Enak... ada Usus Goreng dan Aquanya lagi. Kalau Mau Semangat untuk Pulang ke Rumah, Saya Rasa harus Minum Aquanya Dulu... Kayak Iklan di TV Ajah... Selama di Perjalanan, Kan Mesti Berfoto-foto menggunakan HP yang Sama yang Disebutkan tadi diatas. dan Setelah Puas Makan Rawon dan Aqua, Akhirnya kita Berpulang ke Rumah (kembali). Selamat... dan Tiba di Rumah, Saya Rasa, Buku Yassinnya Masih Ditemukan di Mobilku. dan Harus Tanya dulu ke Alma. Saat Bertanya, Aku Bilang "Mana Buku Yassinnya?" lalu Jawab "Ada di Mobil". Wah, Setelah Menemukannya, Aku Akan Menyimpan Bukunya. Alhamdulillah... dan Target Berikutnya, Insya Allah, Semuanya Berangkat ke Kota Ngalam Karena Elfan Akan dilakukan Tes di MAN 2 Kota Malang. dan Ketika Waktu di Kediri tadi, Kan Ninil Bertanya, Pengen Ikut Kesana? Jawabnya Ya... Wah, Pasti Sekeluarga Bisa Ikut ke Kota Ngalam pada Akhir Pekan nanti Sebelum Menyambut Bulan Suci. Agenda di Kota Ngalam, Pasti Makan-Makan Bisa dan Si Elfan maunya CBT di MAN 2 Malang (sesuai dengan Jadwalnya di Website MAN 2 Malang). Semoga Agendanya Lancar. Udah Lama Ga Ke Kota Ngalam Nih... Apalagi Sejak Setelah Akhir 2022 lalu bertepatan dengan Tamatnya Piala Dunia 2022 di Qatar. Sekian Catatan Kita. Semoga Ramadan Akan Jadi Berkah... Amin YRA...

Selasa, Maret 14, 2023

Oscars 2023, Kemenangan Besar Michelle Yeoh, Pertama dalam Sejarah

Kemarin, Seluruh Rakyat Malaysia dan Dunia, Mengejutkan Karena Kemenangan Michelle Yeoh di Oscars 2023 Kategori Aktris Terbaik.


Michelle Yeoh Raih Penghargaan di Oscars 2023


Kemenangan Ini Menjadi Penanda, Bahwa Nama Michelle Yeoh Bersinar dari Malaysia untuk Dunia. Disetarakan dengan Viralnya Duo Nuha Bahrin dan Naufal Azrin sampai ke Indonesia berkat Lagu Single Casablanca yang Merupakan Lagu yang Sering Mangkal di Chart Sepanjang tahun lalu (2022) maupun Meerqeen dan Anna Jobling yang Melejit lewat Melur Untuk Firdaus yang Disiarkan di TV3 Malaysia. Puncak Kejayaan Michelle Yeoh dimulai dari Film Everything Everywhere All At Once yang Mampu Bersaing dengan Film Mat Kilau, Buktinya Film yang Dibintanginya Beliau Dengan Budget yang Paling Besar. Tidak Hanya di Malaysia, tapi bisa sampai ke Seluruh Dunia Untuk Membawa Pulang Trofi Aktris Terbaik Ini. Selain Michelle Yeoh, adapula Peraih Pemenang Oscars 2023 lain seperti Aktor Terbaik yang Dimenangi Brendan Fraser, Sutradara Terbaik yang Dimenangi Duo EEAAO, Daniel Kwan dan Daniel Scheinert, Aktor Pendukung Terbaik Dimenangi Ke Huy Quan dari Vietnam, Aktris Pendukung Terbaik Dimenangi Jamie Lee Curtis, Lagu Asli Terbaik Dimenangi Naatu Naatu dan Film Terbaik Dimenangi Oleh Film Everything Everywhere All At Once. Bukan Hanya Itu, Menjelang Oscars 2023 pada Esok Pagi, di Malamnya ada Tonton Anugerah Drama Sangat 2023 yang Digelar di Putrajaya, Dimana Drama "Melur Untuk Firdaus" masih Sapu Bersih berkat Kemenangan Anna Jobling sebagai Aktris Popular, Duo MeerNa sebagai Pasangan Drama Popular dan Drama Adaptasi Novel Terbaik Dimenangi Oleh Judul yang Sama. Walaupun, Drama Lain Selain Melur Untuk Firdaus, Itu Bisa Memenanginya Seperti Redza Rosli, Ummi Nazeera, dll. Kami Percaya, Puncak Kejayaan Bintang-Bintang Jiran Sekaliber Itu Memang Begitu Parah Sekali Ibarat Kejayaan Serie A di masa 90an-2000an, Premier League di dekade 2000an ada Chelsea dan MU, La Liga di dekade 2000an-2010an dan akhir sekali, Jaya-Jayanya F4 yang Populer lewat Drama Meteor Garden. 

Selamat Kepada Pemenang Oscars dan TADS 2023. Terus Bersinar di Puncak Kejayaan...

Minggu, Maret 12, 2023

Musik (Tiruan) : Album Terakhir Trio Kwek Kwek dan Pertama BIP 22 Tahun Lalu

Hari Minggu Ini, Aku jadi Baper Ternyata Gara Gara Sudah Mencukur dan Menanti Tumbuh Akibat Belum Bisa Mematuhi Keluargaku. Nantinya, Kalau Tumbuh, Kan Bisa Dipatuhi Keluarga Kami daripada Baper-Baperan. Yang Penting, Kita Tetap Membuat Postingan Blog Seperti Biasa. Pembahasan Kali Ini Kita Akan Mengulas Kembali 2 Album yang Beredar 22 Tahun Lalu, Zaman Saya masih di TK. Yuk Kita Simak, Supaya Ga Bikin Baper dan Menjadi Nostalgia yang Tak Terlupakan! Diadaptasi dari Postingan IG yang Tadi Dibuat.


Bis Sekolah (Trio Kwek Kwek) (Rilis : Februari 2001)

Trio Kwek Kwek Bis Sekolah

Ini Nih, Album yang Ditunggu-Tunggu Fans Trio Kwek Kwek terbayarkan. Setelah Katanya (1999) dan Kancil (2000), Kini di Tahun 2001, Trio Kwek Kwek Merilis Album Barunya berjudul Bis Sekolah. Album Terakhir Trio Kwek Kwek Sebelum Mereka Akhirnya Bubar karena Faktor Usia. Kelompok yang Beranggotakan Alfandy, Dea Ananda dan Leony VH Ini Memuat 12 lagu (kalau diinstagram Cuma 10 doang, Salah Tulis, Mohon Maaf yo). 2 Diantaranya Menjadi Hits Seperti Lagu Bis Sekolah dan Kuingat Masa Kecilku.



Di Video Klip Bis Sekolah, Bisa Kita Temui Sejumlah Artis-Artis besar yang Menjadi Bintang Video Klipnya, Seperti Alfandy, Dea, Leony, Saskia, Angie, Geofanny, Bertrand Antolin, Ferry Maryadi, Cindy Cenora, Kiki, Kevin, Karyn dan Safira. Bukan Hanya Itu, Video Klip Kuingat Masa Kecilku pun Menampilkan Footage 2 Video Klip lama dari Trio Kwek Kwek di masa 90an, baik lagu Rame Rame (1994) dan lagu Jangan Marah (1996). Kesemua Personil bisa Meningat Kembali ke Masa Kecilnya saat Masih jadi Populer. Kedua Video Klip Ini Propertinya dari Ideal Records yang Menaungi Trio Kwek Kwek. Album Ini Bersaing dengan Album Artis-Artis Cilik lainnya Seperti UIUAA/Makan-Minum milik Kiki, Jangan Tidur dari Joshua Suherman, Gembira Berkumpul dari Tasya Kamilla, dll. Saat Masih di Album Terakhirnya, Semua Personil Disibukkan Sendiri-Sendiri, mulai dari Alfandy dan Leony Tetap mengisi Acara Dunia Anak di SCTV sebagai Host bersama Kiki dan Angie dan Dea memandu Acara BETE yang dulunya disiarkan di ANTV kala itu. Di Album ini, (alm) Papa T Bob menyumbang 2 Lagu, diantaranya Bis Sekolah dan I Am Sorry dan Musiknya bukan Margo Sastra, melainkan Nawawi dan Joss Hokky. Sementara Yayuk hanya lagu Kuingat Masa Kecilku. Setelah Album Ini Beredar, Semuanya Dibubarkan, ada yang Masih Mengoleksi Dunia Sepakbola milik Leony dan ada yang Kini Menetap di Amerika Serikat untuk Alfandy. Meningat, Pada pertengahan 2007, Semua Anggota Trio Kwek Kwek diundang di Acara Ceriwis yang Disiarkan di Trans TV kala itu. Saat Itu Membahas tentang Nostalgia Trio Kwek Kwek yang Dirindukan para Fansnya. dan Perlu Diingat lagi, 2001 adalah Masa Jayanya Musik Anak Indonesia masih Naik Turun karena Faktor Popularitasnya, Seperti Joshua maupun Tasya yang Menghadirkan Albumnya. Dan sekedar mengingat, Bahwa Album ini sering Diiklankan di SCTV selama Acara Liputan 6 dan Dunia Anak. 


Turun dari Langit (BIP) (Rilis : November 2000)

BIP Turun dari Langit

BIP berawal dari Krisis Slank yang Memecat 3 Personil dari 2 dan Masuknya Ahmad Band bersama Bimo, Andra Ramadhan dan Ahmad Dhani. Kelompok Ini terdiri dari 3 Mantan Personil Slank, diantaranya Bongky, Indra Qadarsih dan Pay Burman. Ketiganya Mengadakan Reuni di Bandung dan Membentuk Bandnya Bernana "Saya Bekas Anak Slank (Sablenk)" dan Akhirnya Bekerjasama dengan Jaka dan Irang menjadi "BIP" yang Kepanjangannya Bongky-Indra-Pay. Gaya Musik pada BIP cenderung Mirip dengan Slank di Era Bongky-Indra-Pay jadi Personil bersama Kaka dan Bimbim. BIP Merilis Album Perdananya berjudul "Turun dari Langit" yang Beredar di akhir November 2000 atau Awal Ramadan 1421H. Memuat Lagu Andalannya semacam Skak Mat, 1000 Puisi, Turun dari Langit, dll. 


2 Lagu yang dijadikan Video Klip yang Disiarkan di TV Nasional ternama, Seperti lagu Skak Mat yang Menggambarkan Pertarungan Para Wayang dan Gatotkaca dan di Akhir Video, Menampilkan Orang yang Lagi Main Catur.


Sedangkan Video Musik lagu 1000 Puisi berisi Kegiatan Semua Personil BIP dan Menjadikannya Salah Satu Lagu yang Sering Muncul di TV sepanjang 2001.

Album Yang Diproduksi EMI Indonesia bersaing dengan Beberapa Album lain yang Beredar di Kisaran 2000-01, Seperti Ningrat milik Jamrud, Kisah Klasik untuk Masa Depan milik Sheila On 7, dll. Seperti yang Pernah Kita Bahas Sebelumnya. 

Kedua Album Ini, Bisa Membuatnya Kembali Bernostalgia ke tahun 2001, Agar Tidak Mau Baper Lagi... Perlu Diingat lagi, Bahwa, Beberapa Acara Musik di TV yang Sering Memutarkan Video Klipnya sepanjang 2001, Seperti Clear Top 10 Setiap Akhir Pekan di RCTI, Intro Setiap Selasa hingga Kamis di SCTV, Ampuh Setiap Sabtu di ANTV dan Lagu Anak Nusantara Setiap Hari di TVRI.

Jangan Lupa Besty, Baca Halaman Musik di Koran Jawa Pos Setiap Ahad! Semoga Halaman Musik di Jawa Pos Edisi Ahad Akan jadi Legacynya Majalah NewsMusic yang Dulunya Beredar dari tahun 2000 hingga 2002, Chart Clear Top 10 di Majalah Hai, Gadis, Kawanku dan NM, Chart Ampuh di Majalah Gadis, Kawanku, Aneka Yess dan Tabloid Fantasy dan Chart NewsMusik di Majalah yang Sama.


Jumat, Maret 10, 2023

Menanti BlackPink di Indonesia (Kembali)

Setelah 4 Tahun Menyambangi Indonesia, Kini, GirlBand Nomor 1 di Korea, BlackPink bakal Datang ke Indonesia, Demi Konser Turnya. Bertitel "Born Pink World Tour 2023 in Jakarta" bakal Makin Meriah dari Konser Tur di Kuala Lumpur pada 4 Maret lalu. 


Konser Born Pink di Jakarta


Kerinduan Semua BLINKS memang Terbayarkan! Ini Buktinya, BLINKS bisa Bersiap untuk Menanti Kembalinya 4 Personil BlackPink ke Indonesia setelah 4 Tahun Terakhir Kali dikunjungi. GirlBand beranggotakan Jennie, Lisa, Rose dan Jisoo itu Akan Menantinya di GBK pada Esok Hari... Konser Sebelumnya, Pun Digelar Dengan Lancar di Berbagai Tempat Sebelumnya, mulai dari Seoul, Dallas, Houston, Los Angeles, London, Kuala Lumpur, dll. Paling Diingat, di Kuala Lumpur, Penontonya Makn Banyak mencapai 60.000 Penonton dan Bersamaan dengan Konser Malam Bulan Bintang yang digelar di Axiata Arena yang Dekat sama Stadion Nasional Bukit Jalil. Seiring dengan Tragedi Banjir Besar di Negeri Jiran, Konser BlackPink maupun BB Tetap Berjalan lancar yang Melibatkan Massa-Massa maupun Para Penghibur yang Jadi Penonton maupun Jadi Hostnya. Banyak Selebritis-Selebritis yang Datang ke Kedua Konser Ini, Semisal Puteri Aishah, Azira Shafinaz, Mira Filzah, Nadhir Nasar, Sharnaaz Ahmad, dll. Sempat Disindir Sama PU Syed. Yang Penting, Banyak Idola Saja bisa Datang ke Konsernya GirlBand terbesar di Dunia tersebut. Kenapa Tidak?

Semoga Besok, Konser Born Pink World Tour 2023 di Jakarta Berjalan Lancar! dan Nantinya Akan Dimuat di Koran Jawa Pos edisi 12 Maret 2023 Mendatang, Seperti yang Dituangkan Oleh Tulisan Nora Sampurna di Edisi 3 Januari lalu.

Rabu, Maret 01, 2023

Daftar Rubrik Koran Terbaik (update Maret 2023)

Ini Dia, Daftar Rubrik Rubrik yang ada di Koran di Bulan Maret 2023. Demi Sambut Bulan Ramadan. Yuk Simak Kuy...


Jawa Pos

Berita Utama 

Sambungan

Politik + Internasional

Ekonomi-Bisnis

Opini + Hoaks/Bukan

Show & Selebriti

Sportainment

Total Football/Sports

Liga Indonesia

Jawa Pos Culinary Awards 2022 (Spesial)

Health Care Expo 2023 (Special)

Beauty Fest 2023 (Special) 

Sosok dan Sisi Lain

Catatan Redaksi JP

Tali Jiwo (Hanya 5 Hari Saja, dari Senin hingga Jumat)

Sport Asah Otak

Sport Community

Arena Jawa Timur

Halte

Cerpen

Buku

Sajak

Lensa 

Fashion

Beauty

TTS/Kartun

Apa Khabar?

After Sixty

Ramadan Health (Kemungkinan Hadir)

Piknik Yuk!

Potret

Ikan 

Miaw!

Kicau 

Parenting

Akhir Pekan (Catatan Mantan Wartawan / Pemred / Senior Editor Jawa Pos)

Utama Minggu

Film

Televisi

Acara TV (dari Halaman Televisi)

Musik

Top Music Chart (dari Halaman Musik, Kemungkinan Hadir)

Sedang Tayang Dibioskop (dari Halaman Film)

Wawancara Wanita

Zodiak

Wisata

Hobby

Drama

Persona 

Running

Me and My Dog

Bugar

Health

What's On Social Media

Investasi

Literasi Finansial

Peluang Usaha

Iklan Jitu

Kasuistika

Jatim (Khusus di Jawa Timur)

Jateng-Jogjakarta (Untuk yang di Luar Jawa Timur)

Nusantara (Untuk yang di Luar Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jogjakarta)

Metropolis (Khusus di Surabaya Raya)

Metropolis Weekend (Khusus di Surabaya Raya)

The Jakarta (Khusus di DKI Jakarta)

The Jakarta Weekend (Khusus di DKI Jakarta)

Kasuistika Kota

Politik/Pemerintahan

South Metro Sidoarjo

Modern West Gresik

South Metro

Modern West

North Heritages

East Beach

Art, Party & Lifes

Home

Urban Mystery

Kasuistika

Gardening

Food

Otomotif

Exotica

Biografi

Opera

Gaming

Digital (Kemungkinan Hadir)

Herbal

Etiket

Festival

Digital Life Zetizen

Infracstructure Goverments

Colorful Wednesday

Community

Women

Pameran

Fengshui 

Akuaria

Detinasi Religi (Terbaru, Selama Ramadan)

Iklan Mojok Baris dan Bergambar (Radar Mojokerto) 

Rona Mojokerto/Kota (Radar Mojokerto)

Mojo Sains (Radar Mojokerto) (Terbaru)

Mojokerto Punya Cerita (Radar Mojokerto)

Kesehatan/Pendidikan/Infrakstruktur (Radar Mojokerto)

Cerpen/Puisi (Radar Mojokerto) 

Focus In Depth (Radar Mojokerto)

Mojokerto Raya (Radar Mojokerto)

Opini (Radar Mojokerto/Jombang)

Barista (Radar Mojokerto)

Testaria (Radar Mojokerto)

Dapur Kita (Radar Mojokerto) 

Dapur Ramadan (Radar Mojokerto) (Kemungkinan Hadir)

Lentera Ramadan 2023 (Radar Mojokerto) (Terbaru, Selama Ramadan)

Puisi (Radar Jombang)

Jombang Misteri (Radar Jombang) 

Kolom Gus Zuem (Radar Jombang)

Tausiah Ramadan (Radar Jombang) (Terbaru, Selama Ramadan)

Kalam Jumat (Radar Jombang)

Kalam Ramadan (Radar Mojokerto) (Mulai Hari Ini)

Jombang Raya (Radar Jombang)

Pendidikan (Radar Jombang)

Sedap Mantap (Radar Jombang) (Kemungkinan Hadir)

Tempat Ibadah di Jombang (Radar Jombang)

Wanita (Radar Jombang)

Figur (Radar Jombang)

Jombang Banget (Radar Jombang)

Wonderland Wonosalam (Radar Jombang)

The Spirit Karate (Radar Jombang)

Otomotif (Radar Jombang)

Renungan Minggu (Radar Jombang) 

Bhinrohtal/Toriqoh (Radar Jombang)

Sportainment Malang (Radar Malang)

Kasuistika (Radar Malang/Mojokerto)

Around Malang City (Radar Malang)

Radar Kanjuruhan (Radar Malang)

Radar Batu (Radar Malang)

Radar Sunday Story (Radar Malang)


Harian Kompas

Politik-Hukum

Internasional

Humaniora

Teropong

Opini

Ekonomi-Bisnis

Karier Xperd (Klasika)

Nusantara

Metropolitan

Olahraga

Kendara

Digital/Gawai

Property

Umum

Sosok

Nama & Peristiwa

Geliat Kota

Catatan Iptek

Catatan Politik Hukum

Analisis (Ekonomi, Politik dan Budaya)

Infografik

Ruang Kreasi

Dibalik Berita

Akhir Pekan (Konsultasi)

Hiburan/Gaya Hidup 

Figur

Avontour Kuliner

Foto Pekan Ini

Acara Hari Ini

TTS/Kartun

Muda

Sudoku (Klasika)

Klasika

Jendela & Jendela Minggu (khusus Versi Digital E Paper)

Liputan Khusus/Tematik

Kilau Ramadan (Kemungkinan Hadir)


Keterangan : Semua Rubriknya Pun Lengkap ada yang dari Jawa Pos dan ada yang dari Kompas. Seandainya Saja, Halaman Musik yang ada di Koran Jawa Pos Edisi Minggu, akan jadi Penyambung Legacy dan juga Suksesornya Majalah NewsMusik yang Dulunya Diterbitkan di awal-awal 2000an, Chart Clear Top 10 di Majalah NewsMusik, Kawanku dan Hai dan Chart Ampuh di Majalah Gadis, Kawanku, Aneka Yess dan Tabloid Fantasi yang Beredar di kisaran 90an-2000an. Sedangkan di Koran Kompas dengan Rubrik-Rubriknya Setiap Hari (termasuk Tabloid Kontan yang ada Banyak Rubrik-Rubriknya), Mungkin Akan Menjadi Legacy atau Penerusnya Media-Media Cetak yang Mati Suri dari KG Media (dulunya di Pasaran di kisaran 80an hingga 2010an), sebut saja Tabloid Bola, Soccer, Saji (pernah Berkolaborasi) dan Majalah Hai.