Selamat Berhari Minggu. Nah, Kita akan Posting Blog yang Kompilasi Iklan-Iklan Lawas era 2000an awal yang biasanya Muncul di Berbagai Majalah-Majalah dan Tabloid-Tabloid suatu ketika dulu. Dijamin pasti Bernostalgia untuk Mengembalikan Memori kita!
Jauh Sebelum eranya Disrupsi Digitalisasi, Medsos dan Geliat Ai, Iklan-Iklan selalu tertampang di Semua Media Cetak terkenal. di Tahun 2001-02, Iklan-Iklan itu masih dimuat di Berbagai Media Cetak semacam Majalah Tempo, Femina, Liga Italia, Sportif, Kartini, AutoCarIndonesia, dll. Nah, Kita Simak Deretan Kompilasi Iklan-Iklan Lama sekitar 24-25 tahun silam yang sudah diseleksi gue tapi diambil dari 3 Majalah yang dulunya aku Pernah Beli di 2011 silam (di Pasar Buku Wilis Malang) dan di Beli di 2025 silam (lewat Lokapasar Hijau). ada yang diambil dari Majalah Tempo 2 Edisi di Desember 2001 (Edisi 17-23 dan 24-30) dan ada yang diambil dari Majalah Femina Edisi 21-27 Februari 2002 (yang sampulnya Dian Sastro) dan termasuk Bonus Video Iklan-Iklan TV Lawas era 90an-2000an. kan Tadi difoto-foto pakai Smartphone Galaxy ZFold 3 yang Nantinya kelak diperbaiki (setelah berubah jadi Hilangnya Internet, Hilangnya Suara tapi masih ada Vibrasi dan Garis Hijau di Layar) dan Setelah discan.
P/S : Dilarang Memposting/Menambah Sebagian Foto-Foto yang Iklan Cetak Lawas versi Berdasarkan Hasil Prompt AI di Google Gemini.
Iklan Bank Mandiri versi Investasi Super Fleksibel (2001)
Iklan Indosat versi Lebaran (2001)
Iklan Aqua versi Kuis Berhadiah Umroh (2001)
Iklan StarMild (2001) (ada Tulisan Peringatan Rok** era 2000-2013 seperti Peringatan Obat-Obatan)
Iklan Dji Sam Soe versi Main Pencak Silat (2000, Revisi 2001?)
Iklan Simpati Telkomsel (2001) (sebelum eranya Indra Bekti, Christian Sugiono, Agnez Mo dan Duta SO7 menyerang)
Iklan Reward BCA (2001) (ada Bocil Pakai Jersey Tim Prancis yang biasanya Juara Piala Eropa 2000)
Iklan Telkom SLJJ (2001) (Iklan Paling Baper di TV dan di Media Cetak)
Iklan Permen Whizz (2001) (Perempuan kok ada Es Kubus di Wajahnya?)
Iklan Rexona Confidence (2002) (Iklan TVnya belum ada di Youtube (Semoga bisa Upload lah), dulu kan ada di Iklan TV yang paling diinget adegannya, tapi Modelnya Shirley Margaretha atau Verlita Evelyn di Iklan ini? pasti Cantik nih!)
Iklan Sogo (2002)
Iklan Zilda (2002) (Masya Allah, Kok Hijabnya masih Cantik ya?)
Iklan Mustika Ratu Trend 2002 (2001/02?) (Ternyata ada Keket?)
Iklan Supradyn (2002)
Iklan Slumberland (2002) (mungkin Gayanya Berita Pagi zaman 2000an?)
Iklan Lativi (kini TV One) (2002) (awal-awal Siaran sebelum eranya Spongebob di era Lativi dan eranya Nadilla Saleh, Laura Louise, Ken Anne dan Putri Windasari di era TV One)
Iklan RCTI (2002) (Sebentar lagi mau Rebranding super besar nih 26/1 nanti)
Iklan Nokia 8310 (2002)
Iklan C'S Grand Hyatt Jakarta (2002)
Bonus : 2 Kompilasi Iklan-Iklan Lawas era 90an-2000an (ada Viva Queen sampai Jenama Viva-Viva lainnya, tapi adanya di Kompilasi Iklan-Iklan saat acara Siapa Berani di Indosiar tahun 2002 dan Showreel JPP), Iklan Rexona versi Jingle Radio (diambil dari Iklan Televisi tahun 2002 awal?), Iklan Rexona versi Kerepotan, dll.
Itulah Tadi, Deretan Kompilasi Iklan-Iklan Lawas tahun 2001-02 yang biasanya dimuat di Media Cetak (termasuk Bonus). Semoga bisa mengobati Nostalgia kalian...
Marhaban Ya Ahlan Wa Sahlan 2025! Selamat Tahun Baru 2025 dan Selamat Datang Bulan Rajab... Ini Postingan Perdana Blog Saya di Tahun ini... Bismillah...
Kita Tengok Kembali ke Masa Silam, Tepatnya pada 2005 sama 2015. Kalau Aku Inget sih, 2005 itu Saat saya Masih di Bangku SD Kelas 3 sama 4 dan 2015 itu Saat saya Masih di Bangku Sekolah TKS dan Kala itu Saya jadi Sakit sekitar Januari/Februari. Pertelevisian di 2005 itu Kan Selalu Mendominasi antara ANTV dan Indosiar yang Menjadi Favorit bukan Kelas Atas, Melainkan Menengah-Bawah yang Mampu bersaing dengan TPI (aka MNC TV) hingga Metro TV yang Terkenal sebagai TV Berita pertama di Indonesia. ANTV pun Selalu Menyajikan Program-Program terbaiknya yang dilanjutkan dari Tahun sebelumnya (2004), Karena ANTV mendominasi Program-Program Dewasa (Seperti Dibalik Lensa) hingga Program-Program Olahraga (Seperti Liga Indonesia). Program-Program yang jadi Disukai Semacam Penghuni Terakhir 2, Liga Indonesia XI 2005, Disini ada Kang Purwa, Untung Ada Jinny, Tuyul Millenium II + Mbak Yul, Aa Gym Assalamualaikum, Keluarga Bintang, Luar Biasa, Teater ANTV, Piala FA 2005, Coppa Italia 2004/05, Cyborg Kurochan, Oh Mama Oh Papa, Kanan Kiri Ok (direrun dari RCTI atau Indosiar), Boneka Poppy (direrun dari SCTV), Jurnal ANTV, Gema Nusa, dll. Untuk Promo/Iklan Acara-Acaranya dari Stasiun TV yang dikabarkan Banyak PHKnya tersebut kan Pakai VOnya yang Bernama Om Petrus Urspon! Keren sih... Semua Acara Acaranya pake VOnya Orang yang Sama (Petrus Urspon) Kecuali Iklan Pertandingan Pertandingan Coppa Italia musim 2004/05 atau Promo Acara Mata Mata atau Sebagian Kecil Program Berita Hiburan (Seperti Perempuan dan Peristiwa).
Inikan Zamannya Bos Bernama Anindya Bakrie (Sekarang Ketua KADIN). Jangankan ANTV dengan Suara Petrus Urspon si VO Legendaris di Iklannya, Indosiar pun Selalu jadi Heboh Juga karena Ada AFI 2005nya (termasuk Program lain). AFI 2005 yang jadi Andalannya TV yang kini siap berusia 3 Dekade tersebut. AFI 2005 itu Peserta yang diinget gue Pasti ada Jisindo Bojes, Ade Alfonso, Indri, Tika, Tiwi, Dr. Yongki, dll. Mantap keles... Lain AFI 2005, Lainpula dengan Kondangin, Kontes Dangdutnya yang Head to Head dengan KDI 2 kalau tidak salah... Sinetron Gol yang dibintangi Sama Tamara Bleszensky (Kemungkinan) kan juga ada. Program-Program lain dari Indosiar yang Selalu Unggul Setiap Saat semacam Allez Cuisine yang Tayang Sabtu Pagi, Sinetron Titipan Ilahi, Tantangan, Berani Dong, Fokus, Sinetron Dia, Kampung Srimulat, Cinta SMU 2, Kuis Siapa Berani Sekali yang Tayang Jumat, Gengsi Gede Gedean, Tersanjung VI, Detective Conan, Si Doel Anak Gedongan, Si Doel Anak Sekolahan 6 (Rerun), dll.
Lain ANTV dan Indosiar, Lainpula dengan SCTV. Karena SCTV pun Melakukan Rebranding Total dengan Jargon barunya "Satu Untuk Semua". Tak Cuma Jargon barunya, Tapi Logo barunya Bukan 1/2 Matahari, Tapi 1 Matahari Saja! Program-Program SCTV di 2005 pun Jadi andalan Seperti Sinetron Ada Apa Denganmu, Malin Kundang, Liputan 6, Kasak Kusuk, Jackie Chan Adventures, By Request, Si Cecep, Piala Konfederasi 2005, Kualifikasi Piala Dunia 2006, Pengundian Piala Dunia 2006, Film India, Komisi 10 Persen, Kumpul Bocah, Playboy Kabel, dll. Sedangkan, RCTI pun Masih Mengusung Jargon (kala itu) "Semakin OK" berkat Program-Program Khasnya, Seperti Indonesian Idol II, La Liga 2004/05, UCL 2004/05, 100% Enjoy, Sinetron Perkawinan Sedarah, Sinetron Dan, Miss ASEAN 2005, Miss Indonesia 2005, Silet, Cek dan Ricek, Kabar Kabari (yang Pasti Inget VOnya Asteria Arlita), Joe Millionaire Indonesia, UEFA Cup 2004/05, Si Doel Anak Sekolahan 1-4 (Rerun), dll. VO untuk Iklan Acara-Acara Cuman masih diisi Om Armand Donida kalau ga salah... Iya, Tak Cuma itu, Pak Hary Tanoesoedibjo kan Jadi Bos RCTI sepaket sama Indra Yudhistira yang Masuk Stasiun TV ini pada 2004.
Lain RCTI-SCTV, Lainpula dengan TPI, Trans TV, TV7 (aka Trans TV), Lativi (kini TV One), GTV, TVRI dan Metro TV. Kalau TPI sih, Kan Program-Program Andalannya Pasti KDI II, Pasar Rakyat 76, Sindang Laia, Kassel, Show Time, API, Betty la Fea (rerun dari RCTI), dll. VO untuk Promosi Program Acara adalah Mas Budy. Saat itu, TV ini masih Milik MNC Media. Sedangkan Trans TV sama TV7 yang kala itu belum bersatu di Kelompok TransMedia Group banyak Program-Program khasnya, Seperti Extravaganza, Ketawa Spesial, Bajaj Bajuri Salon Oneng, Bajaj Baru Bajuri, Liga Inggris 2004/05, Liga Inggris 2005/06, MotoGP 2005, Tante Tuti, Lacak, !nsert, Kroscek, Fenomena, Aku Mau Sembuh, Family 100 (versi Sonny Tulung dan VOnya adalah Sonny Setyawan), Kontroversi, Galeri 7 Malam, Radio Humor 77FM, Ranma 1/2, Liga Indonesia XI, Piala Emas 2005, dll. TV7 di 2005 kala itu Masih Milik Kompas Gramedia sebelum diakuisisi Trans TV pada Setahun berselang (2006) yang dikini dikenal Sebagai Trans 7. Trans TV sama TV7 ada 2 Sosok yang Menjadi VO untuk Promo Program, Yakni Edgar Wijaya dan Iyet. Lativi pun Masih Mengandalkan Program-Program Kartun dari Nickelodeon, Yakni Spongebob Squarepants, Dora The Explorer, Rugrats, The Wild Thornberrys, Blues Clues dan Hey Arnold. kan Banyaknya Kartun-Kartun itu Meningat Gue balik ke Zaman Saya di Sekolah dulu... VO untuk Iklan Program pastilah Agung Izzulhaq yang Sejak dulu sampai Saat ini Terus bertahan dari Zaman Lativi hingga Zaman TV One (Sebelum 2002, Indosiar dulu). Sekarang, 1 dari 6nya Masih Bertahan di GTV.
Yang GTV, pun Sajian-Sajian MTV mulai berkurang Seiring dengan Adanya Reposisi. GTV kan Relay MTV jadi Setengah-Setengah dan Program-Program Sendirinya jadi Setengah-Setengah juga. Rezim Baru GTV di 2005 itu Banyak Program-Program yang diminati Pemirsa Setia, Seperti Pulang Sekolah Bersama Komeng, Kanal 87, TVMorsis, Rezeki Pagi, F1 2005, A1 2005/06, Cewek Cewek Badung, Let's Dance, 30 Detik jadi Bintang, Sebakul, Konser Launching Koran Sindo (bareng RCTI dan TPI), dll.
TVRI dan Metro TV pun Tak Ketinggalan! Kalau TVRI ada Program-Program khasnya Kayak Dunia dalam Berita, Sehat ala Hembing, Liga Italia 2004/05 (yang Sempat Distop sekitar Maret/April 2005), dll. Sedangkan, Metro TV pun Ikut Memantau Perkembangan Terkini Tsunami di Aceh hingga Gempa di Sumut termasuk Tragedi Penculikan Meutya Hafid yang Sekarang jadi Menkomdigi di Era Prabowo dan Gibran. Saat itu, Program Program Metro TV yang Memadukan antara Berita dan Hiburan itu ada di Zaman Surya Paloh sebagai Direktur Utama (saat itu). Anchor-Anchor yang Paling diinget ada Najwa Shihab, Tommy Tjokro, Virgie Baker, dll.
di Koran, kan Semestinya ada Informasi Program-Program dari Berbagai TV Nasional. di Koran Kompas ada Info Acara TV7 yang Kerap hadir di Edisi Minggu (Sebelum Akhir Juni 2005) maupun Media Indonesia ada Info Acara Metro TV yang Biasanya Muncul Setiap hari (Sekarang kan Masih ada Gitu). dan Satu lagi, Sekitar Pertengahan Juli 2005, Semua TV Nasional Bisa Tutup Siaran jam 1.00 Dinihari dan Buka Siaran jam 5.00 Pagi. Karena, Waktu Siaran tersebut Mengakibatkan Hemat Energi.
Giliran 2015, Kan Semestinya Program-Program Andalan dari Berbagai TV Nasional Papan Tengah Mampu Menyaingi atau Mengimbangi TV Nasional Papan Atas yang Diisi antara RCTI, SCTV, ANTV dan Indosiar. Kalau di Kompas TV sih, itu Cuman Isinya Program Berita, Informasi, Hiburan dan Olahraga terus Seperti Kompas Petang, Stand Up Comedy Indonesia V, Dokumenter 50 Tahun Koran Kompas, Sebelas Duabelas, Kompasiana TV, Kita Bisa, Liga Italia 2014/15, DBL, dll. dan Paling Berkesan, pada Akhir Juni 2015, Kompas TV berpindah Kanalnya Khusus Jakarta yang Awalnya 28 UHF (KTV) kini Pindah Kanal ke 25 UHF berkat Promo "Cari di Kompas TV". dan VO untuk Iklan Acara-Acaranya kan Cuman diisi Suaranya oleh M. Faisal Alaydrus (Mantan VO Metro TV yang cukup Tenar di era 2000an-2010an), Rasanya Seperti Iklan Acara-Acara Metro TV sekitar 2005 hingga 2013 kalau ga salah. Lain Kompas TV, Lainpula dengan Sindo TV/iNews TV (aka iNews). Sebelum 6 April 2015, Masih pakai Nama Sindo TV. Kala itu, Sindo TV jadi TV Nasional full (sebagaimana dalam Pembahasan Sebelumnya yang Pernah kita buat). Program-Program andalan Sindo TV di Awal 2015, Seperti Uniknya Tuh Disini, Piala Asia 2015, Sindo Petang, Sindo Pagi Akhir Pekan, Jadi Indonesia, dll. Kala itu Jargonnya "Luar Biasa". Pada 6 April 2015, Sindo TV direbrand jadi iNews TV! dan Acara-Acara yang Paling Inget ada Talk to iNews, Polemik on TV, Talk and Cook, Real Madrid TV, Logika Ahmad Dhani, iNews Terkini, dll. Jargonnya pun Berganti menjadi "Inspiring and Informative".
Tak Cuma iNews TV sama Kompas TV, Kalau Net. sama Metro TV ikut-ikutan Juga. Program-Program yang masih Andalan (Kala itu), ada Metro Hari Ini, MTGW, Kick Andy, Mata Najwa, Ini Talkshow, iClub 48, The East, APM 2015, Tetangga Masa Gitu, Net. 12, 86, Berpacu dalam Melodi, dll. Keren sih... Oh Ya, 2 Perempuan yang Muncul di 2 TV tersebut Seperti Widya Saputra dan Elizabeth Tan (Penyanyi Cantik Malaysia).
Bukan Cuma Net. sama Metro TV, ada Juga Duo Trans (Trans TV dan Trans 7) masih Mengandalkan Program-Program terbaiknya, Kayak ILK, Si Bolang, MotoGP 2015, Kampung KW, !nsert, Islam Itu Indah, Reportase, dll.
dan Kini, di 2025, Stasiun-Stasiun TV pun bisa Meneruskan Legasi 2005 dan 2015. Garuda TV yang Masih Mengandalkan Sport 8, Laporan 8, Sang Pejuang Mimpi, dll., BTV yang Masih Mengandalkan BeritaSatu Malam, Gearing Up, The Outdoor Sports, Investor Daily Roundtable, dll., NTV yang Masih Mengandalkan NTV Tonight, DonCast, dll., MoJi yang Masih Mengandalkan Proliga 2025, Liputan 6 Pagi MoJi, dll., Astro Malaysia yang Masih Mengandalkan Gadis Semasa (Ria), Rahsiamu Selamat Denganku (Ria), Innovathon 2 (Showcase), Gegar Vaganza 11 (Ria), GMWA 2024 (Coming Soon, RIA), dll., RTM Malaysia yang Masih Mengandalkan Kopiekonomi (TV1), Lisanul Haq (TV1), Screen On 2 (TV2), Running Man (TV2), dll., MPB Group Masih Mengandalkan CSOIAM (TV3), Boboiboy Galaxy Sori Terbaru (TV9, Juga Tayang di RTV), dll, TVS yang Masih Mengandalkan Hits bersama Elly Arifin Setiap Jumat dan RCTI Masih Mengandalkan Program Indonesian Idol XIII. Adakah Tayangan TV zaman 2005 sama 2015 akan Terulang di Tahun ini (2025)? Kita Tunggu saja! Insya Allah...
Jangan lupa, Setiap Minggu baca Koran Jawa Pos ada Halaman Televisi...
Selamat Pagi... Mari Kita Kembali ke Blog sambil Kembali ke Nostalgia Masa Sekolah dulu...
Tahun 2004 adalah Tahunnya Saya masih di Bangku SD (Kelas 2 dan 3 kalau ga salah), Pesta Pemilu 2004 pertama Kali Pilih Presiden, Koran Cetak Tebalnya Banyak (Kayak Jawa Pos sama Kompas) karena Bersaing dengan Tabloid/Majalah, Ganti Frekuensi Radio-Radio se Indonesia (Contohnya Radio Suara Surabaya Ganti dari 100,55 FM jadi 100 FM dan RFM 94 Mojokerto yang Dulunya 93,5 FM jadi 94 FM), Matinya Munir dan Tragedi Tsunami di Aceh. Oh Ya, Satu Lagi, Tahunnya Acara-Acara Talent Show yang Berkeliaran di TV, ada Indonesian Idol, KDI sampai AFI. Banyaknya Dominasi Acara-Acara Talent Show bisa Memberikan Dukungan Kepada Peserta via SMS. Talent Show jadi Saingannya Sinetron, Hiburan Umum, Berita dan Olahraga yang Begitu Dominan. Kalau Sinetron adanya Si Cecep sama Bajaj Bajuri, Kalau Hiburan Umum ada Program Yuk Sahur Yuk yang Kerap Disiarkan di Bulan Ramadhan 1425H, Kalau Berita, Cuman ada Headline News sama Liputan 6 Petang Kalau tidak salah dan Terakhir, Program Olahraga ada Siaran Langsung Piala Eropa 2004 dan Asia 2004, Dimana Tim Yunani menggasak Tuan Rumah (Portugal) jadi Sang Juara dan Indonesia sudah Terhenti di Babak Fase Grup. Mari Kita Nostalgia kembali Hebohnya Pertelevisian 2 Dekade lalu, Yuk Kita Simak... Kangen sama Tayangan Terbaik Sepanjang 2004.
Indosiar
Siapa yang Tidak Kenal dengan Indosiar? Sepanjang Tahun 2004 (Tahun Monyet), Indosiar memang Melekat dengan AFInya. Apalagi dari Season Pertama masih Tayang Sejak Desember 2003 silam (Sebagaimana dalam Pembahasan Sebelumnya) hingga Ketiga, Acara AFI selalu Populer. Hostnya kalau tak salah Pasti Adi Nugroho dan Bos dalam Acara ini adalah Tamam Hussein. Ditambah, ada Album-Album dari AFI yang Semua dibuat Label Sony Music kayak Menuju Bintang, Melangkah Bersama, Ost Sinetron Menuju Puncak dan The Best of 3 Besar AFI. Bintang-Bintang yang Paling Utama tapi Disukai Fansnya Seperti Veri Affandi, Mawar Dimas, Kia Suban, Dicky H. Saputro, Icha Melissa, Romi Kartiko, Nia, Adit, Micky Octapatika, Haikal Nasution, Tia, Putu Sutha, Alvin, Leo, dll. Paket AFI berisi Konser Eliminasi/Grand Final dari AFI 1 sampai 3, Konser Inagurasi, Diary AFI 1 sampai 3, Up Close and Personal, Konser AFI 1 Menuju Bintang, Konser Tur Melangkah Bersama, Konser Merah Putih Indonesiaku (Spesial HUT RI ke 59), Pondok AFI (Sajian Spesial Ramadhan), Buka Kalbu AFI (Sajian Spesial Ramadhan), Operet Rayakan Kemenangan (Sajian Spesial Lebaran), Sinetron Menuju Puncak dan Diary/Konser AFI Junior. Yang Paling Juara, Grand Final AFI 2 membesar pada Ratingnya dan jadi Pilihan Pemirsa Sepanjang Masa. di GF AFI 2, Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) sama Wiranto Menghadirinya, Kan masih dalam Kampanye Pilpres 2004. Program-Program lain Indosiar ada Banyak yang Pasti Diunggulkan Seperti Kuis Famili 100 yang Tayang Pagi-Pagi dari Senin sampai Jumat Setelah Siapa Berani, Brani Dong, Gengsi Gede Gedean, Bule Masuk Kampung, Tantangan, Kencan Enak, Alamak!, Indonesian Model, Detective Conan, Allez Cuisine (Paling Jos ada Derry Drajat Menyerukan Nama Acara tersebut), dll. Sabtu Pagi, Derry Teriaki "Allez Cuisine" dan Sabtu Malam, Adi Nugroho Memegang Koper Ajaib untuk Siapa yang Mengeliminasi di Konser AFI. Selain itu, Indosiar menyiarkan Ulang Sinetron Tasya yang Populer di 2002 dan Warkop Millenium yang Jadi Populer di periode 2000-01 (Pemerannya antara Mendiang Dono dan Indro).
RCTI
Masih Tercatat jadi Stasiun TV Olahraga Kelas Dunia, RCTI bisa Menghadirkan Piala Eropa 2004, Liga Spanyol, Liga Jerman dan UCL. 2 Tahun Setelah menyiarkan Langsung dan Tunda Piala Dunia dan Asian Games 2002 yang ada Dik Doank, Ucok Baba, dll. jadi Hostnya, Maka RCTI percaya diri jadi Stasiun TV yang Menyiarkan Langsung Piala Eropa 2004 termasuk Indonesian Idol yang Pertama Kali Hadir setelah American Idol yang Sering Tayang. Dengan Masuknya Indra Yudhistira pada Maret 2004, RCTI jadi Andalan untuk Hiburan bagi Keluarga. Jam 4.30 Sore ada Banyak Program-Program yang Bikin Seru mulai dari Kopaja di Hari Senin, Susahnya Minta Maaf di Hari Selasa, M.O.P. (Membuat Orang Panik) di Hari Rabu, Robin Hut di Hari Kamis, Ketemu Calon Mertua (Camer) di Hari Jumat, Selebriti Nginep di Hari Sabtu dan Terakhir, Ngaciiir di Hari Minggu. Ditambah ada Program-Program Minggu Sore yang 2 Dekade Sekarang Masih bertahan yang Menayangkannya (Program Realitas), Semacam Uang Kaget dan Bedah Rumah. Tak Cuma Itu, Untuk Anak-Anak ada Kartun Pororo dari Korea, Doraemon dari Jepang, dll. Dijamin Seru Setiap Akhir Pekan. Oh Ya, Ada Juga Drama Series Semacam Bawang Merah Bawang Putih sampai Si Yoyo. Kuis WWTBAM jadi Masih Andalan di Sabtu Malam karena Harus bisa Berkonsentrasi dengan 1 Pertanyaan 4 Calon Jawaban untuk Mendapatkan Hadiah Uang Besar. Indonesian Idol yang Pertama Kali hadir Lewat RCTI dan Menyiarkan Konsernya Setiap Jumat dan 2 Grand Final dilakukan pada Sabtu Malam.
SCTV
Masih "NgeTop" sebagai Jargon Khasnya sejak 1997, SCTV masih Konsisten Menyajikan Program Program Menarik (Sebelum Banyak Sinetron Sore dan Malam Menyerang). Menjelang Piala Dunia 2006 yang didaulat Jadi Stasiun TV Resmi dikala Wisnu Hadi masih jadi Dirut, SCTV memperbanyak Tayangan Olahraga Seperti Siaran Langsung Liga Italia, Kualifikasi Piala Dunia 2006, Sepakbola Pra Olimpiade 2004 dan Copa America 2004. Sedangkan, Program Berita Liputan 6 jadi Andalan bagi Pemirsa Setia, dari Pagi sampai Malam, Liputan 6 Menyajikan Berita dan Informasi yang Aktual, Tajam dan Terpercaya dibawah Kepemimpinan Redaksi Karni Ilyas. dari NewsRoom ke Pemirsa SCTV, Sajian Liputan 6 jadi Favorit karena Meraih Penghargaan Kategori Berita/Informasi Terfavorit di Ajang Panasonic Awards 2001-2003. Sajian Lainnya ada Sang Bintang, Sinetron Disini Ada Setan, Sinetron Jinny Lagi Jinny Lagi, Sinetron Kenapa Harus Inul, Sinetron Si Cecep, Laris Manis, Bakabon, Kopi Darat 103 FM, dll. Sementara, Untuk Wilayah Surabaya, SCTV pindah Kanal ke 34 UHF (Sekarang ada di 29 UHF Digital). Jangan Kaget sama Pemirsa Setia di Kota Pahlawan.
Metro TV
Didaulat Jadi TV yang Menyiarkan Pemilu dari Awal hingga Akhir, Dipanggil "The Election Channel". Karena, Metro TV bukan Hanya Menyajikan Berita Terkini Setiap Hari Setiap Jam (Seperti Headline News), Tapi Sajian Hiburan juga Pasti Seru bagi Keluarga. Mulai dari Kuis Berpacu dalam Melodi, Cosby Show, Showbiz News, Terbang dengan Lion Air Pulang jadi Miliyuner, Midnight Live, Tafsir Al Misbah (Sajian Spesial Ramadhan), Art 21, dll. Metro Pagi sampai Metro Malam pun Jadi Andalannya Pemirsa yang ketinggalan Memberitakan Indonesia dan Dunia. Tak Cuma itu, Jadwalnya pun Dimuat di Media Indonesia (Saudaranya Metro TV) dan Koran-Koran lainnya. Yang Paling Berkesan, Metro TV Sepenuhnya Menyajikan Berita Tsunami yang Terjadi di Aceh pada 26 Desember 2004 silam. dan Pernah jadi Media Partner untuk Konser Peterpan (kini Noah) 6 Kota dan 1 Hari dengan Memecahkan Rekor MURI. Mantap...
Lativi (kini TV One)
Stasiun TV yang Sebelum direbrand Jadi TV One saat ini, Lativi ada Banyak Tayangan-Tayangan yang Bermutu. ada Liga Italia sampai Kartun Nickelodeon. yang Paling berkesan, ada Jimmy Neutron, Dora The Explorer, Blues Clues dan Terakhir, Spongebob Squarepants yang Kerap Diputar Sebelum pindah ke GTV pada 2 Tahun setelahnya (2006). Dokumenter juga Jadi Andalannya. Oh Ya, Tayangan Mistis juga jadi andalan Bagi Pemirsa Setia.
TV7 (kini Trans 7)
Ini adalah Stasiun TV dari Kompas Gramedia Group (sekarang kan Milik TransMedia), Yakni TV7. Kan Sebenarnya adalah TVnya Para Pembaca Setia Produk-Produk Media Cetak milik KG Seperti Kompas, Kontan, Surya, Warta Kota, Tabloid Nova, Tabloid Bola, dll. Stasiun TV ini Sering-Sering Mengiklankan Produk-Produknya yang Disebutkan Tadi diatas, Kan Dianggap jadi Induknya. Acara-Acara Andalannya Seperti MotoGP 2004, Liga Inggris, Famili 100 (yang Pindah dari Indosiar), Dream Band 2004, TKP, 7 Suara (Spesial Pemilu 2004), Kontroversi, Star 7, Por Tu Amor, dll. Setiap Minggu, Koran Kompas pun ada Rubrik Program-Programnya TV7 (Zaman Sekarang Program-Program Trans 7 ada di Halaman Televisi milik Koran Jawa Pos Edisi Minggu) dan Setiap Harinya, TV7 memasang Jadwalnya di Halaman Acara Hari Ini dari Koran yang Sama (Sekarang Masih ada dongs).
Trans TV
Dicap jadi TVnya Tokti dan Bajaj Bajuri, Trans TV jadi Langsung Menggebrak dengan Program-Program Andalan Bagi Keluarga. Program Musik Spesial "Eksklusif" memang Sering Hadir Setiap Minggunya, Ada Datuk Siti Nurhaliza, Iwan Fals sampai Padi Reborn yang Ikut Meramaikan Tayangan ini. Bukan Hanya Eksklusif, Tapi Drama Series Bajaj Bajuri jadi Pusat Perhatian Pemirsa. Yang Suka Mengikuti Perkembangan Terkini berupa Berita, Ada !nsert sama Reportase jadi Favorit buat Pemirsa sebagai Alternatifnya Program lain Semacam Seputar Indonesia (kini Seputar iNews), Liputan 6 dan Tentunya, Kiss. Sedangkan, Kartunnya ada Seperti Naruto yang Hadir Pertama kalinya di Indonesia. Dunia Lain dan Menanti Ajal bikin Semua Ditakuti sama Pemirsa yang Melihat Kehantu-Hantuan. Extravaganza di Awal-Awal Hadir memang Awalnya Setiap Senin ditambah Ada Talkshow seperti Ceriwis di Siang Harinya dan Kupas Tuntas di Malam Harinya. Oh Ya, Trans TV berkolaborasi dengan TV3 Malaysia menyiarkan Langsung Variety Show Spesial HUT RI ke 59 dan Hari Kemerdekaan Malaysia 2004 yang diberi Titel "Merdeka Negeriku" yang disiarkan pada 22 Agustus 2004.
TPI (kini MNC TV)
Di Awal-Awal Masuknya MNC Media Sejak Akhir 2003/Awal 2004, TPI yang Kini dikenali Sebagai MNC TV langsung Menggebrak dengan Program-Program yang Awalnya ada di RCTI, Seperti Rerun Sinetron Jin dan Jun, Jangan Ucapkan Cinta dan Smack Down. dari Awal sampai Pertengahan, Tayangan Blocking DRTV pun Masih Tayang di Pagi, Siang dan Malam. Coba anda Lihat Tayangan Salah Satu Produk Malah Ngomongnya Inggris dan Pakai Subtitle Indonesia (2 Dekade Sekarang, Sudah Zaman Upin Ipin, Kan pakenya Subtitle Indonesia). Komunikata pun juga jadi Andalan di TV ini. Sedangkan, KDI alias Kontes Dangdut Indonesia pun Hadir Pertama Kali. KDI memang Acaranya Nyanyian Dangdut untuk Mencari Bintang Dangdut Terbaru. Bintang-Bintang paling Heboh Semacam Siti Rahmawati, Safar, King Nassar, dll. Selain Hiburan, Program Olahraga pun Tak Ketinggalan ada TPI Fighting Championship, Liga Spanyol 2003/04 sampai F1 2004.
GTV
GTV masih Mengandalkan Acara-Acara dari MTV Asia/Indonesia sebagai Relayer. Mantap Benar, Walapun GTV memperbanyak Acara-Acara MTV Asia/Indonesia. VJ-VJnya pun Jadi Keren Seperti Daniel Mananta, Nirina Zubir, dll. Kalau Programnya, It's Okay kayak Acara MTV Ampuh, MTV What's Up, MTV Non Stop Hits, dll. Video Klip-Video Klipnya yang Tayang di MTV bareng GTV pun Kerap Hadir seperti Lagu Ada Apa Denganmu milik Peterpan, Tak Tahan Lagi dari Melly Goeslaw, Dibalas Dengan Dusta dari Audy, Pejantan Tangguh (Pria Terhebat) dari Sheila On 7, Seindah Biasa dari Datuk Siti Nurhaliza, Tentang Diriku dari Kahitna, dll.
ANTV
Olahraga berpadu Dengan Hiburan, Itulah Namanya ANTV yang Paling Keren. Liga Indonesia 2004 masih Tersaji melalui Stasiun TV tersebut. ditambah ada IBL 2004. Selain Olahraga, Program Hiburan pun ada Seperti Penghuni Terakhir yang Merupakan Program Reality Show Live bukan yang Pertama kali (AFI kan ada di TV Saingannya). Penghuni Terakhir itu adalah Program Realitas yang Ingin Merebut 1 Rumah Baru sebagai Tempat Tinggal Terakhirnya. Eh Tunggu, ada Dibalik Lensa yang Menampilkan Model yang Lagi Difotoin dari Para Fotografer-Fotografer Ternama. Presenter di Acara Dibalik Lensa Memang Cantik sekali, Pandegling... yang Lainnya ada Kalam, Jurnal ANTV, Scooby Doo, Percaya Nggak Percaya, Ratu Malu Jendral Kancil, Kuis Dendang Dangdut, Clas Akustik, dll.
TVRI
TV paling Tua di Negeri ini yang Kini berstatus LPP, TVRI selalu jadi Alternatif Pemirsa yang Tidak Mau Memilih Saluran lain. Konteswara jadi Favorit Bagi Ibu-Ibu yang Sibuk Bekerja. Paviliun 21 yang Bikin Lucu, Sehat Ala (alm) Hembing yang Bikin Tahu Soal Kesehatan, Berita Nasional (kini Klik Indonesia) yang Menyajikan Berita Teraktual dari Indonesia, dll. Tak Hanya Itu, Siaran Langsung Liga Italia 2004/05 pun ada Yang Isinya Pertandingan-Pertandingan dari Klub Papan Tengah dan Papan Bawah dari Serie A musim 2004/05.
TV Lokal (JTV Jatim, Malang TV dan Batu TV)
Banyaknya TV Lokal di Daerah-Daerah Setempat pun jadi Pencegah Ketepurukannya TV Nasional di Rating-Rating, Berarti di Daerah-Daerah, TV Lokal berkembang di 1 Wilayah. Contohnya, JTV jadi TVnya Warga Jatim yang Menjangkau dari Surabaya hingga Malang dan Madiun. JTV memang Milik Jawa Pos Group sampai Sekarang karena Korannya (Jawa Pos) dimunculkan di Acara Cangkrukan Setiap Minggu Malam (Kala itu). Sedangkan, Persebaya pun ada Logo "JTV" apalagi Jadi Sponsor Resmi bagi Tim yang Berjuluk Green Force tersebut dan Bisa Menyiarkan Langsungnya selain ANTV dan Trans TV sepanjang Musim 2004 (Kala itu Tim Persebaya Juara). Lain JTV, Lain Pula dengan Nama-Nama TV Lokal di Wilayah Malang dan Sekitarnya. di Malang, ada GNTV yang Jadi Relayer dari MNC Vision (dulu Indovision) lalu jadi Mati. ada Juga Malang TV yang Merupakan Stasiun TV asli Malang yang Dimiliki oleh KDS 8 Radio. dan Perlu diingat, GNTV adalah Cikal Bakalnya Dhamma TV Malang yang Saat ini masih On Air. dan Satu lagi, ATV Batu yang Bersiaran Ikut bersama Trans TV atau Bukan.
Kesimpulannya, Kalau Ingin Suka Bintang-Bintang AFI, pastikan Indosiar jadi Favoritnya. Kalau Suka Indonesian Idol sama Piala Eropa 2004, Pindahlah ke RCTI. Sedangkan, Yang Mengikuti Perkembangan Terkini Indonesia, Harus Pindah Saluran ke Metro TV yang Menjadikannya TV Berita dan Hiburan paling Komplit.
Update :
Tulisan ini Sudah Direvisi Sedikit. dan Satu lagi, Kedua Postingan Blog di Bulan ini Sudah dihapus.
Update (lagi) :
Lagi-lagi Direvisi kayaknya.
Update (lagi) :
Direvisi Kembali dengan Penambahan Video dan Tulisannya.
Hari Ini Kita Nulis Cerita Waktu Saya Masih di Kelas 2 SD 2 Dekade Lalu, Tepatnya di 2003 kalo ga salah. Gara Gara Sehabis Posting yang Jadwal Siaran TV 2 Dekade Silam sepaket dengan 2 Dekade Saat Ini.
Sekitar Pertengahan Juli 2003, Aku Masuk Jam 7.00 Pagi Setiap Hari (Kecuali Minggu). Sebenarnya, Mamiku Mengantarkan Gue ke Sekolahku (SD Balongsari 2) dengan Mengendarai Motor. di Saat Sekolah, Ada Banyak Pelajaran yang Aku Lakukan, Mulai dari Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Daerah (Jatim), Olahraga dan Agama Islam. Sebelum Masuk Kelas 2, Gue Nulis yang Hasil Piala Eropa 2000 yang Juaranya Tim Prancis Kalau Ga Salah...
Setiap Jumat dan Sabtu, Paling Inget, Semua Teman-Teman Sekolah Gue di Kelas yang Sama (Kelas 2) Pakai Baju Pramuka. Jika Senin sampai Kamis Baju Putih-Merah, Berarti di 2 Hari Sebelum Libur di Minggu, Menggunakan Pramuka. di Hari Sabtu Pula, Teman-Teman Semua Pakai Baju Olahraga berwarna Kuning dan Biru (Paling Inget Juga, Sempat Kena Tulisan dan Gambarnya Seperti Jersey Arsenal Tandang musim 2002/03 atau 2003/04 kalo ga salah juga).
Teman-Temannya Pun ada, Mulai dari Maulana, Ary, Agus, Wahyu, Rian, dll. Paling Jenius, Ada Si Maulana yang Berkacamata. Sementara Itu, Guru-Gurunya ada Bu Fitri yang Menjadi Pendamping Jika Mamiku Ditinggal Kembali Pulang ke Rumahku.
Sekitar bulan Agustus/September 2003, Setelah Pulang Sekolah, Aku Diajak Pergi Makan di Salah Satu Warung di Jl. Bhayangkara (Sekarang kan Ada Rental PS dan Warung Cak Pece). Ditambah Lagi, Ketika Hari Minggu Libur di Akhir bulan Agustus 2003, Gue Sempat Membelikan Tabloid Soccer yang Edisi Khusus Liga Serie A 2003/04 yang Tebal-Tebal Banget di Surabaya pas Mau Jalan-Jalan (Paling Inget Dengerin Iklan Shampo Clear lewat Radio). Saat Itu, Trans TV nyiarin Pertandingan Indonesia Open 2003. Sementara Itu, Sepanjang Tahun Ajaran 2003/04 (sama Seperti Kelas 1 yang 2002/03), Sempat Mampir ke Sekolah Lain, Yakni Sekolah Aisyiyah 8 di Jalan yang Sama.
Di Waktu yang Sama, Gue dan Sekeluarga Berkelana ke Kota Malang Sambil Nyari Majalah Liga Italia Edisi Panduan Serie A 2003/04, Gambarnya Del Piero sama Nedved Kalo Ga Salah, Saat Itu, 2 Pemain Masih Berkostum Hitam-Putih.
Ketika Bulan Ramadan Dimulai pada 26 atau 27 Oktober 2003, Semua Teman-Teman Sekolah (Termasuk Saya) Diliburkan Sebentar dan Kembali Masuk Sekolah Saya pada Hari Ketiga. Lalu Saat Akhir Ramadan 2003 (1424H), Libur Lagi Sampai Awal Bulan Desember.
Ketika Sudah Masuk Bulan Desember 2003, Kadang Masuk Kadang Ga, Kan Cuman Mau Beli Poster Bergambar 24 Parpol Pemilu 2004 di Sekitar Kediri dan Satu Lagi, Mau berpetualang di Bali saat Menyambut Tahun 2004 alias Tahunnya Pemilu.
Awal Tahun 2004, Kembali Bersekolah Lagi, Karena Memasuki Semester 2. Jika Semester 1 dilakukan pada Juli-Desember 2003, Maka Semester 2 dilakukan dari Awal hingga Pertengahan 2004. Paling Berkesan, Gue Mau Menggambar Jadwal Piala Eropa 2004 versi Saya Seperti di Media Cetak, Mami Datang Lihat Tabloid Gaul Edisi Bintang-Bintang AFI 2, Badanku Tipes Banget Jika Tidak Masuk, dll. GR Lah...
Di Masa Semester 2, Saya Bersekolah Ada 2, baik di SD Balongsari 2 dan Sekolah Aisyiyah 8. Bu Fitri dan Bu Yuni yang Paling Ingat Untuk Ikut Mengajarnya Bersama. Ketika Masih dalam Semester 2, Sekitar April saya Bergegas ke Kota Malang untuk Menginap dan Jalan-Jalan (aka City Tour) di Malamnya. Ditambah Lagi, Kemeriahan Pemilu 2004 ada Kampanyenya Baik Parpol dan Presiden. Sementara Itu, di Saat Libur juga, Saya dan Sekeluarga Bergegas ke Tuban pada Hari Minggu.
Di Akhir Tahun Ajaran 2003/04, Semestinya Ulangan Semester 2. Kalau Desember 2003 Kan Ulangan Semester 1 Sehabis Lebaran. Ulangan Ini Kan Mau Menyambut Pemilu 2004 untuk Presiden dan Piala Eropa 2004 yang Berlangsung di Portugal.
Tak Ketinggalan, Main Game Juga Ga Papa. Kalau di Semester 1, Masih Main Gran Turismo 1, Winning Eleven 3, Winning Eleven 4 dan Tekken 3 dari PS1. yang di PS2, Cuma Ngintip Deh di Dekat Rumahnya (alm) Nenekku di Brangkal.
Di Masa Kelas 2 SD Zamannya Bu Megawati Masih Presiden RI (sejak 2001 sampai Berakhir pada 2004), Arif Afandi Masih Jadi Pemimpin Redaksi Jawa Pos (sejak sekitar 2001/02 sampai Berakhir pada 2005), Suryopratomo Masih Jadi Pemimpin Redaksi Kompas (sejak 2000 sampai Berakhir pada 2008, Sekarang jadi Penulis Tendangan Bebas di MI), Karni Ilyas Masih Jadi Pemimpin Redaksi Liputan 6 SCTV (sejak 1999 sampai Berakhir pada 2005, Sekarang jadi Pemred TV One), Ari Lasso Album Keseimbangan, Tok Ti Album Emas dan Prasasti Seni, Too Phat Album 360, Fenomena Inul Dimana-Mana, AFI awal awal Hadir di Indosiar, Tabloid Soccer dan Bola masih dipasaran Bebas, Pesta Pemilu 2004, SO7 Album Film 30 Hari Mencari Cinta plus Pria Terhebat dan Iwan Fals album In Collaboration With.
Ketika Sejak Pertengahan 2019, Koran Yang Terbit Sejak 55 Tahun itu Mulai Berkurang Halamannya, Namun Rasanya Balik Lagi ke Era 80an hingga Awal 2000an (kalau Nyari adanya di Buku 50 Tahun Kompas yang Gede Banget ada Cover Koran Kompas tahun 1965 hingga 2014 Kangenin) ada yang 20 atau 24 Halaman Saja, Bahkan 16 Halaman. Namun, Terjadi adanya Pengurangan Tebal bagi Koran Kompas, Mestinya Ada Fitur EPaper dengan Tambahan Halaman Menjadi 24, 28 dan 40 Halaman. Sejak 23 Maret 2020 saat Virus Covid 19 yang Masih Menjalar, Koran Ini Kembali ke 16 Halaman lagi lalu Terdapat Extra EPaper menjadi 20-24 Halaman Saja.
Gambar Headline Kompas edisi November 1989 (Lebih 30 tahun lalu) Karena Tebalnya 12-16 Halaman dan Isinya Hitam-Putih atau Berwarna
Mari Kita Bernostalgia Ke Mesin Waktu di Era 80an Akhir hingga 2000an Awal, Koran Kompas Tebalnya adalah 12, 16, 20 dan 24 Halaman Setiap Hari dan Sampulnya Masih Hitam-Putih antara Teks dan Foto-Fotonya, Sementara Isi Korannya Semestinya Hitam-Putih. Khusus Edisi Minggu sejak pertengahan 80an Sampulnya Berubah menjadi Berwarna dan Isinya Kadang Berwarna, Kadang Hitam-Putih. Bukan Hanya Itu, Ada Iklan Baris yang Masih Hitam-Putih, Jadwal TV/Film yang Masih Hitam-Putih, TTS-Kartun yang Masih Hitam-Putih (Setiap Minggu) dan Foto-Fotonya Kadang Hitam-Putih, Kadang Berwarna Termasuk Juga Iklan-Iklan yang Kadang Berwarna atau Hitam-Putih (Contoh: Iklan Indomie, Iklan RCTI, Iklan Indosiar, Iklan Tabloid Bola, dll.) Nah, Jadi Ingat Ke Jogja Library Center Oktober 4 tahun lalu, Seandainya Mau Mencari Harta Karun, Berupa Koran Kompas versi Bundel dari Tahun 1985 hingga 2002, Wah, Ternyata Ada Koran Lama Banyak bukan Hanya Kompas Sendiri, Tapi Kedaulatan Rakyat, Suara Merdeka, Jawa Pos, Tribun Jogja, Harian Bernas, dll. Termasuk Juga Sinar Harapan. atau Ingat ke Kantor Koran Kompas akhir 2017 lalu, disini anda Bisa Mencari Harta Karun juga Arsip Koran Kompas dari 1965 hingga Sekarang, apalagi Cuman Misi sambil Liburan doang. Dapatnya Rp. 90.000,- (Hampir 100 ribu) dan Bawa Pulang Lembarnya, Apalagi Ada Jadwal TV Februari atau Juni 1998 pas Kena Krismon atau Banyak Stasiun TV berkurang Jam Siarnya atau Demam Piala Dunia kalau ga salah.
Gambar Headline Kompas edisi 1 Januari 2000 (20 Tahun Lalu) (Diambil dari Jogja Library Center)
Kadang Pula, Ada Yang Lebih Tebal dalam Rangka Tahun Baru 2000 (bertepatan dengan Bulan Ramadan 1420H), Yakni Edisi Khusus 1000 Tahun Nusantara dengan Ketebalan 80 Halaman, Asyik Buat Dibaca Untuk Mengembalikan Nostalgia sebelum Menuju 2000.
Kini, Kita Kembali ke Yang Sekarang Ini, Kembali Ke 16/20 Halaman Gara Gara Virus Covid 19.
Gambar Headline Kompas edisi Maret 2020, Sejak Maret 2020, Kembali ke 16 atau 20 Halaman Seperti Zaman Dulu
Mulai Maret 2020, Kompas Berubah Kembali Lagi, Tebalnya Seperti Zaman 80-90an dan 2000an awal Karena adanya Virus Covid 19 yang Masih Menular di Indonesia. Namun Terkait dengan Virus Itu, Koran Ini bisa Kembali Ketebalannya Seperti Ketika Dulu (sejak Januari 2019), kadang 16, 20 dan 24 Halaman. Bahkan, Kalau Dulu adalah 2 Seksi, kini hanya 1 Seksi saja Karena Masih Terjadinya Virus Covid 19. di Edisi Minggu, Bisa Kembali ke Zaman 80-90an seperti Jadwal TV, TTS-Kartun, Nama-Peristiwa, Seni, dll. Jadi Hitam-Putih dan Cover/FPI Masih Berwarna, Sedangkan di Edisi Senin hingga Sabtu, Jadwal TV kadang Berwarna, kadang Hitam-Putih, Foto-Foto dan Artikelnya kadang Berwarna, kadang Hitam-Putih dan Iklannya Masih Berwarna atau Hitam-Putih (khusus Hari Minggu masih Hitam-Putih). Saat Ini, Koran Kompas Masih 16 Halaman Setiap Hari (Kecuali 9 April 2020 menjadi 20 Halaman) termasuk EPaper 6-8 Halaman. Nanti Pada 28 Juni 2020, Kompas Bakalan Ada Edisi Khusus Ultah Ke 55 dan Kemungkinan Ketebalan Lagi seperti Edisi HUT Ke 50 tahun 2015 atau Edisi HUT Ke 45 (1 Dekade Lalu, Zaman Piala Dunia 2010) atau Edisi HUT Ke 40 (Kemasan Baru) tahun 2005 atau Edisi HUT Ke 35 (Zaman Euro dan PON 2000) tahun 2000. Nah, Kalau Begitu, Kita Tunggu Pada Tanggal Ultah Koran Kompas Ke 55 Pada Juni nanti. Insya Allah.
Nah, Anda Mau Cari Koran Kompas dan Koran Lain, Tenang, Anda Buka Website-Website yang ada di Link Ini:
Kalau di Kompas.id ada EPaper Kompas Sendiri, Tapi di Ebooks Gramedia ada Koran Kompas dan Koran-Koran Lain seperti Tribun Jabar, Surya, Tribun Timur, Banjarmasin Post, Pikiran Rakyat, Superball, dll. (Kecuali Jawa Pos, sejak Maret 2020 Tidak ada).