Tampilkan postingan dengan label TVRI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TVRI. Tampilkan semua postingan

Selasa, Desember 30, 2025

Asyik, Piala Dunia 2026 ada di TVRI

2 Hari lagi, Kita Sambut 2026 nih... Sudah dekat... 

Tak Terasa, Kita Mau Akhir Tahun ini (2025), Nah, kalau di 2026 nanti, Kayaknya ada Sesuatu yang Spesial, ya TVRI jadi TVnya Piala Dunia 2026!

Hasil Undian 48 Tim di Piala Dunia 2026 (source : IG TVRI Jatim)

Pada Akhir Septemeber/Awal Oktober lalu, DPR RI mengusulkan LPP TVRI menyiarkan Piala Dunia 2026 secara Gratis. dan Akhirnya, Setelah Berbulan-Bulan Lamanya, pada Awal Desember ini, TVRI sudah Menyiarkan Langsung Pengundian Piala Dunia 2026 di Tanggal 5/12 lalu. Dengan Keberhasilannya Tayangan ini, Bisa Membuat TVRI semakin Kuat. dan Setelah Selesainya Siaran Langsung Pengundian Piala Dunia 2026, akhirnya, pada Kemarin (29/12), LPP TVRI Secara Resmi jadi Official Broadcaster Piala Dunia 2026 di AS, Meksiko dan Kanada. Setelah Penantian 28 tahun Terakhir (kali terakhir 1998 bersama 5 TV Nasional lainnya), Kini Piala Dunia Kembali ke TVRI untuk Tahun depan!

TVRI kini Jadi Official Broadcaster Piala Dunia 2026

Dirut LPP TVRI Iman Brotoseno dibilang, Hak Siar Piala Dunia ini merupakan wujud Komitmen TVRI atas Arahan Dari Presiden RI Prabowo Subianto bersama Pemerintah dalam Menghadirkan Tayangan olahraga berstandar Internasional yang Inklusif, mudah diakses, serta Menjangkau seluruh Lapisan masyarakat. TVRI juga Menunjuk Usman Kansong sebagai Editor in Chief untuk Penayangan PD 2026 yang akan Memimpin Arah Editorial dan Kualitas Pemberitaan serta Siaran dalam Hajatan ini. Keberhasilan TVRI mengamankan Hak Siar tak lepas dari Dukungan Penuh Pemerintah. Ia Menegaskan Penyiaran Piala Dunia 2026 ditujukan untuk Menjangkau Seluruh Lapisan Masyarakat. Itu Benar-Benar ditonton Seluruh Rakyat Indonesia dari Papua hingga Aceh. Sekedar Mengingatkan Kembali, TVRI pernah Menyiarkan Arena-Arena dari Olahraga di Dunia, ada EFL Championship (2018-19 era Helmy Yahya dan 2022-23 era Iman Brotoseno), Premier League (2019-20 era Helmy Yahya tapi ditemani Mola Djarum dan Jak TV Jakarta), Coppa Italia (2019 hingga 2025, dari era Helmy Yahya hingga era Iman Brotoseno sebelum Pulang Kembali ke ANTV di Tahun ini), Piala Thomas dan Uber (2018 era Helmy Yahya dan 2021 era Iman Brotoseno), Serie A (2012-13 era Farhat Syukri), Tinju Dunia di Minggu Pagi (1990-1994? era Ishadi SK atau Abdul Azis Hussein), Olimpiade (1980-2012 dan 2021) dan Bundesliga (1994-1997? era Abdul Azis Hussein). dan Sekedar Informasi, TVRI pernah Menyiarkan Piala Dunia bertahun-tahun sebelum Edisi Berikutnya yang ditakeover sama TV lainnya, seperti Edisi 1978, 1982, 1986, 1990 (bersama RCTI), 1994 (bersama RCTI, SCTV dan TPI (kini MNC TV)) dan 1998 (bersama RCTI, SCTV, TPI, ANTV dan Indosiar). Yang Paling Ingat, Edisi Tahun 1998 di Prancis itu TVRI (saat itu Programa 1) yang Menyiarkannya tapi disponsori Sama Gudang Garam (ditemani RCTI, ANTV dan Indosiar, tapi yang SCTV dan TPI disponsori PT. Djarum) dan Komentatornya pasti Mendiang John Halmahera. Tak Cuma TVRI yang menyiarkannya, tapi 5 TV Nasional lain seperti RCTI, SCTV, TPI, ANTV dan Indosiar ikut Siarkan Langsung ini Masing-Masing 15 Pertandingan seperti TVRI (kecuali hanya 14 Pertandingan di TPI). 

Kini, LPP TVRI yang Menyiarkan Piala Dunia 2026 bisa sampai 104 Pertandingan (awalnya 80 doang) melalui TVRI Nasional (80 Pertandingan bersama TVRI Sport) dan TVRI Sport (mesti ada 24 Pertandingan?). Pertandingannya dimulai dari Penyisihan Grup Hingga Grand Final kelak. dan dipastikan, TV Legendaris dari Indonesia ini akan Menyaksikan Wajah-Wajah Bintang Sepakbola Dunia yang Main di AS, Meksiko dan Kanada, ada Lee Kang In (Korea Selatan), Erling Haaland (Norwegia), Mbappe (Prancis), Messi (Argentina), Cristiano Ronaldo (Portugal), Hakimi (Maroko), Mohamed Salah (Mesir), dll. Oh Ya, ada Juga Pertandingan-Pertandingan Play Off Piala Dunia 2026 yang Bukan UEFA yang Bisa disiarkan Langsung di TVRI Sport di Akhir Maret Tahun depan. Untuk Sebelum Memulai Pertarungan Dunia, LPP TVRI akan Menyiarkan Program-Program Spesial yang Kemungkinan hadir di Tahun depan, Ada Profil 48 Tim lewat Road To 2026 FIFA World Cup yang ditayangkan Setiap Sabtu dan Minggu Pagi di TVRI Nasional dan Setiap Kamis dan Jumat Malam di TVRI Sport dan ada Pertandingan-Pertandingan Jadul Piala Dunia-Piala Dunia sebelumnya untuk Tayangan Setiap Sabtu Tengah Malam dan Minggu Tengah Malam (setelah Klik Indonesia Malam) di TVRI Nasional dan Setiap Sabtu dan Minggu Sore di TVRI Sport. Oh Ya, Bukan Cuma itu, Sponsornya pun Kemungkinan dibiayai Swasta/APBN ya? Hehehe... Kalau Shopee Indonesia, Mie Sedaap dan Telkomsel jadi Sponsor Pendukungnya Bagaiamana? Ga Pa Pa... yang Jenama-Jenama Danantara Indonesia (kayak Bank Mandiri, Bank BRI, dll.) Bagaimana? Ga Pa Pa juga... asalkan Biayanya tetap ditanggung Swasta/APBN lho... 

Tahun 2026 di TVRI (Nasional dan Sport), Bukan Cuma Siarkan Piala Dunia 2026, tapi ada Sejumlah Sajian-Sajian lainnya yang Kelak ditayangkan di 2026, ada Siaran Langsung Piala Thomas-Uber 2026 di Denmark (25 April - 3 Mei 2026), WTA Tours 2026, Tayang Ulang Sinetron Lawas Sengsara Membawa Nikmat (kemungkinan sekitar Februari/Maret Tahun depan dengan Kualitas Remastered), dll. dan Kemungkinan besar, di 2026, TVRI siap Kembali Bangkit seperti dulu kalau Naik Rating dan Share besar terus menerus di Acara TV dan Stasiun TV, Agar Bisa Memuaskan Pemirsa Setianya, Insya Allah...

LPP TVRI seakan-akan tiru LPP (Lembaga Penyiaran Publik/Pemerintah) lain di Negara-Negara lainnya (kayak RTM dari Malaysia ataupun BBC dari Inggris) yang Bisa Membiayai Penyiarannya karena Menyiarkan Pesta Olahraga Kelas Dunia maupun Tayangan-Tayangan yang Lain. 

Jangan Lupa, Saksikan Piala Dunia 2026, Juni-Juli Tahun depan Eksklusif di TVRI Nasional dan Sport.

Minggu, Maret 09, 2025

Nostalgia Kembali ke 2 Dekade Silam (Serie A 2004/05 Berhenti Tayang di TVRI Nasional, SCTV dan Lativi (aka TV One)) (Update)

Yuk Kita Bahas Tentang Akhir dari Tayangan Serie A Italia musim 2004/05 dikala Pertarungan 20 klub dari Negeri Pizza Masih dijalankan. dan Tahun 2005 (2 Dekade lalu), Kala itu Zamannya gue Masih bersekolah SD.

P/S : Postingan Blog ini Diadaptasi dari Salah Satu Postingan IG baru yang Tadi sudah diposting di akun IGku. Apalagi Membahas tentang Berhentinya Tayangan Serie A Italia 2004/05 di 3 TV Nasional yang Seharusnya berakhir pada Mei 2005 dan Berakhir lebih awal 2 bulan Sebelum Menamatkan Pertarungannya.

Serie A 2004/05

Masih Ingatkah Serie A 2004/05 Berhenti Tayang di 3 TV Nasional 2 Dekade lalu? di Musim 2004/05, Geliat Serie A Italia jadi Naik Turun. Gara Gara Kesulitan Finansialnya dan Menjadi Drama Kecil (seperti Belum dibayar bukan Bayar Bayar Bayar yang Nyanyi Sukatani Band itu), Maka, 3 Stasiun TV Nasional dari Indonesia memutuskan untuk Menghentikan Siaran Langsung Pertandingan Pertandingan Seru Serie A Italia Musim 2004/05, diantaranya adalah TVRI Nasional, SCTV dan Lativi (aka TV One). Agenda tersebut Mencuat pada Maret 2005 silam. Sebelum Maret 2005, Liga tersebut ada 3 Stasiun TV yang Bisa Menyiarkannya, Kadang Klub Besar dan Kadang Klub Kecil. di TVRI Nasional saja Bisa Mendapatkan Klub-Klub Kecil, Sementara SCTV dan Lativi pun Ada Pertandingan-Pertandingannya Klub-Klub Besar (Seperti Juventus dan Inter Milan). SCTV pun Memiliki Sajian "Centrocampo Liga Italia" sejak 14 September 2002 silam, Kemudian Lativi dengan "Gala Campione Serie A" mulai Januari 2004 silam dan TVRI pun Mungkin belum ada Nama Titelnya dari September 2004 hingga Maret 2005 silam. Sedih Sekali, Ke 3 Stasiun TV Nasional tak lagi Menampilkan Bintang-Bintang dari Serie A yang Rutin Muncul Saban Akhir Pekan, seperti Kaka, Del Piero, Totti, Davids, dll. dari Maret hingga Mei 2005 pun Masih dijalankan Pertarungannya sehingga Juventus jadi Juara di Musim 2004/05 (sejak pertengahan 2006, yang Juventus Seharusnya Juara Musim 2004/05, pasti terkubur Gara Gara Tragedi Calciopoli). Gara Gara Berhentinya Serie A 2004/05 di TVRI Nasional, dkk. pun Memaksa Para Tifosi-Tifosi se Indonesia mengalihkannya ke Tayangan Siaran Langsung Coppa Italia 2004/05 di ANTV. di Media Cetak Olahraga pun Masih Mencantumkan Jadwal Tayangannya TVRI Nasional, SCTV dan Lativi di Awal hingga Pertengahan Maret 2005. di Awal Maret masih ada 3 Stasiun TV yang disebutkan tadi dan di Pertengahan, Hanya SCTVlah yang Menyisakannya Pasca 2 dari 3 Stasiun TV Nasional yang Sudah Tersisih. Oh Ya, SportsFive dan Pro F adalah Distributornya Hak Siar Serie A 2004/05 melalui TVRI Nasional, SCTV dan Lativi. kan Ke 3nya Sama Sama adalah Paket Platinum.

Setelah Berhentinya Serie A 2004/05 di 3 Stasiun TV Nasional, Para Pecinta Olahraga Sepakbola pun Beralih Fokus ke Liga-Liga Lain di belahan Dunia, Seperti La Liga Spanyol dan Liga Champions Eropa 2004/05 melalui Siaran Langsung di RCTI, Premier League 2004/05 melalui Siaran Langsung di TV7 (aka Trans 7) dan Piala FA 2004/05 melalui Siaran Langsung di ANTV. Sebagaimana dalam Pembahasan Sebelumnya yang Pernah Kita buat, bahwa TV7 menyiarkan Premier League Inggris 2004/05 yang Biasanya 2 Pertandingan pada 2 Musim sebelumnya bertambah 3 jadi 5 Pertandingan. Ke 5 Pertandingan Boleh Tayang dan dimainkan baik di Awal dan Akhir Pekan. Biayanya Lebih besar Karena Ditanggung sama ESPN-Star Sports (sekarang keduanya udah tak ada, dikarenakan Pindah Konten ke Disney+Hotstar). Oh Ya, yang Piala FA 2004/05 cuman ada di ANTV dan jadi Eksklusif sama Seperti Coppa Italia 2004/05. Tayangan ini Cuman untuk Melibatkan Klub-Klub yang berasal dari Peremier League. Untuk La Liga dan UCL di RCTI, Musim 2004/05 cuman 4 Pertandingan Setiap Akhir Pekan untuk La Liga dan Pertandingan-Pertandingan dari Penyisihan 32 Besar hingga Grand Final di Awal Pekan. Yang Sponsornya, Pasti Ingat adalah Gudang Garam International untuk Siaran Langsung La Liga di RCTI. Sedangkan, Iklannya Rutin dimuat di Tabloid Soccer sekitar 2004/05 kalau ga salah. Bintang-Bintangnya pun Menghiasi Layar TV disaat Pertandingan-Pertandingan 3 Kompetisi Dunia selain Serie A Italia, seperti Wayne Rooney, Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Ronaldo, Ronaldinho, Lampard, Terry, Gerrard, dll. Bagus tuh...

Kalau Serie A 2004/05 di TVRI Nasional, SCTV dan Lativi jadi Gagal beneran, Maka Premier League 2004/05 di TV7, La Liga dan UCL 2004/05 di RCTI dan Coppa Italia dan Piala FA 2004/05 di ANTV pasti Berhasil Mendongkrak Popularitasnya untuk Pemirsa-Pemirsa setia.

2 Dekade sekarang ini, Cuman ada Agenda Hiburan dan Religi dari Malaysia/Singapura yang Masih dalam rangka Suasana Ramadhan Tahun ini. Semisal Celebfest 2025 hingga Starvendors 2025.

Yuk, Jangan lupa Baca Halaman Televisi (+ Acara TV) di Koran Jawa Pos Sunday Magz...


Source : Tabloid Bola (Maret 2005)



Update (11/3/25):

Postingan ini Direvisi pada 11/3/25, Soalnya Tulisan ini Diperbaiki karena Lupa.


Update (21/3/25):

Postingan ini Direvisi pada 21/3/25

Rabu, April 10, 2024

Siaran Langsung Sholat Idul Fitri 1445 H di TV Nasional (with Bonus)

Ini Dia, Gambar Tayangan Siaran Langsung Sholat Idul Fitri 1445H/2024M di Berbagai TV Nasional pada Hari ini (Termasuk TV Luar Negeri yg Negeri jiran Malaysia). Yang Dipotret Gue! 


MoJi

Kompas TV

Metro TV

RCTI

TVRI Nasional

RTM TV1 Malaysia

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445H. #RaRaMacamDuluDulu #MasaAnugerahTerindah


Rabu, Agustus 24, 2022

60 Tahun TVRI dan Sambut ASO 25 Agustus 2022

Tak Terasa, Stasiun TV Legendaris sudah berumur 6 Dekade pada Hari Ini (24/8). Bahwa, TVRI merupakan TV Publik dan TV Nasional yang Melegenda di Hari Masyarakat. Sejak Mengudara pada 24 Agustus 1962, TVRI menyajikan Program Program yang Berkualitas di Hati Pemirsa.


Logo TVRI 60 Tahun dan HUT RI ke 77

Dari Era 60an hingga awal 80an, TVRI pun Menayangkan Program Program Luar Negeri, Tayangan News (Berita) hingga Tayangan Iklan dengan bertitel "Mana Suka Siaran Niaga". Kemudian secara bertahap TVRI mendirikan Stasiun Daerah seperti Jogjakarta (1965), Medan (1971), Bali (1978) dan Surabaya (1978). Sejak awal 80an, TVRI tidak bisa Menayangkan Iklan Sama Sekali karena dihapus oleh Pemerintah sejak RAPBN 1981. di era ini adalah Era Puncak Kejayaan Stasiun TV Publik sampai awal 90an, seperti halnya Ria Jenaka yang Menjadi Signature Program yang Mempertahankan Tayangannya Sebagai Program Komedi Tradisional yang Mengangkat Isu Sosial, Politik dan Ekonomi di Masa Orba hingg awal Reformasi. selain itu ada Si Unyil yang Menemani Minggu pagi dari Tahun 1981 hingga 1993. dan tak ketinggalan, Dunia Dalam Berita yang Menjadi Andalan di saat Istirahat Malam yang Menyimak Berita dari Seluruh Dunia sebelum adanya Google. Di Desa-Desa, Bisa Menonton TVRI menggunakan Aki Listrik, apalagi Acara Siaran Pedesaan yang Dibilang Acara Paling Luar Biasa untuk Masyarakat Desa di Indonesia. Adapula, Program Musik semacam Aneka Ria Safari, Musik Kita, Album Minggu dan Selekta Pop pun Menampilkan Artis Artis yang Dijadikan sebagai Video Klip Resmi, tapi dibiayai Pihak TVRI dan ASIRI sebagai Organizer. Lahirlah Programa 2 yang Merupakan Cikal Bakalnya TVRI Jakarta. 1988, TVRI memang Kontroversial, Gara Gara Lagu Cengeng yang Biasanya Diputar tapi sudah Distop sama Pihaknya, apalagi Puncak Kepopuleran Lagu Hati Yang Luka yang Dinyanyikan Betharia Sonata pada tahun yang Sama.

Video Musik yang Dibuat TVRI sepanjang 1989

Penampilan Rano Karno di TVRI pada masa 80an

Video Klip Hati yang Luka yang Dirilis 1988 oleh TVRI, Sebelum Kontroversial Lagu Cengeng

HUT TVRI ke 26 pada 1988

Pesta Tahun Baru 1989


Di Tahun 1989, TVRI sering Memutarkan Video Musik Resminya, tapi Produksinya Sendiri, apalagi adalah Puncak Tayangan Musik di TVRI saat RCTI Datang. pada 24 Agustus 1989, TVRI tak lagi Sendiri, tapi ada RCTI yang Mulai Bersiaran yang Dibuka Dengan Siaran Dekoder. Awal Mengudara, RCTI Mayoritasnya Adalah Program Program Internasional (mirip dengan ANTV dan Net. yang Sekarang ini). Tahun tersebut merupakan Masa Berakhirnya Monopoli TVRI di Indonesia sebelum Kehadiran TV Swasta Pertama, RCTI. Banyak Artis Artis yang Ikut Meramaikan Video Musik dari TVRI di Periode Sebelum dan Setelah Akhiri Monopoli seperti Hetty Koes Endang, (alm) Bob Tutupoly, Rano Karno, Dewi Yull, Titiek Puspa, Yana Yulio, Bagito, (alm) Benyamin S, (alm) Koes Hendratmo, (alm) S. Bagio, Ikang Fauzi, Betharia Sonata, Slank, Iwan Fals, (alm) Chrisye, Doel Sumbang, Bill & Brod, Ebiet G Ade, (alm) Nike Ardilla, Trio Libels, dll. Banyak Publik Figur itu Pernah Tampil di Layar TV pada era Alex Leo Zulkarnaen, Ishadi SK, Abdul Azis Hussein dan Chairul Zen menjadi Dirut. Perlahan Tapi Pasti, TVRI pun Mengubahnya Menjadi Tayangan Video Klip yang Bukan Hanya Dibuat Sendiri, Melainkan Buatan Lainnya, terutama di Video Musik Indonesia.


Dunia Dalam Berita di era 90an saat Relay TV Lainnya

di era 90an, TVRI ikut TV Lainnya untuk Menyiarkan Berita jam 7 Malam maupun jam 9 Malam dengan Bertitel "Dunia Dalam Berita. Ketika Asyiknya Menonton Film di Malam Hari, Maka Terpaksalah Potong Dunia Dalam Berita hingga setelah Acara ini selesai dan Berlanjut kembali ke Filmnya atau Mungkin ada Pertandingan Sepakbola, sehingga DDB diundur Setelah Pertandingan atau Tetap jam 9 Malam asalkan Pertandingannya Belum Dimulai. lalu, ada TPI (MNC TV) yang Mulai bersiaran dengan Menggunakan Fasilitas TVRI di Pagi Hari. Jika TPI di Pagi Hari, maka TVRI ada di Waktu Sore. Ketika Krismon datang, TVRI seolah olah pun Tidak Ada yang Menonton Acara Desa setiap Malam, dan bukan Lagi jadi Corong Pemerintah. di akhir era 90an menuju 2000an, TVRI masih ada di Layar TV Swasta karena masih Relay Program Newsnya Setiap Hari 2 Kali. pada 7 Juni 2000, TVRI berganti stasiun menjadi Perjan (Perusahaan Jawatan). kemudian, di periode 2001-02, TVRI mengubah status lagi, dari Perjan menjadi Persero dan Setelah Lebih dari 2 dekade Tanpa Iklan, TVRI kembali Memutarkan Iklan-Iklannya. di Tahun 2006, akhirnya TVRI sudah jadi LPP alias Lembaga Penyiaran Publik. di Tahun yang Sama, TVRI berkolaborasi dengan TV Edukasi dalam tayangan Spesial Siaran Pendidikan pada Tahun ajaran 2006/2007 (ketika saya Masih di Kelas 5 SD). di Tahun 2007, TVRI berganti Logo dengan 2 Warna berbeda, antara Biru dan Orange, sementara itu TVRI mulai menayangkan Iklan Reg Spasi saat acara Religi di Pagi Harinya.

Tayangan TVRI 2007 saat Iklan Reg Spasi

di Tahun 2008, TVRI merayakan 1 Abad Harkitnas bersama TV-TV Lain dalam Sajian Spesial Perayaan 1 Abad Harkitnas yang Berlangsung di Stadion GBK Jakarta pada 20 Mei 2008. Trans TV dan Trans 7 sekalu Panitia Penyiaran dan Distributor Penayangan Harkitnas Secara Live dibawah Naungan Wishnutama Kusubandio dan Ishadi SK. 2010, Meluncurkan TVRI Digital dengan 4 Saluran berbeda, Mulai dari TVRI, TVRI Stasiun Daerah (atau Dikenal dengan TVRI 2), TVRI 3 (kini TVRI World) dan TVRI 4 (kini TVRI Sports HD).

Periode 2012-2017, TVRI mulai Menjadi TV yang Alternatif selain RCTI, SCTV, dkk, apalagi adanya Ary Sudarsono yang Comeback jadi Host terutama Siaran Langsung Olimpiade 2012. Perayaan 50 Tahun TVRI ditandai dengan Konser Menuju 50 Tahun, Olimpiade 2012, Serie A 2012/13 dan Konser Mengukir Emas yang Digelar September 2012 serta Siaran Langsung PON 2012 Riau. Tak Hanya Itu, meluncurkan Buku dan Prangko bergambar 50 Tahun TVRI.

Bumper TVRI 50 Tahun (2012)

2013, TVRI sangat Mengkhawatirkan, Apalagi ada Banyak Program Program Spesial yang Panjang Durasinya saat Siaran Tunda maupun Siaran Langsung, semacam Siaran Tunda Pesta FPI, Siaran Tunda Partai Demokrat dan Liga Italia 2012/13 dan 2013/14. Gara Gara Kontroversial itu (yang dari DPR), Akhirnya Memecat Farhat (bukan Abbas) dari Dirutnya dan Diganti sama Dirut lainnya yakni Tribowo Kriswinarso. Setelahnya pada 2014, Digantikan Oleh Iskandar Achmad selaku Dirut TVRI hingga 2017, saat ada Iskandar di Kursi TVRI-1, Program Programnya Kurang Nendang, termasuk Sinetronnya Mandra yang ga ada yang Tayang karena Kontroversialnya juga. Kasihan Sekali, TVRI! akhirnya di akhir 2017, Helmy Yahya datang ke TVRI jadi Dirut Baru bersama Apni Jaya Putra yang Merupakan Mantan Direktur Program dari Berbagai Stasiun TV (Semacam RCTI dan SCTV). Saat Helmy dan Apni jadi Tukangnya, TVRI langsung Merombak Banyak Program terbaiknya, termasuk Sajian Barunya yang Mampu mengalahkan TV Lainnya. Taglinenya Pun Muncul dengan Kata "#KamiKembali" sebagai Tagline Utamanya dan "Saluran Pemersatu Bangsa" jadi Sub-Taglinenya. di Tahun 2018-2019, TVRI berada di Puncaknya, terutama Program Piala Thomas-Uber 2018, ICC 2018, Asian Games 2018, Drama Jepang Oshin, Drama Legendaris Siti Nurbaya, Kuis Siapa Berani, EFL Championship 2018-2019, Coppa Italia 2019, BWF World Championship 2018, Anugerah Planet Muzik 2018, Panasonic Awards 2018, All England 2019, Liga Mahasiswa 2018-2019, Logo Baru, Pemilu Raya 2019, Premier League 2019-20, FFB 2019, Formula E 2019, Kualifikasi Piala Dunia 2022 Asia (Khusus Indonesia) dan Piala Sudirman 2019. Banyak Program Program Itu, Membawa TVRI menjadi TV terbaik di Indonesia. di Tahun 2019, TVRI mengganti Logo yang Baru, agar Bisa jadi TV Publik Kelas Internasional. termasuk juga Tagline Barunya "Media Pemersatu Bangsa". Jalan Ceritanya sama Seperti Postingan yang Kita Bahas Disini pada Maret 2019 lalu (Klik Disini).

Station Id TVRI sejak April 2019 hingga kini

Ketika Logo ini yang Ganti sejak Maret 2019, Langsung Tancap Gas, apalagi ada Dokumenter buatan Discovery. Tak Hanya Itu, saat Ramadan dan Lebaran, program programnya pun Banyak yang ditayangkan dan Langsung Kalahkan TV Lainnya seperti Qasidah Fest, Papiko 2019, dll. Joss Kan. Kemudian pada sekitar 2019/2020, Helmy Yahya sudah Dipecat dari Kursi Dirut akibat Penayangan Liga Inggris yang Terlalu Mahal sekali. sampai akhirnya, Pun layak menjadi TV Terpuruk gara gara Helmy hilang di Kursi Dirut. kemudian Apni Jaya Putra dipecat pada Pertengahan Mei 2020 atau Menjelang Lebaran. di Tahun yang Sama, TVRI menghadirkan Belajar dari Rumah dengan Banyak Program Program terbaik semacam Anak Seribu Pulau atau Jalan Sesama yang Sempat Tayang di TV-TV Swasta Kala itu.



Pada Mei 2020, Iman Brotoseno sah jadi Dirut TVRI dan Ternyata adalah Sutradara Iklan dan Film. Saat Iman jadi Dirut, TVRI sudah jadi Bubur tanpa Nasi! Program Programnya Pun bisa diandalkan sebagai Warisannya yang Lama (Helmy Yahya), seperti Netflix di BDR, Rumah Musik Indonesia, Paten dan Lain-Lain, termasuk Acara Bulutangkis yang Tak Dihapus! di tahun 2021, TVRI mencoba Mengukur Gambar Besar HD dengan ukuran 16:9 1080i sejak akhir April 2021 dan mulai Bersiaran hingga 24 Jam saat mulainya Ramadan 2021. Fristian Grec yang Baru Pindah ke TVRI pun Buat Acara Sendiri Setiap Rabu Malam bertitel "Forum Fristian".

Forum Fristian di TVRI

Selain Itu, untuk Persiapan TV Digital, TVRI harus jadi Panutan Untuk Menyambut ASO Digital yang Dilakukan pada 2022 (sekarang 25 Agustus mau Mati lurd, 2 November semuanya). di Bulan Juli hingga November 2021, TVRI Sibuk Menyiarkan Olahraga Dunia semacam Olimpiade 2021, Piala Sudirman 2021, Piala Thomas-Uber 2021, PON 2021 dan Kejuaraan Bulutangkis di Eropa 2021. selain itu, Indonesia Open yang Kembali digelar di 2021, Terpaksa TVRI tidak bisa Menyiarkannya, Hanya MNC TV yang Mengambil Alih Penayangannya Itu bersama iNews (sejak awal 2022, permanen siarkan Bulutangkis Semua Event). di Tahun 2022, TVRI tak lagi siarkan Bulutangkis Dunia, dan bermain terus di MNC TV dan iNews Gara Gara Sinetron Kuraih Bintang yang Sangat Heboh dari Ikatan Cinta. MNC TV maupun iNews bisa Menyiarkan Event-Event Bulutangkis semacam Piala Thomas-Uber 2022, All England 2022 dan Indonesia Masters/Open 2022. TVRI masih ada Program Program andalannya (Kadang Bertahan Kadang Baru) seperti Pertandingan Persahabatan Inter Milan, Night On The Street, PT Bule, Kenangan Masa, Sobat Millenial, Dapur Devina, Kajian Islami, Antara TV, dll. di Tahun Ini, TVRI mulai berpartner dengan Antara TV yang sebelumnya tayang di Arek TV Surabaya. di Koran Kompas, Jadwal TVRI sudah bertahan selama lebih dari 50 Tahun terakhir, selain Kompas, koran lain seperti Jawa Pos, Media Indonesia, Republika, Pikiran Rakyat, Suara Merdeka, dll. Pernah Memuatnya. dan Sekarang pun Beda Jadwalnya, di Kompas dengan TVRI yang Melekat dengan Acara Acara terbaiknya semacam Dunia Dalam Berita lewat Jadwalnya dan di Jawa Pos dengan RCTI yang Melekat dengan Acara Aku Bukan Wanita Pilihan, IGT (Indonesia's Got Talent) dan Sejenisnya bukan lewat Jadwalnya. Sekarang Sudah Berusia 60 Tahun pada Hari Ini. Yang Penting Perjuangan TVRI bisa layak jadi TV Publik bertaraf Internasional akan Terwujud Suatu Nanti. Analogue Switch Off (ASO) di Indonesia pun sudah siap pada 25 Agustus 2022 di beberapa kota seperti Jakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya. sebelumnya pada 30 April 2022 sudah ASO di beberapa wilayah tertentu dan Kawasan Bali Tertunda Pelaksaan ASO ke 2 November 2022. Jika ASO ditunda sampai Tanggal Hari Pertama Kampanye Pemilu 2024 (28 November 2023), berarti 2 November 2022, ASO tetap ada dan Penambahan 10 Tahap Saja. Jika Tidak Ditunda hingga Tanggal Kampanye Pemilu 2024 Hari Pertama, 2 November tetap ada ASO di Semua Wilayah (52 + 31). Besok, Sudah ASO di Kota Saya (Mojokerto), tapi gambarnya ga ada, Tak Sabar mau ASO. Oh, Ya, Kita Ucapkan Selamat Ulang Tahun TVRI ke 60, Terus Merawat Negeri!

Jangan Lupa Besty, Baca Halaman Televisi di Koran Jawa Pos Setiap Minggu!


Update :

Hari Ini Seharusnya ASO, Tapi Sayangnya Gagal Terlaksana, Tapi Diundur ke Tanggal Aslinya ASO Digital dari Kemenkominfo RI, yakni 2 November 2022 sesuai jadwalnya. Kita Harus Tunggu Awal November nanti alias Jelang Piala Dunia 2022.

Sabtu, Maret 30, 2019

TVRI Berganti Wajah

Sejak Kemarin Malam, Logo TVRI Nasional Berubah di Saat Konser "Menggapai Dunia" (Bersamaan dengan Konser Indonesia Keren 4 di ANTV dengan Artis-Artis 2 Negara), Dan Resmi, Logonya Berubah Total. Seperti Logo Logo Terdahulu, TVRI Mencerminkan Kekuatan Indonesia Sebagai Seni-Budaya dan Kearifan Lokal Sesuai Dengan Jargon yang Terbarunya "Media Pemersatu Bangsa". Sebelum 2019, Beberapa Kali Logonya Digonta-Ganti Selama Siaran, Mulai dari Tulisan "TVRI Indonesia", Logo yang Memorable perpaduan Segilima dan Lingkaran dengan Tulisan TVRI, Logo Merah-Putih dan 3 Warna, Tulisan Merah Putih Saja, Tulisan Biru-Orange dan Logo Warna yang Sama.

Logo TVRI Mulai 29 Maret 2019

Setelah Berubah Logonya di Auditorium TVRI Senayan, Kini, Logo TVRI Baru Menjalar ke Kawasan Lainnya, Seperti TVRI Papua yang Berganti Logo, TVRI Kaltim Mempersembahkan Logo Terbarunya dan TVRI Sumut Mengganti Logo yang Baru. Selain Perubahan Logo, Ada Penampilan Spesial dari Penyanyi-Penyanyi yang ada, Seperti Titi DJ, Maria Calista, Hussein, Virzha, Lana, dll. Setelah Menyiarkan Konser Spesial dan Perubahan Logo, ada Program Paling Baru untuk Pemirsa, Diantaranya Paket Dokumenter Discovery Setiap Hari Pukul 20.00 WIB (Ingatkan Ada Film Pengetahuan di era 90an), Pertandingan Liga Mahasiswa (LIMA) Setiap Hari Sabtu dan Minggu Pukul 09.30 WIB (Bagian dari Arena & Juara Versi Baru), Pertandingan Coppa Italia yang Semifinal dan Final akan Ditayangkan April/Mei nanti, dan Lain-Lain. Semoga TVRI Tetap Hadir dengan Kemasan Baru Sesuai Dengan Jargon Khasnya. TVRI, Media Pemersatu Bangsa, Menjalin Persatuan dan Kesatuan.

Untuk Info Lanjut, Follow Twitter dan Instagram Resmi: @TVRINasional
#MediaPemersatuBangsa

Selasa, Oktober 02, 2018

APM 2018

Jumat Kemarin Saya Mau Nonton APM (Anugerah Planet Musik) 2018 di TVRI abis dari Sunrise Mall mau Beli Makan Ayam Goreng. Wah Wah, ada Yang Ga Bisa Saksikan APM 2018 adanya Breaking News Gempa Bumi dan Tsunami di Palu, Wah Berduka ya di Sana, Supaya Bangkit dari Bencana. Nah, Kita Lihat Pemenang-Pemenangnya APM 2018 yang Disiarkan Live:

01. Artis Baru Lelaki Terbaik: Adrian Khalif (Bukan Adriana Adnan)


02. Artis Baru Wanita Terbaik: Sara Fajira


03. Kolaborasi Terbaik Lagu: Jaz - Teman Bahagia


04. Kolaborasi Terbaik Artis: Siti Nurhaliza/Judika - Kisah Ku Inginkan


05. Kolaborasi/Duo/Kumpulan Terbaik: G.A.C (Bukan De Fam Lah)


06. Band Terbaik: Sheila On 7


07. Artis Terbaik Lelaki: Judika


08. Artis Terbaik Wanita: Isyana Saraswati


09. Lagu Paling Popular Singapura: Aku Sendiri


10. Lagu Paling Popular: Tergantung Sepi


11. Artis Paling Popular Singapura: Sufie Rashid


12. Artis Paling Popular: Khai Bahar


13. Sosial Media Icon: Khai Bahar


14. Lagu Terbaik Indonesia: Jikalau Kau Cinta


15. Lagu Terbaik Singapura: Farhan Shah - Racun


16. Lagu Terbaik Malaysia: Mata


17. Lagu Terbaik: Jikalau Kau Cinta


18. Special Awards: Rossa



Ada Bonus: Trivia APM 2018:

-Dipandu Oleh Nabil Ahmad (Carta Era 40), Fiza O dan Daniel Mananta (Indonesian Idol 2018)
-Pada Saat Membacakan 2 Nominasi Terakhir di APM 2018, Fikry Ibrahim dan Farah Nabilah Muncul Dengan Mempromosikan Serial Barunya, Cik Reen Encik Ngok Ngek yang Masih Tayang di Stasiun TV Malaysia
-Saat APM 2018 Berlangsung, Terpotong Breaking News Gempa Bumi di Sulut Untuk Pemirsa di TVRI
-Pada Saat Memenangkan Judika di 1 Kategori, Beliau Ingin Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Korban Gempa dan Tsunami di Palu
-Khai Bahar Tampil dengan Lagu Barunya Berjudul 123
-Datuk Sri Siti Nurhaliza Menjadi Pembaca Nominasi saat Menyebutnya JUSI dan Lagu Ting Tong Tang Ting Jadi Viral
-Si Nabil Ahmad dan Daniel Mananta Menyebut 2 Program paling Laris di Malaysia: BIG STAGES dan GEGAR VAGANZA yang Masih Tayang di TV Malaysia saat ini.
-Rossa Mendapatkan 1 Penghargaan Spesial Selama Berkarir 40 Tahun Lebih.
-Haqiem Rusli Menyabet 2 Trofi APM 2018: Lagu Popular Singapura untuk Lagu Sufie Rashid Aku Sendiri dan Lagu Popular untuk Lagu Tergantung Sepi.
-Khai Bahar Meraih 2 Trofi APM 2018 untuk Kategori Sosmed Icon dan Artis Popular Mengulang Tahun 2017.
-Sebelum APM 2018 dan ABPBH 31, Khai Bahar Mengoleksi 3 Trofi AME 2018 pada April Lalu dan 1 Trofi AJL 32 pada Februari Lalu.
-Penampilan Kelompok G.A.C (Gamaliel-Audrey-Cantika) dari Indonesia Makin Energik Seperti Trio De Fam yang Beranggotakan Azira Shafinaz (Pop TV NTV7), Cik Manggis dan Sophia Liana (Duta Sophia Shals).
-Ayda Jebat didampingi Melaka Boy (Mantan Managernya Elizabeth Tan) Saat Masuk Pentas Meraih Trofi APM 2018 Kategori Lagu Malaysia Terbaik.


Jumat, Maret 30, 2018

Launching Vivo V9 di Borobudur (29 Maret)

Kemarin Tanggal 29 Maret, Saya Nonton Acara Live Launching salah satu Smartphone dari Malaysia yang digelar di Candi Borobudur, Magelang dan Sangat Meriah Sekali karena Mengingatkan acara Launching Vivo V7+ September Tahun Lalu atau Debat Pilkada Jabar 2018. Dan Kali Ini saya Tulis Tentang Acara Vivo V9 Launching At Borobudur Melalui 12 Stasiun TV Secara Serentak (Termasuk Media Online).

Poster Iklan Vivo V9 Launching

Sebelum Pukul 20.00 WIB, Sebagian Stasiun TV ada yang Dimajukan Jam Tayangnya, seperti Ini Talkshow di Net., Kandidat Bicara di Metro TV, Jalan Hidupku di ANTV dan Satu Lagi, TNBGB 2 di GTV. Sedangkan Setelah 20.00 WIB, Sebagian Stasiun TV ada yang Diundur Jam Tayangnya, Dunia Terbalik di RCTI, Kilau DMD di MNC TV, Dunia Dalam Berita di TVRI, Kompas Malam di Kompas TV dan Terakhir CSO di TV One. di Jam 20.00 WIB, 12 Stasiun TV Lengkap Menyiarkan Bersama Launching Vivo V9 di Candi Borobudur. diawali Dengan Sinden Sruti Respati dengan Suara yang Sangat Khas, Dilanjutkan Dengan Lagu Cinta Negeriku yang Dibawakan Maudy Ayunda, Afgan dan Tulus serta Tidak Ketinggalan Al Ghazali yang Main DJ-DJan.

Penampilan Afgan (Penyanyi Favorit si Hanie) di Vivo V9

Kemudian Berlanjut dengan Perkenalan Duta Vivo Indonesia (Bukan Sahabat Duta) seperti Agnes Mo, Afgan, Tulus, Maudy Ayunda, Prilly Latuconsina (Idolanya Alma) dan Al Ghazali. Dan Terakhir Muncul 3 Host, Daniel Mananta (Indonesian Idol 2018), Lolita Agustine dan Terakhir Shaheer Sheikh (Malaikat Tak Bersayap).

Andika Pratama (Inbox SCTV) di Candi Borobudur

Tidak Ketinggalan Ada Andika Pratama dari Inbox SCTV. Dimulai dengan adanya Teater Romantis Perfect Love yang Dimainkan Al Ghazali, Maudy Ayunda, Afgan, Tulus, Prilly Latuconsina, Bebi dan Penampilan Spesial Sacred Riana (Sempat Tampil di HUT ANTV Ke 25).

Sacred Riana di Perfect Love The Musical

Bukan Hanya Perfect Love The Musical, ada Juga Penampilan para Penyanyi Tenar yang Menjadi Duta Vivo seperti Afgan, Maudy Ayunda dan Tulus.

Penyanyi Favorit kak Hani dr Malaysia, Afgan Tampil lagi di TVRI (10 tahun lalu Tampil Juga tapi Iklannya)

Selain Itu, Masih Ada Shaheer yang Sudah jadi Host Launching Beberapa Seri Vivo seperti V7+ di ANTV dan V9 di Kompas TV atau TVRI.

Shaheer Ngehost Acara Launching di TVRI (Mungkin Debutan)

Setelah Musikal Perfect Love, Dilanjutkan Dengan Aksi Para Penari untuk Mempersembahkan Produk Baru dari Vivo, Yakni V9 dengan Fitur AI Selfie.

Vivo V9 Perfect Shot Perfect View

Setelah Muncul V9, Host Mendengungkan Kata dalam Iklan Itu, "V9 Perfect Shot, Perfect View". Agnes Mo bakal menjadi Penampilan Selanjutnya Setelah Kemunculan Smartphone Baru dari Vivo.

Agnes Mo di Layar TVRI

Penampilan si Agnes Mo bisa Kalah Sama si Ayda karena si Agnes bisa Menari dengan Penari Latar, seperti Layaknya Konser di Malaysia atau di Korea. Selain Agnes Mo tampil bersama Penari Latar, Berlanjut ke Via Vallen dengan Lagu Aslinya Sayang.

Via Vallen Muncul di Layar TVRI

Hebatnya Penampilan si Via Vallen bisa Mempengaruhi Kualitas Vokalnya Saat Masih tampil di Stasiun TV Asal Surabaya itu. tak hanya Via Vallen, ada juga Tulus yang Kembali tampil dengan Lagu Aslinya juga, Jangan Cintai Aku Apa Adanya.

Penyanyi Tulus Tampil di Layar Siaran TVRI

Lain Tulus, Lain Pula dengan Yura Yunita dengan Lagunya Sendiri, tapi gaya penampilan Yura Yunita dibilang terlalu Seksi seperti Prilly Latuconsina atau Agnes Mo.

Yura Yunita Perform in Borobudur

Sebelum Berakhirnya Acara Ini, ada Pengumuman Harga untuk Vivo V9. Harga utama Vivo V9 adalah RP. 3.999.000,-/Buah. dan Terakhir ada Penampilan dari Band Legendaris era 1990an, Gigi dengan Membawakan 2 Lagu dari Album Ke-2 yang beredar pada 1995 (waktu masih 1 tahun usianya).

Kang Armand dan Gigi Band tampil di Layar TVRI

Akhirnya Acara Ini Selesai dengan Meriah, Dan Pastikan Acara Ini Mengingat Acara Spesial yang disiarkan di Semua Stasiun TV seperti Indonesia Baru, Senandung Cinta Bangsa, Festival Sinetron dan 1 Abad Harkitnas di Masa 1990an dan 2000an. Demikian Tulisan Blog Saya. Mudah-Mudahan akan kembali Tulis Blog Saya.

Berswafoto Bersama di Panggung Launching Vivo V9