Yang dari Kurun Waktu tahun 2017 sampai 2026 saja Semua Blog yang Bahas Seputar Koran-Koran dan Media Cetak Indonesia pasti Sudah Hapus (kecuali yang tersisa tapi takkan dihapus). Yang Terbaru adalah Cerita Perayaan Ultah 2 dari 3 Koran Favorit gue (bukan hanya Media Indonesia) di Tahun ini (antara Jawa Pos dan Kompas) yang tadi dihapus, Benar Kan! Ini Cuma Kutukan Penghapusan terus menerus doang? Masya Allah! Kan Cuma Penghematan atau Efisiensi... Tapi Sekarang, Jangan Takut! Kita Kembali Bahas seputar Media Cetak yang dulunya gue Pernah beli sebelum Berhenti, Apalagi masih dalam Perayaan Ultah Koran Kompas pada 28/6 kemarin dan Kemeriahan Pildun 2026 yang masih berlangsung.
Anda Masih Kangen sama Tabloid Bola yang pasti Melegenda? Ya, Tabloid ini dijuluki sebagai "Kitab Suci" Olahraga Indonesia yang dulunya Merajai Pasaran Media Cetak saat itu (di era 90an-2000an). Sebagaimana yang dari Pembahasan-Pembahasan Sebelumnya dari dulu, Tabloid ini mulai hadir pada 3 Maret 1984 yang Berawal dari Sisipan Koran Kompas (tapi cuma ada di Edisi Jumat?). diinisiasi oleh Ignatius Sunito dan Mendiang Sumohadi Marsis (yang saat itu keduanya adalah Jurnalis Kompas Desk Olahraga). Kemudian, 4 tahun setelahnya, Terbit Sendiri mulai Edisi 1 April 1988 hingga 28 Februari 1997 (alias Minggu Keempat Februari 1997?). Lalu, Beredar 2x Seminggu (antara Selasa dan Jumat) pada era 1997 hingga 2010 (1997-2010 itu adalah era Emasnya Tabloid Bola kalau ga salah dan jadi Rivalnya Jenama-Jenama Media Cetak Olahraga lainnya kayak Go, Soccer, dll.). Sedangkan di era 2010-2013, Beredar hingga 3x Seminggu (Setiap Senin, Kamis dan Sabtu). Berlanjut pada 2013-2015, Bola terbelah Waktu Terbitnya (baik kubu Setiap Kamis dalam Format Tabloid dan kubu Harian dengan 2 Format Berbeda (Tabloid dan Koran)). Lalu, pada 2015-16, Tabloid beredar di Hari Kamis dan Koran beredar di Hari Sabtu dan Terakhir, di era 2016-2018, Kembali ke 2x Seminggu seperti dulu. Yang Paling ingat di Memori ini, ada Komik Si Gundul yang Melegenda, Catatan Rayana Djakasuria yang melaporkan langsung dari Italia (sama seperti Catatan Luki Aulia di Koran Kompas sekarang yang ada di Edisi Jumat/Sabtu/Minggu), Liputan Khusus Piala Dunia dari 1986 hingga 2018, Berita/Ulasan Sepakbola Liga Italia/Indonesia yang mendominan (sama seperti Rubrik Wisata di Koran Jawa Pos Edisi Minggu yang Isinya Info Wisata-Wisata Indonesia dan Pemuatan Foto-Foto dari AntaraFoto/Sumber dari Website yang mendominan sekarang), Menerbitkan Produk-Produk Turunan seperti Majalah BolaVaganza hingga Tabloid Bola Sports, dan Sebagainya Termasuk Jurnalis-Jurnalisnya Bola yang melekat di ingatan Memorinya Pembaca-Pembaca Setianya, ada Weshley Hutagalung, Sapto Haryo Rajasa (kini Komentator Piala Dunia 2026 di LPP TVRI), Arief Kurniawan (Mantan Komentator MotoGP di Trans 7), Ian Situmorang, dll. Bahkan, Tabloid legendaris ini disebutkan/dimunculkan di Segmen Lintas Media dari Acara Nuansa Pagi di RCTI (Muncul di Selasa dan Jumat) saat itu.
Sampul Tabloid Bola edisi Perdana (1984)
dan Sayangnya, pada 26 Oktober 2018 silam, Tabloid Bola Tinggal Kenangan dan resmi Berhenti Beredar secara mutlak yang ditandai dengan Penerbitan Edisi Terakhirnya pada Tanggal yang sama (setebal 60 halaman Berwarna) dan Langsung jadi Pusat Perhatian semua Netizen yang Rindu Sama Tabloid Olahraga Legendaris ini saat itu.
Sampul Tabloid Bola edisi Terakhir (2018)
Setelah Bertahun-tahun Diet Beredar, Akhirnya, pada 2025 silam, si Kitab Suci Olahraga (Tabloid Bola) resmi Bangkit Kembali (Comeback) berkat Bantuan dari Koran Kompas untuk Menerbitkan Edisi Spesial dalam Format Tabloid Sepenuhnya, diberi Label "Tabloid Bola by Kompas". Pasca Kesuksesan Penerbitan Edisi Spesial Koran Kompas yang 60 tahun pada Juni Tahun lalu dan HUT RI ke 80 pada Agustus Tahun lalu yang mendapatkan Antusiasme bagi Pembaca-Pembaca setia yang sudah di PreOrder lewat Online/Offline, Kini Koran yang terkenal dengan Jargon "Mencerahkan Lintas Generasi" tersebut, Menerbitkan Edisi Khusus dalam format Tabloid yang Bergaya Nostalgia Tabloid Bola di Masa silam. Seri Pertamanya adalah Geliat Timnas Indonesia yang selalu Gagal ke Piala Dunia sejak Indonesia (sudah) Merdeka. Terbit Terbatas pada 26 Oktober 2025 silam. Tebalnya 40 halaman Berwarna (sama seperti Ketebalannya Tabloid Bola zaman dulu).
Sampul Tabloid Bola by Kompas seri Geliat Timnas Indonesia (2025)
Seri Pertama ini isinya adalah Kisah Timnas Indonesia yang selalu Tampil di Kualifikasi Piala Dunia zona Asia tapi Gagal lolos terus, 2 Pelatih Timnas Indonesia sebelum era John Herdman/Kurniawan DW (STY dan Patrick Kluivert), Diaspora di Timnas Indonesia hingga Komik si Gundul yang kembali dihadirkan! Harganya cuma Rp. 60.000,-/Tabloid (plus Bonus 1 Poster) dan Rp. 120.000,- (plus Bonus 2 Poster dan Paket Langganan Digital Kompas.id). Gue Dapat 2 Eksemplar Tabloid Bola by Kompas yang seri Pertama berkat PreOrder di 2 Marketplace berbeda (Shopee dan Gerai Kompas Online) pada Oktober Tahun lalu, kan bisa jadi Koleksi untuk Rindu sama Tabloid ini pas Waktu gue Sekolah dulu. Sekarang, kan yang Simpan untuk Tabloid Spesial ini cuma di 2 Markas di 2 Kota (baik di Malang dan di Mojokerto).
Setelah seri Pertama yang Bahas Timnas Indonesia pada Tahun lalu, Kini Tabloid Bola by Kompas ada lagi di Tahun ini, kali ini serinya jadi 2 untuk Kemeriahan Pesta Piala Dunia Tahun ini dan Indonesia Open 2026 yang sudah selesai digelar.
Sampul Tabloid Bola by Kompas seri Pesta Bola Amerika 2026 (2026)
Seri Kedua Tabloid Spesial ini adalah Seri "Pesta Bola Amerika 2026" yang mengawali Lipsusnya Koran Kompas saat Piala Dunia Tahun ini. Terbit Terbatas pada 7 Juni lalu tapi Tebalnya 40 halaman (sama seperti seri Pertama) dan Berisi Mengenal lebih dekat 10 dari 48 Negara Peserta, Ulasan 12 Grup, Komik si Gundul, Pemain-Pemain, Infografis Markas 48 Negara Peserta, Infografis 16 Stadion, Tebak Pemain, Infografis Daftar Skuad Resmi, Infografis Jadwal lengkap dan Cerita-Cerita Mendalam seputar Persiapan Piala Dunia 2026. Harganya Cuma Rp. 50.000,-/Tabloid (Bonus 1 Poster Karya Azka Alfi dan 1 Pak isi 3 Kartu Random Legenda Pesepakbola Dunia) atau Rp. 99.000,- (dapat 2 Bonus yang sama tapi ditambah Bonus Paket Langganan Digital Kompas.id). Tabloid ini Cocok buat dibaca sambil Menonton Bola Piala Dunia Tahun ini ditemani Snack/Kue. Gue Dapat 3 Eksemplar Tabloid Bola by Kompas yang seri Kedua (Pesta Bola Amerika 2026) berkat PreOrder di 2 Marketplace berbeda (Shopee dan Gerai Kompas Online) pada Juni Tahun lalu, kan juga bisa jadi Koleksi untuk Rindu sama Tabloid ini juga. Sebelum Dapat Ketiganya, gue PreOrder dulu sampai 3x tapi lewat Gerai Kompas Online sama Shopee kalau ga salah pas Periode PreOrder dari 11 Mei hingga 10 Juni lalu.
Sampul Tabloid Bola by Kompas seri Indonesia Open 2026 (2026)
dan seri Ketiga Bagi Tabloid Spesial ini adalah seri Indonesia Open 2026 yang Kemarin sudah selesai pada Bulan lalu. Tebalnya hingga 24 halaman dan Berisi Insight, Prediksi hingga Cerita-Cerita Lama Indonesia Open dari Waktu ke Waktu yang didokumentasikan Arsip Kompas. Harganya Cuma Rp. 25.000,-/Tabloid dan bisa Dapat 1 Tiket Gratis ke Istora Senayan untuk Menonton Indonesia Open 2026 (khusus untuk Pembelian di Gerai Kompas Online kalau ga salah). Ada juga yang Biayanya Rp. 50.000,- termasuk Bonus Paket Langganan Digital Kompas.id dan Dapat 1 Tiket yang Sama. Terbit terbatas pada 24 Mei lalu (kemungkinan).
Bukan Cuma yang Tabloid Bola by Kompas yang 3 seri Berbeda sepanjang 2025-26, tapi ada Rivalnya, yakni "Paket Demam Bola 2026" yang berisi 3 Buah (ada Tabloid Poster 15 Pemain yang Berasa Kembali ke Zaman Tabloid Soccer seperti dulu, Jadwal lengkap berukuran lebih besar dan Booklet 76 halaman).
Jadi, Tabloid Bola by Kompas itu Bukan Terbitan Reguler, Tapi Spesial karena Merindukan Kitab Sucinya Olahraga legendaris tersebut Bagi Pembaca-Pembaca Setianya Kompas ataupun Bola dan Tidak mungkin hadir di EPaper Kompas.id (sama seperti yang Kompas Edsus 60 tahun setebal 60 halaman). Ini adalah salah satu Gebrakannya A. Haryo Damardono yang saat jadi Pemred Koran Kompas sejak Mei Tahun lalu. Selain yang Gebrakan (kembalinya) Tabloid Bola yang jadi Terbitan Spesial, Gebrakan Beliau lainnya ada, seperti Penerbitan Edisi Khusus 60 tahun Kompas setebal 60 halaman (seperti yang disebutkan tadi) yang dijual terpisah dari Edisi Reguler pada Juni Tahun lalu hingga Tabloid Bobo Nostalgia by Kompas pada Maret lalu.
Tahun 2026 dibilang Tahunnya Tabloid Bola dan Soccer yang dirindukan tapi sudah Kembali beredar seperti dulu (tapi Spesial), Apalagi jadi sarana Nostalgia membesar untuk Kembalikan Jenama-Jenama legendaris yang Sudah hilang.
Semoga, Tabloid Bola by Kompas bisa hadirkan lagi Suatu saat nanti, Supaya Nostalgia tetap dijaga.
Nantikan Seri Berikutnya dari Tabloid Bola by Kompas:
-Panduan Indonesia Super League 2026/27 (kemungkinan hadir)
-MotoGP Mandalika 2026 (kemungkinan hadir)
-dll.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar