Tampilkan postingan dengan label Lebaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lebaran. Tampilkan semua postingan

Selasa, April 08, 2025

5 Film Pendek Lebaran dari Malaysia Sepanjang Masa (Update)

Ini Masih Hari Raya Kupatan dan Masih Momen Lebaran di Tahun ini, Nah, Mari kita simak 5 Film Pendek Lebaran (aka Iklannya Kelamaan Durasi) dari Malaysia Sepanjang Masa. Kelima-limanya Favorit gue nih pas Ramadhan dan Lebaran Setiap tahunnya. Sebenarnya sih, pas Ramadhan/Lebaran, Perusahaan-Perusahaan terbesar Malaysia membuatkan Iklan eh Film Pendek tentang Kemeriahan Lebaran, Setara dengan Film Pendek-Film Pendek di berbagai Negara di Dunia. P/S : Selasa pekan sebelumnya (pas Ada Tragedi Putra Heights), sempat dibuat Postingan Tentang Iklan-Iklan Lebaran terbaik 2025, Tapi akhirnya dihapus Gara Gara disunting ulang atau Revisi.


01. TNB - Dugaan Raya Aida (2017)


Sebuah Film Pendek yang Lebih ke Komedi dan Drama. Aida adalah Sosok baik yang Suka Bekerja, apalagi Siap Siap melaksanakan Mudiknya. Bukan Cuma itu, si Aida sempat ke Pasar Ramadhan (Ibarat Pasar Tradisional) dan Melakukan Masak-Masak (berupa Membuat Snack), DIY hingga Banyak Pekerjaan dan Uang yang Bisa Membawa Semangat Cuan. dan Terpaksa, Tiketnya pun Masuk ke Dalam Mesin Cuci Sehingga Beliau Mengejar Bis Kejauhan dan Pergi di Salah Satu Terminal karena Tak bisa Mengambil Tiket untuk Mudik (seperti Adegan Ketinggalannya Dono atau Kasino ke Mobilnya Sang Penumpang, Indro dan Sophie di Bandara KLIA di Film Warkop DKI Reborn Part 1 kalau tidak salah). Walaupun, Beliau Bersedih dan Sempat Menulis di Medsos dan Terpaksa siap Menaiki Mobil Sedannya Perempuan berdarah India. Kemudian, dia Mengkhayal Mimpi dengan Pakaiannya yang dipakai saat Lebaran (seperti di Video Klipnya bersama si Jero), dan Akhirnya Ketinggalan Barang-Barang itu di Terminal... Aduh... dan saat Aida tiba di Kampung Halamannya, Aida bersalaman dengan Ibu dan Anak, Karena Barangnya Beliau Ketinggalan dan Berujung Sedih. Tapi, Lebaran ini Tidak apa apa Apabila Barangnya (Baju Yuna, Baju Ramlah Ram dan Baju Angkasawan Kucing Jero). Film Pendek ini dirilis pada 14 Juni 2017 atau Hari ke 19 Ramadhan 1438H (zamannya Joko Widodo Presiden).

02. Astro - Lain Macamnya Raya (2025)


Ternyata ini Film Pendeknya Lebaran yang Genrenya Sama (Drama + Komedi), tapi Rasanya Seperti Film Filmnya ala Manoj Punjabi (MD Pictures) atau Warkop DKI atau Doyok-Kadir yang Melegenda dengan Bumbu Komedi. Cerita dalam Film Pendek ini adalah Jumaah sang Janda 3 Anak yang Sudah Berpisah dengan Bapaknya Pasca Tutup Usia. Bukan Cuma Jumaah, Tapi ada 3 Anak Laki-Laki, seperti Budi, Naim dan Malik yang Berjasa untuk Memasak Apa Saja di Momen Lebaran. Tapi Kali ini, Ketiga Pria Tampan dari Keluarga Jumaah jadi Menantu Serentak, Perempuan dari Pulau Pinang, dari Kelantan dan dari Sarawak. awal dalam Film Pendek ini, Jumaah datang ke Toko Pakaian yang dimiliki Erra Fazira yang Selalu Cantik. Tak Cuma itu, Jumaah dan 3 Pria Tampan itu Melakukan Ekspedisi ke Tempat-Tempat untuk Mencari Lemang Buluh yang Berujung Kehabisan Stok. dan Akhirnya, Mulai Bercanda dan Bersedih. Jumaah pun Mengenang Bapaknya yang Masih hidup meskipun Sudah dianggap Mati saat sudah jadi Tentara. dan disaat Menjelang Lebaran, Beliau pun Mengintip Makannannya untuk Lebaran walaupun jadi Sendu beneran. dan disaat Kemeriahan Lebaran, 3 Pria Tampan dan 3 Istrinya pun Mengajak Jumuah Memeriahkan Lebaran dengan penuh Kasih Sayang Berkat Resep yang diwarisi Bapaknya Semasa hidup (kala itu). dan Berujung jadi Kuis yang Sarat dengan Moral dalam Cerita ini. dan Akhirnya, Kita bisa Memeriahkan Lebaran yang Lebih Berarti. Dibintangi Oleh Ellie Suriaty, Mierul Aiman, Evertts Gomes, Azri Safix, Bella Dowanna Halim, Kimberly Chuah, Qasrina Karim, Zizan Razak, Erra Fazira, Sherry Al Hadad, Joey Daud, Meerqeen dan Wani Kayrie. Film Pendek ini Sempat dirilis versi Teasernya pada sekitar Tanggal 10 atau 11 Maret kalau tidak salah. dan Versi Fullnya pun dirilis pada 12 Maret lalu atau Bertepatan dengan Majlis Berbuka Puasa dan Raya Screening Astro 2025 di Hotel One World Selangor yang dibanjiri Selebritis-Selebritis terkenal Malaysia Lintas Generasi. Sebagaimana dalam Pembahasan Sebelumnya, Sebut Saja Nadhir Nasar, Mierul Aiman, Sherry Alhadad, Meerqeen, Zizan Razak, Layla Sania, Trisha Ooi, Qasrina Karim, Bella Dowanna Halim, Datuk Afdlin Shauki, Anna Jobling, Kimberly Chuah, Lisa Surihani, Yusry KRU, Datuk Yusof Haslam, Datuk Jalaluddin Hassan, Izzue Islam, Mimi Fly, Wani Kayrie, Dinda Dania, Zul Ariffin, Tun Laila, Rykarl Iskandar, Nadeera Zaini, Hael Husaini, Fattah Amin, Miss Alvy, Daiyan Trisha, Michael Ang, Aedy Ashraff, Evertts Gomes, Azri Safix, Nurel Baharin, Hannah Delisha, Datuk Rosyam Nor, Adam Lee, Sweet Qismina, Redza Rosli, Aizat Saha, CP Sarimah Ibrahim, Datuk Aznil Hj. Nawawi, Datuk AC Mizal, Erysha Emyra, Siti Nordiana, Siti Saleha, Joshua Fitton, Cik B, Faizal Hussein, Datuk A Galak, Mawi, Ummi Nazeera, Ajai, Hisyam Hamid, Zahiril Adzim, Issey Fazlisham, Ustadz Syamsul Debat, Ellie Suriaty, Hawa Rizwana, Fazziq Muqris, Keanu Azman, Alyssa Dezek, Qadeejah, Ara Aziz, Mira Filzah, Khai Bahar, Luqman Hafidz, Nia Atasha, Sky Iskandar, Namie, Elly Mazlein, Harissa Adlynn Halim, Tok Ram, Fitri Farok, Erra Fazira, Ezzanie Jasny dan Zehra Zambri. Film Pendek ini Zamannya Prabowo masih jadi Presiden RI.

03. Mr. Diy - Raya Serba Baharu (2023)


Kedua Bintang Muda Malaysia sama sama Rambut Pendek atau Panjang, Antara Ara Johari dan Wani Kayrie. Kedua Pemuda tersebut pun Mau Kembali ke Masa Sekolah dan Mulai jadi Bersahabat daripada Berseteru. Kedua Sahabatnya memantau Medsos dan Akhirnya, Bersiap untuk Merapikan Ruangan-Ruangan di area Apartemen demi Merayakan Lebaran. dan Setelahnya, Berhasil Menugaskan Rapi Rapi di Apartemen dan Menjadi Video Musik untuk Ajak Menari-nari. Pemerannya adalah Ara Johari dan Wani Kayrie. Film Pendek ini Juga Zamannya Joko Widodo masih Presiden RI.

04. TNB - Konvoi Epik Fantastik (2019)


Petualangan Lebaran sampai ke Thailand! Apa yang Terjadi? inikan Film Pendek Lebaran ala TNB di 2019. Jika 2 Tahun lalu dengan Kisah Aida yang Mengecewakan, kini, di Edisi 2019 pun Melakukan Petualangan Berjamaah di Lebaran. Keren sih... ada Handy Talkie! Dibintangi oleh Bella Dowanna Halim yang Kala itu Masih berusia 16 tahun kalau tidak salah. Masih di Zaman Joko Widodo Presiden RI kalau tidak salah.

05. Bernas - Lebaran (2012)


Sebuah Iklan Lebaran yang Melegenda di 2012, Apalagi Bernas Merilis Iklan Lebarannya pada 2012 silam. Cerita dalam Iklan ini adalah Para Bocil-Bocil merayakan Lebaran meskipun Bisa Masuk Truk Apabila Naik Bisnya Gagal. dan di Pagi Lebarannya, Bocil-Bocilnya pun Sempat Mampir ke Makam Keluarganya. Ceritanya Penuh Sarat Moral... Ini Film Pendeknya Lebaran Zaman Presiden SBY (kala itu).


Itulah, 5 Film Pendek Lebaran dari Malaysia Sepanjang Masa yang jadi Favorit gue... Kan Tetap sayang sama Film Pendekku. Ketiganya didominasi Era Joko Widodo (2014-2024), dan Masing Masing 1 Film Pendek Keduanya baik Era SBY (2004-2014) dan Era Prabowo (2024-kini).

Update (10/4/25):
Postingan ini Direvisi pada 10/4/25, ada Penambahan Salah satu Pemeran dalam Film Pendek Lain Macamnya Raya.

Update (13/4/25):
Postingan ini Direvisi pada 13/4/25.

Update (14/4/25):
Postingan ini Direvisi pada 14/4/25. Oh Ya, Satu lagi Turut berbelasungkawa atas Meninggalnya Mantan Perdana Menteri Malaysia periode 2003-2009, Tun Abdullah Ahmad Badawi. Semoga diberikan Ketenangannya.

Jumat, April 04, 2025

Mebedakan Antara Perayaan Ramadhan dan Lebaran di Indonesia dan Malaysia

Kemarin, Aku Sering Menggunakan ChatGPT, Tapi Bisa-Bisa Buat Tanya Jawab Setara dengan WhatsApp. dan Alhasil, Ketika Menggunakan Aplikasi ini, Kan Saya Bisa Membandingkan antara Hari Raya Lebaran yang Semeriah Nataru dengan Hari Raya Jumat yang Dianggap Hari Raya Islam teragung Menurut Allah SWT (Tadinya diposting di IGku Kalo ga Salah), Eh, Membedakan Perayaan Ramadhan dan Lebaran di Indonesia dan di Malaysia maksudnya! Jadi, Apa Bedanya Perayaan Ramadhan dan Lebaran di Indonesia dan di Malaysia? kan Sudah Bisa Ditulis Tadi lewat ChatGPT! Yuk Kita Simak Perbedaannya: 


01. Nama Perayaan

Indonesia : Disebut Ramadhan/Puasa dan Lebaran/Idul Fitri.

Malaysia : Sama Saja yang di Indonesia dan Aidilfitri/Hari Raya Puasa.


02. Tradisi Makanan/Minuman

Indonesia : Ketupat, Opor Ayam, Rendang, Sambal Goreng Ati, Es Buah, Kolak, Gorengan dan Kue/Snack Nastar.

Malaysia : Ketupat, Lemang (Beras Ketan dengan Santan yang Dimasak dalam Bambu), Rendang, Sate Ayam/Kambing, Bubur Lambuk, Martabak dan Berbagai Jenis Kue Lebaran.


03. Bukberan yang Membesar

Indonesia : di Musholla Al Amin Saban Jumat saat Setelah Melaksanakan Pengajian Rutin Ramadhan Jelang Berbuka Puasa.

Malaysia : di One World Hotel ada Launching Program Spesial Lebaran Astro 2025 yang dilangsungkan pada 12 Maret 2025.


04. Open House/Gelar Griya

Indonesia : Tradisi Open House Juga ada, Terutama di Kalangan Pejabat dan Tokoh Masyarakat, Tapi biasanya lebih Kepada Mengunjungi Rumah Keluarga dan Tetangga.

Malaysia : Open House menjadi Tradisi besar. Semua Orang, termasuk Non Muslim, diundang untuk Merayakan Bersama di Rumah atau di Acara Besar yang diselenggarakan Pemerintah.


05. Salam Duit (Angpau)

Indonesia : Memberikan Angpau (uang dalam Amplop) kepada Anak-Anak atau Anggota Keluarga yang Lebih Muda.

Malaysia : Tradisi Serupa disebut Duit Raya yang diberikan Kepada Anak-Anak dan Orang yang Kurang Mampu, biasanya dalam Amplop Hijau.


06. Libur Nasional

Indonesia : Lebih Panjang (untuk Anak-Anak Sekolah di Sejak 21 Maret lalu hingga 8 April nanti termasuk 2 Hari Sebelum Ramadhan + 5 Hari Pertama di Ramadhan).

Malaysia : Cuman Singkat Doang, yang Libur Tambahan, It's Ok!


07. Pakaian Ramadhan dan Lebaran

Indonesia : Pria Pakainya Baju Koko dan Wanita Pakainya Gamis/Jubah? (Kalau Dulu, zaman 80an-90an Pria Mengenakan Kemeja Putih, Celana Hitam, Dasi dan Blazer Hitam)

Malaysia : Sebenarnya Adalah Pakaian Adat/Tradisionalnya Malaysia gitu (Bukan Cuma di Malaysia, Tapi di Sebagian-Sebagian Propinsi se Indonesia ada, Seperti Pakaian Adat/Tradisionalnya Sumut, Sumbar, Riau, Kep. Riau, Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, Jogjakarta, Jatim, Bali dan Kalbar, Contohnya Wanita di Jatim Pakai Kebaya dan Pria di Riau Pakai Baju Melayu). Eh Tunggu, Kurta pun juga ada!


08. Tarawih

Indonesia : Bisa di Rumah dan di Masjid, Cuman 11-23 Rakaat doang...

Malaysia : Sama Saja lah...


09. Takbiran

Indonesia : Cuman ada didalam Masjid/Musholla dan di Jalanan Seperti Parade Sahur. Takbirnya Marathon dari Malam 1 Syawal hingga Saat Sholat Idul Fitri dilangsungkan.

Malaysia : Tak Cuma didalam Masjid, Tapi di Layar TV dan di Radio Diputar Terus Menerus dari Malam 1 Syawal hingga Pagi 1 Syawal.


10. Lagu Tentang Perayaan Ramadhan dan Lebaran

Indonesia : Lagu Lagunya Religi dengan Nuansa Ramadhan/Lebaran saja Mesti Diputar di Radio dan di TV terutama dari Hari Pertama Ramadhan hingga Hari Ketiga Syawal. di Radio Suara Surabaya cuman ada Lagu Lebaran dari Mendiang Gito Rollies yang Full Reggae sama Lagu Ramadhan Tiba dari Opick.

Malaysia : Lagu Lagu Lebaran dari Malaysia rutin diputar dimana-mana, di Radio kan Dibatasi Pemutarannya sejak Hari ke 15 Ramadhan hingga Akhir Bulan Syawal Setiap tahun. Lebih Berfokus pada Kebahagiaan, Nostalgia dan Suasana Desa/Kampung Halaman. Lagu Lebaran dari Malaysia yang Paling Juara adalah Alamak Raya Lagi (2024), Suasana di Hari Raya (1985), Serumpun (2025), Meriah Lain Macam (2025), Anugerah Syawal (2013), Sesuci Lebaran (1999), Selamat Hari Raya (versi Saloma P. Ramlee) (1966?), Dendang Perantau (1964?), Dari Jauh kupohon Maaf (1981), Lagi Lagi Tak dapat Raya (2025), Raya Last Minit (2023), Ketipak Ketipung Raya (2024), dll. Kalau Setiap Bulan Agustus Memutarkan Lagu-Lagu Nasionalisme Indonesia dimana-mana, Maka Setiap Tahun dari 15 Ramadhan hingga Akhir Bulan Syawal Memutarkan Lagu-Lagu Lebaran Malaysia di Radio atau lainnya. Untuk Lagu Lagu Bulan Ramadhan dari Malaysia mestilah diputar Selama Ramadhan dari Awal hingga Akhir di Radio Radio se Malaysia. Misalnya Lagu Ahlan Wasahlan ya Ramadhan milik Rabbani (bukan Marhaban Ahlan Wa Sahlan yang diucapkan Anak-Anak dari Musholla Al Amin Saban Jumat saat Melantunkan Sholawat Barzanji).


11. Ucapan Lebaran

Indonesia : Selamat Menunaikan Ibadah Puasa/di Bulan Ramadhan dan Selamat Idul Fitri, Minal Aidin Wal Faizin Mohon Maaf, Lahir dan Batin!

Malaysia : Salam Ramadhan Al Mubarak/Aidilfitri dan SHRMZB (Selamat Hari Raya, Maaf Zahir dan Batin)


12. Program Spesial Ramadhan dan Lebaran di TV dan Radio

Indonesia : RCTI pun Menyajikan Program-Program Spesial Seperti Film Spesial Lebaran (kayak KKN di Desa Penari), Rerun Lebaran bersama Keluarga Si Doel Anak Sekolahan (1995 dan 1997), Masterchef Indonesia XII, Hafiz Indonesia 2025, Live Sholat Idul Fitri 1446H dari Masjid Istiqlal (bersama 3 TV lain dari Geng Kebon), Preman Pensiun 9, Romansa di Kampung Dangdut yang Dibintangi duo Leslar, Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia (bersama GTV) dan Piala Asia U17 2025 (bersama GTV). Sementara Metro TV ada Program Spesial Ramadhan/Lebaran seperti Asmaul Husna bersama Muhaimin Iskandar (Ketua Umum PKB/Menko Pemberdayaan Masyarakat), Assalamualaikum Ukhti, Sajian Ramadhan bersama duo Soewitomo, Live Event Takbir Lebaran 1446H, Sholat Idul Fitri 1446H, Meet Nite Live, dan Live Report Mudik 2025 dengan titel "Monitor Mudik 2025". Untuk Kompas TV ada Cerita Rasa hingga SUCI Playground tapi diberi Label Spesial Ramadhan dan Lebaran 2025 ditambah MudiKGesit 2025 dan MDTV menghadirkan Program Spesial Ramadhan/Lebaran  1446H seperti Kisah Para Sahabat Rasul bersama Habib Hussein Jaafar, Ini Baru Sahur dan Film-Film Spesial di Malamnya Seperti Mekkah I'm Coming hingga Habibie dan Ainun 3. Untuk Radio Prosalina Jember/Bondowoso dan Suara Surabaya, ada Banyak Sajian-Sajian Spesial antara Ramadhan dan Lebaran Tahun ini.

Malaysia : Astro pun Menghadirkan Lebih dari Ratusan Program Program Spesial Ramadhan dan Lebaran kayak FTV Rapun, FTV Ayah Jangan Nangis, Meletop Raya 2025, Sepahtu Renew, Jalan Jalan Australia, Sahur Macam Berbuka, Geng Ngaji 2025, dll. Untuk Radio dari Keluarga Besar Astro, ada Sajian Spesialnya, PumPang Raya Era hingga Sajian Spesial Ramadhan/Lebaran lainnya di Keluarga Besar ini. Lain Astro, Lain Pula dengan RTM dan TVS Sarawak, dimana RTM (TV) dan TVS Sarawak menghadirkan Program Spesial Ramadhan Lebaran 2025 seperti SPM Spesial Lebaran (Hari ke 2 hingga 7 Syawal 1446H, Kadang Ga Live, Kadang Live), Live Sholat Idul Fitri 1446H, Forum Perdana Ehwal Islam Edisi Ramadhan/Lebaran 1446H, Borak Dulu Baru Buka 2025, Syahadah, Dicelah-Celah Kehidupan bersama BH Petrol, Persada Jurnal Spesial Lebaran, Pesta Raya TVS 2025, dll. Bukan Cuma RTM-TVS, Tapi yang Keluarga MPB pun Menghadirkan Program Spesial Ramadhan dan Lebaran di TV. di TV ada Melodi Raya 2025, Tanyalah Ustadz Diary Muslim, dll. 


13. Tema Sajian Program Ramadhan dan Lebaran 1446H/2025M di TV dan Radio

Indonesia : RCTI (Meraih Kemenangan Ramadhan), Metro TV (Cahaya Kemenangan Idul Fitri 1446H), Kompas TV (Teman Ramadhan/Hari Raya), MDTV (Cahaya Fitri di MDTV Drama Nomor Satu), MNC TV (Berkah Cinta Ramadhan), GTV (Keceriaan Ramadhan), iNews (Nikmatnya Ramadhan), SCTV (Ramadhan Penuh Cinta), Indosiar (Lebaran Penuh Berkah), Trans TV (Bulan Penuh Kemenangan), Trans 7/Jawa Pos TV (Berkah Ramadhan), TV One (Kolaborasi Merayakan Kemenangan), ANTV (Ramadhan bertabur Rahmat), RTV (Kemuliaan (Cinta) Ramadhan), TVRI Nasional (Sucikan Hati), Garuda TV (Cinta Ramadhan 1446H), Berita Satu/BTV (Bersatu Raih Berkah), NTV (Ramadhan Penuh Berkah), MoJi (Ramadhan Penuh Hikmah) dan Radio Prosalina 101.3 FM Jember/92.7 FM Bondowoso (Stasiun Radio Ramadhan 720 Jam Non Stop).

Malaysia : RTM (Hayati Ramadhan Syukuri Syawal), MPB (Indahkan Memori), TVS (Sinar Ramadhan/Syukur Syawal) dan Astro (Meriah Lain Macam).


14. Film Panjang/Film Pendek (Iklan yang berdurasi Lebih Panjang) yang diputar di Saat Ramadhan dan Lebaran

Indonesia : Pabrik Gula (versi +17 dan +21), Komang, Norma : Antara Mertua dan Menantu, Jumbo dan Qodrat 2.

Malaysia : Lain Macamnya Raya (Astro), Anak Siapa ni? (Petronas), Bawa Balik yang Itu (Farm Fresh), Raya Terunggul (Watsons Malaysia) dan Kenangan Raya Aida (TNB Malaysia).


15. Periode Ramadhan 1446H/2025M

Indonesia : 1 - 30 Maret 2025 (Merujuk pada Muhammadiyah, Kemenag RI dan NU Setelah Hasil Sidang Isbat 1 Ramadhan 1446H)

Malaysia : 2 - 30 Maret 2025 (Merujuk pada Hasil Pengumuman 1 Ramadhan 1446H dari Penyegel Raja Malaysia)


Itu Tadi Perbedaan antara Perayaan bulan Ramadhan dan Lebaran di Indonesia dan di Malaysia. Insya Allah, Semuanya Bermanfaat...

Senin, Maret 31, 2025

Amalan Sunnah di Hari Lebaran

Hari ini, Kita Rayakan Lebaran pada 1 Syawal... Setelah 29-30 Hari kita Melaksanakan Proses Ibadah Ramadhan, Akhirnya kita bisa Rayakan Lebaran untuk Membawa Kemenangan ini... Nah, ada 10 Amalan Sunnah saat Merayakan Lebaran ini :

1. Bangun pagi
Bangun pagi supaya bisa mempersiapkan segala sesuatunya lebih awal.
2. Mandi pagi
عَنْ مَالِكٍ عَنْ نَافِعٍ أَنَّ عَبْدَ اللهِ بْنَ عُمَرَ كَانَ يَغْتَسِلُ يَوْمَ الْفِطْرِ قَبْلَ أَنْ يَغْدُوَ إِلَى الْمُصَلَّى
“Dari Malik dari Nafi’, ia berkata bahwa Abdullah bin Umar dahulu mandi pada hari Idul Fitri sebelum pergi ke mushalla (lapangan).” (Shahih, HR. Malik dalam Al-Muwaththa` dan Al-Imam Asy-Syafi’i dari jalannya dalam Al-Umm)
Dalam atsar lain dari Zadzan, seseorang bertanya kepada ‘Ali radhiallahu ‘anhu tentang mandi, maka ‘Ali berkata: “Mandilah setiap hari jika kamu mau.” Ia menjawab: “Tidak, mandi yang itu benar-benar mandi.” Ali radhiallahu ‘anhu berkata: “Hari Jum’at, hari Arafah, hari Idul Adha, dan hari Idul Fitri.” (HR. Al-Baihaqi, dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Al-Irwa`, 1-176-177))
3. Berpakaian rapih sesuai sunnah
Ummu Athiyyah berkata:
أَمَرَنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ نُخْرِجَهُنَّ فِيْ الْفِطْرِ وَالْأَضْحَى الْعَوَاتِقَ وَالْحُيَّضَ وَ ذَوَاتِ الْخُدُوْرِ . فَأَمَّا الْحُيَّضُ فَيَعْتَزِلْنَ الصَّلَاةَ وَيَشْهَدْنَ الْخَيْرَ وَدَعْوَةَ الْمُسْلِمِيْنَ قُلْتُ يَارَسُوْلَ اللهِ إِحْدَانَا لَا يَكُوْنُ لَهَا جِلْبَابٌ؟ قَالَ: لِتُلْبِسْهَا أُخْتُهَا مِنْ جِلْبَابِهَا
“Rasulullah shollallohu alaihi wa sallam memerintahkan kami mengeluarkan para wanita gadis, haidh, dan pingitan. Adapun yang haidh , maka mereka menjauhi sholat, dan menyaksikan kebaikan dan dakwah/doanya kaum muslimin.Aku berkata: ” Ya Rasulullah, seorang di antara kami ada yang tak punya jilbab”. Beliau menjawab: “Hendaknya saudaranya memakaikan (meminjamkan) jilbabnya kepada saudaranya”. [Al-Bukhory dalam Ash-Shohih (971) dan Muslim dalam Ash-Shohih (890)]
Namun berpakaian rapih disini bagi wanita bukan berarti berdandan dan memakai wewangian, karena hal tersebut tidak diperbolehkan bagi kaum muslimah.
4. Makan sebelum sholat
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لاَ يَغْدُو يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ تَمَرَاتٍ. وَقَالَ مُرَجَّأُ بْنُ رَجَاءٍ: حَدَّثَنِي عُبَيْدُ اللهِ قَالَ: حَدَّثَنِي أَنَسٌ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيَأْكُلُهُنَّ وِتْرًا
Dari Anas bin Malik ia berkata: Adalah Rasulullah tidak keluar di hari fitri sebelum beliau makan beberapa kurma. Murajja‘ bin Raja‘ berkata: Abdullah berkata kepadaku, ia mengatakan bahwa Anas berkata kepadanya: “Nabi memakannya dalam jumlah ganjil.” (Shahih, HR Al-Bukhari Kitab Al-’Idain Bab Al-Akl Yaumal ‘Idain Qablal Khuruj)
5. Jalan kaki ke musholla (tempat sholat) Ied
Ali bin Abi Tholib-Radhiyallahu anhu- berkata:
مِنَ السُّنَّةِ أَنْ تَخْرُجَ إِلَى الْعِيْدِ مَاشِيًا
“Termasuk perbuatan sunnah, kamu keluar mendatangi sholat ied dengan berjalan kaki”. [HR.At-Tirmidzy dalam As-Sunan (2/410); di-hasan-kan Al-Albany dalam Shohih Sunan At-Tirmidzy (530)]
Abu ‘Isa At-Tirmidzy- rahimahullah-berkata dalam Sunan At-Tirmidzy (2/410), “Hadits ini di amalkan di sisi para ahli ilmu. Mereka menganjurkan seseorang keluar menuju ied dengan berjalan kaki”.
6. Takbir ketika menuju musholla
كَانَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْرُجُ يَوْمَ الْفِطْرِ فَيُكَبِّرُ حَتَّى يَأْتِيَ الْمُصَلَّى وَحَتَّى يَقْضِيَ الصَّلاَةَ، فَإِذَا قَضَى الصَّلاَةَ؛ قَطَعَ التَّكْبِيْرَ
“Adalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar di Hari Raya Idul Fitri lalu beliau bertakbir sampai datang ke tempat shalat dan sampai selesai shalat. Apabila telah selesai shalat beliau memutus takbir.” (Shahih, Mursal Az-Zuhri, diriwayatkan Ibnu Abi Syaibah dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dengan syawahidnya dalam Ash-Shahihah no. 171)
Asy-Syaikh Al-Albani berkata: Telah shahih mengucapkan 2 kali takbir dari shahabat Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu:
أَنَّهُ كَانَ يُكَبِرُ أَيَّامَ التَّشْرِيْقِ: اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهٌ وَاللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Bahwa beliau bertakbir di hari-hari tasyriq:
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهٌ وَاللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
(HR. Ibnu Abi Syaibah, 2/2/2 dan sanadnya shahih)
Namun Ibnu Abi Syaibah menyebutkan juga di tempat yang lain dengan sanad yang sama dengan takbir tiga kali. Demikian pula diriwayatkan Al-Baihaqi (3/315) dan Yahya bin Sa’id dari Al-Hakam dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas, dengan tiga kali takbir.
Dalam salah satu riwayat Ibnu ‘Abbas disebutkan:
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا اللهُ أَكْبَرُ وَأَجَلَّ اللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
(Lihat Irwa`ul Ghalil, 3/125)
7. Sholat ‘Ied berjama’ah
عَنْ أَبِي سَعِيْدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ: كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْرُجُ يَوْمَ الْفِطْرِ وَاْلأَضْحَى إِلَى الْمُصَلَّى فَأَوَّلُ شَيْءٍ يَبْدَأُ بِهِ الصَّلاَةُ ثُمَّ يَنْصَرِفُ فَيَقُوْمُ مُقَابِلَ النَّاسِ وَالنَّاسُ جُلُوْسٌ عَلَى صُفُوْفِهِمْ فَيَعِظُهُمْ وَيُوْصِيْهِمْ وَيَأْمُرُهُمْ فَإِنْ كَانَ يُرِيْدُ أَنْ يَقْطَعَ بَعْثًا قَطَعَهُ أَوْ يَأْمُرَ بِشَيْءٍ أَمَرَ بِهِ ثُمَّ يَنْصَرِفُ
“Dari Abu Sa’id Al-Khudri ia mengatakan: Bahwa Rasulullah dahulu keluar di hari Idul Fitri dan Idhul Adha ke mushalla, yang pertama kali beliau lakukan adalah shalat, lalu berpaling dan kemudian berdiri di hadapan manusia sedang mereka duduk di shaf-shaf mereka. Kemudian beliau menasehati dan memberi wasiat kepada mereka serta memberi perintah kepada mereka. Bila beliau ingin mengutus suatu utusan maka beliau utus, atau ingin memerintahkan sesuatu maka beliau perintahkan, lalu beliau pergi.” (Shahih, HR. Al-Bukhari Kitab Al-’Idain Bab Al-Khuruj Ilal Mushalla bi Ghairil Mimbar dan Muslim)
8. Mendengarkan Khutbah
Jamaah Id dipersilahkan memilih duduk mendengarkan atau tidak, berdasarkan hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ السَّائِبِ قَالَ: شَهِدْتُ مَعَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعِيْدَ فَلَمَّا قَضَى الصَّلاَةَ قَالَ: إِنَّا نَخْطُبُ فَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يَجْلِسَ لِلْخُطْبَةِ فَلْيَجْلِسْ وَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يَذْهَبَ فَلْيَذْهَبْ
Dari ‘Abdullah bin Saib ia berkata: Aku menyaksikan bersama Rasulullah Shalat Id, maka ketika beliau selesai shalat, beliau berkata: “Kami berkhutbah, barangsiapa yang ingin duduk untuk mendengarkan khutbah duduklah dan barangsiapa yang ingin pergi maka silahkan.” (Shahih, HR. Abu Dawud dan An-Nasa`i. Dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahih Sunan Abu Dawud, no. 1155)
9. Mengucapkan Tahni’ah “Taqobbalallohu minna wa minkum”
Ibnu Hajar mengatakan: “Kami meriwayatkan dalam Al-Muhamiliyyat dengan sanad yang hasan dari Jubair bin Nufair bahwa ia berkata: ‘Para shahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bila bertemu di hari Id, sebagian mereka mengatakan kepada sebagian yang lain:
تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكَ
“Semoga Allah menerima (amal) dari kami dan dari kamu.” (Lihat pula masalah ini dalam Ahkamul ‘Idain karya Ali Hasan hal. 61, Majmu’ Fatawa, 24/253, Fathul Bari karya Ibnu Rajab, 6/167-168)
10. Pulang dengan rute yang berbeda
عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ يَوْمُ عِيْدٍ خَالَفَ الطَّرِيْقَ
Dari Jabir, ia berkata:” Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila di hari Id, beliau mengambil jalan yang berbeda. (Shahih, HR. Al-Bukhari Kitab Al-’Idain, Fathul Bari karya Ibnu Hajar, 2/472986, karya Ibnu Rajab, 6/163 no. 986)


Oh Ya, Kita Mau Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446H, Mohon Maaf Lahir dan Batin... Semoga Lebaran ini Tetap Bisa Berbeda dan Terus Maju...

#IndahkanMemori #MeriahlainMacam #MeraihKemenanganIdulFitri

Sabtu, April 30, 2022

Kompilasi Headline Surat Kabar Tentang Sambut Lebaran Normal Baru 2022

 

Jawa Pos (24 April 2022)

Jawa Pos Radar Jombang (24 April 2022)

Jawa Pos Radar Mojokerto (24 April 2022)

Republika (24 April 2022)

Banjarmasin Post (24 April 2022)

Tribun Sumsel (24 April 2022)

Kompas (24 April 2022)

Media Indonesia (24 April 2022)

Suara Merdeka (24 April 2022)

TJP (25 April 2022)

Jawa Pos (25 April 2022)

Kontan (25 April 2022)

Kompas (25 April 2022)

Republika (25 April 2022)

Media Indonesia (25 April 2022)

Pikiran Rakyat (25 April 2022)

Serambi Indonesia (25 April 2022)

Suara Merdeka (25 April 2022)

Super Ball (25 April 2022)

Warta Kota (26 April 2022)

Tribun Jabar (26 April 2022)

Tribun Jateng (26 April 2022)

Tribun Sumsel (26 April 2022)

Banjarmasin Post (26 April 2022)

Kompas (26 April 2022)

Republika (26 April 2022)

Media Indonesia (26 April 2022)

Koran Sindo (26 April 2022)

Surya (26 April 2022)

Kompas (27 April 2022)

Media Indonesia (27 April 2022)

Surya (27 April 2022)

Warta Kota (27 April 2022)

Tribun Kaltim (27 April 2022)

Tribun Jateng (27 April 2022)

Tribun Jabar (27 April 2022)

Sriwijaya Post (27 April 2022)

Kontan (27 April 2022)

Koran Sindo (27 April 2022)

Kompas (28 April 2022)

Koran Sindo (28 April 2022)

Suara Merdeka (28 April 2022)

Pikiran Rakyat (28 April 2022)

Jawa Pos (28 April 2022)

Kontan (28 April 2022)

Super Ball (28 April 2022)

Republika (28 April 2022)

Media Indonesia (28 April 2022)

Rakyat Merdeka (28 April 2022)

Kontan (29 April 2022)

Kompas (29 April 2022)

Media Indonesia (29 April 2022)

Suara Merdeka (29 April 2022)

Jawa Pos (29 April 2022)

Banjarmasin Post (29 April 2022)

Sriwijaya Post (29 April 2022)

Serambi Indonesia (29 April 2022)

Warta Kota (29 April 2022)

Republika (29 April 2022)

Jawa Pos (30 April 2022)

Riau Pos (30 April 2022)

Kompas (30 April 2022)

Media Indonesia (30 April 2022)

Republika (30 April 2022)

TJP (30 April 2022)

Super Ball (30 April 2022)

Warta Kota (30 April 2022)

Surya (30 April 2022)

Tribun Jogja (30 April 2022)

Tribun Jabar (30 April 2022)

Pos Kota (30 April 2022)

Banjarmasin Post (30 April 2022)

Kontan (30 April 2022)

Tribun Sumsel (30 April 2022)

Tribun Kaltim (30 April 2022)

Tribun Jambi (30 April 2022)

Pos Belitung (30 April 2022)

Bangka Pos (30 April 2022)

Tribun Lampung (30 April 2022)

Sriwijaya Post (30 April 2022)

Koran Jakarta (30 April 2022)

Tribun Pekanbaru (30 April 2022)

Tribun Pontianak (30 April 2022)

Tribun Medan (30 April 2022)

Rakyat Merdeka (30 April 2022)

Tribun Batam (30 April 2022)

Tribun Manado (30 April 2022)

Serambi Indonesia (30 April 2022)

Suara Merdeka (30 April 2022)

Tribun Bali (30 April 2022)

Jawa Pos Radar Jombang (30 April 2022)

Jawa Pos Radar Malang (30 April 2022)

Jawa Pos Radar Mojokerto (30 April 2022)

Jawa Pos Radar Solo (30 April 2022)

Tribun Jateng (30 April 2022)

Jawa Pos Radar Bojonegoro (1 Mei 2022)

Jawa Pos (1 Mei 2022)

Jawa Pos Radar Mojokerto (1 Mei 2022)

Jawa Pos Radar Jombang (1 Mei 2022)


Jawa Pos Radar Malang (1 Mei 2022)

JPKL (2 Mei 2022)

JPKL (3 Mei 2022)

Jawa Pos (4 Mei 2022)

Jawa Pos Radar Jogja (4 Mei 2022)

Jawa Pos Radar Solo (4 Mei 2022)

Kompas (4 Mei 2022)

Media Indonesia (4 Mei 2022)





Ket : 
Nama-Nama Koran yang Tulisannya Muncul dan Disebutkan di Koran JP Radar Mojokerto (Pakansi) Edisi Minggu (Halaman 7).
Tanggal 2 dan 3 Mei 2022, Koran Jawa Pos Menjadi Koran Jawa Pos Koran Lebaran
Mulai Edisi 4 Mei hingga 10 Juli 2022, Sampul Koran Kompas terdapat Logo HUT Koran Kompas tahun 2022 yang akan dirayakan 28 Juni 2022 mendatang
Mulai 4 Mei 2022, Koran Semuanya Kembali Terbit Secara Bertahap pada Momen Lebaran Tahun ini


Selamat Berpuasa dan Hari Raya Idul Fitri 1443H.

#SemangatLebaranKita #SeikhlasHati