Minggu, Juni 21, 2026

Antara Jawa Pos (Sunday Magz) yang Foto-Foto dari AntaraFoto (Wisata), Artikel Semua AI dan Berita Medsos dan Koran Kompas yang 3 Sajian Spesial di Juni-Juli ini

Selama dari 2018 sampai 2026, Semua Blog yang Bahas Seputar Media Cetak sering dihapus terus (kecuali yang Sisa-Sisanya), yang Tanggal 15/6 lalu Sempat Bahas Total tentang Tabloid Bola by Kompas yang Merindukan bagi Pembaca-Pembaca setia, dan akhirnya, Sudah dihapus total tadi, Waduh, Masya Allah, Kenapa Hapus terus nih di Tahun ini? Krisis atau Efisiensi ya? Hehehe... Yuk Kita Bahas (Kembali) yang Seputar Dunia Media Cetak, kan Masih dalam Suasana Pildun, Menyongsong Perayaan 61 Tahun Koran Kompas pada 28/6 nanti (tinggal Seminggu lagi) dan 77 Tahun Koran Jawa Pos pada 1/7 nanti (tinggal 10 hari lagi). Gue kan ngeFans sama Koran JP (singkatannya Jawa Pos), Kompas dan MI (singkatannya Media Indonesia). Oh Ya, Kemarin, Koran Kompasnya belum Datang alias Zong (sehingga tinggal Jawa Pos saja).

Juni dan Juli, Memangnya adalah Musim Perayaan Koran-Koran berulang tahun (antara Jawa Pos dan Kompas, tapi yang Piala Dunia saban 4 tahun tidak apa apa (kecuali edisi 1930, 1962, 1966, 1986, 2002 dan 2022 diluar Juni-Juli)). 2 Koran yang tadi disebutkan (termasuk Media Indonesia, dll.) kan Masih dalam era Disrupsi Digital yang Mengakibatkan Hilangnya Sebagian Koran-Koran yang Edisi Minggu, kalah dari Medsos/Media Online hingga Menurunnya Penjualan Koran. Yang Jawa Pos (Sunday Magz) Kontennya cuma Isinya Foto-Fotonya LKBN Antara terus menerus di Rubrik Wisata (yang masih Bahas Tempat-Tempat Wisata di Seluruh Indonesia), Semua "AI" di Berita-Berita dari Rubrik Nasional, Internasional, Home dan What's On Social Media dan Berita-Berita yang diintisari dari Medsos lewat Rubrik yang Sama. Adapula, Koran Kompas sibuk dengan Sajian Spesial (demi Sambut Ultah), baik Lipsus Pesta Bola Amerika 2026 dan jadi Koran Resmi PRJ (Pekan Raya Jakarta) 2026 yang kini masih Berlangsung. Mari Kita Simak Rinciannya...


Jawa Pos (Sunday Magz) yang Foto-foto dari AntaraFoto dan Lainnya (Wisata), AI dan Berita Media Sosial

Jawa Pos (Sunday Magz) Edisi 21/6

Setiap Minggu, Jawa Pos yang diberi titel "Sunday Magz" isinya Konten-Konten Ringan (Gaya Hidup, Hiburan, Hobi dan Keluarga) dan Berita-Berita yang tak Mendalam/Mendalam (Kesinambungan dari Edisi Sabtu yang dipanggil "Weekend Magz" yang isinya masih Konten-Konten Ringan yang Sastra-Sastraan). Banyak Sekali Rubrik-Rubrik yang Tampil di Koran dari Surabaya tersebut, ada Rubrik Wisata, Internasional/Nasional, Film, Drama, Home, Golf (Bagian dari Sportainment), Peluang Usaha, Weekly Plans, What's On Social Media, Lipsus "AS-KANADA-MEKSIKO 2026" (Bagian dari Sportainment juga, Selama Pildun 2026), dll. 

Rubrik Wisata di Koran Jawa Pos (21/6)

Yang Rubrik Wisata saja, Masih isinya Liputan/Artikel Tempat-Tempat Wisata di Penjuru Indonesia yang menjadi Mayoritasnya Isi Konten ini tapi diperkaya Gabungan Visual (antara Artikel, Infografis(?) dan Foto-Fotonya). Untuk Foto-Fotonya Rubrik ini, LKBN Antara (yang AntaraFoto) dan Sumber-Sumber lain pun juga Mayoritasnya. Wisata di Koran Jawa Pos (Sunday Magz) di Bulan ini pun masih Bahas Artikel Wisata-Wisata di Luar Jawa-Bali dan masih Memuat Foto-Foto dari AntaraFoto (dan Sumber dari Internet?) yang pasti menggila. Yang Kearifan Lokal dan Budayanya di Rubrik ini, kan Pasti. Wisata yang Artikel dan Foto-Foto Wisata Indonesia, hampir Mirip dengan Foto Pekan ini di Koran Kompas (Edisi Sabtu), Regional di Koran Kompas (Edisi Sabtu juga), Kelana di Koran Kompas (Edisi Sabtu juga), Klik di Koran Kompas (Edisi Selasa), Essay Foto di Koran Media Indonesia (Edisi Jumat) dan Tradisi Lisan di Koran Media Indonesia (Edisi Jumat juga). Oh Ya, selain yang Rubrik Wisata, Foto-Fotonya dari AntaraFoto pun juga dimuat di Rubrik-Rubrik lain di Edisi Senin hingga Minggu. 

Nasional dan Internasional di Jawa Pos (21/6)

Tidak Hanya itu, Invasi "AI" muncul di Setiap Berita/Artikel di Rubrik Nasional dan Internasional (kan Semuanya diintisari dari AI?). Masya Allah, AI menggila di Setiap Berita/Artikel di Kedua Rubrik tersebut di Koran Jawa Pos (yang Edisi Minggu saja).

What's On Social Media di Koran Jawa Pos (21/6)

Sementara itu, yang Rubrik What's On Social Media pun Isinya Mayoritas Berita-Berita Indonesia Viral yang diambil dari Media Online/Sosial (karena kan Mampu Menandingi Digital). Semestinya Pakai Kode "(lai/ai)" yang mendominan. 

Lipsus AS-Kanada-Meksiko 2026 dan Rubrik Golf di Koran Jawa Pos (21/6)

Oh Ya, ada Juga Lipsus Pildun 2026 (AS-Kanada-Meksiko 2026) yang masih hadir, Sedangkan yang Rubrik Golf masih setia di Koran Minggunya yang dulunya berjargon "Hangat, Padat, Akurat" tersebut. Untuk yang Rubrik Televisi yang dulunya Muncul (sebelum April 2025?), sekarang Jarang nih. Kan, Paling ingat, Isinya Info/Detail Acara-Acara dari RCTI yang terus menerus di Koran yang Bermarkas di Jl. A. Yani 88 Surabaya tersebut, tapi bisa bersaing dengan Info Acara-Acara Metro TV di Koran Media Indonesia Saban hari dan Jadwal Kompas TV di Koran Kompas (hampir) Saban hari. dan Insya Allah, Rubrik ini Bakal Comeback (dikembalikan?), dan kemungkinan Besar masih memuat Artikel Acara-Acara RCTI terus (tapi yang SCTV/Indosiar, tidak boleh kayaknya, agar bisa menandingi Jadwal Kompas TV di Koran Kompas).


3 Sajian Spesial di Koran Kompas Sepanjang Juni-Juli ini

Lain Jawa Pos, Lainpula dengan Koran Kompas yang Tak Kalah Menarik dalam rangka Menyongsong Perayaan 61 tahun Berkarya yang jatuh pada Minggu Pekan Depan (28/6). 3 Sajian Spesialnya (sepanjang Juni dan Juli) ada, seperti Lipsus Pesta Bola Amerika 2026, Jakarta Fair (Kemayoran) 2026 dan Edsus (Edisi Khusus) Kisah (Mendiang) Paus Fransiskus dalam Format Full Tabloid.


Koran Kompas (Edisi 21/6, Lipsus Pesta Bola Amerika 2026)

Tabloid Bola by Kompas seri Pesta Bola Amerika 2026

Lipsus ini diawali dengan Penerbitan "Tabloid Bola by Kompas" seri Pesta Bola Amerika 2026 yang tebalnya 40 halaman dengan Cara di PreOrder (sebelum dikirim total pada 7-10/6 lalu) pada 11/5 hingga 10/6 lalu melalui Marketplace-Marketplace (setelah Sukses dengan Seri Perdananya TBBK yang Geliat Timnas Indonesia pada Tahun lalu untuk Hidupkan Kembali bernostalgia). Isinya adalah Ulasan 12 Grup, Cerita Mendalam Piala Dunia, Mengenal lebih dekat 10 Tim Unggulan, Pemain-Pemain, Komik Si Gundul yang dirindukan dengan Gaya (Sedikit) Baru, Infografis Markas 48 Tim, Skuad Resmi dan Jadwal lengkap. Terdapat Bonus 1 Poster dan 1 Pak isi 3 Kartu dan Harganya cuma Rp. 50.000,-/Tabloid dan Rp. 99.000,- (termasuk Bonus Langganan Kompas.id). Saya Sudah Melakukan PreOrder hingga 3x sepanjang Periodenya PreOrder ini dan pada Awal Juni lalu (sebelum Pildun), Akhirnya, saya dapat 3 Eksemplar Tabloid spesial ini (baik yang Shopee di 7/6 lalu dan yang Gerai Kompas/JNE pada 9/6 lalu). Selain itu, Lipsusnya mulai dimuat pada Edisi 10/6 lalu hingga 21/7 nanti dengan Konten-Konten dan Headline Berita Seputar Piala Dunia 2026 (baik di Koran dan di Website), diliput oleh Prasetyo Eko Prihananto yang Melaporkan dari AS, Meksiko dan Kanada. Isi Lipsusnya adalah Berita-Berita Mendalam, Update Piala Dunia 2026, Prediksi/Hasil Pertandingan, Joueur (Cerita sang Pelatih) hingga Golazo. Oh Ya, untuk Logonya tidak mungkin pakai Logo Resmi Pildun 2026 dari FIFA, melainkan Logo yang tak resmi dengan Teks "Pesta Bola Amerika 2026" diatas Bola Dunia (Peta Amerika) yang dipadukan 3 Garis Warna (Biru, Merah dan Hijau) dibawah Bola Dunia (kasusnya sama seperti yang RCTI pakai Logo 50 Tahun RI tidak Resmi pada 1995 silam dan Djarum Super pakai Logo Piala Dunia 1998 tidak Resmi pada 3 tahun setelahnya (1998 silam, paling ingat di memoriku jadi Sponsor Resmi Siaran Piala Dunia 1998 di SCTV dan TPI (alias MNC TV)). Koran Kompas yang Lipsus ini (termasuk TBBK seri Pesta Bola Amerika 2026) jadi Peneman Menonton Tayangan Semua Pertandingan-Pertandingan Pildun 2026 berlangsung dari Malam hari hingga Esok Paginya (selain Kue/Camilan dan Kopi).

Iklan Koran Kompas seri JF (Jakarta Fair) 2026

Selain yang Pesta Bola Amerika 2026, Pameran Jakarta Fair 2026 masih berlangsung sejak 11/6 lalu di Kemayoran tak ketinggalan di Koran yang kini berjargon "Mencerahkan Lintas Generasi" tersebut. Adanya di Hall D PRJ Kemayoran Booth/Stand No. SLD 15. kan Bisa Memilih Promo-Promonya ada Diskon Spesial, Pilihan Hadiah Menarik hingga Inspirasi Gaya dan Informasi untuk Semua, Mantap! Adapula Tebus Murah Langganan Kompas.id cuma Rp. 15.000,-/Bulan, Langganan Koran Kompas (Cetak) Diskon 30%, Merchandise Kompas Diskonnya sampai 70% dan Buku-Buku dari PBK cuma mulai dari Rp. 10.000,-. Kompas memang adalah Korannya Jakarta Fair (Kemayoran) 2026 (tapi sebagai Media Partner?).

Tabloid Edsus (Mendiang) Paus Fransiskus dari Koran Kompas

Selain yang Pesta Bola Amerika 2026 dan JF 2026, Koran Kompas tak ketinggalan ada Tabloid Edisi Khusus Mengenang (Mendiang) Paus Fransiskus. Tebalnya 48 halaman dan Isinya adalah Kisah Hidup sang Tokoh Besar Katolik dari Argentina tersebut, Kisah Kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia pada September 2024 silam hingga Kematian pada 21/4/25 silam. Harganya untuk Tabloid Edsus ini sama Seperti yang TBBK seri Pesta Bola Amerika 2026 (dibanderol Rp. 50.000,-/Tabloid). Adapula 2 Harga lain tapi ada Bonus-Bonusnya (antara Rp. 100.000,- dan Rp. 288.000,-, Bonusnya ada Paket Langganan Kompas.id, Baju dan Paket Langganan Koran Kompas selama 6 Hari kedepan). PreOrdernya ada di Gerai Kompas Online mulai Sekarang hingga 2/7 nanti. dan Pengirimannya masih bisa dilakukan Setelah 2/7 nanti. 

Mari Kita Putar Balik ke Tahun 2000 dan 2025, dimana saat itu Koran Kompas menggebrak ada Sajian Spesialnya di Juni-Juli (pas Ultah).

Tabloid Khusus Kompas Piala Eropa 2000

Pada Tahun 2000 (waktu saya masih Berusia 6 tahun), Kompas Pernah Menerbitkan Tabloid Khusus Piala Eropa 2000 yang Beredar selama lebih dari 20 hari (10/6 hingga 3/7/2000 silam) dan diperoleh di Seluruh Indonesia di Waktu Sore. Isinya adalah Berita-Berita hingga Prediksi/Hasil Pertandingan Piala Eropa 2000 termasuk PinUp. Harganya Cuma Rp. 1.000,-/Tabloid (lebih murah dari versi Koran dengan Harganya Rp. 2.000,-). Selain yang Tabloid, Format Koran tak Ketinggalan dengan Lipsus yang Sama tapi lengkap dengan Catatan Sepakbola dari Sindhunata (Kalau di Tabloid Bola ada Catatan Rano Karno (sekarang Wagub Jakarta), sebagaimana dari Pembahasan yang sebelumnya pada 2 tahun lalu). Ini Zamannya Pak Suryopratomo yang saat itu Pemred Koran Kompas (2000-2008). 

Koran Kompas Edisi Khusus 60 tahun (versi 60 halaman)

25 tahun Kemudian (2025), Koran Kompas di Perayaan 60 tahun berkarya ditandai dengan Penerbitan Edisi Khusus 60 tahun (baik versi 60 dan 16 halaman). Yang 60 halaman isinya ada Cerita 8 Presiden Indonesia (dari Bung Karno sampai Prabowo) dengan Koran Kompas, Cerita Politik, Cerita Hukum/Kriminal, Cerita Bencana alam, Para Penerima Cendekiawan Berdedikasi 17 Edisi (2008-2024), Kumpulan Cerpen-Cerpen, Cerita Hiburan hingga Catatan yang Kembali dimuat. Banyaknya Foto-foto Lama dan Baru yang dimuat di Koran Edsus ini, dominasinya dari Tim Fotografi Kompas ataupun Arsip Kompas (termasuk yang IPPHOS?), kan bisa Mengenang kembali ke Masa silam (dari Waktu gue belum lahir hingga 2025 silam). Semestinya, Koran yang Edsus 60 halaman tersebut setara dengan Album Kompilasi Lagu-Lagu Terbaik (plus Terbaru) bagi Para Grup Musik/Penyanyi-Penyanyi ternama yang mungkin pakai Embel-embel "The Greatest Hits" dan "The Best of" (seperti Peterpan lewat Album keempat Sebuah Nama Sebuah Cerita pada 2008 silam). Pada Juni Tahun lalu, gue Pesan 2x untuk Koran Edsus ini (baik yang Online dan Offline) dengan Harganya mahal banget, Cuma Rp. 149.000,-/Koran. dan Pas Perayaan 60 tahun Kompas pada 28/6 Tahun lalu, kan dapat Dobel kayaknya, Masya Allah. Kan Banyak Isinya dan Banyak Foto-Fotonya. Mantap...

Halaman 2 (versi 60 halaman)

Halaman 33

Selain yang Versi 60 halaman yang dijual terpisah dari Edisi Reguler, ada juga Edisi Khusus versi 16 halaman yang Sampulnya Kompas Edisi Perdana 28/6/1965 silam. 

Koran Kompas Edisi Khusus 60 tahun (versi 16 halaman)

Isinya cuma Tentang Geliat Brain Rot yang merajalela di Tahun lalu, Pemuatan Perdana Karikatur baru Kompas (si Joni dan si Poni), Peristiwa Indonesia yang direkam oleh Koran ini, Timeline Sampul Headline Koran Kompas dari 1965 hingga 2025, Sejarah Kompas dari Kelahiran hingga Kejayaan, TTS, Evolusi Harga (1965-2025), Liputan Internasional, Evolusi Ekspedisi Kompas dan Testimoni Pembaca-Pembaca Setia. 

Halaman 2 (versi 16 halaman)

Halaman 12 (TTS dan Jadwal TV)

Yang Paling Ingat, di Halaman 8-9 ada Artikel/Infografis Timeline Wajah-Wajah Sampul Headline Koran Kompas dari Waktu ke Waktu (yang era 1988-1998, mirip dengan Sampul Koran Bali Post yang paling terkenal di Pulau Dewata, coba cek di Website Arsipnya Monumen Pers Nasional Komdigi). dan Satu lagi, di Halaman 12 (dibawah TTS spesial), ada Jadwal TV Edisi 28/6/25 silam yang isinya Jadwal Kompas TV yang Cerita Rasa, Kompas Petang, dll. hingga SCTV yang Asmara Gen Z (saat itu GTV masih dimuat Jadwalnya sebelum 9/9/25 silam diganti kembali sama Metro TV kalau ga salah). Yang Foto-fotonya, kan Sedikit sama seperti yang versi 60 halaman. dan Ini adalah Gebrakan Awal sang Pemred yang bernama A. Haryo Damardono yang sudah menjabat pada 1 Mei Tahun lalu (selain yang TTS di Kompas.id).

Nantikan Perayaan 61 tahun Koran Kompas berkarya pada Minggu depan dan 77 Tahun Koran Jawa Pos berkarya pada 1/7 nanti (seperti yang tadi disebutkan diatas), Insya Allah...

Tidak ada komentar: