Salam Jumat Berkah. Nah, Kalau Waktu Jumat Siang saat Adzan Kedua (jelang Pembacaan Khutbah Jumat) Belum dilantunkan, kan ada Tarqiyah yang dilantunkan oleh Sang Bilal Sholat Jumat di 1 Masjid. Yang di Negeri Jiran Malaysia itu tidak ada Lantunan Tarqiyah (seperti Masjid TMZA Putrajaya yang melakukannya), tapi di Indonesia itu ada Lantunannya yang sama, Masya Allah! Nah, Bicara Soal Kalimat "Ansit" yang dilakukan Sang Bilal tersebut di Masjid hingga 3x (atau 4x?), itu apakah ada Artinya? Nah Mari Kita Simak Penjelasannya berikut ini:
Arti "Ansitu"
Aslinya Ansitū / Ansitūwa (bahasa Arab: أَنْصِتُوا) — artinya: DIAMLAH, DENGARLAH, DAN TAATILAH.
Konteks di Tarqiyah Bilal Jumat
- Dibaca 3 kali sebelum khatib berdiri/naik mimbar: “Ansitū, wasma’ū wa athī’ū” → “Diamlah, dengarkanlah, dan taatilah”
- Ini bagian Tarqiyah: seruan resmi agar jamaah berhenti bicara, matikan HP, fokus siap mendengar khutbah
- Setelah selesai, Bilal menyerahkan tongkat Jumat kepada khatib sebagai tanda izin naik mimbar
Dasar Hadis
Rasulullah SAW bersabda: “Jika kamu berkata ‘Ansit’ pada teman saat khatib sedang berkhotbah, maka kamu telah melakukan hal sia‑sia” — maksudnya: jangan ada suara apa pun, cukup diam dan dengarkan saja.
Singkatnya: Ansitu = perintah diam dan perhatian penuh menjelang khutbah dimulai.
Itulah Tadi Penjelasan tentang Kalimat "Ansitu" yang dilakukan oleh Sang Bilal Sholat Jumat di 1 Masjid, Insya Allah, Bermanfaat. Nanti Malam, Jangan lupa, ada Pengajian Rutin Jumat Malam Sabtu di Mushollaku ok.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar