Minggu, Desember 29, 2024

Maksi di IGC Mojokerto dan Mampir ke ACE Hardware Mojokerto (Update)

Tadi Siang, Gue Mau Ikut sama Keluargaku ke 2 Tempat di Sekitar Kota Mojokerto, yakni IGC (aka Ikan Goreng Cianjur) untuk Maksi (aka Makan Siang) dan ACE Hardware. Mantap Kan kalau Jalan-Jalan di Minggu Siang bolong...

Buku Menu IGC

Sate Gurami (Seharusnya pilih yang Paket Nasi dan Sate Gurami)

Sambal Kecap untuk Pelengkapnya Sate Gurami dan NasGor buat Elfan

Saat Sampai di Restoran IGC yang dekat sama Sanrio Mojokerto, Kan Sepertinya Memilih Menu Sate Gurami dengan Harga Rp. 75.000,- Tapi Tidak dilengkapi Sama Nasi... Kemudian, Memesan Es Jeruk dan Es Teh termasuk Sego Tempong khas Banyuwangi, Nasi Ayam Goreng dan Bakmi Goreng. Eh, Lupa, Nasi untuk Sate Gurami kan Jadi Penambahnya... Keren sih... Setelah Puas Kenyang di IGC, Gue Ikut Cari Barang-Barang di ACE Hardware Mojokerto, Kan bisa Lihat Barang-Barang Rumahan yang Beneran...

Pintu Masuk ACE Hardware Mojokerto

Ada Saya di CCTV ACE Hardware

Ada Bola-Bola

di ACE Hardware kan Nyari Alat Olahraga agar Bisa Kurus dan Satu lagi, Nyari Air Fryer. Palingan, Kan Mau Ditinju dan Ditreadmill agar Bisa Kurus deh... Kalau Tahun depan (2025) Kurus, Siap lah...

dan Selesai Melakukan Jejak Barang di ACE Hardware, Kita Pulang Nih ke Rumah...


P/S : Ini Postingan yang Dibuat Baru. Soalnya yang Prospek 2025 udah Dihapus sebelum Mau berangkat... 


Update :

Sebenarnya Ini Postingan yang terakhir yang dibuat pada Hari Terakhir 2024 lalu, Tapi Akhirnya Dihapus dan Secara Resmi adalah Postingan terakhir di Blogku pada 2024. dan Sekedar Info, ACE Hardware Indonesia berubah namanya jadi AZKO Store.

Sabtu, Desember 28, 2024

Lirik Lagu Nike Ardilla - Biarlah Aku Mengalah

Siang Itu Surya Membelai bumi

Kuterima Sebuah Unfangan

Ku Buka dan Ku Baca Sampul berwarna Merah

Ada Namamu, Berlinang Air Mata...


(Surat atau Sajak)


Ku Relakan Melepas dirimu

Walau Sakit aku harus Terima

Mungkin sudah nasib

Aku Gadis yang Malang

Ditinggal kekasih, Kini Sendiri lagi...

Kuharap Kau Bahagia

Dengan gadis pilihan Orang Tuamu

Biarlah ku Mengalah

Demi Keutuhan Engkau dan Dia

Walau Hati ini Luka...


Sendiri Lagi, Sendiri Lagi...

Tanpa dirimu disisiku

Sendiri Lagi, Sendiri Lagi...

Kucoba Untuk Melupakanmu...


Sudah Suratan Harus begini

Oh Tuhan, Tabahkanlah Hati ini...


Trivia :

-Sebuah Lagu yang Sangat Populer di Tahun 1992 dan Seimbas dari Kesuksesan Lagu dari Mendiang Poppy Mercury berjudul "Surat Undangan"

-Lagunya Diciptakan oleh Youngky RM yang Berawal Sempat Dinilai Cringe karena Menyelipkan antara Surat atau Monolog atau Sajak yang Layaknya Lagu-Lagu Melankolis

-Lagu ini Bersaing dengan Lagu-Lagu lainnya Sepanjang 1992, Seperti Belum ada Judul milik Iwan Fals, Si Komo Lewat Tol milik Melissa dan Si Komo, Tidak Semua Laki Laki milik Mendiang Basofi Soedirman, dll.





Jumat, Desember 27, 2024

2 Dekade lalu Tsunami Aceh (2004) dan 1 Dekade lalu Saya Ikut Umroh bareng Keluargaku (2014) (Update)

Ini Jumat yang Terakhir di Tahun ini dan Jumat Berikutnya Masuk 2025, Insya Allah... Banyak Rezeki Menantimu...

2 Dekade lalu, Tepatnya pada 26 Desember 2004 pukul 7.59 Pagi, Aceh Menerjang Tsunami dengan Kekuatan Gempa yang Begitu Dahsyat hingga 9,2-9,3 Mw. Kenapa sih? Itu Cuman terjadi di Kawasan Aceh, Sumut, Khao Lak (Thailand), Sri Lanka, Tamil Nadu (India), Maladewa, Malaysia, Myanmar dan Bangladesh. Runtuhnya Sekitar Kota-Kota di Aceh Mulai Memunculkan Tsunami yang Diterjang dari Laut. dan Warga Propinsi Aceh Auto Sedih dan Menangis karena Melihat Bangunan-Bangunan Rusak ditimpa Tsunami. 15-30 Meter saja Semestinya jadi Tsunami yang Mengelilingi Kota Banda Aceh.


Bangunan-Bangunan Ikonik maupun Bukan Ikonik di Wilayah Aceh pun Mulai terdampak. Ada yang Mobil dan Ada yang lain Semacam Atap Rumah. Pertolongan Membesar bagi Warga Aceh dan Sumut Terus dilakukan Pasca Terjadinya Tsunami di Wilayah Serambi Mekkah tersebut. Tidak Hanya itu, Koran Lokal terbesar dari Aceh, Serambi Indonesia berhenti terbit Sementara dan Menjelma jadi Rubrik Serambi Indonesia di Koran Kompas mulai 31 Desember 2004 hingga sekitar Awal Januari 2005. di Televisi, Berbagai Stasiun TV Nasional pun Ikut Meliput Tsunami Besar di Wilayah ini, Seperti Metro TV yang terus menerus Memantau Tsunami di Sekitar Aceh sejak Kejadiannya lewat "Breaking News Aceh Tsunami" dan "Live Event Badai Pasti Berlalu". Lain Metro TV, lainpula dengan RCTI, SCTV dan TV7 (aka Trans 7) ikut Meliput Peristiwa besar tersebut. Tak Cuma itu, Presiden (Kala itu) Susilo Bambang Yudhoyono bersama Wakilnya (Kala itu) Jusuf Kalla datang ke Aceh untuk Melihat Keprihatinan Orang Aceh disaat Tsunami Diterjang. Saat-Saat Masih belum Memulihkan Propinsi ini, PT. Sony Music Indonesia ikut Mengambil Bagian untuk Merilis Album Khusus Tsunami Aceh, diberi titel "Kita Untuk Mereka" yang Dirilis pada Januari 2005 silam. Artis-Artis yang terlibat dalam Lagu berjudul sama, Seperti David Naif, Tia AFI 2, Duta Sheila On 7, Fadly Padi Reborn, Mendiang Bob Tutupoly, Rio Febrian, Audy, Mendiang Glenn Fredly, dll. 


Supaya jadi Rivalnya Kita Untuk Mereka milik Sony Music, Musica Studios Tidak kalah Menariknya ada Album "Dari Hati untuk Aceh" yang Isinya Lagu-Lagu bertema Keprihatinan. Ada 2 Lagu Ayah dengan 2 Versi berbeda, Baik Asli dan Versi Aceh. Lagu ini awalnya Dinyanyikan oleh Rinto Harahap dan Dicover oleh Candil dan Ariel Noah Kalau Tidak salah. Untuk Album ini Bisa Disumbangkan untuk Orang Aceh.


Bukan Hanya Kubu Sony dan Musica untuk Merilis Album Musik untuk Aceh, Tapi HP Records berkolaborasi dengan MGN yang Menaungi Metro TV dan Media Indonesia merilis Single dan Album "Indonesia Menangis". Ada 1 Lagu yang Dinyanyikan Sherina Munaf, yakni Berjudul Sama (Indonesia Menangis).


Lagu ini Memang sering diputar di Metro TV selama Penayangan Breaking News/Live Event Tsunami di Aceh. Peristiwa ini Zamannya Gue Masih di Bangku SD Kelas 3 dan Zamannya Buku RPUL Merah-Hitam yang Isinya Logo 6 Stasiun TV Indonesia era 90an sama Logo-Logo Parpol 2004. 


Sekarang, Giliran Umroh bareng Keluargaku. 1 Dekade lalu, Tepatnya pada sekitar Akhir Desember 2014/Awal Januari 2015, Saya dan Sekeluarga ikut Berangkat Umroh dari Bandara Juanda Sidoarjo ke Bandara Pangeran Mohammad bin Abdul Azis Madinah. diawali di Madinah diwaktu Dini Hari Waktu Setempat (Pagi di Indonesia). Saat Sampai Hotel, kan Siap-Siap Istirahat sekalian Sholat Subuh. Sholat Subuh di Masjid Nabawi hampir Bertemu dengan Narji Cagur, Wah,Wah jadi Gagal Ketemu Bintang Idola selain Mendiang Prof. Dr. H. M. Hembing Widjajakusuma yang Merupakan Dokter legendaris dari Indonesia. Setelahnya, Kita Menginap terus di Salah Satu Hotel yang letaknya Dekat sama Masjidnya Nabi Muhammad SAW dikuburkan. Jumat-Sabtu-Minggu masih di Madinah, Kan Sempat Ikut Sholat Jumat, Lalu Cari Makan kayak Kebab sampai Bakso hingga City Tour Madinah ke Masjid Quba sama Masjid Qiblatain. di Hari Senin atau Selasa, Kita Mau Mampir ke Supermarket Bin Dawood yang dianggap Gramedia atau Alfamart atau Super Indo versi Tiruan di Arab Saudi, Sebenarnya kan Rindu sama Indonesia yang ada Pusat Perbelanjaan Ritel terkenal. Lalu, Saya dan Semua Rombongan (Termasuk Mami-Papi-Alma-Elfan), Naik Bis untuk Pergi ke Mekkah yang diawali dengan Miqot di Bir Ali pada Waktu Sore-Sore. Saat Mau Keluar dari Madinah dan Masuk ke Mekkah, ternyata Jalanannya jadi Gurun bak Jalan Tol atau Jalan di Sekitar Desa. Sampai di Mekkah di Malamnya, kan Sudah Sambut Menara Jam didekat Masjidil Haram. Kan Menara ini Paling Jos selain Menara Petronas di KL hingga Tugu Monas di Jakarta. Saat Awal kedatangan gue ke Mekkah bareng Keluargaku, Kan Nginep di Hotel yang Dekat juga dengan Masjidil Haram, Mantap... Saya Ikut-Ikutan Pergi Sholat 5 Waktu terus menerus di Masjid yang ada Kabbah ini. Tak Cuma Kegiatan Sholat 5 Waktu terus menerus, Kan Mau Keliling Kota Mekkah selain Masjidil Haram dan Menara Jam. dan disaat City Tour Mekkah dan Miqot Jironah, Ternyata Badanku Jadi Kurang Semangat dan jadi Tipes sehingga Tetap Bisa Beribadah di 1 Hotel kan... Walaupun Sembuhnya Secepat Mungkin tapi Tak Kelamaan, Kan Semestinya Kembali Sehat lagi seperti dulu! dan Saat Masih melakukan yang Sama (Umroh) Sempat Nonton Perkembangan Terkini 1 Dekade Tsunami Aceh, Peristiwa QZ8501 dan Pertandingan-Pertandingan Bola di Saluran-Saluran dari Timur Tengah seperti Bein Sports dan Al Jazeera (kalau Indonesia ada dong). dan Umroh berakhir dengan Thawaf Wa'da di Kabbah alias Lambang Asli PPP dan Melaksanakan City Tour Jeddah, Mantap ada Masjid Terapung gitu... Setelah Selesainya City Tour Jeddah, Kita Kembali ke Pesawat di Bandara King Abdul Azis Jeddah. di Bandara ini, Aku Inget Toiletnya jadi Unik gitu... dan Saat Mau Pulang di Awal 2015, Kan Semestinya didalam Pesawat Maunya Tidur dan Makan dari Sore/Malam sampai Pagi. dan Sampai di Indonesia pada Pagi harinya, Kan Jadi Rindu Banget... dan Saat Berangkat Umroh bareng Keluargaku, Saya pasti Bawa Buku Film yang Kemarin aku Tonton di Kota Ngalam, Yakni Comic 8. disaat Pulang dari Jeddah ke Surabaya sekaligus Surabaya ke Mojokerto, Kita Sempat Makan Siang dan Alhasil kita Pulang ke Markasku (Jl. Kedungsari No. 333 Mojokerto). Alhamdulillah, Sudah Pulang Kembali ke Rumah dan Ada Banyak Oleh-Olehnya...


1-2 Dekade sekarang ini kan, Setiap hari Jumat di Mushollaku dekat Markas Saya Melantunkan Syair Abu Nawas hingga 3x sebelum Melaksanakan Iqomah Subuh (Kalau Hari lain Kayak Sabtu Isya (aka Malming) kan sehabis Adzan Isya) dan Saat Melaksanakan Khutbah Sholat Jumat di Masjid-Masjid Terbesar di Negeri Jiran Malaysia (seperti Masjid Wilayah Federal KL yang diresmikan Agustus 2000) Para Khotib-Khotib dan Jamaah Sholat Jumat di 4 Masjid dari KL/Putrajaya ingin Menghimbau terus Untuk Solidaritas Palestina yang Masih melindungi dan menyelamatkan Rakyat Negara Palestina berperang Sejak Tahun lalu ditindas Oleh Rezim Zio**s Isra*l yang Melaknat Allah keatas Mereka Semua. Kenapa? Karena Malaysia masih Menggeliat Perang Gaza-Palestina yang begitu Mencekam terus... 



Update :
Postingan ini Direvisi pada 3/1/25

Update :
Postingan ini Direvisi pada 14/1/25

Kamis, Desember 26, 2024

Buka MyTelkomsel Jadi Bermasalah dan Pasca Makan Rawon di Warung Kiroman

Sejak Beberapa Hari kemarin sebelum Saya Pergi ke Kota Ngalam, di Smartphoneku (Vivo v25e) Ternyata Aplikasinya jadi Bermasalah alias Keluar Sendiri setelah Buka Sebentar. Kalau bermasalah sih, Sepertinya harus Restart dan Setelah direstart, Kemungkinan Masih Seperti disebutkan diatas tadi. Mungkin ini Ngelag atau Bug karena Aplikasinya begitu Usang! Saya Rindu buka Aplikasi MyTelkomsel yang Kini Bermasalah terus menerus, Kalau Buka Aplikasi Sejenis lainnya, Insya Allah, Normal Semua (Kayak Facebook). Tadi Gue Habis Makan Rawon di Warung Kiroman Malang, Kan Seenak-Enaknya apabila di kasih Perkedel. Bareng sama Keluarga it's okay! 

Selasa, Desember 24, 2024

Catatanku Catatanmu (Edisi Khusus Akhir Tahun) : Kepemimpinan Baru di 2 Negara Serumpun

Ini Tahun 2024 alias Tahunnya Rakyat Negeri Jiran Malaysia punya Raja-Ratu baru dan juga Tahunnya Politik Indonesia antara Penyelenggara Pemilu dan Pilkada. di Tahun tersebut, 2 Negara Serumpun harus ada Kepemimpinan yang Baru antara Sultan Ibrahim-Raja Zarith Sofiah dan Prabowo-Gibran. di Negeri Jiran Malaysia, diawal Tahun 2024, Malaysia masih dipimpin sang Raja bernama Al Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al Mustafa Billah Shah ibni Almarhum Sultan Haji Ahmad Shah Al Musta'in Billah dan Ratu bernama Tunku Azizah Aminah Maimunah Iskandariah. dan Akhirnya, di Tanggal 31 Januari 2024, Kepemimpinan beralih ke Sultan Ibrahim dan Raja Zarith Sofiah. di Tanggal yang Sama, Sultan Ibrahim dan Raja Zarith Sofiah resmi dilantik sebagai Raja dan Ratu Malaysia hingga 30 Januari 2029 nanti. di Era Kepemimpinan Sultan Ibrahim/Raja Zarith Sofiah, Malaysia ingin Terus Maju bersama untuk Melaksanakan Solidaritas Palestina berterusan hingga Bisa Memenangkan Perang kelak. di Pertengahan Juli 2024, Rakyat Malaysia ikut Melaksanakan Sholat Jumat yang Lengkap dengan Khutbah Jumat yang Bertemakan Sang Raja dan Ratu Malaysia baru yang Sudah Mengabdi, Kemudian pada Esok Harinya (20/7) Mengadakan Penobatan atau Koronasi Sang Raja dan Ratu Malaysia baru yang dihadiri Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Istrinya, Wan Azizah Wan Ismail. Lain Raja-Ratu Baru di Malaysia, Lain Pula dengan Kepemimpinan Baru di Indonesia yang Sesuai dengan Hasil Pemilu 2024. di Awal Tahun 2024, Presiden dan Wapres RI masih dipimpin Joko Widodo dan KH. Ma'ruf Amin. di Pertarungan Pemilu 2024 yang Berlangsung pada 14 Februari lalu diikuti 3 Calon Pemimpin Negeri baru yang Menjadi Penerus Joko Widodo yang sudah Nyaris 1 Dekade menguasai Negeri ini. Ketiganya adalah Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar yang diusung PKB, Partai NasDem, PKS, Partai Masyumi dan Partai Ummat, Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka yang diusung Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Gelora, Partai Garuda, PAN, PBB, Partai Demokrat, PSI dan Partai Prima, dan Akhir Sekali Ganjar Pranowo dan Mahfud MD diusung PDI Perjuangan, Partai Hanura, Partai Perindo dan PPP. Banyaknya Selebritis-Selebritis atau Tokoh-Tokoh yang Menjadi Brand Ambassador Kampanye Ketiga Capres yang Bertarung di Pemilu 2024. Para Pendukung Anies-Muhaimin Seperti Rhoma Irama, Bebi Romeo, Olla Ramlan, Sutiyoso, Amien Rais, Hernawi Taslim, Hidayat Nur Wahid, Dhimam Abror Djuraid, Jusuf Kalla, Mahyeldi, D'Masiv, Suswono, Tedjo Edhy Purdijatno, Soetrisno Bachir, Surya Paloh, Krisna Mukti, Luluk Nur Hamidah, dll. Sedangkan Para Pendukung Prabowo-Gibran Seperti Dede Yusuf, Melly Goeslaw, Dewa 19, Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Deddy Corbuzier, Helmy Yahya, Jaja Mihardja, Gus Miftah, Taufik Hidayat, Happy Asmara, Denny Caknan, Giring Ganesha, Ayu Ting Ting, Khofifah Indar Parawansa, Emil Dardak, Zita Anjani, Bobby Nasution, Kaesang Pangarep, Dedi Mulyadi, Ridwan Kamil, Bibit Waluyo, Yusril Ihza Mahendra, Eko Patrio, Pasha Ungu, Soekarwo, Andi Sudirman Sulaiman, Susilo Bambang Yudhoyono, Moreno Soeprapto, Ahmad Muzani, Bambang Soesatyo, Siti Hediati Soeharto, Jamal Mirdad, Zumi Zola, Qomar, Nusron Wahid, Deddy Mizwar, Erick Thohir, Wiranto, Agus Jabo Priyono, Grace Natalie, Maruarar Sirait, Candil, dll. dan Para Pendukung Ganjar Pranowo-Mahfud MD Seperti Basuki Tjahaja Purnama, Sandiaga Uno, Megawati, Puan Maharani, Aiman Witjaksono, Doyok, Kadir, Cak Lontong, Rano Karno, Once Mekel, Slank, Arwani Thomafi, Hasto Kristiyanto, Pramono Anung, Tri Rismaharini, Tina Toon, Denny Cagur, Eros Djarot, Iwa K, Andika Perkasa, dll. Hasil Pertarungan yang dilangsungkan pada 14 Februari lalu, Pasangan Prabowo-Gibran Menang besar Hingga 58,59% Suara Mengalahkan 2 Capres-Wapres lain Seperti Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud. Kemenangan Prabowo dan Gibran di Pertarungan Politik Pemilu 2024 bisa-bisa Meneruskan Era Joko Widodo dan Memiliki beberapa Programnya, Seperti Makan Gratis dan Susu Gratis. Tapi Sayangnya, Pasangan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud diberi Gugatan di MK karena Selisih Hasil Suara. di Tanggal 10 April 2024, Pelaksanaan Khutbah Sholat Idul Fitri 2024 di Bantul, Jogjakarta pun Semuanya Bahas Evaluasi Pemilu 2024 dan Terpaksa Semua Jamaah-Jamaah di Bantul pasti bubar. Lalu, di 22-24 April 2024, MK Menolak Gugatan Hasil Pemilu 2024 Presiden dan Menetapkan Prabowo dan Gibran sebagai Presiden dan Wapres RI terpilih Hasil Pemilu 2024 di KPU RI. Setelah Selesainya Pertarungan Pemilu 2024 Presiden, berlanjut ke Gugatan MK untuk Pemilu 2024 Legislatif dari Mei hingga Juni 2024. dan Setelah Gugatannya dikabulkan Sebagian, Maka di Sebagian Daerah-Daerah di Indonesia bisa Menyelenggarakan Pemungutan Suara Ulang untuk Legislatif saja, Contohnya di Sumbar bisa Menggelar PSU dengan Keikutsertaan Irman Gusman pada 13 Juli 2024. dan Setelah Mengadakan PSU serta Penundaan Penetapan 732 Anggota Parlemen Terpilih Hasil Pemilu 2024, Akhirnya KPU RI mengadakan Penetapan 732 Anggota Parlemen Terpilih Pemilu 2024 pada 25 Agustus 2024 atau Berpekan-pekan Setelah terjadinya Penundaan Penetapan. PPP untuk Pertama Kalinya Tidak bisa Masuk Senayan lagi karena Kursinya Tak Ada di Parlemen Nasional. di Tanggal 1 Oktober 2024, MPR RI mengadakan Sidang Paripurna untuk Pelantikan 732 Anggota Parlemen Nasional terpilih Hasil Pemilu 2024. Sebelumnya, Pada Agustus-September 2024, Anggota-Anggota Parlemen Lokal (DPRD Propinsi/Kota/Kabupaten) Pelantikan Duluan. Menjelang Pelantikan Presiden, Prabowo dan Gibran Memanggil Ratusan Tokoh-Tokoh Calon Menteri dan Wakil Menteri di Kabinet Kelak pada 14-16 Oktober 2024. Pada 20 Oktober 2024, Menjadi Babak Baru bagi Rakyat Indonesia, Presiden Joko Widodo yang telah Berakhir Masa Jabatannya Selama 1 Dekade terakhir digantikan Oleh Prabowo yang jadi Presidennya, Sedangkan Gibran Rakabuming Raka pun Jadi Wapresnya karena Usianya dibawah 40 Tahun Gara-Gara MK yang Mengabulkan Gugatan Batas Usia pada Oktober Tahun lalu. Pelantikan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran sangat Meriah yang dilangsungkan di Gedung MPR RI Senayan pada Minggu Pagi. Dihadiri 9 Pimpinan dan Anggota-Anggota MPR RI 2024-2029, Para Pimpinan DPD RI 2024-2029, Para Pimpinan DPR RI 2024-2029, 1 dari 2 Kandidat yang Gagal Menang di Pemilu Presiden 2024 (Anies-Muhaimin), Susilo Bambang Yudhoyono, Jusuf Kalla, Iriana Jokowi, Joko Widodo, KH. Ma'ruf Amin, Wury Estu Ma'ruf, Selvi Ananda, Kaesang Pangarep, Erina Gudono, Bobby Nasution, Kahiyang Ayu, Salim Segaff Al Juffry, Mochammad Afifuddin (Ketua KPU RI), August Mellaz (Anggota KPU RI), Amien Rais, Hashim Djojohadikusumo, Bahlil Lahadalia, Agus Harimurti Yudhoyono, Said Iqbal, Anwar Ibrahim, Lawrence Wong, dll. Sayangnya, Megawati, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD gagal datang ke Pesta Pelantikan Presiden dan Wapres 2024. Saat Pelaksanaan Pelantikan, Bos MPR RI Ahmad Muzani, 8 Wakil Ketua MPR RI 2024-2029, Pimpinan DPR/DPD RI 2024-2029 dan Anggota-Anggota MPR RI 2024-2029 menyerukan Palestina untuk Merayakan Solidaritasnya Demi Memenangkan Perangnya bukan Melanjutkan. Tidak Hanya itu, Saat Pelantikan Presiden-Wapres RI yang digelar oleh MPR RI, ada Konser Pesta Rakyat yang dilangsungkan di 7 Titik di Sekitar Jakarta. Artis-Artisnya Seperti Ayu Ting Ting, Dewa 19, David Naif, Kotak, dll. bisa Panggung di 7 Titik Sesuai dengan Banyak Pulau-Pulau di Negeri 62. Tidak Cuma Konsernya, Ada Juga Pawai Ke Istana Negara Pasca Pelantikan, Dimana Prabowo Menaiki Mobil Maung Garuda dan 2 Tokoh besar yang Biasanya Ikut Bertarung di Pilkada 2024 pada November lalu, Antara Ridwan Kamil (Jakarta) dan Dedi Mulyadi (Jabar). Kemudian, Mengadakan Pisah Sambut antara Jokowi dan Prabowo di Istana Negara dan Berakhir Dengan Perpisahan Jokowi ke Solo di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta. di Sore-Malamnya di Solo, ada Malam Kedatangan Jokowi Pulang ke Solo, dimana Presiden RI ke 7 Resmi berpulang Kampung ke Solo. disaat yang sama, Prabowo dan Gibran Mengumumkan dan Membentuk Kabinet Merah Putih yang Jumlah Menteri dan Wamennya jadi 48+55 atau 48+56. Kabinet ini Lebih banyak dari Era Gus Dur, Megawati, SBY dan Jokowi yang Sama-Sama lebih dari 30 Menteri. Menggabungkan Antara Parpol-Parpol Pendukung Prabowo-Gibran, 1 Parpol Pendukung Anies-Muhaimin (PKB) dan 1 Parpol Pendukung Ganjar-Mahfud (Partai Perindo). Namun Sayangnya, PDI Perjuangan, Partai NasDem, PKS, PPP, Partai Ummat dan Partai Hanura Gagal Dapat Jatah Kursinya, Sehingga dijadikan Parpol Dukungan atau Oposisi Pemerintahan Prabowo dan Gibran. Walaupun, Pertama Kali dalam Sejarah, PDI Perjuangan yang Notabenenya Sebagai Parpol Pemenang Pemilu 2024 Legislatif sudah jadi Oposisi total. 2 Dekade Sebelumnya, di Era SBY-JK, PDI Perjuangan Oposisi total bersama PKPB, PBR, PDS, PPNUI, PNI Marhaenisme, dll. Pada 21-22 Oktober 2024, Prabowo dan Gibran Melantik Semua Menteri, Wamen dan Staff Khusus Kabinet Merah Putih. Banyak Sekali Tokoh-Tokoh yang jadi Menteri, Wamen dan Staff Khusus, Apalagi Banyaknya Mantan Menteri Era 4 Presiden Pendahulunya pun Pernah jadi Menteri-Menteri suatu ketika dulu maupun diteruskan dari Zaman lama dan Satu lagi, Pendatang baru, Seperti Muhaimin Iskandar, Yusril Ihza Mahendra, Agus Harimurti Yudhoyono, Bahlil Lahadalia, Fadli Zon, Raja Juli Antoni, Wihaji, Giring Ganesha, Taufik Hidayat, KH. Nasarrudin Umar, Sri Mulyani, Pratikno, Amran Sulaiman, Maruarar Sirait, Anis Matta, Diaz Hendropriyono, Ahmad Ridha Sabana, Muhajir Effendy, Gus Miftah yang Menjadi Kontroversi Membesar, Raffi Ahmad, dll. Ini Kabinet besar Sekali karena Memadukan antara Mantan Menteri Legendaris dan Pendatang baru, Ini jadi Keren Kabinetnya Karena dulu ada Kabinet-Kabinet Era Bung Karno dan Pak Harto yang Membesar Sekali di Masa Silam. Tahun 2024 jadi Tahunnya Penguasa Baru di Negeri ini, Antara Raja-Ratu di Malaysia dan Presiden-Wapres di Indonesia.

Minggu, Desember 22, 2024

Lirik Lagu Exists - Untukmu Ibu

Oh, Ibu, kau disiram bayu pagiKehilangan terasa kini dan kesepianDan aku bagai purnama gerhanaDi ibarat lautan kering, tiada tempat ku layarkanHasratku ini masih belum sempat ku buktikannyaPadamu, Ibu tersayang, ku curahkan rasa hati
Ku tatapi potretmu berulang kaliKu renungkan kalimah yang diberi
Tuhan Yang Esa, ampuni dosa IbuTempatkan mereka di antara kekasih-kekasih-MuOh, Ibu, kau kasih sejatiKu taburkan doa untukmu, IbuAmpunilah dosaku sejak ku dilahirkanHingga akhir hayatmu
Saat ini ku teruskan hidup tanpa bersamamu, Ibu
Tuhan Yang Esa, ampuni dosa IbuTempatkan mereka di antara kekasih-kekasih-MuOh, Ibu, kau kasih sejatiKu taburkan doa untukmu, IbuAmpunilah dosaku sejak ku dilahirkanHingga akhir hayatmu, IbuKini aku hilang tempat mengadu
Oh, Ibu, damailah engkau di sanaKu taburi doa mewangiHadiah dari anakmuIbu




Sabtu, Desember 21, 2024

1 Dekade lalu Pasang TV Berlangganan MNC Vision (dulu Indovision) (Update)

Tepat pada 1 Dekade lalu (21/12/2014), di Markasku yang letaknya di Jl. Kedungsari No 333 Mojokerto mulai Memasang TV Berlangganan terbesar dari Indonesia, Indovision (aka MNC Vision). Gue Kali pertama Menontonnya, Walaupun Bisa Menyaksikan Tayangan-Tayangan baik Nasional dan Internasional. Kalau yang Saluran-Saluran Nasional kan Jumlahnya lebih dari 10 atau 20 saja, Seperti RCTI, MNC TV, GTV, Sindo TV (aka iNews), MNC News (aka Sindo News TV), MNC Sports (aka Sportstars TV), MNC Music (aka Music TV), MNC Muslim (aka Muslim TV), dll. Kan didominasi Saluran-Saluran milik Hary Tanoe (MNC Media). Ada Juga Saluran lain Seperti SCTV, Indosiar, ANTV, TV One, dll. Tapi Sayangnya, Net. sama Kompas TV belum masuk daftarnya, Waduh... Oh Ya, ada Saluran-Saluran Internasional juga ada Kayak One Channel Sony sampai HBO kalau ga salah... dan Saya Terpaksa Pilih Paket Galaxy, Mantap... Walaupun, Kalau Setiap Bulannya, Bisa Bayar deh, Kalau ga dibayar, Kita Blokir jadinya... Saat Awal Menyalakan Dekodernya, Kan Muncul Sisa-Sisa Saluran sebagai Starter Pack (pasti Inget deh), Seperti TVRI, RCTI, MNC TV, GTV, Sindo TV, Life dan Muslim TV. Salah Satunya, Pasti Sindo TV yang Biasanya Menjelma jadi TV Nasional dengan Jargon Khasnya "Luar Biasa". dan Akhirnya, Setelah 4-5 Bulan Menemaniku, Terpaksa Stop Berlangganan Karena Tak dapat Dibayar Setiap Bulannya, Masya Allah!

1 Dekade Sekarang, Kan Semestinya ke Musholla Berhari-Hari doang, Subuhnya Jumat dan Sabtu, Tapi Hari-Hari lainnya (termasuk Jumat-Sabtu) Juga datang kesana. Mantap...

Update (17/3/25):
Sejak Hari ini, Indovision Kembali Menggunakan Namanya Setelah hampir 8 Tahun Menggunakan Nama "MNC Vision". Berarti, MNC Vision dan K Vision bersatu jadi "Indovision" kembali.

Update (21/3/25):
Tadi, Pas ada Pertandingan Sepakbola, iNews masih Memunculkan Logo "MNC Vision" bukan "Indovision". Yang K Vision, Kadang Pakai yang Saat ini, Kadang Pakai Indovision.