Tampilkan postingan dengan label Catatanku Catatanmu Edisi Khusus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Catatanku Catatanmu Edisi Khusus. Tampilkan semua postingan

Selasa, Desember 24, 2024

Catatanku Catatanmu (Edisi Khusus Akhir Tahun) : Kepemimpinan Baru di 2 Negara Serumpun

Ini Tahun 2024 alias Tahunnya Rakyat Negeri Jiran Malaysia punya Raja-Ratu baru dan juga Tahunnya Politik Indonesia antara Penyelenggara Pemilu dan Pilkada. di Tahun tersebut, 2 Negara Serumpun harus ada Kepemimpinan yang Baru antara Sultan Ibrahim-Raja Zarith Sofiah dan Prabowo-Gibran. di Negeri Jiran Malaysia, diawal Tahun 2024, Malaysia masih dipimpin sang Raja bernama Al Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al Mustafa Billah Shah ibni Almarhum Sultan Haji Ahmad Shah Al Musta'in Billah dan Ratu bernama Tunku Azizah Aminah Maimunah Iskandariah. dan Akhirnya, di Tanggal 31 Januari 2024, Kepemimpinan beralih ke Sultan Ibrahim dan Raja Zarith Sofiah. di Tanggal yang Sama, Sultan Ibrahim dan Raja Zarith Sofiah resmi dilantik sebagai Raja dan Ratu Malaysia hingga 30 Januari 2029 nanti. di Era Kepemimpinan Sultan Ibrahim/Raja Zarith Sofiah, Malaysia ingin Terus Maju bersama untuk Melaksanakan Solidaritas Palestina berterusan hingga Bisa Memenangkan Perang kelak. di Pertengahan Juli 2024, Rakyat Malaysia ikut Melaksanakan Sholat Jumat yang Lengkap dengan Khutbah Jumat yang Bertemakan Sang Raja dan Ratu Malaysia baru yang Sudah Mengabdi, Kemudian pada Esok Harinya (20/7) Mengadakan Penobatan atau Koronasi Sang Raja dan Ratu Malaysia baru yang dihadiri Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Istrinya, Wan Azizah Wan Ismail. Lain Raja-Ratu Baru di Malaysia, Lain Pula dengan Kepemimpinan Baru di Indonesia yang Sesuai dengan Hasil Pemilu 2024. di Awal Tahun 2024, Presiden dan Wapres RI masih dipimpin Joko Widodo dan KH. Ma'ruf Amin. di Pertarungan Pemilu 2024 yang Berlangsung pada 14 Februari lalu diikuti 3 Calon Pemimpin Negeri baru yang Menjadi Penerus Joko Widodo yang sudah Nyaris 1 Dekade menguasai Negeri ini. Ketiganya adalah Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar yang diusung PKB, Partai NasDem, PKS, Partai Masyumi dan Partai Ummat, Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka yang diusung Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Gelora, Partai Garuda, PAN, PBB, Partai Demokrat, PSI dan Partai Prima, dan Akhir Sekali Ganjar Pranowo dan Mahfud MD diusung PDI Perjuangan, Partai Hanura, Partai Perindo dan PPP. Banyaknya Selebritis-Selebritis atau Tokoh-Tokoh yang Menjadi Brand Ambassador Kampanye Ketiga Capres yang Bertarung di Pemilu 2024. Para Pendukung Anies-Muhaimin Seperti Rhoma Irama, Bebi Romeo, Olla Ramlan, Sutiyoso, Amien Rais, Hernawi Taslim, Hidayat Nur Wahid, Dhimam Abror Djuraid, Jusuf Kalla, Mahyeldi, D'Masiv, Suswono, Tedjo Edhy Purdijatno, Soetrisno Bachir, Surya Paloh, Krisna Mukti, Luluk Nur Hamidah, dll. Sedangkan Para Pendukung Prabowo-Gibran Seperti Dede Yusuf, Melly Goeslaw, Dewa 19, Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Deddy Corbuzier, Helmy Yahya, Jaja Mihardja, Gus Miftah, Taufik Hidayat, Happy Asmara, Denny Caknan, Giring Ganesha, Ayu Ting Ting, Khofifah Indar Parawansa, Emil Dardak, Zita Anjani, Bobby Nasution, Kaesang Pangarep, Dedi Mulyadi, Ridwan Kamil, Bibit Waluyo, Yusril Ihza Mahendra, Eko Patrio, Pasha Ungu, Soekarwo, Andi Sudirman Sulaiman, Susilo Bambang Yudhoyono, Moreno Soeprapto, Ahmad Muzani, Bambang Soesatyo, Siti Hediati Soeharto, Jamal Mirdad, Zumi Zola, Qomar, Nusron Wahid, Deddy Mizwar, Erick Thohir, Wiranto, Agus Jabo Priyono, Grace Natalie, Maruarar Sirait, Candil, dll. dan Para Pendukung Ganjar Pranowo-Mahfud MD Seperti Basuki Tjahaja Purnama, Sandiaga Uno, Megawati, Puan Maharani, Aiman Witjaksono, Doyok, Kadir, Cak Lontong, Rano Karno, Once Mekel, Slank, Arwani Thomafi, Hasto Kristiyanto, Pramono Anung, Tri Rismaharini, Tina Toon, Denny Cagur, Eros Djarot, Iwa K, Andika Perkasa, dll. Hasil Pertarungan yang dilangsungkan pada 14 Februari lalu, Pasangan Prabowo-Gibran Menang besar Hingga 58,59% Suara Mengalahkan 2 Capres-Wapres lain Seperti Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud. Kemenangan Prabowo dan Gibran di Pertarungan Politik Pemilu 2024 bisa-bisa Meneruskan Era Joko Widodo dan Memiliki beberapa Programnya, Seperti Makan Gratis dan Susu Gratis. Tapi Sayangnya, Pasangan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud diberi Gugatan di MK karena Selisih Hasil Suara. di Tanggal 10 April 2024, Pelaksanaan Khutbah Sholat Idul Fitri 2024 di Bantul, Jogjakarta pun Semuanya Bahas Evaluasi Pemilu 2024 dan Terpaksa Semua Jamaah-Jamaah di Bantul pasti bubar. Lalu, di 22-24 April 2024, MK Menolak Gugatan Hasil Pemilu 2024 Presiden dan Menetapkan Prabowo dan Gibran sebagai Presiden dan Wapres RI terpilih Hasil Pemilu 2024 di KPU RI. Setelah Selesainya Pertarungan Pemilu 2024 Presiden, berlanjut ke Gugatan MK untuk Pemilu 2024 Legislatif dari Mei hingga Juni 2024. dan Setelah Gugatannya dikabulkan Sebagian, Maka di Sebagian Daerah-Daerah di Indonesia bisa Menyelenggarakan Pemungutan Suara Ulang untuk Legislatif saja, Contohnya di Sumbar bisa Menggelar PSU dengan Keikutsertaan Irman Gusman pada 13 Juli 2024. dan Setelah Mengadakan PSU serta Penundaan Penetapan 732 Anggota Parlemen Terpilih Hasil Pemilu 2024, Akhirnya KPU RI mengadakan Penetapan 732 Anggota Parlemen Terpilih Pemilu 2024 pada 25 Agustus 2024 atau Berpekan-pekan Setelah terjadinya Penundaan Penetapan. PPP untuk Pertama Kalinya Tidak bisa Masuk Senayan lagi karena Kursinya Tak Ada di Parlemen Nasional. di Tanggal 1 Oktober 2024, MPR RI mengadakan Sidang Paripurna untuk Pelantikan 732 Anggota Parlemen Nasional terpilih Hasil Pemilu 2024. Sebelumnya, Pada Agustus-September 2024, Anggota-Anggota Parlemen Lokal (DPRD Propinsi/Kota/Kabupaten) Pelantikan Duluan. Menjelang Pelantikan Presiden, Prabowo dan Gibran Memanggil Ratusan Tokoh-Tokoh Calon Menteri dan Wakil Menteri di Kabinet Kelak pada 14-16 Oktober 2024. Pada 20 Oktober 2024, Menjadi Babak Baru bagi Rakyat Indonesia, Presiden Joko Widodo yang telah Berakhir Masa Jabatannya Selama 1 Dekade terakhir digantikan Oleh Prabowo yang jadi Presidennya, Sedangkan Gibran Rakabuming Raka pun Jadi Wapresnya karena Usianya dibawah 40 Tahun Gara-Gara MK yang Mengabulkan Gugatan Batas Usia pada Oktober Tahun lalu. Pelantikan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran sangat Meriah yang dilangsungkan di Gedung MPR RI Senayan pada Minggu Pagi. Dihadiri 9 Pimpinan dan Anggota-Anggota MPR RI 2024-2029, Para Pimpinan DPD RI 2024-2029, Para Pimpinan DPR RI 2024-2029, 1 dari 2 Kandidat yang Gagal Menang di Pemilu Presiden 2024 (Anies-Muhaimin), Susilo Bambang Yudhoyono, Jusuf Kalla, Iriana Jokowi, Joko Widodo, KH. Ma'ruf Amin, Wury Estu Ma'ruf, Selvi Ananda, Kaesang Pangarep, Erina Gudono, Bobby Nasution, Kahiyang Ayu, Salim Segaff Al Juffry, Mochammad Afifuddin (Ketua KPU RI), August Mellaz (Anggota KPU RI), Amien Rais, Hashim Djojohadikusumo, Bahlil Lahadalia, Agus Harimurti Yudhoyono, Said Iqbal, Anwar Ibrahim, Lawrence Wong, dll. Sayangnya, Megawati, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD gagal datang ke Pesta Pelantikan Presiden dan Wapres 2024. Saat Pelaksanaan Pelantikan, Bos MPR RI Ahmad Muzani, 8 Wakil Ketua MPR RI 2024-2029, Pimpinan DPR/DPD RI 2024-2029 dan Anggota-Anggota MPR RI 2024-2029 menyerukan Palestina untuk Merayakan Solidaritasnya Demi Memenangkan Perangnya bukan Melanjutkan. Tidak Hanya itu, Saat Pelantikan Presiden-Wapres RI yang digelar oleh MPR RI, ada Konser Pesta Rakyat yang dilangsungkan di 7 Titik di Sekitar Jakarta. Artis-Artisnya Seperti Ayu Ting Ting, Dewa 19, David Naif, Kotak, dll. bisa Panggung di 7 Titik Sesuai dengan Banyak Pulau-Pulau di Negeri 62. Tidak Cuma Konsernya, Ada Juga Pawai Ke Istana Negara Pasca Pelantikan, Dimana Prabowo Menaiki Mobil Maung Garuda dan 2 Tokoh besar yang Biasanya Ikut Bertarung di Pilkada 2024 pada November lalu, Antara Ridwan Kamil (Jakarta) dan Dedi Mulyadi (Jabar). Kemudian, Mengadakan Pisah Sambut antara Jokowi dan Prabowo di Istana Negara dan Berakhir Dengan Perpisahan Jokowi ke Solo di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta. di Sore-Malamnya di Solo, ada Malam Kedatangan Jokowi Pulang ke Solo, dimana Presiden RI ke 7 Resmi berpulang Kampung ke Solo. disaat yang sama, Prabowo dan Gibran Mengumumkan dan Membentuk Kabinet Merah Putih yang Jumlah Menteri dan Wamennya jadi 48+55 atau 48+56. Kabinet ini Lebih banyak dari Era Gus Dur, Megawati, SBY dan Jokowi yang Sama-Sama lebih dari 30 Menteri. Menggabungkan Antara Parpol-Parpol Pendukung Prabowo-Gibran, 1 Parpol Pendukung Anies-Muhaimin (PKB) dan 1 Parpol Pendukung Ganjar-Mahfud (Partai Perindo). Namun Sayangnya, PDI Perjuangan, Partai NasDem, PKS, PPP, Partai Ummat dan Partai Hanura Gagal Dapat Jatah Kursinya, Sehingga dijadikan Parpol Dukungan atau Oposisi Pemerintahan Prabowo dan Gibran. Walaupun, Pertama Kali dalam Sejarah, PDI Perjuangan yang Notabenenya Sebagai Parpol Pemenang Pemilu 2024 Legislatif sudah jadi Oposisi total. 2 Dekade Sebelumnya, di Era SBY-JK, PDI Perjuangan Oposisi total bersama PKPB, PBR, PDS, PPNUI, PNI Marhaenisme, dll. Pada 21-22 Oktober 2024, Prabowo dan Gibran Melantik Semua Menteri, Wamen dan Staff Khusus Kabinet Merah Putih. Banyak Sekali Tokoh-Tokoh yang jadi Menteri, Wamen dan Staff Khusus, Apalagi Banyaknya Mantan Menteri Era 4 Presiden Pendahulunya pun Pernah jadi Menteri-Menteri suatu ketika dulu maupun diteruskan dari Zaman lama dan Satu lagi, Pendatang baru, Seperti Muhaimin Iskandar, Yusril Ihza Mahendra, Agus Harimurti Yudhoyono, Bahlil Lahadalia, Fadli Zon, Raja Juli Antoni, Wihaji, Giring Ganesha, Taufik Hidayat, KH. Nasarrudin Umar, Sri Mulyani, Pratikno, Amran Sulaiman, Maruarar Sirait, Anis Matta, Diaz Hendropriyono, Ahmad Ridha Sabana, Muhajir Effendy, Gus Miftah yang Menjadi Kontroversi Membesar, Raffi Ahmad, dll. Ini Kabinet besar Sekali karena Memadukan antara Mantan Menteri Legendaris dan Pendatang baru, Ini jadi Keren Kabinetnya Karena dulu ada Kabinet-Kabinet Era Bung Karno dan Pak Harto yang Membesar Sekali di Masa Silam. Tahun 2024 jadi Tahunnya Penguasa Baru di Negeri ini, Antara Raja-Ratu di Malaysia dan Presiden-Wapres di Indonesia.

Senin, September 23, 2024

Catatanku Catatanmu (Edisi Khusus) : Koalisi KIM+ di Pilkada Setelah Pemilu 2024 dan di dalam Kabinet Mendatang

Berakhirlah Sudah Pertarungan Pemilu 2024 yang Diikuti 24 Parpol (Paduan Nasional-Aceh) dan 3 Capres-Wapres, Kini Sudah beralih kepada Pilkada 2024 yang Digelar Serentak di Lebih dari 500 Daerah dari Papua hingga Aceh. Pilkada 2024 Selalu Diikuti Semua Calon Pemimpin di Semua Daerah se Indonesia (Kecuali Propinsi DIJ dan IKN Tidak dapat Menyelenggarakannya). Awalnya, Pilkada Edisi 2022 dan 2023 direncanakan Setelah 2020, Namun Akhirnya Ditunda hingga 2024 dan Pilkada yang Awalnya Kelak digelar lagi pada 2025 pun Dimajukan ke 2024 Demi bisa Mengakhiri Masa Kepemimpinannya pada Awal 2025 nanti. Jadinya, Kepala Daerah-Kepala Daerah yang Mengakhiri Jabatannya pada 2022-2024, Berarti akan Diganti oleh PJ alias Pejabat Gubernur atau PLT atau PLH untuk Melanjutkan Tugasnya di Berbagai Daerah. Mari Kita Kilas balik ke Pemilu 2024 dan KIM, Dimana KIM adalah Koalisi Besar Capres dan Wapres Nomor 2 di Pemilu Presiden 2024, Yakni Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Walaupun, Duo Prabowo dan Gibran dalam Pilpres 2024 Selalu Besar Koalisinya dari Semua Parpol-Parpol yang Mendukung Pemerintahan Presiden Joko Widodo Jilid 2 sejak Oktober 2019 silam. Parpol-Parpolnya adalah Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat, PBB dan PSI. Sedangkan, Salah satu Parpol yang Gagal Mendapatkan Kursi di Pemilu 2019 adalah Partai Garuda Melengkapi Koalisi ini. Tak Hanya itu, Partai Gelora yang Menjadi Pendatang Baru di Pemilu Legislatif 2024 masuk Koalisinya Prabowo dan Terakhir, Partai Prima yang Gagal Lolos jadi Peserta Pemilu Legislatif 2024 ditawari Masuk Koalisi Indonesia Maju bersama Parpol-Parpol lainnya. Koalisi tersebut Bersaing dengan 2 Koalisi lain dalam Kontestasi Pilpres 2024, Yakni Koalisi Perubahan Anies-Muhaimin (PKB, Partai NasDem, PKS, Partai Ummat dan Partai Masyumi) dan Koalisi Ganjar-Mahfud (PDI Perjuangan, Partai Hanura, Partai Perindo dan PPP). Prabowo dan Gibran di Kontestasi Pemilu 2024 lalu Banyak Tokoh Besar atau Kecil yang Didukung untuk Menang Besar di Indonesia, Seperti Para Ulama-Ulama, Kyai-Kyai, Ustadz-Ustadz dan Sesepuh-Sesepuhnya Ulama-Ulama (Yang Kerap Sering Diucapkan oleh Imam Isya Jumat saat Mukadimah Majis Ta'lim Rutinan atau Ngaji Jumat Malam Sabtu Tafsir Al Baqarah di Musholla Al Amin Mojokerto yang Dilakukan Setiap Jumat Malam Ba'da Isya) di Jawa, Bintang-Bintang terkenal Seperti Dewa 19, Jamal Mirdad, Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Lesty Kejora, Rizky Billar, Pasha Ungu, Anji Drive, Mongol, Nikita Mirzani, Jaja Mihardja, Coki Pardede, Happy Asmara, Denny Caknan, Christian Gonzales, Dede Yusuf, Eko Patrio, Melly Goeslaw, Sule dan Helmy Yahya jadi Pendukung Capres-Wapres Nomor 2 tersebut. Ada Juga Tokoh-Tokoh Besar lain Seperti Susilo Bambang Yudhoyono, Airlangga Hartarto, Soekarwo, Saifullah Yusuf, Khofifah Indar Paranwansa, Emil Dardak, Ridwan Kamil, Bibit Waluyo, Airin Rachmy Diany, Fahri Hamzah, Zulkifli Hasan, Erick Thohir, Maruarar Sirait, Grace Natalie, Yusril Ihza Mahendra, Thomas Djiwandono, dll. Oh Ya, Satu lagi, Keluarga Relawan Pro-Joko Widodo alias ProJo ikut Mendukung Prabowo dan Gibran di Kontestasi Politik Indonesia di Tahun Naga 2024. Program dan Janjinya di Saat Kampanye adalah Makan Siang Gratis dan Susu Gratis. Tidak Hanya itu, Lagu untuk Kampanye Capres-Wapres yang Diusung Partai Gerindra dan 3 Parpol lainnya tersebut adalah Lagu Istimewa yang Diadaptasi dari Lagu Koyo Jogja Istimewa milik Ndarboy Genk dan Ok Gas versi Prabowo-Gibran yang diambil dari Lagu Ok Gas 2 dari Richard Jersey. Merujuk Pada Hasil Resmi KPU RI pada 20 Maret 2024, Prabowo dan Gibran Menang Besar dengan Perolehan Suara mencapai 58,59% dan Alhasil, Pilpres 2024 hanya 1 Putaran saja karena Menang hingga 50% lebih. Prabowo dan Gibran mengalahkan 2 Capres-Wapres lainnya Seperti Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud. di Wilayah Jawa Timur, Prabowo dan Gibran Menang Besar diatas Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud dengan Perolehan Suara terbanyak Hingga 16.716.603 Suara (Berdasarkan Keputusan KPU Nomor 360 Tahun 2024) Sebagaimana dalam Pembahasan Sebelumnya yang Pernah kita Buat. Tidak Hanya di Jawa Timur, Tapi di Propinsi-Propinsi lainnya yang Dimenangkan Semuanya oleh Prabowo dan Gibran (Kecuali Aceh dan Sumbar Gagal Menang) seperti Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, dll. Bukan Hanya di 36 Propinsi yang Memenangkan Paslon ini, Tapi di 66 Kota di Belahan Dunia juga Dimenangkan Oleh Prabowo dan Gibran. 6 dari 66 Kotanya berasal dari Malaysia seperti KL, George Town, JB, Kota Kinabalu, Tawau dan Kuching Menguasai Suara Prabowo-Gibran mengalahkan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud. Kemenangan Paslon Prabowo dan Gibran di Malaysia mengakibatkan Efek Kedatangan Artis-Artis Pendukungnya Seperti Dewa 19, Ungu dan Melly Goeslaw ke Malaysia sepanjang 2022-23 untuk Kebutuhan Konsernya Seperti Konser di Axiata Arena ataupun di Plenary Hall KLCC. dan Pada Akhir April 2024, Prabowo dan Gibran ditetapkan KPU RI sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI Terpilih Periode 2024-2029 berdasarkan Keputusan KPU No 504 Tahun 2024. dan ini adalah Akhir Cerita Pertarungan Pilpres 2024 yang Menandakan Prabowo dan Gibran Menang besar di Sebagian Besar Wilayah Indonesia. Mari Kita Putar balik ke era 80-90an, Dimana Golkar dan Kampanyenya Lewat Lagu-Lagu dan Bintang-Bintangnya yang Ikut Mendukung Golkar Menang di Pemilu Masa Orde Baru. Lagu Kampanye untuk Golkar Misalnya Lagu Demi Cinta Nih Yee jadi Demi Golkar Nih Yee yang Dinyanyikan Oleh Hetty Koes Endang, Cintaku Sampai ke Ethiopia yang Super Viral di Malaysia sekitar 2023/24 jadi Cintaku Untuk Golkar dari Ria Resty Fauzy, Hidup Golkar yang Diambil dari Lagu Madu dan Racun milik Bill and Brod, Suksesan Pemilu 92 (Golkar) yang Diadaptasi dari Lagu Dana Asmara dari Itje Trisnawati, dll. Ada Juga, Bintang-Bintang Terkenal yang dari SAFARI atau Bukan Ikut Mendukung Golkar seperti Mendiang Eddy Sud, Titiek Puspa, Mendiang Benyamin S., Hetty Koes Endang, dll. dan disaat Hari Pemilihan, Golkar Menang besar Mengalahkan Peserta-Peserta lain Hanya Mencapai lebih dari 200-300 Kursi dari 1977 hingga 1997. Kala itu Ketuanya Seperti Amir Murtono (1973-1983), Sudharmono (1983-1988), Wahono (1988-1993) dan Harmoko (1993-1998). Kalau Dulu, Artis-Artis Indonesia ikut Mendukung Golkar dan Menang di Setiap Pemilu di Masa Rezim Orba. Tapi Sekarang, Artis-Artis Malaysia seperti Daiyan Trisha, Yaya Zahir, Chaerul Aming, Alif Satar, Faizal Tahir, dll. ikut Mendukung Kemenangan Palestina dikala Perang Besar di Masa Rezim Z*on*s Israel yang Sudah ada Sejak Hampir Setahun Silam. Setelah Selesainya Pertarungan Pilpres 2024, Kini Parpol-Parpol Pendukung Duo "Gemoy" Prabowo-Gibran yang dikenali Sebagai KIM (Koalisi Indonesia Maju) terus Berkolaborasi untuk Mengajak, Seperti PKB yang Merupakan Mantan Anggota Keluarga Koalisi KIM sebelum Berpisah dan Pindah ke Koalisi Sebelah (Anies Baswedan) yang Diberi Nama "Amin Aja Dulu", Lalu Partai NasDem yang Sudah bekerjasama dengan KIM dan PKB. Sedangkan, PPP yang Merupakan Anggota Keluarga Koalisi "Sat-Set" milik Ganjar Pranowo kini Bergabung dengan KIM yang Berisi Campuran antara Parpol Koalisi Gemoy dan Amin Aja Dulu. Selain Itu, Partai Perindo yang Merupakan Parpol dari Keluarga Sat-Set Masuk Keluarga Gemoy, Kemudian, PKS, Parpol Ketiga dari Keluarga Amin Aja Dulu juga Ikut Masuk ke Koalisinya Prabowo-Gibran. dan Terakhir, Partai Buruh berkolaborasi Dengan Keluarga Koalisi Gemoy. dan Alhasil, Diberi Nama "KIM+" yang Mencampurkan Antara Koalisi Gemoy, Amin Aja Dulu (Hanya 3 dari 4 Parpol) dan Sat-Set (Hanya 2 dari 4 Parpol). Tidak Hanya itu, PDI Perjuangan yang Menyandang Status Raja Pemilu Legislatif 2024 (Tapi Capresnya Tumbang) Kemungkinan Masuk Koalisi ini Agar bisa Direstui Megawati Soekarnoputeri. di Pilkada 2024 Nanti, Banyak Sekali Calon-Calon Pemimpin di Kota, Kabupaten dan Propinsi bisa Membuatnya Lebih besar untuk Buka Peluang Koalisi yang Membesar, Baik Dipertahankan, Dicampur atau Tidak. di Pilkada Banten 2024, Koalisi KIM+ (Minus Partai Golkar) Mengusung Andra Soni dan Achmad Dimiyati Natakusumah. Saigannya KIM+ di Pilkada Banten 2024 adalah Airin-Ade dari PDI Perjuangan dan Partai Golkar. Kombinasi Antara 1 Parpol dari Sat-Set dan 1 Parpol dari Gemoy Mengusung Duo Airin-Ade. di Jakarta, ada Ridwan Kamil dan Suswono yang Diusung Semua Parpol dari KIM+ termasuk PKN. Tidak Hanya di Jakarta, di Jabar ada Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan atau Dewa (bukan Nama Band) yang Juga diusung KIM+ termasuk Partai Buruh dan PKN. Ada Juga di Propinsi Jateng, Koalisi KIM+ Mendukung dan Mengusung Ahmad Luthfi dan Taj Yasin. di Wilayah Jatim, Khofifah dan Emil tetap diusung 14 dari 18 Parpol Pemilu 2024 yang Tergabung dalam KIM+. Tak Cuma itu, di Bali, Munculnya Paslon Saingan Wayan Koster-Nyoman Giri (Wayang) yang Diusung PDI Perjuangan, Partai Buruh, Partai Gelora dan Parpol-Parpol Islam (Kecuali PKS), Yakni De Gadjah (Made Muliawan Arya) dan PAS (Putu Agus Suradnyana). Paslon yang Dijuluki "DeGadjah-PAS" ini Diusung Parpol-Parpol KIM+ (Minus Partai Gelora dan Buruh). Tak Hanya itu, di Kalimatan Selatan, Koalisi KIM+ pun ada Juga Meskipun Sebagian Anggota-Anggota Keluarga KIM+ Dipisahkan Untuk menjadi Rival dalam Pertarungannya. Raudhatul Jannah dan Akhmad Rozanie Menggabungkan Antara 4 Parpol KIM+ dan PDI Perjuangan sebagai Pengusungnya. Sedangkan Parpol-Parpol Geng KIM+ (Minus PKB, Gerindra, Golkar dan NasDem) Mengusung Saingannya Jannah-Akhmad, Yakni Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman. Tak Cuma di Kalsel, di Sumsel saja, KIM+ Mengusung Mawardi Yahya dan Anita Noeringhati. Partai NasDem, PKS, Partai Demokrat dan Partai Perindo yang Keempatnya dari Geng KIM+ Memisahkan diri dari Keluarga KIM+ di Sumsel Demi Mendukung Herman Deru dan Cik Ujang. Selain itu, Yang di Riau, Keluarga KIM+ Berpecah dan Masing-Masing Mendukung 3 Paslon. Yang KIM+ Kubu Gerindra-Demokrat adalah Nasir dan Wardan, Sedangkan KIM+ Kubu Golkar adalah Petahana Syamsuar dan Mawardi Saleh dan KIM+ Kubu NasDem adalah Abdul Wahid dan S.F. Hariyanto sebagai Petahana juga. di Maluku Utara, KIM+ Senasib sama Seperti di Banten, Bali, Kalsel, Sumsel dan Riau, Misalnya, KIM+ Kubu PKS Mengusung Kasuba dan Basri, KIM+ Kubu Gerindra-Golkar Mengusung Mus dan Thahir dan Terakhir KIM+ Kubu PAN-Demokrat Mengusung Benny dan Sehe. Sementara di Sulbar, KIM+ Lagi-Lagu Berpecah Beneran, Gerindra-Golkar Mengusung Petahana Ali Baar dan Arwan Aras. Sedangkan PKB, PPP dan Partai Perindo Mengusung Andi Ibrahim Masdar dan Asnuddin Sokong, PAN (bersama Hanura dan PDI Perjuangan) Mengusung Syam-Enny dan Terakhir, Demokrat-NasDem-PSI-PKS Mengusung Total Duka-Salim. Tidak Cuma itu, di Sumut, KIM+ Tidak bisa Komplit Seperti di Propinsi-Propinsi yang Disebutkan Tadi diatas. KIM+ versi Partai Gerindra Mengusung Bobby-Surya dan KIM+ versi PB-Partai Gelora Mengusung Eddy-Hasan bersama PDI Perjuangan. Tak Cuma Kontestasi di Propinsi, Tapi di Kota dan Kabupaten juga Ikut Bertarung. KIM+ yang di Kota-Kota dan Kabupaten-Kabupaten mulai bermunculan. di Kota Mojokerto, Duo Ning Ita dan Mas Sandi Diusung PDI Perjuangan, Partai Ummat, Partai Hanura dan Semua Parpol-Parpol dari KIM+ (Kecuali PKB). Sedangkan, di Kota  Solo, Koalisi KIM+ Dipisah, Baik versi Gerindra yang Mengusung Ardi-Astrid dan versi PB-PBB-Garuda Mengusung Teguh-Nugroho bersama PDI Perjuangan. Tak Hanya itu, di Kota Pasuruan, KIM+ Mengusung Adi Wibowo dan Nawawi. Karena, di Pilkada Kota Pasuruan Tahun ini Diikuti 1 Paslon Karena adanya Kotak Kosong. Sedangkan, di Gresik, Yani dan Alif Diusung 16 Parpol dari KIM+. Tak Hanya itu, di Trenggalek, Gus Ipin dan Mas Syah Memang Diusung Semua Parpol dari KIM+ bersama PDI Perjuangan dan Partai Ummat. Sedangkan di Ngawi, Ony-Rianto Diusung Keluarga Besar KIM+ dan PDI Perjuangan. di Pilkada Surabaya 2024, Semestinya Hanya Diikuti 1 Paslon Kali Pertama Setelah Nyaris 2 Dekade Pertama Kali Digelar pada 2005 silam. Eri dan Armuji Diusung PDI Perjuangan, Partai Ummat, Partai Hanura dan Semua Parpol dari Keluarga Besar KIM+. Tidak Hanya itu, di Pilkada Kabupaten Pasuruan 2024, Muncullah Duo Mujib-Wardah dan Rusdi-Asrori yang Sama-Sama Diusung KIM+! KIM+ di Kabupaten Pasuruan Memang Senasib Sama Seperti di Kota Mojokerto, Solo, Sumsel dan Kalsel. Tidak Cuma itu, di Kota Arema alias Kota Malang, KIM+ Dipisah untuk 2 Paslon agar Bisa Menyaingi PDI Perjuangan yang Mengusung Heri-Ganisa Rumpoko. Kedua Paslonnya adalah Anton-Dimiyati dari PKB, Partai Demokrat dan PAN serta Wahyu dan Ali dari Partai Gerindra, Partai Golkar, PKS, Partai NasDem, dll. Pilkada di Kota Malang di Edisi Tahun ini Meniru di Berbagai Kota/Kabupaten/Propinsi yang boleh Memisahkan Koalisi ini Sendiri-Sendiri saja. KIM+ Memang dianggap Koalisi yang Membesar dan Paling Gemoy yang Dianggap Semangat Jokowisme dan Prabowoisme (Merujuk pada Wikipedia). Kalau Dulu, Diberi Nama Koalisi Indonesia Adil-Makmur pada Pilpres 2019 yang Isinya Partai Gerindra, PAN, PKS, Partai Demokrat dan Partai Berkarya. Tujuannya untuk Menyaingi Koalisinya Jokowi-Ma'ruf Amin, yakni Indonesia Maju yang terdiri dari PDI Perjuangan, Partai Golkar, PPP, PKB, Partai NasDem, Partai Hanura, PBB, PKP Indonesia, PSI dan Partai Perindo di Pertarungan Pilpres 2019 silam. Nah, di Tanggal 1 Oktober nanti, Semua Anggota-Anggota DPR RI terpilih dari 7 Parpol KIM+ bersama 110 Anggota DPR RI terpilih dari PDI Perjuangan 2024-2029 dilantik jadi Anggota Dewan di Gedung DPR/DPD/MPR RI bersama 152 Anggota DPD RI terpilih 2024-2029. Jadinya, Semua Parpol-Parpol Parlemen dari KIM+ akan Memulai Kinerja besar untuk Indonesia selama 5 Tahun di Wakil Rakyat bersama PDI Perjuangan yang Menjadi Rajanya. Menurut Hasil Pemilu 2024 dari KPU RI, PDI Perjuangan Meraih 110 Kursi yang Turun 18 Kursi DPR RI (Kalau Edisi 2019, PDI Perjuangan dapat 128 Kursi DPR RI karena Jokowi Menang). Sedangkan, Partai Golkar Naik 17 Kursi jadi 102 Kursi (Kalau Edisi 2019, Partai Golkar dapat 85 Kursi). Lalu, Disusul Partai Gerindra Naik Juga Jumlah Kursi DPR RI jadi 86 Kursi (Dulunya 78 di Edisi 2019). Sementara, Partai NasDem mendapat Jatah Kursi di DPR RI hanya 69 Kursi, PKB dapat 68 Kursi, PKS dapat 53 Kursi, PAN dapat 48 Kursi dan Partai Demokrat dapat 44 Kursi. Selain itu, di Pemerintahan Mendatang (Prabowo dan Gibran), Direncanakan Membentuk Kabinet Zaken yang Isinya 44 Menteri Sesuai dengan Revisi Undang Undang Kementerian yang Disahkan pada 19 September lalu. Sebelum Kabinet ini Kelak dilantik, Presiden dan Wapres RI terpilih Prabowo dan Gibran Dilantik dulu di Gedung DPR/DPD/MPR RI Jakarta pada 20 Oktober 2024 nanti (Sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022). dan Dipastikan, pada Tanggal, Bulan dan Tahun yang Sama, adalah Hari Terakhir Pemerintahan Presiden Joko Widodo yang Sudah Nyaris 1 Dekade Mengabdi untuk Indonesia dan Kepemimpinan Indonesia Memberikan Tongkat Estafetnya ke Prabowo Subianto Kelak. Kabinet ini Kemungkinan akan Diisi Kader-Kadernya Semua Parpol milik KIM+ dan PDI Perjuangan yang Kemungkinan ikut Masuk Kabinet ini. Jika PDI Perjuangan ikut Masuk Kabinet Pemerintahan Baru Mendatang Kelak, Insya Allah, Tidak ada Oposisi Seperti dulu! Yakin? Kita Tunggu Saja. Wallahualam...

Kamis, Juli 18, 2024

Catatanku Catatanmu (Edisi Khusus) : Antara Kejadian dan Kemenangan

Senin Lalu, Kita Buat Catatan yang Lama, Sekarang Sudah Hapus. Lebih baik Tulis lagi Catatan yang Baru.

13 Juli lalu, Ada Kejadian yang Begitu Berani, Yakni Insiden Penembakan Donald Trump di Pennsylvania ditengah Pidato Kampanye Menjelang Pertarungan Pilpres AS 2024. Dengan Alasan tersebut, Trump jadi Darahnya dan Tetap Bisa Semangat untuk Memenangkan Hasil Pilpres AS kelak. Insiden ini Terjadi Ketika Melaksanakan Pidato Besar di Pennsylvania. Setelah Terjadi Insiden, Trump Tetap bisa Bertarung lewat Kontestasi Pemilu Presiden AS 2024 yang akan Berlangsung pada awal November nanti. 2 Hari sebelum 14/7, Saat Jumat Malam di Musholla Al Amin Mojokerto (dekat Rumahku) ada Pengajian Rutin Malam Sabtu (Legi) yang Masih Membahas Tafsir Al Baqarah terus. Durasi dalam Pengajian ini adalah 55 Menit alias Nyaris Sejam (Durasinya Sama Seperti Durasi Acara Buletin Utama yang Kerap Tayang Setiap Hari pukul 8.00 Malam Waktu Setempat (7.00 Malam WIB) melalui TV3 Malaysia). Tafsir di Pengajian ini adalah Tafsir Al Baqarah Ayat 89 yang Kerap diucapkan dari Imam Sholat Isya di Pengajian ini. di Tafsir tersebut, Selalu Ada Jalan Kemenangan untuk Umat Muslim, Terutamanya Banyak Ganjaran di Puasa Tasua dan Asyura di Bulan Muharram. Kemenangan ini Bukan Menggagalkannya, Tapi Keberhasilannya Tetap jadi Sukses. Seperti Grand Final THSS (The Hardest Singing Show), Piala Eropa dan Copa America 2024 yang Digelar di 14-15 Juli lalu, Dimana, Aepul Roza (Pentolan Drama Band) berhasil Menggondol Kemenangan di Pertarungan Nyanyian Terkeras Mengalahkan Ayda Jebat yang Harus Puas Raih Peringkat 2, Stacy Anam yang Harus Puas Raih Peringkat 3, Aisha Retno, Putera Muhammad dan Zizi Kirana. di Grand Final THSS, Dilangsungkan di CIDB Kuala Lumpur dan Dihadiri Sejumlah Artis-Artis Besar seperti Datuk Siti Nurhaliza (Menjadi Juri Tamu), Hani Fadzil, Obi Wan Faiz, Nabil Mahir, Wani Kayrie, Nadeera Zaini, Shaffiq Erwin, Sissy Imann, Redza Rosli, dll. di Penampilan Pertama, Aisha Retno Membawakan lagu Hatinya Tak Tahan dengan Nuansa Keindonesiaan, Sedangkan Ayda Jebat Membawakan lagu Malam Ini Kita Punya dengan Nuansa Cina, Sedangkan Zizi Kirana Membawakan lagu Atouna el Toufoule (Lagu Palestina) dan Alhamdulillah, Lalu Stacy bawakan lagu Erti Hidup, Putera Muhammad membawakan lagu Jeritan Batinku dan Terakhir, Aepul bawakan lagu It's My Life. Sedangkan, Untuk Nyanyian Duet dilakukan Setelahnya, Ayda Jebat ditantang Aisha Retno membawakan Lagu Penasaran, Lalu Zizi Kirana bekerjasama dengan Stacy membawakan Lagu Tak Ada Logika dan Terakhir Lagu Melompat Lebih Tinggi dinyanyikan Oleh Putera Muhammad dan Aepul Roza. Kita Tinggalkan Pesta Malam Grand Final THSS yang Lumayan Meriah, Tapi ada Grand Final Piala Eropa dan Copa America 2024 yang Berlangsung Setelah Grand Final THSS Selesai. di Grand Final Piala Eropa 2024, Tim Spanyol jadi Kemenangan di Jerman yang Mengalahkan Tim Inggris dengan Skor 2-1. Gol yang Dicipta adalah Williams di Menit 47, Palmer di Menit 73 dan Oyarzabal di Menit 86. Hebatnya Tim ini Bisa Raih Trofi untuk Kali Keempat Setelah 12 Tahun Tanpa Trofi Sama Sekali. Terakhir kali yang Direbut adalah Edisi 2012, Dimana Spanyol Kalahkan Italia dengan Skor besar 4-0 di Ukraina. Lamine Yamal jadi Pemain Muda Terbaik di Pertarungan Piala Eropa 2024, yang Kini berusia 17 Tahun. dari Penyisihan hingga Grand Final, Lamine Yamal bisa Bersinar walaupun Boleh Dimainkan Pertarungannya di Bawah Umur apalagi jadi Bagian dari Skuad Perpaduan Junior dan Senior Tim Matador. Fenomena Yamal tak pernah lepas dari Bayang-Bayang Nama-Nama Lama yang Menjadi Awal Kehebatan Pesepakbola Dunia yang Sudah Berusia Belasan atau awal 20an Semacam Pele (1958), Maradona (1977), Lionel Messi (2006), Cristiano Ronaldo (2004), Wayne Rooney (2003), Andrea Pirlo (2000), Nicholas Anelka (1999), Bambang Pamungkas (1999), Evan Dimas (2013), dll. Selain Grand Final Piala Eropa 2024, Grand Final Copa America 2024 Juga Tak Kalah Menariknya. Menjelang Kick-Off ada Insiden besar di Stadion Miami, Dimana Kick-Offnya Diundur ke Jam 9.22 Malam Waktu Setempat (8.22 Pagi WIB) akibat Adanya Kerusuhan Kecil yang Melibatkan Calon Penonton Tanpa Tiket. dan Alhasil, Pertandingannya pun Sudah Dimulai. Pertandingan di Duel ini, Sangat Tegang Hingga lebih dari 110 Menit, dari Babak Pertama hingga Extra Time Kedua, Masih 0-0. di Saat Selesainya Babak Pertama, Kita Mengadakan Halftime Show yang Dimeriahkan Oleh Shakira. dan disaat Babak Kedua, Messi tidak lagi Bermain Bersama Karena Cedera. dan di Extra Time Kedua, Gol yang Dicipta adalah La Martinez pada Menit ke 112 dan Tidak bisa Menggunakan VARnya. dan Argentina Berhasil Mempertahankan Trofinya di Amerika Serikat mengalahkan Tim Kolombia dengan Skor Tipis 1-0. Argentina sudah Mengoleksi 16 Trofi dan Rekornya pasti begitu Besar. Berkacalah Pada Kenangan 1-2 Dekade lalu, Dimana Grand Final AFI 2, Pesta Pilpres Indonesia 2014 dan Piala Dunia 2014 digelar di Juni-Juli. 2 Dekade lalu, AFI 2 menggelar Konser Grand Finalnya Dimana Tia, Haikal dan Micky bersaing Merebut Gelar Juara di JCC. Acara Ini Dihadiri 9 Bintang AFI 2 yang Tersenggol Seperti Nia, Adit, dll., Wiranto, Susilo Bambang Yudhoyono, Veri Affandi, Mawar Dimas, Kia Suban, Dicky H. Saputro, dll. Tia (Theodora Meliani Setyawati) dari Solo Membawakan Lagu Pengabdian Cinta, Sedangkan Haikal (Haikal Nasution) dari Medan Membawakan Lagu Belum Saatnya dan Micky (Mickey Octapatika) dari Pekanbaru Membawakan Lagu Rapuh. Tia berhasil Raih Juara dengan Perolehan Polling SMS sebanyak 42% Mengalahkan Haikal dan Micky. Program Acara ini Menjadi Acara Paling Populer dan Paling Juara dengan Rating Paling Tinggi di Dunia Pertelevisian Sepanjang 2004. Tak Terkalahkan dari Program lainnya Semacam Piala Eropa 2004 di RCTI dan Bajaj Bajuri di Trans TV (kala itu). Selain Grand Final AFI 2 yang Menjadi Heboh di Jagat Pertelevisian Indonesia, Pilpres Indonesia 2014 dan Piala Dunia 2014 juga Tak Kalah Menarik. Pertarungan Pilpres Indonesia 2014 dan Final Piala Dunia 2014 berlangsung Bersamaan dengan Bulan Ramadhan 1435H/2014M. di Pilpres 2014, Duet Prabowo-Hatta menantang Jokowi-JK. Banyak Sekali Tokoh-Tokoh Besar yang Mendukung Kedua Capres tersebut Seperti Mahfud MD (Prabowo-Hatta), Rhoma Irama (Prabowo-Hatta), Akbar Tandjung (Prabowo-Hatta), Amien Rais (Prabowo-Hatta), Luna Maya (Prabowo-Hatta), Derry Drajat (Prabowo-Hatta), Aburizal Bakrie (Prabowo-Hatta), Hary Tanoesoedibjo (Prabowo-Hatta), Hidayat Nur Wahid (Prabowo-Hatta), Mendiang Rama Aiphama (Prabowo-Hatta), Ahmad Dhani (Prabowo-Hatta), Zulkifli Hasan (Prabowo-Hatta), Syarief Hasan (Prabowo-Hatta), Muhaimin Iskandar (Jokowi-JK), Surya Paloh (Jokowi-JK), Megawati Soekarnoputri (Jokowi-JK), Slank (Jokowi-JK), Wanda Hamidah (Jokowi-JK), Titiek Puspa (Jokowi-JK), Mendiang Glenn Fredly (Jokowi-JK), Widi Vierratale (Jokowi-JK), /RIF (Jokowi-JK), dll. di Hari Pemilihan, Jokowi-JK unggul di 8 Lembaga Survei yang Mengadakan Quick Count Pemilu Presiden 2014. Sedangkan, Prabowo-Hatta menang di 4 Lembaga Survei yang Mengadakan yang Sama. di TV One (dan ANTV), Prabowo-Hatta yang Menang dan di Metro TV (dan Kompas TV), Jokowi-JK yang Juga Menang. di Televisi, Sajian Spesial Quick Count pun Bisa Disiarkan Langsung Sejak Pagi hingga Malam, di Metro TV misalnya Menyiarkan Langsung Quick Count lebih lama dan Mengundang Ganjar Pranowo dan Joko Widodo ke Studio Metro TV. Sedangkan, duo Trans (Trans TV dan Trans 7) Menyiarkan Acara yang Sama yang dimeriahkan Oleh Artis-Artis besar dan Terakhir, TV One menyiarkan Langsung Quick Count Pilpres 2014 dengan Titel "Presiden Pilihan Rakyat". Sementara itu, Stasiun TV lain Semacam Kompas TV, SCTV dan Indosiar tetap ikut menyiarkan Langsung Proses Hitung Cepat atau Quick Count Pilpres 2014. di Grand Final Piala Dunia 2014, Jerman ditantang Argentina. Pada Babak Semifinal, Jerman dibantai Brasil dengan Skor 7-1 dan Argentina mengalahkan Belanda setelah Penalti. di Babak Grand Final yang Berlangsung di Maracana bakal jadi Duel Ulangan antara Grand Final 1990 dan 8 Besar 2010, Dimana Kubu Oezil menantang Kubu Messi. dari Babak Pertama hingga Extra Time Kedua, jadi 0-0 dan Langsung Tegang dan Akhirnya, Pada Menit ke 113, Gotze Mencetak Golnya dan Bisa Juara buat Tim Der Panzer. Jerman Berhasil Menggondol Trofi untuk Kali Keempatnya Mengalahkan Argentina dengan Skor Tipis 1-0 di Maracana Stadium. Jerman jadi Meraih Trofi yang di Luar Eropa yang Jadi Tuan Rumah Piala Dunia setelah yang Pertama milik Spanyol (Wakil Eropa) yang Merebutnya di Afrika Selatan. Padahal, di Eropa, Juara Piala Dunia selalu Milik Negara-Negara Eropa (Kecuali 1958 direbut Luar Eropa) dan di Luar Eropa, Juara Piala Dunia kadang Milik Negara Eropa atau Bukan Eropa (Contohnya 2002 direbut Brasil di Jepang). Setelah Selesainya Grand Final Piala Dunia 2014, Kini KPU RI menggelar Penetapan Hasil Suara Nasional Pemilu Presiden 2014 sekaligus Penetapan Calon Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2014 berdasarkan Hasil Suara Pilpres 2014. di Hasil Suara Pilpres yang Merujuk dari KPU RI, bahwa Pasangan Jokowi-JK Menang di 24 Propinsi dengan Perolehan Suara Mencapai 53,15% dan Prabowo-Hatta Menang di 10 Propinsi dengan Perolehan Suara Mencapai 46,85%. Dengan Hasil itu, Maka pasangan Jokowi dan JK menjadi Pemenang Pilpres 2014. di Saat Merayakan Kemenangan, Jokowi dan JK pun Membacakan Pidatonya di Pelabuhan Sunda Kelapa. Sedangkan, disaat yang Sama, Prabowo dan Hatta dinyatakan Tarik Diri dan Gugur dari Hasil Pertarungan. Kemudian, Menggelar Sidang MK Gugatan Pilpres 2014 dan Alhasil, Prabowo-Hatta Menolak Gugatan Pilpres dan Jokowi-JK tetap jadi Pemenang Pilpres 2014. Tidak Hanya itu, Watchdoc Memutar Film Dokumenter yang Berisi Kisah Sebenar Proses Pertarungan Pilpres 2014, Yakni "Yang Ketu7uh" yang Ditayangkan di Sebagian Bioskop-Bioskop pada September 2014. Kemenangan Antara Aepul, Timnas Spanyol dan Timnas Argentina (termasuk Meriahnya GF THSS dan Piala Eropa/Copa America 2024) di 2024 jadi Meningat dan Menginspirasi Kenangan 2004 dan 2014, Dimana Tia AFI 2 jadi Juara, Jokowi-JK rebut Kemenangan di Pemilu Presiden 2014 dan Jerman berhasil jadi Juara di Pertarungan Piala Dunia 2014. Wallahualam!


P/S:

Catatan Ini Terilham atau Terinspirasi dari Waktu Pengajian Rutin Malam Sabtu (Legi) di Musholla Al Amin Mojokerto Pada 12 Juli 2024 Ba'da Isya, Sumber atau Referensi dari Wikipedia (Akademi Fantasi Indosiar, Pemilu 2014, Piala Dunia 2014, Piala Eropa 2024 dan Copa America 2024) dan disaat Menonton Berita Kejadian Penembakan Donald Trump, Grand Final THSS, Piala Eropa 2024 dan Copa America 2024 pada 14 dan 15 Juli lalu.

Sabtu, Juni 01, 2024

Catatanku Catatanmu (Edisi Khusus) : Antara Pancasila Indonesia dan TV3 Malaysia (Update)

Hari Ini, Kita Kembali Menulis dalam "Catatanku Catatanmu", Sudah lama Tak Menulis Catatan kita deh! Tadi Malam Saya Buat Catatan (Kembali) Setelah Lama Tak Menulis Catatanku kan Berbarengan dengan Pengajian Malam Sabtu Wage (Selapanan) di Musholla yang Dekat Dengan Markasku di Kedungsari 333 (Update : Sekarang Udah Dihapus Tadi). dan Kali ini ada Edisi Khususnya, Karena Hari Ini adalah Hari kelahiran Pancasila dan juga TV3 Malaysia yang Kini Berusia 4 Dekade.

Indonesia Punya Lambang Negara Kita, Pancasila. Tahu Tidak? Pancasila adalah Lambangnya Indonesia. Arti Kata Pancasila adalah Bahasa Sanskertanya "Lima" atau "Prinsip/Asas". Panca artinya Lima dan Sila artinya Prinsip atau Asas. Lambangnya adalah Burung Garuda berwarna Sawo Matang dan Perisai yang Berisi 5 Lambang Sila ditambah Pita Bertuliskan "Bhinneka Tunggal Ika". Sebenarnya, Apa Artinya Bhinneka Tunggal Ika? Menurut Info, Bahwa Bhinneka Tunggal Ika berarti "Berbeda Beda Tetap Satu". Walaupun Banyak Agama, Suku dan Budaya tetap Berbeda untuk Bersatu. Tidak Cuma itu, Ada 5 Lambang didalam Perisai Seperti :

01. Lambang Bintang (Ketuhanan yang Maha Esa)

02. Lambang Rantai (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab)

03. Lambang Pohon (Persatuan Indonesia)

04. Lambang Kepala Banteng (Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Pemusyawaratan Perwakilan)

05. Lambang Padi dan Kapas (Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia)

Kelima Sila itu Sudah ada Sejak Dulu. Mari Kita Kembali ke Masa Silam. Lahirnya Pancasila Sudah dilakukan Sejak 1 Juni 1945 atau Melaksanakan Sidang Kedua Dokuritsu Junbi Cosakai (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan/BPUPKI). Pidato Bung Karno yang Bertajuk "Lahirnya Pancasila" Berkesempatan Menyampaikan gagasannya Mengenai Konsep Awal Pancasila yang Menjadi Dasar Negara Indonesia tepatnya pada 1 Juni 1945. Pidato ini Awalnya Disampaikan oleh Bung Karno seacara Aklamasi Tanpa Judul dan Baru Mendapat Sebutan "Lahirnya Pancasila" oleh Mantan Ketua BPUPKI Dr. Radjiman Wedjodiningrat dalam Kata Pengantar Buku yang Kemudian Dibukukan oleh BPUPKI. Bung Karno Menyampaikan Ide serta Gagasannya Terkait dasar negara Indonesia Merdeka yang Dinamai Pancasila. Beliau menyebut 5 Dasar, Yakni Sila Pertama Kebangsaan, Sila Kedua Internasionalisme atau Perikemanusiaan, Sila Ketiga Demokrasi, Sila Keempat Keadilan Sosial dan Sila Kelima Ketuhanan yang Maha Esa. Untuk Menyempurnakan Pancasila dan Membuat Undang-Undang Dasar yang Berlandaskan kelima asas tersebut, Maka Dokuritsu Junbi Cosakai membentuk Sebuah Panitia yang Disebut Sebagai Panitia Sembilan. Seperti Bung Karno, Bung Hatta, Abikoesno Tjokroseojoso, Agus Salim, Wahid Hasjim, M. Yamin, Abdul Kahar Muzakir, Mr. Aa Maramis dan Achmad Soebardjo. Setelah Melalui Beberapa Proses Sidang, Pancasila akhirnya Sudah Sah di Sidang PPKI pada Tanggal 18 Agustus 1945. Pada Sidang Tersebut, disetujui Bahwa Pancasila sudah Dicantumkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar 1945 sebagai Dasar Negara Indonesia yang Sah. Itu Tadi Sejarah Pancasila, Karena Pancasila adalah Ideologi Negara untuk Membawa Semangat Sebagai Landasan berkeperilaku dalam Kehidupan Bermasyarakat. Tidak Cuma Pancasila di Indonesia, Tapi di Malaysia punya Stasiun TV yang Termahsyur, Yakni TV3! TV3 adalah Stasiun TV Swasta yang Mengudara di Malaysia dan Menjadi Stasiun TV Termahsyur dan Terbesar di Malaysia Sejak dulu. Sebelum 1984, TV di Malaysia isinya Milik Publik, Seperti TV1 dan TV2 yang Sama-Sama milik RTM (Media milik Pemerintah Malaysia). dan Pada Tahun 1983-84, TV3 Melakukan Siaran percobaan dan Pada 1 Juni 1984 TV3 mulai Bersiaran dengan Menghadirkan Acara-Acara dari Luar Negeri (Terutama dari Amerika Serikat dan Inggris) Sebagai Mayoritas Konten Penyiarannya. di Awal Siaran, TV3 bersiaran Setiap Hari pukul 5.00 Sore hingga 12.00 Tengah Malam Waktu Setempat (4.00 Sore - 11.00 Malam WIB). Banyak Program-Programnya Didominasi SBC (kini MediaCorp) dari Singapura. dan Bisa Memperburuk Popularitasnya. dan Kali Pertama, TV3 menjadi Saluran Resmi Olimpiade 1984 di Los Angeles dan Logo TV3 sejak Kelahiran hingga kini Terinspirasi atau Mirip Dengan Logo Olimpiade 1984 yang Bergambar 3 Bintang 3 Warna (Biru-Putih-Merah). Setahun Berselang, TV3 punya Program Berita Sendiri sampai Saat ini Setelah Sebelumnya Ikut Bersiaran Bersama RTM. Tidak Cuma itu, TV3 pun Menambah Kontennya yang Buatan Sendiri, Seperti Majalah 3 dan Nona. Sementara itu, Pada Tahun yang Sama Menjangkau ke Wilayah Johor agar Bisa Menghadari Tayangan dari Singapura Karena Tayangan-Tayangan dari Cina di TV Singapura itu Mesti Dihindari. Memasuki Tahun 1986, TV3 masuk Wilayah Kedah dan Memperkenalkan Acara Muzik-Muzik dan Anugerah Juara Lagu untuk Kali Pertamanya. Kemudian, diperiode 1988-89, TV3 merambah Siaran ke Wilayah Utara Pulau Kalimantan, Baik Sabah dan Sarawak ditambah Wilayah Pahang. di Tahun 1990, TV3 pun Ikut Meramaikan Pesta Demokrasi Malaysia dan Ada Hadiahnya. Sementara itu, di Indonesia, Jadwal Siaran TV3 Malaysia Kerap Dimuat di Koran-Koran Lokal, Seperti Jawa Pos, Waspada, Analisa, Banjarmasin Post, Sriwijaya Post dan Manado Post. Waktu Pemuatan Jadwal TV ini di Koran-Koran yang Disebutkan Tadi, Dimuat dalam Kurun waktu 1990 hingga 1995 Karena belum adanya TV Lokal di Kota-Kotanya (Sekarang di Jatim ada JTV sampai PAL TV adanya di Sumsel). Karena TV3 dijangkau di Sebagian kecil Wilayah Indonesia, kan Berarti Bisa Disaksikan baik pakai Antenna UHF/VHF dan Parabola. Selain itu, di Tahun 1992, TV3 ikut Andil Menyiarkan Asia Bagus bersama TVRI Nasional, SBC TV (kini MediaCorp TV) dan Fuji TV Jepang. Asia Bagus merupakan Acara Kontes Nyanyi terkenal di Era 90an yang disiarkan Setiap Sabtu Malam (lalu, Rabu Malam). Kemudian, Pada 1994, TV3 memperkenalkan Acara Melodi yang Tayang Saban Minggu Siang. dan Merupakan Infotainment Pertama di Malaysia sebelum Hadirnya Kabar Kabari di Indonesia pada 1996 dan Hadirnya Siaran Pagi Hari bersama RTM TV1 karena Meniru Hadirnya Siaran Pagi di RCTI dan SCTV pada Agustus 1993 silam demi Merambah ke Seluruh Indonesia. Kemudian, dari Tahun 1995 hingga 1996/97, TV3 berkolaborasi dengan RCTI menyiarkan Citra Nusantara Setiap Sabtu di Acara Malaysia Hari Ini dan Juga Nuansa Pagi (sekarang Seputar iNews Pagi). Dipandu Oleh Sejumlah Presenter dari Kubu TV3 Malaysia dan RCTI Indonesia. Sementara itu, Pada 1997, TV3 bersiaran 24 Jam non stop. Kemudian, di Tahun 1998, TV3 menjadi Pelengkap Tayangan 2 Olahraga besar, Baik Piala Dunia 1998 dan Commonwealth Games 1998. Kemudian, di Tahun yang Sama, TV3 memangkas Jam Siarannya. Kemudian, di Periode 1999-2000, TV3 Semakin Kuat dengan Menyajikan Acara-Acara yang Berbahasa Melayu, Cina dan Inggris. Mulai dari Siaran Langsung F1 di Sirkuit Sepang, Anugerah Juara Lagu, Liga Inggris, dll. Kemudian, Pada 2001, TV3 ikut Kolaborasi bersama Stasiun TV Indonesia lainnya, Indosiar menyiarkan Acara Spesialnya pada 18 Agustus 2001. Lalu, Pada 2002 TV3 (bersama NTV7, RTM TV1 dan Astro SuperSports) Menyiarkan Piala Dunia untuk Kali terakhirnya. Sementara itu, Sejak 2003 hingga Kini, TV3 milik MPB. Lalu, di Tahun 2004, Lagi-Lagi, TV3 ikut Berkolaborasi dengan Stasiun TV Indonesia, Apalagi ada Perayaan HUT RI ke 59, Yakni Konser Merdeka Negeriku yang Tayang Live pada 22 Agustus 2004 silam. Acara Tersebut Disiarkan Secara Serentak di TV3 Malaysia dan Trans TV Indonesia. Kemudian, di Tahun 2009, TV3 memperkenalkan Paket Drama, Seperti Akasia, Zehra, Samanrinda, dll. Lalu, pada 2010, TV3 bersama 3 Stasiun TV lainnya Memperkenalkan Tonton yang Merupakan OTT terkenal di Malaysia sejak dulu hingga kini. Sementara itu, Pada 2016/17, TV3 memperkenalkan Rangkaian Drama bertitel "Drama Sangat". di Periode 2019-2022, TV3 Pernah menayangkan Salah satu Drama Series dari India yang Pernah Tayang di ANTV saat itu, Berjudul Bepanah Pyaar. Kemudian, Pada 2022-23, Drama Series Melur Untuk Firdaus (1 dan 2) Berhasil Memikat Penontonnya dan Populer sampai ke Indonesia. dan Kini, pada 2024, TV3 yang Sudah Berusia 4 Dekade dengan Sajian yang Pertama dan Terbaik, yang Pertama ada Teknologi 3D dalam Halaqah Episode Baru yang Tayang Saban Jumat saat Ramadan dan Lebaran lalu dan yang Terbaik adalah Program AJL 38 dan Juga Drama Lelaki Itu. Dari waktu ke waktu, Banyak Sekali Presenter atau Pemain Drama yang Pernah Muncul di TV3, Seperti Zainal Arifin Ismail, Kamarudin Mape, Datuk Aznil Hj. Nawawi, Issey Fazlisham, Nabila Huda, Ally Iskandar, Faizal Ismail, Hani Fadzil, Fara Fauzana, Raja Azura, Awal Ashaari, Scha Alyahya, Siti Khadijah Halim, Riena Diana, Elly Mazlein, Ain Edruce, Haziq Husni, Adriana Adnan, Nadia Azmi, Anim Ezati, Ahmad Fedtri Yahya, Hawarizwana, Marsila Hassan, Che Puan Sarimah Ibrahim, Amyra Rosli, Amar Baharin, Sissy Imann, Fahrin Ahmad, Sugeeta, Fiza Sjabahan, Farah Nabilah Wazer, Uyaina Arshad, Siti Khadijah Jaafar, Mior Abdul Malek, Shiha Zikir, Aisha Retno, Azira Shafinaz, dll. Banyak Pemeran dan Presenter yang Tayang di TV tersebut juga Muncul di Saluran-Saluran lain Seperti Astro, RTM TV1, dll. Oh Ya, Kami Ucapkan Selamat Hari Pancasila Indonesia 2024 dan Selamat Ulang Tahun TV3 Malaysia ke 40. Semoga, Pancasila dan TV3 menjadi Ideologi dan Inspirasi Generasi. Salam Serumpun...

Selasa, April 23, 2024

Catatanku Catatanmu (Edisi Khusus) : Alamak, Prabowo Gibran Sah Menang Telak!

Ini Kelanjutan dari Catatan Sebelumnya : KLIK DISINI

Kemarin, Sidang MK Pembacaan Putusan Sengketa Pemilu Presiden 2024 Digelar dan Alhasil, Capres Nomor 1 (Anies) dan 3 (Ganjar) Resmi Ditolak Permohonannya. Walaupun Bagaimana, Sejarah Baru Menjadi Tercipta Karena "Dissenting Opinion" alias Beda Berpendapat dari 3 Hakim. Alamak! Opininya Berbeda-Beda. Sidang ini Dihadiri Sejumlah Para Pesaing Prabowo dan Gibran (Capres dan Cawapres 2), Yakni Anies Baswedan, Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Kehebatan Sidang ini Selalu bisa Membuat Kejutan. Hingga akhirnya, Anies dan Muhaimin Ditolak MK dan Dikasih Ucapan "Astaghfirullah" Berkali-kali. Sedangkan, Kubu Ganjar dan Mahfud Juga Ditolak MK. Mantap. Kini, Duo Prabowo dan Gibran yang Berjuluk "Gemoy Indonesia Maju" Tetap Menang Telak di Pertarungan Pemilu Presiden 2024 yang Berdasarkan Keputusan KPU No. 360 Tahun 2024 Setelah Putusan MK. Kemenangan ini Selalu Mutlak untuk Semua Rakyat Indonesia dari Aceh hingga Papua. di Wilayah Jatim, Duo ini Mengantarkan Kemenangan dalam Pertarungan Pemilu 2024 Presiden. Merujuk Pada Keputusan KPU No. 360 Tahun 2024 Lampiran 1, Bahwa, Pasangan "Gemoy" alias Prabowo dan Gibran Unggul 16.716.603 Suara Mengalahkan Duo "Amin" milik Anies dan Muhaimin (4.492.652) dan Duo "Sat-Set" milik Ganjar dan Mahfud (4.434.805). di Berbagai Kota-Kota di Jawa Timur, Prabowo dan Gibran Semuanya Menang besar Kecuali Sampang dan Pamekasan direbut Anies dan Muhaimin. Kemenangan Paslon ini Tidak lepas dari Dukungan-Dukunganya Seperti Kyai-Kyai, Ulama-Ulama dan Sesepuh-Sesepuh Ulama dari Seluruh Jawa Timur (yang Kerap Diucapkan dari Imam Sholat di Musholla Al Amin Mojokerto Saat Awal Pembukaan Pengajian Rutinan Jumat Subuh saat Ramadhan lalu dan Jumat Malam Sabtu Sehabis Isya) dan Mantan Gubernur dan Wagub Jawa Timur seperti Imam Utomo (1998-2008), Soekarwo (2009-2019), Saifullah Yusuf (2009-2019), Khofifah Indar Parawansa (2019-2024) dan Emil Dardak (2019-2024). Bukan hanya di Jawa Timur, Tapi Propinsi-Propinsi lainnya (Kecuali Aceh dan Sumbar) Semua Direbut Paslon Gemoy. Tidak Hanya di 36 Propinsi di Indonesia yang Direbut Prabowo-Gibran, Tapi Sejumlah Negara-Negara Dunia yang Memunculkan Video Viral Kompilasi Khutbah Jumat Seluruh Dunia yang Diupload di TikTok dan YTS pada Tahun lalu (2023) yang Berdurasi 1 menit 27 Detik Seperti Korsel, Jepang, Lebanon, India, Aljazair, Nigeria, Cina, Bosnia-Herzegovina dan Irak menungguli Capres dan Cawapres yang diusung Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat, PSI, PBB, Partai Garuda dan Partai Gelora tersebut. Sedangkan di Negeri Jiran Malaysia, Paslon Prabowo dan Gibran Lebih Unggul Suaranya di Semua TPSLN di Seluruh Malaysia, Baik di Kuala Lumpur, Petaling Jaya, Shah Alam, Seremban, Johor Bahru, George Town, Kuching, Tawau dan Kota Kinabalu. Kemenangan ini Menjadikannya Efek Kedatangan Dewa 19 ke Malaysia pada September Tahun lalu untuk Konser Orkestra Terakhir di Axiata Arena, Kedatangan Melly Goeslaw ke Malaysia untuk Menghadiri Malam Penghargaan GMWA 2023 pada 25 Februari lalu dan Konser AADM di Axiata Arena pada Awal Juni nanti dan Kedatangan Grup Ungu ke Malaysia untuk Konser Mayapada Ungu di MSA KL pada 25 Februari lalu dan Konser di Pahang pada 4 Mei kelak. Jika Prabowo Jadi Presiden dan Gibran Rakabuming Raka Jadi Wapres Kelak mulai 20 Oktober 2024, Maka 3 Program yang Siap Dicanangkan Menanti, Seperti Susu Gratis, Makan Siang Gratis dan Nutrisi Untuk Kehamilan bagi Wanita. dan Dipastikan akan Meniru Era Soeharto, SBY dan Jokowi dengan Program-Programnya yang Dijalankan. Banyak Bintang-Bintang dan Tokoh-Tokoh terkenal yang Ikut Mendukung Paslon ini yang Menang lebih Besar dalam Pertarungan ini, Seperti Habib Lutfi Yahya, Habib Syech Assegaf, Dede Yusuf, Eko Patrio, Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Melly Goeslaw, Terawan Agus Putranto, Hotman Paris, Ahmad Dhani, Ridwan Kamil, Airlangga Hartanto, Agus Yudhoyono, Zulkifli Hasan, Arumi Bachsin, Erick Thohir, Bambang Soesatyo, Aburizal Bakrie, Akbar Tanjung, Agum Gumelar, Wika Salim, Yusril Ihza Mahendra, Helmy Yahya, Jaja Miharja, Kaesang Pangarep, Wiranto, Agung Laksono, Siti Hediati Soeharto, Grace Natalie, Rosan Roeslani, Nurul Arifin, Pasha Ungu, Zumi Zola, Isran Noor, Gus Miftah, Andra Ramadhan, Richard Jersey, Charlie Van Houten, Qomar, Bibit Waluyo, Opie Kumis, Deddy Mizwar, Andika Mahesa, Yuke Sampurna, Agung Yudha Asmara, Mulan Jameela, Tyo Nugros, Ello, Ari Lasso, Deddy Corbuzier, Fahri Hamzah, Miing Bagito, Kiky Saputri, Fadli Zon, Abah Lala, Verrel Bramasta, Uya Kuya, Astrid Uya Kuya, Lesty Kejora, Rizky Billar, Didit Hediprasetyo, Edhie Baskoro Yudhoyono, Via Vallen, Sufmi Dasco Achmad, Bobby Nasution, Bahlil Lahadalia, Dito Ariotejo, Rian Ernest, Linda Amalia Sari, Taufik Hidayat, Isyana Bagoes Oka, Erwin Aksa, Moreno Soeprapto, Jamal Mirdad, Meutya Hafid, Hatta Radjasa dan Tentunya Susilo Bambang Yudhoyono. Kan Pasti Banyak Bintang-Bintang dan Tokoh-Tokoh besar yang Ikut Menangkan Capres Gemoy. Bukan Hanya itu, Ada Lagu-Lagu yang Dijadikan Soundtrack untuk Memenangkan Prabowo dan Gibran, Seperti Lagu Prabowo-Gibran Istimewa yang Diadaptasi dari Lagu Koyo Jogja Istimewa (dijadikan Lagu dalam Iklan Kampanyenye) dan Ok Gas 2 Prabowo-Gibran yang Diadaptasi dari Lagu Ok Gas 2 dari Richard Jersey. Selain itu, ada Lagu Dunia Dalam Genggaman dari Pentolan Dewa 19, Ahmad Dhani yang Dirilis pada Agustus 2013 silam dan Juga Lagu Garuda Didadaku dari NTRL yang Beredar pada 2009 silam. Mari kita Putar balik ke Zaman 80-90an, Dimana Banyak Bintang-Bintang Terkemuka dari Keluarga SAFARI dan PAPIKO Ikut Memenangkan Partai Golkar di Pemilu Masa Orba dan Melanjutkan Kepemimpinan Soeharto. Banyak Bintang-Bintang yang Ikut Menyuarakan Golkar dan Soeharto di Era Orba Seperti Mendiang Arie Wibowo (Bill-Brod), Titiek Puspa, Jamal Mirdad, Dewi Yull, Hetty Koes Endang, Mendiang Utha Likumahuwa, Ria Resty Fauzi, Rano Karno, Mendiang Kasino Warkop, Trio Glamendys, Mendiang Yopie Latul, Mendiang Basuki, Mendiang Benyamin S, Dian Piesesha, Itje Trisnawati, Trio Libels, Mendiang Nike Ardilla, Mansyur S, Anggun C. Sasmi, Rhoma Irama, Jaja Miharja, Lexs Trio, Mendiang Chrisye, D'Bodor, dll. Banyak Bintang-Bintang yang Disebutkan Tadi memang Dikomandoi oleh Mendiang Eddy Sud yang Merupakan Tokoh Asli SAFARI. Buktinya, Bintang-Bintangnya pun Ikut Menyumbang Suara lewat Lagu-Lagu Populer Indonesia era 80an dan 90an yang Liriknya Menjadi Semua Golkar, Seperti Hidup Golkar dari Bill-Brod (diambil dari Madu dan Racun), Cintaku Untuk Golkar dari Ria Resty Fauzi (diambil dari Cintaku Sampai ke Ethiopia), Aku Cinta Golkar dari Benyamin S dan Dian Piesesha (diambil dari Somse), dll. Lagu-Lagu tersebut dimuat di Album-Album Golkar baik Album Golkarku Golkarmu (1986), Golkar Pilihanku Lagu-Lagu Pop Golkar (1987), Karya Siaga Gatra Praja (1987), Lagu-Lagu Perjuangan Golkar (1987) dan Terakhir, Golkar dan Pembangunan (1992). Tidak Ketinggalan, Lagu "Bapak Kami Soeharto" Menjadi Lagu Khusus untuk Soeharto yang Melanjutkan Pembangunannya di Masa Orde Baru dan Dinyanyikan Oleh Titiek Puspa dan Banyak Artis-Artis Terkenal lainnya yang Kerap diputar di TVRI pada 1988 dan di TVRI dan TPI (kini MNC TV) pada 1993. Artis-Artis yang Jadi Duta Golkar itu Ketika Mendiang Sudharmono, Mendiang Wahono dan Mendiang Harmoko masih Jadi Ketua Umum Golkar di Era Soeharto. dan Kini, Sejak Rezim Orde Baru Berakhir pada 1998, Bukan Lagi Artis-Artis Safari dan Titiek Puspa menjadi Duta Golkar, Melainkan Duta Cinta yang Dikomandoi Artis yang Sama dan Golkar direbranding dari Sekber dan Organisasi Ketika Pemilu Orba yang Sering Digelar jadi Partai Golkar ketika Pemilu 1999 belum Digelar dan Ketua Umumnya diisi Akbar Tanjung. Kini, Saatnya Kita Bersatu dan Jangan Sampai Pecah Belah. Karena, Setelah Tahapan Pemilu 2024 Berakhir (untuk Level Presiden), Kita Merangkul Persatuan dan Kesatuan Indonesia. Setelahnya, Kini Tinggal Sengketa Pemilu 2024 untuk Level Legislatif, Dimana Partai Cap Banteng Kekar "PDI Perjuangan" masih Mendominasi Suara dalam Pemilu Legislatif 2024 Tapi Capresnya dari Parpol ini (Ganjar-Mahfud) Tumbang. Semoga Saja Permohonan ini Tidak Boleh Ditolak, Tapi Diterima dan Dikabulkan Sehingga bisa Gelar Pemilu Ulang Legislatif 2024 agar Parpol Cap Banteng ini Bisa Kalah telak dan Menurunkan Kursi Sebanyak-Banyaknya (yang Tadinya 110 kursi DPR RI). Besok, KPU bakal Menggelar Penetapan Capres dan Wapres Terpilih Hasil Pemilu 2024 Presiden. dan Untuk Penetapan Pemenang dan Pembagian Jumlah Kursi DPR/DPD/DPRD Propinsi/DPRD Kab-Kota di Pemilu 2024 Legislatif, Mungkin akan Menunggu MK Apabila Perselisihan Hasil Suara Pemilu Legislatif Masih Siap dilakukan Kelak. Wallahualam...

Jumat, April 12, 2024

Catatanku Catatanmu (Edisi Khusus) : Lebaran 1445H di Malaysia dan Pemilu (Legislatif) 2024 di Korsel Rasa Pesta Pemilu 2024 di Indonesia (Update, Revisi)

Beberapa Hari Lalu, Rakyat Malaysia, Indonesia, Arab Saudi dan Palestina merayakan Lebaran Secara Serempak. Tidak Hanya Itu, Rakyat Korsel Ikut Menyuarakan Hak Pilih dalam Pileg (Pemilu Legislatif) 2024. 29-30 Hari Menjelang Lebaran Tahun ini di Malaysia, Ada Banyak Sekali Agenda-Agenda besar Semacam Acara Berbuka Puasa Bersama (Iftar), World Quran Hour, Pameran Belanja Jelang Lebaran dan Pelaksanaan Sholat Jumat di Beberapa Masjid yang ada di KL dan Putrajaya. Akhir Maret 2024, ada 2 Event yang Digelar sebelum Nuzulul Quran, Ada Kimball Bazaar Battle yang Menghadirkan 8 Penyiar Radio dari Semua Radio milik MPB dan Astro Menggelar Acara Besar-Besaran yakni Acara Berbuka Puasa Bersama sekaligus Launching Program Spesial Lebaran 2024. Acara ini Dihadiri Sejumlah Banyak Bintang Bintang Ngetop, Seperti Putera Muhammad, Sherry Al Hadad, Alif Satar, Ceddy Ang, Radin, Nabil Ahmad, Safee Sali, Azad, Isha Norsham, Nora Danish, Ain Edruce, Neelofa, Hawarizwana, Amir Masdi, Ara Johari, Wani Kayrie, Nadhir Nasar, Hun Haqeem, Datuk Jalalhuddin Hassan, Erysha Emyra, Qasrina Karim, Mierul Aiman, Meerqeen, Sharifah Husna, Shila Amzah, Ubay, Jatt Ali, Mawi, Faizal Ismail, Bell Ngasri, dll. Namun Sayangnya, Nama Nabila Razali, Fazziq Muqris, Adriana Adnan, Bella Dowanna, Amelia Th, Sissy Imann dan Hani Fadzil Tidak Diajak Hadir ke Event Ini. Kedua Event Tersebut bisa Jadi Damai dan Sejuk. Walaupun Kedua Acaranya Bersamaan di Tanggal 16 Ramadhan 1445H, Maka Kita Tetap Bersaudara. Tak Hanya Itu, Ada Absolut Bazaar 2024, Riuh Raya 2024 dan Celebfest 2024 yang Berlangsung 2 Hari Setelah Event Bukberan Astro di Le Meridien PJ hingga Awal April 2024. Diramaikan Sejumlah Bintang Bintang Ngetop Juga seperti Neelofa, Awal Ashaari, De Fam, Dolla (Minus Syasya), Amir Ahnaf, Anna Jobling, Ayda Jebat, Nabil Mahir, Shalma Ainaa, Hani Fadzil, Nabila Razali, dll. Sementara Itu, Agenda-Agenda lain Seperti Iftar dengan Selebritis-Selebritis/Influencer-Influencer, Sahur-Sahuran, World Quran Hour 2024 yang Dihadiri Ratu Permaisuri Agung Raja Zarith Sofiah dan Disiarkan Langsung Secara Simultan di TV1 dan Astro Oasis pada 4 April 2024, Rekaman Melodi Edisi Spesial Lebaran 2024 (7/4/2024), Festival Ramadhan Putrajaya 2024, dll. Festival Ramadhan Putrajaya 2024 Berlangsung lebih dari 30 Hari saja dan Dihadiri Para Bintang Bintang Terkenal Seperti Hael Husaini, Dina Nadzir, Elly Arifin, dll. Beberapa Hari Menjelang Ramadhan, ada Siaran Langsung Melodi Spesial Ramadhan Edisi Terakhir di Tahun ini, Hostnya pun Kembali ke Janna Nick dan Ditemani Ropie, Ditambah ada Bintang Tamu, Yakni Nabila Razali, Redza Rosli, Siti Khadijah Halim dan Riena Diana. ditambah, Menggelar Bukberan Usanita Malaysia yang Dihadiri Sejumlah Bintang Bintang besar Seperti Scha Alyahya, Awal Ashaari, dll. Sementara Itu, 1 Hari Menjelang Lebaran, Rakyat Malaysia Menunggu Debaran 1 Syawal, antara Hari Rabu atau Kamis apabila Hilal bisa Terlihat Sama Sekali atau Tidak. Tak Hanya itu, Tagar "#MZB365" yang Menjadi Viral sekali dan Dianggap Media Khusus Sambutan Lebaran Malaysia di Sejumlah Media Sosial dan Massa dari Malaysia. dan Akhirnya, Pada pukul 8.00 Malam Waktu Setempat (19.00 WIB), di Layar TV, Penyegel Raja Malaysia dan JAKIM mengumumkan 1 Syawal 1445H di Malaysia jatuh pada 10 April 2024 atau Bertepatan dengan Hari Rabu, Berarti Teka-Tekinya sudah Terpecahkan. di Malam Lebaran, Berbagai TV di Malaysia menyiarkan Pidato Besar-Besaran baik Raja dan Perdana Menteri Malaysia tentang Perayaan Lebaran Tahun ini. Malaysia bersama Negara-Negara lain Seperti Qatar, Indonesia, Palestina dan Arab Saudi Sama-Sama Rayakan Lebaran secara Serempak di Hari Rabu, Sedangkan Wilayah Brunei Darussalam bisa Berlebaran pada Kamis Kemarin (11/4). Bukan Kali Pertama, Perayaan Lebaran Tahun ini di Palestina Digoda Perang Gaza yang Sangat Parah Sekali sejak Oktober Tahun lalu. Sementara di Indonesia, Perayaan Lebaran Tahun ini Dengan Suka Cita Setelah Kemenag RI, Muhammadiyah dan NU mengumumkan 1 Syawal 1445H Secara Serempak pada Malam 1 Syawal lalu. Sholat Idul Fitri di Malaysia berlangsung di Jam 8.30 Pagi Waktu Setempat (07.30 WIB) yang Diawali dengan Sholat Id 2 Rakaat dan Diakhiri dengan Pembacaan Teks Khutbah Sholat Idul Fitri dari Khotib yang Difasilitasi JAKIM. Sholat Idul Fitri di Tahun ini Dihadiri Raja Malaysia yang Baru dilantik, Sultan Ibrahim ibni Sultan Iskandar dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Setelahnya, Menggelar Rumah Terbuka (Open House) di Istana Negara Kuala Lumpur. Tak Hanya Masjid Istana Negara di KL, tapi Sejumlah Masjid-Masjid di Seluruh Malaysia Melaksanakan Sholat Idul Fitri Tahun ini, Termasuk di Pahang yang Dihadiri Mantan Sang Raja Malaysia 2019-2024, Al Sultan Ri'ayatuddin Abdullah. Selain Sholat Idul Fitri, Kegiatan Selanjutnya adalah Pergi ke Rumah untuk Bersilaturahmi Bersama-Sama dan Mengenakan Baju Melayu, Kurung dan Kebaya. Tidak lupa, Dapat Uang Lebaran untuk Memulai Investasi dari Kecil! Banyak Bintang-Bintang Negeri Jiran yang Berbagi Foto dan Video ke Semua Sosmed di Tengah Momen Hari Raya Lebaran ini (Baik Hari Pertama, Kedua dan Ketiga Syawal), Seperti Riena Diana, Datuk Siti Nurhaliza, Meerqeen, Adriana Adnan, Janna Nick, Dini Schatzmann, Intan Najuwa, Hael Husaini, Azira Shafinaz, Daiyan Trisha, Elly Arifin, Shaffiq Erwin, dll. Selain Perayaannya, Lagu Lebaran pun Kerap Sering Diputar dan Didengar Rakyat Malaysia (maupun Indonesia), baik di Media Sosial dan Massa (Seperti Radio dan TV). di Radio pun Mulai Hadir sejak 15 Ramadhan Setiap Tahunnya walaupun Masih dalam Suasana bulan Suci Ramadhan, berarti dari Pertengahan hingga Akhir Ramadhan Setiap Tahun, Diperbolehkan Memutarkan Lagu-Lagu Lebaran terkenal dari Negeri Jiran Malaysia yang Selang-Seling Lagu-Lagu Religius berbau Ramadhan Demi Persiapan Lebaran yang lumayan Panjang. Lagu Lebaran yang Segar malah Jadi Viral di Sosmed Seperti Lagu Ketipak Ketipung Raya dari Aisha Retno dan Azis Harun dan Alamak Raya Lagi dari De Fam yang Kerap Muncul di Radio. Kedua Lagu ini berpotensi Jadi Lagu yang Super Viral di Momen Hari Lebaran Tahun ini. Perayaan Lebaran Tahun ini di Malaysia (termasuk Negara lain) pun Bertabrakan dengan Pesta Pemilu Legislatif 2024 di Negeri Pusatnya KPop, Korsel dan Hasilnya Dimenangkan Oleh Kubu Oposisi, PPP (bukan Parpol Indonesia yang Berbau Islami) mengalahkan Parpol-Parpol lain Seperti Partai Demokrat Korsel (Bagian dari Aliansi Demokratis), Partai Bangunan Ulang Korsel, Partai Reformasi Baru Korsel dan Partai Hijau Keadilan Korsel. Oposisinya Menang, Gwenchana (Tidak Apa Apa) Besty... Sebelumnya, Melakukan Kampanye Besar-Besaran sejak 28 Maret hingga 8 atau 9 April 2024. Perayaan Lebaran Tahun ini di Negeri Jiran Malaysia dan Pesta Pemilu Legislatif 2024 di Negeri KPop Korsel Rasanya Seperti Atmosfir Pesta Pemilu 2024 di Indonesia, baik Level Legislatif dan Presiden/Wapres. Pemilu 2024 mengusung Jargon "Pemilu Sarana Integrasi Bangsa". Sebelum Pertarungan di Hari Rabu (14/2), Dilakukan dengan pelaksanaan Kampanye selama 75 Hari dari 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Kampanye dalam Pemilu 2024 Lebih Singkat dari Periode Kampanye sebelumnya (2019) yang Begitu Panjang hingga lebih dari 200 Hari (23 September 2018 - 13 April 2019). Kampanye ini Dilakukan dengan Berbagai Metode yang Merujuk Pada PKPU No. 15 Tahun 2023, Seperti Pertemuan Terbatas, Tatap Muka, Penyebaran Bahan Kampanye kepada Umum, Pemasangan APK, Sosial Media, Debat Capres dan Cawapres, Iklan di Media Massa (yang Difasilitasi KPU RI) dan Rapat Umum. Sementara Itu, KPU RI memfasilitasi Penyelenggaraan Debat Capres dan Cawapres 2024 yang Berlangsung 5 Kali selama Kampanye dan disiarkan Langsung di Semua TV Nasional dan Lokal, Sebagian Radio-Radio Lokal dan Live Streaming di Youtube/Instagram. Debat Pertama (12/12/2023) Disiarkan Langsung di RRI dan TVRI Nasional, Debat Kedua (22/12/2023) Disiarkan Langsung di Trans TV, Trans 7, CNN Indonesia, CNBC Indonesia, Kompas TV dan BTV, Debat Ketiga (7/1/2024) Disiarkan Langsung di RCTI, iNews dan Garuda TV, Debat Keempat (21/1/2024) Disiarkan Langsung di SCTV, Indosiar dan Metro TV dan Debat Terakhir (4/2/2024) Disiarkan Langsung di ANTV, TV One, Net, dan VTV. Pagelaran Debat ini, Bisa Menyejukkan dan Damai. Selain Debat, Iklan Kampanye di Media Massa juga Bisa Difasilitasi KPU RI dan Mendapatkan Anggaran Biaya Negara. Tak Hanya itu, Rapat Umum bisa Dilakukan Selama 21 Hari yang Terbagi dalam 3 Zona di Semua Propinsi se Indonesia ditambah 3 Hari terakhir Kampanye Hanya ada di Pulau Jawa Saja, Bukan Luar Pulau Jawa. Kampanye ini Selalu Meriah ada Banyak Bintang-Bintang/Tokoh-Tokoh terkenal yang Ikut Menghibur pada Penonton/Pendukung 3 Capres yang Bertarung, Misalnya Penyanyi Dangdut Legendaris Rhoma Irama, Ketua Umum NasDem Surya Paloh dan Mantan Wapres Jusuf Kalla yang Menghibur Para Pendukung Anies dan Muhaimin, Mantan Presiden ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Mantan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie Ikut Berkampanye bersama Prabowo dan Gibran dan Mantan Presiden ke 5 Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo Jadi Bintang Panggung Kampanye Ganjar dan Mahfud. Setelah Kampanye Selesai, Dilanjutkan dengan Masa Tenang. dan Sehari Sebelum Pemilihan, KPU RI menggelar Pidato Besar-Besaran di Gedung KPU RI. di Hari Pemilihan pada 14 Februari 2024 yang bertepatan dengan Hari Valentine, Pertarungan Memilih Calon-Calon dilakukan di Semua TPS di Seluruh Indonesia. Ada Surat Suara yang Memiliki 5 Warna yang Didapat, Seperti Abu-Abu (Presiden), Merah (DPD), Kuning (DPR RI), Biru (DPRD Propinsi) dan Hijau (DPRD Kab/Kota). Surat Suara Presiden Isinya Foto Capres-Wapres dan Gambar Parpol Pendukung, Sedangkan Surat Suara DPR, DPRD Propinsi dan DPRD Kab/Kota Isinya Gambar Parpol dan Nama-Nama Caleg DPR/DPRD Propinsi/DPRD Kab/Kota dan Terakhir, Surat Suara DPD Isinya Pas Foto Nama-Nama Caleg. 3 Capres-Wapres yang Bertarung adalah : 01. Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar (PKB, Partai NasDem, PKS dan Partai Ummat), 02. Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka (Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Gelora, Partai Garuda, PAN, PBB, Partai Demokrat dan PSI) dan 03. Ganjar Pranowo - Mahfud Md (PDIP, Partai Hanura, Partai Perindo dan PPP). Sedangkan, 18 Parpol yang Bertarung di DPR, DPRD Propinsi dan DPRD Kab/Kota adalah : 01. PKB, 02. Partai Gerindra, 03. PDIP, 04. Partai Golkar, 05. Partai NasDem, 06. Partai Buruh, 07, Partai Gelora, 08, PKS, 09. PKN, 10. Partai Hanura, 11. Partai Garuda, 12. PAN, 13. PBB, 14. Partai Demokrat, 15. PSI, 16. Partai Perindo, 17. PPP dan 24. Partai Ummat. dan Sejumlah Tokoh-Tokoh Besar yang Bertarung di DPD adalah Komeng (Jabar), Taj Yasin (Jateng), GKR Hemas (Jogjakarta), La Nyalla Mattalitti (Jatim), Arya Wedharkana (Bali), Daud Yordan (Kalbar), Fadel Muhammad (Gorontalo), Jialyka Maharani (Sumsel) dan TB Basuni (Banten). Hasilnya, Dimenangkan Oleh Prabowo dan Gibran yang Mendulang Suara Terbesar di Semua Survey Quick Count Seperti LSI Denny JA dan Litbang Kompas. Sementara di Level Legislatif, PDIP Sangat Unggul di Semua Survey Quick Count. Walaupun, Parpol Merahnya (PDIP) Masih Menang, Tapi Capresnya (Ganjar-Mahfud) Bisa Kalah telak. dan Kali Pertama Setelah 2 Dekade, Partainya Menang di Legislatif tapi Capres yang Didukung Oleh Parpol Pemenang Bisa Kalah telak, di 2004 misalnya, Partai Golkar Menang telak di Legislatif dan di Pilpres, Wiranto-Wahid Kalah telak di Putaran 1 dan Megawati-Hasyim Muzadi Kalah telak di Putaran 2. Lebih dari 30 Hari Setelahnya, KPU RI menggelar Rapat Rekapitulasi Final Nasional Pemilu 2024, Dimana Capres dan Cawapres Nomor 2, Prabowo dan Gibran Menang telak. Sebelum Membacakan Rekapitulasi Nasional, KPU RI mendatangkan 38 Propinsi dan 128 PPLN untuk Melakukan Rekapitulasi Nasional Secara Bertahap. dan di Tanggal Terakhir Rekapitulasi, Papua dan Papua Pegunungan Pun Jadi Korban Terakhirnya Menyusul 36 Propinsi Lain yang Sudah Rampung semua Sejak 9 Maret lalu. Sebenarnya, KPU RI minta Rekapitulasi Nasional bisa Berakhir Secepat Mungkin, Tapi akhirnya Digagalkan Sehingga Tetap 20 Maret 2024. Itu Berarti, Perayaan Lebaran 1445H di Malaysia (dan Negara-Negara lainnya) maupun Pesta Pemilu Legislatif Korsel 2024 yang Jatuh pada Rabu (2 Hari sebelumnya), Sama Seperti Pesta Pemilu 2024 di Indonesia yang Jatuh pada Rabu juga (14 Februari 2024). Wallahualam!

Update : Diperbarui Tulisan ini Pada Hari ini. Revisi Besty... 

Kamis, Maret 07, 2024

Catatanku Catatanmu (Edisi Khusus) : Atmosfir Jelang Ramadhan, Ramadhan dan Lebaran Tahun Ini di 2 Negara Serumpun Rasa Kampanye dan Hari Pemilu 2024 di Indonesia?

Ramadhan-Lebaran Tinggal 4-5 Hari Lagi di Tahun ini, Soalnya, Rakyat Indonesia kita bisa Sambut bulan Suci ini untuk Memperbanyak Ibadah Puasa Wajib sampai Mengikuti Sholat Tarawih Setiap Hari di Waktu Malam. Walaupun, Ramadhan dan Lebaran Tahun ini sudah dekat, Adakah ini Meniru Atmosfirnya Masa Kampanye, Masa Tenang dan Puncak Hari Pemilihan di Pemilu 2024 di Indonesia yang Dilangsungkan pada 14 Februari lalu? Ya, Kemungkinan saja... dan Baru-Baru ini, KPU Sudah menghapus Grafik Diagram baik Bentuk Lingkaran dan Garisan Hasil Pemilu 2024, Jangan Baper dan Jangan Kecewa, 20/3 Nanti, Akan Menunggu Hasil Resminya dan Jangan Sampai Diagram (Kembali) Muncul lagi. Sebelum Gong Ramadhan dimulai, di Malaysia pun ada Persiapan Besar-Besaran, Dimulai dari Agenda-Agenda Hiburan Semacam Launching Habib Rantaian Kasih 2024, Launching Program Ramadhan 2024 dari Astro dengan Tema "Masa Anugerah Terindah" dan Event Pesta YSL Beauty Malaysia MYSLF yang Berlangsung pada Tanggal Kabisat pada 29 Februari lalu. Dihadiri Sejumlah  Tokoh-Tokoh Besar dari Malaysia seperti Lisa Surihani, Yusry, Don Daniyal, Hun Haqeem, Meerqeen, Nadhir Nasar, Dolla, dll. Kemudian, Pada 1 - 3 Maret 2024 lalu, Ada Agenda-Agenda Lainnya Seperti Fashion Show Zalora Raya 2024 yang Dihadiri Amelia Th dan Aedy Ashraf, Pembukaan Tiffany n Co di Mall The Exchange KL yang Dihadiri Bintang dari Negeri Gajah Win Metawin dan Sejumlah Tokoh-Tokoh Besar dari Malaysia, Seperti Meerqeen, Scha Alyahya, Syamim Farid, Marion Caunter, Daiyan Trisha, Nia Atasha, dll. Esok Harinya, ada Chanyeol in KL yang Dihadiri/Pandu oleh Hani Fadzil, Selebritas Pecandu K Pop, Pengaruh Sosmed dan Juga Bos Radio ERA. Kemudian pada 3 Maret 2024, ada 2 Agenda Besar, Yakni Lomba Jalan Skechers 2024 di Putrajaya dan AJL 38 di Axiata Arena, Dihadiri Sejumlah Tokoh-Tokoh Besar dari Malaysia Seperti Sarah Suhairi, Wani Kayrie, Sissy Imann, Naim Daniel, Sophia Al barakbah, Shaza Bae, Rita Nadira, Fizo Omar, Chubb E, Yazmin Azis, Aisha Mazlin, dll. Dipandu oleh Sherry Al Hadad dan Alif Satar. Peserta-Pesertanya adalah Lagu Hasrat dari Amir Jahari yang Keluar Sebagai Pemenang, Sutera dari Aisha Retno yang Harus Puas Raih Juara 2, JMRI dari Aina Abdul yang Harus Puas Raih Juara 3, Kalam dari Shiha Zikir, Kucuma dari Afieq Shazwan dan Wany Hasrita, dll. Setelahnya, pada 4 hingga 9 Maret 2024, Ada lagi Agenda-Agendanya yang Bisa Digelar Mendekati Ramadhan, Seperti Launching Koleksi Atma Sari Amber x Anna Jobling, Soft Launching Marison Margiela x Gentle Monster di The Exchange Mall KL, Launching Gucci di Mall yang Sama yang Dihadiri Gulf Kanawut dari Thailand, RaRa Tonton Drama Sangat 2024, Konser Epitome Saya Siti Nurhaliza 2024 di Axiata Arena, dll. Semua Agenda-Agenda yang Disebutkan Tadi (Sebelum Gong Ramadhan dimulai), Kan Merasakan Atmosfirnya Seperti Awal-Awal Kampanye Pemilu 2024 Indonesia yang Berlangsung sejak 28 November Tahun lalu. Saat Ramadhan nanti (di Negeri Jiran Malaysia), Bisa jadi Rasa Atmosfir Kampanye dan Masa Tenang Pemilu di Indonesia pada 2024 lalu hanya 75 hari Saja. Ini Buktinya, Kegiatan-Kegiatan di Ramadhan yang ada di Malaysia, Bakal Diramaikan Banyak Bintang-Bintang dari Negeri Jiran, Terutama Acara Sahur, Ngabuburit dan Berbuka Bersama Selama 29 atau 30 Hari Kedepannya (Kemungkinan). Tidak Cuma Itu, JAKIM (Organisasi Islam terbesar di Malaysia) Sudah Memfasilitasi dan Mengatur Sejumlah Agenda-Agenda, Seperti Pengumuman 1 Ramadhan dan 1 Syawal Tahun ini yang Diumumkan Oleh Tan Sri Syed Danial Syed Ahmad sang Penjaga Segel Raja Malaysia. RTM, MPBTVN dan Astro ikut Menyiarkannya Secara Berjamaah. Kemudian, Ada Juga Khutbah Sholat Jumat Malaysia Selama Ramadhan dan Khutbah Sholat Idul Fitri, Dimana, Teks 2 Khutbah Ini Sudah Dibuat dan Diatur oleh JAKIM dan Nantinya, didalam Teksnya Khutbah Kedua dari JAKIM, Harus Menyebut Sang Raja dan Ratu Malaysia Saat Ini (sejak Dikukuhkan pada 31 Januari 2024), Yakni Sultan Ibrahim ibni Iskandar dan Raja Zarith Sofia. Bukan Hanya Itu, Tayangan Pembacaan Khutbah Sholat Jumat/Idul Fitri yang Dilakukan Oleh Khotib Jumat di 2 Masjid Besar di Malaysia (baik di KL dan Putrajaya) disiarkan Langsung di RTM TV1 Setiap Jumat Siang saat Menyiarkan Sholat Jumat selama Ramadhan dan Lebaran berlangsung. Selain JAKIM yang Memfasilitasi Pengumuman 1 Ramadhan dan 1 Syawal dan Khutbah Sholat Jumat/Idul Fitri Tahun ini, Ada Juga Agenda-Agenda lain Saat Ramadhan di Negeri Jiran ini, Semisal Festival Ramadhan 2024 yang Digelar di Putrajaya yang Dihadiri Elly Arifin dan Sejumlah Bintang-Bintang Lain, Kemudian ada Event-Event lainnya Seperti Absolut Bazaar x Gaya Raya 2024 yang Berlangsung di 2 Kota berbeda, Baik di Johor Bahru dan KL, Acara Buka Puasa Bersama Bintang-Bintang NgeTop Malaysia seperti Wani Kayrie, Ara Johari, Aina Abdul, Aisha Retno, Siti Saleha, dll. Baik berbarengan dengan Ultah atau Bukan, Acara Buka Puasa Bersama Universal Music Malaysia 2024, Acara Buka Puasa Bersama Khoon Hooi 2024, Tarawih/Moreh bersama Radio ERA, Acara Buka Puasa Bersama Astro Malaysia (Sekaligus Launching Program Spesial Lebaran), dll. Selain Itu, Sejumlah Hotel-Hotel di Malaysia (terutama di KL, Putrajaya dan Selangor) Menawarkan Paket Buffet Ramadhan 1445H/2024M, Sama Halnya dengan Buffet Ramadhan di Indonesia yang Dilakukan di Semua Hotel-Hotel dari Indonesia (Anda Bisa Lihat di Halaman Travel di Koran Kompas Setiap Sabtu). Selain Itu, Ada Juga Moreh di Waktu Malam, Tarawih Bersama, Perayaan Nuzulul Quran, Proses Pulang Kampung Lebaran hingga Perayaan Idul Fitri di Malaysia yang Dibuka dengan Takbir dan Sholat Idul Fitri di Masjid dan Lapangan (Sama Seperti di Indonesia). Untuk Lagu-Lagu Lebaran di Malaysia dari Waktu ke Waktu pun ada, dari Tanggal 1 hingga 14 Ramadhan 1445H, Radio-Radio di Malaysia Masih Fokus Memutarkan Lagu-Lagu bulan Ramadhan, Tapi Lagu-Lagu Lebaran Terbarunya Bisa Dirilis melalui Sosmed dan Digital Music Platform baik di Youtube, Tiktok, Joox, Instagram dan Spotify. dan Pemutaran Lagu-Lagu Lebaran Malaysia baik Lama dan Baru di Radio se Malaysia pun Dilakukan mulai Pertengahan Ramadhan di Tanggal 15 hingga 29/30 Ramadhan 1445H dan Diperpanjang Hingga Akhir bulan Syawal 1445H. Banyak Lagu-Lagu Lebaran dari Malaysia Memang Menggema Dimana-Mana, Meskipun Penyiaran Radio dan TV di Malaysia Dibatasi Waktu Pemutarannya Selama Ramadhan, yakni Mulai 15 hingga 29/30 Ramadhan dan Saat Syawal, Boleh Diputar Terus Menerus dari Awal hingga Akhir bulan Syawal berlangsung. Kan Setiap Tahun, Sejak Tanggal 15 Ramadhan di Malaysia, Semua Radio dan TV di Malaysia Boleh Memutarkan Lagu-Lagu Lebaran Populer dan Tak Kalah Seru dari Pemutaran Lagu-Lagu bernuansa Patriotisme dari Indonesia dan Malaysia yang Diputar Sepanjang Agustus-September Setiap Tahun. dan Kemungkinan Besar, Ada Lagu-Lagu Populer yang Viral Dimana-Mana akan Dijadikan Edisi Khusus Lebaran, Sebagaimana di Tahun 2022-23, Dimana Lagu Gatal dari Janna Nick dan Sayunk I Love You dari Chombi yang Super Viral dijelma jadi Lagu Lebaran Masa Kini. Tak Cuma di Malaysia, Tapi di Indonesia, Ramadhan/Lebaran Tahun ini Tetap Sama Seperti Tahun lalu (2023), Dimana Semuanya Masih Normal. Dibuka dengan Datang ke Makam untuk Nyadran alias Ziarah Kubur, Munggahan dan Sidang Isbat 1 Ramadhan dari Kemenag RI. Kemudian ada Kegiatan-Kegiatan Saat Ramadhan/Lebaran Semacam Buka Puasa Bersama Anak-Anak Yatim, SOTR (Sahur On The Road), Sholat Tarawih di Masjid/Rumah, Pengajian Ramadhan di Waktu Sore Sebelum Berbuka (Terutama di Hari Jumat yang Dilangsungkan di Musholla Dekat Rumah Saya), Sholat Jumat Edisi Ramadhan, Ngabuburitan, Zakat, Perayaan Nuzulul Quran, Mudik Lebaran, Takbir Idul Fitri, Sholat Idul Fitri dan Rumah Terbuka (aka Open House). Perayaan Ini Selalu Meriah Untuk Semua Umat Islam se Indonesia! Berkacalah Pada Waktu Kampanye, Masa Tenang dan Hari Puncak Pemilu 2024 Indonesia yang Berlangsung Sejak 28 November 2023 hingga 15 Februari 2024, Kampanye Dilakukan Mulai 28 November Tahun lalu hingga 10 Februari lalu. Merujuk Pada Pasal 26 PKPU No. 15 Tahun 2023 Bahwa Metode Kampanye di Pemilu 2024 adalah Pertemuan Terbatas, Pertemuan Tatap Muka, Penyebaran Bahan Kampanye Kepada Umum, Pemasangan Alat Peraga Kampanye Pemilu di Tempat Umum, Sosmed, Iklan di Media Massa Cetak, Elektronik dan Daring, Rapat Umum, Debat Pasangan Calon Tentang Materi Kampanye Pemilu Pasangan Calon dan Kegiatan Lain yang Tidak Melanggar Larangan Kampanye Pemilu dan Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan. Fasilitas KPU pada Masa Kampanye Seperti Debat Capres-Cawapres hingga 5 kali, APK di Jalanan Selama Masa Periode Masa Kampanye 75 Hari, Iklan Kampanye di Sosmed Selama Masa yang Sama dan Iklan Kampanye di Televisi, Media Daring dan Koran Nasional Selama 21 Hari (alias Rapat Umum). Jadinya, Saat Kampanye Rapat Umum, Stasiun TV, Media Daring maupun Media Sosial pasti Diperbolehkan Iklan, Kan Sudah Difasilitasi KPU Berdasarkan PKPU Nomor 15 Tahun 2023 dan Juga Keputusan KPU Nomor 1621 dan Nomor 1676 Tahun 2023 (Sebagaimana Dalam Pembahasan-Pembahasan Sebelumnya). Setelah Kampanye Selesai 75 hari, Berlanjutlah Masa Tenang, Hanya 3 Hari untuk Melaksanakannya, Masa Tenang Dilarang Melakukan Kampanye dan di Hari Puncaknya, Pada 14 Februari lalu, Indonesia Menggelar Pemilu 2024 untuk Memilih Parpol-Parpol Favorit, Calon-Calon Wakil Rakyat di DPR, DPD, DPRD Propinsi dan DPRD Kabupaten/Kota dan Calon Presiden-Wapres Masa Bakti 5 Tahun kedepan. Setelah 14 Februari, Sebagian-Sebagian TPS yang Lupa Ikut Serentak Juga Ikut Mengadakan TPS Ulang atau Susulan, Seperti di Demak yang Mengalami Banjir dan Terpaksa Menunda Proses Pemilihannya pada 24 Februari lalu. Jadi, Jangan Kecewa, Karena Ramadhan/Lebaran Tahun ini di Indonesia (maupun Malaysia) bakal Bisa jadi Atmosfir Rasa Kampanye dan Hari Puncak Pemilu 2024 Indonesia. Mungkin Bisa Tidak? Kalau Kemungkinan, Insya Allah, Tetap ada Atmosfirnya. Wallahualam...

Senin, Januari 29, 2024

Catatanku Catatanmu (Edisi Khusus) : Media Massa dan Kampanyenya

Hari Ini, Kita Kembali Menulis Catatanku, Soalnya yang Dibuat Tanggal 24 dan 27 Januari lalu Sudah Dibuat dan Akhirnya Dihapus Gara Gara Sering Direvisi atau Demi Hindari Kesamaan, Jadi Saya buatkan Catatan baruku (lagi) yang Masih berhubungan dengan Kampanye Pemilu 2024 yang Masih Berjalan. Ini Kesinambungan dari Postingan-Postingan Blog Sebelumnya yang Sudah kita Pernah Bahas Seperti Kampanye Pemilu dari Waktu ke Waktu yang Sempat Mengalami Revisi Sering-Sering dan Kemarin, ada Nostalgia Harta Karun Tabloid Soccer Lipsus Piala Dunia 2014 yang Dibuat Kelamaan dari Siang sampai Malam. Kemarin Kita Menonton Bola Piala Asia 2023 antara Tim Garuda melawan Socceros dan Akhirnya Tim Garuda Kalah Telak. dan di Cabang Bulutangkis yang Indonesia Masters 2024 yang Berlangsung Kemarin Juga, Nama Leo dan Daniel Rebut Lagi sebagai Pemenang untuk Kategori Ganda Putra.

Kampanye Pemilu 2024 Masih Berjalan sejak 2 Bulan lalu, Tepatnya pada 28 November Tahun lalu. Dimana, Mereka Untuk Mendapatkan Hati Para Pemilih Rakyat Indonesia yang Akan Memilih pada 14 Februari 2024 nanti. Ini Terbukti, Kampanye itu adalah Visi, Misi, Program dan Citra Diri untuk Capres/Wapres dan Parpol Peserta Pemilu. di Jalanan, APK pun Mesti Dipasang Sejak Hari Pertama Kampanye dengan Metode Pertemuan Terbatas, Tatap Muka, Penyebaran Bahan Kampanye kepada Umum, Pemasangan Alat Peraga Kampanye, Medsos dan Debat Capres. di Wilayah Mojokerto Misalnya, di Jalan Kedungsari, Jalan Benpas dan Jalan Pahlawan ada Banyak APK yang Dipasang Seperti Caleg DPD Jatim Nomor 2 (La Nyalla Mattaliti), Caleg-Caleg DPR RI Dapil 8 Jatim, Caleg-Caleg DPRD Jatim Dapil Jombang-Mojokerto dan Caleg-Caleg DPRD Kota Mojokerto Dapil Magersari/Prajurit Kulon. Selain Itu, Selama Kampanye yang Berdurasi 75 Hari, Banyak Stasiun TV yang Bisa Menyiarkan Debat Capres/Wapres yang Difasilitasi KPU, dari Debat Pertama hingga Terakhir. Debat Pertama disiarkan Langsung di TVRI Nasional dan RRI, Debat Kedua disiarkan Langsung di Trans TV, Trans 7, CNN Indonesia, CNBC Indonesia, Kompas TV, BTV dan ID TV, Debat Ketiga disiarkan Langsung di RCTI, MNC TV, GTV, iNews dan Garuda TV, Debat Keempat disiarkan Langsung di SCTV, Indosiar dan Metro TV (MoJi Tidak Ikut Siaran Langsung bersama 2 Stasiun TV lain dari Grup SCM dan Menyiarkan Tunda Setelah Debatnya Selesai) dan Debat Terakhir bakal digelar pada Minggu Ini (4/2) dan disiarkan Langsung di ANTV, TV One dan Net. Kelima Debatnya yang Digelar bisa Difasilitasi KPU. dan Sejak Hari ke 55 pada 21 Januari lalu hingga Hari Terakhir pada 10 Februari nanti, Kampanye bukan Hanya di APK di Jalanan, Tapi Kampanye Pemilu 2024 melalui Rapat Umum dan Iklan di Media Massa (Koran, TV dan Website). di Media Massa Saja, Kampanye Boleh Memasang Iklannya, baik di TV, Koran maupun Website. Merujuk pada PKPU Nomor 15 Tahun 2023 pasal 26 (ayat 2) dan 39-45 Bahwa Iklan Ini Difasilitasi KPU, Batas Maksimum Pemasangan Iklan Kampanye Pemilu di Lembaga Penyiaran secara Kumulatif sebanyak 10 Spot berdurasi Paling lama 30 detik untuk Setiap Stasiun Televisi Setiap Hari untuk Iklan di Televisi dan 10 Spot berdurasi Paling lama 60 detik untuk Setiap Stasiun Radio Setiap Hari untuk Iklan di Radio. Untuk Iklan di Media Cetak, Daring dan Sosial, Batas Maksimum Pemasangan Iklan Kampanye Pemilu di Media Massa Cetak, Media Daring dan Media Sosial sebanyak 810 milimeter kolom atau 1 Halaman untuk Setiap Media Massa Cetak Setiap Hari Untuk Iklan di Media Massa Cetak, 1 Banner untuk Setiap Media Daring Setiap Hari untuk Iklan di Media Daring dan 1 Spot berdurasi Paling lama 30 detik untuk Setiap Media Sosial Setiap Hari untuk Iklan di Media Sosial. Diatur Sepenuhnya oleh Media Massa Cetak, Daring, Sosial dan Lembaga Penyiaran. Materinya Paling sedikit Memuat Visi, Misi, Program dan Citra Diri Peserta Pemilu. Wajib Mendapatkan Pernyataan layak untuk Diedarkan atau Ditayangkan dalam Bentuk Surat Tanda lulus sensor sesuai dengan Ketentuan Peraturan Perundang Undangan. Sedangkan Media Massa (Cetak, Daring dan Sosial) wajib Memberikan Kesempatan yang Sama Kepada Peserta Pemilu dalam Pemuatan dan Penayangan Iklan Kampanye Pemilu. Lembaga Penyiaran Harus Memberikan Kesempatan yang Sama Kepada Peserta Pemilu dalam Pemuatan dan Penayangan Iklan Kampanye Pemilu. Wajib Mematuhi Kode Etik Periklanan dan Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan. Dilarang Menjual Pemblokiran Segmen dan Waktu Untuk Kampanye Pemilu. Media Massa Cetak, Daring, Sosial dan Lembaga Penyiaran wajib Menyiarkan Iklan Kampanye Pemilu layanan untuk masyarakat Non-Partisan paling sedikit 1 Kali dalam sehari dengan durasi 60 detik. dan Harus Berlaku Adil, Berimbang dan Tidak Memihak dalam Menyiarkan Iklan Kampanye Pemilu. Selain Itu, Berdasarkan Keputusan KPU Nomor 1621 Tahun 2023 dan Nomor 1676 Tahun 2023 (Perubahan atas Keputusan KPU Nomor 1621 Tahun 2023) Bahwa Iklan Kampanye di Media Massa Bisa Difasilitasi KPU Kepada Seluruh Pasangan Calon dan Partai Politik Peserta Pemilu. Untuk Media Massa Cetak (Koran) Dengan Ketentuan Paling banyak 2 Halaman, Paling banyak 3 Media dan Paling lama 21 Hari. Sedangkan untuk Media Massa Elektronik (Televisi), Dengan Ketentuan Paling banyak 3 Spot berdurasi Paling lama 30 detik, Paling banyak 6 Media dan Paling lama 21 Hari. serta di Media Massa Daring (Website) Dengan Ketentuan Paling banyak 1 Banner, Paling banyak 5 Media dan Paling lama 21 Hari. KPU Menentukan dan Menetapkan Jumlah Penayangan dan Ukuran atau Durasi Penayangan Iklan Kampanye Untuk Setiap Peserta Pemilu dengan Memperhatikan Asas Keadilan, Keberimbangan dan Memperhatikan Ketersediaan Anggaran Negara. Wajib Menyatakan Pernyataan Layak untuk Diedarkan atau Ditayangkan dalam Bentuk Surat Tanda Lulus Sensor sesuai dengan Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan. Apabila Desain Iklan Ini Tidak sesuai dengan Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan, KPU melakukan Pengembalian untuk Dilakukan Perbaikan. Nah, yang Pernyataan dari 2 Keputusan KPU diatas Tadi, ada Berbagai Merek Media yang Bisa Dimuat, di Koran, Contohnya Kompas. 1 dari 3 Merek Koran yang Menurut Keputusan KPU Nomor 1621 Tahun 2023 dan 1676 Tahun 2023, Koran Kompas Boleh Memasang Iklan Kampanye Selama Rapat Umum yang Sudah Difasilitasi KPU hanya 2 Halaman saja Sejak 21 Januari lalu (Tidak Termasuk Edisi 8 dan 10 Februari 2024), Kan Cuma Isinya Foto 3 Capres/Wapres (Beserta Visi/Misinya), Lambang 18 Parpol dan Maskot "Sura Sulu". Selain Nama Kompas, Beberapa Merek Koran lain pun Bisa Dimuat Juga Iklan Ini Sesuai dengan Amanat 2 Keputusan KPU tentang Pedoman Teknis Kampanye, Coba saja Koran Jawa Pos Memuat Iklan Kampanye 2024 dari KPU sebanyak 2 Halaman di Edisi 4 Februari 2024, Kan Bisa Menggantikan Halaman Investasi, Peluang Usaha, Gardening dan Ikan yang Hilang. Itu Bohong, Kan Koran yang Lahir pada 1 Juli 1949 tersebut Jarang Memasang Iklan Kampanye 2024 dari KPU. Meskipun Fokus pada Pemberitaan Pemilu 2024 di Halaman Berita Akhir Pekan yang Hadir di Edisi Akhir Pekan (Sabtu-Minggu) dan Politika yang Hadir di Edisi Awal/Tengah Pekan (Senin-Jumat). Sekedar Meningat Kembali ke era 90an akhir-sekitar pertengahan 2014, Nama Tabloid Bola, Soccer dan Go pernah Memuat Iklan Rokok Djarum Super dan Gudang Garam yang Versi Promo Siaran Langsung Pertarungan Sepakbola Internasional baik Piala Dunia, Piala Eropa, Serie A dan Premier League dari Tahun 1998 hingga 2014. Jadi Tidak mau Rasa Baper kalau anda Melihat Iklan Nostalgia seperti yang disebutkan diatas Tadi. Contohnya, Promo Piala Dunia 1998 yang kala itu Disiarkan di SCTV dan TPI (sekarang MNC TV) yang Menampilkan Ronaldo berkostum Brasil (Dimuat juga di Majalah HaiSoccer Edisi Mei 1998), Promo Serie A 2001/02 yang kala itu juga Disiarkan di RCTI dengan Menampilkan Bintang Bintang Terbesar Serie A seperti Gianluigi Buffon berkostum Juventus, Fabio Cannavaro berkostum Parma dan Fransesco Totti berkostum AS Roma (bahkan Dimuat Juga di Majalah BolaVaganza edisi April dan Mei 2002) dan Promo Piala Dunia 2010 yang kala itu juga Disiarkan di RCTI dan GTV yang Menampilkan Fernando Torres. ditambah Ada Halaman Khusus Skuad Resmi Piala Dunia/Eropa, Preview/Review Pertandingan Piala Dunia/Eropa/Olimpiade, Gol Indah Piala Dunia/Eropa dan Galeri Foto Piala Dunia/Eropa/Olimpiade yang Menggunakan Sponsor atau Tidak termasuk Kuis Piala Dunia yang Disponsori Fit Up (1998) dan Motor Honda (2010 dan 2014) dari era akhir 90an hingga pertengahan 2014 yang Biasanya dimuat di Tabloid Bola atau Soccer. Sementara di Televisi, Ada Banyak Stasiun TV yang Biasanya Memutarkan Iklan Kampanye Pemilu 2024 yang Biasanya Diputar 3 atau 10 Spot saja Sesuai dengan PKPU Nomor 15 Tahun 2023 dan Keputusan KPU Nomor 1676 Tahun 2023, Semisal TVRI Nasional yang Rajin Menayangkan Iklan Kampanye Pemilu 2024 Setiap Hari selama Penayangan-Penayangan Program Acara seperti Dunia dalam Berita, Sobat Milenial, Keroncong Lestari, Peta Politik Nasional, Indonesia Bicara, Klik Indonesia (Pagi, Siang, Petang dan Malam), Pilihan Rakyat, Sketsa Pemilu, Fokus Terkini, Netting, Spirit, Oto Screen, Dapur Devina, Kajian Islami, Jejak Langkah, Mimbar Agama (Protestan, Katolik, Hindu, Buddha dan Konghucu), Seblak Show, Paten, Jendela Negeri, Mari Menggambar, Bincang Syariah, Jejak Para Rasul, Ketoprak Milenial dan VOA Reportase Weekend. Selain di TVRI Nasional, TV-TV lain pun ada, Mulai dari Metro TV, TV One, Kompas TV, BTV dan CNN Indonesia yang Sering Memasang Iklan Kampanye 2024 berupa Capres dan Parpol. dan Agar bisa Bersaing dengan Iklan-Iklan lain Semacam Shampoo Clear, Aqua, Shopee, Lazada, Bli Bli, Tokopedia, GoSend, Gudang Garam Surya, Sampoerna A Mild, Tolak Angin, Extra Joss, Mi Sedaap, So Klin, Mobil/Motor Honda, Motor Yamaha, Mobil Mitsubishi, Teh Pucuk Harum, Le Minerale, Tora Bika, Sarung Wadimor, Formula, Krim Ekonomi, Shampoo Head and Shoulders, Djarum Super, Royco dan Sarimi. Tidak Hanya di TV dan di Koran, Tapi Melalui Website yang Hanya dimunculkan di 5 Merek Website Saja Sesuai dengan Keputusan KPU Nomor 1621 dan 1676 Tahun 2023. Contoh dalam Iklannya yang Biasanya di TV Seperti Iklan Anies-Muhaimin versi Syukuran Haji 2026, Prabowo-Gibran versi Hujan di Rumah dan Ganjar-Mahfud versi Pilih yang Sat-Set. Ini Terbukti, 6 Stasiun TV, 3 Merek Koran dan 5 Website Diperbolehkan Memasang Iklan Kampanye Hanya 21 Hari saja Sesuai dengan PKPU Nomor 15 Tahun 2023, Keputusan KPU Nomor 1621 Tahun 2023 dan Nomor 1676 Tahun 2023 (Perubahan atas Keputusan KPU Nomor 1621 Tahun 2023). Pasti Keren kalau ada Iklan Capres dan Parpol Pemilu 2024 yang Bisa Dibatasi Hanya 21 Hari Saat Rapat Umum berlangsung. Mari Kita Flashback Sejenak ke 2019 silam, Kala Itu Iklan Kampanye Pemilu 2019 Pertama Kalinya Menggunakan Fasilitas KPU baik di TV, Radio dan Website. di TV, Iklannya Hanya 16 Parpol yang Dipecah 2 Paket berbeda, Baik Paket 1 (PKB, Partai Gerindra, PDIP, Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Garuda, Partai Berkarya dan PKS) dan Paket 2 (Partai Perindo, PPP, PSI, PAN, Partai Hanura, Partai Demokrat, PBB dan PKPI). Contohnya, Iklan PSI versi Dangdutan Klasik dengan 2 Durasi berbeda, 30 detik (Versi Paket) dan 15 detik (Versi Non Paket) yang Sering Diiklankan di Trans TV dan Partai NasDem versi Bermacam-Macam baik yang versi Paket (Contohnya Versi Pidato Surya Paloh tentang Mahar Politik) dan Versi Non Paket (Sendiri, Contohnya Versi Mantan Gubernur Kalbar 2018-2023 : Sutarmidji) yang Sering Diiklankan juga di Salah Satu Stasiun TV yang Dimiliki oleh Chairul Tanjung tersebut. Sementara, Iklan Capresnya Hanya 1 Iklan Saja Masing-Masing 2 Capres/Wapres. Contohnya, Iklan Joko Widodo-KH. Ma'ruf Amin versi 3 Kartu dan Prabowo-Sandi versi Harga Terjangkau dan Lapangan Kerja yang Biasanya Sering Diiklan di Trans TV juga. Lalu, Lewat Youtube Channel KPU RI, Boleh Mengupload Video Iklan Kampanye Pemilu 2019 baik Capres (3 Versi) dan Parpol (Hanya 1 Versi). Semuanya 30 Detik Saja. Sementara di Koran, Semestinya Dimuat di Koran Kompas dan Jawa Pos. di Kompas Memuatnya dari 24 hingga 30 Maret dan 7 hingga 13 April 2019 dan di Jawa Pos Memuatnya juga dari 31 Maret hingga 6 April 2019 (Pasti Ingat deh). Salah Satunya yang Tumpang Tindih dengan Iklan Kampanye di Koran yang Lahir pada 28 Juni 1965 tersebut adalah Edisi 30 Maret 2019 yang Memuat Iklan LPP TVRI versi Logo Baru yang Dilaunching Pada 29 Maret 2019 silam saat Acara Spesial Menggapai Dunia. Iklan Ini Menampilkan 2 Capres di Halaman 3 (di 2 Koran Berbeda) dan 16 Parpol di Halaman 6-7 atau 8-9 atau 10-11 atau 18-19 atau 20-21 (di 2 Koran Berbeda Juga). Penayangan dan Pemuatan Iklan Ini dilakukan dari 24 Maret hingga 13 April 2019. Tidak Cuma Iklannya, Tapi Berita Kampanye Rapat Umum ada dimana-mana, di Koran Kompas, Jawa Pos, Media Indonesia, TVRI Nasional, TV One, dll. Mesti Memuatnya dan Menayangkannya, Contohnya di Jawa Pos ada Berita (Utama) Akhir Pekan yang Ada di Edisi Sabtu dan Minggu, di Kompas ada Berita Kampanye lewat Liputan Khusus Pemilu 2024, di Media Indonesia ada Berita Kampanye lewat Lipsus yang Sama dan di TV One ada Berita Kampanye Pemilu 2024 lewat Segmen Spesial Pemilu 2024 di 6 Program Berita dengan Kata depannya "Kabar" (seperti Kabar Pemilu). Merujuk Pada PKPU Nomor 15 Tahun 2023 pasal 56 ayat 1-4 Bahwa Pemberitaan dan Penyiaran Kampanye Pemilu dapat Dilakukan melalui Media Massa Cetak, Media Massa Daring, Media Sosial dan Lembaga Penyiaran Sesuai dengan Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan. Pemberitaan dan Penyiaran sebagaimana dimaksud pada ayat 1 bertujuan untuk Menyampaikan pesan Kampanye Pemilu dan/atau Berita Kegiatan Kampanye Pemilu oleh Peserta Pemilu kepada Masyarakat. Media Massa Cetak, Daring, Sosial dan Lembaga Penyiaran dalam Memberitakan dan Menyiarkan Pesan Kampanye Pemilu dan/atau Berita Kegiatan Kampanye Pemilu sebagaimana Dimaksud pada ayat 2 wajib Mematuhi Kode Etik Jurnalistik, Pedoman Pemberitaan Media Daring, Pedoman perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran sesuai dengan Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan. dan Selama Masa Tenang, Media Massa Cetak, Daring, Sosial dan Lembaga Penyiaran dilarang Menyiarkan Berita, Iklan, Rekam Jejak, atau Bentuk lainnya yang Menguntungkan atau Merugikan Peserta Pemilu. Lalu di Pasal 57 Menyebut Dalam hal Pemberitaan dan Penyiaran kegiatan Kampanye Pemilu Peserta Pemilu KPU, KPU Propinsi dan KPU Kabupaten/Kota berkoordinasi dengan LPP TVRI, LPP RRI, LPPL, LPS dan LPB untuk Memberikan Alokasi waktu yang Sama dan Memperlakukan Secara Berimbang. dan KPU, KPU Propinsi dan KPU Kabupaten/Kota berkoordinasi dengan LPK untuk dapat Menyiarkan Proses Pemilu sebagai Bentuk layanan kepada Masyarakat. di Pasal 58 sampai 61, KPU, KPU Propinsi dan KPU Kabupaten/Kota bisa Berkoordinasi dengan Lembaga Penyiaran untuk Penyiaran Pemberitaan Kampanye Pemilu dengan Siaran Langsung atau Tunda, Dapat Dilakukan oleh Media Massa Cetak, Daring dan Sosial dan KPU, KPU Propinsi dan KPU Kabupaten/Kota bisa Berkoordinasi dengan Media Massa Cetak dan Lembaga Penyiaran untuk Menyediakan Rubrik Khusus dalam Pemberitaan Kegiatan Kampanye Pemilu. Dalam Hal Penyiaran Kampanye Pemilu oleh Lembaga Penyiaran dapat dilakukan dalam bentuk Siaran Monolog, Dialog yang Melibatkan Suara dan/atau Gambar pemirsa atau Suara Pendengar, Debat Peserta Pemilu serta Jajak Pendapat. Penyediaan Halaman dan Waktu yang Adil dan Berimbang untuk Pemuatan Berita, Wawancara dan Untuk Pemasangan Iklan Kampanye Setiap Peserta Pemilu dilaksanakan oleh Lembaga Terkait Sesuai dengan Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan dan Pengawasa Terhadap Media Massa Cetak, Elektronik dan Daring yang Melaksanakan Pemberitaan, Penyiaran dan/atau Iklan Kampanye Pemilu Dilaksanakan oleh Lembaga Terkait sesuai dengan Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan. Itulah Sekelumit Cerita Tentang Media Massa dan Kampanyenya, Yang Penting, Pemilu 2024 Nanti kita Harus Memilih Calon-Calon Presiden Baru atau Parpol Favorit anda Menentukan Nasib Bangsa hingga 5 Tahun Kedepan. Wallahualam...

Jumat, Desember 22, 2023

Catatanku Catatanmu (Edisi Khusus) : 2023 Tahunnya Keemasan Artis-Artis Negeri Jiran, 2024 Nanti Masih Ada?

Hari Ini, Kita Akan Menulis Catatanku Karena Tinggal 10 Hari Lagi 2023 Akan Berakhir. Yuk Kita Nulis Catatanku, Tentang Artis-Artis Negeri Jiran kian Berjaya Karena Menjadi Saingannya Artis-Artis KPop yang Masih Booming.

2023 Adalah Tahunnya Keemasan Artis-Artis dari Negeri Jiran Malaysia (dan Singapura atau Brunei). Kelanjutannya dari 2022 lalu Gara-Gara Popularitas Drama Melur Untuk Firdaus, Lagu Tiara (yang dirilis 1991) dan Lagu Casablanca. Pertama, di Januari, Diawali dengan Penghargaan Olahraga Malaysia yang Dipromotori Surat Kabar Terbesar di Malaysia, Harian Metro, Lalu ada Famili Duo 2 yang Masih Berlanjut dan The Last Trio Standing dan ATN Malaysia 2 juga Masih Berlanjut dari Akhir 2022 lalu. Kehebatan Sang Aktris Kelahiran Malaysia, Michelle Yeoh Berhasil Meraih Penghargaan Golden Globes 2023. Tak Hanya Itu, Presenter Cantik dari Malaysia, Adriana Adnan mengubah Gayanya Kembali menjadi Rambut Fringe ala Artis KPop dan Artis Dunia Seperti zaman 2018-19, di Awal hingga Pertengahan Januari pun Masih belum Berubah jadi Fringe (Kembali). Kegiatan-Kegiatan Adriana di Awal Tahun 2023 pun Mesti Banyak Sekali, Seperti Menghadiri XpanderVenture, Konser Ne-Yo di KL, Pengumuman Hamilnya Yaya Zahir, dll. Tak Hanya Itu, Selebritis-Selebritis Perempuan lain Seperti Azira Shafinaz, Sissy Imann, Hawa Rizwana, Shazabae, Siti Khadijah Halim, Afifah Nasir dan Nabila Razali Mengenakan Pakaian Pengantin ala Rizman Ruzaini Edisi 2023. Selain Itu, Nuha Bahrin dan Naufal Azrin yang Booming lewat Lagu Casablanca dan Jika Hadir dengan Lagu Barunya untuk OST Drama Legenda Puteri Qaseh, Berjudul Takkan Mengalah. Sementara Itu, Pada 18 Januari 2023, AJL 37 Mengadakan Sidang Meda, Lalu 21 Januari 2023, Adriana Adnan, Kaka Azraff, Aedy Ashraff, Daiyan Trisha, dll. Menghadiri Konser Ne-Yo di KL. Sementara Itu, Duo Sissy Imann-Naim Daniel pun Bisa Menyedihkan Kepada Mas Idayu Sebagai Juri dalam Famili Duo 2. Walaupun Bagaimana, Keduanya Beliau Bisa Bangkit Bersama agar Sampai ke Grand Final. Sepanjang Januari hingga Februari 2023, Meerqeen, Anna Jobling dan Eyka Farhana mulai Syuting Drama Melur Untuk Firdaus 2. Drama Seri Projek High Council menjadi Pusat Perhatian Para Anak Millenialnya Malaysia, Terutama Menyaksikan Aksi-Aksi Bintang Muda Berbakat Seperti Daiyan Trisha, Nadhir Nasar, Amir Ahnaff, Mierul Aiman dan Fazziq. Masuk Bulan Februari, Ada Agenda yang Makin Juara, Seperti Konser Melly Goeslaw di KL yang Dihadiri Artis-Artis RI dan Malaysia yang Mengenakan Baju Sekolah pada 4 Februari 2023, Lalu ada AJL 37 yang Berlangsung di Axiata Arena pada 12 Februari 2023 yang Dihadiri Artis-Artis Ternama Seperti Aina Abdul, Naim Daniel, Sissy Imann, Wani Kayrie, Ara Johari, Shaffiq Erwin, Khai Bahar, Shiha Zikir, dll. Pemenangnya Menjadi milik Aina Abdul lewat Lagu Terus Hidup. di Bulan yang Sama, Duo Selebritis Lain, Scha Al Yahya dan Awal Ashaari berangkat Umroh. Sementara, Dolla Rilis lagu Look at This yang Disertai Pesta yang Dihadiri Dolla Sendiri dan Hani Fadzil. di Akhir Februari Pula, Milo Menggelar Meet and Greet Park Seo Joon di Salah Satu Mall di Selangor dan Dihadiri Artis-Artis Besar seperti Hani Fadzil, Adriana Adnan, Yaya Zahir, Muna Bella dan Siti Khadijah Halim, PC Anugerah Drama Sangat 2023 yang Dihadiri Siti Khadijah Halim, Wani Kayrie, Izzue Islam, dll. serta Gempak Most Wanted Awards 2022 yang Dihadiri De Fam, Nabila Razali, Hawa Rizwana, Dolla, Hani Fadzil, Radin, Yazmin Aziz, Aisha Retno, dll. yang Berlangsung Sehari Setelah M&G PSJ. Helo Doktor di Tahun 2023, Menghadirkan 3 Presenter Baru Seperti Nadia Azmi, Adriana Adnan dan Anim Ezati Setiap Minggu Sore. di Bulan Maret-April adalah Bulan yang Sibuk, Ada Konser BlackPink di Stadion Nasional Bukit Jalil, Konser Bulan Bintang di Axiata Arena, Anugerah Drama Sangat 2023, Nonton Bareng Oscars 2023 di Dadi Cinema, Glam x Glam Lelaki Fashion Party, Acara Berbuka Puasa, Viu Together Gater 2023, dll. Semua Event-Event itu Dihadiri Para Artis-Artis Top dari Malaysia. Anugerah Drama Sangat 2023 berlangsung di Putrajaya dan Menghasilkan Kemenangan Melur Untuk Firdaus dan Drama-Drama Lainnya. di Oscars 2023, Nama Michelle Yeoh Berhasil Menyabet Penghargaan untuk Kategori Aktris Terbaik. Ini Sebuah Kebanggaan Untuk Semua Rakyat Malaysia dan Negara-Negara Asia lainnya. Kali Pertama Setelah Puluhan Tahun, Aktris Terbaik di Oscars 2023 Direbut Aktris dari Asia Tenggara. Tak Hanya Itu, Drama Melur Untuk Firdaus 2 dan Projek High Council Menjadi Fenomena di Berbagai Negara, baik di RI dan di Malaysia. Melur Untuk Firdaus 2 menjadi Drama yang Mengulangi Kesuksesan Melur Untuk Firdaus pada 2022. Tak Hanya Itu, Michelle Yeoh Kembali pulang ke Malaysia demi Memamerkan Trofi Oscars. Sementara Itu, penghujung Bulan April 2023, Malaysia Menyambut Lebaran pada 22 hingga 24 April, dan Banyak Artis-Artis pun Memposting Gaya Pakaian Lebarannya yang Sangat Cantik. Seperti Datuk Siti Nurhaliza, Aina Abdul, dll. dari Mei sampai Juli, Pun Banyak Kegiatan yang Juga Sibuk, Seperti Pesta GHD Malaysia di Dekat Menara Petronas, Premiere Film Anwar The Untold Story, Premiere Film Polis Evo 3, Pesta Mugler x H&M, Big Stage 2023, Pesta Dioriviera di Desaru Coast Johor, PC Jack Yusof, PC Journal Sarahaeyo, Makan Siang Bersama Judika, Gala Premiere Film Sumpahan Jerunai, Nonton Film Barbie di GSC Movies, Astro Showcase 2023, dll. Semua Event-Event Tersebut Dihadiri Sejumlah Artis-Artis Terkenal Seperti Adriana Adnan, Shazabae, Muna Bella, Azfar Heri, Azira Shafinaz, Daiyan Trisha, Hun Haqeem, Ara Johari, Nik Nazira, Yonnyboii, dll. Salah Satu Event yang Menggelarnya di Bulan yang Sama adalah ABPBH 35 yang Dilangsungkan di Istana Budaya dan Menghasilkan Pelawak Terkenal Bell Ngasri yang Raih Trofi Artis Paling Populer. Seruan "Yak Yak Ye" di Istana Budaya Seakan-Akan Menjadi Lebih Nyata. Selain Bell Ngasri, Artis-Artis lain yang Raih Trofi, Seperti Anna Jobling, Amir Ahnaff, Meerqeen, dll. Untuk Pembaca Nominasinya Seperti Sissy Imann, Mas Idayu, Siti Hariesa, dll. Drama Jack Yusof menjadi Popularitas yang Menaikkan Nama Adriana Adnan dan Sarimah Ibrahim serta Drama Journal Sarahaeyo yang Merupakan Drama yang Syutingnya di Korea Saat Ramadan. Sementara, Film Polis Evo 3 Menjadi Film Box Office Terbesar di Malaysia Tahun Ini dengan Biaya yang Begitu Besar Sekali. Memasuki Agustus-September, Banyak Kegiatan yang Sudah Ada, Seperti Rampungnya Syuting W Two Worlds Malaysia, Armani Beauty di Mid Valley Megamall yang Dimeriahkan Oleh Afgan, Sidang Media Radio ERA 25 Tahun yang Mengenakan DressCode Hijau, Sidang Media Drama 1MDV, Syuting The One di Bali, Liburan ke Sumatera Barat, Konser Ruffedge di MSA, Pemilu 6 Wilayah Negeri di Malaysia, KLFW 2023, TikTok Awards Malaysia 2023, Bulgari Omnia di Suria KLCC, Parade Hari Kemerdekaan Malaysia 2023 di Putrajaya, dll. Semua Event-Eventnya Tersebut Dihadiri Juga Artis-Artis Terkemuka di Malaysia, Diantaranya Aina Abdul, Sissy Imann, Coex, Ms Kuan, Jestinna Kuan, Siti Khadijah Halim, Wani Kayrie, Hawa Rizwana, Ernie Zakri, dll. Masuk bulan September sampai Oktober, Semua Artis-Artis Malaysia Sibuk Kegiatannya, baik di Luar Malaysia dan di Dalam Malaysia, Contohnya Daiyan Trisha dan Yaya Zahir ke Negara-Negara di Benua Amerika dan Eropa, Hani Fadzil, Azira Shafinaz, Nabil, Radin, Azad, Safee Sali, Elly Arifin dan Puteri Aishah menghadiri Konser Orkestra Dewa 19 di Axiata Arena, Syuting Drama Syurga Itu Bukan Mudah yang Dibintangi Amir Ahnaff dan Anna Jobling, dll. dan Terakhir (November sampai Desember), Banyak Kegiatan-Kegiatan lain Pun Tak Kalah Meriah, Ada Pesta Pernikahan/Resepsi Nabila Razali dan Nik Iruwan, Most Glam 2023, EH Top 20, VIU Up Front 2024, Gentle Monster The Exchange TRX, Dolce Gabbana The Exchange TRX, PC Semifinal Muzik Muzik 38, Grand Final ASGV 2023, dll. Beberapanya yang Paling Besar adalah EH Top 20 yang Berlangsung di PITT Club KL dan Grand Final ASGV 2023 yang Berlangsung di Axiata Arena. Semua Event-Eventnya Juga Dihadiri Juga Semua Artis-Artis Negeri Jiran! Keren dan Meriah Banget... Tak Hanya Itu, Artis-Artis KPop dan RI pun Dibanjiri Datang ke Malaysia dan Para Artis-Artis Negeri Jiran pun Menghadiri Konsernya, Seperti Konser Artis-Artis KPop, Dewa 19, Mahalini, Nidji, Budi Doremi, Rossa, dll. Ini Buktinya, Konser Bintang RI dan KPop di Malaysia memang Memuncaknya Setelah Berakhirnya Masa Pandemi Covid 19. Selain Itu, Big Stage 2023 berlangsung Sengit yang Diikuti Peserta-Peserta dari 4 Negara, Seperti Waode (Indonesia), Nadeera (Malaysia), Coex (Malaysia), dll. Bukan Hanya Big Stage 2023, Tapi ada Mega Spontan 2023 yang Digelar dari Mei sampai Juli 2023 dan Diikuti Peserta-Peserta yang Memiliki Latar Belakang, Seperti Penyanyi dan Pelawak. From Saga With Love menjadi Drama Seri Online yang Syutingnya di Jepang dan Menjadi Pusat Perhatian. Dibintangi Sophia Al Barakbah, Siti Khadijah Halim, dll. Ditambah Lagi, Radio ERA bersama Radio Suria berkolaborasi Bersama untuk Siaran pada 23 Oktober 2023. Dimana Hani Fadzil dan DJ Lin (Kedua Bos Radio) beserta Tim 3 Pagi ERA dan Morning-Morning Suria Ikut Meramaikan Sajian Spesial selama 1 Hari saja dan Mendapatkan Rekor. Tak Hanya Itu, My Lumi dan Marimekko Malaysia Launching Dihadiri Artis-Artis Tenar Seperti Azira Shafinaz, Yaya Zahir, Adriana Adnan, Yazmin Aziz, Mimi Lana, dll. Sementara Itu, Malaysia Menggelar Solidaritas Pales**** di Dataran Merdeka KL yang Dihadiri Para Artis-Artis Terkenal Seperti Daiyan Trisha, Naim Daniel, Yaya Zahir, Siti Khadijah Halim, Shalma Ainaa, Wan Imar Izzat dan Haneesya Hanee. Selain Itu, Nama Yonnyboii dan Nik Nazira Melahirkan Anak Pertamanya pada Hari Pertama Muharram 1445H. Lalu, ada Drama Syurga Itu Bukan Mudah yang Merupakan Drama Terbaru yang Dibintangi Anna Jobling dan Amir Ahnaff. Ditambah Lagi, ada Film Syaitan Munafik yang Merupakan Film Terakhirnya alm Ashraff Sinclair dan Rakyat Indonesia Mesti mendukung Film Mistis dari Malaysia tersebut. dan Terakhir Sekali, LSA 100 yang Berlangsung di Salah Satu Hotel di KL dengan Dresscode "Tidur" dan Dihadiri Sejumlah Artis-Artis Tenar. di Tahun 2024 Nanti, Ketika Malaysia Mengganti Rajanya yang Baru, Adakah Masih Ada Seperti di 2022-23? Kita Tunggu Saja! Wallahualam...