Kamis, April 03, 2025

Serunya Open House Keluarga besar Bani H. Noer Yasin 2025 di Brangkal-Sooko

Kemarin (di Hari ke 3 Syawal 1446H/2025M), di Brangkal-Sooko, Kab. Mojokerto Mengadakan Open House (aka Rumah Terbuka) Lebaran Keluarga besar Bani H. Noer Yasin 2025. Kalau Yang Tahun sebelumnya (2024) digelar di Markasku yang Letaknya di Jl. Kedungsari No. 333 Kota Mojokerto, Maka di Tahun ini kembali ke Brangkal-Sooko. 

Masuk Open House

Open House ini Sangat Meriah, Meskipun Banyak Orang-Orang yang datang kesini... Oh Ya, ada Banyak Minuman dan Snack Usus Goreng yang Menjadi Gratis meskipun Bisa diambil atau dibagi Sama Sekali... Keren lah... ada Makanan-Makanannya kan Bak Prasmanan saat berhentinya berkelana menaiki Bis (Sebelum Kembali Lanjut Perjalanannya) dan Sempat Berselfie...

Usus Goreng

Banyak Makanan Prasmanan

Kedatangan Sebagian Tamu Tamu di Open House?

Selfie

Lagi Lagi Selfie

Acara ini dilakukan dengan Berdoa dan Berdzikir. kan Mirip dengan Pelaksanaan Doa dan Dzikir di Bagian Akhirnya Pengajian Rutin Ramadhan Jelang Buka Puasa di Mushollaku yang Kerap dilakukan Setiap Jumat pas Ngabuburit di Ramadhan lalu. dan Satu lagi, Ikut Makan Enak deh... saya Pilih Sate Ayam, Nasi dan Ikan Teri Sambal Kentang Goreng! Bonus Usus Goreng...

Doa dan Dzikir? Baca Al Quran?

Tamu Tamu yang Hadir

Lagi Lagi Tamu Tamu yang Hadir

Ada Nasi, Ada Sate Ayam, Ada Teri Sambal Kentang dan Ada Usus Goreng

Mau dilahap?

Kemudian, Berlanjut dengan Pengarahan Papiku ke Tamu Tamunya (termasuk Gue, Mamiku, Alma dan Elfan). Yang Penting, Kemungkinan Open House Keluarga besar Bani H. Noer Yasin Tahun depan bakal digelar di Purwotengah Mojokerto atau di Pacet Mojokerto. Tapi, Semestinya Pindah-Pindah Lokasi di Sekitar Mojokerto dan Sekitarnya. Nantinya, Bisa Terulang 2024 lalu, dimana dilangsungkan di Markasku (seperti yang disebutkan diatas Tadi). Oh Ya, Selama Open House Lebaran 2025 di Brangkal-Sooko, Gue Sempet Posting IGSnya dan Posting Foto ke IG agar bisa diupdate Perkembangan Terkininya Open House Lebaran Tahun ini... Mantap tuh...

Walaupun Bagaimana, Open House Lebaran Tahun ini di Brangkal-Sooko, Semestinya Tetap Meriah!

Rabu, April 02, 2025

Kembalinya Koran Kompas dan Media Indonesia, Jawa Pos dan Lainnya Menyusul Besok

Pembahasan Sebelumnya : KLIK DISINI

Mulai Hari ini, 2 Koran Favorit Gue antara Kompas dan Media Indonesia resmi Kembali Beredar Setelah 4 Hari Tanpa Terbit antara Hari Raya Nyepi dan Lebaran 2025.

Media Indonesia Edisi Hari Ketiga Lebaran 1446H/2025M

Kompas Edisi Hari Ketiga Lebaran 1446H/2025M

Vakumnya Penerbitan 2 Koran Favorit saya tersebut, bisa Mengobati Kerinduan bagi Pembaca-Pembaca Setianya termasuk saya. Walaupun, Kita bisa Rindu dengan Artikel-Artikelnya Khas dari 2 Koran terbesar di Indonesia. Kalau Kompas ada Liputan Lebaran 2025 yang ada Jejak Wali 9 (sebagaimana dalam Pembahasan Sebelumnya), Opini, Tajuk Rencana, Berita Politik Indonesia, Berita Internasional, Berita Ekbis, Berita Kota Jakarta, Berita dari Luar Jakarta, Berita Olahraga, Berita Tokoh-Tokoh, Cerpen (Setiap Minggu), dll., Maka Media Indonesia ada Editorial (yang Juga hadir lewat Metro TV hampir Setiap hari), Podium dari Tokoh-Tokohnya Keluarga MGN, Selekta (Kumpulan Berita level Nasional), Olahraga, dll. Tadi, aku Bayar Langganan Sebulan Media Indonesia versi E Paper (Kembali) lewat Aplikasi Livin by Mandiri, Sudah lama ga Bayarin Paket ini, Kangen deh... di Koran Media Indonesia Edisi Hari ini, Masih 8 Halaman (seperti Edisi Akhir Pekan kayaknya) dan di Koran Kompas Edisi Hari ini juga, Masih 16 Halaman seperti Biasanya. Kalau dulu, ada Tabloid Bola atau Soccer sama Go yang Menjadi Referensi Olahraga Internasional dan Lokal (seperti Serie A, Premier League, La Liga, Tinju, Bulutangkis, MotoGP, dll.) yang ditunggu Setiap Selasa dan Jumat. Tapi sekarang, ada Koran Kompas dan Media Indonesia yang Menjadikannya Referensi Perkotaan-Perkotaan se Indonesia yang Begitu Menggeliat (Geliat Kota) Setiap hari Jumat dan Panduan Tayangan Program-Program khas Metro TV Setiap hari (Kalau di Jawa Pos Setiap hari Minggu isinya Info Program-Programnya RCTI terus di Kolom Acara TV dan Halaman Televisi dan Kompas Setiap hari isinya Jadwal GTV, Kompas TV, RTV dan BTV). 

Selain Kompas dan Media Indonesia yang Baru Kembali Beredar di Hari ini, Koran Jawa Pos (Koran Favorit gue Selain Kedua Namanya yang disebutkan diatas Tadi), Pun Menyusul Keduanya untuk Besok bersama Koran-Koran lainnya. Ya, kita Rindu sama Koran ini Karena, Sejak Hari Pertama Lebaran hingga Hari ini, Jawa Pos jarang Beredar dan Besok kita Comeback Beredar. Kan Kangen sama Berita-Beritanya/Artikel-Artikelnya Khas Jawa Pos seperti Berita Jatim, Nasional, Internasional, Olahraga, Hiburan, Sastra dan Hobi-Gaya Hidup. Kalau dulu, Jawa Pos Melekat dengan Persebaya Surabaya karena Berita-Beritanya Rutin banget dari Zaman Perserikatan hingga Liga 1/Liga 2 Indonesia. Tapi kini, Jawa Pos Melekat dengan Berita Semua Anggota-Anggota Kabinet Merah Putih yang hadir Setiap Senin hingga Jumat, Info Program-Program RCTI/SCTV/Indosiar di Halaman Televisi Setiap Minggu dan Berita Musik yang ada di Halaman Musik Setiap Minggu. dan di April ini, Kemungkinan Jawa Pos akan Memuat Mengenal Lebih dekat Para Presenter-Presenter Perempuan yang Nongol di Layar Televisi lewat Halaman Televisi yang Kerap Hadir Setiap Minggu, kan dalam rangka Memeriahkan Hari Kartini yang Jatuh pada 21 April ini. Jadinya, Halaman Televisi Setiap Minggu sepanjang April ini, kan Isinya Mengenal Para Presenter TV Perempuan terus menerus. Sebenarnya Sih, Jawa Pos Setiap Minggu cuman Isinya Panduan Program-Program dari Berbagai TV Nasional seperti RCTI dan SCTV. RCTI yang terus menerus dibahas/dimuat di Halaman Televisi dan Kolom Acara TV di Jawa Pos Edisi Minggu, bisa Seperti Metro TV di Koran Media Indonesia Setiap hari dan RTV/Kompas TV/BTV/GTV di Koran Kompas Setiap hari juga (Cuman Jadwalnya doang). Jadinya, Halaman Televisi di Koran yang Terkenal sejak 1949 tersebut jadi Favorit buat Gue yang Rutin dibaca di Hari Minggu. Bukan Cuma Televisi yang Jadi Favorit gue, tapi Halaman Musik pun Tak Ketinggalan, Karena Isinya tentang Seputar Musik baik Nasional dan Internasional, kan jadi Halaman Favorit gue juga di Hari Minggu. dan Kemungkinan, Halaman ini ada Kolom "Top Music Chart" tapi Meniru Kolom "Acara TV", Karena isi dari Kolom ini adalah 10 Lagu Teratas dari Korea/Indonesia/Lainnya (seperti Malaysia dan Cina) yang Berdasarkan Jumlah Pendengar dari Spotify atau Bukan (setara dengan Chartnya Ampuh/Clear Top 10 di Masa Silam). Kita Tunggu lah, Insya Allah! Oh Ya, Keluarga Besar Jawa Pos Radar (seperti Jawa Pos Radar Malang, Jawa Pos Radar Mojokerto, dll.) pun Tak Ketinggalan untuk Ikut Comeback bersama Jawa Pos versi Induknya, apalagi Nama JP Radar dijadikan Bonusnya Jawa Pos khusus luar Surabaya Raya. Tak Cuma Jawa Pos, Tapi Jenama-Jenama Koran lainnya (Kebanyakan dari Kota-Kota ternama di Negeri 62) seperti Warta Kota, Surya, Banjarmasin Post, Sriwijaya Post, Tribun Sumsel, Tribun Jabar, Tribun Jateng, Tribun Jogja, Tribun Timur, Tribun Medan, Serambi Indonesia, Pikiran Rakyat, Suara Merdeka, Bali Post, Tribun Bali, dll. bisa-bisa Ikut Jawa Pos untuk Comeback Beredar, Semestinya Bertahap Gitu, Insya Allah, Bisa Semua Komplit untuk Beredar bagi Semua Koran...

Oh Ya, yang dari Malaysia, pun Ikut Comeback Beredar Hari ini untuk Koran-Korannya (berukuran Tabloid), Yakni Berita Harian, New Straits Times dan Harian Metro. Ke 3 Jenama Media Cetak tersebut pun Kembali Beredar Serentak (berbarengan dengan Kompas dan Media Indonesia), Karena Fokus Memberitakan Peristiwa Tragedi Putra Heights yang Terjadi Kemarin di Hari Kedua Syawal 1446H ditambah Kemeriahan Lebaran di Malaysia dan Indonesia.

Harian Metro Edisi 2 April 2025

Berita Harian Edisi 2 April 2025


Saya Cinta sama Koran-Koran Favorit gue... Walaupun Sudah Zaman Disrupsi Digitalisasi, Koran-Koran kita masih ada yang Bertahan... Kenapa tidak?

Selasa, April 01, 2025

Parade Cerita Lebaran dalam Iklan dari Indonesia dan Malaysia di 2025

Ini Hari ke 2 Lebaran Tahun ini dan Juga Memasuki April Mop, Nah Mari Kita Bahas Tentang Tayangan Iklan dan Cerita Lebaran dari Malaysia...

Setiap Tahunnya, Sebagian Besar Perusahaan-Perusahaan terkenal baik Indonesia dan Malaysia rutin Menggarap Iklan Spesial Lebaran tapi Durasinya Lebih Panjang, Kenapa Tidak? Buktinya, Kalau dulu, yang di Malaysia, Durasi Iklan Lebaran Malaysia kadang 1-2 Menit kadang 30-60 Detik, Tapi kini, Durasinya Lebih Panjang... Kenapa tidak? Walaupun, Setara dengan Film-Film menggambarkan Romantis dan Lelucon yang Biasanya diputar di Berbagai Negara seperti Amerika Serikat, Inggris, India, Korsel hingga Indonesia. dan dikira adalah Film Pendek... 

Inilah Parade Cerita dalam Iklan dari Indonesia dan Malaysia sepanjang 2025 :


01. Cap Lang Corporate - Tak Bisa Pulang


Sebenarnya ini adalah Video Klip, Tapi Sudah jadi Iklan. Menggambarkan Kerinduan Anak dan Keluarga yang Jauh Pergi. Yang Paling Berkesan, adalah Sang Penjual Makanan Gerobak pun ada Stiker Berlogo "GPU" (Bukan Penerbit Buku).

02. Astro Malaysia - Lain Macamnya Raya


Film Pendek/Iklan Lebaran terpanjang Rasa Film Komedi ala-ala Warkop DKI, Film-Filmnya MD Pictures, Doyok-Kadir, Ateng-Ishak dan 18 Puasa. Ceritanya Tentang Jumaah yang Merupakan Ibu Single 3 Anak. Walaupun Setelah Bapaknya Tutup Usia (karena Terb***h), pun Masih ada 3 Anak Laki-Laki yang Sudah jadi Istrinya Serentak. Awal dalam Cerita ini, Beliau Mengunjungi Toko Pakaian. Jumuah, Naim, Budi dan Malik ikut Ekspedisi Mencari Lemang Buluh dan Berujung Kehabisan. Tak Hanya itu, Jumuah dan 3 Anak pun Mengenang Memori sang Bapak yang Masih Hidup. Jadi Sedih Karena Rindu Bapak yang Sudah Mati saat bertugas jadi Tentara... dan disaat Momen Lebaran, Jumuah, Naim, Budi, Malik dan 3 Istrinya pun Ikut Meriahkan Lebaran yang Beda dan Akhirnya, pun jadi Game Show... Film Pendek ini dibintangi Oleh Ellie Suriaty, Azri Safix, Evertts Gomes, Mierul Aiman, Kimberly Chuah, Bella Dowanna Halim, Qasrina Karim, Meerqeen, Zizan Razak, Sherry Alhadad, Erra Fazira dan Joey Daud.

03. Petronas - Anak Siapa Ni


Sebuah Film Pendek yang Paling Jos, Yakni "Anak Siapa Ni?" yang Merupakan Film Pendek yang Berhubungan dengan Kekeluargaan dan Kesabaran. 

04. TNB - Kenangan Raya Aida


2017, 2018 dan 2021 TNB melekat dengan Aida. Kini, di 2025, Aida Kembali ke TNB Karena Membintangi Film Pendek yang Super Drama. Kalau 2017 dengan Kisah Mengejar Bis tapi Gagal Naik, 2018 pun jadi Cameo dan 2021 dengan Peluang Usaha tergagal, Maka di 2025 bakal jadi Kenangan buat Aida. Sebenarnya adalah Trilogi TNB melekat dengan si Aida, Tapi akhirnya jadi Tetralogi bak Buku Tentang Perjalanan AHY dari Kelahiran hingga Menjadi Sosok terunggul dan Film IP Man ataupun Laskar Pelangi. 

05. Watsons - Raya Terunggul


Layaknya Sebuah Pertarungan, Film Pendek Ini pun Menjadi Game Show, dimana 3 Film Legendaris akan Menguji Tantangan untuk Memenangkan Pertarungannya. Eh, ada Ayda Jebat nyanyi Sama Home Bandnya... Film Pendek Ini terinspirasi dari Program GameShow terbaik Arisan dan 3 Film Legendaris Malaysia seperti Gerak Khas The Movie, Mami Jarum dan Adnan Sempit.

06. Lalamove Malaysia - Secukupnya Raya Ini


Iklan Lebaran pertama yang duluan lebih awal disaat Masuknya Bulan Ramadhan 1446H/2025M, Apalagi kan Momen Lebaran jadi Sederhana...

Itu Tadi, 6 Film Pendek/Iklan (Cerita) yang Tayang di Indonesia dan Malaysia saat Ramadhan dan Lebaran Tahun ini, Semoga Tontonannya Lebih Banyak Pesan Moralnya...

Senin, Maret 31, 2025

Amalan Sunnah di Hari Lebaran

Hari ini, Kita Rayakan Lebaran pada 1 Syawal... Setelah 29-30 Hari kita Melaksanakan Proses Ibadah Ramadhan, Akhirnya kita bisa Rayakan Lebaran untuk Membawa Kemenangan ini... Nah, ada 10 Amalan Sunnah saat Merayakan Lebaran ini :

1. Bangun pagi
Bangun pagi supaya bisa mempersiapkan segala sesuatunya lebih awal.
2. Mandi pagi
عَنْ مَالِكٍ عَنْ نَافِعٍ أَنَّ عَبْدَ اللهِ بْنَ عُمَرَ كَانَ يَغْتَسِلُ يَوْمَ الْفِطْرِ قَبْلَ أَنْ يَغْدُوَ إِلَى الْمُصَلَّى
“Dari Malik dari Nafi’, ia berkata bahwa Abdullah bin Umar dahulu mandi pada hari Idul Fitri sebelum pergi ke mushalla (lapangan).” (Shahih, HR. Malik dalam Al-Muwaththa` dan Al-Imam Asy-Syafi’i dari jalannya dalam Al-Umm)
Dalam atsar lain dari Zadzan, seseorang bertanya kepada ‘Ali radhiallahu ‘anhu tentang mandi, maka ‘Ali berkata: “Mandilah setiap hari jika kamu mau.” Ia menjawab: “Tidak, mandi yang itu benar-benar mandi.” Ali radhiallahu ‘anhu berkata: “Hari Jum’at, hari Arafah, hari Idul Adha, dan hari Idul Fitri.” (HR. Al-Baihaqi, dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Al-Irwa`, 1-176-177))
3. Berpakaian rapih sesuai sunnah
Ummu Athiyyah berkata:
أَمَرَنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ نُخْرِجَهُنَّ فِيْ الْفِطْرِ وَالْأَضْحَى الْعَوَاتِقَ وَالْحُيَّضَ وَ ذَوَاتِ الْخُدُوْرِ . فَأَمَّا الْحُيَّضُ فَيَعْتَزِلْنَ الصَّلَاةَ وَيَشْهَدْنَ الْخَيْرَ وَدَعْوَةَ الْمُسْلِمِيْنَ قُلْتُ يَارَسُوْلَ اللهِ إِحْدَانَا لَا يَكُوْنُ لَهَا جِلْبَابٌ؟ قَالَ: لِتُلْبِسْهَا أُخْتُهَا مِنْ جِلْبَابِهَا
“Rasulullah shollallohu alaihi wa sallam memerintahkan kami mengeluarkan para wanita gadis, haidh, dan pingitan. Adapun yang haidh , maka mereka menjauhi sholat, dan menyaksikan kebaikan dan dakwah/doanya kaum muslimin.Aku berkata: ” Ya Rasulullah, seorang di antara kami ada yang tak punya jilbab”. Beliau menjawab: “Hendaknya saudaranya memakaikan (meminjamkan) jilbabnya kepada saudaranya”. [Al-Bukhory dalam Ash-Shohih (971) dan Muslim dalam Ash-Shohih (890)]
Namun berpakaian rapih disini bagi wanita bukan berarti berdandan dan memakai wewangian, karena hal tersebut tidak diperbolehkan bagi kaum muslimah.
4. Makan sebelum sholat
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لاَ يَغْدُو يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ تَمَرَاتٍ. وَقَالَ مُرَجَّأُ بْنُ رَجَاءٍ: حَدَّثَنِي عُبَيْدُ اللهِ قَالَ: حَدَّثَنِي أَنَسٌ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيَأْكُلُهُنَّ وِتْرًا
Dari Anas bin Malik ia berkata: Adalah Rasulullah tidak keluar di hari fitri sebelum beliau makan beberapa kurma. Murajja‘ bin Raja‘ berkata: Abdullah berkata kepadaku, ia mengatakan bahwa Anas berkata kepadanya: “Nabi memakannya dalam jumlah ganjil.” (Shahih, HR Al-Bukhari Kitab Al-’Idain Bab Al-Akl Yaumal ‘Idain Qablal Khuruj)
5. Jalan kaki ke musholla (tempat sholat) Ied
Ali bin Abi Tholib-Radhiyallahu anhu- berkata:
مِنَ السُّنَّةِ أَنْ تَخْرُجَ إِلَى الْعِيْدِ مَاشِيًا
“Termasuk perbuatan sunnah, kamu keluar mendatangi sholat ied dengan berjalan kaki”. [HR.At-Tirmidzy dalam As-Sunan (2/410); di-hasan-kan Al-Albany dalam Shohih Sunan At-Tirmidzy (530)]
Abu ‘Isa At-Tirmidzy- rahimahullah-berkata dalam Sunan At-Tirmidzy (2/410), “Hadits ini di amalkan di sisi para ahli ilmu. Mereka menganjurkan seseorang keluar menuju ied dengan berjalan kaki”.
6. Takbir ketika menuju musholla
كَانَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْرُجُ يَوْمَ الْفِطْرِ فَيُكَبِّرُ حَتَّى يَأْتِيَ الْمُصَلَّى وَحَتَّى يَقْضِيَ الصَّلاَةَ، فَإِذَا قَضَى الصَّلاَةَ؛ قَطَعَ التَّكْبِيْرَ
“Adalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar di Hari Raya Idul Fitri lalu beliau bertakbir sampai datang ke tempat shalat dan sampai selesai shalat. Apabila telah selesai shalat beliau memutus takbir.” (Shahih, Mursal Az-Zuhri, diriwayatkan Ibnu Abi Syaibah dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dengan syawahidnya dalam Ash-Shahihah no. 171)
Asy-Syaikh Al-Albani berkata: Telah shahih mengucapkan 2 kali takbir dari shahabat Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu:
أَنَّهُ كَانَ يُكَبِرُ أَيَّامَ التَّشْرِيْقِ: اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهٌ وَاللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Bahwa beliau bertakbir di hari-hari tasyriq:
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهٌ وَاللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
(HR. Ibnu Abi Syaibah, 2/2/2 dan sanadnya shahih)
Namun Ibnu Abi Syaibah menyebutkan juga di tempat yang lain dengan sanad yang sama dengan takbir tiga kali. Demikian pula diriwayatkan Al-Baihaqi (3/315) dan Yahya bin Sa’id dari Al-Hakam dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas, dengan tiga kali takbir.
Dalam salah satu riwayat Ibnu ‘Abbas disebutkan:
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا اللهُ أَكْبَرُ وَأَجَلَّ اللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
(Lihat Irwa`ul Ghalil, 3/125)
7. Sholat ‘Ied berjama’ah
عَنْ أَبِي سَعِيْدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ: كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْرُجُ يَوْمَ الْفِطْرِ وَاْلأَضْحَى إِلَى الْمُصَلَّى فَأَوَّلُ شَيْءٍ يَبْدَأُ بِهِ الصَّلاَةُ ثُمَّ يَنْصَرِفُ فَيَقُوْمُ مُقَابِلَ النَّاسِ وَالنَّاسُ جُلُوْسٌ عَلَى صُفُوْفِهِمْ فَيَعِظُهُمْ وَيُوْصِيْهِمْ وَيَأْمُرُهُمْ فَإِنْ كَانَ يُرِيْدُ أَنْ يَقْطَعَ بَعْثًا قَطَعَهُ أَوْ يَأْمُرَ بِشَيْءٍ أَمَرَ بِهِ ثُمَّ يَنْصَرِفُ
“Dari Abu Sa’id Al-Khudri ia mengatakan: Bahwa Rasulullah dahulu keluar di hari Idul Fitri dan Idhul Adha ke mushalla, yang pertama kali beliau lakukan adalah shalat, lalu berpaling dan kemudian berdiri di hadapan manusia sedang mereka duduk di shaf-shaf mereka. Kemudian beliau menasehati dan memberi wasiat kepada mereka serta memberi perintah kepada mereka. Bila beliau ingin mengutus suatu utusan maka beliau utus, atau ingin memerintahkan sesuatu maka beliau perintahkan, lalu beliau pergi.” (Shahih, HR. Al-Bukhari Kitab Al-’Idain Bab Al-Khuruj Ilal Mushalla bi Ghairil Mimbar dan Muslim)
8. Mendengarkan Khutbah
Jamaah Id dipersilahkan memilih duduk mendengarkan atau tidak, berdasarkan hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ السَّائِبِ قَالَ: شَهِدْتُ مَعَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعِيْدَ فَلَمَّا قَضَى الصَّلاَةَ قَالَ: إِنَّا نَخْطُبُ فَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يَجْلِسَ لِلْخُطْبَةِ فَلْيَجْلِسْ وَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يَذْهَبَ فَلْيَذْهَبْ
Dari ‘Abdullah bin Saib ia berkata: Aku menyaksikan bersama Rasulullah Shalat Id, maka ketika beliau selesai shalat, beliau berkata: “Kami berkhutbah, barangsiapa yang ingin duduk untuk mendengarkan khutbah duduklah dan barangsiapa yang ingin pergi maka silahkan.” (Shahih, HR. Abu Dawud dan An-Nasa`i. Dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahih Sunan Abu Dawud, no. 1155)
9. Mengucapkan Tahni’ah “Taqobbalallohu minna wa minkum”
Ibnu Hajar mengatakan: “Kami meriwayatkan dalam Al-Muhamiliyyat dengan sanad yang hasan dari Jubair bin Nufair bahwa ia berkata: ‘Para shahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bila bertemu di hari Id, sebagian mereka mengatakan kepada sebagian yang lain:
تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكَ
“Semoga Allah menerima (amal) dari kami dan dari kamu.” (Lihat pula masalah ini dalam Ahkamul ‘Idain karya Ali Hasan hal. 61, Majmu’ Fatawa, 24/253, Fathul Bari karya Ibnu Rajab, 6/167-168)
10. Pulang dengan rute yang berbeda
عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ يَوْمُ عِيْدٍ خَالَفَ الطَّرِيْقَ
Dari Jabir, ia berkata:” Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila di hari Id, beliau mengambil jalan yang berbeda. (Shahih, HR. Al-Bukhari Kitab Al-’Idain, Fathul Bari karya Ibnu Hajar, 2/472986, karya Ibnu Rajab, 6/163 no. 986)


Oh Ya, Kita Mau Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446H, Mohon Maaf Lahir dan Batin... Semoga Lebaran ini Tetap Bisa Berbeda dan Terus Maju...

#IndahkanMemori #MeriahlainMacam #MeraihKemenanganIdulFitri

Minggu, Maret 30, 2025

Hadiah Koran-Koran dari Saudaraku saat Mudik Lebaran

Kemarin Malam, Aku kan Susah Tidur beneran Baru Abis Tarawih terakhir di Ramadhan Tahun ini. dan Akhirnya, Saudaraku yang Bernama Bude Isil yang Baru datang dari Kota Jakarta kembali ke Mojokerto alias Kotanya antara Onde Onde dan Pabrik Ajinomoto Indonesia. Beliau pun Menghadiahkan Media Cetak kepada Gue di Malam Minggunya. Walaupun Beberapa hari Kemarin, Bude Isil dan Anak-Anaknya (Gita dan Aswar) ikut Mudik Lebaran Gratis setelah Membeli Berbagai Media Cetak terkenal disana. Terakhir Kalinya, sekitar 2 tahun lalu (2023) pun Sama.

Media Cetak yang Menghadiahkan dari Bude Isil Kemarin Malam

Walaupun di Tahun ini Banyak Jenama Media Cetak-Media Cetak terus Bertahan ditengah adanya Digitalisasi saat ini. Karena Semua Jenamanya harus dialihkan ke Digital. Jenama-Jenamanya adalah Jawa Pos, Media Indonesia, Kompas, Rakyat Merdeka, Warta Kota (Koran Lokalnya Jakarta dari Tribun Network) dan Tabloid Otomotif yang Beredar 2 Edisi Berbeda di Perayaan Besar. 3 dari 5/6nya adalah Koran Favorit Gue yang Biasanya saya Rutin dibaca dari Waktu ke Waktu, Mantap deh... Yang Jawa Pos itu Adalah Koran Favorit Pertama gue karena Isinya Cuman ada Halaman Musik, Televisi, Peluang Usaha, Film, Drama, Sportainment, Nasional/Internasional, What's On Socmed, Wawancara Bintang, Halte (bukan Halte Bis), Kementerian Kabinet Merah Putih, dll. Halaman Televisi adalah Rubrik Favorit gue yang Sering Muncul di Edisi Minggu, Tapi ada dibawah Halaman Peluang Usaha. Halaman ini Memuat Pembahasan Program-Programnya RCTI dan SCTV terus menerus (yang Indosiar kadang muncul kayaknya). Program-Programnya yang Sering Nongol di Halaman ini adalah Masterchef Indonesia XII, Indonesian Idol XIII, PPT XVIII, Cinta diujung Sajadah, Asmara Gen Z dan Lorong Waktu. Terdapat Pula Kolom "Acara TV" yang Berisikan Info Program-Program RCTI dan SCTV. di RCTI ada Masterchef Indonesia XII (atau Kadang Kadang Indonesian Idol XIII) dan di SCTV ada PPT XVIII. Fontnya Kolom Acara TV bukan Font yang Mirip dengan Fontnya "Indeks" dari Koran Kompas, Tapi pake "Bebas Neue Bold". Mantap... Kalau di Media Indonesia Setiap hari ada Info Program-Program Metro TV (seperti Juragan Jaman Now IV dan Realitas di Edisi Sabtu Sabtu serta Metro Pagi Primetime di Edisi-Edisi Manapun) dan Kompas Setiap hari ada Jadwal BTV dan RTV, Maka di Jawa Pos Setiap hari Minggu ada Info Programnya RCTI yang Masterchef Indonesia XII dan Sebagian Program-Programnya SCTV. Oh Ya, Halaman ini pun Juga Bisa diparodikan atau ditiru dari Konten yang Asli dari Koran yang Lahir pada 1 Juli 1949 tersebut, Apalagi Konten versi KWnya mesti diposting lewat aku IG gue (@iagastifa.94) yang Biasanya Rutin diposting Saban Minggu, Keren sih... Bukan Cuma Jawa Pos dengan Halaman Televisi yang ada RCTI dan SCTVnya, Tapi Favorit gue Lainnya pun ada, Yakni Kompas. Koran ini kan Terkenal dengan Jargonnya saat ini "#MencerahkanLintasGenerasi", Apalagi Koran ini Bisa Membawa Semangat yang Mencerahkan bagi Semua Usia dari Waktu ke Waktu atau dari Generasi ke Generasi. Oh Ya, 3 Bulan lagi, Koran ini Akan Merayakan 6 Dekade Kelahirannya pada 28 Juni ini dan Mudah-Mudahan Kelak bisa dapatkan Edisi Khususnya. Sajian-Sajian Koran Kompas di Momen Ramadhan dan Lebaran kan ada, Mulai dari Halaman Weekend Spesial Ramadhan-Lebaran (dari Tanggal 1 hingga 23 Maret 2025), Ramadhan (di Edisi 8 dan 14 Maret 2025 Halaman 16), Geliat Kota Setiap hari Jumat, Infografik (atau Kendara) Setiap hari Minggu, Liputan Lebaran 2025 yang ada Jejak Wali 9, dll. Yang Jajak Pendapat/Analisis Litbang Kompas pun ada, Cuma ada di Edisi Senin... Eh Tunggu, yang Baru nih, "Sudut Pandang". Halaman ini adanya di Halaman Internasional Edisi Minggu. Untuk Pemuatan Jadwal TV di Koran yang Dimiliki Oleh Kompas Gramedia tersebut, kan Beda dari Acara TV milik Jawa Pos Edisi Minggu, Yakni "Acara Hari Ini" yang Menjadi Tradisi Jadwal Siaran TV dari Waktu ke Waktu. Isinya adalah Jadwal Komplit 10 TV Nasional/Lokal seperti TVRI Nasional, SCTV, Trans TV, Trans 7, TV One, GTV, Jak TV Jakarta, Kompas TV, RTV dan BTV. Oh Ya, ada Opini juga, Tapi Sama seperti Opininya Jawa Pos atau Media Indonesia. Harga Koran Kompas di Tahun ini pun Beda dari Tahun-Tahun sebelumnya, Yakni Harga Barunya adalah Rp. 12.000,-/Koran untuk Pulau Jawa dan Rp. 12.500,-/Koran untuk Luar Pulau Jawa (sebagaimana dalam Pembahasan Sebelumnya). dan Sekedar Meningatkan kita Kembali ke Tahun Milenium baru alias Tahun 2000 silam (25 tahun lalu), Dimana, Kompas pernah Menerbitkan Tabloid Khusus Piala Eropa 2000, dimana Isi dari Tabloid ini adalah Ulasan, Prediksi, Infografik Agenda hingga Pin Up. Harganya pasti Murah hanya Rp. 1.000,-. Tabloid ini aku Inget, pas Beli Es Krim sama Mau Potong Rambut untuk Saya, Masya Allah... dan Satu lagi, bersaing dengan Tabloid Bola atau (Hai) Soccer yang Biasanya Meliput Piala Eropa 2000 dimana, Bintang-Bintangnya yang kala itu Masih bersinar seperti Zidane, Trezeguet, Kluivert (sekarang Pelatih Indonesia), Totti, Del Piero, Figo, dll. Kala itu, Saya masih berusia sekitar 6 Tahun kan... Lain Kompas yang jadi Favorit gue, Lain pula dengan Media Indonesia, kan juga Koran Favorit gue... isi dari Koran ini adalah Kolom Editorial yang Biasanya dimuat di Halaman 1 maupun di Acara "Editorial MI" yang ditayangkan di Metro TV Setiap hari di Pagi hari (Kecuali hari Minggu), Podium yang Menampilkan Catatan dari Jurnalis-Jurnalis dari MGN (seperti Abdul Kohar yang Biasanya Muncul Setiap Rabu dan Sabtu), Opini NU Setiap Jumat, Selekta (Berita-Berita level Nasional), Nusantara/Tanah Air (Berita-Berita dari Luar Jabodetabek), Metropolitan eh Megapolitan (Berita-Berita dari Jabodetabek), Olahraga, Persona (Beritanya Para Bintang-Bintang), Kolom Suryopratomo (Mantan Pemred Koran Kompas 2000-2008 dan Mantan Dirut Metro TV 2017-2020) Setiap Sabtu, Kolom Ono Sarwono Setiap Minggu, Info Program-Program Metro TV Setiap hari, Ekbis, dll. Oh Ya, yang Program-Programnya Metro TV pun Biasanya Muncul Setiap hari di Koran yang Sudah berusia 55 tahun pada Januari lalu tersebut. Program-Program Metro TV yang Sering Nongol di Koran ini adalah Juragan Jaman Now IV, Metro Pagi Primetime, QnA, Khazanah Islam, dll. Kalau dulu, Metro TV rutin Memasang Jadwal Siaran TVnya secara Lengkap, Tapi kini, Cuman Isinya Info Program-Programnya Metro TV terus menerus di Koran Media Indonesia. Mari Kita putar kembali ke Masa Silam, dimana, Saya dan Media Indonesia terus dapet, apalagi di Zaman Saya masih di Bangku SD, Sering didapat, Kenapa tidak? Masya Allah... Tak Cuma Media Indonesia, tapi Koran Rakyat Merdeka pun Memang Koran yang Melekat dengan Berita Politik Indonesia. Karena Rakyat Merdeka itu adalah Koran yang Konten Penuh Pemberitaan Politik di Negeri ini. Tak Cuma Politiknya, Tapi ada Ekbis, Sosbud, Hiburan dan Olahraga... Komplit toh... yang Warta Kota pun tak Ketinggalan, Karena Koran ini dulunya adalah Koran Terbesar dengan Oplah Tertinggi di DKI Jakarta, Sebagian Banten dan Sebagian Jabar, Meskipun bisa Bersaing dengan Koran Sindo, Pos Kota, Bisnis Indonesia, Media Indonesia dan Kompas yang (kala itu) Menjadi Penguasa Besar Koran-Koran terbitan Ibu Kota Indonesia. Isi dari Koran ini adalah Berita dari Jakarta, Banten, Jabar, Berita Olahraga dan Hiburan ditambah Berita dari Level Nasional dan Internasional. Koran ini kan Sama saja dengan Jenama-Jenama Koran lain dari Kelompok Tribun Network (anak Usahanya Kompas Gramedia) di Berbagai Kota di Indonesia (seperti Surya dari Surabaya hingga Banjarmasin Post dari Banjarmasin). Selain Ke 5 Jenama Korannya, ada 1 Lagi, yakni Tabloid Otomotif yang Kini jadi 2 Edisi di Momen Nyepi Kemarin dan Lebaran Nanti. Setiap Tahunnya, Tabloid ini Dipaketkan antara Edisi ini dan Edisi itu, Kenapa tidak? Yang penting bisa Jadi Momen Spesial disaat yang Spesial...

Jadi, Jawa Pos itu Korannya Program RCTI (MCI XII atau Indonesian Idol XIII) yang Sering Nongol di Acara TV dari Halaman Televisi Setiap Minggu, Kompas itu Korannya yang Menghadirkan Geliat Kota Setiap Jumat dan Liputan Lebaran 2025 yang Menampilkan Jejak Wali 9, Media Indonesia itu Korannya yang ada Editorial di Sampul Halaman 1 Hampir Setiap hari, Rakyat Merdeka itu Korannya yang Isinya Berita-Berita Politik di Negeri 62, Warta Kota itu Korannya yang Sama seperti Jenama-Jenama Koran lain dari Tribun Network di Berbagai Daerah se Indonesia dan Tabloid Otomotif itu Tabloidnya Informasi Otomotif terkomplit Tapi Edisinya jadi 2 Edisi di Momen Lebaran ini.

Eits, Lupa, di Aplikasi Kompas.id, ada Banyak Koran-Koran yang dimiliki oleh Keluarga Kompas Gramedia. Apalagi ada di Fitur E Paper. Kan Bisa Baca Koran-Koran terkenal Kayak Kompas, Surya, Banjarmasin Post, Warta Kota, dll. Jos kan...

Oh Ya, Satu lagi, Koran-Koran di Indonesia kan Masih Libur terbit di Momen 2 Hari Raya Besar antara Nyepi dan Lebaran, Kan perkuat Toleransi beragama. Kompas dan Media Indonesia melakukannya mulai Kemarin hingga April Mop nanti (1/4), Sedangkan, Warta Kota atau Surya gilirannya mulai Kemarin hingga Sekitar awal April nanti. Rakyat Merdeka pun Ikut-Ikutan sama Koran Kompas/Media Indonesia dan Satu lagi, Jawa Pos yang akan Melakukannya Mulai Besok hingga Hari Ke 3 Lebaran 1446H/2025M (kan ada Info Maklumatnya di Halaman 1 Edisi Hari ini). Tak Cuma dari Indonesia, yang dari Malaysia, Koran-Korannya (berbentuk Tabloid) pun Tidak diperbolehkan untuk Beredar di Hari Pertama dan Ke 2 Lebaran Tahun ini, Seperti Berita Harian, Harian Metro, New Straits Times, dll.

Koran kita Tetaplah dibaca, Kan masih ada Karena Digitalisasi Mewabah...

Rabu, Maret 26, 2025

Parade Lagu-Lagu Lebaran Malaysia dan Indonesia 2025 (Update)

Salam 26 Ramadhan... Yuk Kita Nulis Blogku...

Setiap Tahunnya sejak Hari ke 15 Ramadhan hingga Akhir Syawal di Malaysia, Semua Lagu-Lagu Lebaran dari Malaysia boleh diputar di Radio-Radio terkenal. Kalau Setiap hari Jumat (selama Ramadhan) di Mushollaku (Al Amin) Melantunkan Syair Abu Nawas (aka I'tiraf) hingga 3x Setelah Adzan Subuh dan Mengadakan Pengajian Rutin Ramadhan Jelang Maghrib, Maka Setiap Tahun dari Tanggal 15 Ramadhan hingga Akhir Syawal, Memutarkan Lagu-Lagu Lebaran Malaysia lewat Radio dan TV. Nah, di Tahun Ular Kayu 2025, kan Sebagian Besarnya Masih Memutarkan Lagu-Lagu Lebaran yang Lama dari Malaysia (seperti 1 Hari di Hari Raya atau Suasana di Hari Raya). Tapi, Ada yang Baru-Baru semuanya termasuk Lagu Lama dengan Aransemen Ulang. dan dipastikan, 2025 adalah Tahun Emasnya Musik Malaysia yang Memeriahkan Hari Raya Lebaran. Inilah Daftar Lagu-Lagu Lebaran Malaysia (termasuk Indonesia) yang Pernah hadir di 2025 :

01. Hael Husaini/Nadeera - Meriah Lain Macam


02. Mimi Fly - Serumpun


03. Zizan Razak/Wani Kayrie/Dinda Dania/Miss Alvy - Nyam Nyam Ketupat


04. Ara Johari/Trio Latah - Zapin Malam Raya


05. De Fam - Alamak Raya Lagi (versi Dangdut Koplo)


06. Aisha Retno/Azis Harun - Ketipak Ketipung Raya (versi 2025)


07. Datuk Siti Nurhaliza - Raya Nak ke Mana?


08. Iman Troye/Naim Daniel/Dalia Farhana/Alya/Zubir - Janji Happy Hari Raya


09. Cik B/Qadeeja/Alyssa/Ara Azis - Raya Gen Z


10. Fahimi Rahmat - Raya Pop Pop


11. Iman Troye/Datuk Aliff Syukri - Raya Ya Ya


12. Thamiera/Mal Hamka/Nadia Rosli/Athalia - Pokai Raya


13. Fazura/Syasya - Raya Pum Pang


14. Nuha Bahrin/Ezra Kairo - Darbuka Raya


15. Siti Nordiana - Hari Lebaran


16. Wany Hasrita - Raya Telah Tiba


17. Koil/Kuburan/Doel Sumbang - Tuturut Munding


18. Iera Milpan - Meriahnya Hari Raya


19. Floor 88/Baby Shima - Lagi Lagi Tak dapat Raya


20. Ain Edruce/Sherry Alhadad - Balik Kampung Gosip Raya


21. 3P - Syawal Berseri


22. Alif Satar and The Locos - Senyum Senyum Raya


23. Achey/Tantari/Baby Feaaa - Ragam Raya


24. Agy - Cerita Raya Agy 


25. Daiyan Trisha/Alfie Zumi - Jom Raya


26. Bungaisme - Sebulan Raya


27. Tantari - Rindu Hatiku Rindu Raya


28. Iman Troye - Salam Salam Lebaran


29. Haziq Rosebi/Ezad Lazim - Zapin Raya


30. All Artist AM - JBK (Jom Balik Kampung)


31. Khai Bahar - Gelagat Raya


32. Shiha/Ieda Zikir - Tum Tum Raya


33. Dayang Nurfaizah - Jodoh Hari Raya


34. Umairah - Tak Balik Raya




Itulah Parade Lagu-Lagu Lebaran dari Malaysia dan Indonesia sepanjang Tahun 2025. Yang Penting, Kita Terus Nikmati Lagu-Lagu Lebaran di 2 Negara Serumpun dari Waktu ke Waktu. Yang Penting, bisa Kalahkan Lagu-Lagu Nasionalisme dari Indonesia maupun Malaysia...

Aku Cinta sama Lagu-Lagu Lebaran Malaysia/Indonesia!



Update (2/4/25) :

Postingan ini Direvisi pada 2/4/25, Karena ada Penambahan Lagu.


Update (3/4/25) :

Postingan ini Direvisi pada 3/4/25, Karena ada Penambahan Lagu (lagi).

Selasa, Maret 25, 2025

Prediksi Indonesia vs Bahrain, Kemungkinan bakal Bertahan di Peringkat 3/4 (Bisa Lolos ke Babak 4)?

Nanti Malam, Duel Indonesia vs Bahrain bakal tersaji di Pertarungan Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Asia. Soalnya, Duel ini Bakal Tegang meskipun Sudah ada Patrick Kluivert yang Sudah jadi Pelatih sejak 2 Bulan terakhir. di Pertandingan Sebelumnya pada 20 Maret lalu, Timnas Indonesia yang dibawah Asuhan Kluivert Gagal Memenangkan Pertarungannya karena Kalah dari Australia. dan Alhasil, Tim ini pun Masih di Peringkat 4 dan Berkemungkinan Bisa Lolos ke Babak 4. dan Kalau Bisa Memenangkan Pertandingan Menantang Bahrain, Maka bisa Naik ke Peringkat 3 dan Masih Bisa Lolos ke Babak 4. Saya Rasa, Prediksi Untuk Indonesia vs Bahrain adalah : 

Indonesia 2-0 Bahrain

dan Kalau Indonesia Menang mengalahkan Bahrain, Maka masih bisa Peluang Lolos ke Babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Asia. Insya Allah, Indonesia bisa Menang!