Tampilkan postingan dengan label Piala Eropa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Piala Eropa. Tampilkan semua postingan

Kamis, Juni 13, 2024

Daftar Juara Piala Eropa dan Copa America dari Masa ke Masa

Besok, Kita akan Sambut Piala Eropa 2024 di Jerman dan 8 Hari lagi Kita akan Sambut Copa America. Yuk Kita Simak Daftar Juara Piala Eropa dan Copa America dari Masa ke Masa.

Piala Eropa
1960 - Uni Soviet
1964 - Spanyol
1968 - Italia
1972 - Jerman Barat
1976 - Cekoslowakia
1980 - Jerman Barat
1984 - Prancis
1988 - Belanda
1992 - Denmark
1996 - Jerman
2000 - Prancis
2004 - Yunani
2008 - Spanyol
2012 - Spanyol
2016 - Portugal
2021 - Italia

Copa America
1916 - Uruguay
1917 - Uruguay
1919 - Brasil
1920 - Uruguay
1921 - Argentina
1922 - Brasil
1923 - Uruguay
1924 - Uruguay
1925 - Argentina
1926 - Uruguay
1927 - Argentina
1929 - Argentina
1935 - Uruguay
1937 - Argentina
1939 - Peru
1941 - Argentina
1942 - Uruguay
1945 - Argentina
1946 - Argentina
1947 - Argentina
1949 - Brasil
1953 - Paraguay
1955 - Argentina
1956 - Uruguay
1957 - Argentina
1959 - Argentina / Uruguay
1963 - Bolivia
1967 - Uruguay
1975 - Peru
1979 - Paraguay
1983 - Uruguay
1987 - Uruguay
1989 - Brasil
1991 - Argentina
1993 - Argentina
1995 - Uruguay
1997 - Brasil
1999 - Brasil
2001 - Kolombia
2004 - Brasil
2007 - Brasil
2011 - Uruguay
2015 - Cile
2016 - Cile
2019 - Brasil
2021 - Argentina

Selasa, Juni 11, 2024

Daftar Lagu Resmi Piala Eropa dan Olimpiade dari Masa ke Masa (Update)

Bentar lagi Piala Eropa 2024, Copa America 2024 dan Olimpiade 2024. Nah, Kita Simak dulu Daftar Lagu Resmi Piala Eropa dan Olimpiade dari Masa ke Masa. Soalnya Tahun ini adalah Tahunnya Pertarungan Piala Eropa (plus Copa America) dan Olimpiade Setelah Piala Asia dan Afrika kelar Digelar di Awal Tahun.

Pembahasan Sebelmnya : KLIK DI LINKNYA


1996 - We're In This Together / Reach




2000 - Campione 2000 / The Flame




2004 - Forca / Olympic Dream




2008 - Like a Superstar / You and Me




2012 - Endless Summer / Survival




2016 - This One's For You / Alma e Coracao




2021 - We Are The People



2024 - Fire



Update :

2024 - Hello World





Sumber : Wikipedia



Update :

Postingan di Blog ini Sudah Direvisi atau Diperbarui. 

Senin, Februari 12, 2024

Antara Investasi di Koran Jawa Pos Minggu dan Pemilu 2024 di Koran Kompas (Update, Revisi)

Hari Ini, Kita Menulis Blog Saya, Sama Seperti Pembahasan Sebelumnya yang Berhubungan dengan Antara Jawa Pos dan Kompas yang Sempat Diposting dan Malah Dihapus Semuanya. dan Akhirnya, Kita Buat Lagi dengan 1 Pembahasan Baru, Agar Tidak ada Kesamaannya. Lusa kan ada Agenda Pemilu 2024.

Kalau Ingin Mendapatkan Investasi yang Menguntungkan dan bebas Kerugian, Cuma ada di Koran Jawa Pos Setiap Minggu. dan Jika Anda Lihat Perkembangan Terkini Seputar Pemilu 2024, Maka Koran Kompas akan Menyajikannya yang Mendalam dan Berimbang.

Setiap Minggu, Jawa Pos Menghadirkan Rubrik Investasi. Rubrik Ini Menyajikan Informasi Seputar Investasi dan Cara mudah Berinvestasi Uang yang Begitu Baik dan Benar. Seandainya Saja, Kalau Anda Membacanya, Maka Bisa Banyak Uangnya untuk Mendapatkan Cuannya. Terbukti, Rubrik Ini bukan Hanya Memberikan Belajar, Tapi Melakukan Dengan Cara Berinvestasi yang Tetap Menguntungkan!

Rubrik Investasi di Koran Jawa Pos Minggu

di Kota Saya (Mojokerto), Adanya di Halaman 11, Meskipun Kontennya Berkurang dari Surabaya dan Adanya Bonus Sisipan Jawa Pos Radar Mojokerto dan Jombang. 

Lain Investasi di Koran Jawa Pos Minggu, Lain Pula dengan Pemilu 2024 melalui Koran Kompas. Dimana Koran Ini memang Terkenal dengan Berita-Berita yang Berimbang untuk Kontestasi Pemilu 2024 yang Akan Dilangsungkan Lusa (14/2). Koran Ini menjadi Partner Resmi KPU untuk Memberitakan Pemilu 2024 paling Eksklusif (selain Rakyat Merdeka yang Ikut Eksklusif karena Notabenenya adalah Koran Pemilu 2024). 

Koran Kompas Pemilu 2024

Diawali Dengan Sajian-Sajian Sebagai Pemanasan, Mulai dari Tokoh Potensial Capres (Juni-Agustus 2023), DCS Pemilu 2024 (19-23 Agustus 2023), Survey Elektabilitas (Mei dan Agustus 2023), Geopolitik (September-Oktober 2023), Profil 24 Parpol (Oktober-November 2023), DCT Pemilu 2024 (4 November 2023) dan Profil 3 Capres/Wapres (Desember 2023). dan Sejak Desember Tahun lalu, Sajiannya pun Tambah Banyak demi Menyongsong Pesta Pemilu 2024, mulai dari Berita, Jajak Pendapat dan Ulasan Debat 5 Edisi (Desember 2023-Februari 2024), Suvey Elektabilitas (11-13 Desember 2023), Pemikiran 3 Capres (Desember 2023-Januari 2024), Pojok Pemilih, Foto Pekan Ini (14 Januari dan 11 Februari 2024), Berita Kampanye Rapat Umum (20 Januari-11 Februari 2024), Jajak Pendapat/Analisis dari Litbang Kompas (Setiap Senin), Renungan Pemilu (22-28 Januari 2024), Catatan Budiman Tanurejo (Setiap Sabtu), Liputan Investigasi (18-19 Januari 2024), Jurnalisme Data (31 Januari-1 Februari 2024), Iklan Kampanye Pemilu 2024 (21 Januari-9 Februari 2024), Berita Masa Tenang, Hari Pemilihan (14 Februari 2024) dan Hasil Penghitungan Suara (15 Februari 2024) bersama Litbang Kompas. Ditambah Countdown Pemilu 2024 yang Disertai Maskot "Sura dan Sulu". Font Pada Countdown Pemilu 2024 di Koran Ini Sedikit Mirip dengan Fontnya "Acara TV" di Rubrik Televisi di Koran Jawa Pos Edisi Minggu.

Font "Acara TV" di Rubrik Televisi dari Koran Jawa Pos Edisi Minggu

Sementara, di Website dan Aplikasi Kompas.id pun Ikut Meramaikan Pemilu 2024 Secara Update dan Tercepat Setiap Hari. Selain di Website/Aplikasi Kompas.id, Youtube Harian Kompas pun Tak Ketinggalan Ikut Meramaikan Pesta Demokrasi Tahun ini, Berupa Siaran langsung Debat Capres/Wapres 2024 Sebanyak 5 Kali dari 12 Desember Tahun lalu hingga 4 Februari lalu. Debat ini Disaksikan lewat Youtube Channel Harian Kompas. Bukan Cuma Itu, Iklan Kampanye yang Biasanya dimuat di Koran yang kini Berjargon "#MultimediaMencerahkan" tersebut dari Tanggal 21 Januari hingga 9 Februari 2024 (kecuali Edisi 23, 24, 25, 30, 31 Januari, 1, 6, 7, 8 dan 10 Februari 2024). Iklan Ini Dimuat di Halaman 8 dan 9.

Iklan Kampanye Pemilu 2024 di Koran Kompas

Merujuk Pada PKPU Nomor 15 Tahun 2023, Keputusan KPU Nomor 1621 dan Nomor 1676 Tahun 2023 (Perubahan atas Keputusan KPU Nomor 1621 Tahun 2023) Bahwa KPU Memfasilitasi dalam Bentuk Media Cetak Kepada Seluruh Pasangan Calon dan Partai Politik Peserta Pemilu. Batas Maksimum Pemasangan Iklan Kampanye di Media Massa Cetak Sebanyak 810 milimeter Kolom atau 1 Halaman untuk Setiap Media Massa Cetak Setiap Hari untuk Iklan di Media Massa Cetak. Diatur Sepenuhnya oleh Media Massa Cetak. Dilarang Blokir Segmen di Media Massa Cetak Saat Kampanye berlangsung. Berlaku Adil, Berimbang dan Tidak Memihak. KPU Memfasilitasi Iklan Kampanye Pemilu pada Media Massa Cetak dengan Ketentuan: Paling banyak 2 Halaman untuk Pasangan Calon dan Partai Politik Peserta Pemilu, Paling banyak 3 Media dan Paling lama 21 Hari. KPU Menentukan dan Menetapkan Jumlah Penayangan dan Ukuran Iklan Kampanye Pemilu untuk Setiap Peserta Pemilu dengan Memperhatikan Asas Keadilan, Keberimbangan dan Memperhatikan Ketersediaan Anggaran Negara. Spesifikasi Iklan Kampanye yang Difasilitasi KPU untuk Media Massa Cetak Displaynya adalah Full Colour/Black-White dan Minimal Resolusi 300 dpi. KPU Memfasilitasi Pemasangan Iklan Kampanye Pemilu Media Cetak dengan Menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Desain dan Materi untuk Iklan Kampanye Pemilu melalui Media Cetak Disediakan dan Difasilitasi KPU. Sementara Nomor 3, Iklan Kampanye Pemilu Ditayangkan dalam Bentuk Iklan Komersial dan Iklan Layanan Masyarakat pada Media Massa Cetak, Disesuaikan Dengan Memperhatikan Ketersediaan Anggaran Negara dan KPU Berkoordinasi terkait Penayangan Iklan Kampanye Pemilu Setiap Peserta Pemilu dengan Media Massa Cetak, Elektronik, Daring dan Lembaga Penyiaran. Iklan ini Cuma Menampilkan Foto 3 Paslon beserta Lambang Parpol Pengusung dan Visi/Misinya, Lambang 18 Parpol dan Maskot Sura Sulu (ditambah Logo KPU dan Pemilu 2024 dengan Jargon "Pemilu Sarana Integrasi Bangsa"), Ibaratnya Poster Iklan maupun Poster-Poster lain Seperti Poster Bintang-Bintang Olahraga Dunia dan Indonesia yang Biasanya Muncul di Tabloid Bola maupun Majalah Hai. dan Kini, Sejak 11 Februari kemarin, Koran ini Tidak ada Lagi Pemuatan Iklan Kampanye 2024 karena Musim Kampanye 2024 Sudah Selesai dan Memulai Masa Tenang hingga 3 Hari sebelum Hari Pemungutan Suara. Berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu Pasal 287 Ayat 5, Media Massa Cetak Dilarang Menyiarkan Berita, Iklan, Rekam Jejak Peserta Pemilu atau Bentuk lainnya yang Mengarah pada kepentingan Kampanye Pemilu yang menguntungkan atau merugikan Peserta Pemilu. Selain Itu, Litbang Kompas ikut Meramaikan Hitung Cepat Pemilu 2024 di Tanggal 14 dan 15 Februari 2024. Salah Satu dari 81 Nama Perusahaan pun Sudah Didaftarkan untuk Survey Hitung Cepat saat Pemilu 2024. Bukan Cuma Pemilu 2024 yang Menjadi Lipsus Utamanya, Tapi Lipsus-Lipsus lainnya di Tahun ini Pun Juga ada, Mulai dari Piala Asia 2023 yang Diliput oleh Ihsan Mahar dan Iwan Setyawan langsung dari Qatar, Piala Thomas/Uber 2024 (Kemungkinan bisa Hadir), Piala Eropa 2024 (Kemungkinan bisa Hadir), Olimpiade 2024 (Kemungkinan bisa Hadir), Pilkada 2024 (Kemungkinan bisa Hadir) dan PON 2024 (Kemungkinan bisa Hadir). 

Sekedar Mengingat Kembali ke Masa Silam, Yuk Bernostalgia dengan Tabloid Bola dan Soccer yang Sempat Menghadirkan Poster 1 Halaman Iklan Promo Sepakbola Dunia/Lainnya (Semisal Koran Kompas) maupun Lipsus-Lipsus Event-Event Olahraga Dunia (termasuklah Koran Kompas) dari Era 90an hingga sekitar 2010an. di Tabloid Bola, ada Lipsus Piala Dunia dari Tahun 1986 hingga 2018 yang menampilkan Para Jurnalis yang Jadi Peliput Seperti Lilianto Apriadi (1994-1998), Weshley Hutagalung (2002), Dwi Ari Setyadi (2002-2006), Mendiang Sumohadi Marsis (1986-1998), Stefan Sihombing (1998), Erly Bachtiar (2014), Ian Situmorang (2002 dan 2010), dll. Ada Juga Lipsus Piala Eropa/Olimpiade/Asian Games dari Tahun 1988 hingga 2016 yang Menampilkan Para Jurnalis yang Jadi Peliput juga Seperti Linda Wahjudi (1988), Lilianto Apriadi (1992-1996), Weshley Hutagalung (2000), Dwi Ari Setyadi (2004), dll. Tak Cuma Itu, di Piala Asia dari Tahun 1996 hingga sekitar Tahun 2004 ada Peliput-Peliputnya Seperti Roosyudhi Priyanto (1996), Tjandra M. Amin (1996), Sigit Nugroho (2000) dan Ary Julianto (2004). Soalnya, di Edisi 1996 hingga 2004, Indonesia ikut Bertarung di Turnamen ini. Sementara, di Kubu Tabloid Soccer ketika Piala Dunia 2014 digelar di Brasil, Peliputnya Cuma Daniel Ilyas yang Merupakan Kontributor Tabloid Soccer. dan di Kubu Koran Kompas, Semestinya Fokus Konten 2 Versi berbeda, Baik di Koran dan di Tabloid saat Piala Eropa 2000 dan Dunia 2006 berlangsung dikala Suryopratomo masih Menjadi Pemimpin Redaksi (kala itu). di Piala Eropa 2000, Tabloid Kompas bisa Beredar Setiap Hari di Waktu Sore dengan Berita Baru yang Cepat selain di Versi Koran dengan Harga Rp. 1.000,- dan Dipasarkan di Sebagian Wilayah se Indonesia melalui CJJ di 4 Kota, baik di Jakarta (PT. Gramedia), Semarang (Bawen), Surabaya (Antar Surya Jaya) dan Makassar. Waktu Beredar dilakukan dari Tanggal 10 Juni hingga 3 Juli 2000 atau Saat Pertarungan Piala Eropa 2000 berlangsung. dan Bersaing dengan Tabloid Bola dan (Hai) Soccer yang Keduanya merupakan bagian dari Kompas. di Piala Dunia 2006, Tabloid Kompas hadir lagi dengan Berita Terupdate dan Tercepat dari versi Koran Saat Piala Dunia 2006 di Jerman dengan Harga berbeda, Rp. 1.500,- dan Hanya Dipasarkan di DKI Jakarta, Sebagian Banten dan Sebagian Jabar. Head to Head dengan Tabloid Bola dan Soccer yang Sama-Sama Lipsus Piala Dunia 2006. 

Tabloid Bola Lipsus Piala Eropa 1996

Tabloid Bola Lipsus Piala Dunia 1998 (A)

Tabloid Bola Lipsus Piala Dunia 1998 (B)

Tabloid Bola Lipsus Piala Eropa 2000 (A)

Tabloid Bola Lipsus Piala Eropa 2000 (B)

Tabloid Bola Lipsus Olimpiade 2000

Tabloid Bola Lipsus Olimpiade/Piala Asia 2000

Tabloid Bola Lipsus Piala Dunia 2002 (A)

Tabloid Bola Lipsus Piala Dunia 2002 (B)

Tabloid Soccer Lipsus Piala Dunia 2002

Tabloid Bola Lipsus Piala Eropa 2004 (A)

Tabloid Bola Lipsus Piala Eropa 2004 (B)

Tabloid Soccer Lipsus Piala Eropa 2004 (A)

Tabloid Soccer Lipsus Piala Eropa 2004 (B)

Tabloid Bola Lipsus Piala Dunia 2006

Tabloid Soccer Lipsus Piala Dunia 2006

Tabloid Bola Lipsus Piala Eropa 2008 (A)

Tabloid Bola Lipsus Piala Eropa 2008 (B)

Tabloid Soccer Lipsus Piala Eropa 2008

Tabloid Soccer Lipsus Piala Dunia 2010

Tabloid Bola Lipsus Piala Dunia 2010

Tabloid Soccer Lipsus Piala Eropa 2012

Tabloid Bola Lipsus Piala Eropa 2012

Isi Lipsus-Lipsusnya ada Daftar Skuad Resmi Semua Tim Peserta, Preview/Review Pertandingan, Galeri Foto dan Jadwal Lengkap (yang Lengkap dengan Sponsornya). Tak Cuma itu, di 2 Tabloid yang Sudah mati Pada 9 Oktober 2014 dan 26 Oktober 2018 tersebut, Ada Pemuatan Iklan 1-2 Halaman (termasuk 1/4 dan 1/2 Halaman) Seperti Iklan Super Soccer di Periode 1998-2002 dan 2016, GGFI di Tahun 1997-2006, Koran Kompas di Tahun 2002, 2004 dan 2005, McDonalds di Tahun 2006 InterSport di Tahun 2010, dll. dan Sempat Dibuatkan versi Bannernya yang Dipisah atau Bukan. ditambah ada Juga Kuis Viva Italia 1999/2000 yang Berhadiah Ke Italia. dan Sempat Dimuat juga di Majalah Liga Italia, Liga Inggris, Hai Soccer, Hai, Bola Vaganza, Koran Kompas, Banjarmasin Post, Tabloid Otomotif dan Buku Piala Dunia 2010 dari Tabloid Bola.

Poster/Banner Iklan Super Soccer Edisi Piala Dunia 1998

Poster Iklan Super Soccer versi Liga Italia dan Inggris 1998/99

Poster Iklan Super Soccer versi Liga Italia dan Inggris 1999/2000

Poster Iklan Super Soccer Edisi Liga Italia dan Inggris 1999/2000 (versi B)

Poster Iklan Super Soccer Edisi Piala Eropa 2000

Poster Iklan Super Soccer Edisi Liga Italia dan Inggris 2000/01

Poster Iklan Super Soccer Edisi Liga Italia 2001/02

Poster Iklan Koran Kompas tahun 2002 (kala itu Berjargon "Buka Mata dengan Kompas")

Poster Iklan Super Soccer versi Promo Liga Italia 2002/03 (A)

Poster Iklan Super Soccer versi Promo Liga Italia 2002/03 (B)

Poster Iklan GGFI Edisi Piala Eropa 2004

Iklan Country Edisi Kuis Tebak Pemenang Piala Dunia 2006

Iklan InterSport Edisi Piala Dunia 2010

Itu Berarti, Poster-Poster Iklannya Begitu Mengundang Nostalgianya. Iklan-Iklan Semuanya pun Masih Berwarna Sesuai dengan Displaynya. Nah, Kalau Begitu, Koran Kompas yang Liputan Khusus Terlengkap Pemilu 2024 (termasuk yang Lainnya Sepanjang Tahun ini) Bakalan Bisa Meniru Memori Lipsus-Lipsusnya Tabloid Bola atau Soccer di era 90an-2010an dan Kemungkinan Bisa Nomor 1 saat Pemilu 2024 berlangsung. Insya Allah...

Nantikan Edisi Khusus Pemilu 2024 dari Koran Kompas dari Tangga 14 hingga 15 Februari 2024 ada Quick Count dari Litbang Kompas!



Sumber :
UU Nomor 7 Tahun 2017
PKPU Nomor 15 Tahun 2023 Tentang Kampanye
Keputusan KPU Nomor 1621 Tahun 2023 Tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Kampanye
Keputusan KPU Nomor 1676 Tahun 2023 (Perubahan atas Keputusan KPU Nomor 1621 Tahun 2023) Tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Kampanye Pemilu
Tabloid Bola (1986-2018)
Tabloid Go (1998-2006) 
Tabloid Soccer (2000-2014)
Koran Jawa Pos Edisi Minggu (19, 26 November, 3, 10, 17, 24, 31 Desember 2023, 7, 14, 21, 28 Januari, 4 dan 11 Februari 2024)
Koran Kompas (Sekitar Juni-Juli 2000, 28 Juni 2015 dan 11 Juni 2023-Februari 2024)
Majalah Hai Soccer Edisi World Cup 98 (Mei 1998) dan Edisi November-Desember 2000
Majalah Liga Italia Edisi Maret 1999-Juli 2000, 1-15 November 2000, 1-15 Desember 2000 dan Desember 2000-Februari 2001
Majalah Liga Inggris Edisi Agustus 1999-Desember 2000
Majalah Hai (Juni-Juli 2000)
Buku World Cup 2010 Pesta Bola Dunia (Tabloid Bola, 2010) 
Buku Panduan Liga Italia (1998/99 dan 1999/2000) 
Buku 50 Tahun Kompas Menanggungkan Indonesia di Mata Mereka (Penerbit Buku Kompas, 2015) 
Postingan Foto Instagram Saya (@iagastifa.94) 

Update :
Tulisan ini Sudah Direvisi Karena Mengganti Hurufnya yang Salah Ditulis. 

Selasa, November 01, 2022

Musik (Tiruan) : Lagu Bertema Piala Dunia dan Olimpiade dari Masa ke Masa (update)

Masuk Bulan November dan Seperti Biasa, Kita Akan Posting Perdana Bulan 11. Karena Bulan Ini adalah Bulannya Piala Dunia 2022, Pemilu Malaysia dan G20 Indonesia yang akan Digelar di Pertengahan Bulan Ini! Nah, Anda Bagi Tahu, Kita Mesti Mendengar Lagu-Lagu Olaharaga Khusus untuk Menyelenggarakan Pesta Olahraga Semacam Piala Dunia, Eropa, Amerika dan Olimpiade yang Pasti Digelar Setiap 4 Tahun Saja... Nah, Kita Akan Simak Berbagai Lagu Untuk Event Piala Dunia dan Olimpiade dari Masa ke Masa...


1988 - One Moment In Time


Sebuah Lagu Olimpiade Paling Luar Biasa ketika Digelar di Seoul pada 1988. Whitney Houston Selaku Diva Terbesar di Dunia Menyanyikan Lagu yang Spesial Berentak Slow. dan Lagu Ini dijadikan Sebagai Tongkat Estafet Merayakan Para Atlet Berlaga lewat Olimpiade 1988. di Tahun Tersebut, 3 Atlet Indonesia Pertama Kali Merebut Medali di Cabang Panahan.


1990 - Unestate Italiana dan To Be Number One


Antara Lagu Unestate Italiana dan To Be Number One adalah Sama Aransemennya, Beda Liriknya. Itulah 2 Lagu Resmi Piala Dunia yang Memiliki 2 Bahasa Berbeda, baik Italia dan Inggris. Lagu Ini menjadi Penyemangat Para Bintang-Bintang yang Bisa Berlaga lewat Piala Dunia 1990 di Italia yang berlangsung dari 8 Juni hingga 8 Juli 1990. yang Versi Italia dinyanyikan Kolaborasi antara Edoardo Bennato dan Gianna Nannini.


1992 - Amigos Para Siempre


Semangat Olimpiade diteruskan Lewat Lagu Resminya yang dirilis saat Olimpiade 1992 digelar di Batcelona, judulnya Amigos Para Siempre (Friends of Life). Lagunya Lirik menggunakan 100 Persen Bahasa Spanyol dan Kalah dari Lagunya Whitney Houston Berjudul One Moment in Time saat Seoul 1988 digelar. di Tahun yang Sama, Paling Diingat, Indonesia pertama Kalinya Merebut Emas di Cabang Bulutangkis, diantaranya adalah Alan Budikusuma dan Susi Susanti. 


1994 - Gloryland


Lagu Gloryland adalah Judul Lagu untuk Merayakan Pesta Bola Dunia yang Berlangsung di Amerika Serikat dibawah Naungan Presiden AS kala itu, Bill Clinton. Lagu Ini Kerap Didengar lewat Radio dan TV di Indonesia ketika Piala Dunia dimulai pada 18 Juni hingga 18 Juli 1994. Daryl Hall dan Sounds of Blackness Sebagai Pelantun lewat Tembang Ini.


1996 - Reach


Berikutnya adalah Lagu Reach dari Gloria Estefan. Lagu yang Dirilis pada pertengahan 1996 ini Bertujuan untuk Menyemangati Para Atlet-Atlet yang Berjuang di Olimpiade 1996 di Atlanta. dan Paling Diinget, Ketika lagu Ini Digaungkan, Nama Ricky Soebagdja dan Rexy Mainaky dari Indonesia berhasil Merebut Emas lewat Ganda Putra Bulutangkis Olimpiade 1996 serta Timnas Nigeria menjadi Juara Sepakbola Olimpiade 1996.


1998 - La Copa De La Vida (The Cup of Life)


Bisa Dibayangkan, Adalah Lagu yang Menjadi Viral pada Masa Reformasi ketika itu. La Copa De La Vida (The Cup of Life) menjadi Penendang Popularitas Ricky Martin di Penghujung 90an kala Dewa 19 lagi Bangkrut setelah setahun Pandawa 5 Dirilis. Lagu Ini Dibuat oleh Desmond Child dan Robi Rosa dan Berhasil Merajai Chart-Chart di Berbagai Negara di Belahan Dunia sepanjang 1998. Setahun Berselang, Beliau Merilis Single Livin La Vida Loca yang menjadi Viral juga dan Mendulang Sukses Lagu Sebelumnya. di Periode 1998-99, adalah Masa Jayanya Ricky Martin yang Mampu Menggusur Dewa 19 dari Belantika Musik akibat Bangkrut. Beberapa Lagunya Sebagai Penghibur untuk Mengatasi Krisis Moneter dan Reformasi yang Masih Bergejolak. di Indonesia, beberapa Lagunya yang Mirip dengan Lagu Resmi Turnamen Piala Dunia di Prancis, seperti Halnya Tari Samba Ale Ale dari Trio Kwek Kwek yang Dicipta (alm) Papa T. Bob dan Lagunya Lagu Bola milik P Project.




2000 - Campione dan The Flame


Ini Adalah Lagu Untuk Penyemangat Piala Eropa dan Olimpiade yang Digelar 22 Tahun Lalu, Salah Satunya adalah Campione yang Dinyanyikan oleh E Type. Lagu Tersebut Menggunakan Musik Dance dan Remix yang Bernuansa Millenium dan Menjadikannya Sebagai Lagu Untuk Penyemangat Para Bintang-Bintang Piala Eropa ataupun Olimpiade. di Tahun Tersebut saat Olimpiade digelar, Beberapa Atlet Indonesia berhasil Meraih Medali, seperti Lisa Rumbewas Meraih Perak di Ajang Angkat Besi, Tri Kusharyanto dan Hendrawan Meraih Perak di Ajang Bulutangkis dan Candra Wijaya dan Tony Gunawan Meraih Emas di Ajang Bulutangkis. Selain Lagu Campione, ada Juga Lagu The Flame yang Dinyanyikan oleh Tina Arena.





2002 - Boom dan Work of Heaven


Piala Dunia pertama Kalinya di Asia Timur antara Jepang dan Korea Selatan yang Digelar 2 dekade lalu. Anastacia sebagai Pengawal Lagu Resmi Pesta Bola Dunia di 2 Negara Asia Timur yang Berlangsung pada Mei-Juni 2002. Lagunya Begitu Enerjik dan Tak Segemerlap dari Lagu Piala Dunia Sebelumnya. Selain Itu, di Indonesia, Nama Padi Reborn dan Dewa 19 Ikut Meramaikan Lagu Untuk Piala Dunia 2002, seperti Halnya Work of Heaven dan Sang Juara.



2004 - Olympic Dream


Pesta Olahraga Dunia 2004 dimeriahkan lewat Lagu Olympic Dream dari Maksim Mrvica. Lagu Tersebut Kurang Heboh dari Lagu-Lagu Penyemangat Olimpiade maupun Piala Dunia lainnya. di Tahun Itu, TV Indonesia masih Menyiarkan Olimpiade 2004 lewat TV Berlangganan saingannya Indovision (kini MNC Vision) dan TelkomVision (kini Trans Vision). dan Paling Diingat, Taufik Hidayat dan Sony Dwi Kuncoro berhasil Merebut Emas dan Perunggu di Ajang Bulutangkis.


2006 - The Time of Our Lives, Pemenang, Hip's Don't Lie dan Celebrate The Day


Ini Dikira Lagu Romantis! Walaupun Ini Berbeda dari Lagu Resmi Piala Dunia lainnya, The Time of Our Lives jadi Andalan Untuk Para Penikmat Musik dan Pecinta Olahraga! Kolaborasi Besar Toni Braxton dan Il Divo mempersembahkan Sebuah Mahakarya Terbaik sepanjang 2006 dan Musik yang Menghentak Slow... Berkelas dari Lagu-Lagu Lainnya. di Indonesia, Ada Lagu Pemenang dari Band No. 1 di Jogjakarta, Sheila On 7 yang Dimuat di 2 Album berbeda, Baik Voice From The FIFA World Cup dan 507. Sama-Sama dibawah label Sony Music (dulu Sony BMG). Celebrate The Day dan Hip's Don't Lie juga dijadikan Sebagai Lagu Soundtrack Piala Dunia 2006 selain kedua judul yang Sama.





2008 - You and Me


Panggung Olimpiade di Beijing 2008, Tak Lengkap kalau rasanya Tak ada Lagu Resminya. Lagu Resmi berjudul You and Me ini Dinyanyikan Oleh Kolaborasi Sarah Brightman dan Liu Huan. di Tahun itu, Indonesia masih Ikut karena Beberapanya yang Pendatang Baru atau Tampil Terakhir, seperti Halnya Lisa Rumbewas, Eko Yuli Irawan, (alm) Markis Kido dan Hendra Setiawan. Sebagiannya Meraih Emas dan Sebagiannya Tidak.


2010 - Waka Waka (This Time for Africa)


Boleh Dibilang, Lagunya Lebih Laku dari Gangnam Style yang Beredar 2 Tahun Setelahnya. Waka Waka (This Time for Africa) sebagai Penyemangat Sepakbola dan Olahraga di Dunia yang Dinyanyikan oleh Shakira dan Berentak Rancak. Ini Adalah Lagu Viral pertama di 2010an sebelum hadirnya Beberapa Lagu Viral lainnya seperti Gangnam Style hingga Kill This Love. Terdapat Juga versi Bahasa Spanyolnya.


2012 - Survival


Tak Sehebat Lagu Waka Waka ataupun Gangnam Style, Lagu Survival menjadi Penyemangat Para Atlet yang Berjuang lewat Olimpiade 2012 di London. Bergenre Rock itu Bisa Dipadukan dengan Orkestranya. Grup Musik terbesar dari Inggris, Muse Ikut Mengawal Kehebohan London 2012. di Tahun Tersebut, Para Atlet Indonesia jarang Meraih Emas, tapi Fokus pada Meraih Perak dan Perunggu lewat Cabang Angkat Besi Seperti Triyatno dan Eko Yuli Irawan.


2014 - We Are One (Ole Ola) dan La La La


Ini Lagu Paling Heboh saat Momen Piala Dunia 2014 di Brasil! Kolaborasi Besar Pitbull, Claudia Leitte dan Jennifer Lopez bersatu lewat Lagu We Are One (Ole Ola). Lagu Ini Sangat Keren karena dijadikan Sebagai Backsound Iklan Salah Satu Operator No. 1 di Indonesia ketika Piala Dunia masih berjalan. Sementara Itu, Lagu La La La hadir dengan 2 Versi Berbeda, Baik versi Asli dan versi Piala Dunia 2014.



2016 - Rise dan This One's For You





Tak Sekeren Lagu We Are One atau Lainnya. Lagu This One's For You dan Rise jadi Lagu buat Penyemangat Para Atlet-Atlet Terbaik lewat Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro. Katy Perry menawarkannya untuk Membuat Lagu Resmi Pesta Olahraga Dunia untuk Pemirsa NBC Sport, Sedangkan Zara Larsson bersama David Guetta menawarkan Lagu Khusus Piala Eropa di Prancis. dan Momen yang Berkesan bagi Atlet Indonesia, bisa Kembali ke Emas saat Bertarung di Bulutangkis setelah 8 Tahun Puasa Gelar.


2018 - Live It Up 


Seandainya Saja bakal Head to Head dengan Lagu Meraih Bintang milik Via Vallen, Lagu Live it Up jadi Pembicaraan Hangat di Dunia Musik saat Piala Dunia bisa Dimulai! Era Istefi, Will Smith dan Nicky Jam bertiga menghadirkan Single Lagu paling Luar Biasa dari Lagu Dudududu dari BlackPink atau Keke dari Drake yang jadi Viral sepanjang 2018.


2021 - We Are The People


Panggung Piala Eropa dan Olimpiade di Tahun 2021, Belum Lengkap tanpa Ada Soundtracknya, We Are The People yang Merupakan Lagu Kolaborasi antara Bono U2, Martin Garrix dan The Edge. Sebenarnya, Lagu Tersebut jadi Backsound untuk Opening TV Piala Eropa 2021 (sebelumnya Sempat Ditunda dari tahun 2020). Lagu Ini menjadi Lagu buat Penyemangat Para Bintang-Bintang Piala Eropa 2021, Piala Amerika 2021 dan Olimpiade 2021. di Tahun 2021, Banyak Atlet Indonesia bisa Meraih Medali Tiga-Tiganya, seperti Halnya Windy Cantika Aisyah merebut Perunggu, Eko Yuli merebut Perak dan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu merebut Emas. 


2022 - Hayya Hayya, Light The Sky, Tukoh Taka, Arhbo dan Dreamers


Piala Dunia 2022 siap Digelar di Qatar! Ada Lagu Khusus Piala Dunia di Qatar, mulai dari Hayya Hayya yang Dirilis April lalu dan Light The Sky yang Dirilis bulan Oktober lalu. Sebagai Lagu Penyemangat Piala Dunia di Qatar yang Akan Dimulai pada 20 November 2022. Termasuk Juga Lagu Dreamers, Arhbo dan Tukoh Taka.






Itu Tadi, Sekilas Lagu-Lagu Bertemakan Piala Dunia atau Olimpiade dari Masa ke Masa. dan Insya Allah, Lagu Ini Bakal siap Menyemangati Para Bintang-Bintang Piala Dunia di Qatar Nanti termasuk Para Pemimpin Dunia G20 di G20 Indonesia pada 15-16 November dan Calon Anggota Parlemen Malaysia di PRU (Pemilu) Malaysia pada 19 November nanti.



Jangan Lupa, Baca Info Seputar Musik Indonesia dan Internasional, Hanya di Halaman Musik dari Koran Jawa Pos Setiap hari Minggu! Halaman Ini akan Menjadi Legacynya Majalah NewsMusik yang Dulu Populer di Pasaran awal 2000an, Halaman Chart Clear Top 10 atau Chart NewsMusik di Majalah yang Sama dan Chart Ampuh di Majalah Gadis atau Aneka.


Sumber : Diolah dari Berbagai Sumber