Senin, Februari 23, 2026

Acara Bukberan di Malaysia vs Nonton Bareng Olahraga di Indonesia

Nah, Daripada Runtuhnya K-Wave gara gara Perseteruan KNetz vs SeaBlings yang biasanya jadi Viral tadi, Lebih baik Mari Kita Simak Perbedaan Acara Bukberan di Negeri Jiran Malaysia dan Acara Nonton Bareng Pertarungan Olahraga Dunia di Indonesia, yang Berdasarkan diintisari dari ChatGPT (termasuk Tambahannya):


Fenomena Majelis Berbuka Puasa (Iftar digelar oleh Korporat/Perusahaan) di Negeri Jiran Malaysia memang sangat khas dan sudah jadi budaya tahunan. Ini berbeda konteks dengan Nonton Bareng (Nobar) Pertarungan Olahraga terbesar di Dunia (seperti Final Sepakbola Liga Champions Eropa hingga Piala Dunia) di Indonesia. Berikut penjelasan lengkapnya:


01. Kenapa Perusahaan di Malaysia rutin Gelar Majelis Berbuka Puasa (Bukberan) di Hotel?

A. Budaya Korporat + Religius yang Kuat

Malaysia menjadikan Ramadhan sebagai momentum resmi dalam budaya kerja. Banyak perusahaan:

-Mengundang karyawan, keluarga dan tokoh-tokoh

-Mengundang klien atau mitra bisnis

Mengadakan santunan anak yatim / CSR atau press conference (sebelum bukberan kayaknya) 

Acara ini bukan sekadar makan, tapi:

Ada doa bersama

Tausiyah singkat

Kadang pemberian zakat/sedekah perusahaan

Kadang ada tanya-jawab

Kadang ada Live Perfomance dari Penyanyi-Penyanyi/Kelompok Musik

Jadi sifatnya semi-formal + religius + networking. 


B. Hotel Punya Paket “Buffet Ramadhan” Khusus

Hotel-hotel ternama seperti:

-Shangri-La Kuala Lumpur

-Sunway Resort Hotel

-The Majestic Hotel Kuala Lumpur

-One World Hotel Petaling Jaya (Selangor)

-dll. 

Setiap Ramadhan menawarkan:

Buffet besar-besaran (masakan Malaysia dan Belahan Dunia)

Harga paket grup korporat

Ruang ballroom untuk acara resmi

Ini sudah jadi industri musiman yang sangat besar di Malaysia.


C. Ajang Networking & Branding

Majelis berbuka juga:

Ajang mempererat hubungan bisnis

Momen menunjukkan kepedulian sosial perusahaan

Branding perusahaan yang “dekat dengan nilai Islam”

Karena mayoritas penduduk Malaysia Muslim, acara seperti ini punya nilai sosial yang tinggi.

Contohnya : Astro Malaysia Gelar Bukberan sekaligus Screening Acara-Acara Spesial Lebaran di Setiap Tahunnya (kecuali 2020-21 tidak ada Meskipun adanya Pandemik dan 2022 digelar di Luar Hotel)


02. Lalu Apa Bedanya dengan Nobar Panggung Olahraga Dunia di Indonesia?

di Indonesia, Nonton Bareng Olahraga Dunia biasanya:

A. Motifnya Hiburan

-Fokus pada euforia pertandingan

-Seru-seruan bareng komunitas

-Tidak ada unsur religius 


B. Sifatnya Lebih Santai

-Di kafe, warkop, hotel, lapangan

-Tidak formal

-Tidak ada protokol acara resmi 


C. Momentum Olahraga Global

Kalau buka puasa di Malaysia itu berbasis kalender Islam,

sedangkan nobar berbasis event olahraga internasional.


03. Perbedaan

Majelis Berbuka Puasa Dari Malaysia

Tujuan : Religius + sosial + bisnis + Hiburan

Format : Formal / semi formal

Unsur spiritual : Ada

Nilai budaya : Tradisi tahunan


Nonton Bareng Olahraga Dunia di Indonesia

Tujuan : Hiburan

Format : Saat event olahraga

Unsur spiritual : Tidak ada

Nilai budaya : Event musiman (seperti Piala Dunia, Final UCL, MotoGP, dll.)


04. Pakaian (Bukberan Malaysia dan Nobar Indonesia) 


A. Untuk Pria

Baju Melayu (Sebagaimana dalam Pembahasan-Pembahasan Sebelumnya juga)

Kombinasi klasik: Baju Melayu + samping + songkok.

Sering dipilih untuk acara resmi dan tradisional.

Baju Kurta

Untuk suasana lebih santai atau semi-formal.

Bisa dipadukan dengan slacks atau celana panjang formal.

Setelan Jas / Batik Malaysia

Beberapa tamu dari korporasi atau pihak media memakai jas modern dengan aksen batik atau songket sebagai sentuhan tradisional.

Jersey Sepakbola/Olahraga lain

Dipakai Untuk Para Pengunjung-Pengunjung Nobar di Indonesia. 


B. Untuk Wanita

Baju Kurung (Tradisional dan Modern) (Sebagaimana dalam Pembahasan-Pembahasan Sebelumnya juga)

Paling populer untuk wanita, nyaman dan sopan, tersedia dalam berbagai warna dan motif 

Kebaya (Tradisional dan Modern, Tapi Impor dari Indonesia) (Sebagaimana dalam Pembahasan-Pembahasan Sebelumnya juga)

Dipilih untuk acara lebih formal atau VIP.

Dress atau Gamis Sopan

Untuk tamu yang ingin terlihat profesional tapi tetap sesuai syariat.

Aksesori & Hijab

Banyak wanita berhijab, dengan hijab yang senada dengan baju kurung atau kebaya.

Jersey Sepakbola/Olahraga lain

Dipakai Untuk Para Pengunjung-Pengunjung Nobar di Indonesia. 


C. Catatan Gaya dan Etika

Acara Bukberan di Hotel di Seluruh Malaysia biasanya semi-formal sampai formal, jadi hindari pakaian terlalu kasual (t-shirt, jeans tipis dan Baju Kurung jadi Tanpa lengan Panjang Sepenuhnya, yang Hasil Promptnya (versi Modifikasi Baju Kurung Minus Lengan panjang) Cuma ada di Google Gemini (nantinya akan Kembali Bayar Untuk Paket Plus pada Awal Bulan depan nanti (1/3) selagi Masih Ramadhan)).

Warna cerah dan motif Ramadhan/Lebaran sering dipilih agar terlihat meriah dan sopan.

Tamu yang datang dari industri musik atau media kadang menambahkan sentuhan glamor atau modern, tapi tetap menghormati tradisi.

Untuk Nobar Olahraga Dunia di Indonesia yang digelar di Kafe hingga Hotel di Seluruh Indonesia, Jersey Sepakbola/Olahraga lain semestinya dipakai Saat Menghadiri Event tersebut. 


05. Kesimpulan

Majelis berbuka puasa di Malaysia itu lebih mirip:

“Corporate Ramadhan Gathering”

Sedangkan nobar di Indonesia lebih mirip:

“Public viewing party”

Dua-duanya sama-sama bentuk kebersamaan, tapi fondasi budayanya berbeda:

Malaysia : berbasis nilai religius dan corporate culture,

Indonesia : berbasis kultur sepak bola dan hiburan kolektif.


dan di Pekan Berikutnya (Kemungkinan Senin/Selasa/Rabu/Kamis Depan) di Pertengahan Ramadhan di awal Bulan depan (Maret) nanti, Kemungkinan besar bisa Mengadakan Majelis Berbuka Puasa (Bersama) sekaligus Screening untuk Hari Raya Lebaran di Tahun ini untuk Astro Malaysia, Tapi Lokasinya Kemungkinan Salah satu Hotel besar di KL/Selangor (belum Tahu Nama Hotelnya) dan diprediksi Para Pesohor-Pesohor dari Negeri Jiran (termasuk sedikit dari Singapura/Indonesia) yang dikonfirmasi menghadiri ke Eventnya tersebut, Seperti Boyband Alpha (Rizal Rashid, dkk.), Sharifah "Kak Rara" Shahirah, Auddra "Odah" Zulkifli, Amad Dayyan, Nadeera Zaini, Scha Alyahya, Awal Ashaari, Syamel, Ernie Zakri, Anna Jobling, Sharifah Haneesya, Wani Kayrie, Afieq Shazwan, Sissy Imann, Ara Johari, Meerqeen, Qasrina, Karim, Shaza Bae (Kemungkinan jadi MC?), Keanu Azman (Kemungkinan jadi MC juga?), Datuk Jalaluddin Hasan, Shukri Yahaya, Nylea (Dewi Remaja 2025), Nelysa Kay (Dewi Remaja 2025), Zizan Razak, Harissa Adlynn Halim, Siti Khadijah Halim, Aisha Retno, Siti Hariesa, Adriana Adnan, Liyana Jasmay, Eyka Farhana (sekarang Hamil?), Akhyar Rashid, Kaka Azraff, Dolla (Tabby, Angel dan Sabronzo), Che Puan Syamim Farid, Elvina Mohamad, Nik Nazira, Yonnyboii, Nadhir Nasar, Daiyan Trisha, Yaya Zahir, Atu Zero (jika Kemungkinan?), Fakhrul UNIC (jika Kemungkinan?), Faizal Ismail, Redza Rosli, Bella Hanna, Bella Astillah, Syed Saddiq, Semua Peserta Mualim Muda (Amar, Anas, Ashraf, Iddin, Iman, Izzat, Luqman, Saad, Shamsul dan Zaimi), Namie, Hawarizwana, Hael Husaini, Nelissa Nizam (jika Kemungkinan?), Danial Zaini, Agy, Ceddy Ang, Yazmin Aziz, Obi Wan Faiz, Hani Fadzil, Nabil Mahir, Ayda Jebat, Ezzanie Jasny, Dafi Ismail Sabri, Radin, Fazziq, Sharifah Areeqa, Mierul Aiman, Azri Safix, Myra Afrina, Elisa Chew (Dewi Remaja 2025), Safee Sali, Issey Fazlisham, Dina Nadzir, Shah Gegar, Shasha Nadira, Haziq Husni, Shasic, Isha Norsham, Hun Haqeem, Mendua (Pungky, Sasha dan Diana), Nubhan, Iskandar Ismail, Usop Wilcha, Juliana Evans, Nurel Baharin, Bella Dowanna Halim, Aiman Ameer, Arabella Elen, Arena Wan (jika Kemungkinan?), Achey, Shuk Sahar, Thalita, Shuib, Watie, Che Puan Sarimah Ibrahim (jika Kemungkinan?), Datuk Ustadz Kasim Ellias, Azhan Rani, Elly "KLPP" Mazlein, Nia Atasha, Sky Iskandar, Ayunie (The Gadys) (jika Kemungkinan?), Thamiera Ain (The Gadys) (jika Kemungkinan?), Stacy Anam (jika Kemungkinan?), Akim Ahmad (jika Kemungkinan?), Alyssa Dezeek, Cik B, Sherry Al Hadad, Erysha Emyra, Datuk Rosyam Nor, Hisyam Hamid, Nazim Othman, Kimberly Chuah, Kelly Azman (jika Kemungkinan?), Evertts Gomes, Syazwan Razak, Shalma Ainaa, Wan Imar Izzat, Siti Saleha, Joshua Fitton, Que Haidar, Amelia Th, Siti Nordiana, Tomok, Sweet Qismina, Adam Lee, Miss Alvy, dll. Sayangnya, Nama Jazmy Juma, Tracie Sinidol, Fedtri Yahya dan Sharifah Rose tak bisa diundang ke Event ini meskipun Fokus jadi Duta Ramadhan/Lebaran dari Kubu MPB (bukan jadi Duta Simpati is My Duty seperti yang dikatakan Duta SO7 di Akhir Video Iklan Simpati Telkomsel yang disutradarai Dimas Djayadiningrat yang terkenal sebagai Sutradara Video Musik dan Iklan). dan dipastikan bakal lebih banyak bintang-bintangnya dan lebih meriah seperti Tahun-Tahun sebelumnya serta Auto Gelar Nobar Olahraga Dunia di Sebuah Hotel/Kafe di Indonesia. Berkaca Pada Tahun lalu (2025), Astro Gelar Buka Puasa Bersama dan Launching Program Acara Spesial Lebaran di Petaling Jaya dengan Tema "Meriah Lain Macam", dihadiri Para Pesohor-Pesohor terkenal dari Negeri Jiran semacam Mimifly, Izzue Islam, Aedy Ashraff, dll. (Sebagaimana dalam Pembahasan Sebelumnya). dan Bertabrakan dengan Pesta Bukberan Buttonscarves 2025 di KL yang dihadiri Wany Hasrita, Whulandary, dll. dan Kalau (Kemungkinan) Nama-Nama Pesohor dari Negeri Jiran yang datang ke Acara Raya Screening/Bukber Astro untuk Tahun ini, diperkirakan setara dengan 32 Tim yang Ikut Piala Dunia edisi 2022 silam kayak Argentina, Prancis, Maroko, Qatar, dll. (kalau Sewindu lalu alias 2018 yang digelar di Majestic Hotel KL cuma dihadiri Scha Alyahya, Awal Ashaari, Lisa Surihani, Yusry KRU, Siti Nordiana, Tomok, dll. tapi setara dengan 32 Tim yang ikut Piala Dunia 2014 kayak Brasil, Argentina, Jerman, Italia, Prancis, Spanyol, Rusia, dll.). dan Satu lagi, Kemungkinan ada Kejutan di Acara Bukber tersebut, Yakni Pengumuman Astro Malaysia jadi Saluran Resmi Piala Dunia 2026 di Kanada, AS dan Meksiko yang akan dilangsungkan pada Juni-Juli nanti (kalau di Indonesia cuma ada di TVRI Nasional dan Sport, Sebagaimana dalam Pembahasan Sebelumnya juga). Nah, Kalau Begitu, Kita Tunggu Tanggal Mainnya, Tapi Kalau Menantikan Event ini, Harus Nunggu Upload Video Iklan Lebaran Astro 2026 yang tema "Bila Bersama Lagi Jadi" di Semua Media Sosialnya dulu lah... Rencananya Kita Tunggu Tanggal Mainnya di Awal Maret nanti, Insya Allah... 

Itulah Tadi Ringkasan Seputar Acara Bukberan di Malaysia dan Nonton Bareng Olahraga Dunia di Indonesia, Semoga Semua bermanfaat untuk yang Lagi Berpuasa Saat ini. Salam Serumpun! 

Minggu, Februari 22, 2026

Sandiwara Radio yang Masih dirindukan

Nah, di Awal-Awal Bulan Puasa ini, Semestinya Mendengar Salah satu Acara Radio Legendaris yang dirindukan Para Pendengar-Pendengar Loyal, yakni Sandiwara Radio. Acara Radio ini Memang dianggap Alternatif selain yang Nonton Dracin yang Bikin Malas dan Mendengar Siaran Radio yang bikin Bermasalah atau Bukan (baik yang Live Streaming kayak Radio Prosalina Jember/Bondowoso dan Frekuensi kayak Cakra Krisna Nganjuk atau Kartika FM Jombang) dan dijamin Berasa bak Nostalgia. Acara Radio paling Melegenda tersebut Memang Dulunya Berkibar di era 70an hingga sekitar awal/pertengahan era 2020an lewat Semua Stasiun-Stasiun Radio di Seluruh Indonesia, lebih Fokus pada Kisah yang diambil dari Peristiwa Masa Silam (Kerajaan) hingga Kisah Keluarga. Karena Kisah di Setiap Sandiwara Radio Kurang Lebih mirip dengan Dracin (alias Drama Cina) yang saat ini tetap Menggeliat di Tahun ini (sebagaimana dalam Pembahasan Sebelumnya). Selalu Seru dan Pasti Menegangkan! Nah, Kalau anda Ingat Kembali ke Masa Silam (70an-sekitar awal/pertengahan 2020an), Sebagian Besar Radio-Radio Indonesia ikut Menyiarkan Acara Sandiwara Radio, Kangen deh dengan Acara Radio terbaik ini. Yang di era 80an-90an adalah Puncak Kejayaannya Salah satu Acara Radio yang begitu Melegenda tersebut. Radio-Radio yang pernah Menyiarkannya adalah Radio Camar Surabaya (sekarang Gen 103.1 FM Surabaya), Radio Retjo Buntung Jogjakarta, Radio RCT Semarang, Radio Garuda Bandung (sekarang masih ada atau tak ada ya?), Radio Prambors Jakarta (saat itu masih sebelum Tambah Kota-Kota Jaringan), Radio Suara Subuh Padang (sekarang tak ada), dll. Ada Banyak Macam-Macam Judul Sandiwara Radio yang mesti terkenal, ada Butir Butir Pasir di Laut, Saur Sepuh, Ibuku Malang Ibuku Tersayang, Misteri Nini Pelet, Catatan si Boy, Tutur Tinular, dll. Pemain-Pemainnya pun Ada yang jadi Pengisi Suara tapi Melegenda lewat Acara Radio ini, seperti Ferry Fadly, Elly Ermawati, Petrus Urspon, Ivonne Rose, Lukman Tambose, Maria Oentoe, Hana Pertiwi, (Mendiang) Asdi Suhastra, Edy Dhosa, dll. Yang Sebagian Besar Nama-Namanya pun jadi VO (Voice Over) untuk Iklan Produk/Layanan Masyarakat/Acara (yang sepaket sama Sonny Setiawan, Fla Tofu, Asteria Arlita, Iyed, Sammy, Yohannes Wibowo, dll.), yang Satunya pun Pernah jadi Seiyyu Nobita dari Kartun Legendaris Dunia "Doraemon" dan yang Satunya lagi pun dulunya Adalah Penyanyi Berbakat. Sejumlah Jenama-Jenama pun Ikut Mendukung Acara ini sebagai Sponsor Utama/Pendukung/Kolaborasi, ada Procold, Mixagrip, Carol Super Pill, Bodrexin, dll. Walaupun Geliat Sandiwara Radio jadi Parah saat itu (terutama di era 80an-90an), Sejumlah Stasiun-Stasiun Radio di Indonesia pun ikut Menggelar Road Show atau Jumpa Pemeran-Pemeran Sandiwara Radio. Sebagian Pengisi Suara-Pengisi Suara pun Datang ke Radio untuk Agenda ini, ada Ferry Fadly dan Elly Ermawati. Kedua Sosok ini selalu diundang ke Radio-Radio di Berbagai Kota dan Satu lagi, pun ada Kartu Bergambar Foto Semua Pengisi Suara Sandiwara Radio yang Melekat di Masanya. Oh Ya, pada era 2018-sekitar 2024/25 silam, Sandiwara Radio masih ada tapi (Hidup) Kembali ditengah Gempuran Persaingan Drama Series di Beberapa Stasiun TV Nasional yang saat ini, Cuma ada yang Baru dalam Judulnya, seperti "Asmara di Tengah Bencana" yang mengisahkan Bencana Besar, "Borobudur" yang Menggambarkan latar Sejarah Candi Terbaik di Jateng dan Indonesia, "Ken Arok dan Ken Dedes" yang rutin diputar di Semua Radio-Radio dari VOKS Networks di Berbagai Kota (sebagaimana dalam Pembahasan yang Sebelumnya juga) dan Tentunya "Pilar Pilar Retak" yang biasanya disponsori oleh Minyak Gosok Cap Tunggal. Kini, Sandiwara Radio pun tinggal kenangan, Meskipun masih ada lewat Youtube dengan Durasi Tak Utuh (tapi 0% Iklan yang penting 100% Cerita) maupun Utuh (Ceritanya ada Iklan yang terpotong tapi sebagai Jeda Iklan selama Sandiwara Radio). Kalau Tidak Mau ditonton sambil Dengar di YT, berarti Boleh Download via MP3nya dulu. Daripada Malas Nonton Dracin-Dracinan, Lebih baik Harus Dengarkan Sandiwara Radio yang Bisa Mengobati Nostalgia seperti di era Radio dulu (zaman Orba?). Ayo, Manfaatkan Serunya Dengar Sandiwara Radio dengan Kisah-Kisah terbaik untuk Mengembalikan Nostalgia seperti dulu! 



P/S: Ini Pembaruan untuk Postingan Hari ini. Seharusnya yang Membahas Antara Dracin dan Sandiwara Radio dan Akhirnya dihapus dan Menggantinya dengan Bahasan Total Sandiwara Radio saja. 

Sabtu, Februari 21, 2026

Daftar Tim Peserta Piala Thomas dan Uber 2026

Ini Dia, 16 Tim yang Bertarung di Turnamen Bulutangkis terbesar di Dunia, Piala Thomas dan Uber 2026 pada April-Mei nanti di Denmark:


Piala Thomas 2026

01. Cina
02. Indonesia
03. Cina Taipei
04. Jepang
05. Prancis
06. Denmark
07. Malaysia
08. India
09. Korea Selatan
10. Thailand
11. Kanada
12. Inggris
13. Jerman
14. Swedia
15. Australia
16. Aljazair



Piala Uber 2026

01. Cina
02. Korea Selatan
03. Jepang
04. Cina Taipei
05. Thailand
06. Malaysia
07. Indonesia
08. India
09. Denmark
10. Kanada
11. Bulgaria
12. Turki
13. Prancis
14. Ukraina
15. Australia
16. Afrika Selatan


Pengundiannya dilakukan pada Pertengahan Bulan Depan (Maret 2026) dan Mudah-Mudahan, Indonesia Kemungkinan bisa Kembali Kawinkan Gelar (Thomas/Uber) setelah 3 Dekade terakhir (1996) atau bisa Pertahankan Runner-up lagi seperti 2 Tahun sebelumnya (2024). 

Jumat, Februari 20, 2026

Setahun Mengabdi

Tepat pada Hari ini (20/2), Genap Setahun Kepemimpinan Gubernur Jatim Khofifah dan Wagub Jatim Emil Dardak serta Sebagian besar Pemimpin/Wakil Pemimpin di Kota-Kota/Kabupaten-Kabupaten di Jatim. Apa Jadinya, Kalau Permasalahan Jatim dengan cara Mengatasi Masalah? Ya, Mungkin bisa terjadi! Karena, di Propinsi ini semestinya mewujudkan "Gerbang Baru Nusantara Menuju 2045". Tidak Hanya di Jatim saja, tapi di sebagian besar Kota-Kota/Kabupaten-Kabupaten se Jatim dengan Segudang Inovasi untuk Memajukan semua Daerah-daerah di Jatim, di Jombang misalnya, Bisa Wifi Gratis untuk Semua Wilayah di Jombang dan Sejumlah Banyak Prestasinya seperti TOP Pembina BUMD 2025, Predikat Pelayanan Prima, Juara 3 Nama Rupabumi, dll. Semuanya Berkat Pak Bupati Warsubi dan Wabup Salman. Tak Hanya itu, Warsubi dan Salman memiliki Sinergi Multipihak dan Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dari Desa hingga Kota. Sedangkan, di Kabupaten Mojokerto, Gus Barra dan Rizal semestinya Ekonomi Melesat dan Angka Kemiskinan turun drastis! Pembangunannya Tepat Sasaran dan Berdampak sesuai dengan Kerangkanya Misi Catur Abhipraya Mubarok. Tak Hanya itu Juga, Mewujudkan ASN yang Kompeten, Profesional dan Berintegritas! Eh Tunggu, Yang Ning Ita sama Cak Sandi yang sudah Setahun Memperbaiki dan Membangun Kota Mojokerto, Semestinya harus Menjadikan Kota Kecil yang Maju dan Barokah, tapi dilanda Masalah, Yakni Permasalahan Main Internet Wifi (yang Tadinya ada Gangguan Kecil, tapi akhirnya Sudah dibayar sama Papiku pas Mau Sahur dan Kembali Normal tanpa Putus) yang sudah dilakukan sejak kurang lebih 2 Bulan sebelumnya (Awal Desember tahun lalu) dan Semoga, Bisa Mengembalikan Internetan yang ada, Jangan ada Gangguan lagi. dan Semoga Saja, Sejumlah Pemimpin-Pemimpin Daerah di Jatim baik level Propinsi hingga Kota/Kabupaten di Jatim, Tetap bisa Memajukan Propinsi Jatim dan Kota-Kota/Kabupaten-Kabupaten di Jatim. 

Kamis, Februari 19, 2026

Mengenal Marhaban ya Ramadhan (dan Termasuk Tambahannya) (Update)

Pembahasan Sebelumnya : KLIK DISINI

Selamat Datang (Kembali) di Ramadhan dan Selamat Berpuasa... Kan di Ramadhan ini Kegiatan Saya mesti Padat sekali, seperti Baca Al Quran, ke Garasi Print Terus, dll. dan yang Pasti Puasanya Lancar, Bertaubat dan Terus Beristiqomah (sebagaimana dalam Pembahasan yang Sebelumnya). di Mushollaku (Al Amin Mojokerto), semestinya Kegiatan Ramadhan Tahun ini pasti Masih Seperti Biasa, Lantunan Sholawat Badar (Kamis), I'tiraf (Jumat), Antasalam (Sabtu), Allahumma Sholli Wa Salim Ala (nadanya setara dengan I'tiraf, Minggu), Astaghfirullah (Senin), Laa Illahahila (Selasa) dan Subhanallah (Rabu) (sebagaimana dalam Pembahasan-Pembahasan Sebelumnya) masih dilantunkan Setiap Setelah Imsak/Adzan Subuh hingga Menggelar Pengajian Rutin Spesial Ramadhan Khusus Setiap hari Jumat (kemungkinan Besok?). dan Nantinya, Saya Akan Datang ke Acara ini Selama Ramadhan Saban Jumat, Insya Allah... Nah, Kita Akan Bahas Kata "Marhaban ya Ramadhan" Termasuk Tambahannya. Yang Postingan-Postingan Baru, Berkali-kali dihapus dan Kini Buat yang Baru, Mumpung kan Lagi Nunggu Ngabuburit hari Pertama. 

Jika November Tahun lalu (2025) kita bahas Kalimat "Marhaban ya Ahlan Wa Sahlan", Maka Hari ini (bertepatan dengan Hari 1 Ramadhan Tahun ini), Kita akan Bahas Kalimat Marhaban ya Ramadhan yang diintisari dari ChatGPT (termasuk Tambahannya):


“Marhaban ya Ramadhan” (مرحبا يا رمضان) adalah ungkapan dalam bahasa Arab yang sering diucapkan umat Islam saat menyambut bulan Ramadhan.

A. Arti Kata per Kata:
Marhaban (مرحبا) = Selamat datang
Ya (يا) = Wahai
Ramadhan (رمضان) = Bulan Ramadhan

B. Makna Lengkapnya:
“Selamat datang wahai bulan Ramadhan.”
Ungkapan ini menunjukkan:
-Rasa gembira
-Rasa rindu
-Sikap menghormati dan memuliakan bulan suci Ramadhan
-Harapan agar bisa menjalankan ibadah dengan baik

Biasanya diucapkan menjelang atau saat awal bulan Ramadhan sebagai bentuk sambutan penuh suka cita.


Bonus : Membaca Al Quran, Kegiatan Ramadhan, Larangan, dll. (Juga diintisari dari ChatGPT) 

01. Al Quran

Bahkan, Ramadhan dikenal sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an. Allah berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 185 bahwa Al-Qur’an diturunkan pada bulan Ramadhan sebagai petunjuk bagi manusia.

A. Kenapa dianjurkan membaca Al-Qur’an di Ramadhan?
-Pahala dilipatgandakan
-Setiap huruf yang dibaca mendapat pahala, dan di bulan Ramadhan pahalanya lebih besar.
-Mengikuti sunnah Nabi SAW
Nabi Muhammad SAW setiap Ramadhan memperbanyak tilawah (membaca) Al-Qur’an.
-Bulan penuh keberkahan
Waktu terbaik untuk memperbanyak ibadah, termasuk membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an.

B. Kapan waktu terbaik membacanya?
Setelah shalat wajib
Setelah shalat tarawih
Sepertiga malam terakhir
Saat menunggu waktu berbuka


02. Kegiatan Ramadhan

Berikut adalah kegiatan-kegiatan yang biasa dilakukan saat bulan Ramadhan

A. Ibadah Wajib
-Puasa Ramadhan (menahan diri dari fajar hingga maghrib)
-Shalat wajib 5 waktu
-Membayar zakat fitrah
-Membayar zakat maal (bagi yang wajib)

B. Ibadah Sunnah yang Dianjurkan
-Shalat Tarawih
-Shalat Witir
-Tadarus/Baca Al-Qur’an
-I’tikaf (berdiam di masjid terutama 10 malam terakhir)
-Shalat Tahajud
-Shalat Dhuha
-Bersedekah
-Memberi makan orang berbuka
-Memperbanyak dzikir & doa
-Mencari Lailatul Qadar

C. Kegiatan Harian Ramadhan
-Sahur
-Berbuka Puasa
-Menyiapkan takjil
-Buka Bersama
-Mendengarkan Pengajian Dakwah Ramadhan

D. Kegiatan Sosial
-Berbagi takjil
-Santunan anak yatim
-Bakti sosial
-Membersihkan masjid
-Silaturahmi

E. Kegiatan Pendidikan & Keluarga
-Pesantren kilat
-Mengajarkan anak puasa
-Menghafal surat pendek
-Diskusi agama bersama keluarga

F. Persiapan Menjelang Akhir Ramadhan
-Membayar zakat fitrah
-Mempersiapkan Hari Raya Lebaran
-Mudik (dilakukan 7-10 Hari Jelang Hari Raya Lebaran) 
-Membersihkan Semua Ruang di Rumah

G. Kegiatan Bonus (Tambahan)
-Bekerja Seperti biasa
-Baca Koran Koran
-Dengar Siaran Radio (baik Live Streaming atau Frekuensi)
-Dengar Sandiwara Radio atau Lagu-Lagu Manapun (termasuk Dakwah Islam bertema Ramadhan dan Lebaran)
-Makan Setelah Berbuka
-Main Laptop/Smartphone (tapi ada Internetnya dan Langsung Pantau di Medsos atau Bukan)
-Nonton Video Dracin/Tik Tok
-Main Game (?)


03. Pelarangan di Ramadhan

Berikut adalah larangan-larangan di bulan Ramadhan, khususnya saat sedang berpuasa dari terbit fajar sampai terbenam matahari 

A. Larangan yang Membatalkan Puasa
-Makan dan minum dengan sengaja
-Berhubungan suami istri di siang hari
-Muntah dengan sengaja
-Keluar darah haid atau nifas
-Murtad (keluar dari Islam)
-Jika dilakukan dengan sengaja, maka puasa batal dan wajib mengganti (qadha), bahkan ada yang wajib membayar kafarat (denda) dalam kasus tertentu.

B. Perbuatan yang Tidak Membatalkan, Tapi Mengurangi Pahala
-Berkata kasar
-Bertengkar
-Berbohong
-Menggunjing (ghibah)
-Melihat atau melakukan hal yang maksiat
-Marah berlebihan

Rasulullah SAW mengajarkan bahwa puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga lisan dan perilaku.

C. Hal yang Sebaiknya Dihindari
Berlebihan saat berbuka
Malas beribadah
Menyia-nyiakan waktu
Boros dalam belanja

Intinya:
Di Ramadhan kita bukan hanya menahan makan dan minum, tapi juga menahan diri dari perbuatan buruk agar puasa lebih sempurna.


04. Mengenal Nuzulul Quran

Nuzulul Qur’an adalah peristiwa turunnya wahyu pertama Al-Qur’an kepada Kanjeng Nabi Muhammad SAW. 
Wahyu pertama diturunkan oleh Malaikat Jibril kepada Muhammad di Gua Hira. Ayat yang pertama turun adalah Surah Al-‘Alaq ayat 1–5 (“Iqra’ bismi rabbik…”).

A. Kapan Nuzulul Qur’an Diperingati?
di Indonesia (dan Malaysia), Nuzulul Qur’an biasanya diperingati pada tanggal 17 Ramadhan setiap tahun Hijriah.
Karena Ramadhan mengikuti kalender Hijriah (kalender bulan), maka tanggalnya dalam kalender Masehi berubah setiap tahun.

B. Bagaimana Cara Memperingatinya?
Biasanya umat Islam memperingatinya dengan:
-Membaca dan tadarus Al-Qur’an
-Mengikuti pengajian atau ceramah
-Memperbanyak doa dan ibadah
-Mengingat sejarah turunnya Al-Qur’an

Intinya, Nuzulul Qur’an adalah momen untuk semakin mencintai dan mendekatkan diri kepada Al-Qur’an.


05. Mengenal Iktikaf

I’tikaf (اعتكاف) adalah ibadah dengan cara berdiam diri di masjid dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah, disertai niat khusus.

A. Pengertian Singkat
Secara bahasa, i’tikaf berarti menetap atau berdiam.
Secara istilah, i’tikaf adalah tinggal di masjid untuk beribadah dalam waktu tertentu.

B. Kapan I’tikaf Dilakukan?
I’tikaf bisa dilakukan kapan saja, tetapi paling dianjurkan pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan.
Kanjeng Nabi Muhammad rutin melakukan i’tikaf pada 10 malam terakhir untuk mencari Lailatul Qadar.

C. Apa Saja yang Dilakukan Saat I’tikaf?
Shalat (wajib dan sunnah)
Membaca Al-Qur’an
Berdzikir dan berdoa
Muhasabah (introspeksi diri)
Memperbanyak istighfar

D. Berapa Lama I’tikaf?
Bisa beberapa jam
Bisa satu malam
Bisa 10 hari penuh (yang paling utama di Ramadhan)

E. Syarat Utama
Niat i’tikaf
Dilakukan di masjid
Bagi wanita, mendapat izin dan aman
Intinya, i’tikaf adalah cara untuk fokus total beribadah dan menjauh dari kesibukan dunia sementara waktu. 


05. Pakaian Untuk Acara Bukberan (di Indonesia dan Malaysia)

Saat menghadiri acara bukber (buka bersama) di hotel baik di Indonesia maupun Malaysia, yang penting adalah berpakaian rapi, sopan, sesuai acara, dan menghormati suasana Ramadhan. Berikut panduan yang bisa kamu ikuti 

A. Untuk Pria
Pilihan Pakaian yang Tepat:
-Kemeja lengan panjang atau pendek yang rapi
(batik/khaki/santai rapi)
-Baju Koko, Baju Melayu dan Kurta juga sangat sesuai
-Celana panjang (bukan celana pendek atau jeans robek)
-Sepatu atau loafers yang bersih
Tidak dianjurkan:
-Kaos polos terlalu santai
-Sandal jepit di area formal hotel

B. Untuk Wanita
Pilihan Pakaian yang Tepat
-Baju muslimah sopan atau blouse longgar
-Bisa Baju Gamis, Jubah (Kaftan), Kurung dan Kebaya (Kemungkinan?) 
-Rok panjang / celana panjang yang modest
-Hijab (bagi yang Wanita beragama Islam), pilihan bebas sesuai gaya
-Sepatu tertutup / flats / wedges
Tidak dianjurkan:
Pakaian terlalu ketat atau terbuka
Mini dress / rok pendek

C. Anak-anak
-Pakaian rapi dan sopan sesuai usia
-Tidak perlu formal terlalu berlebihan

D. Perbedaan Mini-Tips Indonesia & Malaysia
Meski budaya dan gaya hampir sama, untuk acara hotel yang formal/semi-formal di Malaysia, kadang orang memilih outfit yang agak lebih formal (misalnya batik premium atau setelan casual smart). di Indonesia, gaya semi-formal dengan batik, koko, atau jubah juga sangat umum dan diterima. Sedangkan di Malaysia, Semuanya Pakai Baju Kurta dan Melayu Untuk Pria dan Kurung dan Kebaya Untuk Wanita (Sebagaimana dalam Pembahasan-Pembahasan sebelumnya juga, Termasuk Kegiatan Pra Ramadhan dan Saat Hari Raya Lebaran). 

Intinya
Untuk bukber di Hotel, Restoran, Masjid/Musholla dan Kafe: 
-Sopan dan Rapi
-Sesuai situasi (semi-formal)
-Tidak terlalu santai seperti kaos olahraga atau sandal jepit


06. Menutup Ramadhan dan Masuknya Lebaran

Setelah bulan Ramadhan berakhir, umat Islam langsung memasuki Hari Raya Idul Fitri, yang di Indonesia dan Malaysia sering disebut Lebaran.

A. Urutannya Begini:
01. Akhir Ramadhan
-Malam terakhir disebut malam takbiran.
-Umat Islam mengumandangkan takbir sebagai tanda kemenangan.

02. 1 Syawal
Inilah hari Eid al-Fitr (Idul Fitri / Lebaran).
Diawali dengan shalat Id di pagi hari.
Dilanjutkan silaturahmi dan saling bermaafan.

B. Apa Artinya “Tutup”?
Ramadhan memang selesai, tetapi:
Ibadah tetap lanjut (shalat, sedekah, dll.)
Bahkan dianjurkan puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal

C. Jadi Singkatnya:
-Ramadhan selesai
-Masuk 1 Syawal
-dirayakan dengan Hari Raya Idul Fitri (Lebaran) 


Itu Tadi Penjelasan Seputar Kata "Marhaban ya Ramadhan" dan Termasuk Tambahan, Insya Allah Semua diberi Bermanfaat bagi Umat Islam yang sedang Berpuasa. 


Update (20/2) :
Tadi, Pas ke Mushollaku, Kok malah ada Suara Adzan/Pujian/Iqomahnya diisi Pak Bambang di Waktu Subuh? Ya, Kayaknya Ga Pa Pa... dan Hari-Hari Berikutnya, Kan Gantian! 

Update (22/2) :
Tadi, Waktu Setelah Adzan Subuh di Mushollaku, Kok ada Antasalam? Biasanya Saban Sabtu, tapi kok adanya di Hari Minggu? Wah, Wah... kan Minggu itu Biasanya rutin Melantunkan Allahuma Sholli Wa Salim A'la Setelah Lantunan Adzan Subuh berakhir di Mushollaku.

Update (23/2) :
Lagi-Lagi Pak Bambang dari Mushollaku (Al Amin Mojokerto) jadi Muazin Adzan Subuh tadi. Seharusnya Astagfirullah di Hari ini. 

Rabu, Februari 18, 2026

Lirik Lagu Zara Larsson/David Guetta - This One's For You

We’re born to fly

So let’s keep livin’ ’til it all falls down

Let’s close our eyes

And let the moment drive the whole world out


We’re in this together

Hear our hearts beat together

We stand strong together

We’re in this forever

This one’s for you

This one’s for you (Yeah)


Wavin’ colored flags

We won’t surrender, there’s no standin’ down (Standin’ down)

Love’s a playin’ field

It’s full of winners, we’re breakin’ new ground


We’re in this together

Hear our hearts beat together

We stand strong together

We’re in this forever (Forever)

This one’s for you

This one’s for you (Oh yeah)

In this together
Woah, woah
Oooooh

We’re in this together

Hear our hearts beat together

We stand strong together

We’re in this forever

This one’s for you




Selasa, Februari 17, 2026

Aruna Berakhir di Indonesian Idol Tahun ini

Kemarin Malam di Spektakuler 3 Show Indonesian Idol 2026, Akhirnya, Aruna (Peserta dari Semarang) resmi Berakhir! Beliau Bawakan Lagu dari Idgitaf berjudul Satu Satu. Yang Keiko dan Ozi pun Sudah Masuk Zona (Tidak) Aman. Tapi, 3 dari 12-13 Kontestan Tersisa di Indonesian Idol Tahun ini yang Perwakilan Jatim (Arrcely dari Malang, Keenan dari Jember dan Rio dari Mojokerto), Semuanya Zona Aman. Yang Lainnya, seperti Meidra, Niki, Josh Flo, Celyna, Ecky, Dandy dan Kezi juga Masuk Zona Aman! Oh Ya, di Spektakuler 3 Show, Judika yang Seharusnya jadi Juri, Tak bisa ditampilkan dan diteruskan kepada Raisa (kalau Berani Coba Bunda Hetty Koes Endang atau Marion Jola jadi Juri Pengganti Judika/Raisa di Indonesian Idol 2026 kelak, Terserah deh). dan Saat Masuknya Ramadhan nanti (Kemungkinan dimulai lusa Apabila Menurut Kemenag RI dan BRIN tapi Sidang Isbatnya Nanti Malam), Spektakuler Show Indonesian Idol 2026 (untuk Spekta Keempat, Kelima dan Keenam), masih Tayang Siaran langsung Seperti biasa dan Ga Pa Pa, asalkan bisa Mengulang Memori Edisi 2021, 2023(?) dan 2025 (Kalau yang Spekta ke 7 sih, Tidak ada di 16 sama 23/3 nanti (Kemungkinan juga)). dan Semoga saja, Arrcely, Keenan dan Rio tetap Zona Aman terus dan sampai Tembus 3 Besar. Yuk, Dukung 3 Calon Top 2-3 dari Jatim di Indonesian Idol 2026 lewat Aplikasi RCTI+ Gratis lho! Jangan Lupa, Tonton Spektakuler Show Indonesian Idol 2026, Setiap Senin pukul 9.15 Malam Siaran langsung di RCTI (Kanal Digital 41 UHF di Surabaya Raya dan Situbondo, 43 UHF di Malang Raya, 45 UHF di Pamekasan, 47 UHF di Jember, 40 UHF di Banyuwangi, 42 UHF di Kediri Raya, 27 UHF di Bojonegoro, 40 UHF di Madiun Raya dan 30 UHF di Pacitan). 

Senin, Februari 16, 2026

Enaknya Makan Sate Kambing di P. Slamet Pare-Kediri

Kemarin Sore (pas ada Hujan), Waktu Habis dari Makam untuk Ziarah Kedua (Terakhir) jelang Ramadhan, Gue Sempat Mampir ke Restoran Sate/Gule Kambing P. Slamet (Tenang) di Pare, Kediri. Semestinya, Restoran ini Sudah terkenal dari Generasi ke Generasi. 

Ini Restoran Sate/Gule Kambing P. Slamet (Tenang) di Pare-Kediri

Enaknya Makan Sate Kambing yang selalu Empuk sama Gule Kambing yang bikin Gue Ketagihan... dan ditambah ada Air Minum Le Minerale yang Bikin Sehat lho! Saat Sebelum Makan, Gue Lupa bawakan Smartphoneku (yang Vivo tanpa Kartu SIM). Tapi, Semestinya dibawa si Elfan kan... 

Kalender Tahun 2026 yang ada Artis Cantik nih... 

Oh Ya, Restoran ini, Ada banyak Kalender-Kalender yang dipasang tapi Setiap Penghujung/Pergantian Tahun harus Ganti Kalender terus menerus! 

Ada Menu Sate Kambing dan Gule Kambing serta ada Nasi Putih

Ada Le Minerale yang Sehat Banget! 

Gue Melahap Sate ini termasuk Nasi yang dilumuri Gule sebagiannya. Kan, kalau ada Sambalnya semestinya ikut dicampur dengan Bumbu Hitam Kecoklatan dan Bawang tapi langsung Nikmat Banget! dan Minumnya Air Minum Biasa lah... Setelah Makan, Wah Wah, Puas Enak Satenya, Puas Enak Gulenya... No Debat! Setelah Meninggalkan Restoran di Pare-Kediri tersebut, Kita mau ke Kota Ngalam, Kayaknya kalau mau Masuk Ngalam bukan lewat Kandangan-Pujon-Batu, Melainkan lewat Jombang Kota, Tol Jombang, Tol Surabaya-Mojokerto sampai Tol Singosari sebagai Masuknya Wilayah Malang Raya. Saat OTW dari Kediri ke Malang lewat Jombang Kota, Kan semestinya Ganti Radio, Awalnya Radio Andika Kediri, Kemudian pindah ke Radio SSFM Surabaya dan saat Masuk Malang Raya, Kan bimbang Mau Ganti Radio, Maunya KDS 8 yang Melegenda, SRadio yang sempat didengar lewat Live Streaming Online Visual di Website (sebagaimana dalam Pembahasan-Pembahasan Sebelumnya?), Suara Muslim Batu, Tidar Sakti Batu atau Desimal FM (dulu Radio Cakra Buana). Yang KDS 8 atau SRadio saja kan ada Lagu-Lagu Pop Barat Legendaris yang diputar di Minggu Malam Senin kalau ga salah. 

Minggu, Februari 15, 2026

Antara Mendadak Musik di Jawa Pos (Sunday Magz) dan Catatan Analisis Budaya Hijrah ke Jumat (dan Figura Baru Analisis Politik) di Koran Kompas (Update)

Pembahasan Sebelumnya : KLIK DISINI

Selamat Berhari Minggu! Ini kan Masih Bulannya Pers. Jika Minggu Pekan Sebelumnya yang Membahas Total Rubrik Wisata yang Indonesia terus menerus di Koran Jawa Pos (Sunday Magz) dan Bedah Koran Kompas Edisi Akhir Pekan, Maka, Pembahasan Kali ini adalah Bedah Rubrik Musik di Koran Jawa Pos yang Biasanya hadir di Edisi Minggu dan Koran Kompas dengan Catatan Analisis Budaya yang kini Hijrah ke Jumat dan Munculnya Figur Baru di Analisis Politik (yang biasanya Nongol di Edisi Kamis).


Mendadak Musik di Jawa Pos (Sunday Magz)

Tampilan Rubrik Musik di Koran Jawa Pos (Sunday Magz) 

Koran Jawa Pos memang Mendadak Musik di Hari Minggu. Pastilah, Bahwa salah satu Koran terkenal dari Jatim tersebut Semestinya Menghadirkan Rubrik Musik yang Hadir Setiap hari Minggu. Apa isinya? Pastilah Informasi Seputar Musik di Indonesia dan Dunia! Ya, Ini menjadi Tradisi Rubiknya Jawa Pos Yang ingin melihat Perkembangan Musik dari Waktu ke Waktu bagi Pembaca-Pembaca Loyal JP yang Sukanya Musik. dan Rencana Kedepannya, Rubrik ini kelak ada Artikel Lagu-Lagu Lebaran terpopuler dari Negeri Jiran Malaysia pada saat Pertengahan/Akhir Ramadhan nanti, Kolom "Top Music Chart" Yang Isinya Chart Lagu-Lagu Indonesia dan K-Pop yang berdasarkan hasil Chart dari Spotify atau Bukan dan Kolom "Lirik-Lirik". Kalau Anda ingat Putar balik ke Masa silam, Rubrik Musik pernah dimuat di Koran Surya (Bagian dari Tribun Network, Sebagaimana dalam Pembahasan Sebelumnya) kalau tak salah (baik yang Zaman Logo yang mirip dengan Warta Kota dan Zaman Logo yang Bergaya Jenama Tribun hingga saat ini). 


Catatan Analisis Budaya Hijrah ke Jumat dan Figur Baru (dari Kolom Analisis Politik) di Koran Kompas

di Tahun ini, Koran Kompas masih "Agak Laen" (Sebagaimana dalam Pembahasan Sebelumnya juga), Catatan Analisis Budaya yang Biasanya Setiap hari Sabtu, Kini "Hijrah (Pindah)" total ke hari Jumat sejak Bulan ini (Sebagaimana dalam Pembahasan Sebelumnya juga) dan Munculnya Figur Baru di Catatan Analisis Politik yang Biasanya Muncul di Edisi Kamis. 

Tampilan Catatan Analisis Budaya di Koran Kompas (2026)

Yang Catatan Analisis Budaya (Setiap hari Jumat), pun Masih ada 3 Figura Tetap, ada Ahmad Najib Burhani (Tokoh Muhammadiyah), Saras Dewi (juga ada di Rubrik Halte di Koran Jawa Pos (Weekend Magz)) dan Ariel Heryanto (bukanlah Ariel Noah/Peterpan dan Ariel Fesol dari Alpha Boyband). Adapula 2 Figura Baru di Catatan ini, ada Lynda Ibrahim (Kemungkinan) dan Alissa Wahid (Kemungkinan juga, dulu ada di Edisi Minggu sebelum 2026). dan Sayangnya, Nama Idy Subandi (Tokoh Jabar yang menyaingi Suko Widodo dari Jatim) dan Linda Christanty pun Tidak tampil di Catatan ini untuk Tahun ini (kalau Tahun lalu biasanya ada). Isi dari Catatan ini kan Tetap Bahas Budaya (atau Sedikit Kritik Politik/Sosial/Perekonomian). 

Tampilan Catatan Analisis Politik di Koran Kompas (2026)

Lain Analisis Budaya Hijrah ke Jumat, Lain Pula dengan Catatan Analisis Politik di Edisi Kamis. Kini, Analisis Politik dari Koran yang kini Berjargon "Mencerahkan Lintas Generasi" tersebut hadir dengan 4 Figur Baru yang sudah hadir sejak Awal Tahun ini (menggantikan Sukidi, KH. Ulil Abshar Abdalla (NU) dan Bivitri Susanti), Seperti Arya Fernandes, Zainal Arifin Mochtar, Nurul Hasfi dan Firman Noor. Keempat Figur Baru ini, Sebagian Besarnya mesti nongol di Berbagai Acara TV yang Genre Talkshow. Mantap... dan Rencana Berikutnya, ada Penambahan Sosok Jurnalis Legendaris dari Jatim yang Namanya Dhimam Abror Djuraid (Mantan Pemred 3 Koran dari Jatim era 2000an) kelak muncul di Analisis Politik atau Budaya (Kayaknya Pantas dimuat), Insya Allah... 

Jadi Kesimpulannya, Jawa Pos itu ada Rubrik Musik yang hadir di Edisi Minggu dengan Menghadirkan Berita Musik di Indonesia atau dari Belahan Dunia sekalipun dan Koran Kompas itu ada Catatan Analisis Budaya yang sudah Hijrah ke Jumat dengan 2 Figura Baru dan Catatan Analisis Politik di Tahun ini terdapat 4 Figura Baru yang Nongol Setiap hari Kamis.


Itulah Tadi Pembahasan Bedah Rubrik Musik di Koran Jawa Pos (Sunday Magz) dan Catatan Analisis Politik/Budaya di Koran Kompas di Tahun ini, dan Semoga, Keduanya Tetap Bertahan di Tahun ini meskipun Masih dilanda era Disrupsi Digital dan Kehilangan Sebagian besar Koran-Koran Minggu (kayak Warta Kota dan Surya, Sebagaimana dalam Pembahasan Sebelumnya juga).


Update (19/2):
Koran Jawa Pos Mulai Edisi Hari ini, ada Jadwal Imsakiyah 4 Kota Besar di Jawa-Bali (Jakarta, Semarang, Surabaya dan Denpasar (Bali)) Lengkap dengan Sponsor Bank BSI, Sedangkan di Koran Jawa Pos Radar Mojokerto/Jombang, terdapat Jadwal Imsakiyah dan ada Sponsornya kayak Ajinomoto Indonesia, AFCO Group dan Indomaret. dan Satu lagi, Koran Kompas ada Jadwal Imsakiyah Tanpa ada Sponsor Sama sekali. Deja Vu 2024 nih... Eh Tunggu, Kemarin, Buka Aplikasi Kompas.id di Smartphoneku (Samsung atau Vivo) mesti Loading Lama dan Paksa Mau Hapus Aplikasinya (yang Kubu Vivo, termasuk Kompas.com App sampai Jawa Pos App semuanya dihapus) dan dipastikan, dialihkan ke Website Kompas.id untuk Lanjutkan Aksesnya lewat Laptop saja.

Sabtu, Februari 14, 2026

MDTV Selangkah lagi Berusia Setahun

Sepanjang Tahun 2025, Postingan-Postingan sebelumnya yang Membahas MDTV dulunya ada, Tapi akhirnya dihapus total! dan Kali ini, Kita Bahas Kembali seputar TV Nasional, kan MDTV (dulunya Net.) mau Sambut Usia Setahun di Akhir Februari ini. 

Tepat pada 28 Februari Tahun lalu (2025), MDTV Resmi Bersiaran menggantikan Nama Net. (2013-2025) yang dulunya dibilang TV "Terkece" Buat "Good People". di Awal Kehadirannya, Muncul 3 Sinetron Baru buatan MD Entertainment yang sah Comeback ke Layar TV setelah kurang lebih 8 tahun Vakum, seperti Samuel, Cinta Cinderella dan Terlanjur Indah. Jargonnya pun ada, yakni "Drama No. 1" (kini TV Paling Drama). dan Sempat Muncul Iklan/Poster Resmi Ketiga Sinetron Tersebut di Bagian Kasir Alfamart di Sebagian Besar Wilayah Indonesia (yang paling Ingat pas Pulang dari Malang ke Mojokerto pada Akhir Ramadhan Tahun lalu). 



Selain yang Ketiganya, Ada Juga Program-Program Acara yang masih dari era Net., Sajian Spesial, Sinetron Lawas (dari MD Entertainment) dan dipertahankan sejak Januari 2025 silam (38 Hari Sebelum jadi MDTV), Seperti Adit Sopo Jarwo, Seru-Seruan, Makan Enak, Masak Gesss, Di balik Mitos, Ini Baru Sahur, Cinta Fitri, Cahaya Cinta, dll. Ada Pula Penambahan Sinetron Baru seperti Kupu Malam, Rasa Rindu dan Dosa dan Cinta. Yang FTV Hidayah diberi Titel "Cerita Nyata". Ada pula, Sejumlah Program-Program Acara Non Drama bertambah (tapi tak bertahan Acaranya) seperti Bisik-Bisik Tetangga hingga Sensasi Malam (yang awalnya ingin seperti Tonight Show di eranya Net. Tapi gagal). 2 dari Sekian Sinetron-Sinetron MDTV pun masuk Rating 150 Besar dan ini adalah Impian Ratingnya jadi Kenyataan di Awal Kehadirannya. Serial Drama Asing pun tak Ketinggalan di Awal Kehadiran Stasiun TV yang dimiliki Manoj Punjabi tersebut yang diteruskan dari era Lamanya, ada Kokdu Season of Deity, What's Wrong With Secretary Kim, Marimar, Janji Cinta (Sindoor ki Keemat), dll. Tak Cuma itu, Sinetron Gajah Mada pun juga Tayang (sebelumnya di RTV kayaknya Rerun?) hingga Sinetron Putri Duyung pun Tak Ketinggalan (hanya Sebentar saja). Yang Serial Online kayak Layangan Putus hingga Progresnya Berapa Persen pun masih tayang dari era Net. (Termasuk yang Baru). Tidak Cuma itu, MDTV pun pernah Mengadakan Roadshow ke Kota-Kota kecil yang Bisa Menggelar Nonton Bareng Siaran MDTV di Malam tiba. Memasuki Akhir Tahun 2025, MDTV pun ada 2 Sinetron yang sudah Pernah Tembus Rating Top 100 dan disaksikan juga Lewat Netflix, yakni IAMTS (dibintangi Deva Mahenra) dan Pernikahan Dini Gen Z (dibintangi Aliando). Kedua Series ini, Semestinya menaikkan Pamor Besar Stasiun TV yang dulunya bermarkas di The East Kuningan dan Gedung Graha Mitra tersebut. 


Oh Ya, Yang Program-Program Acara Lawas dari era Net. Pun Masih Tayang tapi direrun dan diteruskan di era MDTV sepanjang 2025, ada Main Hakim Sendiri, Indonesia Bagus (khusus Siaran Lokalnya MDTV di Kota-Kota selain Jakarta), Tonight Show, dll. dan di Tahun ini, MDTV ada Program Acara yang sudah ditayangkan sejak beberapa pekan lalu, yakni Telenovela Betty la Fea maupun Esmeralda ditambah ada Sinetron Baru yang Sudah Tayang sejak Kemarin (Menggantikan Pernikahan Dini Gen Z tapi mesti direrun), Keluarga yang Tak Dirindukan. Oh Ya, yang Program Acara Legendarisnya (era Net.) pun masih Tayang ada 86 hingga Jatanras. Ada Juga Program-Program Acara terbaru untuk Jadi Teman Ramadhan dan Lebaran kelak (kemungkinan  besar dengan temannya Drama Kebaikan Ramadhan/Kemenangan Syawal), mulai dari The Return of Condor Heroes, Sinetron Baru Dunia Tanpa Tuhan (yang awalnya diproyeksikan di Awal Siaran Pada Tahun lalu malah Terbengkalai sehingga direalisasikan di Tahun ini) yang dibintangi oleh Oki Rengga hingga Eza Yayang (kemungkinan auto Seperti Campuran Film Agak Laen dan Sinetron Tukang Ojek Pengkolan), Amigos x Siempre, The Return of The Condor Heroes, dll. Sepanjang 2025-26, Stasiun TV ini mulai Menggeliat karena Mau (Berani) Tembus Rating/Share, Tayang Rerun terus menerus setelah Tamat Sinetron-Sinetronnya dan semestinya Bisa Meniru memori Pola Siaran TV One (Hari ini Ultah) di Awal-Awal Kehadirannya (periode 2008 hingga sekitar 2010/11), dimana Saat itu, TV One masih TV Berita, Hiburan (Boleh diseleksi termasuk Film-Filmnya), Olahraga dan Edukasi (ada Dokumenter). dan Pada 28/2 nanti, MDTV kelak berusia Setahun, Tapi saat Ramadhan, Pestanya Kemungkinan Sekalian ada Acara Bukberan gitu, Kan Perayaannya Sederhana! dan Nantinya, Semoga Pas Ramadhan dan Lebaran nanti, MDTV yang TV "Drama Kebaikan Ramadhan" atau "Kemenangan Hari Raya" akan Meniru Memori TV One tahun 2009 yang Rangkaian "TV PEM1LU" 2009 (Legislatif dan Presiden/Wapres) hingga Ramadhan/Lebaran 1430H/2009M.

Nantikan, Setahun MDTV mengudara pada 28/2 ini (2 Minggu lagi), Insya Allah! 

Jumat, Februari 13, 2026

Jumat Berziarah...

Tadi Pagi, Gue dan Sekeluarga berziarah (Pra Ramadhan) ke Makamnya Mendiang Mbah Kanna dan Mbah Irfan di Brangkal. Mantap kan, Kalau Datang mesti bawakan Lembaran (Koran) dan Buku Yasin serta Kelopak Bunga. Saat masuk ke Area Makam, kan harus duduk dulu pakai Kursi Kecil dan Kertas dan Membacakan Al Fatihah/Ikhlas 3x, Al Falaq/An Naas Sekali, Ayat Kursi, Surah Yasin dan Baca Setelah Baca Surah Yasin. dan Setelahnya, Kita Berfoto-Foto nih (kecuali si Alma).

Berselfie sama Keluarga

Setelahnya, Kita Makan di Restoran SSB Hj. Hesti untuk kali kedua (Yang Kunjungan Pertama Gue pernah dibahas yang Sebelumnya di Blog ini). Enak Semuanya... dan Setelah Makan, ke Apotik Empunala untuk Beli Obat Kembali seperti Jumat Pekan Sebelumnya. dan Setelahnya, Pulang ke Markasku...

dan Semoga, Lusa kemungkinan akan Ziarah ke Makam Mendiang Mbah Kung di Kediri sebelum mau Datang ke Ngalam kelak. Kita Tunggu Agendanya!

Kamis, Februari 12, 2026

Lirik Lagu Opick - Tombo Ati

He, di-de, di-de, da-re-re-deDa-re-ra-re-ri, da-de-da-re-re-ri-ra
Tamba ati iku lima perkaraneKaping pisan, maca Qur'an lan maknaneKaping pindho, salat wengi lakonanaKaping telu, wong kang saleh kumpulana
Kaping papat, kudu weteng ingkang luweKaping lima, zikir wengi ingkang suweSalah sawijine, sapa bisa ngelakoniMugi-mugi Gusti Allah nyembadani
Tamba ati iku lima perkaraneKaping pisan, maca Qur'an lan maknaneKaping pindho, salat wengi lakonanaKaping telu, wong kang saleh kumpulana
Kaping papat, kudu weteng ingkang luweKaping lima, zikir wengi ingkang suweSalah sawijine, sapa bisa ngelakoniMugi-mugi Gusti Allah nyembadani
He, di-de, di-de, da-re-re-de (الله ياجبار، يامتكبر)Da-re-ra-re-ri, da-de-da-re-re-ri-ra (ياأرحم الراحمين)
Obat hati ada lima perkaranyaYang pertama, baca Qur'an dan maknanyaYang kedua, salat malam dirikanlahYang ketiga, berkumpullah dengan orang saleh
Yang keempat, perbanyaklah berpuasaYang kelima, zikir malam perpanjanglahSalah satunya, siapa bisa menjalaniMoga-moga Gusti Allah mencukupi
Obat hati ada lima perkaranyaYang pertama, baca Qur'an dan maknanyaYang kedua, salat malam dirikanlahYang ketiga, berkumpullah dengan orang saleh
Yang keempat, perbanyaklah berpuasaYang kelima, zikir malam perpanjanglahSalah satunya, siapa bisa menjalaniMoga-moga Allah Ta'ala mencukupi (ارحمنا، ارحمنا)
Moga-moga Allah Ta'ala mencukupi(ياأرحم الراحمين)




Rabu, Februari 11, 2026

Veo 3.1 Paling Baru dan Update di Tahun ini dari Gemini

Pembahasan Sebelumnya : KLIK DISINI

Kurang Lebih Sepekan sebelumnya kita Bahas Seputar Paket Plus dari Google Gemini yang Cenderung semakin Murah, sekarang kita Bahas lagi yang sama, Tapi kali ini Beda Bahasannya... 

Gara-Gara Geliat Nonton Drama Cina (alias Dracin) yang Sudah Mewabah di Indonesia sejak Akhir Tahun lalu hingga saat ini. dan Akhirnya, ada Veo 3.1 yang Paling Baru dan Update yang Sudah dilakukan di Awal Tahun ini. Apa Jadinya apabila di Google Gemini yang Fitur Video (Veo 3.1) jadi 9:16 versi Update (terbaru) yang Sudah ada Sejak Awal Tahun ini juga (akibat Geliat Dracin)? Apa Manfaatnya? Nah, Mari Kita Simak Penjelasannya yang diambil dari Sumbernya.

Update Google Veo 3.1 (Januari 2026) yang menghadirkan dukungan native rasio 9:16 (vertikal) memang merupakan respons langsung terhadap dominasi konten video pendek, di mana tren "Drama Cina Mikro" (Micro-dramas/Short-plays) menjadi salah satu pendorong utamanya.

Meskipun dalam rilis resminya Google sering menggunakan istilah umum seperti "mendukung kreator YouTube Shorts dan TikTok", fenomena drama mikro adalah alasan ekonomi besar di baliknya.

Berikut adalah detail mengapa "Geliat Drama Cina Mikro" memaksa Google menghadirkan fitur ini di 2026:


1. Ledakan Ekonomi "Vertical Cinema"

Pada tahun 2025-26, pasar Drama mikro (sering disebut vertical dramas atau miniseries) bukan lagi sekadar tren iseng, melainkan industri bernilai miliaran dolar.

  • Pergeseran Perilaku: Penonton kini mengonsumsi konten naratif (cerita bersambung) dalam format vertikal di HP, bukan lagi landscape seperti film bioskop/TV.

  • Efisiensi Produksi: Drama mikro membutuhkan produksi yang sangat cepat dan murah. AI seperti Veo 3.1 menjadi solusi sempurna untuk membuat background, filler shots, atau bahkan adegan penuh tanpa perlu syuting fisik yang mahal.

2. Fitur Veo 3.1 yang "Pas" untuk Drama Mikro

Update Veo 3.1 di tahun 2026 membawa fitur spesifik yang seolah dirancang untuk kebutuhan produser drama mikro:

  • Native 9:16 (Tanpa Cropping): Sebelumnya, kreator harus membuat video 16:9 lalu memotongnya (crop), yang membuang resolusi dan merusak komposisi. Dengan native 9:16, AI langsung mengomposisikan subjek agar pas di layar HP (kepala tidak terpotong, framing fokus di tengah).

  • Konsistensi Karakter (Ingredients to Video): Drama mikro butuh karakter yang sama di berbagai adegan. Update Veo 3.1 memungkinkan penggunaan "reference image" agar wajah aktor AI tetap konsisten sepanjang episode—syarat mutlak untuk membuat serial drama.

  • Durasi & Resolusi 4K: Peningkatan ke 4K dan durasi yang lebih panjang memungkinkan kualitas visual drama mikro AI menyaingi hasil syuting kamera asli.

3. Persaingan Platform (The "TikTokification" of AI)

Google menyadari bahwa platform seperti Douyin (TikTok China) dan aplikasi khusus drama mikro (seperti DramaBox, ReelShort) memakan pangsa pasar waktu layar (screen time) pengguna secara masif.

  • Jika Google Gemini/Veo tidak mendukung format ini, para kreator konten akan lari ke kompetitor (seperti Sora atau tool AI Cina seperti Kiling/Vidu) yang sudah lebih dulu fokus pada format vertikal.

  • YouTube Shorts juga dibanjiri potongan drama mikro, sehingga Google butuh tool internal (Veo 3.1) untuk memfasilitasi kreator di ekosistem mereka sendiri.



Kehadiran rasio 9:16 (Vertikal/Portrait) secara native di Google Gemini Veo 3.1 pada tahun 2026 bukan sekadar perubahan ukuran kanvas, melainkan perubahan total pada "Visual Grammar" (tata bahasa visual) yang dipahami oleh AI.

Berikut adalah analisis mendalam mengenai apa yang terjadi dan manfaat signifikannya, terutama dalam konteks tren Drama Mikro dan konten media sosial:


Apa yang Terjadi? (Perbedaan Teknis)

Sebelum adanya native 9:16, pengguna harus melakukan generation dalam format 16:9 (Landscape) lalu memotongnya (crop). Dengan Veo 3.1 Native 9:16, terjadi perubahan fundamental pada cara AI bekerja:

  1. Pemahaman Komposisi Vertikal (Vertical Blocking): AI tidak lagi menempatkan objek menyebar ke samping. Ia belajar menumpuk informasi secara vertikal. AI tahu bahwa dalam format 9:16, "ruang kosong" di atas kepala (headroom) dan di bawah kaki itu penting, sementara ruang di samping kiri-kanan sangat sempit.

  2. Penghindaran UI (UI Safe Zones): Veo 3.1 dilatih dengan data video medsos, sehingga ia cenderung mengosongkan area sebelah kanan bawah (tempat tombol like/share di TikTok/Shorts) dan area bawah (tempat caption), agar subjek utama tidak tertutup tulisan saat diunggah.

  3. Fokus pada Subjek Tunggal: Algoritma video landscape biasanya bisa menangani banyak orang berjejer. Dalam mode 9:16, AI secara otomatis lebih memprioritaskan close-up satu karakter atau komposisi stacking (atas-bawah) agar visual tetap jelas di layar HP yang sempit.


Apa Manfaat Utamanya?

Berikut adalah keuntungan besar bagi kreator, khususnya produser Drama Mikro dan Marketer:

1. Resolusi Maksimal (True 4K Vertical)

  • Masalah Lama: Jika Anda memotong video landscape 4K menjadi vertikal, Anda membuang hampir 60% pikselnya. Hasilnya buram (pecah) saat ditonton di HP layar besar.

  • Manfaat Veo 3.1: Video di-generate langsung dengan resolusi tinggi vertikal. Ketajaman pori-pori wajah aktor AI, detail baju, dan tekstur background tetap tajam (crisp). Ini krusial untuk standar drama mikro premium.

2. "Intimacy Effect" (Efek Kedekatan)

  • Drama mikro sangat bergantung pada emosi wajah. Format 9:16 adalah format paling intim karena wajah karakter bisa memenuhi seluruh layar HP penonton.

  • Veo 3.1 memungkinkan pembuatan shot Extreme Close-Up yang emosional tanpa distorsi, membuat penonton merasa aktor AI tersebut berbicara langsung kepada mereka.

3. Efisiensi Produksi (Zero-Edit Workflow)

  • Bagi studio drama mikro yang harus memproduksi 50-100 episode per minggu, waktu untuk cropping dan reframing adalah pemborosan.

  • Dengan output langsung 9:16, video hasil generasi AI bisa langsung masuk ke tahap dubbing atau color grading tanpa perlu mengatur ulang komposisi gambar.

4. Penghematan Biaya Set & Wardrobe

  • Dalam format 16:9, Anda perlu memikirkan background yang luas. Dalam 9:16, area background lebih sempit.

  • Kreator bisa fokus meminta Veo mendetailkan kostum (wardrobe) karakter dari kepala hingga kaki (full body shot) yang sering menjadi daya tarik utama drama CEO/Kerajaan, tanpa pusing memikirkan detail latar belakang yang tidak perlu.


Kesimpulan: Betul, geliat drama Cina mikro adalah "katalis" yang mempercepat standarisasi format 9:16 di tool high-end seperti Veo. Google tidak bisa lagi mengabaikan bahwa masa depan storytelling digital di 2026 didominasi oleh layar tegak. Dengan adanya fitur ini, hambatan teknis untuk membuat "Drama Cina Mikro" versi AI benar-benar runtuh. Seseorang di kamar tidurnya di Mojokerto kini bisa memproduksi serial drama berkualitas visual setara studio Shanghai, hanya dengan bermodalkan ide cerita dan Veo 3.1.


Itulah Tadi Penjelasan Seputar Veo 3.1 Paling Baru dan Update di Tahun ini. Semoga Semuanya Bermanfaat bagi Penggemar Gemini dan Produk Ai lainnya.

Selasa, Februari 10, 2026

Akhirnya, Rio Zona Aman di Spektakuler 2

Kemarin Malam, Ga Bisa Nonton Siaran langsung Spektakuler 2 Indonesian Idol 2025/26, kan Semestinya, Salah satu Peserta yang Berasal dari Kota Tanah Majapahit Mojokerto yang Namanya Rio Lahskart akhirnya Berhasil Masuk Zona Aman (Pada Spektakuler sebelumnya pun Zona Tak Aman). Ya, Mungkin bisa Tampil Semakin Prima di Spektakuler 3 pada 16/2 nanti (atau H-3 sebelum Ramadhan). Tidak Hanya Rio, tapi ada Peserta-Peserta lain yang Masuk Zona Aman di Program Acara Ini, Kezi yang Makin Unggul (digadang-gadang masuk Top 2 kelak), Aruna dibawah Rio, Josh Flo, Keiko, Dandy P., Niki Becker, Alfauz, Meidra, Arrcely dan Celyna. Sayangnya, Ecky dan Keenan Masuk Zona Tak Aman dan Arrul sudah Tersenggol! Kini, Tinggal 13 Peserta Tersisa di Spektakuler 3 Indonesian Idol Tahun ini, dan Semoga, Penampilan untuk 13 Peserta makin Prima, makin Percaya diri. dan Nantinya, Rio kelak Zona Aman terus di Spektakuler 3. Yuk Dukung si Rio di Indonesian Idol 2026 lewat Vote di Aplikasi RCTI+, Gratis! 

Senin, Februari 09, 2026

Sariawan (Maunya) disembuhkan

Sejak 6-7 Hari sebelumnya, Gue mulai Menderita Sariawan. Gara Gara suka Makan Pedas maupun Kue yang Keras-Keras (semacam Kusuka) itu mesti jadi Penyakit tersebut. Walaupun terjadi Penyakit ini, Awalnya menganjurkan Minum Teh Ciwaci 2-3 Bungkus, disemprot Cooling 5 dari Papiku sampai 2x, Minum Larutan Penyegar untuk hentikan Panas Dalam, Kumur Air Hangat dicampur sama Garam Sedikit, Minum 1-2 Tablet Kuldon Sariawan yang dilakukan (Setelah Beli Obat pasca Sholat Jumat berakhir) dan Akhirnya, dikasih Sirup SRP Indra oleh Mamiku. Saat Terjadi Penyakit Sariawan, Gue Tak Boleh Makan Kue Keras/Snack (Kecuali Kerupuk, Hingga Tulisan ini dibuat), Makan Pedas-Pedas dan Minum yang Menyegarkan (Menurut Chat GPT, Minum Es bisa Meringankan Nyeri sementara). Sariawan itu Penyakitnya bukan Kelamaan dan Bertele-tele, Melainkan hanya Sementara saja. Karena, Sariawan itu Penyakit Sementara hingga disembuhkan cuma 3-14 Hari saja. Percayalah, Kalau Sembuh Sariawannya, Kita bisa Nikmati Makanan di waktu-waktu tertentu (termasuk bulan suci Ramadhan). Semoga, Kesembuhan Sariawan gue bisa jadi Realita! Yang Gagal Sembuh, Jangan lupa Obati lagi atau Konsumsi Vitamin C ya... 

Minggu, Februari 08, 2026

Antara Rubrik Wisata yang Indonesia terus menerus di Jawa Pos (Sunday Magz) dan Kompas Edisi Akhir Pekan kelak Melejit

Selamat Pagi di Hari Minggu, kan Besok kita Rayakan Hari Pers Nasional dan Sayangnya, Agenda Gue ke Makam pas Ziarah Ramadhan ditunda dulu ke Minggu Depan (Insya Allah). Nah, Mari Kita Bahas Seputar Koran-Koran ya. Kalau yang Pembahasan-Pembahsan Koran sebelumnya yang Sepanjang 2025-26, sering sering dihapus (termasuk yang Pekan Kemarin mungkin) dan Akhirnya, Kita Buat Pembahasan Tentang Dunia Koran (kembali) tapi ada Sedikit Perubahan. Let's Go...

di Tahun 2026 adalah Tahunnya Koran-Koran Indonesia masih ada di era Gempuran Digitalisasi (dan AI kayaknya), yang Mengakibatkan Kehilangan Semua jenama Media Cetak (dulunya ada di Pasaran di Masa Silam) dan Edisi Minggunya tidak ada dimana-mana (Semisal Koran Sriwijaya PostTribun SumselSurya dan Warta Kota yang Sama Sama milik Tribun Nerwork), ditambah, Media Indonesia (Koran Favorit gue) yang kini menguburkan Edisi Sabtu-Minggu dalam Format Analog dan Digital sepenuhnya. Jadi, Apa yang Terjadi? Masya Allah, Pasti Bertahan untuk Koran-Koran kita yang masih dilanda Gempuran era Digitalisasi.

di Koran Jawa Pos (Koran Favorit gue juga), Setiap hari Minggu ada Rubrik Wisata (Kembali Setelah 4-5 tahun terakhir sejak Maret 2025 silam, sebelumnya dimuat di Edisi Sabtu) yang Isinya Artikel/Liputan Info Wisata di 38 Propinsi Indonesia yang terus menerus tapi diperkaya Foto-Foto dari Tim LKBN Antara dan Sumber Lainnya (sudah Termasuk Tim Fotografi dari Keluarga Jawa Pos Media). Sedangkan di Koran Kompas (Koran Favorit gue juga), yang Edisi Akhir Pekan jadi Referensi Paling Seru tapi Lebih Bergizi, Mendalam, Menginspirasi, Menyentuh Hati, Menghibur, Mencerdaskan dan Menggoda buat Pembaca-Pembaca Loyal yang Menjadi Teman di (Waktu) Akhir Pekan, tapi Nantinya bakal siap Melejit Oplahnya seperti di Masa Silam. Oh Ya, di Februari ini, Langganan Kompas gue yang Edisi Senin hingga Jumat tak Bisa Berlanjut (gara gara Hemat Uang) dan Memilih Fokus Berlangganan yang Edisi Akhir Pekan (Sabtu-Minggu?) untuk Koran Kompas dan Koran Jawa Pos yang Edisi Senin hingga Minggu. Marilah Kita Bahas Satu per Satu.


Rubrik Wisata di Koran Jawa Pos (Sunday Magz) 

Tampilan Rubrik Wisata di Koran Jawa Pos (Sunday Magz)

Rubrik "Wisata" di Koran Jawa Pos yang Rutin Nongol Setiap hari Minggu, Isinya Info (Liputan Features) Wisata dari 38 Propinsi di Indonesia yang terus menerus, tapi didominasi Foto-Foto dari Tim Antara (kemungkinan mendominan?), Tim Fotografer dari Keluarga Besar Jawa Pos Media (seperti Jawa Pos Radar Jogja, Malang, dll.) dan Berbagai Sumber Foto lainnya. Tampilannya lebih Visual antara Foto dan Artikelnya yang Lebih Unik. Artikel dan Foto-Foto Wisata dari Indonesia yang dimuat di Rubrik Wisata dari Koran yang kini Berjargon "Koran-Online-Televisi" tersebut jadi Semakin Gila dan Lebih "Bergizi". di Edisi 25/1 lalu, ada Info Salah Satu Wisata di Kabupaten Bandung Barat, tapi ada Budaya Sundanya dan Menampilkan Foto-Foto dari Tim Fotografi Antara dan Sumber Foto lain. Sedangkan, Pada Sepekan lalu (1/2), pun Sedikit Beda karena Membahas Kawasan Ambarawa (Kabupaten Semarang) dan Sedikit sama seperti yang Bandung Barat pada 25/1 lalu. Karena, Rubrik ini sarat dengan Keunikan, Tradisi dan Warisan Budayanya untuk yang Suka Berwisata di Indonesia, apalagi ini Pembahasan Ekstra/Tambahan (tapi Sampingan) atau Tidak (terserah deh). Wisata di Jawa Pos yang dimuat Setiap Minggu, lebih Mirip dengan Rubrik "Sawala" milik Koran Kompas yang dulunya hadir Setiap hari Jumat di Akhir Tahun lalu (Oktober-Desember 2025) tapi Berkolaborasi sama Kemenbud RI (sekarang sudah tiada), Rubrik "Geliat Kota" dari Koran yang Sama yang dulunya hadir di Edisi yang sama (Jumat) sebelum digusur Tahun ini (kemungkinan), Rubrik "Tradisi Lisan" dari Media Indonesia yang kini pindah ke Jumat dan Rubrik "Esai Foto" dari Koran yang sama yang kini pindah juga ke Jumat. 


Kompas Akhir Pekan kelak Melejit

Tampilan Sampul Koran Kompas Akhir Pekan (2026)

Sejak Sebulan lalu (3/1), Koran Kompas Hadirkan Edisi "Akhir Pekan" yang dianggap Kemasan Baru bagi Edisi Sabtu-Minggu yang Mengawinkan antara Konten-Konten Edisi Minggu yang Dominasi Rubrik-Rubrik Ringan/Sastra dan Konten-Konten Edisi Sabtu yang Berita Reguler tapi Tulisannya pasti lebih Mendalam. Ini Mungkin Koran Kompasnya masih "Memasak" sejak adanya Edisi 12/12 Tahun lalu (2025). Beredar Setiap Sabtu dan Tebalnya 20 Halaman (sama Seperti Tebalnya Koran Jawa Pos Edisi Minggu yang 12 Halaman Induk + 4 Halaman JPR Mojokerto Minggu + 4 Halaman JPR Jombang). Mulai Edisi Kedua (10/1 lalu), di Sampul Koran Kompas Akhir Pekan bukan lagi Tulisan "Sabtu" Sendiri, tapi menambah Tulisan "Minggu" jadi "Sabtu/Minggu (Tanggal/Bulan/Tahun)", kan Ini Pasti Gabungan gitu. Oh Ya, ada Juga Tulisan "Ikuti Perkembangan Berita Pemberitaan besok di Kompas.id dan e-paper Kompas edisi Minggu" di sudut kiri bawah Sampul. Koran yang terkenal sejak 28 Juni 1965 tersebut Lebih Bergizi, Mendalam, Menginspirasi, Menyentuh Hati, Menghibur, Mencerdaskan dan Menggoda untuk Tampilannya (seperti yang dikatakan diawal Pembahasan tadi sama Sang Presenter dan Hilmi Faiq di Segmen Obrolan dari Sapa Indonesia Pagi Akhir Pekan di Kompas TV pada 3/1 lalu). Koran ini bisa dikonsumsi hingga lebih dari 24 Jam (24+24) dan Semestinya Memecah 2 Seksi tapi Berasa lebih "Nostalgia" banget (Kembali ke Masa silam juga). Yang Seksi 1 (Halaman 1 hingga 12) adalah Foto Sampul yang Ukurannya Sangat besar dan didalamnya terdapat Rubrik-Rubrik yang Ringan (Gaya Hidup) dan Sastra (termasuk Kolom Khusus) yang dulunya ada di Edisi Minggu tapi Pindah total (termasuk yang Hidup Kembali semacam Puisi?), ada Urbana, Kelana (lumayan mirip dengan Rubrik Wisata di Jawa Pos Edisi Minggu atau Traveling dari Koran Surya di Edisi-Edisi Manapun), Gaya, Desain dan Ruang (lebih mirip dengan Rubrik Home dari Jawa Pos Edisi Minggu juga), Karisma (kayaknya lebih mirip dengan Inspirasi di Jawa Pos Radar Jombang Edisi Minggu dan Someone di Jawa Pos Radar Mojokerto Edisi Minggu), Layar (mirip dengan Rubrik Film di Koran Jawa Pos Edisi Minggu juga), Lembar (Info Seputar Buku), Experd (bagian dari Kompas Klasika), Nada, Kenang Rasa, Weekend (isinya Info Hotel dan Resto yang Mendominan (yang Non Hotel-Restonya cuma Sedikit atai tidak?) tapi Adanya di Edisi Sabtu), Cerpen (serentak sama Jawa Pos Edisi Sabtu), Puisi (serentak sama Jawa Pos Edisi Sabtu juga), Seni, Percik, Udar Rasa dan Jeda (menyatukan TTS dan Komik). Oh Ya, yang Komik di Koran Kompas sejak adanya Edisi Akhir Pekan, tinggal Timun dan Drama Pak Nono yang tersisa (dulu ada Komik Mice dan Panji Koming yang biasanya muncul di Edisi Minggu). dan di Februari ini, Analisis Budaya (yang Biasanya muncul di Edisi Sabtu) sudah pindah total ke Hari Jumat dan Tidak ada Catatan Analisis Budaya di Edisi Akhir Pekan... Masya Allah... Sedangkan yang Seksi 2 (Halaman 13 hingga 20) adalah Berita-Berita Reguler/Hard News (Edisi Sabtu) yang dikasih Sentuhan yang Lebih "Relax" (tapi Mendalam) dan tidak takut dengan Tanda Kutip dari Berita Harian Reguler (seperti yang dikatan oleh Hilmi Faiq juga di Obrolan Sapa Indonesia Pagi Akhir Pekan pada 3/1 lalu). Rubrik-Rubrik Reguler dari Edisi Senin-Jumat (seperti Ekbis, Polhuk, Internasional, Regional (Campuran Nusantara dan Metropolitan), Humaniora dan Olahraga) isinya Tulisan-Tulisan yang Relax dari Berbagai Jurnalis-Jurnalis terkemuka dari Koran ini (seperti Iqbal Basyaari hingga Luki Aulia). Tulisan-Tulisan di Rubrik Regulernya Kompas yang Edisi Sabtu, Kemungkinan pasti 90% Features. Oh Ya, Yang Kolom Tajuk Rencana, Berita Umum (cuma di Halaman 13), Jadwal Siaran TV, Nusantara Bertutur (dulunya ada di Edisi Minggu) dan Foto Pekan ini/Infografik (dulunya ada di Edisi Minggu juga, tapi bisa Bergantian?) ada juga lho di Seksi 2. Yang Suka Nonton TV di Hari Sabtu kemarin, Koran Kompas Akhir Pekan ada Jadwal Siaran TV (bertitel Acara Hari ini) yang Isinya Jadwal Tayangan Siaran Komplit dari 10 Stasiun TV terkenal di Hari Sabtu, mulai dari Kompas TV, TVRI Nasional, Metro TV, BTV, dll. Program-Program Acara yang rutin Nongol di Koran ini, ada Berita Kriminal yang dipandu sama Presenter (sekaligus Model Iklan) tercantik Adinda Putri (BTV), Cerita Rasa yang dipandu sama Benu Buloe (Kompas TV), Selamat Pagi Indonesia (Metro TV), dll. dan Sayangnya, yang Jadwal Meet Nite Live yang dipandu Valentinus Resa dan Otong (Metro TV), Investor Daily Rountables (BTV), dll. tidak ada di Edisi Sabtu (tapi adanya di Edisi Senin hingga Jumat bro sis). Harga untuk Koran ini adalah Rp. 17.000,-/Koran (wilayah Pulau Jawa) dan Rp. 18.000,-/Koran (wilayah Luar Pulau Jawa). dan Bisa diperoleh lewat Agen/Pengecer Koran terdekat, Toko Gramedia di Seluruh Indonesia dan Lewat Semua Lokapasar (kayak Shopee, Tokopedia dan Gerai Kompas Online (yang Beli Langganan 4-12 Edisi saja)). Oh Ya, Tersedia juga lewat EPaper di Kompas.id (selain yang Koran versi Cetak). Bagi anda yang di Wilayah Pacitan, Pasuruan dan Probolinggo di Jatim, Jembrana dan Karangasem di Bali, Kepulauan Seribu di Jakarta dan Prabumulih di Sumsel, Kompas Edisi Akhir Pekan yang Lebih tebal tidak bisa Layani Pengirimannya (sebagaimana di Website Gerai Kompas). Koran ini, Bakal dipastikan jadi The Next "Tabloid Monitor (1986-1990)", "Tabloid Citra (1990-2004)", "Tabloid Nova (1988-2022)", "Tabloid Bola (1984-2018)", "Tabloid Soccer (2000-2014)", "Majalah Jakarta Jakarta (1986-1999?)", "Majalah Xy Kids (2003-2018)" dan "Majalah Hai (1977-2017)" dan nantinya, kelak Melejit Oplahnya seperti di Masa Silam (Koran Kompas Minggu era Sebelum Pindah ke Digital Sepenuhnya ataupun Tabloid Monitor/Citra). FYI, Kompas Akhir Pekan anggaplah Sebagai Salah satu Media Cetak (terbaru di 2026) yang direbut Para Pembaca-Pembaca Setia dari Jenama-Jenamanya Saudara Kompas yang dulunya ada dipasaran (kayak Tabloid Citra, dulu, Tabloid ini bisa direbut sebagian Pembaca-Pembaca Setia Tabloid Monitor (bersama Tabloid BI)). Kalau yang Edisi Minggunya Bagaimana? Jangan Sedih para Pembaca-Pembaca Loyalnya Kompas, kan masih Terbit tapi cuma ada di EPaper dari Kompas.id. 

Tampilan Sampul Koran Kompas Edisi Minggu (2026)

Sejak Kehadiran Edisi Akhir Pekan yang beredar di hari Sabtu, Kompas Minggu pun "Agak Laen" karena sudah menjelma menjadi Koran Digital sepenuhnya sejak 4/1 lalu (bagi Pelanggan Kompas.id). Isinya pun Sedikit sama seperti Edisi Senin hingga Jumat (tapi Kebanyakan Tulisan-Tulisan mendalam dari Jurnalis seperti yang Edisi Sabtu), Mengubur total Jadwal Siaran TV di Edisi Minggu, Masih ada Rubrik Infografik (yang Edisi Sabtu mungkin juga ada, tapi masih bergantian dari Foto Pekan ini?), Masih ada Rubrik Weekend yang dari Edisi Akhir Pekan (Sabtu), ada Rubrik Riset dan ada Rubrik Opini yang bertambah menjadi 3 Halaman (lebih banyak dari Jumlah yang biasanya Khusus Setiap Senin hingga Jumat). Ini adalah 2 diantara Sekian Banyak Inovasi-Inovasi yang dilakukan oleh Pemred Kompas saat ini (A. Haryo Damardono) yang sudah menjabat sejak Awal Mei Tahun lalu. Sebelumnya, sepanjang tahun lalu, di awal era Beliau jadi Pemimpin Redaksi baru, Banyak Inovasi-Inovasi yang telah dilakukan, Seperti Menerbitkan Edisi Khusus 60 Tahun Kompas setebal 60 Halaman yang bisa di Pre Order sebelum Perayaan Ultah Kompas pada Juni Tahun lalu, Memperkenalkan Karikatur Baru "Joni dan Poni" (dulunya di Edisi Sabtu, kini Pindah ke Rabu), Menerbitkan Edisi Khusus HUT RI ke 80 setebal 80 Halaman yang bisa di Pre Order juga pada Juli-Agustus Tahun lalu, Mengembalikan Tabloid Bola lewat Edisi Khususnya Kompas dalam Format Tabloid setebal 40 Halaman yang Berisi Kisah Timnas Indonesia dan Kualifikasi Piala Dunia yang yang bisa di Pre Order juga pada September-Oktober Tahun lalu, Memperkenalkan KompasONE hingga Menerbitkan Edisi 12/12 Tahun lalu yang Membahas Hutan Sumatra Lenyap (bagian dari Jurnalisme Data, tapi dikasih 4 Halaman berbahan Kertas Kalkir Tembus Pandang) dan Langsung jadi Viral Besar di Semua Medsos karena Menyebut "Memasak" juga.

Jadi Kesimpulannya, Rubrik Wisata di Jawa Pos (Sunday Magz) pun Isinya Info/Liputan Features tentang Wisata-Wisata di 38 Propinsi di Indonesia dan Koran Kompas yang Edisi Akhir Pekan jadi Koran yang Memberikan Berita dan Cerita yang lebih Mendalam, Menginspirasi, Menyentuh Hati, Menghibur dan Mencerdaskan bagi Semua Pembaca-Pembaca loyal.

Itulah Tadi Pembahasan Seputar Rubrik Wisata yang Isinya Info Wisata Indonesia (Jawa Pos (Sunday Magz)) dan Koran Kompas Edisi Akhir Pekan. dan Kedepannya Semoga, Rubrik Wisata dari Koran Jawa Pos yang nongol Setiap hari Minggu bisa Tampilkan lagi Konten Artikel dan Foto-Foto Tempat Wisata-Wisata di Seluruh Indonesia secara terus menerus dan Koran Kompas bisa "Memasak" terus dan siap Melejit Oplahnya kalau ada Edisi Akhir Pekan yang Terus Hadir Setiap Sabtu.