Tampilkan postingan dengan label Ini Catatan Saya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ini Catatan Saya. Tampilkan semua postingan

Selasa, Agustus 12, 2025

Ini Catatan Saya : MTHQA 2025, AMT 2025 dan KLFW 2025

di Awal Bulan ini, 3 Event dari Malaysia lagi Sibuk, Mulai dari MTHQA 2025, AMT 2025 dan KLFW 2025. ya, Ketiga Event-Event tersebut memang Menjadi Pemanasan total di Perayaan Kemerdekaan Malaysia pada 31 Agustus nanti. Oh Ya, satu lagi, Ada Solidaritas Buat Zara Qairina yang Sudah mati pada 16/7 lalu dan Menjadi Peristiwa Kasus Remaja Perempuan dari Malaysia yang begitu Mencekam dari Kasus Matinya Arya Danu dari Indonesia. Bukan Cuma itu, Malaysia lagi ada Solidaritas Palestina Kembali lagi di Tahun ini, Masya Allah, Kok Kembali lagi?

di MTHQA 2025, pun digelar di PWTC KL pada 2 hingga 9 Agustus lalu dan Menyaksikan Puluhan Peserta-Peserta dari Berbagai Negara di Dunia (termasuk Indonesia dan Malaysia). 2 Peserta dari Indonesia yang Mengikuti Pertarungan ini adalah Nur Rahmiyatin Adha dan Ahmad Azroi Hasibuan. di Tanggal 7 dan 8 Agustus lalu, Kedua Peserta Indonesia beraksi sebelum Mengumumkan Pemenangnya pada Hari Terakhir. dan di Tanggal 9 Agustus lalu, Akhirnya, Nur Rahmiyatin Adha berhasil Raih Peringkat 3 Kategori Tilawah Perempuan dan Ahmad Azroi Hasibuan berhasil Raih Peringkat 2 Kategori Tilawah Laki Laki. Keduanya pun sama-sama Kalah dari Malaysia yang Notabenenya adalah Juara 1 di Kategori Tilawah Laki Laki dan Perempuan dalam Ajang MTHQA 2025. Kedua Peserta Indonesia yang Tembus Top 3 Kategori Tilawah Laki Laki dan Perempuan itu Menjadi Kado Manis di Perayaan 80 Tahun Indonesia pada 17 Agustus nanti.

Lain MTHQA 2025, Lain Pula dengan AMT (Anugerah Melodi Terhangat) 2025. di Ajang ini, digelar pada 3 Agustus lalu di PICC Putrajaya dan disiarkan Langsung di TV3 Malaysia. dipandu oleh Ain Edruce dan Fikry Ibrahim serta Imran Aqil dan Fiza Frizzy di Karpet Merah. Sejumlah Bintang-Bintang yang Menghadiri Penganugerahan ini adalah Daiyan Trisha, Shazabae, Anna Jobling, Scha Ellinea, Datuk Rosyam Nor, Fattah Amin, Sophia Albarakbah, Diana Danielle, Siti Saleha, Bella Astillah, Syed Saddiq, Azira Shafinaz, Sophia Liana, Cik Manggis, Fajar Noor, Keymi, Siti Khadijah Halim, Siti Hariesa, Ceddy Ang, Faizal Hussein, Ara Johari, Sarah Suhairi, Wani Kayrie, Alya Iman, dll. dan Nama Daiyan Trisha pun Berhasil Raih Penghargaan tertingginya... Selain yang Daiyan Trisha yang Menggondol 2 Trofi (Selebriti Stailo dan Anugerah Melodi Terhangat), Sejumlah Bintang-Bintang lainnya pun Raih Penghargaan juga, Seperti Bella Astillah, Syed Saddiq, Siti Saleha, Sophia Albarakbah, Sarimah Ibrahim, Keymi, Datuk Rosyam Nor, Fattah Amin, Cik Epal, Zarif Ghazzi dan Khai Bahar. 

Setelah AMT 2025 yang Begitu Meriah, KLFW 2025 pun tak Kalah Meriahnya... di Hari Pertama hingga Terakhir pada 4 hingga 10 Agustus lalu, Sejumlah Bintang-Bintang terkenal dari Malaysia dan Indonesia pun Menghadiri Pesta Fashion terbesar di Tahun ini di KLCC. di Hari Pertama KLFW 2025, mungkin ini Adalah Ulangan dari AMT 2025 yang Berlangsung Sehari Sebelumnya. Lalu, pada Hari Kedua dan Ketiga KLFW 2025, pun Juga dibanjiri Sejumlah Bintang-Bintang terkenal yang Hendak Menonton Fashion Shownya. Sedangkan, pada Hari Keempat dan Kelima KLFW 2025, Bertabrakan dengan Konser Showcase Inilah Kita Sehati Bersama di Pavilion KL (Mantan Venuenya KLFW) dan Konser Hael Husaini, dkk. di Zepp KL. dan Terakhir di Hari Keenam dan Terakhir KLFW 2025, pun Makin Heboh, mulai dari Nuansa ala Bollywood hingga Pidato DSV. Sejumlah Bintang-Bintang yang rutin Menghadiri KLFW 2025 di KLCC, seperti Daiyan Trisha, Eyka Farhana, Shazabae, Tabby Dolla, Sabronzo Dolla, Angel Dolla, Scha Ellinea, Bella Dowanna Halim, Kaka Azraff, Fattah Amin, Sophia Albarakbah, Bella Astillah, Azira Shafinaz, Sophia Liana, Hani Fadzil (Mix), Calista Leah Liew (Hitz), Siti Khadijah Halim, Sissy Imann, Ceddy Ang, Azfar Heri, Ara Johari, Wani Kayrie, Sarah Suhairi, Alya Iman, Yazmin Azis, Aisha Retno, Jestinna Kuan, Shalma Ainaa, Wan Imar Izzat, Agy, Gajen Chandra, Isha Norsham (Era), Shasha Nadira (Era), Adriana Adnan, Uyaina Arshad, Liyana Jasmay, Zizan Razak, Sona One, Sarimah Ibrahim, Amira Othman, Azrel Ismail, Daler Yusuf, Simon Xavier, Nina Ariff, Arisa Soraya, Tisya Ong, Intan Najuwa, Nazreem Musa, Nur Fazura, Amir Masdi, Ummi Nazeera, Amelia Th, Mimi Lana, Wak Doyok, Siti Saleha, Joshua Fitton, Hael Husaini, Nabila Razali, Diana Danielle, Nadeera Zaini, BoyBand Alpha, Hawa Rizwana, Nadia Brian, Syamel, Ernie Zakri, Mimi Fly, Amber Chia, Qasrina Karim, Athina Kamarudin, Sharifah Rose, Titi Kamal, Christian Sugiono, dll. Namun Sayangnya, Sejumlah Menteri/Wamen Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran (seperti Maruarar Sirait, Meutya Hafid, Teuku Rifky Harsya, Sudaryono, dll.) tak serta merta Menghadiri Pesta Fashion terbesar Tahun ini di Sekitaran KLCC. Pesta KLFW 2025 (termasuk 2 Event yang bertabrakan sama KLFW 2025) menjadi Ajang Konsolidasi dan Rekonsiliasi Bersama Para Bintang-Bintang ternama. 

Ketiga Event ini di Agustus memang Makin Meriah dan Makin Juara... untuk Penganugerahan AME (Anugerah MeleTop ERA) 2025 kelak, kita tunggu saja pada 2 Bulan lagi (Oktober 2025), Insya Allah...

Selasa, April 15, 2025

Ini Catatan Saya : Antara Titiek Puspa dan Tun Abdullah Ahmad Badawi

di Bulan April, Kita turut berbelasungkawa atas Kematiannya 2 Tokoh Terbesar dari 2 Negara Serumpun, antara Titiek Puspa (Penyanyi Legendaris Indonesia) dan Tun Abdullah Ahmad Badawi (Mantan PM Malaysia era 2003-2009). Nama Mendiang Titiek Puspa sebenarnya berawal dari Nama "Sumarti" atau "Sudarwati" yang dilahirkan di Tabalong, Kalsel pada 1 November 1937. dia berasal dari Keluarga Campuran antara Kutoarjo dan Trenggalek. Sosok ini Merupakan anak dari Pasangan Siti Mariam dan Tugeno Puspowidjojo. dan Mengawali Karirnya pada era 1950an, Sehingga Beliau ikut Lomba dengan Nama Panggungnya "Titiek Puspo" yang diambil dari Titiek, nama panggilannya Sehari-hari dan Puspo, nama Bapaknya. dan Akhirnya Mengubah Nama "Puspo" menjadi "Puspa" dan sejak itulah dikenal sebagai "Titiek Puspa" sejak Nama Panggungnya dipilih oleh Bung Karno. Berawal dari Kontes Menyanyi di RRI, Kemudian merilis Lagu-Lagunya yang Tenar seperti Doa Ibu, Si Hitam, Minah Gadis Dusun, Pantang Mundur, Apanya Dong, Marilah Kemari, dll. di Tahun 1957, Titiek Puspa berkawin dengan Zainal Ardi, seorang Karyawan RRI. lalu Pada 1963, Melahirkan Anak Pertama dan Keduanya. Titiek Puspa pun Membintangi Film-Filmnya seperti Karminen, Inem Pelayan Se** dan Apanya Dong. Sempat Bersidang untuk Kasus Pemberian Mobil oleh Mantan Gubernur Bank Indonesia, Jusuf Muda Dalam yang disangkutpautkan dengan G30SPKI. Pada 1968, Titiek Puspa dan Zainal berpisah dan bercerai, lalu 2 Tahun berselang Kembali berkawin dengan Mus Mualim. Semenjak Kerjasama Titiek-Mualim, Beliau ikut Membuat Program PAPIKO Operet yang kerap tayang di TVRI dari era 70an hingga 90an. PAPIKO yang Menjadi Signature Program Spesial Lebaran dari TVRI yang dibanjiri Bintang-Bintang terkenal seperti Hetty Koes Endang, Trio Libels, Mendiang Koes Hendratmo, dll. Sempat Juga jadi Kadernya Golkar di Pemerintahan Soeharto karena Sempat jadi Caleg Golkar di Dapil Jateng dan Gagal Lolos ke Senayan. Buktinya, Nama Titiek Puspa di Golkar adalah bukti untuk Mendukung Soeharto terus jadi Pemimpin di Negeri ini pada Rezim Orde Baru (sebelum 1998). Titiek Puspa mengajak Para Bintang-Bintang besar Indonesia jadi Pendukung Golkar dalam Pemilu 1982, 1987 dan 1992, Salah Satu Lagunya adalah "Bapak Kami Soeharto" yang Biasanya diputar di TVRI dan RRI apalagi adalah Propagandanya Soeharto sebelum Tumbangnya Orde Baru pada Mei 1998. Titiek Puspa, Soeharto dan Golkar memang ada Hubungannya sebagaimana yang Penerusnya (selain BJ Habibie, Gus Dur dan Megawati), SBY/Jokowi. Pada 1991, Mus Mualim Sudah Tutup Usia dan Tak lagi Bersama Beliau. Tak Cuma itu, Lagu "Bing" yang dirilis 1974 sebagai Penghormatan untuk Bing Slamet yang Sudah Meninggal Dunia. Sosok Ini pun Pernah jadi Bintang Iklan Produk-Produknya, seperti Kodak (1978), Mixagrip (1981/82/83/84), So Klin, Maspion, dll. Lalu, pada tahun 1992, Titiek Puspa kembali Merilis PAPIKO "Ronce-Ronce" yang Menjadi Operet Terakhir sebelum Aktif Kembali di Lebaran tahun 1996 atau 1997 melalui TVRI Nasional (dulunya Programa 1 TVRI). di Tahun 1996-1999, Beliau bekerjasama dengan 2 Penyanyi Cilik saat itu, Saskia dan Geofanny menghadirkan Lagu Menabung dan Aku Suka Musik. Bahkan, disaat Boomingnya Titiek-Saskia-Geofanny ditawari jadi Bintang Iklan Bank Duta yang Backsoundnya Lagu Menabung dengan Liriknya yang diganti agar Sesuai dengan Citra Iklannya. Kala itu Namanya "Palapa Yunior dari Bank Duta" yang Kerap diucapkan VO terkenal yang kala itu jadi VO (Voice Over) ANTV (TVnya Keluarga Bakrie) era 90an, Petrus Urspon di Akhir Iklannya sebelum beralih ke Geofanny yang mengujar "Ke Bank Duta yuk". di Tahun 2005, Titiek Puspa bersama Para Penyanyi dan Grup Band dari Musica Studios/Trinity Optima/Bulletin Record seperti Ungu Band, Kahitna, Rossa, David (Mantan Pentolan Naif), Emil (Mantan Pentolan Naif), Peterpan (aka Noah), dll. Merilis Album "From Us to U" yang Dirilis 2 Dekade silam (2005). Memuat 10 Lagu-Lagu Karya Titiek Puspa yang dinyanyikan Ulang oleh Penyanyi/Grup Musik dari 3 Label berbeda (Seperti Album Tribute to KLa Project yang dirilis 2011 yang Isinya Lagu-Lagunya KLa Project yang Dinyanyikan Oleh Musisi Musisi lain). Lagu Andalannya adalah Marilah Kemari yang Berkolaborasi antara Titiek Puspa dan Penyanyi/Grup Musik dari 3 Label berbeda. Selain yang From Us to U, di awal Tahun yang Sama (awal 2005) Beliau Juga ikut Bernyanyi bersama untuk Menyanyikan Lagu untuk Korban Tsunami Aceh pada 26 Desember 2004 silam. Titiek Puspa bersama Penyanyi-Penyanyi lain Seperti Delon Thamrin, Theodora Tia, Andy /RIF, Duta SO7, Fadly Padi Reborn, Mendiang Glenn Fredly, Tasya, Ebiet G. Ade, Audy, Kikan Cokelat, Ahmad Albar God Bless/Gong 2000, Armand Maulana Gigi, dll. berkumpul di Lagu "Kita Untuk Mereka" yang dimuat di Album Khusus Untuk Korban Tsunami di Aceh. Pesaing Lagu ini adalah Lagu "Ayah (Aceh)" yang Dinyanyikan Oleh Ariel (Pentolan Noah) dan Candil di Album "Dari Hati Untuk Aceh" kepunyaan Musica Studios dan "Indonesia Menangis" dari Sherina Munaf dari Album berjudul Sama kepunyaan HP Records dan MGN. di Tahun 2007, Bertepatan dengan Perayaan 70 Tahun Kelahiran Titiek Puspa, Mengadakan Konser besar bertajuk "Karya Abadi Sang Legenda" yang digelar pada sekitar November 2007 yang dimeriahkan Oleh Sejumlah Penyanyi Penyanyi atau Grup Musik Lintas Generasi seperti Hedi Yunus (Pentolan Kahitna), Ari Lasso, Rio Febrian, Inul Daratista, Project Pop, dll. ditambah Presiden ke 6 RI saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono ikut Menontonnya. Pada Tahun 2009, Beliau Mengalami Kanker Serviks dan Dimasukkan ke RS Mount Elizabeth di Singapura dan Akhirnya Sembuh dari Kanker. di Dekade 2010, Titiek Puspa tetap aktif sebagai Penghibur Senior yang Terus Bertahan dari Waktu ke Waktu, Semisal Beliau Muncul di Iklan TV Maspion yang sering Nongol di Metro TV bersama Alim Markus dan Jimly Asshidiqqie. Perkataan Khas dalam Iklan ini adalah "Cintailah Produk Produk Indonesia". di Tahun 2014, Beliau Mengajak Anak-Anak dari Latar Belakang Etnis se Indonesia membuat "Duta Cinta dan Titiek Puspa" sebagai Akhir dari Kematian Kejayaan Lagu Anak Anak. di tahun yang Sama (2014), Beliau jadi Duta Kampanye Jokowi dan Jusuf Kalla dalam Pertarungan Pemilu Presiden 2014. di Periode 2017-2019, Duta Cinta dan Titiek Puspa sering tampil di RTV dalam Pesta Sahabat (kecuali Lebaran Sebentar Lagi dan 17an di Kampung Halaman). di Periode yang Sama, Beliau Kembali main ke TVRI disaat Selebritis terkemuka Helmy Yahya menjadi Bosnya, Lewat Mengaktifkan Kembali "Operet PAPIKO Lebaran" di 2018 dan 2019. Pada 2018, saat itu TVRI Nasional masih Belum Berubah Logonya menghadirkan PAPIKO Lebaran 2018 pada 15 dan 16 Juni 2018. dan Setahun berselang (2019), Lagi-Lagi ada PAPIKO Lebaran yang Tayang pada H-1 Lebaran 2019 atau Saat Saat TVRI Nasional (termasuk Stasiun TVRI Daerah Daerah Setempat di Indonesia) berganti Logo yang Saat ini sejak 29 Maret 2019 silam. ditambah, Beliau Lagi Lagi jadi Pendukung Jokowi dalam Kontestasi Pemilu 2019. dan Pada 26 Maret 2025, Titiek Puspa Masuk RS Medistra karena Menderita Stroke dan Terpaksa Pingsaan saat Syuting Lapor Pak Edisi Khusus Lebaran 1446H/2025M. Lapor Pak Edsus Lebaran 1446H menjadi Penampilan Terakhirnya Beliau sebelum Tutup Usia. dan pada 10 April 2025, Beliau Tutup Usia pada Jam 4.25 Sore di RS Medistra Jakarta. Walaupun Sudah Meninggal Dunia, Jasanya Tetap dikenang dari dulu Apalagi Sang Legenda sudah Pergi ke Alam Baka! dan Keesokan Harinya, dimakamkan di TPU Tanah Kusir pada Jam Setelah Jumatan dan dihadiri Sejumlah Selebritis dan Tokoh Besar yang Dekat dengan Mendiang Beliau, seperti Wapres RI Gibran Rakabuming Raka, Mantan Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono, Jan Djuhana, Inul Daratista, dll. Selain Titiek Puspa yang Sudah Meninggal Duluan, Mantan Perdana Menteri Malaysia era 2003-2009, Tun Abdullah Ahmad Badawi juga Ikut Meninggal Dunia Kemarin. Dilahirkan di Pulau Pinang pada 26 November 1939. Mengawali Karirnya Setelah Lulus Kuliah di Universitas Malaya dan Bergabung dengan Malaysian Administrative and Diplomatic Corps. Lalu Menjadi Direktur Pemuda dan MAGERAN. Lalu, pada 1978 pun didepak dari Organisasinya (MAGERAN) dan Menjadi Anggota Parlemen dari Kepala Batas. Pernah Membuat UMNO Baru alias UMNO Perjuangan pada era 80an. Lalu, pada 1991, Beliau jadi Menteri Luar Negeri di era Mahathir Muhammad. dan Hanya Bertugas di Kementerian ini hingga 1999 karena ada Syed Hamid Albar yang Meneruskannya. di Awal 1999, Beliau Jadi Wakilnya Mahathir Muhammad yang Meneruskan Anwar Ibrahim (sekarang jadi PM Malaysia sejak 2022 hingga kini). Saat Jadi Wakilnya, Beliau jadi Orang Serba Bisa di Lingkungan Pemerintahannya (seperti Jadi Menteri Luar Negeri hingga Pertahanan). Pada 2003, Beliau Resmi Menjadi Perdana Menteri ke 5 Malaysia. Awal Tugasnya, Memperjuangkan Advokasi Keislaman yang dikenal sebagai "Islam Hadhari". Pada Pemilu 2004 Malaysia, Tun Abdullah Ahmad Badawi pun Menjadi Penguasa Terbesar bagi BN (Barisan Nasional) sehingga Terus Bertahan jadi PM Malaysia sejak didudukinya pada 31 Oktober 2003 silam. Kursi BN di Pemilu 2004 Malaysia hanya nyaris 200 Kursi di Parlemen dan PAS jadi Dominan di Wilayah Terengganu atau Kelantan (yang biasanya adalah Oposisi kala itu). Puncaknya, pada Perayaan 50 Tahun Kemerdekaan Malaysia dan 44 Tahun Lahirnya Malaysia, Beliau Mengucapkan "Merdeka!" di Dataran Merdeka, KL. Perekonomian Malaysia begitu Bersinar setara dengan era Mahathir yang Lumayan bersih meskipun terjerat Krismon di Periode 1997-1999. Perpindahan Pergerakan pun Menurun terus menerus yang Membuatnya Keinginannya Seperti Mantan Presiden RI SBY yang ingin Merekah. Piala Asia 2007 merupakan Turnamen yang digelar Kali Pertama di Malaysia dan 3 Negara ASEAN lainnya yang dilangsungkan pada 7 hingga 29 Juli 2007, Dimana Beliau ikut Berjuang bersama Timnas Malaysia ikut Bertarung dalam Pertarungan Sepakbola dari 16 Negara Asia di Piala Asia 2007. Tidak Cuma di Malaysia, tapi di Thailand, Vietnam dan Indonesia ikut Bertarung Juga apalagi Sebagai Tuan Rumah di 2007. di Tahun 2008, Beliau ikut Lagi Bertarung di Pemilu Malaysia 2008 dan Sehingga BN Menang Terus di Sebagian Besar Wilayah-Wilayahnya. Sedangkan di Kedah, Selangor, Pulau Pinang dan Perak Kalah dari PKR (si Paling Oposisinya Malaysia kala itu). BN menpertahankan Beliau jadi PM hingga April 2009 dan Sehingga, Beliau Menggantinya dengan Najib Razak pada April tahun yang Sama. Sosok Terhebat yang Mengatasi Korupsi hingga Wilayah Islam di Malaysia sempat Berkawin dengan Jeanne Abdullah pada 2007 sebagai Penerusnya Endon Mahmood yang Tutup Usia pada 2005 silam. Syekh Abdullah Fahim dan Khairy Jamaludin adalah Anak atau Menantunya Sang Mantan PM Malaysia tersebut. dan Pada 2025, Beliau Menghembuskan Nafas Terakhirnya pada 14 April Kemarin jam 7.10 Malam Waktu Setempat (6.10 Malam WIB). Kabar Kematiannya Beliau dikonfirmasi oleh Keluarganya (termasuk KJ) dan Para Pihak-Pihaknya. Jenazah Mendiang Ahmad Badawi kemungkinan akan Dimakamkan Nanti Pagi/Siang di Makam Pahlawan KL. Semoga, Kedua Namanya dari 2 Negara Serumpun, Bisa Diterima disisi Allah SWT, dan Bertenang di Alam Baka Sana, Amin Yra...

Rabu, Maret 19, 2025

Ini Catatan Saya : Kemeriahan Acara Bukberan Astro dan Buttonscarves 2025, Pesta Meriah Lain Macam di Suria KLCC dan Absolut Bazaar SG 2025 (Update)

Sudah Lama Ga Nulis Catatanku, Yuk Kembali Menulis Catatanku, kan ini di Pertengahan Ramadhan...

Sepekan Lalu, di Negeri Jiran Malaysia, Mengadakan 2 Event Besar untuk Bukberan di Waktu Bulan Ramadhan ini, diantaranya adalah Bukberan Astro (plus Launching Program Lebaran Astro 2025) dan Buttonscarves Malaysia. Astro pun Mengadakan Bukberan di One World Hotel PJ yang dibanjiri Selebritis-Selebritis Lintas Generasi Malaysia seperti Nadhir Nasar, Mierul Aiman, Sherry Alhadad, Meerqeen, Zizan Razak, Qasrina Karim, Bella Dowanna, Anna Jobling, Lisa Surihani, Yusry KRU, Datuk Yusof Haslam, Datuk Jalaluddin Hassan, Mimi Fly, Wani Kayrie, Dinda Dania, Nadeera Zaini, Hael Husaini, Fattah Amin, Miss Alvy, Daiyan Trisha, Michael Ang, Aedy Ashraff, Evertts Gomes, Nurel Baharin, Redza Rosli, Sarimah Ibrahim, Datuk Aznil, Datuk AC Mizal, Siti Saleha, Cik B, Issey Fazlisham, Hawa Rizwana, Fazziq Muqris, Keanu Azman, Alyssa Dezek, Qadeejah, Ara Aziz, Khai Bahar, Nia Atasha, Sky Iskandar, Namie, Elly Mazlein, Harissa Adlynn Halim, Tok Ram, Erra Fazira, dll. Bukeran Astro Kali ini, Memang beda dari Tahun 2024, dimana Bell Ngasri dan Bintang Bintang Lain Menghadirinya dan Bersamaan dengan Sidang Gugatan MK Hasil Pemilu 2024 Presiden yang Dihadiri Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud MD. Lagu Nyam Nyam Ketupat pun Tampil di Event ini, kan Bisa Bikin Imut kayaknya, Sedangkan Lagu Meriah Lain Macam pun Jadi Sedikit Jenaka sebagaimana Lagu-Lagu Semi Jenaka di Era 80an yang Kala itu Booming di Indonesia. Tak Ketinggalan, Meluncurkan Video Film Pendek Lebaran Astro Tahun ini berjudul "Lain Macamnya Raya" yang Mengunsurkan Komedi Ala-Ala Warkop dan Doyok-Kadir di Era 80-90an atau Ala Manoj Punjabi dan MDE (seperti KMG). Pemerannya adalah Ellie Suriaty, Mierul Aiman, Everrts Gomes, Qasrina Karim, dll. Sedangkan Buttonscarves Malaysia pun Mengadakan Bukbernya di KL Convention Centre dan Dihadiri Sejumlah Bintang Bintang terkemuka Malaysia dan Indonesia, seperti Whulandary, Ustadz Don Daniyal Don Biyajid, Sarah Suhairi, Aisha Retno, Wany Hasrita, Fyza Kadir, dll. disediakan Banyak Menu Menunya yang Sesuai dengan Buffetnya di Tempat yang Sama. Sayangnya, Nama Fakhrul UNIC, Ustadzah Farhatul, dll. Tidak dapat Menghadiri Kedua-dua Event ini, Karena Masih Tampil di Program Spesial Ramadhan atau Bukan. Kedua Event ini Bersamaan dengan Hari ke 11 Ramadhan 1446H di Malaysia (kalau Indonesia tanggalnya 12 Ramadhan 1446H). Beberapa Hari Setelahnya, Astro dan Suria KLCC Mall mengadakan Pesta Meriah Lain Macam yang Dimeriahkan oleh Wani Kayrie, Miss Alvy, Dinda Dania, Kamal Adli, Mierul Aiman, dll. dilangsungkan dari Tanggal 15 hingga 16 Maret lalu. Bersamaan dengan Pesta Meriah Lain Macam di Suria KLCC, Absolut Bazaar SG 2025 tak ketinggalan digelar, Dimana Banyak Sekali Bintang Bintang terkemuka dari Negeri Jiran Malaysia ikut Memeriahkan Pameran Ramadhan/Lebaran terbesar di 2 Negara ASEAN (Singapura dan Malaysia). Berlangsung dari Tanggal 14 hingga 16 Maret 2025 yang dibanjiri Bintang Bintang terkenal mulai dari Hawa Rizwana, Aisha Retno, dll. Pasca Bukberan Astro/Buttonscarves, Pesta Meriah Lain Macam di Suria KLCC dan Absolut Bazaar SG 2025, Event-Event Ramadhan lainnya pun Masih ada, Seperti Mix Radio Iftar 2025, Pesta Meriah Lain Macam di Dataran Merdeka dan Pavilion KL, Absolut Bazaar KL 2025, Starvendors 2025, Bubur Lambuk Drive Thru Astro Radio 2025, World Quran Hour 2025, dll. Beberapa Event-Event Ramadhan dan Malaysia dan Singapura sudah Berjalan (Selain Astro dan Buttonscarves), Mulai dari Ayaaya Bag, Bath and Body Works Malaysia, Celebfest, dll. Bukan Cuma Kegiatan Bukberan yang Membesar, Tapi yang Lainnya pun Ada, Semisal Petualangan Adriana Adnan ke Kelantan sambil IGSan (Seperti Petualangannya Beliau di Korea dan Wani Kayrie di Eropa pada Oktober Tahun lalu bersamaan dengan Retreat Kabinet Merah Putih di Magelang), Wani Kayrie rutin ke Bazaar Ramadhan, dll. Ramadhan di Malaysia di Tahun ini Tak bisa Serentak dengan Indonesia, meskipun Waktunya Telat dan Bisa Bisa Membawa Kedamaian dan Sejuk, Sebagaimana di Saat Kampanye Pemilu dan Pilkada Tahun lalu yang Berlangsung Damai. Mari Kita Putar Balik ke Tahun 1999/2000, dimana Saat itu Presiden ke 4 RI Gus Dur menghadiri Buka Puasa bersama ditemani Wapresnya, Megawati. disaat Menjelang Berbuka, Gus Dur berjalan Lambat ditemani Para Pengawal-Pengawalnya. Sedangkan, Megawati ditemani Suaminya (Mendiang Taufiq Kiemas). di Kota Tempat Tinggalku (Mojokerto), Bulan Ramadhan saja Mengadakan Sholat Jumat (Ramadhan) di Masjid At Taufiq Mojokerto yang ada Khutbah Jumatnya yang Membahas Tentang Ramadhan berterusan dan Mengadakan Pengajian Rutin (Majelis Ta'lim (Ilmu) Rutin) di Mushollaku (Al Amin) yang Kerap dilangsungkan Setiap Jumat Menjelang Maghrib Selama bulan Suci ini. Tema-Tema di Pengajian ini Semuanya Tentang Ramadhan dan Syawal. Bahasa untuk Pengajian ini adalah Bahasa Jawa, Indonesia dan Arab, Mantap deh... Setelah Pengajian Selesai, Langsung Melaksanakan Bukberan di Mushollaku, Keren sih, ada Banyak Makanan-Makanannya dan Minuman-Minumannya, Full Enak Maseh... Saya pasti Ikut ke Musholla untuk Pengajian ini sejak Pertengahan Bulan ini, di Awal Bulan Ramadhan lalu, Saya Dilarang sama Mamiku, Tapi Sekarang, Ga Mau Dilarang lagi karena Sudah diizinkan Mamiku... dan Pada Jumat lusa Nanti, Kita Tetap bisa Menghadiri Pengajian Rutin Ramadhan di Musholla ini dan Jangan Lupa, Haruslah Pakai Jaket dan Sarung/Celana Panjang... yang Pakai Jaket kan Mesti Ganteng dan Ga ada Lawan... Saya Pakai Jaket berwarna Hitam berlogo Harley Davidson, Keren sich... Ramadhan ini Harus ada Hikmahnya, Bisa Sederhana, Menjadi Takwa, Melatih Disiplin, dll. Insya Allah, Ramadhan ini jadi Istiqomah hingga Hari Kemenangan nanti di Awal Syawal. Wallahualam...

Update (11/4/25):
Postingan ini Direvisi pada 11/4/25. 

Kamis, Januari 23, 2025

Ini Catatan Saya : Dengerin Radio dari Kota-Kota di Jatim dan Negeri Jiran (Update)

Mulai Januari ini, Catatanku Catatanmu berubah jadi Ini Catatan Saya. Sebenarnya, yang Catatanku Catatanmu yang dilakukan Sejak 2 tahun sebelumnya (2023), Tidak ada lagi dan Terpaksa direbranding total agar Tetap Sama yang Pendahulu-Pendahulunya. Nah, Kita Buat Postingan Perdanaku. Pembahasan Sebelumnya : KLIK DISINI

Beberapa Waktu lalu, Saat Saya berangkat ke Surabaya atau Malang Sepanjang Januari ini, Gue Sempat Mendengar Radio-Radio yang Bersiaran di Surabaya Raya dan Malang Raya. Kalau Surabaya Raya sih Cuman Isinya Surabaya, Sidoarjo dan Gresik. Sedangkan Malang Raya isinya Kota/Kabupaten Malang dan Kota Batu. Sedangkan, Wilayah Mojopahitan Cuman ada Kota/Kabupaten Mojokerto sama Jombang. Lalu, Wilayah Mataraman Jatim ada Kota/Kabupaten Kediri, Nganjuk, Kota/Kabupaten Madiun, Ngawi, Kota/Kabupaten Blitar, Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan. Adapula Wilayah Tapal Kuda dan Madura Seperti Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep, Lumajang, Jember, Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Kota/Kabupaten Probolinggo dan Kota/Kabupaten Pasuruan. dan Terakhir, Kawasan Pantura Jatim Seperti Bojonegoro, Lamongan dan Tuban (Kalau Panturanya Jateng Cuman ada Tegal, Brebes, Rembang, dll.). di Surabaya, Kita Bisa Mendengarkan Radio Suara Surabaya FM yang 100% Berita dan Musik dipancarkan dari Frekuensi 100 FM. Kenapa sih? Karena Radio ini Cuman Menghadirkan Berita Terkini dan Teraktual yang Sedang Terjadi di Penjuru Jatim, 37 Propinsi Lain di Indonesia dan di Penjuru Dunia. Flash News yang Dikenal Sebagai Catatan Ringkasnya Tim Redaksi Suara Surabaya yang Kerap Hadir Setiap hari hingga 3×24 Sehari. Untuk Lintas Informasinya kan Beritanya Singkat Hingga 5 Menit Setiap hari juga (Kecuali di Hari Minggu). Oh ya, yang Jaring Radio kan ada Setiap Senin hingga Sabtu yang Bisa Didengarkan di Radio SSFM. Jaring Radio merupakan Kolaborasi antara Radio SSFM dari Surabaya dan Radio-Radio lain di Jatim yang merupakan Bagian dari Keluarga SSFM seperti Radio Maja FM Mojokerto, Tidar Sakti Batu Malang, City Guide FM Malang, Karimata Pamekasan, Nada FM Sumenep, Mandala FM Banyuwangi, K Radio Jember, SBI FM Bojonegoro, Ge FM Madiun, TA Radio Solo, Rasika Semarang dan Radio Bhasa Situbondo. Kalau yang di Malang Raya, 2 Radio yang Mengudara di Wilayah ini, Tidar Sakti Batu dan City Guide FM kan Ikut Jaring Radio meskipun Radio SSFM tak bisa dijangkau (yang Wilayah Utara Malang Raya lumayan jangkau kan). Bukan Cuma SSFM, Yang Radio M Radio Surabaya pun Fokus Pada Musik Terkini seperti Kakaknya. Yang She Radio, Juga dikenal Sebagai Radio Perempuan untuk Jatim. Sebelumnya, Nama Giga FM pun menjadi Radionya Orang Sidoarjo dan Terpaksa Pindah total ke Surabaya karena Berganti Formatnya Saat ini. Kini, Radio SSFM cuman Isinya Iklan Produk-Produknya Wings Group! kan Setara dengan Radio-Radio lainnya di Jatim yang Memutar Iklannya yang Sama. Bukan Hanya di Surabaya dengan SSFM, Tapi di Wilayah Malang Raya ada Banyaknya Radio-Radio terkemuka yang Mengudara di Wilayah ini, Seperti Radio Krisna FM Malang, Salam Tahes Malang FM (Grup Radio KS Tulungagung/Kartika Jombang), Tidar Sakti Batu, City Guide FM, MFM dan Elfara. Yang Radio MFM sama Elfara cuman ada Iklan-Iklannya Wings Group sama Seperti SSFM (Seperti yang disebutkan diatas Tadi), Sedangkan, Radio City Guide Malang dikenal Sebagai Radio yang Memberitakan Malang Raya dan Kota-Kota lain di Jatim plus Iklan Minyak Gosop Cap Tunggal versi Omongan (aka Adlib), Radio Salam Tahes Malang yang Terkenal dengan Radio Musik dan Iklan Obat-Obatan dari PPN Group/FJR 24 Jam dan Radio Krisna FM Malang yang Menghadirkan Lagu-Lagu Pop Jawa, Dangdut, Budaya Tradisional, Musik Pop-Rock Indonesia dan Musik Islami ditambah ada Lantunan Sholawat Nariyah disaat Setelah Adzan Maghrib, Asmaul Husna dan Pembacayaan Surat Yasin 83 Ayat dan Iklan Herbal Nariyah yang Sering diputar terus menerus, Kan dianggap Sebagai Radio Jamu untuk Jual Beli Herbal Nariyah yang Harganya hanya Rp. 100.000,-. Bukan Cuma dari Surabaya dan Malang, yang di Mojokerto (Kota Tempat Tinggalku) dan Jombang pun Semestinya Mendengarkan Radio-Radio dari Mojokerto atau Jombang, di Rumahku kan Pernah Mendengar Radio Maja, RFM, SJS FM ataupun Suara Giri dari Gresik kalau ga salah. Yang Radio RFM kan cuman Memutarkan Lagu-Lagu Pop, Rap, Rock, Dangdut, Tradisional Jawa dan Jazz. Kan Menyasar untuk Anak Muda, Keluarga dan Orang-Orang di Golongan Menengah-Bawah. Kalau Radio Maja Cenderung ke Golongan Atas-Menengah atau Menengah-Bawah sama Keluarga. Sedangkan, Radio Kartika FM Jombang kan Menjadi Radio terunggul di Jombang (selain Radio Gita FM) yang Cakupannya dari Jombang hingga ke Wilayah Mojokerto dan Sebagian Wilayah Nganjuk-Kediri. Radio Kartika FM Jombang cuman Isinya Lagu-Lagu Dangdutan, Tradisional Jawa, Pop, Rock dan Bollywood. Setiap Senin hingga Sabtu, Radio ini Memutarkan Lagu-Lagu Dangdut, Tradisional Jawa, Pop Rock Melayu, Bollywood dan Tembang Nostalgia era 70an-90an. Yang Berita 5 Menitnya, Pasti Lintas Informasi yang Disiarkan Serentak antara Radio Kartika FM Jombang dan Jaringan MNN yang teesebar di Kota-Kota dari Pulau Jawa 3x Sehari. Mirip dengan yang Judul sama dari Radio SSFM. Untuk Hari Minggu, Pemutaran Lagu-Lagu Dangdut dan Tradisional Jawa tetap ada dari Pagi hingga Siang, Sedangkan Siang hingga Sorenya, Memutarkan Lagu-Lagu Pop dan Rock Indonesia terkini dan Malamnya, 6 Jam diisi Lagu-Lagu dari Rhoma Irama dan Iwan Fals Masing-Masing 3 Jam. Untuk Lagu-Lagu Rhoma Irama, Biasanya diputar jam 6.00 Sore hingga 9.00 Malam dan Lagu-Lagu Iwan Fals, Semestinya diputar dari jam 9.00 Malam hingga 12.00 Tengah Malam. Yang Wayang Kulit pun ada di Senin Tengah Malam jam 12.00 Tengah Malam, Tapi hanya sampai 2 Jam Saja. Tak Cuma itu, ada Iklan-Iklannya Seperti Pupuk KCC, King Pandanus, Layanan Pajak Jombang, dll. Kalau yang RFM Mojokerto isinya Iklan Pupuk KCC, IMM Toyota, Madu El Habsyi dan Produk-Produk Wings Group, Maka di Radio Kartika FM Jombang isinya Iklan King Pandanus sama M King. Untuk Kota-Kota lain di Jatim (Selain Surabaya, Mojokerto, Jombang, Batu dan Malang), kan Pernah Dengar Radionya, Kayak Radio Andika dari Kediri, Prosalina dari Jember, GBS dari Banyuwangi, Vis FM dari Kota yang Sama, dll. Bukan Cuma Jatim dan Radio-Radionya, Tapi yang Radio-Radio dari Negeri Jiran Malaysia pun Sempat pernah Didengar lewat Online dari dulu, Seperti Radio Hot FM, FlyFM, Suria, ERA, Sinar, Cool 101, dll. Yang Radio Asyik/Salam FM kan Sempat Didengar tapi Sebentar doang dan Memaksa Memilih Radio Klasik RTM biar Makin Pas. Yang Radio Suria kan Setiap Sabtu Malam/Minggu Dinihari Sering Putarkan Lagu Disana Menanti Disini Menunggu dari Uk's sama Lagunya EYE berjudul Satu Nama Tetap dihati atau Izinkan Selamanya. Keren sih... Sebenarnya, Radio Suria Malaysia ga cuma Memutarkan Lagu-Lagu Pop Rock Melayu 80-90an, Tapi Lagu-Lagu lain dari Generasi ke Generasi, Mantap gitu. Ini Cuman Radio Alternatif Selain Radio ERA, dkk. dan Sempat Melakukan Siaran bersama pada Akhir Oktober 2023 silam yang Dimana, Kerjasama Radio ERA dan Suria melaksanakan Siaran Campuran selama 1 Hari di Waktu Pagi. Kala itu, Hany Fadzil bersama DJ Lin siap bertugas Bersama-Sama. Selain Suria, Radio Klasik RTM kan Masih ada Lagu-Lagu tenar yang Genrenya Pop Rock Melayu atau Lainnya, Agar bisa jadi Obat Nostalgia. Radio Memang adalah Benda yang Mempersatukan Kita, Karena Radio adalah Media Utama Pemersatu Bangsa Indonesia dan Dunia... Lewatlah Radio, Harus Sampaikan ke Orang-Orangnya, Seperti Dituangkan dari Liriknya Lagu Sheila On 7 berjudul Sama. 


Update :

Postingan ini Direvisi pada 25/1/25

Update :

Postingan ini Direvisi pada 26/1/25