Nah, di Awal-Awal Bulan Puasa ini, Semestinya Mendengar Salah satu Acara Radio Legendaris yang dirindukan Para Pendengar-Pendengar Loyal, yakni Sandiwara Radio. Acara Radio ini Memang dianggap Alternatif selain yang Nonton Dracin yang Bikin Malas dan Mendengar Siaran Radio yang bikin Bermasalah atau Bukan (baik yang Live Streaming kayak Radio Prosalina Jember/Bondowoso dan Frekuensi kayak Cakra Krisna Nganjuk atau Kartika FM Jombang) dan dijamin Berasa bak Nostalgia. Acara Radio paling Melegenda tersebut Memang Dulunya Berkibar di era 70an hingga sekitar awal/pertengahan era 2020an lewat Semua Stasiun-Stasiun Radio di Seluruh Indonesia, lebih Fokus pada Kisah yang diambil dari Peristiwa Masa Silam (Kerajaan) hingga Kisah Keluarga. Karena Kisah di Setiap Sandiwara Radio Kurang Lebih mirip dengan Dracin (alias Drama Cina) yang saat ini tetap Menggeliat di Tahun ini (sebagaimana dalam Pembahasan Sebelumnya). Selalu Seru dan Pasti Menegangkan! Nah, Kalau anda Ingat Kembali ke Masa Silam (70an-sekitar awal/pertengahan 2020an), Sebagian Besar Radio-Radio Indonesia ikut Menyiarkan Acara Sandiwara Radio, Kangen deh dengan Acara Radio terbaik ini. Yang di era 80an-90an adalah Puncak Kejayaannya Salah satu Acara Radio yang begitu Melegenda tersebut. Radio-Radio yang pernah Menyiarkannya adalah Radio Camar Surabaya (sekarang Gen 103.1 FM Surabaya), Radio Retjo Buntung Jogjakarta, Radio RCT Semarang, Radio Garuda Bandung (sekarang masih ada atau tak ada ya?), Radio Prambors Jakarta (saat itu masih sebelum Tambah Kota-Kota Jaringan), Radio Suara Subuh Padang (sekarang tak ada), dll. Ada Banyak Macam-Macam Judul Sandiwara Radio yang mesti terkenal, ada Butir Butir Pasir di Laut, Saur Sepuh, Ibuku Malang Ibuku Tersayang, Misteri Nini Pelet, Catatan si Boy, Tutur Tinular, dll. Pemain-Pemainnya pun Ada yang jadi Pengisi Suara tapi Melegenda lewat Acara Radio ini, seperti Ferry Fadly, Elly Ermawati, Petrus Urspon, Ivonne Rose, Lukman Tambose, Maria Oentoe, Hana Pertiwi, (Mendiang) Asdi Suhastra, Edy Dhosa, dll. Yang Sebagian Besar Nama-Namanya pun jadi VO (Voice Over) untuk Iklan Produk/Layanan Masyarakat/Acara (yang sepaket sama Sonny Setiawan, Fla Tofu, Asteria Arlita, Iyed, Sammy, Yohannes Wibowo, dll.), yang Satunya pun Pernah jadi Seiyyu Nobita dari Kartun Legendaris Dunia "Doraemon" dan yang Satunya lagi pun dulunya Adalah Penyanyi Berbakat. Sejumlah Jenama-Jenama pun Ikut Mendukung Acara ini sebagai Sponsor Utama/Pendukung/Kolaborasi, ada Procold, Mixagrip, Carol Super Pill, Bodrexin, dll. Walaupun Geliat Sandiwara Radio jadi Parah saat itu (terutama di era 80an-90an), Sejumlah Stasiun-Stasiun Radio di Indonesia pun ikut Menggelar Road Show atau Jumpa Pemeran-Pemeran Sandiwara Radio. Sebagian Pengisi Suara-Pengisi Suara pun Datang ke Radio untuk Agenda ini, ada Ferry Fadly dan Elly Ermawati. Kedua Sosok ini selalu diundang ke Radio-Radio di Berbagai Kota dan Satu lagi, pun ada Kartu Bergambar Foto Semua Pengisi Suara Sandiwara Radio yang Melekat di Masanya. Oh Ya, pada era 2018-sekitar 2024/25 silam, Sandiwara Radio masih ada tapi (Hidup) Kembali ditengah Gempuran Persaingan Drama Series di Beberapa Stasiun TV Nasional yang saat ini, Cuma ada yang Baru dalam Judulnya, seperti "Asmara di Tengah Bencana" yang mengisahkan Bencana Besar, "Borobudur" yang Menggambarkan latar Sejarah Candi Terbaik di Jateng dan Indonesia, "Ken Arok dan Ken Dedes" yang rutin diputar di Semua Radio-Radio dari VOKS Networks di Berbagai Kota (sebagaimana dalam Pembahasan yang Sebelumnya juga) dan Tentunya "Pilar Pilar Retak" yang biasanya disponsori oleh Minyak Gosok Cap Tunggal. Kini, Sandiwara Radio pun tinggal kenangan, Meskipun masih ada lewat Youtube dengan Durasi Tak Utuh (tapi 0% Iklan yang penting 100% Cerita) maupun Utuh (Ceritanya ada Iklan yang terpotong tapi sebagai Jeda Iklan selama Sandiwara Radio). Kalau Tidak Mau ditonton sambil Dengar di YT, berarti Boleh Download via MP3nya dulu. Daripada Malas Nonton Dracin-Dracinan, Lebih baik Harus Dengarkan Sandiwara Radio yang Bisa Mengobati Nostalgia seperti di era Radio dulu (zaman Orba?). Ayo, Manfaatkan Serunya Dengar Sandiwara Radio dengan Kisah-Kisah terbaik untuk Mengembalikan Nostalgia seperti dulu!
P/S: Ini Pembaruan untuk Postingan Hari ini. Seharusnya yang Membahas Antara Dracin dan Sandiwara Radio dan Akhirnya dihapus dan Menggantinya dengan Bahasan Total Sandiwara Radio saja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar