Tampilkan postingan dengan label Majalah Liga Italia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Majalah Liga Italia. Tampilkan semua postingan

Selasa, Oktober 29, 2024

Mengenang Kembali Media Cetak Olahraga yang Dulunya dipasaran (Sebelum Mati) (Update)

Pembahasan Sebelumnya : KLIK DISINI


Nah, Kali Ini, Kita Akan Bahas Lagi Tentang Media Cetak Olahraga. Apalagi kan Rindu Sama Media Cetak-Media Cetak Olahraga yang Sangat Berkibar di era 90an hingga 2010an. Ini dia Parade Media Cetak Olahraga yang Sudah Mati dan Dikenang.


01. Top Skor


Koran Harian Olahraga Pertama di Indonesia, Top Skor. Karena Koran ini adalah Koran Olahraga yang Mencerahkan dan Merupakan Kelanjutan dari Majalah Liga Italia yang Kala itu Menjadi Majalah Olahraga Nomor 1 di Indonesia. Isi Korannya adalah Berita dan Informasi Semua Olahraga seperti Sepakbola, Tinju, Bulutangkis, Basket, Balapan Mobil F1, Balapan Motor MotoGP, Golf, dll. Digawangi Sejumlah Jurnalis-Jurnalis yang Pernah ada di Majalah Liga Italia seperti Ronny Pangemanan hingga Entong Nursanto termasuk Yusuf Kurniawan yang Merupakan Mantan Jurnalis Tabloid Go. Terdapat Bonus Poster jika anda Membelinya. dan Perlu Diketahui, Koran Top Skor adalah Koran Utama Piala Dunia 2006-2018 dan Piala Eropa 2008-2016. dan Sayangnya, Pada 23 Maret 2020, Koran Top Skor berhenti Terbit. Sebelum berhenti Terbit, Sempat Juga berubah Ukuran jadi Tabloid (Seperti Koran Tempo sebelum akhir 2020).


02. Tabloid Bola


Ini adalah Tabloid paling Laris untuk Kategori Olahraga, Salah satunya adalah Tabloid Bola yang Menjadi Tabloid yang Begitu Mencerahkan untuk Pecinta Olahraga (Selain Top Skor). Sejak Diterbitkan pada 3 Maret 1984 yang Berawal dari Sisipan Koran Kompas Edisi Jumat/Sabtu. diawal Penerbitannya, Tabloid ini Tebal 16 Halaman dan Menjadi Suplemennya Koran Kompas apalagi, Kompas adalah Kakaknya Tabloid Bola sebelum Koran Serambi Indonesia, Kontan dan Warta Kota. Lalu, Sejak April 1988, Tabloid ini tidak lagi jadi Sisipannya Kompas Jumat, Tapi Terbit Sendiri hingga 3 Dekade pada 2018. Pernah Terbit Seminggu Sekali pada Hari Jumat (1988-1997), Lalu jadi 2x Seminggu Setiap Selasa dan Jumat (1997-2010 dan 2016-2018), 3x Seminggu antara Senin, Kamis dan Sabtu (2010-2013), Kembali ke Seminggu Sekali (Setiap Kamis) dikala Harian Bola mulai beredar (2013) dan Kembali ke 2x Seminggu antara Kamis dan Sabtu (2016). Yang Paling diingat adalah Catatan Rayana Djakasuria yang Melaporkan Langsung dari Negeri Pizza Italia, dimana, Sepakbola Italia lagi-lagi Berkibar berkat Hadirnya Bintang-Bintang Serie A Italia. Zaman Sekarang, Adanya Tulisan Luki Aulia yang ada di Koran Kompas Setiap Sabtu/Minggu di Halaman Internasional, kan jadi Sesepuhnya Catatan/Tulisan Rayana Djakasuria yang Biasanya Muncul di Tabloid Bola kala itu. Selain itu, Ada Juga Arief Kurniawan (kini jadi Komentator MotoGP di Trans 7) dan Bobby Arifin (kini di Jawa Pos) Sempat jadi Peliput Event-Event Balapan Dunia Seperti F1 dan MotoGP termasuklah Weshley Hutagalung (kini jadi Komentator Sepakbola di RCTI) yang Melaporkan Langsung Pesta Sepakbola di Penjuru Dunia. Sempat Jadi Tabloid Nomor 1 di Indonesia sepanjang 1998-2002/03. dan Pada 26 Oktober 2018, Tabloid Bola tidak lagi Beredar di Pasaran dan Sempat Menerbitkan Edisi Terakhirnya yang Begitu Viral di Sosmed Kala itu. 


03. Tabloid Soccer


Tabloid yang Sarat dengan Informasi Sepakbola 100%. Kalau dulu, adalah (Hai) Soccer yang Merupakan Rubriknya Majalah Hai. Kemudian, Menjadi Tabloid dengan Nama yang Sama memulai Terbitnya pada Juni 2000 saat Piala Eropa 2000 digelar. Lalu, Menjelma menjadi Tabloid Soccer sejak Februari 2001 hingga Oktober 2014. Yang Paling diingat, Tabloid ini sempat Menerbitkan Edisi Khususnya yang Isinya Isu Besar-Besaran seperti Awal Musim Premier League, Serie A, La Liga, UCL, Piala Dunia, Piala Eropa, Piala Asia atau Mungkin ada Duel Super Besar seperti Real Madrid vs Barcelona atau Arsenal vs Chelsea. Aku Kenang, pada Waktu saya Masih di SD, Saya Ketagihan Tabloid Soccer, kan Kadang Edsus, Kadang Bukan Edsus. Setiap Pembelian Tabloid ini, ada Bonus Poster Para Bintang-Bintang Sepakbola Dunia/Indonesia. dan Akhirnya, Pada Oktober 2014, Tabloid ini berhenti Terbit.


04. Majalah F1 Racing Indonesia


Ini Bukan Majalah biasa, Tapi Majalah Khusus F1, Ya F1 Racing lah... Majalah ini Isinya Informasi Utama F1 mulai dari Soal Gaya Hidup hingga Ulasan Hasil Balap di Semua Sirkuit-Sirkuit F1. Terdapat Pula Logo TPI (kini MNC TV) dan GTV di Sampulnya, yang Kala itu Masih jadi Official Broadcasternya F1 di Indonesia selain RCTI yang sempat Berkibar di era 2000an (Sekarang, ada di BeinSports TV Indonesia, sepaket sama UCL). Majalah ini Mulai Beredar pada Juni 2000, Lalu pada 2012, Diakuisisi KG Media dan Berakhir Sekitar 2017/18.


05. Majalah Liga Italia/Inggris/Planet Football


Majalah yang Populer di Era 90an-2000an, Kan ada Majalah Liga Italia! Majalah ini Isinya Berita dan Informasi Liga Italia sepenuhnya, Mulai dari Laporan Utama, Fokus, Gosip, Prediksi, dll. Keren deh... Terdapat pula Bonus Poster, Stiker, Pin Up dan Kartu Pos. Oh Ya, Adapula Logo RCTI sama TPI yang Pernah Ditampang di Sampul Majalah ini. dan Majalah ini Pernah jadi Majalah Nomor 1 di Indonesia Sepanjang 2000-2004 (Sebagaimana dalam Pembahasan Sebelumnya). Selain Majalah Liga Italia, ada Juga Majalah Liga Inggris yang Terbit dalam Kurun waktu Agustus 1999-Juni 2001 dan Majalah Planet Football yang Terbit dalam Kurun waktu September 2001-Juli 2002. dan Sayangnya, Ketiga Majalah ini Sudah Tidak ada Lagi Sejak 2005 Gara-Gara Top Skor dilahirkan.


06. Majalah Sportif


Majalah Sportif yang Menjadi Majalah Alternatif Selain yang Lainnya. Majalah ini Isinya Informasi Sepakbola dan Olahraga lainnya, Keren. di Sampulnya ada Info Tayangan Pertandingan-Pertandingan Sepakbola di TV, Keren juga. Untuk Posternya kan Jadi Bonus... Ada Catatan M. Kusnaeni yang Sempat Dimuat. Oh Ya, ada Juga Majalah versi Edisi Khusus yang Rutin Setiap Bulan. dan Sayangnya, Sekitar 2004/05, Majalah ini Sudah tidak ada lagi dipasaran.


07. Tabloid Go


"Go Baru, Lebih Seru, Lebih Lengkap, Lebih Cepat!", Itulah Perkataan yang ada di Iklan Televisi di Tahun 1998 silam. Ya, Tabloid Go yang Dulunya dalam Format Koran dalam kurun Waktu 1994-1998, Lalu menjadi Tabloid Mulai Mei 1998 dikala Menjelang Piala Dunia 1998 digelar. Waktu Terbitnya Setiap Selasa dan Jumat. dan Pada Sekitar 2008/2009/2010, Tabloid Go tidak lagi Beredar, dan Akhirnya direbrand jadi Koran GoSport hingga Sekitar 2013/2014. Sekedar info, Go hadir Mulai Juni 1994 dan dikomandoi oleh M. Nigara yang Merupakan Mantannya Tabloid Bola. 


Itulah Tadi, 7 Media Cetak Olahraga yang Pernah Berjaya di Pasaran Sebelum Mati ditindas era Digitalisasi saat ini. Zaman Sekarang, kan sudah ada Halaman Sport Asah Otak di Koran Jawa Pos Setiap Jumat, Sports Community, Film, Drama dan What's On Socmed di Koran yang Sama (Jawa Pos) Setiap Minggu, Koran Kompas (bersama Kompas.id) Setiap Hari ada Banyak Rubrik atau Halamannya (Kayak Cerpen Setiap Minggu), Fokus Olahraga di Koran Media Indonesia Setiap Jumat dan Koran Surya dan Koran-Koran lain dari Tribun Network Setiap Hari.

Kita Rindu sama Media Cetak Olahraga yang Dulunya dipasaran...


Update (26/9/25):
Akhirnya, Tabloid Bola bakal Siap Siap Comeback (Bangkit Kembali) di Pertengahan-Akhir Tahun ini Setelah 7 Tahun Diet akibat Berakhirnya Penerbitan Salah Satu Jenama Tabloid Melegenda ini (Kali Terakhir terbit pada 26 Oktober 2018). Nah, Kemungkinan cuman bagian dari Koran Kompas untuk Teaser terus menerus, dan Apabila mau Tabloid Bola Bangkit Kembali kelak, Bisa jadi Rivalnya Halaman Golf dari Jawa Pos yang rutin Nongol Saban Minggu. Kita Tunggu Perkembangan terkininya, Insya Allah!

Minggu, November 12, 2023

Radio Hot FM Malaysia Nomor 1 di Malaysia Seperti Majalah Liga Italia Nomor 1 di Indonesia di Masa Silam? (Update)

Hari Ini, Bertepatan Dengan Hari Puncak Balapan MotoGP di Sirkuit Sepang yang Berlangsung Nanti Siang (Merujuk Pada Jadwal Trans 7 Hari Ini di Koran Kompas Edisi Hari Ini). Yuk Kita Nulis Blog Saya ya... Sebenarnya, Blog Ini Diadaptasi dari Postingan IG yang Baru Saja Dikirim Tadi Pagi. Pembahasan Sebelumnya Bisa Klik : Link 1 dan Link 2


Kita Kembali ke Masa Silam, Saat Itu Zaman Majalah-Majalah Masih Dipasaran dengan Format Analog bukan Digital. di Era 90an-2000an Tentu Tak Asing lagi dengan Boomingnya Liga Italia di TV dan di Media-Media Lainnya, Apalagi Media Cetak-Media Cetak yang Marak dengan Geliat Liga Italia, Inggris, NBA dan F1 dimasanya (Jauh Sebelum K Pop dan Bintang-Bintang Negeri Jiran Menyerang), Nah Anda Tahu Nama-Nama Media Cetaknya, Sebut Saja Tabloid Bola, Go, Libero, Soccer, Majalah Sportif, dll. Salah Satunya yang Paling Tepat Mengulas Sepakbola dari Negeri Pizza adalah Majalah Liga Italia! Majalah Liga Italia adalah Sebuah Majalah Sepakbola yang Terbit dari Tahun 1998 hingga 2005. Dikomandoi Para Jurnalis-Jurnalisnya Seperti Entong Nursanto, Ronny Pangemanan, Jan Nabut, dll. Selain Liga Italia, Majalah Liga Inggris juga Tidak Ketinggalan Sebagai Adiknya yang Terbit dari Tahun 1999 sampai 2001 dan Majalah Planet Football yang Terbit dari Tahun 2001 sampai 2002. Meningat, Majalah Ini Diadaptasi dari Salah satu Acara TV legendaris dari RCTI pada era 90an hingga 2000an. Bicara Soal Majalah, Media Internasional dari Italia pun Ikut Berkolaborasi, Baik Football Italia dan Guerin Sportivo. Harganya Cuma Rp. 20.000,-dan Menjadikan Sebagai Media Cetak Favorit Para Tifosi Serie A di Indonesia di era 90an-2000an selain Tabloid Bola. Isinya Bermacam-Macam ada Rubrik Fokus, Italiana, Laporan Utama, Profil Bintang, Profil Klub, Bintang Tempo Doeloe, Prediksi, Azzurri, Coppa Italia, UCL, UEL (dulunya UEFA Cup), Cerber Namaku Diego dan Data-Agenda. Paling Berkesan diingatan ada Rubrik Data-Agenda yang ada Hasil dan Jadwal Pertandingannya Termasuk Klasemen baik Serie A dan Serie B. Pemain-Pemain pun Paling diingat di Majalah Ini ada Ronaldo, Zinedine Zidane, Francesco Totti, Gianluca Zambrotta, Adriano, Herman Crespo, Andriy Shevchenko, Roberto Baggio, Andrea Pirlo, Christian Vieri, Paolo Maldini, Filippo Inzaghi, Simone Inzaghi, Damiano Tomassi, Hidetoshi Nakata, Del Piero, Rui Costa, Rivaldo, Gianluigi Buffon, Francesco Toldo, dll. (Sebelum Bintang-Bintang K Pop di Koran Jawa Pos Edisi Minggu/Media Online dan Bintang-Bintang Negeri Jiran di Media Sosial/Internet Menyerang).


Sampul Majalah Liga Italia Edisi Desember 1999


Bukan Hanya Itu, Ada Juga Rubrik RCTI yang Menyajikan Info Tayangan Liga Italia yang disiarkan di Stasiun TV yang Dimiliki Oleh Ketua Umum Perindo Tersebut. Kala Itu, RCTI menjadi Official Broadcaster Serie A dari tahun 1989-2002, 2009-10 dan 2019-2022. Tak Cuma Itu, Logo RCTI pun Ditampang di Sampul Depan Majalah Ini dari Edisi Februari 1999 (Sampul Pemain Parma) hingga Edisi 24 Juli-4 Agustus 2002. Selain Itu, Majalah Liga Italia bekerjasama dengan RCTI Mengadakan Program Perbincangan Sepakbola Italia Setiap Senin Dini Hari pada Musim 1999-2000, Telekuis Siaran Langsung Serie A Sepanjang musim 2000-01 dan 2001-02, Program Highlight Serie A yang Dipandu Wulan Guritno, Dik Doank, Tamara Geraldine dan Gilbert Patiruhu, Kuis Tour ke Italia 2000-01 pada September 2000-Awal 2001 dan Kuis HUT ke 3 berhadiah Ke Italia bersama Dik Doank dan Wulan Guritno pada Januari-September 2002. Seingat Saya, di Waktu Kecil Dulu, Majalah Tersebut Sering Muncul di Tayangan Serie A di RCTI tapi hampir Tertarik untuk Mendapatkannya. dan Akhirnya Dibeli sama Mami/Papiku. Hebat Besty. Lalu, Sejak 2002, RCTI tidak lagi ditampang di Majalah Ini karena Sudah Habis Kontrak Penayangan Serie A dan Terpaksa diganti sama SCTV dan TPI (kini MNC TV) yang Menyiarkannya Sepanjang 2002-03. Saat Saya masih di Bangku SD kelas 1, Kan TPI muncul Logonya di Majalah Ini sejak Sekitar September 2002 sampai Juni 2003 kalau tidak salah. Terdapat Juga ada Iklan Program Serie A musim 2002-03. Paling Diingat, Pas Ada Live Serie A ada Majalahnya Saat ada Pertandingan-Pertandingan yang Berlangsung. Selain 2 Logo TV yang Ditampang, Terdapat Juga Bonus Poster dan Stikernya Termasuk Menerbitkan Edisi Khususnya Semacam Panduan Serie A hingga UCL 2001/02 (berkolaborasi dengan Majalah Planet Football). dan Pada Pertengahan 2003, Logo TPI sudah dihapus dan Tak Lagi Menyiarkan Serie A di Musim 2003-04, jadinya Majalah Ini Tak Ada Lagi Logo TV yang Menyiarkan Serie A. Majalah Liga Italia Memang Menjadi Majalah Nomor 1 di Indonesia Menurut Survey Nielsen dan Selama Bertahun-tahun. Selain Majalah Liga Italia yang Majalah Nomor 1, Tabloid Bola juga Masih Nomor 1 Karena Menjadi Tabloid yang Paling Disegani se-Indonesia Menurut Nielsen 2000-2002. Faktor Penyebab Majalah Nomor 1 adalah Dibilang "Langsung dari Italia" yang Semuanya Laporan Langsung di Negeri Pizza dan Banyak Penjualannya di Pasaran Bebas. Majalah Ini Berhenti Terbit pada 2005 dan Beralih ke Harian Top Skor yang Terbit dari 2005 hingga 2020.


Zaman Sekarang, Sudah Berubah, Tak Ada Lagi Majalah, Kini, Giliran Radio Malaysia Hot FM menjadi Radio Nomor 1 di Malaysia Menurut Nielsen 2022-23. Kenapa Radio Nomor 1 di Malaysia? Karena Radio yang Dimiliki MPB ini Mampu Menggulingkan Nama Radio Lain, Seperti Radio ERA Malaysia yang Dulunya Nomor 1.

Hot FM Radio Nomor 1 di Malaysia


Sebenarnya, Sudah Dikenali Masyarakat di Malaysia maupun di Berbagai Negara Lain di ASEAN seperti Singapura, Brunei dan Indonesia yang Suka Menyimak Hot FM dari Waktu ke Waktu. Gara Gara Kehebatan Ini, Ada Banyak Inovasi yang Dicapai, Seperti Munculnya Aidilfikri (AI) di HotFlix bersama Ayu, Masuknya Mantan Menpora Malaysia era 2013-2018 Khairy Jamaludin ke Hot FM, Masuknya Aisha Mazlin ke Hot FM juga Setelah Menjuarai Fizi Ali Cari Jodoh 2022-23, Sejuta Subscribers Youtube Hot TV (Dejavu Youtube Radio ERA sampai Sejuta pada 2021 lalu) dan Piknik Bekpes Hot 2023 yang Berlangsung di Agustus lalu. Tagline pada Radio Ini awalnya "Lebih Hangat daripada Biasa" dan "Yang Hangat dan Terbaik", Kini, Hot FM memiliki Jargon Saat Ini "Stesen Radio Nombor 1 Malaysia". Buktinya, Konsistensi Hot FM tetap Fokus Memutarkan Lagu-Lagu Terkenal dari Era 80an hingga Saat Ini. Penyiar-Penyiarnya Pun Melekat di Telinga Orang Malaysia dan Indonesia, Seperti Ag, Fara Fauzana, Johan, dll. Keren Kan.

Ini Dimungkinkan, Radio Malaysia yang Hot FM jadi Nomor 1 bisa Ditakdirkan Seperti Majalah Liga Italia yang Majalah Nomor 1 di Indonesia di Masa Silam. dan Suatu Saat Nanti, Koran Kompas Kemungkinan Bisa jadi Koran Nomor 1 di Indonesia. Insya Allah... Kita Tunggu Ya...