Ket :
Kamis, Juli 25, 2024
Kompilasi Headline Surat Kabar Tentang Kematian Hamzah Haz
Rabu, Juli 24, 2024
Majalah Gatra Tamat Sudah! Kapan yang Lain Menyusul?
Bulan ini, Majalah Gatra Resmi Tamat Penerbitannya. Akibatnya Tekor Terus. Bukan hanya Majalah Gatra, Tapi Website Semacam Gatra.com, GatraTV dan GatraPedia Juga Tamat. Sekedar info, Majalah Gatra Pertama Kali Terbit dalam Format Majalah Cetak pada November 1994 dikala Majalah Tempo lagi Tidur Panjang. dan Setelah Hampir 3 Dekade Kelahirannya, Majalah Gatra Resmi Tutup Buku alias Tamat! Media Cetak Sebelumnya yang Sudah Tamat duluan adalah Majalah Intisari yang Merupakan Majalah Pertama dan Produk Pertama dari KG Group. Setelah Majalah Intisari dan Gatra Tamat, Media Cetak-Media Cetak lainnya Akan Menyusul kelak untuk Matinya Media Cetak, Seperti Koran Kompas sampai Media Indonesia. Yang Koran Kompas masih Bertahan di Industri Media Cetak karena mau Siap bertransformasi Menuju Digital sesuai dengan Jargonnya saat ini "Multimedia Mencerahkan". Lain Kompas, Lain pula dengan Jawa Pos yang Merupakan Koran Asli Jawa Timur yang Masih Eksis di Pasaran Koran sejak 75 Tahun Terakhir, Tapi Hanya 20 Halaman Setiap Hari seperti Zaman 90an (Khusus wilayah Mojokerto dan Jombang jadi 24-32 Halaman Kecuali Edisi Minggu). Pikiran Rakyat dari Jawa Barat pun Tak Ketinggalan, Karena Masih Beredar yang Versi Analog Tapi Tebalnya 12 Halaman Setiap Senin hingga Sabtu dan Terakhir, Media Indonesia Masih Terbit dalam Format Analog (Cetak) dan Digital (EPaper), Tapi Beredar 7x Seminggu. Versi Analog/Digital Beredar Senin hingga Jumat dan Versi Digital Beredar Setiap Akhir Pekan sejak Maret lalu. Sesuai Dengan Prediksi gue, Koran Kompas dan Media Indonesia Kemungkinan Tamat Media Cetaknya Menyusul Majalah Intisari dan Gatra yang Sudah Tamat. Sedangkan Jawa Pos dan Pikiran Rakyat Kemungkinan bisa Bertahan ditengah Tamatnya Merek-Merek Media Cetak di Indonesia. Mungkinkah 2 Media Cetak Koran bisa Tamat Menyusul 2 Majalah Analog yang Tamat atau 2 Media Cetak Koran bisa Bertahan ditengah Digitalisasi? Kita Tunggu saja, Insya Allah...
Selasa, Juli 23, 2024
Buffering oh Buffering
Tadi, Aku buka Aplikasi Audio+ Jadi Ga Ada Suaranya alias Buffering terus (Termasuk Iklan Dana versi Banner terus). Kenapa Terjadi? Karena Adanya Hilang Suara alias Buffering berterusan di Live Streaming Semua Radio (Kecuali BestFM Johor yang Masih Utuh). Saya Coba Buka Radio-Radio lewat Aplikasi Ini, Malah Tak ada Suara alias Buffering terus. Sebenarnya sih, Buffering adalah Hambatan yang Terjadi Ketika Seseorang akan Mengakses video maupun Konten yang Serupa. Penyebab yang Umumnya terjadi biasanya Karena kecepatan Internet yang Terlalu lambat hingga Akhirnya tidak mampu untuk Memproses Video tersebut (Termasuk Audionya).
Kalau Buffering Terus di Audio+ (Semua Radio Kecuali BestFM Johor) yang Pakai Wi-Fi, Kita Ganti yang Lain sebagai Alternatif, Misalnya ada BestFM Johor yang Memutarkan Lagu-Lagu Semua Genre via Audio+ App, Aplikasi Suria Radio Malaysia, Syok, Cakra Krisna Radio Nganjuk dan RRI Digital App (yang lainnya pasti ada Online Radio box). Kalau Aplikasi Suria, Kan 100% Lancar bebas Macet. Yang Aplikasi Syok, Semua Radio-Radionya Tetap Lancar (Tapi sama seperti Suria Radio App). Sedangkan, Radio Cakra Krisna Nganjuk App sama RRI Digital (Bukan Frekuensi) Mestilah Lancar juga!
Coba Buka Suria Radio App, Syok App, dll. Tidak mau Buffering alias Pasti Lancar Jaya! Kalau Audio+, Malah jadi Buffering terus!
Yuk Dengar Radio bersama, Satu Suara Berjuta Telinga!
Senin, Juli 22, 2024
Kangen Pertelevisian 2 Dekade lalu... (Update)
Selamat Pagi... Mari Kita Kembali ke Blog sambil Kembali ke Nostalgia Masa Sekolah dulu...
Tahun 2004 adalah Tahunnya Saya masih di Bangku SD (Kelas 2 dan 3 kalau ga salah), Pesta Pemilu 2004 pertama Kali Pilih Presiden, Koran Cetak Tebalnya Banyak (Kayak Jawa Pos sama Kompas) karena Bersaing dengan Tabloid/Majalah, Ganti Frekuensi Radio-Radio se Indonesia (Contohnya Radio Suara Surabaya Ganti dari 100,55 FM jadi 100 FM dan RFM 94 Mojokerto yang Dulunya 93,5 FM jadi 94 FM), Matinya Munir dan Tragedi Tsunami di Aceh. Oh Ya, Satu Lagi, Tahunnya Acara-Acara Talent Show yang Berkeliaran di TV, ada Indonesian Idol, KDI sampai AFI. Banyaknya Dominasi Acara-Acara Talent Show bisa Memberikan Dukungan Kepada Peserta via SMS. Talent Show jadi Saingannya Sinetron, Hiburan Umum, Berita dan Olahraga yang Begitu Dominan. Kalau Sinetron adanya Si Cecep sama Bajaj Bajuri, Kalau Hiburan Umum ada Program Yuk Sahur Yuk yang Kerap Disiarkan di Bulan Ramadhan 1425H, Kalau Berita, Cuman ada Headline News sama Liputan 6 Petang Kalau tidak salah dan Terakhir, Program Olahraga ada Siaran Langsung Piala Eropa 2004 dan Asia 2004, Dimana Tim Yunani menggasak Tuan Rumah (Portugal) jadi Sang Juara dan Indonesia sudah Terhenti di Babak Fase Grup. Mari Kita Nostalgia kembali Hebohnya Pertelevisian 2 Dekade lalu, Yuk Kita Simak... Kangen sama Tayangan Terbaik Sepanjang 2004.
Indosiar
Siapa yang Tidak Kenal dengan Indosiar? Sepanjang Tahun 2004 (Tahun Monyet), Indosiar memang Melekat dengan AFInya. Apalagi dari Season Pertama masih Tayang Sejak Desember 2003 silam (Sebagaimana dalam Pembahasan Sebelumnya) hingga Ketiga, Acara AFI selalu Populer. Hostnya kalau tak salah Pasti Adi Nugroho dan Bos dalam Acara ini adalah Tamam Hussein. Ditambah, ada Album-Album dari AFI yang Semua dibuat Label Sony Music kayak Menuju Bintang, Melangkah Bersama, Ost Sinetron Menuju Puncak dan The Best of 3 Besar AFI. Bintang-Bintang yang Paling Utama tapi Disukai Fansnya Seperti Veri Affandi, Mawar Dimas, Kia Suban, Dicky H. Saputro, Icha Melissa, Romi Kartiko, Nia, Adit, Micky Octapatika, Haikal Nasution, Tia, Putu Sutha, Alvin, Leo, dll. Paket AFI berisi Konser Eliminasi/Grand Final dari AFI 1 sampai 3, Konser Inagurasi, Diary AFI 1 sampai 3, Up Close and Personal, Konser AFI 1 Menuju Bintang, Konser Tur Melangkah Bersama, Konser Merah Putih Indonesiaku (Spesial HUT RI ke 59), Pondok AFI (Sajian Spesial Ramadhan), Buka Kalbu AFI (Sajian Spesial Ramadhan), Operet Rayakan Kemenangan (Sajian Spesial Lebaran), Sinetron Menuju Puncak dan Diary/Konser AFI Junior. Yang Paling Juara, Grand Final AFI 2 membesar pada Ratingnya dan jadi Pilihan Pemirsa Sepanjang Masa. di GF AFI 2, Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) sama Wiranto Menghadirinya, Kan masih dalam Kampanye Pilpres 2004. Program-Program lain Indosiar ada Banyak yang Pasti Diunggulkan Seperti Kuis Famili 100 yang Tayang Pagi-Pagi dari Senin sampai Jumat Setelah Siapa Berani, Brani Dong, Gengsi Gede Gedean, Bule Masuk Kampung, Tantangan, Kencan Enak, Alamak!, Indonesian Model, Detective Conan, Allez Cuisine (Paling Jos ada Derry Drajat Menyerukan Nama Acara tersebut), dll. Sabtu Pagi, Derry Teriaki "Allez Cuisine" dan Sabtu Malam, Adi Nugroho Memegang Koper Ajaib untuk Siapa yang Mengeliminasi di Konser AFI. Selain itu, Indosiar menyiarkan Ulang Sinetron Tasya yang Populer di 2002 dan Warkop Millenium yang Jadi Populer di periode 2000-01 (Pemerannya antara Mendiang Dono dan Indro).
RCTI
Masih Tercatat jadi Stasiun TV Olahraga Kelas Dunia, RCTI bisa Menghadirkan Piala Eropa 2004, Liga Spanyol, Liga Jerman dan UCL. 2 Tahun Setelah menyiarkan Langsung dan Tunda Piala Dunia dan Asian Games 2002 yang ada Dik Doank, Ucok Baba, dll. jadi Hostnya, Maka RCTI percaya diri jadi Stasiun TV yang Menyiarkan Langsung Piala Eropa 2004 termasuk Indonesian Idol yang Pertama Kali Hadir setelah American Idol yang Sering Tayang. Dengan Masuknya Indra Yudhistira pada Maret 2004, RCTI jadi Andalan untuk Hiburan bagi Keluarga. Jam 4.30 Sore ada Banyak Program-Program yang Bikin Seru mulai dari Kopaja di Hari Senin, Susahnya Minta Maaf di Hari Selasa, M.O.P. (Membuat Orang Panik) di Hari Rabu, Robin Hut di Hari Kamis, Ketemu Calon Mertua (Camer) di Hari Jumat, Selebriti Nginep di Hari Sabtu dan Terakhir, Ngaciiir di Hari Minggu. Ditambah ada Program-Program Minggu Sore yang 2 Dekade Sekarang Masih bertahan yang Menayangkannya (Program Realitas), Semacam Uang Kaget dan Bedah Rumah. Tak Cuma Itu, Untuk Anak-Anak ada Kartun Pororo dari Korea, Doraemon dari Jepang, dll. Dijamin Seru Setiap Akhir Pekan. Oh Ya, Ada Juga Drama Series Semacam Bawang Merah Bawang Putih sampai Si Yoyo. Kuis WWTBAM jadi Masih Andalan di Sabtu Malam karena Harus bisa Berkonsentrasi dengan 1 Pertanyaan 4 Calon Jawaban untuk Mendapatkan Hadiah Uang Besar. Indonesian Idol yang Pertama Kali hadir Lewat RCTI dan Menyiarkan Konsernya Setiap Jumat dan 2 Grand Final dilakukan pada Sabtu Malam.
SCTV
Masih "NgeTop" sebagai Jargon Khasnya sejak 1997, SCTV masih Konsisten Menyajikan Program Program Menarik (Sebelum Banyak Sinetron Sore dan Malam Menyerang). Menjelang Piala Dunia 2006 yang didaulat Jadi Stasiun TV Resmi dikala Wisnu Hadi masih jadi Dirut, SCTV memperbanyak Tayangan Olahraga Seperti Siaran Langsung Liga Italia, Kualifikasi Piala Dunia 2006, Sepakbola Pra Olimpiade 2004 dan Copa America 2004. Sedangkan, Program Berita Liputan 6 jadi Andalan bagi Pemirsa Setia, dari Pagi sampai Malam, Liputan 6 Menyajikan Berita dan Informasi yang Aktual, Tajam dan Terpercaya dibawah Kepemimpinan Redaksi Karni Ilyas. dari NewsRoom ke Pemirsa SCTV, Sajian Liputan 6 jadi Favorit karena Meraih Penghargaan Kategori Berita/Informasi Terfavorit di Ajang Panasonic Awards 2001-2003. Sajian Lainnya ada Sang Bintang, Sinetron Disini Ada Setan, Sinetron Jinny Lagi Jinny Lagi, Sinetron Kenapa Harus Inul, Sinetron Si Cecep, Laris Manis, Bakabon, Kopi Darat 103 FM, dll. Sementara, Untuk Wilayah Surabaya, SCTV pindah Kanal ke 34 UHF (Sekarang ada di 29 UHF Digital). Jangan Kaget sama Pemirsa Setia di Kota Pahlawan.
Metro TV
Didaulat Jadi TV yang Menyiarkan Pemilu dari Awal hingga Akhir, Dipanggil "The Election Channel". Karena, Metro TV bukan Hanya Menyajikan Berita Terkini Setiap Hari Setiap Jam (Seperti Headline News), Tapi Sajian Hiburan juga Pasti Seru bagi Keluarga. Mulai dari Kuis Berpacu dalam Melodi, Cosby Show, Showbiz News, Terbang dengan Lion Air Pulang jadi Miliyuner, Midnight Live, Tafsir Al Misbah (Sajian Spesial Ramadhan), Art 21, dll. Metro Pagi sampai Metro Malam pun Jadi Andalannya Pemirsa yang ketinggalan Memberitakan Indonesia dan Dunia. Tak Cuma itu, Jadwalnya pun Dimuat di Media Indonesia (Saudaranya Metro TV) dan Koran-Koran lainnya. Yang Paling Berkesan, Metro TV Sepenuhnya Menyajikan Berita Tsunami yang Terjadi di Aceh pada 26 Desember 2004 silam. dan Pernah jadi Media Partner untuk Konser Peterpan (kini Noah) 6 Kota dan 1 Hari dengan Memecahkan Rekor MURI. Mantap...
Kesimpulannya, Kalau Ingin Suka Bintang-Bintang AFI, pastikan Indosiar jadi Favoritnya. Kalau Suka Indonesian Idol sama Piala Eropa 2004, Pindahlah ke RCTI. Sedangkan, Yang Mengikuti Perkembangan Terkini Indonesia, Harus Pindah Saluran ke Metro TV yang Menjadikannya TV Berita dan Hiburan paling Komplit.
Update :
Tulisan ini Sudah Direvisi Sedikit. dan Satu lagi, Kedua Postingan Blog di Bulan ini Sudah dihapus.
Update (lagi) :
Lagi-lagi Direvisi kayaknya.
Update (lagi) :
Direvisi Kembali dengan Penambahan Video dan Tulisannya.
Update (lagi) :
Direvisi Kembali lagi, Ada Penambahan Videonya...
Minggu, Juli 21, 2024
Lirik Lagu Sabrina Carpenter - Espresso
Is it that sweet? I guess so
Say you can't sleep, baby, I know
That's that me, espresso
Move it up, down, left, right, oh
Switch it up like Nintendo
Say you can't sleep, baby, I know
That's that me, espresso
My 'give a fucks' are on vacation
And I got this one boy
And he won't stop calling
When they act this way
I know I got 'em
Walked in and dream came trued it for ya
Soft skin and I perfumed it for ya
I know I Mountain Dew it for ya
That morning coffee, brewed it for ya
One touch and I brand newed it for ya
Is it that sweet? I guess so
Say you can't sleep, baby, I know
That's that me, espresso
Move it up, down, left, right, oh
Switch it up like Nintendo
Say you can't sleep, baby, I know
That's that me, espresso
Oh, he looks so cute wrapped around my finger
My twisted humor, make him laugh so often
My honey bee, come and get this pollen
Walked in and dream came trued it for ya
Soft skin and I perfumed it for ya
I know I Mountain Dew it for ya
That morning coffee, brewed it for ya
One touch and I brand newed it for ya
Is it that sweet? I guess so
Say you can't sleep, baby, I know
That's that me, espresso
Move it up, down, left, right, oh
Switch it up like Nintendo
Say you can't sleep, baby, I know
That's that me, espresso
Is it that sweet? I guess so
Say you can't sleep, baby, I know
That's that me, espresso
Move it up, down, left, right, oh
Switch it up like Nintendo
Say you can't sleep, baby, I know
That's that me, espresso
That's that me, espresso
Kamis, Juli 18, 2024
Catatanku Catatanmu (Edisi Khusus) : Antara Kejadian dan Kemenangan
Senin Lalu, Kita Buat Catatan yang Lama, Sekarang Sudah Hapus. Lebih baik Tulis lagi Catatan yang Baru.
13 Juli lalu, Ada Kejadian yang Begitu Berani, Yakni Insiden Penembakan Donald Trump di Pennsylvania ditengah Pidato Kampanye Menjelang Pertarungan Pilpres AS 2024. Dengan Alasan tersebut, Trump jadi Darahnya dan Tetap Bisa Semangat untuk Memenangkan Hasil Pilpres AS kelak. Insiden ini Terjadi Ketika Melaksanakan Pidato Besar di Pennsylvania. Setelah Terjadi Insiden, Trump Tetap bisa Bertarung lewat Kontestasi Pemilu Presiden AS 2024 yang akan Berlangsung pada awal November nanti. 2 Hari sebelum 14/7, Saat Jumat Malam di Musholla Al Amin Mojokerto (dekat Rumahku) ada Pengajian Rutin Malam Sabtu (Legi) yang Masih Membahas Tafsir Al Baqarah terus. Durasi dalam Pengajian ini adalah 55 Menit alias Nyaris Sejam (Durasinya Sama Seperti Durasi Acara Buletin Utama yang Kerap Tayang Setiap Hari pukul 8.00 Malam Waktu Setempat (7.00 Malam WIB) melalui TV3 Malaysia). Tafsir di Pengajian ini adalah Tafsir Al Baqarah Ayat 89 yang Kerap diucapkan dari Imam Sholat Isya di Pengajian ini. di Tafsir tersebut, Selalu Ada Jalan Kemenangan untuk Umat Muslim, Terutamanya Banyak Ganjaran di Puasa Tasua dan Asyura di Bulan Muharram. Kemenangan ini Bukan Menggagalkannya, Tapi Keberhasilannya Tetap jadi Sukses. Seperti Grand Final THSS (The Hardest Singing Show), Piala Eropa dan Copa America 2024 yang Digelar di 14-15 Juli lalu, Dimana, Aepul Roza (Pentolan Drama Band) berhasil Menggondol Kemenangan di Pertarungan Nyanyian Terkeras Mengalahkan Ayda Jebat yang Harus Puas Raih Peringkat 2, Stacy Anam yang Harus Puas Raih Peringkat 3, Aisha Retno, Putera Muhammad dan Zizi Kirana. di Grand Final THSS, Dilangsungkan di CIDB Kuala Lumpur dan Dihadiri Sejumlah Artis-Artis Besar seperti Datuk Siti Nurhaliza (Menjadi Juri Tamu), Hani Fadzil, Obi Wan Faiz, Nabil Mahir, Wani Kayrie, Nadeera Zaini, Shaffiq Erwin, Sissy Imann, Redza Rosli, dll. di Penampilan Pertama, Aisha Retno Membawakan lagu Hatinya Tak Tahan dengan Nuansa Keindonesiaan, Sedangkan Ayda Jebat Membawakan lagu Malam Ini Kita Punya dengan Nuansa Cina, Sedangkan Zizi Kirana Membawakan lagu Atouna el Toufoule (Lagu Palestina) dan Alhamdulillah, Lalu Stacy bawakan lagu Erti Hidup, Putera Muhammad membawakan lagu Jeritan Batinku dan Terakhir, Aepul bawakan lagu It's My Life. Sedangkan, Untuk Nyanyian Duet dilakukan Setelahnya, Ayda Jebat ditantang Aisha Retno membawakan Lagu Penasaran, Lalu Zizi Kirana bekerjasama dengan Stacy membawakan Lagu Tak Ada Logika dan Terakhir Lagu Melompat Lebih Tinggi dinyanyikan Oleh Putera Muhammad dan Aepul Roza. Kita Tinggalkan Pesta Malam Grand Final THSS yang Lumayan Meriah, Tapi ada Grand Final Piala Eropa dan Copa America 2024 yang Berlangsung Setelah Grand Final THSS Selesai. di Grand Final Piala Eropa 2024, Tim Spanyol jadi Kemenangan di Jerman yang Mengalahkan Tim Inggris dengan Skor 2-1. Gol yang Dicipta adalah Williams di Menit 47, Palmer di Menit 73 dan Oyarzabal di Menit 86. Hebatnya Tim ini Bisa Raih Trofi untuk Kali Keempat Setelah 12 Tahun Tanpa Trofi Sama Sekali. Terakhir kali yang Direbut adalah Edisi 2012, Dimana Spanyol Kalahkan Italia dengan Skor besar 4-0 di Ukraina. Lamine Yamal jadi Pemain Muda Terbaik di Pertarungan Piala Eropa 2024, yang Kini berusia 17 Tahun. dari Penyisihan hingga Grand Final, Lamine Yamal bisa Bersinar walaupun Boleh Dimainkan Pertarungannya di Bawah Umur apalagi jadi Bagian dari Skuad Perpaduan Junior dan Senior Tim Matador. Fenomena Yamal tak pernah lepas dari Bayang-Bayang Nama-Nama Lama yang Menjadi Awal Kehebatan Pesepakbola Dunia yang Sudah Berusia Belasan atau awal 20an Semacam Pele (1958), Maradona (1977), Lionel Messi (2006), Cristiano Ronaldo (2004), Wayne Rooney (2003), Andrea Pirlo (2000), Nicholas Anelka (1999), Bambang Pamungkas (1999), Evan Dimas (2013), dll. Selain Grand Final Piala Eropa 2024, Grand Final Copa America 2024 Juga Tak Kalah Menariknya. Menjelang Kick-Off ada Insiden besar di Stadion Miami, Dimana Kick-Offnya Diundur ke Jam 9.22 Malam Waktu Setempat (8.22 Pagi WIB) akibat Adanya Kerusuhan Kecil yang Melibatkan Calon Penonton Tanpa Tiket. dan Alhasil, Pertandingannya pun Sudah Dimulai. Pertandingan di Duel ini, Sangat Tegang Hingga lebih dari 110 Menit, dari Babak Pertama hingga Extra Time Kedua, Masih 0-0. di Saat Selesainya Babak Pertama, Kita Mengadakan Halftime Show yang Dimeriahkan Oleh Shakira. dan disaat Babak Kedua, Messi tidak lagi Bermain Bersama Karena Cedera. dan di Extra Time Kedua, Gol yang Dicipta adalah La Martinez pada Menit ke 112 dan Tidak bisa Menggunakan VARnya. dan Argentina Berhasil Mempertahankan Trofinya di Amerika Serikat mengalahkan Tim Kolombia dengan Skor Tipis 1-0. Argentina sudah Mengoleksi 16 Trofi dan Rekornya pasti begitu Besar. Berkacalah Pada Kenangan 1-2 Dekade lalu, Dimana Grand Final AFI 2, Pesta Pilpres Indonesia 2014 dan Piala Dunia 2014 digelar di Juni-Juli. 2 Dekade lalu, AFI 2 menggelar Konser Grand Finalnya Dimana Tia, Haikal dan Micky bersaing Merebut Gelar Juara di JCC. Acara Ini Dihadiri 9 Bintang AFI 2 yang Tersenggol Seperti Nia, Adit, dll., Wiranto, Susilo Bambang Yudhoyono, Veri Affandi, Mawar Dimas, Kia Suban, Dicky H. Saputro, dll. Tia (Theodora Meliani Setyawati) dari Solo Membawakan Lagu Pengabdian Cinta, Sedangkan Haikal (Haikal Nasution) dari Medan Membawakan Lagu Belum Saatnya dan Micky (Mickey Octapatika) dari Pekanbaru Membawakan Lagu Rapuh. Tia berhasil Raih Juara dengan Perolehan Polling SMS sebanyak 42% Mengalahkan Haikal dan Micky. Program Acara ini Menjadi Acara Paling Populer dan Paling Juara dengan Rating Paling Tinggi di Dunia Pertelevisian Sepanjang 2004. Tak Terkalahkan dari Program lainnya Semacam Piala Eropa 2004 di RCTI dan Bajaj Bajuri di Trans TV (kala itu). Selain Grand Final AFI 2 yang Menjadi Heboh di Jagat Pertelevisian Indonesia, Pilpres Indonesia 2014 dan Piala Dunia 2014 juga Tak Kalah Menarik. Pertarungan Pilpres Indonesia 2014 dan Final Piala Dunia 2014 berlangsung Bersamaan dengan Bulan Ramadhan 1435H/2014M. di Pilpres 2014, Duet Prabowo-Hatta menantang Jokowi-JK. Banyak Sekali Tokoh-Tokoh Besar yang Mendukung Kedua Capres tersebut Seperti Mahfud MD (Prabowo-Hatta), Rhoma Irama (Prabowo-Hatta), Akbar Tandjung (Prabowo-Hatta), Amien Rais (Prabowo-Hatta), Luna Maya (Prabowo-Hatta), Derry Drajat (Prabowo-Hatta), Aburizal Bakrie (Prabowo-Hatta), Hary Tanoesoedibjo (Prabowo-Hatta), Hidayat Nur Wahid (Prabowo-Hatta), Mendiang Rama Aiphama (Prabowo-Hatta), Ahmad Dhani (Prabowo-Hatta), Zulkifli Hasan (Prabowo-Hatta), Syarief Hasan (Prabowo-Hatta), Muhaimin Iskandar (Jokowi-JK), Surya Paloh (Jokowi-JK), Megawati Soekarnoputri (Jokowi-JK), Slank (Jokowi-JK), Wanda Hamidah (Jokowi-JK), Titiek Puspa (Jokowi-JK), Mendiang Glenn Fredly (Jokowi-JK), Widi Vierratale (Jokowi-JK), /RIF (Jokowi-JK), dll. di Hari Pemilihan, Jokowi-JK unggul di 8 Lembaga Survei yang Mengadakan Quick Count Pemilu Presiden 2014. Sedangkan, Prabowo-Hatta menang di 4 Lembaga Survei yang Mengadakan yang Sama. di TV One (dan ANTV), Prabowo-Hatta yang Menang dan di Metro TV (dan Kompas TV), Jokowi-JK yang Juga Menang. di Televisi, Sajian Spesial Quick Count pun Bisa Disiarkan Langsung Sejak Pagi hingga Malam, di Metro TV misalnya Menyiarkan Langsung Quick Count lebih lama dan Mengundang Ganjar Pranowo dan Joko Widodo ke Studio Metro TV. Sedangkan, duo Trans (Trans TV dan Trans 7) Menyiarkan Acara yang Sama yang dimeriahkan Oleh Artis-Artis besar dan Terakhir, TV One menyiarkan Langsung Quick Count Pilpres 2014 dengan Titel "Presiden Pilihan Rakyat". Sementara itu, Stasiun TV lain Semacam Kompas TV, SCTV dan Indosiar tetap ikut menyiarkan Langsung Proses Hitung Cepat atau Quick Count Pilpres 2014. di Grand Final Piala Dunia 2014, Jerman ditantang Argentina. Pada Babak Semifinal, Jerman dibantai Brasil dengan Skor 7-1 dan Argentina mengalahkan Belanda setelah Penalti. di Babak Grand Final yang Berlangsung di Maracana bakal jadi Duel Ulangan antara Grand Final 1990 dan 8 Besar 2010, Dimana Kubu Oezil menantang Kubu Messi. dari Babak Pertama hingga Extra Time Kedua, jadi 0-0 dan Langsung Tegang dan Akhirnya, Pada Menit ke 113, Gotze Mencetak Golnya dan Bisa Juara buat Tim Der Panzer. Jerman Berhasil Menggondol Trofi untuk Kali Keempatnya Mengalahkan Argentina dengan Skor Tipis 1-0 di Maracana Stadium. Jerman jadi Meraih Trofi yang di Luar Eropa yang Jadi Tuan Rumah Piala Dunia setelah yang Pertama milik Spanyol (Wakil Eropa) yang Merebutnya di Afrika Selatan. Padahal, di Eropa, Juara Piala Dunia selalu Milik Negara-Negara Eropa (Kecuali 1958 direbut Luar Eropa) dan di Luar Eropa, Juara Piala Dunia kadang Milik Negara Eropa atau Bukan Eropa (Contohnya 2002 direbut Brasil di Jepang). Setelah Selesainya Grand Final Piala Dunia 2014, Kini KPU RI menggelar Penetapan Hasil Suara Nasional Pemilu Presiden 2014 sekaligus Penetapan Calon Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2014 berdasarkan Hasil Suara Pilpres 2014. di Hasil Suara Pilpres yang Merujuk dari KPU RI, bahwa Pasangan Jokowi-JK Menang di 24 Propinsi dengan Perolehan Suara Mencapai 53,15% dan Prabowo-Hatta Menang di 10 Propinsi dengan Perolehan Suara Mencapai 46,85%. Dengan Hasil itu, Maka pasangan Jokowi dan JK menjadi Pemenang Pilpres 2014. di Saat Merayakan Kemenangan, Jokowi dan JK pun Membacakan Pidatonya di Pelabuhan Sunda Kelapa. Sedangkan, disaat yang Sama, Prabowo dan Hatta dinyatakan Tarik Diri dan Gugur dari Hasil Pertarungan. Kemudian, Menggelar Sidang MK Gugatan Pilpres 2014 dan Alhasil, Prabowo-Hatta Menolak Gugatan Pilpres dan Jokowi-JK tetap jadi Pemenang Pilpres 2014. Tidak Hanya itu, Watchdoc Memutar Film Dokumenter yang Berisi Kisah Sebenar Proses Pertarungan Pilpres 2014, Yakni "Yang Ketu7uh" yang Ditayangkan di Sebagian Bioskop-Bioskop pada September 2014. Kemenangan Antara Aepul, Timnas Spanyol dan Timnas Argentina (termasuk Meriahnya GF THSS dan Piala Eropa/Copa America 2024) di 2024 jadi Meningat dan Menginspirasi Kenangan 2004 dan 2014, Dimana Tia AFI 2 jadi Juara, Jokowi-JK rebut Kemenangan di Pemilu Presiden 2014 dan Jerman berhasil jadi Juara di Pertarungan Piala Dunia 2014. Wallahualam!
P/S:
Catatan Ini Terilham atau Terinspirasi dari Waktu Pengajian Rutin Malam Sabtu (Legi) di Musholla Al Amin Mojokerto Pada 12 Juli 2024 Ba'da Isya, Sumber atau Referensi dari Wikipedia (Akademi Fantasi Indosiar, Pemilu 2014, Piala Dunia 2014, Piala Eropa 2024 dan Copa America 2024) dan disaat Menonton Berita Kejadian Penembakan Donald Trump, Grand Final THSS, Piala Eropa 2024 dan Copa America 2024 pada 14 dan 15 Juli lalu.
Selasa, Juli 16, 2024
Kompilasi Headline Surat Kabar Tentang Peristiwa Penembakan Donald Trump dan Grand Final Piala Eropa/Copa America 2024 (Update)
Ket :


























































%201672024.jpg)




