Tampilkan postingan dengan label Koran Jawa Pos. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Koran Jawa Pos. Tampilkan semua postingan

Minggu, Februari 15, 2026

Antara Mendadak Musik di Jawa Pos (Sunday Magz) dan Catatan Analisis Budaya Hijrah ke Jumat (dan Figura Baru Analisis Politik) di Koran Kompas (Update)

Pembahasan Sebelumnya : KLIK DISINI

Selamat Berhari Minggu! Ini kan Masih Bulannya Pers. Jika Minggu Pekan Sebelumnya yang Membahas Total Rubrik Wisata yang Indonesia terus menerus di Koran Jawa Pos (Sunday Magz) dan Bedah Koran Kompas Edisi Akhir Pekan, Maka, Pembahasan Kali ini adalah Bedah Rubrik Musik di Koran Jawa Pos yang Biasanya hadir di Edisi Minggu dan Koran Kompas dengan Catatan Analisis Budaya yang kini Hijrah ke Jumat dan Munculnya Figur Baru di Analisis Politik (yang biasanya Nongol di Edisi Kamis).


Mendadak Musik di Jawa Pos (Sunday Magz)

Tampilan Rubrik Musik di Koran Jawa Pos (Sunday Magz) 

Koran Jawa Pos memang Mendadak Musik di Hari Minggu. Pastilah, Bahwa salah satu Koran terkenal dari Jatim tersebut Semestinya Menghadirkan Rubrik Musik yang Hadir Setiap hari Minggu. Apa isinya? Pastilah Informasi Seputar Musik di Indonesia dan Dunia! Ya, Ini menjadi Tradisi Rubiknya Jawa Pos Yang ingin melihat Perkembangan Musik dari Waktu ke Waktu bagi Pembaca-Pembaca Loyal JP yang Sukanya Musik. dan Rencana Kedepannya, Rubrik ini kelak ada Artikel Lagu-Lagu Lebaran terpopuler dari Negeri Jiran Malaysia pada saat Pertengahan/Akhir Ramadhan nanti, Kolom "Top Music Chart" Yang Isinya Chart Lagu-Lagu Indonesia dan K-Pop yang berdasarkan hasil Chart dari Spotify atau Bukan dan Kolom "Lirik-Lirik". Kalau Anda ingat Putar balik ke Masa silam, Rubrik Musik pernah dimuat di Koran Surya (Bagian dari Tribun Network, Sebagaimana dalam Pembahasan Sebelumnya) kalau tak salah (baik yang Zaman Logo yang mirip dengan Warta Kota dan Zaman Logo yang Bergaya Jenama Tribun hingga saat ini). 


Catatan Analisis Budaya Hijrah ke Jumat dan Figur Baru (dari Kolom Analisis Politik) di Koran Kompas

di Tahun ini, Koran Kompas masih "Agak Laen" (Sebagaimana dalam Pembahasan Sebelumnya juga), Catatan Analisis Budaya yang Biasanya Setiap hari Sabtu, Kini "Hijrah (Pindah)" total ke hari Jumat sejak Bulan ini (Sebagaimana dalam Pembahasan Sebelumnya juga) dan Munculnya Figur Baru di Catatan Analisis Politik yang Biasanya Muncul di Edisi Kamis. 

Tampilan Catatan Analisis Budaya di Koran Kompas (2026)

Yang Catatan Analisis Budaya (Setiap hari Jumat), pun Masih ada 3 Figura Tetap, ada Ahmad Najib Burhani (Tokoh Muhammadiyah), Saras Dewi (juga ada di Rubrik Halte di Koran Jawa Pos (Weekend Magz)) dan Ariel Heryanto (bukanlah Ariel Noah/Peterpan dan Ariel Fesol dari Alpha Boyband). Adapula 2 Figura Baru di Catatan ini, ada Lynda Ibrahim (Kemungkinan) dan Alissa Wahid (Kemungkinan juga, dulu ada di Edisi Minggu sebelum 2026). dan Sayangnya, Nama Idy Subandi (Tokoh Jabar yang menyaingi Suko Widodo dari Jatim) dan Linda Christanty pun Tidak tampil di Catatan ini untuk Tahun ini (kalau Tahun lalu biasanya ada). Isi dari Catatan ini kan Tetap Bahas Budaya (atau Sedikit Kritik Politik/Sosial/Perekonomian). 

Tampilan Catatan Analisis Politik di Koran Kompas (2026)

Lain Analisis Budaya Hijrah ke Jumat, Lain Pula dengan Catatan Analisis Politik di Edisi Kamis. Kini, Analisis Politik dari Koran yang kini Berjargon "Mencerahkan Lintas Generasi" tersebut hadir dengan 4 Figur Baru yang sudah hadir sejak Awal Tahun ini (menggantikan Sukidi, KH. Ulil Abshar Abdalla (NU) dan Bivitri Susanti), Seperti Arya Fernandes, Zainal Arifin Mochtar, Nurul Hasfi dan Firman Noor. Keempat Figur Baru ini, Sebagian Besarnya mesti nongol di Berbagai Acara TV yang Genre Talkshow. Mantap... dan Rencana Berikutnya, ada Penambahan Sosok Jurnalis Legendaris dari Jatim yang Namanya Dhimam Abror Djuraid (Mantan Pemred 3 Koran dari Jatim era 2000an) kelak muncul di Analisis Politik atau Budaya (Kayaknya Pantas dimuat), Insya Allah... 

Jadi Kesimpulannya, Jawa Pos itu ada Rubrik Musik yang hadir di Edisi Minggu dengan Menghadirkan Berita Musik di Indonesia atau dari Belahan Dunia sekalipun dan Koran Kompas itu ada Catatan Analisis Budaya yang sudah Hijrah ke Jumat dengan 2 Figura Baru dan Catatan Analisis Politik di Tahun ini terdapat 4 Figura Baru yang Nongol Setiap hari Kamis.


Itulah Tadi Pembahasan Bedah Rubrik Musik di Koran Jawa Pos (Sunday Magz) dan Catatan Analisis Politik/Budaya di Koran Kompas di Tahun ini, dan Semoga, Keduanya Tetap Bertahan di Tahun ini meskipun Masih dilanda era Disrupsi Digital dan Kehilangan Sebagian besar Koran-Koran Minggu (kayak Warta Kota dan Surya, Sebagaimana dalam Pembahasan Sebelumnya juga).


Update (19/2):
Koran Jawa Pos Mulai Edisi Hari ini, ada Jadwal Imsakiyah 4 Kota Besar di Jawa-Bali (Jakarta, Semarang, Surabaya dan Denpasar (Bali)) Lengkap dengan Sponsor Bank BSI, Sedangkan di Koran Jawa Pos Radar Mojokerto/Jombang, terdapat Jadwal Imsakiyah dan ada Sponsornya kayak Ajinomoto Indonesia, AFCO Group dan Indomaret. dan Satu lagi, Koran Kompas ada Jadwal Imsakiyah Tanpa ada Sponsor Sama sekali. Deja Vu 2024 nih... Eh Tunggu, Kemarin, Buka Aplikasi Kompas.id di Smartphoneku (Samsung atau Vivo) mesti Loading Lama dan Paksa Mau Hapus Aplikasinya (yang Kubu Vivo, termasuk Kompas.com App sampai Jawa Pos App semuanya dihapus) dan dipastikan, dialihkan ke Website Kompas.id untuk Lanjutkan Aksesnya lewat Laptop saja.

Minggu, Februari 08, 2026

Antara Rubrik Wisata yang Indonesia terus menerus di Jawa Pos (Sunday Magz) dan Kompas Edisi Akhir Pekan kelak Melejit

Selamat Pagi di Hari Minggu, kan Besok kita Rayakan Hari Pers Nasional dan Sayangnya, Agenda Gue ke Makam pas Ziarah Ramadhan ditunda dulu ke Minggu Depan (Insya Allah). Nah, Mari Kita Bahas Seputar Koran-Koran ya. Kalau yang Pembahasan-Pembahsan Koran sebelumnya yang Sepanjang 2025-26, sering sering dihapus (termasuk yang Pekan Kemarin mungkin) dan Akhirnya, Kita Buat Pembahasan Tentang Dunia Koran (kembali) tapi ada Sedikit Perubahan. Let's Go...

di Tahun 2026 adalah Tahunnya Koran-Koran Indonesia masih ada di era Gempuran Digitalisasi (dan AI kayaknya), yang Mengakibatkan Kehilangan Semua jenama Media Cetak (dulunya ada di Pasaran di Masa Silam) dan Edisi Minggunya tidak ada dimana-mana (Semisal Koran Sriwijaya PostTribun SumselSurya dan Warta Kota yang Sama Sama milik Tribun Nerwork), ditambah, Media Indonesia (Koran Favorit gue) yang kini menguburkan Edisi Sabtu-Minggu dalam Format Analog dan Digital sepenuhnya. Jadi, Apa yang Terjadi? Masya Allah, Pasti Bertahan untuk Koran-Koran kita yang masih dilanda Gempuran era Digitalisasi.

di Koran Jawa Pos (Koran Favorit gue juga), Setiap hari Minggu ada Rubrik Wisata (Kembali Setelah 4-5 tahun terakhir sejak Maret 2025 silam, sebelumnya dimuat di Edisi Sabtu) yang Isinya Artikel/Liputan Info Wisata di 38 Propinsi Indonesia yang terus menerus tapi diperkaya Foto-Foto dari Tim LKBN Antara dan Sumber Lainnya (sudah Termasuk Tim Fotografi dari Keluarga Jawa Pos Media). Sedangkan di Koran Kompas (Koran Favorit gue juga), yang Edisi Akhir Pekan jadi Referensi Paling Seru tapi Lebih Bergizi, Mendalam, Menginspirasi, Menyentuh Hati, Menghibur, Mencerdaskan dan Menggoda buat Pembaca-Pembaca Loyal yang Menjadi Teman di (Waktu) Akhir Pekan, tapi Nantinya bakal siap Melejit Oplahnya seperti di Masa Silam. Oh Ya, di Februari ini, Langganan Kompas gue yang Edisi Senin hingga Jumat tak Bisa Berlanjut (gara gara Hemat Uang) dan Memilih Fokus Berlangganan yang Edisi Akhir Pekan (Sabtu-Minggu?) untuk Koran Kompas dan Koran Jawa Pos yang Edisi Senin hingga Minggu. Marilah Kita Bahas Satu per Satu.


Rubrik Wisata di Koran Jawa Pos (Sunday Magz) 

Tampilan Rubrik Wisata di Koran Jawa Pos (Sunday Magz)

Rubrik "Wisata" di Koran Jawa Pos yang Rutin Nongol Setiap hari Minggu, Isinya Info (Liputan Features) Wisata dari 38 Propinsi di Indonesia yang terus menerus, tapi didominasi Foto-Foto dari Tim Antara (kemungkinan mendominan?), Tim Fotografer dari Keluarga Besar Jawa Pos Media (seperti Jawa Pos Radar Jogja, Malang, dll.) dan Berbagai Sumber Foto lainnya. Tampilannya lebih Visual antara Foto dan Artikelnya yang Lebih Unik. Artikel dan Foto-Foto Wisata dari Indonesia yang dimuat di Rubrik Wisata dari Koran yang kini Berjargon "Koran-Online-Televisi" tersebut jadi Semakin Gila dan Lebih "Bergizi". di Edisi 25/1 lalu, ada Info Salah Satu Wisata di Kabupaten Bandung Barat, tapi ada Budaya Sundanya dan Menampilkan Foto-Foto dari Tim Fotografi Antara dan Sumber Foto lain. Sedangkan, Pada Sepekan lalu (1/2), pun Sedikit Beda karena Membahas Kawasan Ambarawa (Kabupaten Semarang) dan Sedikit sama seperti yang Bandung Barat pada 25/1 lalu. Karena, Rubrik ini sarat dengan Keunikan, Tradisi dan Warisan Budayanya untuk yang Suka Berwisata di Indonesia, apalagi ini Pembahasan Ekstra/Tambahan (tapi Sampingan) atau Tidak (terserah deh). Wisata di Jawa Pos yang dimuat Setiap Minggu, lebih Mirip dengan Rubrik "Sawala" milik Koran Kompas yang dulunya hadir Setiap hari Jumat di Akhir Tahun lalu (Oktober-Desember 2025) tapi Berkolaborasi sama Kemenbud RI (sekarang sudah tiada), Rubrik "Geliat Kota" dari Koran yang Sama yang dulunya hadir di Edisi yang sama (Jumat) sebelum digusur Tahun ini (kemungkinan), Rubrik "Tradisi Lisan" dari Media Indonesia yang kini pindah ke Jumat dan Rubrik "Esai Foto" dari Koran yang sama yang kini pindah juga ke Jumat. 


Kompas Akhir Pekan kelak Melejit

Tampilan Sampul Koran Kompas Akhir Pekan (2026)

Sejak Sebulan lalu (3/1), Koran Kompas Hadirkan Edisi "Akhir Pekan" yang dianggap Kemasan Baru bagi Edisi Sabtu-Minggu yang Mengawinkan antara Konten-Konten Edisi Minggu yang Dominasi Rubrik-Rubrik Ringan/Sastra dan Konten-Konten Edisi Sabtu yang Berita Reguler tapi Tulisannya pasti lebih Mendalam. Ini Mungkin Koran Kompasnya masih "Memasak" sejak adanya Edisi 12/12 Tahun lalu (2025). Beredar Setiap Sabtu dan Tebalnya 20 Halaman (sama Seperti Tebalnya Koran Jawa Pos Edisi Minggu yang 12 Halaman Induk + 4 Halaman JPR Mojokerto Minggu + 4 Halaman JPR Jombang). Mulai Edisi Kedua (10/1 lalu), di Sampul Koran Kompas Akhir Pekan bukan lagi Tulisan "Sabtu" Sendiri, tapi menambah Tulisan "Minggu" jadi "Sabtu/Minggu (Tanggal/Bulan/Tahun)", kan Ini Pasti Gabungan gitu. Oh Ya, ada Juga Tulisan "Ikuti Perkembangan Berita Pemberitaan besok di Kompas.id dan e-paper Kompas edisi Minggu" di sudut kiri bawah Sampul. Koran yang terkenal sejak 28 Juni 1965 tersebut Lebih Bergizi, Mendalam, Menginspirasi, Menyentuh Hati, Menghibur, Mencerdaskan dan Menggoda untuk Tampilannya (seperti yang dikatakan diawal Pembahasan tadi sama Sang Presenter dan Hilmi Faiq di Segmen Obrolan dari Sapa Indonesia Pagi Akhir Pekan di Kompas TV pada 3/1 lalu). Koran ini bisa dikonsumsi hingga lebih dari 24 Jam (24+24) dan Semestinya Memecah 2 Seksi tapi Berasa lebih "Nostalgia" banget (Kembali ke Masa silam juga). Yang Seksi 1 (Halaman 1 hingga 12) adalah Foto Sampul yang Ukurannya Sangat besar dan didalamnya terdapat Rubrik-Rubrik yang Ringan (Gaya Hidup) dan Sastra (termasuk Kolom Khusus) yang dulunya ada di Edisi Minggu tapi Pindah total (termasuk yang Hidup Kembali semacam Puisi?), ada Urbana, Kelana (lumayan mirip dengan Rubrik Wisata di Jawa Pos Edisi Minggu atau Traveling dari Koran Surya di Edisi-Edisi Manapun), Gaya, Desain dan Ruang (lebih mirip dengan Rubrik Home dari Jawa Pos Edisi Minggu juga), Karisma (kayaknya lebih mirip dengan Inspirasi di Jawa Pos Radar Jombang Edisi Minggu dan Someone di Jawa Pos Radar Mojokerto Edisi Minggu), Layar (mirip dengan Rubrik Film di Koran Jawa Pos Edisi Minggu juga), Lembar (Info Seputar Buku), Experd (bagian dari Kompas Klasika), Nada, Kenang Rasa, Weekend (isinya Info Hotel dan Resto yang Mendominan (yang Non Hotel-Restonya cuma Sedikit atai tidak?) tapi Adanya di Edisi Sabtu), Cerpen (serentak sama Jawa Pos Edisi Sabtu), Puisi (serentak sama Jawa Pos Edisi Sabtu juga), Seni, Percik, Udar Rasa dan Jeda (menyatukan TTS dan Komik). Oh Ya, yang Komik di Koran Kompas sejak adanya Edisi Akhir Pekan, tinggal Timun dan Drama Pak Nono yang tersisa (dulu ada Komik Mice dan Panji Koming yang biasanya muncul di Edisi Minggu). dan di Februari ini, Analisis Budaya (yang Biasanya muncul di Edisi Sabtu) sudah pindah total ke Hari Jumat dan Tidak ada Catatan Analisis Budaya di Edisi Akhir Pekan... Masya Allah... Sedangkan yang Seksi 2 (Halaman 13 hingga 20) adalah Berita-Berita Reguler/Hard News (Edisi Sabtu) yang dikasih Sentuhan yang Lebih "Relax" (tapi Mendalam) dan tidak takut dengan Tanda Kutip dari Berita Harian Reguler (seperti yang dikatan oleh Hilmi Faiq juga di Obrolan Sapa Indonesia Pagi Akhir Pekan pada 3/1 lalu). Rubrik-Rubrik Reguler dari Edisi Senin-Jumat (seperti Ekbis, Polhuk, Internasional, Regional (Campuran Nusantara dan Metropolitan), Humaniora dan Olahraga) isinya Tulisan-Tulisan yang Relax dari Berbagai Jurnalis-Jurnalis terkemuka dari Koran ini (seperti Iqbal Basyaari hingga Luki Aulia). Tulisan-Tulisan di Rubrik Regulernya Kompas yang Edisi Sabtu, Kemungkinan pasti 90% Features. Oh Ya, Yang Kolom Tajuk Rencana, Berita Umum (cuma di Halaman 13), Jadwal Siaran TV, Nusantara Bertutur (dulunya ada di Edisi Minggu) dan Foto Pekan ini/Infografik (dulunya ada di Edisi Minggu juga, tapi bisa Bergantian?) ada juga lho di Seksi 2. Yang Suka Nonton TV di Hari Sabtu kemarin, Koran Kompas Akhir Pekan ada Jadwal Siaran TV (bertitel Acara Hari ini) yang Isinya Jadwal Tayangan Siaran Komplit dari 10 Stasiun TV terkenal di Hari Sabtu, mulai dari Kompas TV, TVRI Nasional, Metro TV, BTV, dll. Program-Program Acara yang rutin Nongol di Koran ini, ada Berita Kriminal yang dipandu sama Presenter (sekaligus Model Iklan) tercantik Adinda Putri (BTV), Cerita Rasa yang dipandu sama Benu Buloe (Kompas TV), Selamat Pagi Indonesia (Metro TV), dll. dan Sayangnya, yang Jadwal Meet Nite Live yang dipandu Valentinus Resa dan Otong (Metro TV), Investor Daily Rountables (BTV), dll. tidak ada di Edisi Sabtu (tapi adanya di Edisi Senin hingga Jumat bro sis). Harga untuk Koran ini adalah Rp. 17.000,-/Koran (wilayah Pulau Jawa) dan Rp. 18.000,-/Koran (wilayah Luar Pulau Jawa). dan Bisa diperoleh lewat Agen/Pengecer Koran terdekat, Toko Gramedia di Seluruh Indonesia dan Lewat Semua Lokapasar (kayak Shopee, Tokopedia dan Gerai Kompas Online (yang Beli Langganan 4-12 Edisi saja)). Oh Ya, Tersedia juga lewat EPaper di Kompas.id (selain yang Koran versi Cetak). Bagi anda yang di Wilayah Pacitan, Pasuruan dan Probolinggo di Jatim, Jembrana dan Karangasem di Bali, Kepulauan Seribu di Jakarta dan Prabumulih di Sumsel, Kompas Edisi Akhir Pekan yang Lebih tebal tidak bisa Layani Pengirimannya (sebagaimana di Website Gerai Kompas). Koran ini, Bakal dipastikan jadi The Next "Tabloid Monitor (1986-1990)", "Tabloid Citra (1990-2004)", "Tabloid Nova (1988-2022)", "Tabloid Bola (1984-2018)", "Tabloid Soccer (2000-2014)", "Majalah Jakarta Jakarta (1986-1999?)", "Majalah Xy Kids (2003-2018)" dan "Majalah Hai (1977-2017)" dan nantinya, kelak Melejit Oplahnya seperti di Masa Silam (Koran Kompas Minggu era Sebelum Pindah ke Digital Sepenuhnya ataupun Tabloid Monitor/Citra). FYI, Kompas Akhir Pekan anggaplah Sebagai Salah satu Media Cetak (terbaru di 2026) yang direbut Para Pembaca-Pembaca Setia dari Jenama-Jenamanya Saudara Kompas yang dulunya ada dipasaran (kayak Tabloid Citra, dulu, Tabloid ini bisa direbut sebagian Pembaca-Pembaca Setia Tabloid Monitor (bersama Tabloid BI)). Kalau yang Edisi Minggunya Bagaimana? Jangan Sedih para Pembaca-Pembaca Loyalnya Kompas, kan masih Terbit tapi cuma ada di EPaper dari Kompas.id. 

Tampilan Sampul Koran Kompas Edisi Minggu (2026)

Sejak Kehadiran Edisi Akhir Pekan yang beredar di hari Sabtu, Kompas Minggu pun "Agak Laen" karena sudah menjelma menjadi Koran Digital sepenuhnya sejak 4/1 lalu (bagi Pelanggan Kompas.id). Isinya pun Sedikit sama seperti Edisi Senin hingga Jumat (tapi Kebanyakan Tulisan-Tulisan mendalam dari Jurnalis seperti yang Edisi Sabtu), Mengubur total Jadwal Siaran TV di Edisi Minggu, Masih ada Rubrik Infografik (yang Edisi Sabtu mungkin juga ada, tapi masih bergantian dari Foto Pekan ini?), Masih ada Rubrik Weekend yang dari Edisi Akhir Pekan (Sabtu), ada Rubrik Riset dan ada Rubrik Opini yang bertambah menjadi 3 Halaman (lebih banyak dari Jumlah yang biasanya Khusus Setiap Senin hingga Jumat). Ini adalah 2 diantara Sekian Banyak Inovasi-Inovasi yang dilakukan oleh Pemred Kompas saat ini (A. Haryo Damardono) yang sudah menjabat sejak Awal Mei Tahun lalu. Sebelumnya, sepanjang tahun lalu, di awal era Beliau jadi Pemimpin Redaksi baru, Banyak Inovasi-Inovasi yang telah dilakukan, Seperti Menerbitkan Edisi Khusus 60 Tahun Kompas setebal 60 Halaman yang bisa di Pre Order sebelum Perayaan Ultah Kompas pada Juni Tahun lalu, Memperkenalkan Karikatur Baru "Joni dan Poni" (dulunya di Edisi Sabtu, kini Pindah ke Rabu), Menerbitkan Edisi Khusus HUT RI ke 80 setebal 80 Halaman yang bisa di Pre Order juga pada Juli-Agustus Tahun lalu, Mengembalikan Tabloid Bola lewat Edisi Khususnya Kompas dalam Format Tabloid setebal 40 Halaman yang Berisi Kisah Timnas Indonesia dan Kualifikasi Piala Dunia yang yang bisa di Pre Order juga pada September-Oktober Tahun lalu, Memperkenalkan KompasONE hingga Menerbitkan Edisi 12/12 Tahun lalu yang Membahas Hutan Sumatra Lenyap (bagian dari Jurnalisme Data, tapi dikasih 4 Halaman berbahan Kertas Kalkir Tembus Pandang) dan Langsung jadi Viral Besar di Semua Medsos karena Menyebut "Memasak" juga.

Jadi Kesimpulannya, Rubrik Wisata di Jawa Pos (Sunday Magz) pun Isinya Info/Liputan Features tentang Wisata-Wisata di 38 Propinsi di Indonesia dan Koran Kompas yang Edisi Akhir Pekan jadi Koran yang Memberikan Berita dan Cerita yang lebih Mendalam, Menginspirasi, Menyentuh Hati, Menghibur dan Mencerdaskan bagi Semua Pembaca-Pembaca loyal.

Itulah Tadi Pembahasan Seputar Rubrik Wisata yang Isinya Info Wisata Indonesia (Jawa Pos (Sunday Magz)) dan Koran Kompas Edisi Akhir Pekan. dan Kedepannya Semoga, Rubrik Wisata dari Koran Jawa Pos yang nongol Setiap hari Minggu bisa Tampilkan lagi Konten Artikel dan Foto-Foto Tempat Wisata-Wisata di Seluruh Indonesia secara terus menerus dan Koran Kompas bisa "Memasak" terus dan siap Melejit Oplahnya kalau ada Edisi Akhir Pekan yang Terus Hadir Setiap Sabtu. 

Jumat, April 11, 2025

Kompilasi Headline Surat Kabar Tentang Titiek Puspa Meninggal Dunia

Sudah lama Ga Posting di Blog yang Kompilasi Koran Koran ternama yang Memuat Peristiwa membesar di Negeri ini. Terakhir kali kita buat pada November tahun lalu. Jadi, Kita Buat Postingan Blog ini Kembali... kita rindu sama Postingan Blog ini!


Kompas (11 April 2025)

Jawa Pos (11 April 2025)

Media Indonesia (11 April 2025)

Pos Kota (11 April 2025)

Pikiran Rakyat (11 April 2025)

Radar Surabaya (11 April 2025)

Suara Merdeka (11 April 2025)

Kontan (11 April 2025)

(Tribun) Serambi Indonesia (11 April 2025)

Tribun Manado (11 April 2025)

(Tribun) Banjarmasin Post (11 April 2025)

Bisnis Indonesia (11 April 2025)

(Tribun) Surya (11 April 2025)

Rakyat Merdeka (11 April 2025)

Tribun Jogja (11 April 2025)

(Tribun) Warta Kota (11 April 2025)

Tribun Jambi (11 April 2025)

Tribun Jabar (11 April 2025)

Tribun Medan (11 April 2025)

TJP (11 April 2025)

Radar Cirebon DisWay (11 April 2025)

Tribun Timur (11 April 2025)

(Tribun) Sriwijaya Post (11 April 2025)

Tribun Batam (11 April 2025)

Tribun Pontianak (11 April 2025)


Selamat Jalan Titiek Puspa (1937-2025), Semoga diberi Ketenangan...
Kita Rindukan sang Legenda Penyanyi terkenal di Indonesia...

Sumber : Gramedia Digital App dan digital.jawapos.com

Selasa, November 26, 2024

Kompilasi Headline Surat Kabar Tentang Pilkada Serentak 2024 (Update)

Tribun Sumsel (26 November 2024)

Media Indonesia (26 November 2024)

Warta Kota (26 November 2024)

Tribun Jambi (26 November 2024)

Surya (26 November 2024)

Kompas (26 November 2024)

Tribun Kaltim (26 November 2024)

Tribun Medan (26 November 2024)

Serambi Indonesia (26 November 2024)

Rakyat Merdeka (26 November 2024)

Pikiran Rakyat (27 November 2024)

Jawa Pos (27 November 2024)

Radar Surabaya (27 November 2024)

Jawa Pos Radar Bojonegoro (27 November 2024)

Jawa Pos Radar Solo (27 November 2024)

Jawa Pos Radar Malang (27 November 2024)

Jawa Pos Radar Malang (27 November 2024)

Kompas (27 November 2024)

Media Indonesia (27 November 2024)

TJP (27 November 2024)

Jawa Pos Radar Solo (28 November 2024)

Jawa Pos Radar Mojokerto (28 November 2024)

Radar Surabaya (28 November 2024)

Jawa Pos (28 November 2024)

Tribun Jambi (28 November 2024)

Serambi Indonesia (28 November 2024)

Pos Belitung (28 November 2024)

Bangka Pos (28 November 2024)

Tribun Kaltim (28 November 2024)

Kontan (28 November 2024)

Tribun Timur (28 November 2024)

Media Indonesia (28 November 2024)

Warta Kota (28 November 2024)

Tribun Medan (28 November 2024)

Tribun Jabar (28 November 2024)

Tribun Jateng (28 November 2024)

Tribun Jogja (28 November 2024)

Surya (28 November 2024)

Pos Kota (28 November 2024)

Rakyat Merdeka (28 November 2024)

TJP (28 November 2024)

Kompas (28 November 2024)

Pikiran Rakyat (28 November 2024)

Suara Merdeka (28 November 2024)

Banjarmasin Post (29 November 2024)

Tribun Lampung (29 Novenber 2024)

Surya (29 November 2024)

Kompas (29 November 2024)

Media Indonesia (29 November 2024)

Tribun Timur (29 November 2024)

Warta Kota (29 November 2024)

Tribun Jambi (29 November 2024)

Tribun Jogja (29 November 2024)


Ket : 

Sejumlah Nama-Nama Koran yang Diatas Tadi, Tulisannya Sering Muncul dan Disebutkan di Koran Jawa Pos Radar Mojokerto (Pakansi) Edisi Minggu yang Cerpen/Sajak (Sekarang sudah tidak ada, Diganti sama Halaman Desa Bisa di Koran JPR Mojokerto Edisi Minggu) dan Koran Jawa Pos Edisi Spesial HUT ke 75 (1 Juli 2024) yang Ruang Putih. 



Update :

Postingan ini Direvisi pada 27/11/24 pukul 03.49 WIB


Update :

Postingan ini Direvisi pada 28/11/24 pukul 06.14 WIB


Update :

Postingan ini Direvisi pada 29/11/24 pukul 03.43 WIB