Akhirnya, Tadi di Folder yang No, 300 Mencipta Rekor dan Sejarah lagi! Kurang Lebih 3 bulan Sebelumnya kan Pernah Mencatat Rekor sampai lebih dari 20 ribu saja (Sekarang dihapus). Walaupun, Dianggap Edisi Khusus... Pada Oktober tahun lalu, Terjadi dengan Peningkatan terbesar, Yakni Mencapai 8.000 Foto di No. 207 (Sekarang dihapus juga). dan Kini, di Momen Bulan Suci ini, Akhirnya Rekor Tercatat lagi, Menembus Lebih dari 10 ribu Foto. Foto-Fotonya Berisi Kegiatan-Kegiatan Selebritis/Tokoh Malaysia yang Lagi Kegiatan Ramadhan yang Setara Dengan Kegiatan Para Kandidat-Kandidat Capres dan Kader-Kader Parpol Pemilu 2024 lewat Kampanye Pemilu 2024 yang berlangsung dari 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024 lalu. Keren tuh... dan Insya Allah, Bisa Terulang kelak setelah Ramadhan berakhir (tepatnya bulan Syawal nanti).
Update :
Lagi-Lagi, di Folderku yang No. 300 Ditingkatkan jadi 12.400 kan Tambahannya Foto lebih dari 2.000 saja... Ini Sejarah baru di Saat Momen Lebaran, Melampaui 5.000 Foto.
Update (lagi) :
Wah, Lagi-Lagi di Folderku yang No. 308 Meningkat lagi dikisaran 10.000 lebih Foto-Foto Bintang-Bintang Negeri Jiran Malaysia (plus Bukan). Soalnya, Kan Pasti Edisi Khusus Sambut Lebaran 2024.
Update (lagi) :
Beberapa Hari Kemarin, Folder yang No. 293 sama 300 Udah Dihapus Total... Jadi, yang Melampaui 10.000 Hanya 1 Saja Karena Merayakan Lebaran lalu.
Update (lagi) :
Folder yang No. 377 Sudah melampaui 20.000 Lebih, Terulang yang Sekitar Akhir November/Desember Tahun lalu. Sebenarnya kan masih dalam Pagelaran Olimpiade 2024 dan Juga KLFW 2024.
Update (lagi) :
Folder yang No. 379 Catat Rekor Super! Sampai Hampir 25.000 Foto! Soalnya ini Masih Move on dari KLFW 2024. Ada juga Foto-Foto yang Screenshot Acara TV atau Iklan yang Diambil dari Youtube.
Kemarin, di Tanggal 16 Ramadhan 1445H, Ada banyak Event-Event Paling Seru, yang di Indonesia, ada Sidang MK Pemilu 2024, Dimana Capres/Wapres Nomor 1 dan 3 Menghadiri. Soalnya, Perkara dalam Sidang ini Cuma Bisa Menggugurkan Keputusan KPU Nomor 360 Tahun 2024 dan Menghapus Capres/Wapres Nomor 2 ketika Bisa Menggelar Pilpres Ulang! Walaupun Bagaimana, Pilpres Ulang cuman Isinya Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud dan Menghapus Prabowo-Gibran. Tidak Hanya Sidang MK di Indonesia, Tapi di Malaysia ada Banyak Event-Event Seru, Semisal Bekpes hot, Kimball Bazaar Ramadhan dan Terakhir, Iftar Astro 2024. di Waktu Pagi, Khai Bahar dan Marsha jadi Bintang Tamu di Studio Radio MPB. Sedangkan, di Waktu Sore dan Malam, Ada Bazaar Ramadhan bersama Kimball, Dimana 8 Penyiar Radio dari 4 Radio milik MPB akan Beradu Kuat untuk Jual Beli Makanan-Makanan Bazaar Ramadhan. Ada Penyiar-Penyiar yang Berpartisipasi, Seperti Aisha Mazlin, Fizi Ali, dll. Bukan Hanya itu, di Hotel Le Meridien PJ, Menggelar Iftar bareng Astro Malaysia sekaligus Grand Launching Program Program Spesial Hari Raya Lebaran 1445H yang Jatuh pada 10 April nanti. Sejumlah Bintang Bintang yang Hadir Seperti Danial Zaini, Nadeera Zaini, Atu, Radin, Azad Syazira Roses, Issey Fazlisham, Fizie Roslan, dll. Acara ini Selalu lebih meriah dari Sidang MK Pilpres 2024. Sebelum 16 Ramadhan, ada Banyak Sekali Event-Event lain pun Sudah berjalan, Mulai dari Rizman Ruzaini Raya at Rumah Tangsi, Watsons Iftar 2024, Emina Beauty Iftar 2024, dll. Sejumlah Bintang Bintang yang Hadir, Semisal Ayda Jebat, Nabil Mahir, Scha Alyahya, Awal Ashaari, Hani Fadzil, Sarah Suhairi, dll. dan Event-Event lainnya Kedepan (Setelah 16 Ramadhan), Pun jadi Lebih Seru, Semisal Celebfest 2024 di Singapura, Absolut Bazaar x Gaya Raya 2024 di MITEC, Starvendors Raya 2024 di KLCC, dll. Banyak Event-Event Ramadhan seperti Acara Buka Puasa Bersama ataupun Pameran Ramadhan/Lebaran di Malaysia (Termasuk Jelang Bulan Suci) bisa Merasakan Atmosfer Kampanye Pemilu 2024 di Indonesia pada Akhir tahun 2023/Awal tahun 2024. Eh, Satu lagi, Ada 2 Bintang Terkemuka yang Merayakan Ultahnya Kemarin, Sama Sama Dilahirkan tahun 1997, Yakni Lisa Blackpink dari Thailand dan Siti Khadijah Halim dari Malaysia. Lisa terkenal Sebagai Anggota Blackpink termuda bersama Rose, dan Lagu-Lagunya pun Sangat Catchy Sekali! Sedangkan Siti Khadijah Halim, adalah Pemeran Perempuan Malaysia yang Begitu Tenar, Mulai dari Membintangi Drama Segenap Takdir hingga Wanita Syurga. dan Wajahnya Mirip dengan Bunga Citra Lestari dan Siti Hariesa (Sahabatnya). Masih di Ramadhan dari Indonesia dan Malaysia bisa Dianggap Persaudaraan yang Menyejukkan dan Bisa Bersatu demi Merangkul semua Orang! Kan Jadi Hidup Rukun Semua... Wallahualam...
Akhirnya, Setahun Sudah Pertarungan Mencari 23 Tim ke Euro 2024 Telah Selesai dari Kualifikasi hingga Play Off. Sedih Sekali, Tim yang Pernah Jadi Juara Hampir 2 Dekade lalu (2004), Yunani Hilang Kesempatan Bertarung di Euro 2024 Karena Kalah telak dari Tim Pendatang Baru, Georgia! dan Akhirnya Juga, Tim Georgia Kali Pertama dalam Sejarah Baru, Yakni Menjadi Satu-Satunya Tim Pendatang Baru yang Masuk Pertarungan Euro 2024 yang Akan Dilangsungkan 15 Juni nanti. disisi Lain, Tim Polandia Kerja Keras untuk Lolos lagi ke Euro 2024 Karena Hadirnya Lewandowski Sebagai Pahlawan Utama yang Nyaris Pensiun. di Final Play Off Path A, Tim Putih Merah mengalahkan Tim Wales dengan Skor Penalti 4-5. Sementara Itu, Tim lain Ukraina yang Sering Lolos ke UEFA Euro (Piala Eropa) sejak Ganti Format jadi 24 Tim (Termasuk Tuan Rumah bersama Polandia, Sebelum 24 Tim Menyerang). Apalagi Pengalamannya yang Sangat Besar untuk Bisa Lolos ke Pertarungan Sepakbola Negara-Negara Eropa yang Dihelat Sejak Dulu. Pertarungan 24 Tim di Euro 2024 nanti akan Menjadikannya Panggung Hambar Karena Pemain-Pemainnya Gagal Ikut Seperti Erling Haaland dari Norwegia yang Gagal Lolos ke Play Off maupun D. James dari Wales yang Gagal Lolos ke 24 Besar.
Ini Dia Pembagian Grup Euro 2024 Setelah Play Off Selesai
Grup A
Jerman, Skotlandia, Hungaria, Swiss
Grup B
Spanyol, Kroasia, Italia, Albania
Grup C
Slovenia, Denmark, Serbia, Inggris
Grup D
Polandia, Belanda, Austria, Prancis
Grup E
Belgia, Slovakia, Rumania, Ukraina
Grup F
Turki, Georgia, Portugal, Republik Ceko
Nah, Kalau yang di Grup F, Duel Antara Portugal menantang Republik Ceko bisa Terulang lebih dari 2 Dekade Sebelumnya (Edisi 2000). dan Sayangnya, Yunani Gagal Ikut bersama 3 Tim lain di Grup Ini Karena Kalah dari Georgia dan Gagal Mengulangi Memori 2 Dekade lalu (Edisi 2004). Bukan Hanya Euro 2024 yang Siap Digelar, Tapi yang Lain Seperti Copa America 2024 juga Digelar di Bulan Juni dan Juli 2024. dan Nantinya, Juni-Juli ini Akan Digelar 5 Perayaan Besar, Mulai dari Hari Pancasila, Piala Eropa, Amerika, Idul Adha 1445H (jatuh pada 17 Juni nanti, Menunggu Keputusan Kemenag RI) dan HUT Harian Kompas ke 59. Insya Allah, Kita Tunggu Saja...
Salam 14 Ramadhan, Hari Ini Kita akan Posting Baru Blog yang Berhubungan dengan Lagu Lebaran. Sama Seperti Tahun lalu. Yang Postingan Tanggal 20 Maret lalu Akhirnya Dihapus Hari Ini, jadi Kita Buat yang Baru Sebagai Pengganti Postingan yang Sudah Dihapus. Nah, Besok Sudah 15 Ramadhan.
Besok, Mulai Memutarkan Lagu-Lagu Lebaran di Malaysia via Radio. Jika Sebelumnya dari H-1 Jelang Ramadhan hingga Hari Ke-14 Ramadhan 1445H, Lagu-Lagu Lebaran Malaysia masih dikumandangkan via Sosmed dan Juga di Pasar, Sementara di Radio-Radio dari Malaysia Fokus pada Pemutaran Lagu-Lagu Religius yang Bertemakan Ramadhan dan Iklan Kurma Yusuf Taiyoob di Awal-Awal Ramadhan ini. Tak Perlu Lagi Mengecewakan Rakyat, Kita Harus Menunggu 15 Ramadhan untuk Memutarkan Lagu-Lagu Lebaran via Radio. Terbukti Bisa! Nah, Kita Akan Simak, Sejumlah Lagu-Lagu Lebaran dari Negeri Jiran baik yang Lama dan Baru yang Akan Siap Hadir via Radio-Radio dari Malaysia Mulai Besok:
01. Aina Abdul - Jalan Jalan Hari Raya
02. Ernie Zakri - Hahahaha Hari Raya
03. Syamel - Raikan Raya
04. De Fam - Alamak Raya Lagi
05. The Gadys - Cuti Raya
06. Hael Husaini - Hari Raya
07. Nabila Razali - Raya Mana?
08. Wani Kayrie, cs. - Balik Raya
09. Dolla/Hael Husaini - Suara Lebaran Kita
10. Yonnyboii/Wani Kayrie - Suara Lebaran Kita
11. Khai Bahar/Marsha - Macam Dulu Dulu
12. Achey - Raya Rempit
13. Dolla - Raya Raya Raya
14. Floor 88/Baby Shima - Tak Dapat Raya
15. Wany Hasrita - Keindahan Lebaran
16. Daiyan Trisha - Raya Paling Kool
17. Ara Johari, cs. - Sempurna Seadanya
18. Ernie Zakri - Zapin Lebaran
19. Syamel - Erti Aidilfitri
20. Alif Satar and The Locos - Lagu Raya
21. Aina Abdul - Berkunjung di Hari Raya
22. Chombi - Sayunk I Love You (Raya)
23. Iman Troye - Pejam Celik Hari Raya
24. Sudirman Arshad - Dari Jauh ku Pohon Maaf
25. Datuk DJ Dave - Menjelang Hari Raya
26. Hael Husaini - Bersyukur Seadanya
27. Amir Masdi - Hari Ini Hari Raya
28. Azis Harun/Aisha Retno - Ketipak Ketipung Raya
29. Datuk Seri Siti Nurhaliza - Lip Lap Raya
30. Bunkface - Anugerah Syawal
31. Sarah Suhairi, cs. - Ria Riang Aidilfitri
32. Dayangku Intan - Senandung Hari Raya Untukmu
33. Apak Family - Seloka Suasana Raya
34. Iera Milpan - Retak Hatiku Raya
35. Shiha Zikir - Meriahnya Raya
36. Andi Bernadee/Ryan Bakery - Raya Last Minute
37. Nami, cs. - Raya Ya Ya Ya
38. Raihan - Puasa Dulu Baru Raya
38. V.A. - Lebaran Menjelma
39. Faizal Tahir/Naqiu - Santai Raya
40. Bungaisme, cs. - Bukalah Hati
41. Sissy Imann - SHRUS
42. Shiha Zikir - Jom Balik Raya
43. Amy Mastura - Setahun Sekali
44. Floor 88 - Jombalika
45. Hael Husaini - Raya Kita Raya
46. Naim Daniel, cs. - Raya Jelma
47. Afieq Shazwan, cs. - Terpaling di Hari Raya
48. Ruffedge, cs. - Aidilfitri Lembaran Baru
49. Datuk Awie - Raya Yang Sempurna
50. Sudirman Arshad - Selamat Hari Raya
Itu Tadi, 50 Lagu-Lagu Lebaran dari Negeri Jiran yang Bakal Hadir di Radio-Radio se Malaysia Mulai Besok. Kalau Anda Suka Lagu-Lagu ini, Kan Bisa Menunggu Lebaran lebih lama hingga Belasan Hari Kedepan. Selain yang Ke-50 Lagu-Lagunya, Ada Beberapa Lagu-Lagu Lebaran yang Akan Siap Dirilis Kelak, Seperti Lagu SAH (Edisi Khusus Lebaran) yang Dinyanyikan Oleh Sarah Suhairi dan Alfie Zumi. Lagu ini Kemungkinan Rilis pada Pertengahan/Akhir Ramadhan Tahun ini. Tapi Sayangnya, Gagal Diwujudkan! Meskipun Lagu SAH yang Dirilis di Awal Tahun ini Layak Viral di Malaysia, Singapura, Brunei dan di Indonesia. Bahkan, Menguasai Chart RIM di Radio ERA Saban Akhir Pekan (alias Weekend).
Nah, Lagu-Lagu Lebaran Malaysia yang Sering Diputar di Malaysia (maupun Indonesia dan Singapura) Bisa Menjadikannya Sebagai Generasi Emas Kejayaan Bintang Bintang Malaysia yang Lagi Viral di Negeri Sendiri (Malaysia) maupun di Indonesia dan Singapura.
Pembatasan Pemutaran Lagu-Lagu Lebaran Malaysia via Radio-Radio di Malaysia Dimulai Besok Memang Terinspirasi dari Pembatasan Penayangan/Pemuatan Iklan Kampanye Pemilu Indonesia 2024 Lalu lewat Media Cetak, Televisi dan Website Selama 21 hari kedepan yang Merujuk Pada PKPU No. 15 Tahun 2023 Tentang Kampanye dan Juga Keputusan KPU No. 1621 Tahun 2023 dan No. 1676 Tahun 2023 Tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Kampanye.
Sekedar Info, Kalau JAKIM Mengatur dan Memfasilitasi Teks Khutbah Sholat Jumat Selama Ramadhan 1445H, Teks Khutbah Sholat Idul Fitri 1445H, Pelaksanaan Sholat Jumat Selama Ramadhan 1445H, Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1445H, Pengumuman Tanggal 1 Ramadhan/Syawal 1445H, Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1445H di Seluruh Malaysia, Acara Berbuka Puasa Bersama Anwar Ibrahim (Perdana Menteri Malaysia saat ini) di Putrajaya, Penayangan Adzan Maghrib dan Subuh Saat Ramadhan 1445H di RTM TV dan Telop Ramadhan 1445H di RTM TV. Maka KPU RI Mengatur dan Memfasilitasi Kampanye saat Pemilu 2024 lalu, Seperti Pemasangan APK, Debat Capres-Cawapres 2024 yang Digelar hingga 5 Kali dan Iklan Kampanye di Media Cetak, TV dan Website Selama 21 hari.
Besok, Jangan Lupa Dengarkan Lagu-Lagu Lebaran Malaysia dari Waktu ke Waktu via Radio-Radio se Malaysia! Insya Allah...
Update :
Akhirnya, Video Klip lagu Lebaran Malaysia terbaru Seperti Balik Raya dan Hahahaha Hari Raya sudah diupload ke YouTube Kemarin. Besok Menyusullah Video Klip lagu Cuti Raya milik The Gadys yang Akan diupload ke YouTube.
2 hari lalu, KPU Menetapkan Hasil Akhir Rekapitulasi Nasional Pemilu 2024, Baik di Level Legislatif dan Presiden. Yuk Kita Lihat Hasil Rekapitulasi Nasional Pemilu 2024 Sesuai dengan Keputusan KPU No. 360 Tahun 2024 dan No. 1050 Tahun 2024:
Legislatif (Update 28/7/24 Setelah Rekapitulasi Selesai)
01. PKB (16.115.358)
02. Partai Gerindra (20.071.345)
03. PDI Perjuangan (25.384.673)
04. Partai Golkar (23.208.488)
05. Partai NasDem (14.660.328)
06. Partai Buruh (972.898)
07. Partai Gelora (1.282.000)
08. PKS (12.781.241)
09. PKN (326.803)
10. Partai Hanura (1.094.599)
11. Partai Garuda (406.884)
12. PAN (10.984.639)
13. PBB (484.487)
14. Partai Demokrat (11.283.053)
15. PSI (4.260.108)
16. Partai Perindo (1.955.131)
17. PPP (5.878.708)
18. Partai Ummat (642.550)
Presiden
Poster 3 Capres di Jl. Kedungsari Mojokerto (Difoto Pada Hari ini)
Aceh
Anies-Muhaimin (2,36 juta)
Prabowo-Gibran (787.024)
Ganjar-Mahfud (64.677)
Sumut
Anies-Muhaimin (2,33 juta)
Prabowo-Gibran (4,66 juta)
Ganjar-Mahfud (999.528)
Sumbar
Anies-Muhaimin (1,74 juta)
Prabowo-Gibran (1,21 juta)
Ganjar-Mahfud (124.044)
Riau
Anies-Muhaimin (1,4 juta)
Prabowo-Gibran (1,93 juta)
Ganjar-Mahfud (64.677)
Kep. Riau
Anies-Muhaimin (360.671)
Prabowo-Gibran (641.338)
Ganjar-Mahfud (140.733)
Jambi
Anies-Muhaimin (532.605)
Prabowo-Gibran (1,43 juta)
Ganjar-Mahfud (234.251)
Bengkulu
Anies-Muhaimin (229.681)
Prabowo-Gibran (893.499)
Ganjar-Mahfud (145.570)
Sumsel
Anies-Muhaimin (997.299)
Prabowo-Gibran (3,64 juta)
Ganjar-Mahfud (606.681)
Babel
Anies-Muhaimin (204.348)
Prabowo-Gibran (529.883)
Ganjar-Mahfud (151.109)
Lampung
Anies-Muhaimin (791.892)
Prabowo-Gibran (3,55 juta)
Ganjar-Mahfud (764.486)
Banten
Anies-Muhaimin (2,45 juta)
Prabowo-Gibran (4,03 juta)
Ganjar-Mahfud (720.275)
Jakarta
Anies-Muhaimin (2,65 juta)
Prabowo-Gibran (2,69 juta)
Ganjar-Mahfud (1,11 juta)
Jabar
Anies-Muhaimin (9,09 juta)
Prabowo-Gibran (16,8 juta)
Ganjar-Mahfud (2,82 juta)
Jateng
Anies-Muhaimin (2,86 juta)
Prabowo-Gibran (12,09 juta)
Ganjar-Mahfud (7,82 juta)
Jogjakarta
Anies-Muhaimin (496.280)
Prabowo-Gibran (1,26 juta)
Ganjar-Mahfud (741.220)
Jatim
Anies-Muhaimin (4,49 juta)
Prabowo-Gibran (16,71 juta)
Ganjar-Mahfud (4,43 juta)
Bali
Anies-Muhaimin (99.233)
Prabowo-Gibran (1,45 juta)
Ganjar-Mahfud (1,12 juta)
NTB
Anies-Muhaimin (850.359)
Prabowo-Gibran (2,15 juta)
Ganjar-Mahfud (241.106)
NTT
Anies-Muhaimin (153.446)
Prabowo-Gibran (1,79 juta)
Ganjar-Mahfud (958.505)
Kalbar
Anies-Muhaimin (718.641)
Prabowo-Gibran (1,96 juta)
Ganjar-Mahfud (534.450)
Kalteng
Anies-Muhaimin (256.811)
Prabowo-Gibran (1,09 juta)
Ganjar-Mahfud (155.788)
Kalsel
Anies-Muhaimin (849.948)
Prabowo-Gibran (1,4 juta)
Ganjar-Mahfud (159.950)
Kaltim
Anies-Muhaimin (448.046)
Prabowo-Gibran (1,54 juta)
Ganjar-Mahfud (240.133)
Kaltara
Anies-Muhaimin (72.065)
Prabowo-Gibran (284.209)
Ganjar-Mahfud (51.451)
Sulut
Anies-Muhaimin (119.103)
Prabowo-Gibran (1,22 juta)
Ganjar-Mahfud (283.796)
Gorontalo
Anies-Muhaimin (227.354)
Prabowo-Gibran (504.662)
Ganjar-Mahfud (41.508)
Sulteng
Anies-Muhaimin (386.743)
Prabowo-Gibran (1,25 juta)
Ganjar-Mahfud (160.594)
Sultra
Anies-Muhaimin (361.554)
Prabowo-Gibran (1,11 juta)
Ganjar-Mahfud (90.727)
Sulbar
Anies-Muhaimin (223.135)
Prabowo-Gibran (533.757)
Ganjar-Mahfud (62.514)
Sulsel
Anies-Muhaimin (2 juta lebih)
Prabowo-Gibran (3,01 juta)
Ganjar-Mahfud (265.948)
Maluku
Anies-Muhaimin (228.557)
Prabowo-Gibran (665.371)
Ganjar-Mahfud (186.395)
Malut
Anies-Muhaimin (200.459)
Prabowo-Gibran (454.943)
Ganjar-Mahfud (91.293)
Papua Barat Daya
Anies-Muhaimin (48.405)
Prabowo-Gibran (209.403)
Ganjar-Mahfud (99.899)
Papua Barat
Anies-Muhaimin (37.459)
Prabowo-Gibran (172.965)
Ganjar-Mahfud (120.565)
Papua
Anies-Muhaimin (67.592)
Prabowo-Gibran (378.908)
Ganjar-Mahfud (178.534)
Papua Pegunungan
Anies-Muhaimin (284.184)
Prabowo-Gibran (838.382)
Ganjar-Mahfud (175.956)
Papua Tengah
Anies-Muhaimin (128.577)
Prabowo-Gibran (638.616)
Ganjar-Mahfud (335.089)
Papua Selatan
Anies-Muhaimin (41.906)
Prabowo-Gibran (162.852)
Ganjar-Mahfud (110.003)
Luar Negeri (128 PPLN)
Anies-Muhaimin (125.110)
Prabowo-Gibran (427.871)
Ganjar-Mahfud (118.385)
Keseluruhan :
Anies-Muhaimin (40.971.906)
Prabowo-Gibran (96.214.691)
Ganjar-Mahfud (27.040.878)
Akhirnya, Capres dan Wapres Nomor 2, Prabowo-Gibran Menang telak di 36 Propinsi se Indonesia dan 9 dari 23 Negara Dunia (Video Khutbah Jumat Sedunia di Tik Tok dan YTShorts). Sedangkan di Propinsi Aceh dan Sumbar serta 11 dari 23 Negara Dunia yang Video Khutbah Jumat Sedunia di Sosmed, Prabowo-Gibran Kalah telak.
Sumber : Keputusan KPU Nomor 360 Tahun 2024 Tentang Penetapan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota Secara Nasional dalam Pemilihan Umum Tahun 2024.
Update :
Tulisan ini Sudah Direvisi Sejak Setelah Diposting Kurang lebih 2 Bulan sebelumnya.
Hari Ini, Aku Akan Membuat Blog Lagi di Hari Kamis, Soalnya Kemarin Ada Pengumuman Rekapitulasi Terakhir alias Rekapitulasi Puncak Pemilu 2024, Dimana, Capres Nomor 2 Prabowo dan Gibran Meraup Suara Tertinggi se Indonesia Mengalahkan Capres Nomor 1 dan 3. Yuk Kita Simak Kembali Kenangan Iklan Kampanye yang Biasanya Muncul di TV, Radio dan Juga di Koran-Koran dari 1999 sampai 2024. Sebelumnya, Ada Postingan yang Dibuat 2 Hari Jelang Rapat Umum 2024, Tapi, Sekarang Udah Dihapus... dan Akhirnya, Kita buat yang baru Sebagai Pengganti yang Lama karena Dihapus. Ini Kan Move On dari Panggung Pemilu 2024.
Pemilu 1999
Iklan PDI Perjuangan yang Diingat Cuma Ada Jargonnya "Ingat, Perjuangan Kita Sudah Bulat!" di Media Cetak dan di TV ada Versi Cara Coblosannya di Surat Suara. Kalau Partai Golkar Sih, ada yang Versi Bersatu Untuk Maju yang Lebih Seru ada Warga Indonesia Memegang Bendera Indonesia yang Paling Panjang sama Patung Pancasila di Kala Hujan dan Cuaca Cerah dan Satu Lagi, Ada Iklan yang Versi Cara Coblos di Surat Suara. PKB kan Iklannya Cuman Mendiang Mattori Abdul Djalil yang Mengancungkan 2 Jari Berbentuk Huruf "L". Itu Keren Deh... Zaman Saya Masih Sebelum Masuk TK (Sekolah Pertamaku) dan Tinggal di 2 Rumah berbeda, Baik di Kedungsari dan di ByPass.
Pemilu 2004
Tidak Kalah Heboh dari Edisi Sebelumnya (1999), Pemilu 2 Dekade lalu, Pun Semakin Joss, Yang Favorit ada Iklan PDI Perjuangan, Partai Golkar, PAN, PBB, PKS, Capres SBY dan Capres Hamzah Haz. yang Iklan PDI Perjuangan, Cuman ada Versi Moncong Putih yang Sering Diputar di TV, Kalau Partai Golkar paling Ingat ada Versi Harapanku yang Menampilkan Para Kaum Muslim dan Non-Muslim sampai Nelayan pun Ada yang Berjalan Kaki ke GBK ditambah ada Testimoni Tentang Golkar. yang PAN, ada Iklan yang Versi Jam (Paling Diingat tuh), PBB dengan 2 Pelawak yang Sudah Meninggal (Basuki dan Timbul), PKS dengan Banyak Versi kayak Hidayat Nur Wahid, Capres SBY dengan Berbagai Versi yang Sering Diputar di Berbagai Stasiun TV kayak Indosiar sama Trans TV dan Dibuat sama Subiakto Priosoedarsono yang Menggarap Serius Iklan Merek-Merek NgeTop di Indonesia dan Dunia seperti Indomie, Djarum Super, Gudang Garam Merah, Extra Joss, 3 Roda, dll. dan Terakhir, Iklan Capres Hamzah Haz dengan Jinglenya Paling Mantap dan Biasanya Sering Diputar di RCTI (Kala itu). Kala itu, Saya Masih di Bangku SD Kelas 2 dan 3 Kalau tidak Salah, Kan Sekolahnya di SD Balongsari 2.
Pemilu 2009
Panggung Pemilu 2009, Kampanye Boleh Saja ada di TV dan di Koran. Kalau di Awal Kampanye, Parpol-Parpol Saja Boleh Menayangkan Iklannya Kan Kebutuhan Perayaan Spesial kayak Idul Fitri sampai HUT RI. Semisal Partai Demokrat dengan Versi Sambut Lebaran maupun PKS dengan Versi Hari Pahlawan (Paling Ingat tuh). PKS sama Demokrat Saja Sering-Sering Dibuat Iklan dan Versinya, Seperti Lagu PKS yang Lirik-Liriknya Bagus, Begini Liriknya : "Partai Keren Sekali, Partai Kalem dan Santun" dan Partai Demokrat dengan Versi BBM Naik. Iklan Parpol-Parpol Saja kan Bisa Versi Sembako dan BBM, Partai Demokrat Melekat dengan BBM dan PDI Perjuangan Melekat dengan Sembako. Sedangkan, PAN, Partai Gerindra sama Golkar pun Jadi Favorit Selain Ketiganya Tadi, Seperti Versi Para Selebritis, Musikal Seperti Film India, Prabowo, Stimulus, Jusuf Kalla dan Belajar Contreng. Setelah Pemilu Legislatif berakhir, Fokus ke Pemilu Presiden, yang SBY-Boediono kan Rasa Iklan Mie Instan terkenal (Indomie) dan Capres-Capres Lainnya (Megawati dan Jusuf Kalla) Tidak ada Rasa Iklan yang Sama. Kala itu Saya Masih di Bangku Sekolah Aisyiyah 08 di Jl. Bhayangkara Mojokerto.
Pemilu 2014
Iklan-Iklan Kampanye di Edisi 2014, Semuanya Paling Berani. 1 Dekade lalu, Iklan Kampanye Bertebaran di Mana-Mana. Kalau Partai NasDem paling Diingat versi Radja dan versi Coblos Nomor 1, yang PKB ada yang Versi Nyanyi Munajat Cinta sama Rhoma Irama Naik Kuda, PKS dengan Menampilkan Daan Aria (Pentolannya P Project di Era 90an) maupun Versi Orasi, PDI Perjuangan yang Versi Selfie Banyak Orang, Partai Golkar ada 2 Versi, baik Versi Dosen, Dalang, Ustadz, Mahasiwa dan Ahli Gizi sampai Orang-Orang Ramai, Tapi Taglinenya pun Paling Berkesan "Mau Enak? Pilih Golkar! Coblos No. 5", Partai Gerindra ada yang Versi 6 Program Aksi, Partai Demokrat yang Paling Ingat versi Nelayan dan Petani, PAN dengan Versi Orang Galau, PPP versi 4 Warna Lain dan Partai Hanura yang Diingat ada Versi Sik Asyik yang Diambil dari Lagu Populernya Ayu Ting Ting. Untuk Presiden, Aku Pasti Ingat ada Iklan Prabowo-Hatta bermacam-macam versi Seperti Footage, Peci Nomor 1, Garuda Didadaku sampai Ramadhan 1435H/2014M, Sedangkan Jokowi-JK pun Banyak Versinya, ada Versi Indonesia Sebenarnya, Marzuki Mohammad, Tips Mencoblos Ibarat Komentator Olahraga dan Ramadhan 1435H/2014M. Kala itu, Saya Masih di Sekolah SMK Smesta 10 kalau tidak salah (Yang Diingat, Teman-Teman Sekolahnya Dibilang Unyil, Tapi Nyaris terhenti).
Pemilu 2019
Ini Pertama Kali dalam Sejarah, Iklan Kampanye Pemilu 2019 Ditayangkan Secara Berjamaah untuk Parpol maupun Tidak Berjamaah untuk Capres, Kan Sudah Difasilitasi KPU! Untuk Iklan di TV, Parpolnya Kan 16 Peserta, Kan Paket Iklannya jadi 2. Paket 1 Diisi PKB, Gerindra, PDI Perjuangan, Golkar, NasDem, Garuda, Berkarya dan PKS. Sementara Paket 2 Diisi Perindo, PPP, PSI, PAN, Hanura, Demokrat, PBB dan PKP Indonesia. yang Diluar Paket, ada Iklan NasDem yang Durasinya 30 Detik dan PSI yang Durasi 15 Detik (Sering Diiklankan di Trans TV). Indosiar, SCTV, TVRI, Metro TV, TV One dan Kompas TV memang Sering Mengiklankannya yang 2 Paket Parpol. Selain di TV, di Youtube KPU RI, Iklan Parpolnya Boleh Diupload ke Youtube Channel, Kan Cuman 1 Versi Saja! Untuk Capresnya, Cuman 1 Saja, Mau Jokowi atau Prabowo, Terserah Deh. yang di Youtube KPU RI, Iklan Jokowi dan Prabowo Masing-Masing 3 Versi Berbeda. Tidak Hanya di TV, Tapi di Koran pun ada. Semisal Koran Kompas dan Jawa Pos mesti Memuat Iklan Kampanyenya Baik Capres dan Parpol. Semuanya Dilakukan mulai 24 Maret hingga 13 April 2019.
Kompilasi Iklan Parpol/Capres 2019 di Televisi
Poster Iklan Capres 2019 yang Sudah Difasilitasi KPU RI (24 Maret - 13 April 2019)
Poster Iklan Parpol 2019 yang Sudah Difasilitasi KPU RI (24 Maret - 13 April 2024)
Pemilu 2024
Lagi-Lagi Sama Seperti 2019, Soalnya Iklan Kampanye Edisi 2024 Boleh Dilakukan mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024 lalu. di TV Saja, ada Iklan Parpol dan Capres yang Biasanya Diputar baik Sebelum dan Sesudah 21 Januari lalu, Untuk Capres, Ada Iklan Prabowo-Gibran dengan Versi Lagu Istimewa (Sempat Diputar di Radio pas Waktu Pulang dari Malang Akhir Tahun lalu) sama Versi Kehujanan yang 100% Baper Sekali, Iklan Ganjar-Mahfud dengan Versi Pundak Rakyat sama Cerita di Toko sampai Iklan Anies-Muhaimin yang Versi Syukuran Haji 2026. Tidak Hanya Capresnya, Tapi yang Parpol Juga ada, Seperti PDI Perjuangan yang Versi Menangkan Rakyat Coblos No. 3, Partai Golkar Versi Mars Pemilu DJ, Partai Gelora Versi Deddy Mizwar (Pemeran PPT 17) yang Dianggap Sebagai BA (Brand Ambassador), PAN yang Versi Dukun, Partai Demokrat Versi Cerita AHY dan Konser sampai PPP dengan Versi Sandiaga Uno, El Corona dan Mardiono. Semua Iklannya Pun Sering Diputar di TVRI Nasional, BTV maupun CNN Indonesia Selama Rapat Umum 21 Hari, Kan Iklannya Cuma 3-4 Parpol di Jeda Iklan Pas Acara-Acara Manapun. Untuk Versi Cetaknya, Kan Sama Seperti Desain Daftar Capres maupun Poster Baliho di Jalanan Sepertinya... Sebenarnya Sih, Kan Menurut Keputusan KPU Nomor 1676 Tahun 2023 (Perubahahan Atas Keputusan KPU Nomor 1621 Tahun 2023), Dimuat Paling Banyak 3 Media dan Hanya 2 Halaman Saja (Sebagaimana dalam Pembahasan Sebelumnya yang Pernah kita Buat). Salah Satunya, adalah Koran Kompas yang Rajin Memasang Iklan yang Isinya 3 Capres (plus Visi/Misinya), 18 Parpol dan Maskot "Sura Sulu". Semuanya Difasilitasi sama KPU Sama Seperti 2019 silam. Bukan Hanya di TV sama di Koran, Tapi di Sosial Media Juga Tidak Apa Apa Menayangkan Iklan Kampanyenya yang Sesuai dengan PKPU Nomor 15 Tahun 2023 dan Juga Keputusan KPU Nomor 1676 Tahun 2023 (Perubahan Atas Keputusan KPU Nomor 1621 Tahun 2023). Iklan Kampanye yang Dimunculkan di Sosmed (Terutama Youtube, TikTok dan IG) kan Semua Iklan Peserta-Pesertanya (Capres dan Parpol) Bisa Berdurasi Panjang atau Pendek.
Poster Iklan Kampanye 2024 yang Difasilitasi KPU (Sama Seperti Desain Daftar Paslon yang Bagian Kiri) (Sumber : Koran Kompas)
Sekarang Sudah Tidak Lagi adanya Iklan Kampanye yang Dimunculkan di TV maupun di Koran yang Difasilitasi KPU, yang di Radio, Hanya Menyisakan Iklan Ganjar-Mahfud yang Masih Diputar di Radio Tidar Sakti Batu pas Masih Liburan Healing ke Kota Ngalam beberapa waktu lalu dan Bisa Disaksikan lewat Youtube untuk Mengulang Kembali Tayangannya. Kini, Sudah Ada Zaman Bulan Ramadhan Tahun ini Sejak 12 Maret lalu. Kalau Ada Teks Khutbah Jumat dan Idul Fitri yang di 2 Masjid Terbesar di Malaysia (baik di KL dan Putrajaya) kan Bisa Difasilitasi dan Diatur Sama JAKIM dan Bisa Disaksikan Langsung melalui Live Streaming RTM TV1 di Aplikasi RTMKlik Setiap Jumat di Saat Sholat Jumat Berlangsung saat-saat Ramadhan maupun Pas 1 Syawal di Pagi Hari ketika Melaksanakan Sholat Id (Idul Fitri). Tidak Hanya Itu, Mulai 26 Maret nanti (Pas bertepatan dengan 2 Tahun Kematian Mendiang Mbah Kanna), Semua Radio-Radio se Malaysia Boleh Memutarkan Lagu-Lagu Lebaran dari Malaysia. dan Kemungkinan, Lagu-Lagu Lebaran Malaysia baru Seperti Alamak, Raya Lagi sampai Balik Raya kelak Diputar di Radio. Insya Allah...
Update :
Tadi, di Koran Kompas Edisi Hari ini (22/3) ada Poster Iklan Partai Golkar versi Ucapan Selamat Prabowo-Gibran. Kayaknya Bukan Iklan Kampanye...
Update (lagi) :
Akhirnya, Bisa Ketemu Gambar Iklan Parpol 2019, Kan Mesti Rare...
Update (lagi) :
Direvisi untuk Kali Kedua, Karena Akun Widiajie Nostalgia Sudah Dihapus Total di YouTube
Ini Hari Minggu alias Weekend Ramadhan Perdana, Yuk Kita Nulis Blog Saya ya, Kan Masih Jalankan Ibadah Puasa Ramadhan ini dan Berada di Malang Raya.
Sabtu Malam Kemarin, Gue dan Sekeluarga mau Siap ke Restoran Hill House di Kota Batu. Keren Semua... Sebelumnya Buka Puasa dulu Dengan Menggigit Bakso Goreng dan Roti O. Lalu, Gue Sholat Maghrib, Isya dan Tarawih lebih awal Sebelum Jam 7.00 Malam lebih Apabila Siap Berangkat. dan Setelahnya, Aku Lanjutkan Menulis Catatan di Buku Tulisku. dan Akhirnya, Siap Berangkat ke Restoran tersebut di KWB.
Malam Minggu di Kompleks Jatim Park 2
Malam Minggu Saja, Kan Biasanya Pengajian Rutin ataupun Pacaran. Jangan Khawatir, Ini Malam Minggu yang Jadi Malam Panjang Sebagaimana dimaksud dalam Potongan Lirik Lagu Legendaris dari Hetty Koes Endang berjudul "Demi Cinta Nih Yee" :
Malam Minggu, Si Malam Panjang (Ngapain?)
Melepas Rindu Bertemu Pandang (Duaan!)
Tanggal Muda (Gajian), Jangan Ditunda (Bayaran)
Biar Sedikit yang Penting ada Pegangan (Buat Nonton)
Malam Minggu, Jangan Khawatir (Mikirin)
Biar Tekor Yang Penting Hadir (Ngapelin)
Tanggal Muda (Cicilan), Jangan Ditunda (Setoran)
Pulang Nonton Kepala Pusing Nggak Karuan (Berat di Ongkos)
Bukan Hanya itu, Saat OTW di Batu, Kan Suasana Malam Minggu pasti Seru... Eh, Ada Warung Sidik yang Biasanya Saya Dikunjungi Sekitar kurang lebih 5 tahun lalu dan Satu lagi, Ada Salah Satu Hotel di KWB. Oh iya, Ada Klub Bunga yang Biasanya Aku Kunjung pada Waktu Saya Masih Sekolah Dulu, Kan Dibilang Tempat Penginapan Keluargaku saat Berangkat ke Malang Raya.
Hotel di KWB
Klub Bunga di KWB
Perjalanan Ini Semestinya Ibarat Petualangan dari Sore sampai Malam. Mantap... Dan Akhirnya, Tiba di Hill House Batu. Kok pintu masuknya Seperti Gaya dari Bali gitu, Kan Ga Perlu ke Bali Jauh-Jauh. Setibanya di Restoran ini, Kan Ada Parkirnya di Halaman Parkir dan Sudah Masuk Warung. Sementara itu, Gue Pilih Menunya, Walaupun Awalnya Pilih Tacos yang Korea-Koreaan, Tapi Dikira Snack... Aduh, Baper jadinya, Kan Memilih Japanese Karage... dan Ada Porsi Nasinya. Oh Ya, Kan Ikut Berfoto-foto deh...
Daftar Menu Hill House
dan Akhirnya, Pun Menu Datang... Pasti Nikmat Kalau Makan Malam di Tengah Tarawih.
Ayam Goreng Karage ala Jepang
Saya, Alma dan Elfan
Setelah Melahap Makan, Gue Juga Mau Berfoto lagi Bersama dan Terpaksa ke Toilet, Aduh Kelamaan deh, Tapi Lain kali, Kalau pengen ke Toilet bukan Rumahan, Kan Bersihnya Cuman Diatas WC bukan Di bawah... Setelahnya, Kita kembali ke Mobil, Tapi Fotonya Sebentar dulu... dan Sampai di Mobil, Kita Siap Memulai Perjalanan kembali ke Rumah, Tapi Mampir dulu Ke Warung Subuh untuk Membeli Makan saat Sahur Esok Harinya (Tadi kan Bersahur). Saat OTW ke Warung Subuh, Kan Bisa berkeliling Kota Batu yang Ada Banyak Lampu-Lampunya, Top Abis... Eh, Ada Kantor dan Studio Radio Tidar Sakti Batu di Kawasan ini ya, Soalnya Radio ini Cuman Isinya Lagu-Lagu Pop, Rock, Tradisional dan Dangdut. Setiap Sabtu dan Minggu saja, Fokus Memutarkan Lagu Lagu Pop Rock Pagi dan Sore dan Tidak Ketinggalan, Ada Iklan Radio Capres No. 3 (Ganjar dan Mahfud Md) masih Diputar Setelah Berakhirnya Masa Kampanye Pemilu 2024 selama 75 Hari (Sesuai dengan PKPU Nomor 3 Tahun 2022 dan Nomor 15 Tahun 2023) dan Iklan Radio Minyak Gosok Cap Tunggal yang Sempat Diputar di Radio Saingannya TS di Malang Raya (KDS 8 FM Kalo ga salah).
Kantor, Pemancar dan Studio Radio Tidar Sakti di KWB
dan Tiba di Warung Subuh, Kan Terasa Bangun dan Pasti Nunggu Mami dan Papiku yang Dibelikan. dan Terpaksa Nonton TikTok ada Informasi Hasil Pemilu 2024 Tingkat Nasional Secara bertahap hingga 32 Propinsi se Indonesia (Jabar, Papua Pegunungan dan Papua Barat Daya belum, Maluku dan Papua Hari ini Kemungkinan Siap). Kan Semestinya, KPU bisa Merampungkan Hasil Nasionalnya pada 20 Maret nanti (Sesuai dengan PKPU No. 5 Tahun 2024). Waduh, Kalau Rampungnya Lebih Awal, Kan Bisa Mengecewakan sekali... Lebih baik 20 Maret saja ya... dan tiba di Rumah, Saya ikut Mami Mengajarkan di Toilet Apabila bisa Mengunjungi Mall atau Restoran, Agar Tidak Terjadi Seperti yang Dulu tadi.
Hari Ini, Kan Siap Pulang dari Wilayah Malang Raya, kan Kemungkinan bisa Pagi atau Siang atau Sore sambil Melaksanakan Ngabuburit pada Hari ke 6. Nah, Kalau Hari Minggu pas Pulang Perjalanan dari Malang Raya ke Mojokerto, Bisa Mendengar Radio Suara Surabaya ada Restu Indah yang Muncul Saban Minggu Siang-Sore dan Ada Flash News Selama Waktu Penyiaran Radio ini berlangsung. Selain itu, KDS 8 Malang atau Tidar Sakti Batu juga Alternatif, Karena Salah Satunya adalah Radio yang Ikut Suara Surabaya lewat Acara Jaring Radio Setiap Hari (Kecuali Setiap Minggu). Jaring Radio bukan Hanya Radio Suara Surabaya sama Tidar Sakti Batu, Tapi Radio Radio lain Seperti GeFM Madiun, Maja FM Mojokerto (Radio di Kota Gue), Karimata Pamekasan, Nada FM Sumenep, K Radio Jember, Mandala FM Banyuwangi, Radio SBI Bojonegoro, Radio City Guide Malang dan Radio TA Solo. Kalau dulu, Ada Radio Liiur Tulungagung, Mutiara Radio Jember dan Radio Puspita Malang (Kini Suara Giri FM Malang) yang Pernah Ikut Jaring Radio. Sekarang, Sudah Tidak ada Lagi. dan Kemungkinan, Aku Bisa Beli Makan saat Buka Puasa nanti. Eh, Tunggu, Kalau Pulangnya Sehabis Berbuka, Tidak Apa Apa, Sebelum Mau Pulang Sholat Dulu yang Sama Seperti Kemarin, Insya Allah, Bisa Membawa Hidayah...
Hari Ini, Hari Keempat Bulan Ramadhan, di Musholla Al Amin Mojokerto (Dekat Rumah Kita) ada Ceramah/Pengajian Rutin Jumat Setelah Sholat Subuh di Momen Bulan Suci Ini. Kan Ini Jumat Pertama di Ramadhan Tahun ini. Kalau Tahun lalu Sih, Ditaruh saat-saat Ngabuburit, Mantap! kan Sambil Main GTA 5 Kalau tidak Salah... Waktu (Durasi) Ceramah/Pengajiannya Cuma 30-35 Menit... Ceramah Ini pun Tidak Bertemakan atau Bermuatan Politik ketika Pemilu 2024 masih Berjalan Proses Tahapannya Hingga 20 Oktober nanti (Sesuai dengan PKPU Nomor 3 Tahun 2022). Menurut Info dari Berbagai Media Digital, Bahwa Menag Berpesan, Ceramah yang Disampaikan Harus Menjunjung Tinggi Ukhuwah Islamiyah dan Dilarang Bermuatan Politik Praktis. Dipanduan itu Juga Umat Muslim Dianjurkan untuk Meningkatkan Syiar di Bulan Ramadhan dengan Tetap Memperhatikan Aturan yang Tertuang dalam SE Menag RI. Jangan Sampai Ceramah/Pengajian Rutin Jumat di Musholla ini yang Masih Bertemakan Dunia Politik Indonesia dari Tafsir Al Baqarah! Itu Tidak Baik... yang Lebih Baik Tetap Temanya Islam (yang Berhubungan dengan Bulan Ramadhan atau lainnya) dan Tafisr Al Baqarah, Sebagaimana dalam Pembahasan Sebelumnya yang Dibuat pada Awal Januari lalu. Bahasa dalam Pengajiannya adalah Bahasa Jawa Halus dan Bahasa Indonesia termasuklah Bahasa Arab. Bahkan Bisa Menggunakan Suara Ketawa Bisa Humor jadinya Karena Layak Jadi Stand Up Comedian, Lucu dong! Selama Pengajian Rutin Jumat di Ramadhan itu Pakai Suara Ketawa Layaknya Program Komedi Spesial Ramadhan (Saat waktu Sahur) atau Stand Up Comedy yang Biasanya Nongol di Layar Televisi. Sebelum Memulai Ceramanya di Hari Jumat, Imam Sholat Subuh di Musholla Ini Harus Menyebut "Bapak-Bapak, Ibu-Ibu, Kyai-Kyai, Ulama-Ulama dan Sesepuh-Sesepuh Ulama" (Bukan Para Pendukung-Pendukung 3 Capres dan Wapres di Pemilu 2024). Saat Ceramah/Pengajian Rutin di Musholla Ini, Boleh Didengarkan di Rumah-Rumah se Jl. Kedungsari Apalagi Pagi di Jumat Semakin Semangat! Jangan Lupa, Ceramah/Pengajian Rutin Setiap Jumat Sehabis Imsak dan Subuh Selama Ramadhan. Jangan Sampai Waktunya Diundur ke Sore Sebagaimana Tahun Sebelumnya... Selain Itu, Setelah Ceramah/Pengajian Rutin Jumat Pagi Ramadhan, ada Pembacaan Al Quran dari Qoriah-Qoriah di Musholla Ini. Waktunya Dilakukan Setiap Hari Sepanjang Bulan Suci Ini. Wallahualam...
Update :
Jumat Ini, Masih Ceramah dan Pengajian Jumat (Ramadhan) Sehabis Imsak/Subuh di Musholla Al Amin. Tidak Ada Pembahasan Tafsir Al Baqarah ataupun Surah-Surat Al Quran Lainnya, Tapi Membahas Tentang Mandi Janabah atau Wajib di Hari Jumat dan Tema-Tema Islam Lainnya Saat Saat Ramadhan Masih Berlangsung. Jumat Lalu, Temanya Puasa Sunnah dan Wajib. dan Perlu Diingat, Durasi pengajiannya Jadi 30-45 Menit Saja.
Kemarin, di Hari Kedua Ramadhan 1445H, Saya Menyaksikan Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Pemilu 2024 yang Panel B (Jatim). Kan Propinsi Tempat Tinggal saya Meskipun Gue Lahir di Kota Tanah Mojopahit (Mojokerto). Ini Nih, Pemilu 2024 kan Masih Proses Rekapitulasi Nasional bertahap hingga 18 Maret nanti (bisa Kemungkinan, Awalnya Direncanakan 20/3, Baca Berita lah). dan Kalau Tanggal 20 Maret nanti (Tanggal asal Akhir Rekapitulasi Nasional), Kan Tetap ada Sesuai dengan PKPU No. 5 Tahun 2024. Proses Hasil Rekapitulasinya Pun Dimulai untuk yang Panel B. Panel A diisi Sulawesi Tenggara. Walaupun Saya Nonton Live Streaming di Youtube KPU RI, Kan Bisa Memantau Hasil Pemilu 2024 untuk Wilayah Jatim, Baik Level Presiden dan Legislatif. di Level Presiden, Pasangan Prabowo dan Gibran yang Diusung Koalisi Parpol "Gemoy" seperti Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Gelora, Partai Garuda, PAN, PBB, Partai Demokrat dan PSI tetap Menang Telak di Propinsi ini dengan Perolehan Suara Mencapai 16.716.603 Suara, Sedangkan Pasangan Anies dan Muhaimin yang Diusung PKB, Partai NasDem, PKS dan Partai Ummat Harus Puas berada di Peringkat 2 dengan Perolehan Suara Mencapai 4.492.652 Suara dan Terakhir, Pasangan Ganjar dan Mahfud yang Diusung PDIP, Partai Hanura, Partai Perindo dan PPP menjadi Posisi Terbuncit di Peringkat 3 dengan Perolehan Suara Mencapai 4.434.805 Suara. Kemenangan Paslon Berjulukan Gemoy tersebut Tak Lepas dari Dukungan-Dukungan Para Kyai-Kyai, Ulama-Ulama dan Sesepuh-Sesepuhnya Ulama yang Berasal dari Jatim (Yang Kata-Katanya Sering Disebutkan dari Imam Sholat Isya/Penceramah yang Ada di Pengajian Rutin Malam Sabtu atau Ramadhan (Saban Jumat) di Musholla Al Amin Mojokerto) Seperti KH. Agoes Ali Mahsyuri dan Gus Iqdam (Muhammad Iqdam Kholid) maupun Mantan-Mantan Gubernur dan Wagub di Jatim Seperti Soekarwo, Saifullah Yusuf, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak. Kejayaan Prabowo-Gibran di Propinsi yang Dikomandoi Pj Adhy Karyono ini Mengakibatkan Efek Khofifah Indar Parawansa di Jatim. Buktinya, Kemenangan ini Sesuai dengan Prediksinya yang Elektabilitas Jelang Pertarungan 14 Februari lalu. Sedangkan, di Level Legislatif (Parpol dan Caleg), PKB Sangat Diunggulkan di Seluruh Jatim dan Menjadi Tradisi Kemenangan Parpol ini di Jatim Sejak Mengikuti Pertarungan Politik pada 1999 dan Pada 2019, PKB Gagal jadi Raja Parpol dan Harus Puas berada di Peringkat 2 dibawah PDI Perjuangan. Sementara Itu, di Dapil Surabaya-Sidoarjo, Partai Gerindra unggul dari PDI Perjuangan, PKB dan Parpol-Parpol lain Karena Suara Caleg Tertinggi milik Bambang Haryo Soekartono dan Ahmad Dhani. Nama Dhani dari Dewa 19 Kemungkinan Akan Masuk Senayan Apabila Suara Tinggi di Dapil Kelahirannya (Jawa Timur 1). Caleg Lain yang Mendulang Suara di Surabaya-Sidoarjo dan Bisa Terpilih Seperti Puti Guntur dan Indah Kurnia dari PDI Perjuangan, Arzetti Bilbina dari PKB, Tom Liwafa (Crazy Rich Surabaya) dari PAN, Adies Kadir dari Partai Golkar, Lita Machfud Arifin dari Partai NasDem, Reni Astuti dari PKS dan Lucy Kurniasari dari Partai Demokrat. di Dapil Pasuruan-Probolinggo, PKB Sangat Unggul, Apabila Caleg-Calegnya Mendulang Suara di Dapil Wilayah Tapal Kuda tersebut. Sementara di Dapil Pacitan-Ponorogo-Ngawi-Magetan-Trenggalek, Partai Demokrat Lebih Besar Suaranya karena Calegnya dengan Perolehan Suara Tertinggi, Yakni Edhy Baskoro Yudhoyono yang Akan Kembali (Masuk) ke Senayan lagi, Sementara Rival lainnya, Ada Budi Kanang dari PDI Perjuangan, Novita Hardini dari Parpol yang Sama, Riyono D. dari PKS, dll. Sementara, di Dapil Tempat Tinggalku (Dapil Mojokerto-Jombang-Nganjuk-Madiun), PKB pasti Unggul di Wilayah Mojokerto, Jombang, Nganjuk dan Madiun dengan Perolehan Suara Terbanyak mencapai 522.993 Suara. Mantan Dubes RI di Malaysia, Rusdi Kirana menjadi Pemenangnya dengan Perolehan Terbanyak hingga 121.080 Suara Mengungguli Abdul Halim Iskandar (Mendes PDTT). Pak Halim (Sapaan Akrab Abdul Halim Iskandar) Memperoleh Suara hingga 107.011 Suara. Selain PKB yang Mengungguli, Parpol lain yang Bisa Raih Suara di Dapil ini Adalah PDI Perjuangan, Partai NasDem, dll. PDI Perjuangan Harus Puas berada di Peringkat 2 dengan Perolehan Suara mencapai 327.921 Suara, Partai NasDem berada di Peringkat 3 dengan Perolehan Suara mencapai 326.578 Suara, di Peringkat 4 Diisi oleh Partai Golkar yang Meraih Suara Terbanyak hingga 312.571 Suara, Peringkat 5 Diisi oleh Partai Gerindra yang Meraih Suara Terbanyak hingga 298.012 Suara, Peringkat 6 Diisi oleh PKS yang Meraih 190.067 Suara, Peringkat 7 Diisi oleh Partai Demokrat dengan Perolehan Suara hingga 183.272 Suara, Peringkat 8 Diisi oleh PAN dengan Perolehan Suara hingga 178.946 Suara dan Peringkat Terakhir Diisi oleh PPP dengan Perolehan Suara hingga 116.554 Suara. Peringkat luar 9 Besar, Seperti Partai Ummat, Partai Perindo, PSI, Partai Gelora, PBB, Partai Garuda, PKN dan Partai Hanura Gagal melenggang ke Senayan untuk Dapil Jatim 8. Selain Rusdi Kirana dan Abdul Halim Iskandar yang Masuk Senayan, Caleg-Caleg lain yang Terpilih di Dapil ini dan Masuk Senayan Juga, Seperti Sadarestuwati dari PDI Perjuangan (102.063), Muhammad Habiburrahman dari Partai NasDem (136.524), Yahya Zaini dari Partai Golkar (80.875), Irfan Yusuf dari Partai Gerindra (77.433), Meitri Citra Wardhani (Caleg Favoritku yang Dipilih Saya) dari PKS (117.957), Guntur Sasono dari Partai Demokrat (53.730), Abdul Hakim Bafagih dari PAN (90.195) dan Terakhir Ema Umiyyatul Chusnah dari PPP (65.393). Dapil-Dapil DPR Jatim Lain (Selain Dapil 1, 2, 7 dan 8) pun Ikut Mendulang dan Tidak Mendulang Suara, Contohnya di Dapil 5 (Malang Raya), Pembalap Moreno Soeprapto Berhasil Mendulang Suara lagi dari Partai Gerindra dan Penyanyi Krisdayanti Gagal Mendulang Suara dari PDI Perjuangan, Sedangkan di Dapil 6 (Kediri, Tulungagung dan Blitar), Nama Venna Melinda dari Partai Perindo (dulunya Partai Demokrat dan NasDem) Gagal Mendulang Suara, Sementara di Dapil Banyuwangi-Bondowoso-Situbondo (Jatim 3), Nama Dina Lorenza dari Partai Demokrat Meraih Suara Tertinggi. Kemudian di Dapil 4 yang isinya Jember dan Lumajang, PKB dan Partai Gerindra Pasti Dapat 2 Kursi Secara Bersamaan. Sisanya, Ada PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai NasDem dan PKS masing-masing 1 Kursi. Jadi Totalnya 8 Kursi. Sebagian Besarnya adalah Petahana dan Sisanya adalah Pendatang Baru. Salah Satunya adalah Charles Melkiansyah yang Membuka Lebar Menuju Senayan maupun Rivqy Abdul Halim yang Pertama Kali Masuk Senayan. Sementara di Dapil Pulau Madura (Jatim 11), Semua Calegnya Petahana Boleh Lolos ke Senayan Kelak. Misalnya ada M.H. Said Abdullah dari PDI Perjuangan, Erik Hermawan dari Partai Golkar, H. Achmad Baidowi dari PPP, dll. Sementara di Dapil Bojonegoro dan Tuban (Jawa Timur 9), Anna Mu'awanah Masih Dominan! dan Terakhir di Dapil Gresik dan Lamongan (Jatim 10), Salah Satu Calegnya, Viva Yoga Mauladi (PAN) masih Berpeluang ke Senayan lagi dari PAN. Sementara di Level DPD di Dapil Jatim, Keempat Namanya Pun Meloloskan ke Senayan, Pertama ada Ahmad Nawardi Dengan Meraup Suara hingga 3,28 Juta, Kedua, La Nyalla Mattalitti Dengan Meraup Suara hingga 3,13 Juta, Ketiga, Keponakan Khofifah, Lia Istifhama Dengan Meraup Suara hingga 2,74 Juta dan Terakhir, Kondang Kusumaning Ayu yang Sempat Viral di Sosmed karena Gambarnya di Surat Suara DPD Dengan Meraup Suara hingga 2,54 Juta. dan Pada 20 Maret Nanti, Adalah Puncak Hasil Rekapitulasi Nasional Pemilu 2024 Sesuai dengan PKPU Nomor 5 Tahun 2024. Sebelumnya, KPU untuk Level Propinsi Seharusnya Rampung 10 Maret, Tapi Malah Melewati Batas Waktunya dengan Alasan Force Majuere. Jangan Khawatir, KPU bisa Merampungkan Hasil Nasionalnya Tetap 20 Maret nanti atau Tepat Waktu. dan Apabila Targetnya Dipercepat, Maka Target Rampungnya Pasti Kemungkinan 2 Hari Sebelum Tanggal Aslinya yang Sesuai dengan PKPU Nomor 5 Tahun 2024 (20 Maret 2024).
Kita Tunggu Hasil Final Rekapitulasi Nasional dari KPU RI Pada Pertengahan/Akhir Maret ini, Insya Allah!