Sekarang, Kita Bahas Seputar Media Cetak nih...
2 Koran Favorit gue (selain Media Indonesia, antara Jawa Pos dan Kompas), mesti "Memasak". Saya Ingat betul pada 12/12 Tahun lalu (2025), Koran Kompas mesti ada Edisi Tematis Jurnalisme Data yang Bahas Hutan Sumatra Lenyap dan Langsung jadi Primadona (saat itu) karena masih dalam suasana Keprihatinan di 3 Wilayah Utara Sumatra yang Kena Gempa/Tsunami (Aceh, Sumut dan Sumbar) pada Akhir Tahun lalu, Masya Allah...
Sampul Koran Kompas Edisi 12/12/2025
dan Tahun ini, (Media Cetak Berupa Koran) kita Masih ada di era Disrupsi Digital, Meskipun Kontennya tetap diutamakan... yang di Kubu Jawa Pos, Rubrik Wisata (Setiap Minggu) Desain Visualnya jadi "Memasak" meskipun Masih memuat Artikel Wisata-Wisata Indonesia terus menerus tanpa menampilkan Foto-Foto dari Keluarga Besar Jawa Pos Media dan di Kubu Koran Kompas pun "Memasak" lagi (seperti akhir 2025) dengan Menghadirkan Sampul Edisi 7/8 lalu yang Bahas Pengangguran terdidik hingga Rencana Tampilan Sampul untuk Edisi 18/8 nanti (fokusnya Memuat Catatan-Catatan dari Berbagai Pekolom-Pekolom yang Pernah dimuat di Koran ini).
Wisata di Koran Jawa Pos Edisi Minggu (1)
Wisata di Koran Jawa Pos Edisi Minggu (2)
Yang Pertama adalah Rubrik Wisata dari Koran Jawa Pos yang Hadir Setiap Minggu. Rubrik ini Cuma Isinya Artikel Wisata-Wisata dari Penjuru Indonesia dan Lengkap dengan Foto-Foto dari AntaraFoto dan Sumber-Sumber lain (baik yang Internet dan bukan Internet, Overdosis?). Desain Visualnya (baik Foto dan Artikelnya) pun Memasak meskipun Jarang Memuat Foto-Fotonya yang dari Tim Fotografernya Jawa Pos Media Group (sejak Mei/Juni lalu). dan ada Artikel yang Tradisi Lisan/Masyarakat Adat/Wajah Baru Perkotaan yang menjadi Sub-Konten di Rubrik ini. Wisata yang di Koran terkenal asal Kota Pahlawan Surabaya tersebut hampir mirip dengan Rubrik Kelana, Foto Pekan ini dan Klik di Koran Kompas, Essay Foto dan Tradisi Lisan di Koran Media Indonesia Edisi Jumat dan Pariwisata di Koran Analisa (Koran terkenal dari Medan) pada era 90an-2000an.
Sampul Koran Kompas Edisi 7/8/2026
Yang Kedua adalah Koran Kompas. di Edisi 7/8 lalu, Koran yang kini berjargon "Mencerahkan Lintas Generasi" tersebut jadi Memasak Juga karena Memuat Artikel Seputar Sarjana yang Menganggur sampai tembus Sejuta Orang. Terdapat Juga ada Kolom Catatan Ariel Heryanto (bukan Ariel Fesol dari Alpha) tentang Benda yang Sama (Koran), Tulisan Luki Aulia dan Elsa Emiria di Sudut Pandang (Internasional), dll. Bagaimana dengan Logo HUT RI ke 81 di Koran ini? kan Pasti dimuat lah (Setelah Jawa Pos dan Media Indonesia yang duluan Memasang Logo Spesial ini).
Sampul Koran Kompas Edisi Hari ini (11/8, ada Logo HUT RI ke 81?)
Sejak Hari Kemarin (10/8), Koran Kompas Memuat Logo Resmi HUT RI ke 81 di Sampul Halaman 1. Untuk Rangkaian HUT RI ke 81 di Koran ini, pasti ada (dan Insya Allah, Memasak lagi). Yang Edisi 14/8 nanti, ada "Sudut Pandang" (Internasional) yang Membahas Tematik Politik Luar Negeri untuk Indonesia yang dianalisis oleh 3 Pakar Politik Luar Negeri Indonesia, adapula yang Edisi 15/8 nanti itu ada Urbana Edisi Kemerdekaan, Rubrik Weekendnya masih dimuat Seperti biasa (tapi Embel-Embel Perayaan Kemerdekaan Indonesia) dan Liputan Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD RI 2026, Lalu, yang Edisi 16/8 nanti, semestinya jadi Koran Digital Full melalui Kompas.id, yang Tanggal 17/8 gagal beredar pas Hari H (Perayaan HUT RI) dan Puncaknya, pada 18/8 Nanti ada Edisi Khusus (Tematik) HUT RI yang Isinya Catatan-Catatan Besar dari Tokoh-Tokoh, yang Penting Eksklusif!
Koran Kompas Edisi Tematik HUT RI ke 81 (Bukan Tamu di Negeri ini)
Setelah Sukses dengan Penerbitan Tabloid Bola by Kompas seri Piala Dunia/Indonesia Open 2026 (lihat Tabloid Bola by Kompas: Mengembalikan Nostalgia) dan Tabloid Kompas Seri Cerita Paus Fransiskus yang Sama-Sama di Pre Order lewat Online, Kompas Hadirkan Edisi Khusus (Tematik) Perayaan HUT RI ke 81 dengan Tema "Bukan Tamu di Negeri ini". Jika Tahun lalu Menerbitkan Edisi Khusus Perayaan HUT RI ke 80 dengan Ketebalan sampai 80 halaman, Maka di Tahun ini, Lagi-Lagi Menerbitkan Edisi Khusus Perayaan ini tapi Fokus ke Catatan-Catatan Kemerdekaan Indonesia. Ada Banyak Tokoh-Tokoh yang Pernah rutin Menulis Catatannya di Koran ini, ada Lynda Ibrahim (bukan Izat Ibrahim dari Alpha), Ariel Heryanto, Chatib Basri (Pemenang Cendekiawan Berdedikasi 2026), Alissa Wahid (Pemenang Cendekiawan Berdedikasi 2026), dll. Mantap... dan Nantinya, Sampul untuk Edisi Pekan Depan nanti (18/8), kan Kemungkinan terancam Memasak lagi (sama seperti edisi 12/12/2025 dan 7/8/2026 lalu). Harga Pre Ordernya pun Beda:
Rp. 25.000,-/Koran
Rp. 75.000,- (+ Bonus Paket Langganan Kompas.id sampai 3 Bulan)
Rp. 50.000,- (+ Bonus Buku Catatan Eksklusif dari Kompas)
Rp. 99.000,- (+ Bonus Buku Catatan Eksklusif dari Kompas dan Paket Langganan Kompas.id sampai 3 Bulan)
Pre Ordernya dilakukan Sekarang hingga 17/8 nanti melalui Gerai Kompas Online, Toko Online terkemuka, Toko Gramedia dan Agen-Agen Koran terdekat. dan Seminggu lalu, Gue melakukan Pre Order yang Harganya Rp. 50.000,- di Gerai Kompas Online (tapi dapat Bonus 1 Buku Catatan) dan Bayarnya Pakai QRIS (Livin by Mandiri). Kenapa Pilih Harganya Rp. 50.000,-? Karena Harganya kan Semakin Murah, Semakin Enak walaupun Bisa Dapat Koran bonus Buku Catatan... Masya Allah... dan Pengirimannya dilakukan pada 18/8 nanti (Hari Penerbitan?).
Ya, Itulah Namanya Koran-Koran Indonesia maunya Memasak ditengah adanya Disrupsi Digital. Semoga Saja, Koran Jawa Pos (yang Rubrik Wisata di Edisi Minggu yang Isinya Artikel Wisata-Wisata Indonesia) dan Koran Kompas bisa Memasak lagi...





Tidak ada komentar:
Posting Komentar